• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peningkatan Produksi Dan Viabilitas Serbuk Sari Serta Efektivitasnya Dalam Produksi Benih Melon Hibrida Ipb.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Peningkatan Produksi Dan Viabilitas Serbuk Sari Serta Efektivitasnya Dalam Produksi Benih Melon Hibrida Ipb."

Copied!
49
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 Diagram alir penelitian
Gambar 2 A. Periode pembungaan melon hibrida (Agustin et al. 2014), B.
Gambar 3  Proses ekstraksi serbuk sari melon hibrida: A. pemisahan antera, B.
Gambar 4 Penurunan viabilitas serbuk sari M13 dan M21 selama penyimpanan pada suhu (-11°C) – (-8°C)
+4

Referensi

Dokumen terkait

Pengaruh DB dan rasio serbuk sari terhadap hasil biji tomat dan cabai rawit hibrida dengan bahan pencampur yang berbeda. *untuk tomat: serbuk sari cabai; untuk cabai rawit:

Percobaan ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi pemanfaatan serbuk sari mentimun KE014 yang telah mendapatkan perlakuan pengeringan dan penyimpanan dalam produksi

Penelitian ini bertujuan menentukan media pengujian viabilitas serbuk sari in vitro yang terbaik untuk cabai besar dan cabai rawit (Capsicum annuum L.), serta

Serbuk sari yang telah disimpan dan mempunyai viabilitas yang tinggi diharapkan dapat digunakan dalam produksi benih hibrida dengan mutu yang tinggi.. Oleh sebab itu

Hubungan antara Lama Simpan Serbuk Sari dengan Pro- duksi Buah dan Viabilitas Benih Salak Pondoh (Salacca zalacca (Gaertner) Voss var. zalacca) (dibirnbiig oleh ENDAH RETNO PALUPI

Serbuk sari yang telah disimpan pada suhu -196 °C dan -20 °C selama 4 minggu dapat digunakan untuk produksi benih dengan potensi jumlah benih per tongkol sebesar 20% dari

Persentase pembentukan buah pada penyerbukan menggunakan serbuk sari segar (kontrol) tidak berbeda nyata dengan perlakuan kombinasi lama simpan serbuk sari dan teknik

Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh penurunan kadar air selama pengeringan dengan daya berkecambah serbuk sari mentimun KE014 dan kemampuannya dalam