20th September 2011
Bab 7
Risiko Kesehatan, Kecelakaan Mobil , dan
Kecelakaan Kerja
Tujuan pembahasan bab ini adalah mengingatkan kepada para pembaca bahwa masih banyak risiko yang harus diperhatikan seperti risiko kesehatan , kecelakaan mobil dan kecelakaan kerja.
A. RISIKO KESEHATAN
Risiko kesehatan terjadi ketika seseorang mengalami gangguan kesehatan. Penyebab umum gangguan kesehatan adalah semakin tuanya penduduk di dunia. Usia yang tua biasanya lebih rentan terhadap kesehatan. Bagian berikut ini membicarakan kecenderungan penduduk dunia yang semakin tua, diteruskan dengan morbidity rate (tingkat sakit penduduk), dan biaya – biaya yang berkaitan dengan perawatan kesehatan.
a. Penduduk yang Semakin Menua
Tabel 7.1 dalam buku Mamduh Hanafi menunjukkan besarnya penduduk yang tua di dunia dan terlihat bahwa dalam tabel tersebut pada tahun 2025 diperkirakan ada 830 juta penduduk dunia yang lebih besar atau sama dengan 65 tahun. Presentase penduduk tua tersebut lebih besar di negara maju, tetapi jumlah dalam angka absolut lebih banyak di negara berkembang.
Penyebab tren semakin banyak penduduk tua di dunia adalah menurunya kelahiran pada 25 tahun terakhir dan penurunan tingkat kematian, baik di negara berkembang dan negara maju. Banyak faktor penyakit yang menyebabkan kematian di negara berkembang salah satunya yaitu infeksi dan di negara maju penyakit utama yang menyebabkan kematian adalah stroke dan artery disease.
Seperti yang terjadi di Amerika, Kanada , dan Australia, kematian karena penyakit jantung yang terjadi di Negara tersebut menurun sekitar 50% selama 25 tahun terakhir.
Di negara maju seperti Amerika Serikat 70% kematian muncul setelah usia 65 tahun. Di kebanyakan negara prosentase tingkat kematian mangalami penurunan, walaupun tidak begitu signifikan. Sebagai akibatnya kematian ‘ditunda’ ke usia di atas 60 tahunan.
Yang pasti penyebab kematian di satu negara ke negara lainnya berbeda – beda. Ada yang diakibatkan oleh penyakit jantung misalnya dan ada yang diakibatkan oleh infeksi, seperti yang ada di negara maju dan berkembang.
Berikut adalah tabel penyakit penyebab kematian terbesar :
PENYAKIT JUMLAH KORBAN
Heart Disease (penyakit jantung) 694.447 Maligmant Neoplasas (Kanker) 557.197 Cerebrovescular Disease 162.555 Chronic Lean Respiratory Disease 124.777
Kecelakaan Tidak Sengaja 105.796 Diabetes Mellitus 73.248 Influensa dan Pneumonia 65.418
Alaheimer 58.866
Nephritis 40.801
Septicemia 33.560
Jepang, Kanada, Australia, dan Perancis adalah negara maju yang memiliki rakyat yang usia pengharapan hidupnya tertua di dunia. Secara umum usia pengharapan wanita lebih panjang dibandingkan untuk pria. Tapi di negara berkembang (misal bangladesh), usia pengharapan hidup wanita dan pria hampir sama. Di Uni Soviet, usia pengharapan hidup malahan menurun pada tahun 1990’an, kemungkinan dikarenakan kematian yang diakibatkan oleh penyakit akibat alkohol dan rokok, dan juga karena kekacauan ekonomi dan sosial yang meningkat.
Jangka waktu dimana seseorang masih bisa melakukan aktivitas normalnya disebut usia pengharapan hidup aktif. Usia pengharapan hidup aktif disetiap negara berbeda – beda. Disamping itu interpretasi aktif dari satu negara ke negara lainnya juga berbeda. Secara umum, semakin tua seseorang, semakin tinggi kemungkinan ketidakmampuan secara fisik (tidak bisa aktif). Pada tahun 2000, prosentase orang berusia 65 tahun ke atas yang masih aktif bekerja diperkirakan sebesar 3,3 % di Italia, dan 1,3% di Perancis. Di Amerika Serikat angka kematian yang sama untuk pria adalah 17,5% dan 10%.
b. Morbidity Rate
Morbidity Rate berasal dari bahasa latin morbidus yang berarti sakit / tidak sehat. Morbidity Rate merupakan banyaknya penduduk (jumlah kasus) yang menderita sakit tertentu.
Dari tabel terlihat bahwa wanita lebih banyak menderita penyakit chlamydia dibandingkan pria. sedangkan untuk syphilis, gonorrhea, prosentase penderita pria dengan wanita hampir sama. Berdasarkan ras, terlihat bahwa ras hitam (American African) mempunyai prosentase penyakit syphilis dan gonorrhea lebih besar dibandingkan dengan ras lainnya.
Jika membandingkan Hispanic dan nonhispanic, prosentase penderita nonhispanic lebih besar. Jika dilihat distribusi berdasarkan usia, terlihat bahwa usia 1530 tahun paling rentan terhadap penyakit tersebut. Prosentase orang muda mengidap penyakit tersebut lebih besar dibandingkan dengan kelompok usia lainnya.
RISIKO KECELAKAAN KENDARAAN
Lebih dari setengah kematian yang dilaporkan 59% diantaranya untuk memakai sabuk pengaman
Kematian karena kecelakaan mobil terbalik (rollover crashes) mencapai 52%
Contoh data kecelakaan berdasarkan Kategori usia :
Tabel Distribusi Kecelakaan berdasarkan Kategori Usia di Amerika Serikat Umur Jumlah Kecelakaan Prosentase (%)
<5 59 1015 1620 2124 2534 3544 4554 5564 6574 >74
Tidak diketahui
427 432 799 3.447 2.445 4.034 3.993 2.885 1.863 1.740 2.411 244
4,74 1,76 3,26 14,05 9,15 16,45 16,28 11,76 7,60 7,12 9,83 0,99
Total 24.526 100 ,00
Umur Jumlah tahun, yang disusul dengan kategori usia 2122 tahun. Tingginya angka tersebut menunjukkan risiko kecelakaan kendaraan untuk usia tersebut.
Kecelakaan mobil dikarenakan 2 hal :
1. Faktor manusia
Faktor penyebab terjadinya kecelakaan :
Aktivitas Prosentase
Berbicara dengan Penumpang lain Memainkan radio / CD
Makan / Minum
Menggunakan telepon seluler
11% 66% 49% 25%
2. Faktor Teknis
Selain manusia, faktor teknis juga berpengaruh jika terjadi kecelakaan yang diakibatkan karena kelamahan mobil / motor yang bisa menyebabkan / mendorong kecelakaan. Seperti contoh ban mobil yang lepas karena pemasangan yang kurang kencang , sistem api yang kurang aman bisa meningkatkan risiko kecelakaan pada kendaraan / mobil.
Dengan mengetahui faktor – faktor yang memicu terjadinya kecelakaan pada kendaraan / mobil, diharapkan setiap risiko kecelakaan pada kendaraan / mobil dapat dikelola dan diantisipasi dengan lebih baik, karena tingginya angka kecelakaan dan tingginya angka kematian akibat kecelakaan kendaraan / mobil.
C. KECELAKAAN KERJA
Sekitar 60% kecelakaan kerja yang menyebabkan kematian terjadi pada konstruksi, transportasi pergudangan, pertanian, kehutanan dan perikanan. Penyebab kerja yang paling umum adalah karena jatuh dari ketinggian, ditabrak oleh kendaraan yang bergerak, dan ditabrak oleh obyek yang bergerak / jatuh.
Sekitar 1,3 juta pekerja secara reguler rentan terhadap suara yang terlalu bising yang bisa merusak pendengaran pekerja. Diperkirakan 70% dari kecelakaan kerja bisa dihindari jika perusahaan memasang sistem dengan baik. Lebih buruk lagi, diperkirakan hanya sekitar 40% dari kecelakaan kerja yang dilaporkan.
Informasi kecelakaan kerja di Indonesia :
KESIMPULAN :
Setelah kita mengetahui dari 3 risiko tersebut , seperti risko kesehatan , risiko kecelakaan kendaraan dan kecelakaan kerja, sebaiknya kita lebih hati – hati walaupun terkadang kita tidak bisa mengantisipasi saat itu terjadi.
Risiko kesehatan terjadi jika kejadian tertentu, misal terkena penyakit tertentu, mengakibatkan terganggunya aktivitas seseorang. Secara umum penyebab utama risiko kesehatan adalah meningkatnya usia manusia.
Risiko kecelakaan kendaraan terjadi karena manusia menggunakan kendaraan. Jika dilihat bahwa penggunaan kendaraan sangat membantu manusia tapi di sisi yang lain penggunaan kendaraan tersebut mendatangkan risiko kecelakaan. Yang ketiga adalah Risiko kecelakaan kerja, terjadi disaat seseorang mengalaminya pada saat bekerja.
Diposkan 20th September 2011 oleh Seravine
Keluar
Beri tahu saya
Masukkan komentar Anda...
Beri komentar sebagai: Unknown (Google)
Publikasikan Pratinjau