PENGARUH LAMA PERENDAMAN LARUTAN KAPUR SIRIH YANG BERBEDA TERHADAP KUALITAS KERUPUK KULIT (RAMBAK) IKAN BANDENG (Chanos chanos)

Teks penuh

(1)

PENGARUH LAMA PERENDAMAN LARUTAN KAPUR SIRIH YANG

BERBEDA TERHADAP KUALITAS KERUPUK KULIT (RAMBAK) IKAN

BANDENG (Chanos chanos)

Oleh: SUCI RAHMAHSARI ( 05930011 ) AGRONOMY

Dibuat: 2010-02-15 , dengan 3 file(s).

Keywords: Pengaruh Lama Perendaman Larutan Kapur Sirih

ABSTRAKSI

Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hasil Produksi Peternakan Fakultas Peternakan Perikanan Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur, pada 10 Juni sampai dengan 29 Juni 2009. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama perendaman larutan kapur sirih yang berbeda terhadap kualitas kerupuk rambak ikan Bandeng dan untuk mengetahui waktu terbaik yang diperlukan untuk merendam kulit dalam larutan kapur sirih pada proses pembuatan rambak.

Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dan rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan penggunaan 5 perlakuan dan 3 ulangan meliputi : perlakuan T1 (lama perendaman 30 menit), perlakuan T2 (lama perendaman 45 menit),

perlakuan T3 (lama perendaman 60 menit), perlakuan T4 (lama perendaman 75 menit), dan perlakuan T5 (lama perendaman 90 menit). Analisa data dilakukan dengan analisis variansi (ANAVA) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) jika uji F berpengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama perendaman larutan kapur sirih berpengaruh sangat nyata terhadap kadar protein dan kadar air dan berpengaruh nyata terhadap daya kembang kerupuk kulit ikan Bandeng. Namun lama perendaman larutan kapur sirih tidak berpengaruh terhadap uji organoleptik berdasarkan warna, bau, tekstur dan rasa kerupuk kulit ikan Bandeng. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa waktu terbaik yang diperlukan untuk merendam kulit ikan dalam larutan kapur sirih pada proses pembuatan rambak adalah perlakuan T4 dengan lama perendaman 75 menit, yang menghasilkan kadar protein 40,55 %, kadar air 5,80 % dan daya kembang sebesar 19,43 %.

ABSTRAC

(2)

water.

The method used is experiment method and the research design used is completely randomized design with five treatment and three replication, there are : T1 treatment (dipping duration 30 minutes), T2 treatment (dipping duration 45 minutes),

T3 treatment (dipping duration 60 minutes), T4 treatment (dipping duration 75 minutes), and T5 treatment (dipping duration 90 minutes). Analysis data with Analysis of Varians (ANAVA) and continued with Least Significant Difference, if F test significant.

The result of research shown that dipping duration different slaked lime influential significant to level protein and level water also influential to capacity swell crackled water milk fish. However dipping duration different slaked lime not influence to organoleptic test based on color, aroma, tekstur, and flavor crackled water milk fish.

The conclusion from this research are best time whose necessary to dipping skin in slaked lime on processing made crackled water, there are dipping duration 75 minutes, has result level protein 40,55%, level water 5,80% and capacity swell is 19,43%.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...