• Tidak ada hasil yang ditemukan

Uji Toksisitas Akut Sirup Zink Ekstrak Ikan Bilih (Mystacoleuseus padangensis) terhadap Mencit Galur Swiss

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Uji Toksisitas Akut Sirup Zink Ekstrak Ikan Bilih (Mystacoleuseus padangensis) terhadap Mencit Galur Swiss"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 : Alur Uji Toksisitas Akut
Tabel 3. Pengamatan gejala toksik 24 jam – Hari ke 14 setelah pemberian sirup

Referensi

Dokumen terkait

kematian 100% hewan uji dengan jumlah hewan uji yang mati pada dosis-. dosis yang

Wujud sifat efek toksik yang teramati dari hasil histopatologik tidak dapat ditentukan karena tidak ada perubahan pada mencit jantan maupun mencit betina kelompok

Hasil penelitian menunjukkan mencit yang diberikan seduhan teh gaharu non-induksi mulai dari dosis 130 mg/kgbb, 260 mg/kgbb, 390 mg/kg bb dan 520 mg/kgbb tidak terdapat mencit

Hasil pemeriksaan histopatologi organ hati mencit menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol kulit buah markisa ungu pada kelompok kontrol, dosis 500 mg/kg bb dan

Hasil penelitian menunjukkan mencit yang diberikan seduhan teh gaharu non-induksi mulai dari dosis 130 mg/kgbb, 260 mg/kgbb, 390 mg/kg bb dan 520 mg/kgbb tidak terdapat mencit

Pada kelompok II diberikan dosis 0,94 g/kgbb tidak terdapat mencit yang mati, namun diperoleh hasil pengamatan klinis yaitu pada mencit 1 setelah diberikan

Pada dosis 2000 mg/KgBB yang merupakan dosis tertinggi pada metode OECD 420 sudah terdapat perubahan gambaran histopatologi ginjal mencit berupa lesi fokal

Pengujian toksisitas akut ekstrak benalu mangga, dilakukan pengamatan kematian dan berat badan mencit selama 14 hari serta perilaku mencit sebagai respon dari pemberian bahan