INFO SINGKAT
DANA AMANAH
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
(DAPM) PERDESAAN
Apa itu DAPM
Merupakan transformasi pengelolaan Dana
Bergulir PNPM Mandiri sehubungan dengan
telah berakhirnya Program PNPM Perdesaan.
Transformasi diperlukan untuk menghindari
kerancuan dan atau persamaan dengan
Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir (LPDB)
yang dilaksanakan oleh Kementerian Koperasi
dan UKM.
Merupakan sumber/skema pembiayaan
keuangan
untuk
memenuhi
Aset DAPM
Aset DAPM berasal dari BLM PNPM Mandiri
merupakan hibah kepada masyarakat melalui mata
anggaran Bantuan Sosial (Bansos);
Dengan Mata Anggaran Kegiatan (MAK) Bansos
(57), Artinya, dana tersebut telah diserahkan oleh
Negara kepada masyarakat penerima dana hibah.
dan berdasarkan pengaturan tentang Bansos (PMK
No 81 tahun 2012), sebagai aturan yang dijadikan
dasar penyaluran dana tersebut, Bansos yang
sudah diberikan tersebut
TIDAK UNTUK
(Pasal 4
ayat 6 huruf a dan b): dikembalikan kepada
pemberi bantuan dan diambil hasilnya oleh pemberi
bantuan sosial;
Dengan demikian Aset DAPM tidak bisa dialihkan
Bentuk DAPM
DAPM
UNIT
SOSIAL
UNIT
USAHA
LAIN-LAIN
UNIT
EKONOMI/
KEUANGA
N
Model Bisnis DAPM
1. Unit Ekonomi/Keuangan: Unit kegiatan berpusat pada layanan keuangan, khususnya simpan/pinjam, dan dapat dikembangkan untuk jasa keuangan lainnya dalam jangka panjang.
2. Unit Sosial : Unit kegiatan yang berpusat pada pelayanan dana sosial untuk memenuhi kebutuhan sosial lainnya.
Transformasi DAPM
UPK
KEGIATANFISIK/
INFRASTRUKT UR
BKAD
KEGIATAN SOSIAL KEGIATAN
EKONOMI
UNIT EKONOMI
/ KEUANGA
N
UNIT
SOSIA
L
UNIT
USAHA
LAIN-LAIN
BKAD
UPK
Model Bisnis DAPM
PNPM
Kerangka Pengembangan DAPM
VISI:
Menjadi lembaga keuangan mikro hibrida (ekonomi, sosial) yang
melayani dan memberdayakan masyarakat miskin, serta beroperasi
secara legal dan berkelanjutan
VISI:
Menjadi lembaga keuangan mikro hibrida (ekonomi, sosial) yang
melayani dan memberdayakan masyarakat miskin, serta beroperasi
secara legal dan berkelanjutan
LEGALITAS:
• Pilihan badan hukum (PBH, Koperasi, PT. LKM)
• Peran K/L terkait, OJK & Pemda dalam pengawasan, pembinaan, perlindungan aset, kelanjutan pelayanan LEGALITAS:
• Pilihan badan hukum (PBH, Koperasi, PT. LKM)
• Peran K/L terkait, OJK & Pemda dalam pengawasan, pembinaan, perlindungan aset, kelanjutan pelayanan AKUNTABILITAS: • Sistem Informasi Manajemen • Kinerja keuangan dan sosial DAPM
• Penerapan full-cost accounting • Mekanisme evaluasi dan audit AKUNTABILITAS: • Sistem Informasi Manajemen • Kinerja keuangan dan sosial DAPM
• Penerapan full-cost accounting • Mekanisme evaluasi dan audit PROFESIONALISM E: • Penguatan kapasitas (hard & soft skill)
• Sertifikasi kompetensi pengelola DAPM
• Skema insentif
• Tata kelola dan code of conduct
PROFESIONALISM E:
• Penguatan kapasitas (hard & soft skill)
• Sertifikasi kompetensi pengelola DAPM
• Skema insentif
• Tata kelola dan code of conduct
SUSTAINABILIT AS: • Kerjasama, kemitraan linkage • Membangun rasa memiliki masyarakat • Public campaign • Konsep Pengawasan kelembagaan & industri SUSTAINABILIT AS: • Kerjasama, kemitraan linkage • Membangun rasa memiliki masyarakat • Public campaign • Konsep Pengawasan kelembagaan & industri
STRATEGI
STRATEGI
MISI:1. Mendorong inklusi keuangan melalui layanan keuangan dasar, mencakup simpanan, pinjaman, dan edukasi keuangan
2. Mengoptimalkan sumber daya yang sudah ada di masyarakat, antara lain dari dana bergulir PNPM Mandiri
3. Mendukung pengembangan kehidupan berkelanjutan dalam kerangka penanggulangan kemiskinan
MISI:
1. Mendorong inklusi keuangan melalui layanan keuangan dasar, mencakup simpanan, pinjaman, dan edukasi keuangan
2. Mengoptimalkan sumber daya yang sudah ada di masyarakat, antara lain dari dana bergulir PNPM Mandiri
Tujuan Pembadanhukuman
DAPM
Melindungi aset dana bergulir (pasca) PNPM
serta menghindari potensi konflik di masyarakat
akibat ketidakjelasan status aset tersebut.
Mendorong dan memberikan dukungan bagi
masyarakat dalam pengelolaan DAPM secara
legal, profesional, akuntabel dan berkelanjutan.
Menjamin penyediaan layanan keuangan bagi
Apa yang Dibadanhukumkan
DAPM
UNIT
SOSIAL
UNIT
USAHA
LAIN-LAIN
UNIT
EKONOMI/
KEUANGA
N
Model Bisnis DAPM
PB
H
PBH
PBH
Koperasi
Simpan
Pinjam
Koperasi
Simpan
Pinjam
Koperasi
LKM
Koperasi
LKM
PT LKM
PT LKM
ata
u
ata
u
Dasar Hukum
Pembadanhukuman
Surat Menko Kesra No. 827/MENKO/KESRA/2014
tanggal 31 Januari 2014 memutuskan pemilihan
Badan
Hukum
DAPM
sesuai
peraturan
perundangan yang berlaku yaitu: (1) PBH, (2)
Koperasi, (3) Perseroan Terbatas (PT).
Surat Dirjen PPMD No. 134/DPPMD/VII/2015
tanggal 13 Juli 2015 Perihal Panduan Pengakhiran
dan Penataan Hasil Kegiatan PNPM Mandiri
Perdesaan, huruf E, angka 3, butir e, “Pengaturan
lebih
lanjut
mengenai
kepemilikan
dan
Langkah Pembadanhukuman DAPM
Diseminasi DAPM di
tingkat Kecamatan
Diseminasi DAPM di
tingkat Kecamatan
Diseminasi DAPM di
tingkat Desa
Diseminasi DAPM di
tingkat Desa
Diseminasi DAPM di
tingkat Dukuh
Diseminasi DAPM di
tingkat Dukuh
Musyawarah Masyarakat di tingkat Desa
Pembadanhukuman DAPM Musyawarah Masyarakat
di tingkat Desa
Pembadanhukuman DAPM
Musyawarah Masyarakat di tingkat Kecamatan Pembadanhukuman DAPM
Musyawarah Masyarakat di tingkat Kecamatan Pembadanhukuman DAPM
Pendaftaran Badan
Hukum DAPM
Pendaftaran Badan
Hukum DAPM
Pembentukan Tim
Inventarisasi Aset
Pembentukan Tim
Inventarisasi Aset
UPK melakukan
Inventarisasi
UPK melakukan
Inventarisasi
Verifikasi dan
Validasi Aset oleh
Tim Inventarisasi
Aset
Verifikasi dan
Validasi Aset oleh
Contoh Posisi Modal DAPM dalam
Koperasi LKM
DAPM
(Dana Amanah
Pemberdayaan
Masyarakat)
DAPM
(Dana Amanah
Pemberdayaan
Masyarakat)
Masyarakat
Kecamatan
(Bukan
Perorangan)
Masyarakat
Kecamatan
(Bukan
Perorangan)
Koperasi LKM
Koperasi LKM
Orang Perorangan
(terbuka untuk
seluruh
masyarakat
kecamatan
Orang Perorangan
(terbuka untuk
seluruh
masyarakat
kecamatan
Simpanan Pokok + Simpanan Wajib +
Hibah
Modal
Koperasi LKM
Modal
Koperasi LKM
Untuk menghindari kepemilikan individu anggota pendiri
Agar masyarakat miskin dapat menjadi anggota koperasi, Simpanan
Pokok dan Simpanan Wajib sebaiknya ditetapkan bernilai kecil
Dan apabila Koperasi LKM dibubarkan/dilikuidasi dana DAPM tidak
hilang
Mili
k
Kekuatan dan Potensi DAPM
Salah satu Arah Kebijakan dan Strategi Penanggulangan Kemiskinan
RPJMN 2015-2019 adalah Pengembangan dan penyempurnaan pola
pengelolaan lembaga keuangan mikro, termasuk bentukan
program-program pemberdayaan masyarakat serta melakukan konsolidasi dan
sinkronisasi lembaga keuangan mikro dalam skema pembiayaan
keuangan dan memperbaiki kerangka regulasi pengembangan
lembaga keuangan mikro, termasuk yang dikelola oleh masyarakat
seperti DAPM.
36% masyarakat miskin mengandalkan pinjaman dana bergulir PNPM
(DAPM) sebagai sumber utama kredit /pinjaman (Sumber BPS:
Susenas 2014).
DAPM memiliki aset dengan nilai sangat besar dan terus berkembang
( Rp. 11 Triliun )
BKAD dan UPK sebagai pengelola DAPM secara kelembagaan sangat
kuat dan terbukti berhasil mengembangkan DAPM.