• Tidak ada hasil yang ditemukan

SEJARAH PEMIKIRAN MANUSIA TENTANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "SEJARAH PEMIKIRAN MANUSIA TENTANG"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

SEJARAH PEMIKIRAN MANUSIA TENTANG TUHAN

-Pemikiran Barat atau manusia primitive

Proses perkembangan pemikiran manusia tentang tuhan menurut teori evolusionisme adalah sebagai berikut :

1. Dinamisme

Paham ini mengaku adanya kekuatan (maging power) yang berpengaruh dalam kehidupan manusia, kekuatan ini terbentuk dalam kepercayaan hayati yang ditunjukkan pada benda-benda (dianggap keramat).

2. Animisme

Paham ini mempercayai adanya peranan roh dalam kehidupan manusia, roh

dianggap selalu aktif walaupun sudah mati. Paham ini membagi roh atas dua yaitu roh baik dan roh jahat (nakal).

3. Politeisme

Paham ini mempercayai dan menganggap banyak dewa sebagai Tuhan sehingga dewa tersebut dipuja dan disembah oleh manusia.

4. Henoteisme

Dari banyak dewa, selanjutnya manusia menyeleksi satu dewa yang dianggap mempunyai kekuatan lebih yang kemudian mereka anggap sebagai Tuhan.

(2)

Paham ini menyertakan satu Tuhan untuk seluruh rakyat.

-Pemikiran Umat Islam

Islam mengawali pengenalan tentang Tuhan bersumber pada tauhid, dalam Islam terdapat beberapa aliran yang bersifat liberal, tradisional dan ada pula yang bersifat diantara keduanya, corak pemikiran ini telah mewarnai sejarah pemikiran tentang ilmu ketuhanan (ilmu tauhid) yang masing-masing berlainan pandangan tentang Tuhan, diantara aliran tersebut yaitu (Nasution 1985 : 51-52) :

1. Mu’tazilah

Kaum rasionalisme yang menekankan pemakaian akal pikiran dalam memahami semua ajaran dan keimanan dalam Islam, paham ini menghasilkan kemajuan dibidang ilmu pengetahuan.

2. Qadariah

Paham ini berpendapat bahwa manusia memiliki kebebasan dalam kehendak dan berusaha.

3. Jabariah

(3)

4. Ahlu al-Sunnah wa al-Jamaah

Referensi

Dokumen terkait

Skripsi ini mengkaji tentang “Sejarah Pemikiran Haji Agus Salim tentang Tauhid, Takdir dan Tawakal”. Untuk mengetahui beberapa permasalahan yang terdapat dalam penelitian

Dari segi keislaman Islam Liberal, bahwa kebebasan manusia adalah mutlak yang diberikan Tuhan pada manusia yang harus dijungjung tinggi dan tidak boleh diabaikan, dan

Sejarah Islam Liberal di Indonesia melewati empat tahap, yaitu: Pertama, tahap awal yang masih menyatu dengan pemikiran Neo-Modernisme, yang terkenal dengan tokoh

Pengertian manusia adalah pemahaman secara menyeluruh menyangkut aspek ruhani dan jasmani serta tidak dapat dipisah-pisah antara satu dan lainnya, karena keduanya bersama-sama ada

Pada masa Pra-Modern pemikiran politik Islam cenderung bersifat legalistic formalistis, para teoritikus kenegaraan dan politik Islam cenderung melegalisasi kebijakan yang

Adapun karya-karya Nawawi meliputi berbagai bidang kajian Islam seperti bidang tafsir, sufisme dan akhllak, hukum Islam, dan tauhid. Bidang tafsir yang sangat

Semua kegiatan di atas adalah berkembang melalui proses perjuangan, mulai dari pengenalan makna ekonomi Islam, penerapan sebagian dari ekonomi tersebut

Lantara dua aliran tersebut muncul mendahului aliran Mu‟tazillah, maka tidak salah pula jika Wolfson menyebut bahwa keduanya sebagai aliran pra-Mu‟tazilah dalam teologi islam.38