Efektivitas Ekstrak Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Sebagai Pewarna, Antioksidan, Dan Antimikroba Pada Sosis Daging Sapi
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui efek sitotoksik ekstrak kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) dan kulit buah naga putih (Hylocereus undatus) terhadap
Berdasarkan hasil analisis ragam menunjukkan bahwa rasio daging dan kulit buah naga merah berpengaruh nyata (P < 0,01) terhadap total gula selai.. Nilai rata-rata
Uji aktivitas antioksidan diketahui bahwa ekstrak metanol, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dari kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) memiliki potensi aktivitas
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa kandungan asam askorbat pada kulit dan daging buah naga merah yang diekstraksi dengan berbagai metode.. Bagian kulit
Masker gel peel off ekstrak kulit buah naga merah memenuhi syarat fisik gel dan stabil secara fisik meliputi organoleptik, pH, daya lekat, daya sebar dan waktu
Pada penelitian ini, profil HPLC pigmen betanin standar berbeda dengan profil HPLC ekstrak air dari sample ekstrak kulit buah naga merah (Gambar 3), namun hal ini diduga
sediaan dalam bentuk lotio Variasi konsentrasi ekstrak kulit buah naga merah dapat mempengaruhi sifat fisik dari sediaan lotio itu sendiri formula yang memiliki
Skripsi yang berjudul Pengaruh Rasio Daging Dan Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Terhadap Karakteristik Selai disusun sebagai salah satu syarat untuk