• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN KEBISINGAN DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA MAHASISWA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "HUBUNGAN KEBISINGAN DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA MAHASISWA"

Copied!
48
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 5. Korelasi Kebisingan Dengan Motivasi Belajar .....................................
Tabel 3.  Perhitungan T-Score Skala Motivasi Belajar
Tabel 4.  Perhitungan T-Score Skala Kebisingan

Referensi

Dokumen terkait

Untuk mengetahui hubungan antara keduanya penelitian ini menggunakan indikator-indikator motivasi yaitu hasrat dan keinginan berhasil, dorongan dan kebutuhan dalam belajar, harapan

Motivasi belajar merupakan peranan penting dalam sebuah pendidikan, karena dengan motivasi belajar yang baik akan menjadikan individu itu menjadi semangat, giat,

Siagian, pada Sardiman (1994:142) motivasi belajar adalah “ keinginan peserta didik untuk mencapai tujuan belajar, dorongan bagi peserta didik untuk melakukan

bahwa efikasi diri telah berperan penting dalam motivasi akademik/ motivasi belajar yakni pada individu yang mempunyai efikasi diri yang tinggi akan mempunyai

Ketika individu mendapatkan dukungan keluarga yang baik, maka siswa tersebut akan memiliki motivasi belajar yang tinggi, begitu juga sebaliknya.Tujuan penelitian

Kesejahteraan Keluarga Universitas Negeri Padang. Data mengenai motivasi mahasiswa dinilai melalui enam indikator yaitu, adanya hasrat dan keinginan berhasil, adanya

Motivasi belajar seseorang dapat dilihat dari tingkah lakunya yang terlihat. Ciri-ciri siswa dengan motivasi belajar tinggi adalah: 1) Ada keinginan dan keinginan

Yang dimaksud dengan motivasi belajar yaitu suatu dorongan untuk melakukan kegiatan belajar yang dipengaruhi oleh hal-hal yang berasal dari dalam diri sendiri