• Tidak ada hasil yang ditemukan

KESIMPULAN DAN SARAN EKSISTENSI PASAL 27 AYAT (3) UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2008 DALAM PERKARA PENCEMARAN NAMA BAIK.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KESIMPULAN DAN SARAN EKSISTENSI PASAL 27 AYAT (3) UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2008 DALAM PERKARA PENCEMARAN NAMA BAIK."

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan

Untuk menjawab rumusan masalah yang dikemukakan penulis, berdasarkan

uraian pembahasan diatas dapat diperoleh simpulan sebagai berikut :

1. Penerapan ketentuan pencemaran nama baik melalui media elektronik

dalam tahap penyelidikan, penuntutan dan pemeriksaan perkara di

Pengadilan masih berorientasi kepada proses pemidanaan pelaku tindak

pidana. Penerapan ketentuan Undang-Undang ITE sampai saat ini masih

mengacu kepada pola retributive justice yang tujuannya menentukan siapa

yang disalahkan dan pidana apa yang akan dijatuhkan sehingga cenderung

tidak mempertimbangkan hak-hak dari pelaku maupun korban tindak

pidana.

2. Ketentuan pencemaran nama baik dalam Undang-Undang ITE masih belum

memberikan kepastian hukum karena terdapat ketidaksesuaian dengan

ketentuan KUHP dalam hal perumusan tindak pidana penghinaan dan

pencemaran nama baik. Ketentuan pencemaran nama baik maupun

pencemaran nama baik melalui media elektronik pada dasarnya dapat

dirumuskan kedalam rancangan KUHP dengan menambahkan ketentuan

pencemaran nama baik melalui media elektronik kedalam Bab XIX tentang

Tindak Pidana Penghinaan pada Pasal 537 rancangan KUHP.

(2)

B. Saran

Berdasarkan uraian kesimpulan diatas, penulis mengusulkan alternatif yang

dapat dilakukan sebagai berikut :

1. Terkait dengan penerapan ketentuan pencemaran nama baik dalam

Undang-Undang ITE, alternatif yang dapat dilakukan oleh penegak hukum adalah

memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat dalam hal terjadi

dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dengan merujuk pada putusan

terdahulu dengan mengedepankan prinsip-prinsip restorative justice

sehingga penyelesaian perkara pencemaran nama baik tidak selalu berakhir

pada pemidanaan pelaku tindak pidana.

2. Terkait dengan gagasan mengenai ketentuan pencemaran nama baik yang

baru. Alternatif yang dapat dilakukan bagi pembentuk Undang-Undang

adalah dengan menambahkan rumusan pencemaran nama baik yang

dilakukan menggunakan sarana elektronik ke dalam Pasal 537 rancangan

KUHP tentang pencemaran nama baik. Penambahan ketentuan Pasal 537

bertujuan untuk menjangkau tindak pidana pencemaran nama baik maupun

(3)

DAFTAR PUSTAKA

Buku

Arief, Barda Nawawi dan Muladi, 2005,Teori-Teori dan Kebijakan Pidana,Bandung

Arief, Barda Nawawi, 2005,Tindak Pidana Mayantara Perkembangan Kajian

Cyber Crime di Indonesia, RajaGrafindo Persada, Jakarata

Hamzah, Andi, 2008, Asas - Asas Hukum Pidana, Rineka Cipta, Jakarta

Istanto, F. Sugeng, 2007, Penelitian Hukum, CV.Ganda, Yogyakarta

Kansil, C.S.T., 1989,Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia, Balai

Pustaka, Jakarta

Mertokusumo, Sudikno, 2010, Mengenal Hukum (Suatu Pengantar), Universitas

Atmajaya, Yogyakarta

Pusat Bahasa, 2008, Kamus Besar Bahasa Indonesia, esdisi VI, Gramedia Pustaka

Utama, Jakarta

Ronny Hanitijo Soemitro, 1994, Metodologi Penelitian Hukum dan Jurimetri, Ghalia

Indonesia, Jakarta,

Soerjono Soekanto dan Sri Mamudji, 2001, Penelitian Hukum Normatif Suatu

Tinjauan Singkat, Raja Grafindo Persada, Jakarta

Wisnubroto ,Al., 2010,Strategi penanggulangan Kejahatan Telematika, Universitas Atma

(4)

Peraturan Perundang-undangan Undang – Undang Dasar Tahun 1945

Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi

Elektronik

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

Putusan Pengadilan

Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 50/PUU-VI/2008

Putusan Mahkamah Agung No.822k/Pid.Sus/2010, atas nama terdakwa Prita

Mulyasari

Putusan Mahkamah Agung No.22 PK/Pid.Sus/2011, atas nama terdakwa Prita

Mulyasari

Putusan Mahkamah Agung No.300/K/Pdt/2010,atas nama Prita

Mulyasari melawan RS. Omni Internasional

Putusan Pengadilan Tinggi BantenNo.151/PID/2012/PT.BTN,atas nama terdakwa dr

Ira Simatupang Sp.OG

Putusan Pengadilan Tinggi Banten No.71/Pdt/2009/PT.BTN,atas nama Prita

Mulyasari melawan RS. Omni Internasional

Putusan Pengadilan Negeri KendalNo.232/Pid .B/2010/PN.Kdl,atas nama terdakwa

Drs Prabowo

Putusan Pengadilan Negeri Tangerang No.1269/PID.B/2009/PN.TNG,atas nama

(5)

Putusan Pengadilan Negeri TangerangNo.236/Pid.Sus/2012/PN.TNG,atas nama

terdakwa dr Ira Simatupang Sp.OG

Putusan Pengadilan Negeri Tangerang No.300/Pdt.G/2008/TNG, atas nama Prita

Mulyasari melawan RS. Omni Internasional

Rancangan Peraturan Perundang-Undangan

Draf Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (tahun 2012)

Internet

http://zamrishabib.wordpress.com/2008/11/13/sejarah-perkembangan-teknologi

komunikasi-bag-2/ diakses minggu 18/3/2012 pukul 11.00 WIB

http://www.ubb.ac.id/menulengkap.php?judul=DEFINISI%20PENGERTIAN%20D

AN%20JENISJENIS%20CYBERCRIME%20BERIKUT%20MODUS%20O

Referensi

Dokumen terkait

Sumber : Hamermesh dan Rees, (1987) Mereka menyimpulkan bahwa individu dengan pendidikan yang lebih tinggi awalnya mempunyai pendapatan yang lebih rendah dari pada

Pada Bab ini penulis akan memaparkan mengenai metode penelitian yang digunakan dalam mengkaji permasalahan penelitian skripsi berjudul Peranan Mahathir Mohamad

Disahkan dan dipertanggung jawabkan pada Sidang Tugas Akhir Jurusan Desain Komunikasi Visual Fakultas Sastra dan Seni Rupa.. Universitas Sebelas Maret Surakarta

Berdasarkan hasil perbedaan pengaruh tersebut menunjukkan bahwa kelompok S1 adalah perlakuan yang efektif untuk menurunkan kadar glukosa darah tikus (Rattus

Dalam mendasain atau membangun jaringan komputer dengan GNS3 sebagai sebagai model virtual di sekolah diperlukan komponen-komponen yang harus terintegrasi terhadap

Simpulan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe paired storytelling lebih efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan menyimak cerita

Setelah pelaksanaan dan observasi tindakan, tahap selanjutnya adalah melakukan refleksi, berikut adalah beberapa hasil refleksi yang dilakukan bersama observer: (1) guru

Masukkan cumi cumi, masak sebentar lalu tambahkan kecap manis dan garam lalu beri sedikit gula dan air, dan masak hingga cumi empuk, angkat sajikan.. Mudah dan praktis sekali