ASPIRASI BENDA
ASING
benda asing di dalam suatu organ ialah
benda yang berasal dari luar tubuh atau
dari dalam tubuh yang dalam keadaan
normal tidak ada.
HIDUNG
Rongga hidung atau cavum
nasi berbentuk terowongan
dari depan ke belakang
dipisahkan oleh septum
nasi dibagian tengahnya
menjadi kavum nasi kanan
dan kiri. Pintu atau lubang
masuk kavum nasi bagian
depan disebut nares
anterior dan lubang
NASOFARING
Fungsi nasofaring :
Sebagai jalan udara
pada respirasi
Jalan udara ke tuba
eustachii
LARING
Laring merupakan
bagian yang terbawah
dari saluran
pernafasan bagian
atas
Fungsi laring berfungsi
untuk proteksi, batuk,
respirasi, sirkulasi,
TRAKEA
Trakea menghubungkan
laring dengan bronkus
utama dan merupakan pipa yang terdiri dari tulang
rawan dan otot.
Trakea dibagi menjadi dua
bagian yaitu bagian servikal dan bagian mediastinal.
Rata-rata panjang trakea
bronkus
Bronkus utama kanan
lebih pendek dari
bronkus utama kiri,
panjangnya pada
orang dewasa 2,5 cm
dan mempunyai 6-8
cincin tulang rawan.
Panjang bronkus
definisi
benda asing di dalam suatu organ ialah
benda yang berasal dari luar tubuh atau
dari dalam tubuh yang dalam keadaan
normal tidak ada.
Kejadian aspirasi benda asing di saluran
pernafasan paling sering dialami oleh
anak-anak.
Benda asing di laring dan trakea lebih
sering terjadi pada anak, karena usia 2-4
tahun cenderung memasukan benda-benda
yang ditemukannya dan dijangkaunya
kedalam lubang hidung, mulut, atau di
masukan oleh anak lain
Faktor personal, seperti umur, jenis kelamin,
pekerjaan, kondisi sosial, tempat tinggal.
Faktor kegagalan mekanisme proteksi normal, misal
keadaan tidur, kesadaran menurun, alkoholisme, dan
epilepsi.
Faktor fisik yaitu kelainan dan penyakit neurologik.
Proses menelan surgical misal tindakan bedah ,
ekstraksi gigi, dan gigi molar yang belum tumbuh
pada anak umur <4tahun.
Faktor kejiwaan, misal emosi dan gangguan psikis.
Faktor ukuran dan bentuk serta sifat benda asing.
Faktor kecerobohan,
Patogenesis
Pada saat benda asing atau makanan ada di dalam mulut,
anak tertawa atau menjerit sehingga pada saat inspirasi
laring terbuka
makanan atau benda asing masuk kedalam laring
pasien batuk berulang-ulang saat terjepit di sphincer
Anamnesis:
- adanya riwayat tersedak sesuatu,
- tiba-tiba timbul
choking
(rasa tercekik)
- tanda pemeriksaan fisik dengan auskultasi,
- palpasi
- pemeriksaan radiologik sebagai
pemeriksaan penunjang
Gejala sumbatan benda asing di saluran nafas tergantung pada lokasi benda asing, derajat sumbatan, bentuk dan ukuran benda asing.
Stadium pertama :
batuk-batuk hebat secara tiba-tiba, rasa tercekik,
rasa tersumbat ditenggorokan,
bicara gagap dan obstruksi jalan nafas
Stadium kedua :
gejala stadium permulaan diikuti oleh interval asimtomatik hal ini
terjadi karena benda asing tersangkut,
reflek-reflek akan melemah dan gejala rangsangan akut
menghilang.
Stadium ketiga :
telah terjadi gejala komplikasi dengan obstruksi, erosi atau infeksi
sebagai akibat reaksi terhadap benda asing.
Gejala yang paling sering adalah hidung tersumbat ,
rinorea unilateral dengan cairan kental dan berbau.
Kadang-kadang terdapat rasa nyeri, demam, epistaksis dan bersin
.
Pada pemeriksaan tampak edema dengan inflamasi mukosa hidung unilateral dan dapat terjadi ulserasi
Benda asing di hidung
Gejala yang paling sering adalah
hidung tersumbat ,
rinorea unilateral dengan
cairan kental dan berbau.
Kadang-kadang terdapat
rasa nyeri, demam, epistaksis dan bersin.
Pada pemeriksaan tampak
Benda asing di orofaring dan hipofaring
rasa nyeri pada waktu menelan
(odinofagi) baik makanan maupun
ludah.
Terutama bila benda asing tajam
Benda asing di laring
Benda asing dilaring dapat menutup laring, tersangkut diantara pita suara atau ada di subglotis
Sumbatan total spasme laring(disfonia-afonia,
apneu, sianosis) afiksia Sumbatan parsial suara
parau, disfonia-afonia,
croupy cough, odinofagia, mengi, sianosis,
Benda asing di trakea
batuk dengan tiba-tiba yang
berulang-ulang dengan rasa
tercekik (
choking
),
rasa tersumbat ditenggorokan
(
gagging
),
terdapat gejala patonomomik
Pada fase pulmonum, benda asing berada di
bronkus dan dapat digerakan ke perifer
Pada fase ini udara dapat masuk ke segmen
paru terganggu secara progresif dan pada
auskultasi terdengar ekspirasi memanjang
disertai dengan mengi
Benda asing organik menyebabkan reaksi
yang hebat pada saluran nafas dengan gejala
laringotrakeabronkitis, toksemia, batuk, dan
demam ireguler
Pemeriksaan radiologi
Video fluoroskopi
Bronkogram
Pemeriksaan laboratorium
Benda asing di hidung ektrasi benda asing dengan Haak(+) infeksi hidung/sinus AB sistemik 5-7 hari Benda asing di laring
Sumbatan parsial laringoskop, ektraksi benda asing dengan cunam ( anastesia/analgesia)
Sumbatan total perasat Heimlich Benda asing di trakea Bronkoskopi Benda asing di bronkus Bronkoskopi
benda asing yang tajam, tidak rata dan tersangkut dijaringan, servikotomi, torakotomi
AB dan kortikosteroid tidak rutin