• Tidak ada hasil yang ditemukan

Efikasi dan Preferensi Biskuit yang Difortifikasi Vitamin A dan Zat Besi (Fe) dan Kaitannya dengan Konsumsi, Status Gizi, dan Respons Imun Anak Balita

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Efikasi dan Preferensi Biskuit yang Difortifikasi Vitamin A dan Zat Besi (Fe) dan Kaitannya dengan Konsumsi, Status Gizi, dan Respons Imun Anak Balita"

Copied!
308
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel                                                                                                          Halaman
Gambar                                                                                                      Halaman
Gambar 1. Siklus Kurang Gizi Sepanjang Hidup yang Dimodifikasi
Gambar 2. Struktur Vitamin A, ß-Carotene, dan Derivatnya
+7

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan: mengetahui hubungan antara asupan zat gizi protein, zat besi, vitamin c dan lama menstruasi terhadap kadar hemoglobin pada remaja putri di SMPN

Hubungan tingkat asupan protein, zat besi, vitamin C dan seng dengan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMA Batik 1 Surakarta. Hubungan antara asupan protein,

Pada kelompok perlakuan 3 didapatkan hasil p 0,178 (kurang dari 0,05) yang berarti tidak ada pengaruh pemberian suplementasi seng dan zat besi terhadap kadar hemoglobin

Mengingat masih rendahnya asupan zat gizi termasuk konsumsi vitamin A maupun zat besi seperti yang ditunjukkan pada Tabel 9 dan risiko yang timbul akibat anemia, maka

Tujuan : Mengetahui hubungan antara asupan protein, seng, zat besi, dan penyakit infeksi terhadap indeks z-score TB/U pada balita usia 24-59 bulan.. Metode :

Hasil serupa juga didapatkan oleh Indriani (2013) yang menyatakan bahwa ada peningkatan kadar Hb setelah diberikan suplementasi zat besi dan vitamin C dengan rerata

Pada kelompok perlakuan 3 didapatkan hasil p 0,178 (kurang dari 0,05) yang berarti tidak ada pengaruh pemberian suplementasi seng dan zat besi terhadap kadar hemoglobin