Efikasi dan Preferensi Biskuit yang Difortifikasi Vitamin A dan Zat Besi (Fe) dan Kaitannya dengan Konsumsi, Status Gizi, dan Respons Imun Anak Balita
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Tujuan: mengetahui hubungan antara asupan zat gizi protein, zat besi, vitamin c dan lama menstruasi terhadap kadar hemoglobin pada remaja putri di SMPN
Hubungan tingkat asupan protein, zat besi, vitamin C dan seng dengan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMA Batik 1 Surakarta. Hubungan antara asupan protein,
Pada kelompok perlakuan 3 didapatkan hasil p 0,178 (kurang dari 0,05) yang berarti tidak ada pengaruh pemberian suplementasi seng dan zat besi terhadap kadar hemoglobin
Mengingat masih rendahnya asupan zat gizi termasuk konsumsi vitamin A maupun zat besi seperti yang ditunjukkan pada Tabel 9 dan risiko yang timbul akibat anemia, maka
Tujuan : Mengetahui hubungan antara asupan protein, seng, zat besi, dan penyakit infeksi terhadap indeks z-score TB/U pada balita usia 24-59 bulan.. Metode :
Hasil serupa juga didapatkan oleh Indriani (2013) yang menyatakan bahwa ada peningkatan kadar Hb setelah diberikan suplementasi zat besi dan vitamin C dengan rerata
Pada kelompok perlakuan 3 didapatkan hasil p 0,178 (kurang dari 0,05) yang berarti tidak ada pengaruh pemberian suplementasi seng dan zat besi terhadap kadar hemoglobin