Analisis perilaku ekonomi rumahtangga petani di tiga desa pangan dan perkebunan di Provinsi Lampung
Teks penuh
Dokumen terkait
Dari analisis alokasi waktu gender diketahui bahwa laki-laki lebih banyak mengalokasikan waktunya untuk bekerja di dalam usahatani keluarga, yaitu sebesar 23.54 persen untuk
[r]
Faktor utama yang mempengaruhi ketahanan pangan tingkat wilayah kabupaten Wonogiri adalah: usia petani, jumlah anggota keluarga, produksi beras, konsumsi
[r]
Pada kondisi pasar persaingan tidak sempurna, perubahan harga input atau harga produk menghasilkan efek artikulasi pada ekonomi rumahtangga petani, meingindikasikan adanya
Relatif rendahnya nilai pengembalian pupuk urea, pupuk tsp, dan tenaga kerja dalam dan luar keluarga pada rumahtangga lahan sempit diduga karena penggunaan input usahatani
Pada kondisi pasar persaingan tidak sempurna, perubahan harga input atau harga produk menghasilkan efek artikulasi pada ekonomi rumahtangga petani, meingindikasikan adanya
Persamaan-persamaan tersebut mewakili perilaku ekonomi rumahtangga untuk kegiatan investasi sumberdaya manusia (kualitas sumberdaya manusia dan investasi sumberdaya