• Tidak ada hasil yang ditemukan

bidang pelayanan bimbingan konseling (lanjutan)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "bidang pelayanan bimbingan konseling (lanjutan)"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

2. Jenis – Jenis Layanan Bimbingan Konseling A. Bimbingan Kelompok

Adalah layanan bimbingan yang diberikan dalam suasana kelompok, bimbingan kelompok yang dimaksudkan untuk mencegah berkembangnya masalah atau kesulitan pada diri konseli, selain itu memungkinkan peserta didik secara bersama-sama memperoleh berbagai bahan dari narasumber tententu yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari sebagai individu maupun sebagai pelajar, anggota keluarga dan masyarakat. Secara umum tujuan layanan bimbingan kelompok yaitu untuk pengembangan kemampuan bersosialisasi, khususnya kemampuan berkomunikasi peserta layanan secara khusus, layanan bimbingan kelopok bertujuan untuk mendorong pengembangan perasaan, pikiran, persepsi, wawasan dan sikap yang menunjang perwujudan tingkah laku yang lebih efektif. Isi kegiatan bimbingan kelompok terdiri atas penyampaian informasi yang berkenan dengan masalah pendidikan, pekerjaan, masalah pribadi dan sosial. Penyelenggaraan bimbingan kelompok memerlukan persiapan dan praktik pelaksanaan kegiatan yang memadai, dari langkah awal sampai dengan evaluasi dan tindak lanjutnya.

i. Langkah awal.

Tahap awal diselenggarakan dalam rangka pembentukan kelompok sampai denganmengumpulkan para peserta yang siap melaksanakan kegiatan kelompok.

ii. Perencanaan kegiatan

Perencanaan kegiatan ini meliputi penetapan : a. Materi layanan

b. Tujuan yang ingin dicapai c. Sasaran kegiatan

d. Bahan atau sumber bahan untuk bimbingan kelompok e. Rencana penilaian

f. Waktu dan tempat

iii. Pelaksanaan tahap-tahap kegiatan a. Pembentukan

b. Peralihan c. Kegiatan iv. Evaluasi kegiatan

Penilaian bahwa penilaian terhadap layanan bimbingan kelompok lebih bersifat dalam proses dapat dilakukan melalui.

a. Mengamati partisipasi dan aktivitas peserta selama kegiatan berlangsung b. Mengungkapkan pemahaman peserta atas materi yang dibahas

(3)

d. Mengungkapkan minat dan sikap anggota kelompok tentang kemungkinan kegiatam lanjutan

e. Mengungkapkan tentang kelancaran proses dan suasana penyelenggaraan layanan

v. Analisis lanjutan

Untuk mengetahui lebih lanjut kemajuan para peserta dan langkah penyelenggaraan layanan.

B. Konseling Kelompok

Merupakan layanan bimbingan konseling yang memungkinkan peserta didik memperoleh kesempatan untuk pembahasan dan pengentasan permasalahan yang didalamnya melalui dinamika kelompok. Tujuan yang ingin dicapai dalam konseling kelompok yaitu pengembangan pribadi, pembahasan dan pemecahan masalah pribadi yang dialami masing-masing anggota kelompok. Tujuan konseling kelompok meliputi :

i. Melatih anggota kelompok agar berani berbicara dengan orang banyak

ii. Melatih anggota kelompok agar dapat bertenggang rasa terhadap teman sebayanya

iii. Mengembangkan bakat dan minat masing-masing anggota kelompok iv. Mengentaskan permasalahan kelompok

Materi layanan kelompok mencakup :

i. Pemahaman dan pengembangan sikap, kebiasaan, bakat minat dan penyaluran ii. Pemahaman kelemahan diri dan penanggulangannya, pengenalan kekuatan

diri dan pengembangannya

iii. Mengembangkan kemampuan berkomunikasi, menyampaikan pendapat, bertingkah laku dan sosial yang baik di rumah, sekolah, maupun masyarakat iv. Mengembangkan hubungan teman sebaya yang baik

v. Mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar, disiplin belajar yang baik vi. Orientasi dan informasi karir, dunia kerja dan prospek masa depan C. Layanan Konsultasi

Merupakan layanan konseling yang dilaksanakan oleh konselor, terhadap konseli yang memungkinkannya memperoleh wawasan, pemahaman dan cara-cara yang perlu dilaksankannya dalam menangani kondisi atau permasalahan pihak ketiga dalam layanan konsultasi ada tiga pihak yang tidak bisa dipisahkan, yaitu konselor, konsulti, dan pihak ketiga.

(4)

Masalah yang dikonsultasikan mencakup berbagai hal yang dialami pihak ketiga. Dalam kehidupan sehari-hari baik di sekolah, rumah maupun lingkungan.

D. Layanan Mediasi

Istilah “mediasi” terkait dengan istilah “media” yang berasal dari kata medium yang berarti perantara. Layanan mediasi merupakan layanan konseling yang dilaksanakan konselor terhadap dua pihak atau lebih yang sedang dalam keadaan saling tidak cocok. Dalam artian layanan mediasu adalah bantuan terhadap dua pihak atau lebih yang sedang dalam kondisi bermusuhan. Berbeda dengan layanan yang lain terutama layanan konseling perorangan, dalam layanan mediasi, konselor menghadapi klien yang terdiri atas dua pihak atau lebih.

Tujuan dari layanan mediasi ialah agar tercapainya kondisi hubungan yang positif dan kondusif diantara para klien atau pihak-pihak yang bertikai atau bermusuhan. Selain itu agar terjadi perubahan atas kondisi awal yang negatif menjadi kondisi baru dalam hubungan antara kedua belah pihak yang bermasalah. Beberapa jenis layanan bantuan bimbingan diantaranya yaitu :

i. Pelayanan pengumpulan data tentang siswa dan lingkungannya ii. Konseling

iii. Penyajian informasi dan penempatan iv. Penilaian dan penelitian.

E. Layanan Advokasi

Yaitu layanan yang membantu agar hak-hak keberadaan, kehidupan dan perkembangan individual yang bersangkutan kembali diperoleh setelah hak-hak tersebut selama ini dirampas, dihalangi dan dibatasi. Tujuan layanan advokasi secara umum yaitu mengentaskan klien dari suasana yang buruk di dirinya, sedangkan tujuan secara khusus yaitu membebaskan klien dari cengkraman pihak tertentu. Komponen layanan advokasi yaitu :

i. Konselor

ii. Korban penyelenggaraan hak iii. Pihak-pihak terkait

Materi layanan advokasi yaitu :

i. Terfokus pada klien yang terkena perlakuan negatif dari pihak-pihak tertentu dan merugikan klien

(5)

Yel-yel

Bk hari ini tentang

Layanan bimbingan konseling Lanjutan yang kemarin

Diantaranya itu ada..

(6)

1. Layanan yang biasanya di lakukan oleh guru-guru bk disekolah ialah...

a. Layanan kelompok c. Konseling perorangan

b. Konsultasi d. Layanan mediasi

2. Layanan yang dilakukan seorang konselor untuk menjadi penengah adalah...

a. Layanan advokasi c. Layanan mediasi

b. Layanan kelompok d. Bimbingan belajar

3. Tujuan utama dari layanan bimbingan kelompok adalah....

a. Pengembangan perasaan, pikiran dan persepsi anggota kelompok b. Menjadikan kelompok sebagai sarana kebersamaan

c. Memberikan kesempatan karir pada kelompok d. Mengatasi kejanggalan sosial pada suatu kelompok

4. Yang merupakan tujuan utama dalam konseling kelompok adalah.... a. Menjadi perantara dan penengah dalam suatu permasalahan b. Mengentaskan permasalahan kelompok

c. Membina hubungan baik antar masyarakat d. Memperjuangkan hak-hak klien yang terengut

5. Langkah awal dalam menyelenggarakan layanan bimbingan kelompok adalah... a. Melakukan observasi pada suatu kelompok

b. Melakukan wawancara pada suatu kelompok

c. Melakukan pengisian angket yang diberikan pada kelompok

d. Mengumpulkan peserta yang siap melaksanakan kegiatan kelompok

6. Yang dimaksud dengan analisis lanjutan dalam layanan bimbingan kelompok adalah...

(Untuk mengetahui lebih lanjut kemajuan para peserta dan langkah penyelenggaraan layanan)

7. Pelaksanaan tahap-tahap kegiatan dari bimbingan kelompok adalah... a. Pembentukan

b. Peralihan c. Kegiatan

8. Yang merupakan materi dari layanan advokasi adalah...

a. Terfokus pada klien yang terkena perlakuan negatif dari pihak-pihak tertentu dan merugikan klien

(7)

DAFTAR PUSTAKA

Rubiyanto, Rubino 2008. Bimbingan Konseling SD. Surakarta : Badan Penerbit . FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Hikamawati, Fenti 2011. Bimbingan dan Konseling edisi revisi. Jakarta : Raajagrafindo Persada Sukandi, Dewa 2010. Pengantar Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling di Sekolah.

Jakarta : Rineka Cipta

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menyatakan rata-rata minat belajar kelompok eksperimen yang diberikan layanan bimbingan belajar sama dengan kelompok kontrol yang tidak

Layanan Bimbingan Konseling yang diberikan secara profesional adalah Layanan Bimbingan Konseling yang diberikan secara profesional adalah suatu bentuk perbuatan baik dan juga

Strategi layanan bimbingan dan konseling sesuai dengan Lmapiran Permendikbud no 111 Tahun 2014 tentan Penyelenggaran layanan bimbingan dan konseli di sekolah dasar

Agar nantinya setelah diberikan layanan bimbingan kelompok siswa mampu mengatasi masalah kesulitan belajar baik itu faktor dari luar maupun dari dalam diri

Selain itu, guru bimbingan dan konseling atau konselor mampu menyusun persiapan, mampu menciptakan suasana yang menyenangkan, aman, dan nyaman dalam kelas sehingga

Berdasarkan uraian di atas peneliti tertarik dalam melakukan penelitian mengenai efikasi diri siswa dengan tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan

BIDANG LAYANAN TUJUAN LAYANAN Peserta didik/konseli mampu meningkatkan rasa percaya diri dengan baik untuk mencapai tujuan hidupnya Peserta didik/konseli mampu menyelesaikan masalah

Asas Kegiatan Yaitu asas bimbingan dan konseling yang menghendaki agar peserta didik konseli yang menjadi sasaran layanan berpartisipasi secara aktif didalam penyelenggaraan layanan