• Tidak ada hasil yang ditemukan

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI SUMBER DAYA ALAM DENGAN METODE DISKUSI DI KELAS IV SDN. NO. 078461 ORAHILI TAHUN PELAJARAN 2015/2016.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI SUMBER DAYA ALAM DENGAN METODE DISKUSI DI KELAS IV SDN. NO. 078461 ORAHILI TAHUN PELAJARAN 2015/2016."

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI SUMBER DAYA ALAM DENGAN METODE DISKUSI

DI KELAS IV SDN. NO. 078461 ORAHILI TAHUN PELAJARAN 2015/2016

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Pada Jurusan Pendidikan

Pra Sekolah Dan Sekolah Dasar

OLEH:

JUNIARO LAHAGU NIM. 114523114040

(2)
(3)

ABSTRAK

JUNIARO LAHAGU, NIM. 114523114040. Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA Materi Sumber Daya Alam Dengan Metode Diskusi Di Kelas IV SDN. NO. 078461 Orahili Tahun Pelajaran 2015/2016 . Program Sarjana Kependidikan Guru Dalam Jabatan Universitas Negeri Medan, 2016.

Rendahnya aktivitas dan hasil belajar juga terjadi. Di sekolah ini pada pelajaran IPA, suatu pembelajaran dikatakan berhasil apabila tingkat penguasaan siswa pada materi sudah mencapai 70% ke atas. Akan tetapi setelah peneliti melakukan pembelajaran, ternyata hasil belajar yang diperoleh rendah, yaitu siswa yang mampu menguasai materi sampai 70% hanya 3 orang dari 21 siswa.

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah hasil belajar siswa tentang sumber daya alam pada mata pelajaran IPA Kelas IV SD. Negeri No. 078461 Orahili Kecamatan Mandrehe Kabupaten Nias Barat TP. 2015/2016 dapat meningkat dengan menggunakan metode diskusi?

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA dengan metode diskusi.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang terdiri dari 4 tahap, yakni: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pendekatan penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian deskriptif.

Kriteria yang akan digunakan adalah Apabila pada siklus I siswa yang mencapai daya serap lebih dari 70 belum mencapai 75% dari jumlah keseluruhan siswa, maka penelitian akan berlanjut ke siklus II. Dan penelitian dikatakan berhasil bila 75% siswa kelas tersebut mencapai daya serap lebih dari 70%..

Dari hasil perbaikan pelajaran yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan melalui pengajaran dengan metode diskusi hasil belajar siswa khusus pada materi pelajaran sumber daya alam meningkat.

(4)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah

memberikan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan

skripsi ini dengan baik dan sesuai dengan waktu yang direncanakan

Skripsi berjudul “Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA Materi Sumber Daya Alam Dengan Metode Diskusi di Kelas IV SD. Negeri No. 078461 Orahili Kecamatan Mandrehe Kabupaten Nias Barat TP. 2015/2016”, Penulisan skripsi ini ditunjukan untuk memenuhi syarat memperoleh gelar sarjana pendidikan di Universitas Negeri Medan.

Penulis menyampaikan ucapan terima kasih setinggi-tingginya dan tak

terhingga kepada yang terhormat :

1. Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom, M,Pd, selaku Rektor Universitas Negeri

Medan yang telah memberikan izin membuka perkuliahan PSKGJ di

Kabupaten Nias Barat.

2. Bapak Dr. Nasrun, M.S, selaku Dekan Fakultas ilmu Pendidikan Universitas

Negeri Medan

3. Bapak Prof.Dr. Bornok Sinaga, M.Pd dan Bapak Winsyahputra Ritonga,

S.Pd., M.Si, selaku Ketua dan Sekretaris Program Sarjana Kependidikan

Guru Dalam Jabatan (PSKGJ) Universitas Negeri Medan.

4. Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Barat Faigizatulo Halawa,

S.Pd., MM yang telah memberikan izin untuk mengikuti perkuliahan PSKGJ.

5. Bapak Drs. H. Eddiyanto, Ph.D, selaku Koordinator Wilayah (PSKGJ) Nias

Barat Universitas Negeri Medan dan sekaligus Dosen Pembimbing Skripsi

yang telah banyak memberi perhatiannya kepada saya.

6. Bapak Drs. Nahor M. Simanungkalit, M.Si. sebagai penguji I, Bapak

Muhammad Surip, M.Si sebagai penguji II dan Bapak Mirzan Irawan, S.Pd.,

M.Pd.Kons sebagai penguji III., yang telah memberikan saran-saran

perbaikan skripsi pada ujian mempertahankan Skripsi

7. Seluruh civitas akademika Universitas Negeri Medan yang telah memberikan

(5)

8. Sdra. Siusman Gulo sebagai Ketua Senat Mahasiswa PSKGJ Nias Barat

Beserta rekan-rekan yang telah meluangkan waktunya untuk membantu dan

mengkoordinir kegiatan selama proses perkuliahan

9. Bapak Nasokhi Gulo, A.Ma.Pd, sebagai kepala sekolah SDN No.078461

Orahili Kecamatan Mandrehe Kabupaten Nias Barat TP. 2015/2016 yang

telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk melakukan penelitian di

sekolah tersebut beserta staf pengajarnya

10. Sdra. Temazaro Waruwu, S.Pd.,MM yang telah membantu penulis hingga

terselesainnya skripsi ini.

11. Istri tercinta atas kasih sayang, kesabaran, pengorbanan, nasehat, motivasi

serta doa yang selalau diberikan kepada penulis

12. Seluruh Teman – teman yang telah memberikan dukungan serta motivasi terhadap penulis

Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang turut

serta memberikan bantuan dan sumbangan pemikiran selama penulis mengikuti

perkuliahan. Akhirnya segala kebaikan yang telah diberikan kepada penulis dapat

menjadi karunia yang tidak terhingga dalam hidupnya.

Penulis telah berupaya semaksimal mungkin, namun penulis menyadari

masih banyak kekurangannya, untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik

yang bersifat membangun dari pembaca demi sempurnanya skripsi ini. Kiranya

skripsi ini dapat bermanfaat dalam memperkaya khasanah ilmu pendidikan.

Medan , Juni 2016

Penulis

(6)

DAFTAR ISI

Halaman

Abstrak ... i

Kata Pengantar ... ii

Daftar Isi ... iv

Daftar Tabel ... vi

Daftar Grafik ... viii

Daftar Gambar ... vii

Daftar Lampiran ... ix

BAB I PENDAHULUAN... 1

A. Latar Belakang Masalah... 1

B. Identifikasi Masalah ... 3

C. Batasan Masalah ... 3

D. Rumusan Masalah ... 3

E. Tujuan Penelitian ... 4

F. Manfaat Peneletian... 4

G. Penjelasan Istilah ... 5

BAB II KAJIAN PUSTAKA ... 6

A. Kajian Teoritis ... 6

B. Penelitian yang Relevan... 18

C. Kerangka Konseptual ... 19

D. Hipotesis Tindakan ... 20

BAB III METODE PENELITIAN ... 21

A. Jenis Penelitian... 21

B. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 21

C. Subjek dan Objek Penelitian ... 21

D. Prosedur Penelitian ... 21

E. Instrumen Penelitian ... 26

F. Teknik Analisis Data... 26

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN... 28

A. Hasil Penelitian ... 28

(7)

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 38

A. Kesimpulan ... 38

B. Saran... 38

(8)

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Nilai Tertinggi, Nilai Terendah, Nilai Rerata Tes Hasil Belajar I ... 28

Tabel 2. Daftar Nilai Tes Siklus I ... 29

Tabel 3. Nilai Tertinggi, Nilai Terendah, Nilai Rata-Rata Tes Hasil Belajar II 33

Tabel 4. Daftar Nilai Tes Siklus II ... 33

(9)

DAFTAR GAMBAR

(10)

DAFTAR GRAFIK

Grafik 1. ketidak tuntasan nilai siswa pada siklus I... ` 30

(11)

DAFTAR LAMPIRAN

1. Lampiran 1 : Surat Izin Penelitian Dari Unimed………1

2. Lampiran 2 : surat izin telah melaksanakan penelitian dari kepala sekolah…2 3. Lampiran 3 : Prota………...3

4. Lampiran 3a : Prosem ………...5

5. Lampiran 3b : silabus……….7

6. Lampiran 3c : RPPpra siklus………9

7. Lampiran 4 : analisis hasil efaluasi pada siklus I……….16

8. Lampiran 5 : Dokumentasi foto penelitian………20

(12)

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Tujuan pendidikan di SD mencakup pembentukan dasar kepribadian

siswa sebagai manusia Indonesia seutuhnya sesuai dengan tingkat perkembangan

dirinya, pembinaan, pemahaman dasar dari seluk beluk pengetahuan dan teknologi

sebagai landasan belajar pada jenjang yang lebih tinggi dan hidup dalam

masyarakat. Salah satu pelajaran yang diajarkan di SD adalah Ilmu Pengetahun

Alam (IPA).

IPA merupakan salah satu pelajaran yang berhubungan langsung

dengan siswa dan lingkungannya. Sehingga sebenarnya konsep pelajaran tersebut

mudah dipahami siswa. Namun dalam pengajaran mata pelajaran IPA tersebut

justru banyak guru yang mengeluhkan rendahnya kemampuan siswa dalam

menerapkan konsep IPA. Hal ini terlihat dari banyaknya kesalahan siswa dalam

mengerjakan soal dan rendahnya hasil belajar siswa baik dalam ulangan harian,

ujian semester maupun ujian akhir sekolah.

Disamping masalah hasil belajar yang rendah, di sekolah juga terjadi

masalah keaktifan siswa yang rendah. Aktivitas siswa di kelas antara lain aktivitas

bertanya, menjawab, memberi pendapat, melakukan sesuatu, dan lain-lain.

Aktivitas juga dipengaruhi oleh aktivitas guru. Aktivitas guru ini termasuk bagian

dari pelaksanaan metode mengajar. Jadi metode mengajar guru berperan dalam

(13)

2

Sewaktu penulis melakukan pelaksanaan pembelajaran IPA di kelas IV

SD Negeri No. 078461 Orahili, masalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar juga

terjadi. Di sekolah ini pada pelajaran IPA, suatu pembelajaran dikatakan berhasil

apabila tingkat penguasaan siswa pada materi sudah mencapai 70% ke atas. Akan

tetapi setelah peneliti melakukan pembelajaran, ternyata hasil belajar yang

diperoleh rendah, yaitu siswa yang mampu menguasai materi sampai 70% hanya 3

orang dari 21 siswa

Setelah menelaah permasalahan rendahnya hasil belajar ini salah satu

sebab siswa tidak mampu memahami konsep IPA adalah mereka belum mampu

mengerjakan tugas secara perorangan. Padahal contoh penyelesaian tugas tersebut

telah dibahas dalam proses pembelajaran. Dilihat dari keaktifan siswa juga masih

kurang, dimana sebagian besar siswa hanya diam sepertinya tidak perduli dengan

penjelasan guru. Siswa tidak berminat dalam mengikuti pelajaran, jarang bertanya

maupun menjawab pertanyaan guru. Dapat dikatakan bahwa rendahnya hasil

belajar ini, karena Kurangnya minat belajar siswa, sebagian besar siswa hanya

diam saja, siswa tidak mampu menyelesaikan tugas secara perorangan, dan siswa

tidak mau bertanya dan menjawab pertanyaan guru.

Banyak metode yang dapat digunakan guru dalam rangka meningkatkan

hasil belajar IPA siswa. Untuk mendukung agar siswa dapat aktif dalam

pembelajaran, dan tidak takut bertanya, maka metode diskusi adalah salah satu

(14)

3

Untuk itu, penulis merasa perlu adanya upaya untuk meningkatkan Hasil

belajar IPA materi Sumber Daya Alam dengan melaksanakan penelitian dengan

metode diskusi yang dilakukan di kelas IV SD. Negeri No. 078461 Orahili.

B. Identifikasi Masalah

Dari uraian pada latar belakang masalah di atas, dapat di identifikasi

beberapa masalah yang muncul dalam penelitian ini. Masalah yang

terdidentifikasi itu ialah:

1. Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA khususnya materi

Sumber Daya Alam.

2. Kurangnya keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar.

3. Siswa belum mampu mengerjakan tugas secara perorangan.

4. Metode mengajar yang digunakan guru kurang sesuai.

C. Batasan Masalah

Setelah ditemukannya analisis masalah, maka masalah yang menjadi fokus

adalah

1. Hasil belajar IPA tentang sumber daya alam di kelas IV Negeri No. 078461

Orahili ditinjau dari aspek kognitif saja.

2. Menggunakan metode diskusi untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

D. Rumusan Masalah

Analisis yang telah dilakukan kemudian digunakan untuk merumuskan

(15)

4

tentang sumber daya alam pada mata pelajaran IPA Kelas IV Negeri No. 078461

Orahili dapat meningkat dengan menggunakan metode diskusi?

E. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah :

1. Meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA dengan metode

diskusi.

2. Memotivasi siswa agar memiliki minat dan aktif dalam mengikuti pelajaran.

F. Manfaat Penelitian

Adapun manfaat penelitian ini adalah :

a. Bagi Guru/Penulis.

1. Sebagai alternatif pembelajaran yang dapat di lakukan Guru dalam

meningkatkan hasil belajar siswa.

2. Membantu guru mengatasi masalah pembelajaran yang dihadapi pada

proses belajar mengajar.

b. Manfaat bagi siswa

1. Hasil belajar siswa pada pelajaran IPA meningkat.

2. Siswa dapat berminat dan aktif dalam kegiatan belajar.

c. Manfaat bagi sekolah

(16)

5

2. Untuk memperbaiki kinerja tenaga pengajar dalam rangka meningkatkan

mutu pembelajaran di sekolah.

G. Penjelasan Istilah

Metode diskusi merupakan cara mengajar yang dalam pembahasan dan

penyajian materinya melalui suatu problem atau pertanyaan yang harus

diselesaikan berdasarkan pendapat atau keputusan secara bersama. Kegiatan

diskusi dapat dilaksanakan dalam kelompok kecil (3-7 peserta), kelompok sedang

(8-12 peserta), dan kelompok besar (13-40) ataupun diskusi kelas. Diskusi pada

kelompok kecil lebih efektif dibanding dengan kelompok besar dan kelas.

Kegiatan diskusi dipimpin oleh seorang ketua atau moderator untuk mengatur

pembicaraan cara mencapai target. Hasil belajar yang dimaksud adalah hasil dari

(17)

38

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh melalui pengolahan dan

analisis data menyatakan bahwa pada tes awal dengan jumlah siswa 21 orang

maka nilai rata-rata ketuntasan nilai siwa 51,03 maka untuk itu peneliti

memperbaiki metode pembelajaran sehingga pada siklus I dapat meningkat nilai

ketuntasan nilai siswa menjadi 62,38 yang tuntasa 11 ( 53,38 % ) dan yang tidak

tuntas 10 ( 47, 61 % ) sedangkan pada siklus II ketuntasan siswa dapat meningkat

dan ketidak tuntasan dapat menurut dengan nilai rata-rata 69,47 yang tuntas 19 (

90,47 % ) sedangkan yang tidak tuntas 2 ( 09,53 % ) maka penulis membuat

kesimpulan melalui pengajaran dengan metode diskusi hasil belajar siswa khusus

pada materi pelajaran sumber daya alam meningkat.

B. Saran

Berdasarkan temuan-temuan penelitian, maka peneliti menyarankan

kepada berbagai pihak sebagai berikut :

1. Kepada guru, yang ingin menerapkan pembelajaran dengan penerapan metode

diskusi agar memberikan perhatian kepada siswa yang kurang aktif dalam

proses pembelajaran, misalnya dengan memberikan motivasi dan bimbingan

(18)

39

sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa dikelas IV SD Negeri No.

078461 Orahili Kecamatan Mandrehe Kabupaten Nias Barat TP. 2015/2016.

3. Kepala sekolah, hendaknya mendukung sarana dan prasarana belajar siswa

serta lingkungan sekolah yang menyenangkan agar guru dan siswa merasa

(19)

DAFTAR PUSTAKA

Andayani, dkk. 2009. Pemantapan Kemampuan Profesional. Jakarta : Universitas Terbuka.

Anitah W, Sri, dkk. 2008. Strategi Pembelajaran di SD. Jakarta : Universitas Terbuka.

Anitah W, Sri, dkk. 2008. Strategi Pembelajaran di SD. Jakarta : Universitas Terbuka.

Asep Heri Kurniawan, dkk. 2008. Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Jakarta : Universitas Terbuka.

Lie, Anita. 2002. Memperaktekkan Cooperatif Learning di Ruang-ruang Kelas. Jakarta : Grasindo

Mikasa, Hera Lestari, dkk. 2008. Pendidikan Anak di SD. Jakarta : Universitas Terbuka.

Rachman, Basuni. 2007. Pengaruh Penggunaan Media Grafis Komik Terhadap Kemampuan Apresiasi Cerita Rakyat Dan Aktivitas Belajar Siswa. Jurnal Metodik-Didaktik. Vol. 1 No. 2 Januari 2007

Suryana, Yusuf. 2007 Mengembangkan Kompetensi Siswa Melakukan Investigasi, Eksplorasi dan Eksperimen Sebagai Alat Pemecahan Masalah Matematika di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar. Vol. V No. 8 April 2007

Suryosubroto, B. 2009. Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta : Rineka Cipta

Wardani I.G.A.K, dkk. 2003. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta : Universitas Terbuka

Gambar

Tabel 1. Nilai Tertinggi, Nilai Terendah, Nilai Rerata Tes Hasil Belajar I .......
Gambar 1. Bagan siklus Penelitian ....................................................................
Grafik 1. ketidak tuntasan nilai siswa pada siklus I...........................................`

Referensi

Dokumen terkait

Makalah pada Workshop Penyempurnaan Hasil Karya Lomba Pembuatan Media Pembelajaran SMA Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi Dikmenum, Jakarta.. Meningkatkan Kemampuan

[r]

[r]

Jika banyaknya kamar hotel 46 kamar dan daya tampung keseluruhan i+8 orang, model matematika dari permasalahan tersebut adalah

Kestabilan 7 genotipe mutan Jame-jame, 2 genotipe mutan Ratim, 17 genotipe mutan UJ-5, 1 genotipe mutan Malang 4, dan 14 genotipe mutan Adira 4 pada karakter panen

Kasus diatass berkaitan dengan ciri dari komunikasi massa, karena komunikator dalam komunikasi melembaga, kasus tersebut lembaganya adalah komunitas ‗Srikandi Merapi‘ ,

Dari desain tersebut, berkaitan dengan penelitian yang dilakukan yaitu untuk menyelidiki pengaruh faktor penyebab pada kelompok yang memiliki kesegaran jasmani tinggi dan

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 1997 tentang Pengalihan Bentuk Perusahaan Umum (Perum) Bio Farma menjadi Perusahaan Perseroan