• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistem Informasi Penjualan Alat-Alat Dan Pendaftaran Latihan Pada Thai Boxing Bandung Berbasis Web

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Sistem Informasi Penjualan Alat-Alat Dan Pendaftaran Latihan Pada Thai Boxing Bandung Berbasis Web"

Copied!
194
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Kelulusan Pada Program Studi Strata Satu Sistem Informasi

Oleh : Ricky Novriendra

1.05.07.059

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI

FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

BANDUNG

(3)
(4)

i

Oleh

RICKY NOVRIENDRA

1.05.07.059

Thai Boxing Bandung merupakan suatu camp atau tempat yang didirikan pada tanggal 09 Agustus 2008, oleh Jose Mada dan Bambang S.E, Saat ini Thai Boxing Bandung hanya mengandalkan promosi melalui spanduk, koran, serta brosur. Melalui media ini masih banyak terdapat kelemahan, yaitu masih besarnya biaya yang dikeluarkan dan ruang lingkup dari promosi ini kurang luas atau terbatas, dari hal ini mengakibatkan konsumen dari luar daerah tidak mengetahui akan keberadaan dari Thai Boxing Bandung ini. Maksud dari penelitian ini adalah untuk membangun sistem informasi penjualan dan pelayanan produk berbasis

Web pada Thai Boxing Bandung sehingga dapat meningkatkan pendapatan penjualan dan pelayanan terhadap konsumen, serta dapat membantu Thai Boxing Bandung dalam mengelola data member.

Metode penelitian adalah metode deskriptif, Metode pendekatan sistem yang akan digunakan adalah analisis dan perancangan terstruktur, Dalam perancangan dan pembuatan sistem, penulis menggunakan metode Prototype, Penulis menggunakan alat bantu dan teknik pengerjaan, seperti Flow Map, Diagram Kontek, dan Data Flow Diagram (DFD). Proses pembuatan dengan menggunakan perangkat lunak Adobe Dreamweaver Cs4, PHP, database MySQL dan web server Apache.

Perangkat lunak ini dibuat agar mampu memaksimalkan penjualan Alat-alat dan Pendaftaran Latihan diThai Boxing sehingga memudahkan member dalam melakukan proses transaksi dan Pendaftaran Latihan karena adanya pemesanan dan Pendaftaran secara online serta dapat membantu Thai Boxing Bandung dalam pengelolaan data stok barang dan pengelolahan Database Member.

Kata kunci : Sistem informasi penjualan alat-alat , pendaftaran latihan, berbasis

(5)

ii

By

RICKY NOVRIENDRA

1.05.07.059

“Thai Boxing Bandung” is a training camp which was established on August 9, 2008, by Jose Mada and Bambang S.E. Currently, “Thai Boxing Bandung” relies only on banners, newspaper advertisements, and brochures as its promotion tools. The drawbacks of this promotion tools are its huge cost and lack of coverage which limits the exposure of “Thai Boxing Bandung” towards potential customers from areas not covered by the promotion tools above. This research is intended to design a Web-Based Information System of “Thai Boxing Bandung” products and service sale, which will increase sales profit, improve customer service, and support members data organization.

This research used descriptive method, and the system approach used is structured design and analysis. Researcher utilized the Prototype method to design the system, using Flow Map, Contex Diagram, and Data Flow Diagram in the process. The softwares used in this research includes Adobe Dreamweaver Cs4, PHP, MySQL database, and Apache webserver.

This software is made to maximize products sale and training registration at “Thai Boxing Bandung”, by providing online registration and product order form. The online service will make it easier for potential and existing customers to purchase products and register for training, and supports “Thai Boxing Bandung” in managing stock inventory and member database.

(6)

iii

Assalamualaikum Wr Wb.

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan

rahmat dan karunianya, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah

SAW, sehingga penulis dapat menyelesaikan Skripsi yang berjudul

“SISTEM INFORMASI PENJUALAN ALAT-ALAT DAN PENDAFTARAN LATIHAN PADA THAI BOXING BANDUNG BERBASIS WEB”.

Adapun tujuan dari penyusunan skripsi ini adalah untuk memenuhi salah

satu syarat dalam menyelesaikan studi jenjang strata satu (S1) di Program Studi

Sistem Informasi, Universitas Komputer Indonesia.

Dengan keterbatasan ilmu dan pengetahuan yang dimiliki oleh penulis,

maka penulis membutuhkan peran serta dari pihak lain dalam proses

penyelesaian skripsi ini. Oleh karena itu penulis menyampaikan ucapan terima

kasih yang sebesar-besarnya kepada :

1. Bapak Ir. Eddy Suryanto Soegoto, M.Sc., Selaku Rektor UNIKOM

2. Bapak Prof.Dr.H.Denny Kurniadie, Ir., M.Sc Selaku Dekan Fakultas

Teknik dan Ilmu Komputer UNIKOM.

3. Bapak Dadang Munandar, S.E., M.Si. Selaku Ketua Program Studi

(7)

iv

5. Bapak Tono Hartono, S.Si., MT., selaku dosen wali kelas MI-02

Angkatan 2007.

6. Ayah, Ibu dan adik ku tercinta yang telah memberikan kasih sayang,

doa dan semangat yang tiada henti. Semoga suatu saat aku dapat

membanggakan kalian.

7. Bapak Jose Mada, Selaku pemilik THAI BOXING BANDUNG dan

seluruh karyawan THAI BOXING BANDUNG terima kasih atas

semua bantuan yang diberikan.

8. Teman-teman di Jurusan Manajemen Informatika angkatan 2007

khususnya kelas MI-02 terima kasih atas bantuan dan dukungan kalian

semua kawan-kawan ku tercinta.

Didalam penulisan skripsi ini, penulis telah berusaha semaksimal

mungkin, walaupun demikian penulis menyadari bahwa skripsi ini jauh dari

sempurna. Untuk itu penulis akan selalu menerima segala masukkan yang

ditujukan untuk menyempurnakan skripsi ini. Akhir kata, penulis berharap

semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi penulis pada khususnya dan pembaca

pada umumnya.

Bandung, Juni 2012

(8)

v

LEMBAR PENGESAHAN

LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN

ABSTRAK ... i

ABSTRACT ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR GAMBAR ... xi

DAFTAR TABEL ... xv

DAFTAR SIMBOL ... xvii

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian ... 1

1.2. Identifikasi dan Rumusan Masalah ... 4

1.2.1. Identifikasi Masalah ... 4

1.2.2. Rumusan Masalah ... 5

1.3. Maksud dan Tujuan ... 6

1.3.1. Maksud Penelitian ... 6

1.3.2. Tujuan Penelitian ... 6

1.4. Kegunaan Penelitian ... 7

1.4.1. Kegunaan Praktis ... 7

(9)

vi

1.6.2. Waktu Penelitian ... 10

BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Konsep Dasar Sistem ... 12

2.1.1. Pengertian Sistem ... 12

2.1.2. Bentuk Umum Sistem ... 14

2.1.3. Klasifikasi Sistem ... 14

2.1.4. Elemen Sistem ... 15

2.1.5. Karakteristik Sistem ... 16

2.2. Pengertian Informasi ... 19

2.3.Pengertian Sistem Informasi ... 20

2.3.1. Pengertian Penjualan ... 21

2.3.2. Pengertian Sistem Informasi Penjualan ... 22

2.3.3. Pengertian Pendaftaran ... 22

2.4. Electronic Commerce ... 23

2.4.1. Sejarah Perkembangan E-Commerce ... 24

2.4.2. Klasifikasi E-Commerce ... 25

2.4.3. Kelebihan E-Commerce ... 26

2.4.4. Kekurangan E-Commerce ... 30

(10)

vii

2.5.2.2.Rumah Tempat Website (Web Hosting) ... 35

2.5.2.3.Bahasa Pemograman (ScripstProgram) ... 35

2.5.2.4.Desain Website ... 36

2.5.2.5.Publikasi Website ... 37

2.5.2.6.Pemeliharaan Website ... 38

2.6. Perangkat Lunak Pendukung Perancangan Sistem ... 38

2.6.1. HTML ... 39

2.6.2. Cascading Style Sheet (CSS) ... 39

2.6.3. PHP ... 40

2.6.3.1.Keuntungan PHP ... 41

2.6.4. MySQL ... 42

2.6.4.1.Keunggulan MySQL ... 42

2.6.4.2.Konektivitas PHP-MySQL ... 43

2.6.5. Xampp ... 44

2.6.6. Apache ... 45

2.6.7. Adobe Dreamwaver CS4 ... 46

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1. Objek Penelitian ... 47

(11)

viii

3.2. Metode Penelitian ... 51

3.2.1. Desain Penelitian ... 51

3.2.2. Jenis dan Metode Pengumpulan Data ... 52

3.2.2.1.Sumber Data Primer ... 52

3.2.2.2.Sumber Data Sekunder ... 53

3.2.3. Metode Pendekatan dan Pengembangan Sistem……… 54

3.2.3.1.Metode Pendekatan Sistem ... 54

3.2.3.2.Metode Pengembangan Sistem ... 55

3.2.3.3.Alat Bantu Analisis dan Perancangan ... 56

3.2.4. Pengujian Software ... 64

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis Sistem Yang Sedang Berjalan ... 66

4.1.1. Analisis Dokumen ... 66

4.1.2. Analisis Prosedur Yang Sedang Berjalan ... 70

4.1.2.1.Flow Map ... 73

4.1.2.2.Diagram Konteks ... 77

4.1.2.3.Data Flow Diagram (DFD) ... 78

4.1.3. Evaluasi Sistem yang Sedang Berjalan ... 84

(12)

ix

4.2.3.1.Diagram Konteks ... 89

4.2.3.2.Data Flow Diagram (DFD) ... 90

4.2.3.3.Kamus Data ... 96

4.2.4. Perancangan Basis Data ... 105

4.2.4.1.Normalisasi ... 105

4.2.4.2.Relasi Tabel ... 110

4.2.4.3.Entity Relationship Diagram (ERD) ... 111

4.2.4.4.Struktur File ... 113

4.2.4.5.Kodifikasi ... 121

4.2.5. Perancangan Antar Muka ... 122

4.2.5.1.Struktur Menu ... 123

4.2.5.2.Perancangan Input ... 124

4.2.5.3.Perancangan Output ... 129

4.2.5.4.Perancangan Arsitektur Jaringan ... 131

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN PROGRAM 5.1. Implementasi ... 133

5.1.1. Batasan Implementasi (Optional) ... 134

5.1.2. Implementasi Perangkat Lunak ... 134

(13)

x

5.2. Pengujian Program ... 168

5.2.1. Rencana Pengujian ... 169

5.2.2. Kasus dan Hasil Pengujian ... 170

5.2.2.1.Pengujian Untuk Tampilan User ... 171

5.2.3. Kesimpulan dan Hasil Pengujian ... 175

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1. Kesimpulan ... 176

6.2. Saran ... 177

DAFTAR PUSTAKA ... 178

(14)

1

1.1. Latar Belakang

Teknologi informasi di era Globalisasi yang terjadi sekarang ini,

berkembang dengan cepat. Kemajuan teknologi informasi ini sangat mempengaruhi

perekonomian, transaksi keuangan sampai dengan pengelolaan administratif kantor

atau perusahaan. Salah satu teknologi yang banyak dikenal orang-orang saat ini

adalah internet (Interconnected network). Internet dapat diartikan sebagai jaringan

komputer luas dan besar yang mendunia, yaitu menghubungkan pemakai komputer

dari suatu Negara ke Negara lainnya di dunia, dimana didalamnya terdapat berbagai

sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif.

Beberapa manfaat dari internet bagi penggunanya yaitu informasi untuk kehidupan

pribadi, berupa rekreasi, hobby, pengembangan pribadi, rohani, sosial dan informasi

untuk kehidupan professional atau pekerja, berupa sains, teknologi, perdagangan,

saham, komoditas, berita bisnis, asosiasi profesi, asosiasi bisnis, dan berbagai forum

komunikasi. Oleh karena itu sudah saatnya untuk lebih meningkatkan kualitas sumber

daya manusia di Indonesia, sudah waktunya para professional Indonesia

memanfaatkan jaringan internet dan menjadi bagian dari masyarakat informasi dunia.

Thai Boxing Bandung merupakan salah satu tempat yang bergerak dalam

(15)

pada tempat-tempat penjualan produk dan pusat-pusat kebugaran menyebabkan Thai

Boxing Bandung harus mengikuti perkembangan teknologi dan meningkatkan

pelayanan terhadap konsumen, karena konsumen saat ini lebih memilih pelayanan

yang mudah dan cepat. Maka, internet merupakan salah satu pilihan yang harus

digunakan oleh Thai Boxing Bandung karena media ini merupakan media yang lebih

hemat waktu, tenaga, dan biaya.

Saat ini Thai Boxing Bandung hanya mengandalkan promosi melalui

spanduk, koran, serta brosur. Melalui media ini masih banyak terdapat kelemahan,

yaitu masih besarnya biaya yang dikeluarkan dan ruang lingkup dari promosi ini

kurang luas atau terbatas, dari hal ini mengakibatkan konsumen dari luar daerah tidak

mengetahui akan keberadaan dari Thai Boxing Bandung ini.

Berikut ini adalah tabel jumlah konsumen dan member dari tahun 2008

sampai sekarang tahun 2012 :

Tabel 1.1. tabel jumlah konsumen

Tahun Member Konsumen

2008 56 74

2009 79 67

2010 69 81

2011 93 75

(16)

Sistem penjualan yang digunakan saat ini masih melayani penjualan secara

langsung (direct selling), bagi para konsumen cara seperti ini sangat menyita banyak

waktu mereka, karena mereka harus datang langsung untuk melakukan pembelian,

dengan sistem penjualan seperti ini tidak semua konsumen memiliki waktu yang

banyak dan tidak semua konsumen berada ditempat yang dekat dengan Thai Boxing

Bandung untuk melakukan pembelian, oleh karena itu sistem penjualan dari Thai

Boxing Bandung ini harus dirubah menjadi sistem penjualan yang efektif dan efisien

agar bisa memberikan kepuasan bagi para konsumennya.

Proses pendaftaran calon member di Thai Boxing Bandung saat ini masih

mengandalkan calon member datang langsung untuk melakukan pendaftaran dibagian

pendaftaran, bagi para calon member menilai dengan cara pendaftaran seperti ini

masih memberikan kesulitan atau memakan waktu yang lama bagi calon member,

terutama bagi calon member yang rumahnya jauh, maka dari itu pihak Thai Boxing

Bandung membutuhkan suatu prosedur pendaftaran yang cepat dan hemat waktu.

Pengarsipan data yang dilakukan oleh pihak Thai Boxing Bandung saat ini

yaitu setelah calon member mengisi formulir, lalu dari formulir tersebut pihak Thai

Boxing Bandung memasukkannya kedalam pembukuan atau pengarsipan data para

member, dari cara pengarsipan saat ini yang dilakukan, menyebabkan pihak Thai

Boxing Bandung kesulitan dalam pencarian data yang telah diarsipkan dan juga

memberikan resiko data hilang maupun rusak. Dan dapat disimpulkan dengan cara

(17)

Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi saat ini terutama

internet, maka penulis berkeinginan untuk membantu mengembangkan sistem

penjualan dan pendaftaran yang ada pada Thai Boxing Bandung saat ini menjadi

Sistem Informasi Penjualan dan pendaftaran yang mengarah kepada sistem informasi

penjualan dan pendaftaran online.

Berdasarkan masalah diatas penulis akan merancang sebuah judul sebagai

aplikasi pelayanan dan penjualan produk di Thai Boxing Bandung secara online yang

diharapkan dapat membantu Thai Boxing Bandung dalam mengembangkan bisnisnya

serta memperluas pasar yang bukan hanya didalam provinsi Jawa Barat saja tetapi

bisa diluar Jawa Barat tanpa harus datang langsung ke Thai Boxing Bandung.

Hasil dari pengerjaan tersebut penulis tuangkan dalam laporan skripsi ini,

yang berjudul:

SISTEM INFORMASI PENJUALAN ALAT-ALAT DAN PENDAFTARAN LATIHAN PADA THAI BOXING BANDUNG BERBASIS WEB”.

1.2. Identifikasi dan Rumusan Masalah

1.2.1. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dijelaskan diatas, maka dapat

(18)

1. Penyebaran informasi dan penjualan peralatan olahraga yang ada di

Thai Boxing Bandung saat ini masih sangat terbatas, yaitu melalui

spanduk, media koran, dan penyebaran brosur-brosur.

2. Sistem penjualan pada Thai Boxing Bandung saat ini hanya melayani

penjualan secara langsung (direct selling).

3. Proses pelayanan pendaftaran calon member saat ini masih dilakukan

dengan cara datang langsung ke Thai Boxing Bandung serta

pencatatannya juga masih menggunakan cara konvensional serta

data-data member masih disimpan di dalam sebuah arsip.

1.2.2. Rumusan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah diatas maka penulis merumuskan beberapa

masalah yaitu:

1. Bagaimana sistem informasi penjualan dan pendaftaran yang sedang

berjalan pada Thai Boxing Bandung.

2. Bagaimana merancang sistem informasi penjualan dan pendaftaran

konsumen di Thai Boxing Bandung.

3. Bagaimana implementasi dari sistem informasi penjualan dan

(19)

4. Bagaimana evaluasi dari sistem informasi penjualan dan pendaftaran

pada Thai Boxing Bandung.

1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian 1.3.1. Maksud Penelitian

Maksud dari penelitian ini adalah untuk membangun sistem informasi

penjualan dan pelayanan produk berbasis web pada Thai Boxing Bandung sehingga

dapat meningkatkan pendapatan penjualan dan pelayanan terhadap konsumen, serta

dapat membantu Thai Boxing Bandung dalam mengelola data member.

1.3.2. Tujuan Penelitian

Sedangkan tujuan penelitian ini adalah:

1. Untuk mengetahui sistem informasi penjualan dan pendaftaran yang

sedang berjalan pada Thai Boxing Bandung.

2. Untuk mengetahui perancangan sistem informasi penjualan dan

pendaftaran pada Thai Boxing Bandung.

3. Untuk mengetahui implementasi dari Sistem Informasi Penjualan dan

pendaftaran pada Thai Boxing Bandung.

4. Untuk mengetahui evaluasi sistem informasi penjualan dan

(20)

1.4. Kegunaan Penelitian

Dalam penelitian ini terdapat dua kegunaan penelitian, yaitu kegunaan

praktis dan akademis.

1.4.1. Keguanaan Praktis

1. Memudahkan para konsumen untuk mencari informasi produk dan

layanan dari Thai Boxing Bandung.

2. Memudahkan konsumen untuk melakukan pemesanan dan

bertransaksi dengan Thai Boxing Bandung.

3. Hasil penelitian ini akan menghasilkan suatu kesimpulan dan saran

terhadap masalah yang dihadapi Thai Boxing Bandung sebagai suatu

masukan dan bahan pertimbangan.

1.4.2. Kegunaan Akademis

1. Diharapkan penelitian ini bisa dijadikan sebagai referensi untuk

penellitian lebih lanjut bagi rekan-rekan mahasiswa yang tertarik

untuk melakukan penelitian lebih lanjut pada bidang permasalahan

yang sama.

2. Menambah wawasan dan ilmu bagi penulis dan pembaca.

1.5. Batasan Masalah

Agar tidak menyimpang dari tujuan penelitian ini, maka penulis membatasi

(21)

1. Sistem informasi penjualan dan pendaftaran yang dibuat berisi

mengenai informasi produk, menu transaksi dan pendaftaran.

2. Syarat dan ketentuan bertransaksi online dibuat oleh Thai Boxing

Bandung dan akan dicantumkan di website. Apabila konsumen ingin

melakukan transaksi diharuskan untuk terlebih dahulu membaca dan

menyetujuinya.

3. Sistem pembayaran Sistem informasi penjualan pada Thai Boxing

Bandung adalah sistem transfer antar rekening bank untuk konsumen

di luar Kota Bandung dan Cash On Delivery (COD) untuk konsumen

di dalam Kota Bandung.

4. Sistem informasi penjualan dan pendaftaran akan diimplementasikan

pada Thai Boxing Bandung Jalan Citamiang No.54 Cikaso Baru

Bandung, Jawa Barat.

5. Untuk pengiriman dalam Kota Bandung akan di lakukan oleh kurir

Thai Boxing Bandung, sedangkan pengiriman di luar Kota Bandung

akan dilakukan oleh pihak ketiga yaitu jasa pengiriman JNE.

6. Harga produk yang tercantum pada website sudah termasuk biaya

ongkos kirim, jadi konsumen tidak lagi dikenakan biaya ongkos kirim.

Kebijakan ini diambil oleh pihak Thai Boxing Bandung sebagai

(22)

7. Sistem informasi penjualan dan pendaftaran ini tidak melayani

pemesanan konsumen dari Luar Negeri, melainkan hanya melayani

pemesanan konsumen dalam cakupan wilayah Negara Indonesia.

8. Website ini hanya melayani pendaftaran member secara online,

sedangkan pembayaran dilakukan secara langsung.

9. Harga beli diambil dari rata-rata harga beli.

1.6. Lokasi dan Waktu Penelitian

Berikut merupakan lokasi penelitian dan rencana waktu penelitian yang akan

dilakukan :

1.6.1. Lokasi Penelitian

Di bawah ini merupakan informasi lokasi penelitian :

Nama Perusahaan : Thai Boxing Bandung

Alamat Perusahaan : Jl. Citamiang No.54 Cikaso Baru Bandung, Jawa Barat

(23)

1.6.2. Waktu Penelitian

Tabel 1.2 Jadwal Penelitian

NO KEGIATAN

Waktu

2012

Maret April Mei Juni Juli

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1 Pengumpulan Data

a. Observasi

b. Wawancara

c. Studi Pustaka

2 Analisis Sistem

a. Analisis Dokumen

b.

Analisis kebutuhan

sistem

3 Perancangan Sistem

a. Pembuatan prosedur

b. Pembuatan flowmap

c. Pembuatan DFD

d. Pembuatan kasus data

4 Pengembangan Sistem

(24)

b. Membuat Prototype

c. Menguji Prototype

d. Memperbaiki Prototype

e.

Mengembangkan versi

(25)

12

2.1. Konsep Dasar Sistem

Di dalam mendefinisikan sebuah sistem terdapat dua pendekatan, yaitu yang

menggunakan suatu penekanan terhadap prosedur dan penekanan terhadap komponen

atau elemennya. Pada sistem yang menekan pada komponen akan lebih mudah di

dalam mempelajari suatu sistem untuk tujuan analisis dan perancangan suatu sistem.

Pengertian sistem menurut Jogiyanto (2005:1) yang lebih menekankan pada

prosedurnya didefinisikan sebagai berikut :

“Suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan,

berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan

suatu sasaran yang tertentu” .

Sedangkan pendekatan sistem yang lebih menekankan elemen atau

komponennya menurut Jogiyanto (2005:2) adalah sebagai berikut :

“Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk

mencapai suatu tujuan tertentu”.

2.1.1. Pengertian Sistem

Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma)

adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama

(26)

dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, dimana suatu

model matematika seringkali bisa dibuat. (id.wikipedia.org/wiki/Sistem).

Sistem juga mempunyai beberapa pengertian, tergantung dari sudut pandang

mana kata tersebut didefinisikan. Secara garis besar ada dua kelompok pendekatan

untuk mendefinisikan sistem, yaitu:

1. Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada prosedurnya, pendekatan

prosedur adalah pendekatan yang menekankan pada konsep sistem

berdasarkan prosedur-prosedur yang ada di dalam sistem.

2. Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada elemen-elemen, yang artinya

sistem itu didefinisikan sebagai suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur

yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu

kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu aturan tertentu.

Definisi sistem menurut Jogiyanto (2005:2) “sistem adalah kumpulan dari

elemen-elemen yang berintegrasi untuk mencapai tujuan tertentu”.

Definisi sistem menurut Jogiyanto (2005:1) “sistem adalah suatu jaringan

kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama

untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang

tertentu”.

Dari kedua pendapat di atas mengenai pengertian sistem, dapat diambil

(27)

kerja yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya untuk mencapai suatu

tujuan tertentu.

2.1.2. Bentuk Umum Sistem

Bentuk umum dari sistem terdiri dari atas masukan (input), proses, dan

keluaran (output). Dalam bentuk umum sistem ini biasa melakukan satu atau lebih

masukan yang akan diproses dan menghasilkan output sesuai dengan yang

direncanakan sebelumnya.

Gambaran umum mengenai sistem ditunjukan pada gambar berikut ini :

Gambar 2.1 Bentuk Umum Sistem

2.1.3. Klasifikasi Sistem

Suatu sistem dapat diklasifikasikan menjadi :

1. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem abstrak dan sistem fisik. Sistem

abstrak adalah suatu sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak

tampak secara fisik, sedangkan sistem fisik adalah sistem yang ada secara

fisik.

(28)

2. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem alamiah dan sistem buatan manusia.

Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam. Sedangkan

sistem buatan manusia yang melibatkan interaksi antara manusia dengan

mesin disebut dengan human-machine.

3. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertentu dan sistem tak tentu. Sistem

tertentu adalah beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi.

Sistem komputer adalah contoh dari sistem tertentu yang tingkah lakunya

dapat dipastikan berdasarkan program-program yang dijalankan. Sedangkan

sistem tak tentu adalah system yang kondisi masa depannya tidak dapat

diprediksi karena mengandung unsure probalitas.

4. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertutup dan sistem terbuka. Sistem

tertutup adalah sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh

denngan lingkungan luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya

turut campur tangan dari pihak luarnya. Sedangkan sistem terbuka adalah

sistem yang berhubungan dan terpengaruhi dengan lingkungan luarnya.

2.1.4. Elemen Sistem

Ada beberapa elemen yang membentuk sebuah sistem, yaitu : tujuan,

masukan, proses, keluaran, batas, mekanisme pengendalian dan umpan balik serta

lingkungan. Berikut penjelasan mengenai elemen-elemen yang membentuk sebuah

(29)

1. Hardware

Kumpulan dari perangkat keras yang terlihat memungkinkan dapat

membentuk sistem seperti komputer, printer dan jaringan.

2. Software

Kumpulan dari perintah-perintah/fungsi yang ditulis dengan aturan tertentu,

memerintahkan komputer agar melaksanakan fungsi tertentu.

3. Data

Bahan dasar dari suatu informasi berupa fakta yang mengangkat

kejadian-kejadian nyata dan dituangkan kedalam suatu simbol.

4. Prosedur

Suatu tahapan yang berupa urutan kegiatan yang saling berhubungan untuk

mencapai tujuan yang berupa suatu dokumen prosedur seperti : buku petunjuk

operasional dan teknis.

5. Manusia

Merupakan pelaksana dari suatu sistem informasi seperti : Operator,

Programmer, Analyst, Designer dan sebagainya

2.1.5. Karakteristik Sistem

Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat yang tertentu, yaitu

(30)

lingkungan luar system (environments), penghubung (interface), masukan (input),

keluaran (output), pengolah (process), dan sasaran (objectives) atau tujuan (goal).

a. Komponen sistem

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang

artinya saling berinteraksi yang artinya saling bekerja sama memebentuk satu

kesatuan. Komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa

suatu subsistem atau bagian bagian bagian dari sistem.

b. Batasan sistem

Batas sistem merupakan daerah yang membetasi antara suatu sistem dengan

sistem yang lainnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang

sebagai satu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukan ruang lingkup dari sistem

tersebut.

c. Lingkungan luaran sistem

Lingkungan dari luar suatu sistem adalah apapun batas dari sistem yang

mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat

mengntungkan dan dapat juga bersifat merugikan sistem tersebut. Lingkungan

luar yang menguntungkan merupakan energi dari sistem dan dengan demikian

harus tetap dijaga dan dipelihara. Lingkungan luar yang merugikan harus ditahan

dan dikendalikan, jika tidak maka akan mengganggu kelangsungan hidup dari

(31)

d. Penghubung sistem

Penghubung merupakan media penghubung antara satu subsistem yang lainnya.

Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu

subsistem ke subsistem lainnya.

e. Masukan sistem.

Masukan adalah energi yang dimasukan kedalam sistem. Masukan dapat berupa

perawatan dan masukan sinyal. Masukan perawatan adalah energi yang

dimasukan supaya sistem tersebut dapat beroprasi. Masukan sinyal adalah energi

yang diproses untuk didapatkan keluaran.

f. Keluaran sistem

Keluaran adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi

keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merugikan masukan

untuk subsistem yang lain.

g. Pengolahan sistem

Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah

masukan menjadi keluaran.

Suatu sistem produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan

bahan-bahan yang lain menjadi keluaran yang berupa barang.

h. Sasaran sistem

Suatu sistem pasti mempunyai tujuan atau sasaran, sasaran dari sistem sangat

menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan

(32)

2.2. Pengertian Informasi

Informasi adalah hasil pemrosesan data yang diperoleh dari setiap elemen

sistem tersebut menjadi bentuk yang mudah dipahami dan merupakan pengetahuan

yang relevan yang dibutuhkan oleh orang untu menambah pemahamannya terhadap

fakta-fakta yang ada. Informasi bagi setiap elemen akan berbeda satu sama lain sesuai

dengan kebutuhannya masing-masing.

Menurut pendapat Drs. Krismiaji dalam bukunya Sistem Informasi

Akuntansi mendefinisikan bahwa :

Informasi adalah data yang telah diorganisasi dan telah memiliki kegunaan

dan manfaat”. (4,15)

Dalam bukunya Drs. Krismiaji menjelaskan bahwa informasi yang baik dan

dapat dipertanggungjawabkan harus memiliki karakteristik sebagai berikut :

1. Relevan

Menambah pengetahuan atau nilai bagi para pembuat keputusan, dengan cara

mengurangi ketidakpastian, menaikkan kemampuan untuk memprediksi atau

menegaskan atau membenarkan ekspektasi semula.

2. Dapat dipercaya

(33)

3. Lengkap

Tidak menghilangkan data penting yang dibutuhkan oleh para pemakai.

4. Tepat waktu

Disajikan pada saat yang tepat untuk mempengaruhi proses pembuatan keputusan.

5. Mudah dipahami

Disajikan dalam format yang mudah dimengerti.

6. Dapat diuji kebenarannya

Memungkinkan dua orang yang kompeten untuk menghasilkan informasi yang

sama secara independent.

2.3. Pengertian Sistem Informasi

Menurut Jogiyanto ( 2005 : 11) sistem informasi dapat didefenisikan sebagai

berikut : “Sistem Informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang

mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi,

bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan

pihak luar tertentu dan laporan-laporan yang diperlukan.” Menurut Abdul kadir

dengan judul buku Pengenalan Sistem Informasi, sistem informasi tidak harus

melibatkan komputer. Sistem yang menggunakan komputer biasa disebut sistem

informasi berbasis komputer (Computer Based Information Systems atau

(34)

2.3.1. Pengertian Penjualan

Penjualan adalah suatu usaha yang terpadu untuk mengembangkan

rencana-rencana strategis yang diarahkan pada usaha pemuasan kebutuhan dan keinginan

pembeli, guna mendapatkan penjualan yang menghasilkan laba.

Penjualan dapat dilakukan dengan berbagai cara, ada penjualan yang

dilakukan secara tunai dan ada yang dilakukan secara kredit. Penjualan tunai

dilakukan apa bila pembayaran telah diterima oleh penjual kemudian barang akan di

berikan secara langsung ke pada pembayar dan ini sudah umum dilakukan juga

dianggap sebagai penjulan yang lazim, dan penjualan yang dilakukan secara kredit

adalah merupakan hal tagihan yang timbul dari transaksi penjualan barang atau jasa,

dan merupakan komponen besar dalam aktiva lancar. Piutang dagang memiliki

kecairan nomor dua setelah kas/ bank.

Melakukan penjualan adalah suatu kegiatan yang ditunjukkan untuk mencari

pembeli, mempengaruhi, dan memberi petunjuk agar pembelian dapat menyelesaikan

kebutuhannya dengan produksi yang ditawarkan serta mengadakan perjanjian

mengenai harga yang menguntungkan bagi kedua pihak.

Kegiatan penjualan terbagi kedalam dua cara, yaitu:

1. Penjualan Tunai

Penjualan secara langsung kepada pembeli atau konsumen dengan pembayaran

(35)

2. Penjualan kredit Penjualan barang yang dilakukan dengan cara mengirim barang

atau menjual barang sesuai dengan pesanan dari pembeli dan tidak ada

pembayaran tertentu dan perusahaan mempunyai waktu tagihan pada pembeli

tersebut.

2.3.2. Pengertian Sistem Informasi Penjualan

Berdasarkan Pengertian-pengertian dari beberapa ahli di atas disimpulkan

bahwa Sistem Informasi Penjualan dapat diartikan sebagai suatu pembuatan

pernyataan penjualan, kegiatan akan dijelaskan melalui prosedur-prosedur yang

meliputi urutan kegiatan sejak diterimanya pesanan dari pembeli, pengecekan barang

ada atau tidak ada dan diteruskan dengan pengiriman barang yang disertai dengan

pembuatan faktur dan mengadakan pencatatan atas penjualan yang berlaku.

2.3.3. Pengertian Pendaftaran

Dalam sebuah tempat kebugaran atau latihan, pendaftaran merupakan suatu

hal yang sangat penting, karena adanya pendaftaran maka hal ini mempengaruhi

proses pengelolaan data para konsumen agar data tersebut dapat terdaftar dengan

cepat. Pengertian pendaftaran disini pada dasarnya hanya memperlancar dalam proses

pendaftaran konsumen baru, pendataan dan pemilihan kelas yang tersedia, sehingga

(36)

2.4. Electronic Commerce

Perdagangan elektronik atau e-commerce adalah penyebaran, pembelian,

penjuala

E-Commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik,

pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem

pengumpulan data otomatis.

Industrie-commerce ini sebagai aplikasi

dan penerapan dari e-business yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti

transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-marketing, atau

pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction

processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dan

sebagainya.

E-Commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business

lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian

mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan, dan sebagainya. Selain

teknologi jaringan www, e-commerce juga memerlukan teknologi databases, e-mail,

dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman

barang, dan alat pembayaran untuk e-commerce ini.

Electronic Commerce (E-Commerce) didefinisikan sebagai proses pembelian

dan penjualan produk, jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan

memanfaatkan jaringan komputer. Salah satu jaringan yang digunakan adalah

(37)

Seluruh komponen yang terlibat dalam bisnis praktis diaplikasikan disini,

seperti customer service, produk yang tersedia, cara pembayaran, jaminan atas produk

yang dijual, cara promosi dan sebagainya. Seluruh definisi diatas pada dasarnya

memiliki kesamaan yang mencakup komponen transaksi (pembeli, penjual, barang,

jasa dan informasi), subyek dan obyek yang terlibat, serta media yang digunakan

(dalam hal ini adalah internet).

Dengan menggunakan teknologi informasi, E-Commerce dapat dijadikan

sebagai solusi untuk membantu perusahaan dalam mengembangkan perusahaan dan

menghadapi tekanan bisnis. Tingginya tekanan bisnis yang muncul akibat tingginya

tingkat persaingan mengharuskan perusahaan untuk dapat memberikan respon.

Penggunaan E-Commerce dapat meningkatkan efisiensi biaya dan produktifitas

perusahaan, sehingga dapat meningkatkan kemampuan perusahaan dalam bersaing.

2.4.1 Sejarah Perkembangan E-Commerce

Istilah e-commerce telah berubah sejalan dengan waktu. Awalnya,

perdagangan elektronik berarti pemanfaatan transaksi komersial, seperti penggunaan

secara elektronik.

Kemudian dia berkembang menjadi suatu aktivitas yang mempunyai istilah

yang lebih tepat perdagangan web pembelian barang dan jasa melalui

(38)

E-Commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama

kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu

halaman-website. Pada awalnya ketika web mulai terkenal di masyarakat pada 1994, banyak

jurnalis memperkirakan bahwa e-commerce akan menjadi sebuah sektor ekonomi

baru. Namun, baru sekitar empat tahun kemudian protokol aman seperti HTTPS

memasuki tahap matang dan banyak digunakan. Antara 1998 dan 2000 banyak bisnis

di AS dan Eropa mengembangkan situs web perdagangan ini.

2.4.2 Klasifikasi E-Commerce

Penggolongan E-Commerce yang lazim dilakukan orang ialah berdasarkan

sifat transaksinya, antara lain:

1. Business to Business (B2B)

Jenis transaksi dimana pembeli biasanya membeli dalam jumlah besar karena

akan dijual kembali. Contoh penjualan grosir.

2. Business to Consumer (B2C)

Jenis transaksi dimana pembelinya perorangan dan tidak punya tujuan untuk

menjualnya kembali biasanya semacam toko online yang menjual berbagai

macam barang.

3. Consumer to Consumer (C2C)

Jenis transaksi dimana pembelinya perorangan yang tidak mempunyai tujuan

(39)

bermacam-macam barang melainkan hanya beberapa barang saja. Contoh:

online advertising.

4. Consumer to Business (C2B)

Termasuk kedalam kategori ini adalah perseorangan yang menjual produk atau

layanan kepada organisasi, dan perseorangan yang mencari penjual, berinteraksi

dengan mereka dan menyepakati suatu transaksi.

2.4.3 Kelebihan E-Commerce

Secara sederhana, perbedaan antara proses perdagangan secara manual dengan

menggunakan e-commerce dapat jelas terlihat, dimana pada proses dengan

e-commerce terjadi efisiensi pada penggunaan fax, pencetakan dokumen, entry ulang

dokumen, serta jasa kurir. Efisiensi tersebut akan menunjukkan pengurangan biaya

dan waktu/kecepatan proses. Kualitas transfer data pun lebih baik, karena tidak

dilakukan entry ulang yang memungkinkan terjadinya human error.

Selain itu, e-commerce juga sangat bermanfaat bagi customer/pelanggan dan

masyarakat umum. Secara umum, ada berbagai manfaat lain yang didapat perusahaan

saat melakukan e-commerce. Beberapa manfaat lain itu adalah sebagai berikut :

1. Keuntungan Bagi Perusahaan

(40)

Perusahaan dapat lebih mendekatkan diri dengan customer. Dengan hanya

mengklik link-link yang ada pada situs-situs, customer dapat menuju ke

perusahaan dimanapun saat itu mereka berada.

b. Perluasan pasar

Jangkauan pemasaran semakin menjadi luas dan tidak terbatas oleh area

geografis dimana perusahaan berada.

c. Perluasan jaringan mitra bisnis

Pada perdagangan tradisional, sangat sulit bagi suatu perusahaan untuk

mengetahui posisi geografis mitra kerjanya yang berada di negara lain atau

benua lain. Bagaimana pun juga, mitra kerja sangat penting untuk

konsultasi dan kerjasama baik teknis maupun non teknis. Dengan adanya

e-commerce lewat jaringan internet, hal-hal tersebut bukan menjadi masalah

yang besar lagi.

d. Efisien

Perusahaan yang berdagang secara elektronik tidak membutuhkan kantor

dan toko yang besar, menghemat kertas-kertas yang digunakan untuk

transaksi-transaksi, periklanan dan pencatatan-pencatatan. Selain itu

e-commerce juga sangat efisien dari sudut waktu yang digunakan. Pencarian

informasi-informasi produk/jasa dan transaksi-transaksi bisa dilakukan

(41)

2. Keuntungan Bagi Customer

a. Efektif

Customer dapat memperoleh informasi tentang produk/jasa yang

dibutuhkan dan bertransaksi dengan cara yang cepat dan mudah.

b. Aman secara fisik

Customer tidak perlu mendatangi toko tempat perusahaan menjajakan

barangnya dan ini memungkinkan customer dapat bertransaksi dengan

aman sebab di daerah-daerah tertentu sangat berbahaya jika berkendaraan

dan membawa uang tunai dalam jumlah yang besar.

c. Fleksibel

Customer dapat melakukan transaksi dari berbagai lokasi, baik dari rumah,

kantor, warnet, atau tempat-tempat lainnya. Customer juga tidak perlu

berdandan rapi seperti perdagangan tradisional pada umumnnya.

3. Keuntungan Bagi Masyarakat Umum

a. Mengurangi polusi dan pencemaran lingkungan

Dengan adanya e-commerce yang dapat dilakukan dimana saja, customer

tidak perlu melakukan perjalanan ke toko-toko, dimana hal ini pada

gilirannya akan mengurangi jumlah kendaraan yang berlalulalang

dijalanan. Berkurangnya kendaraan dijalanan berarti menghemat bahan

bakar (BBM) dan mengurangi tingkat polusi udara yang diakibatkan

(42)

b. Membuka peluang kerja baru

Era e-commerce akan membuka peluang-peluang kerja baru bagi mereka

yang tidak ‘buta’ teknologi. Muncul pekerjaan baru seperti pemrogram

komputer, perancang web, ahli dibidang basis data, analisis sistem, ahli

dibidang jaringan komputer, dan sebagainya.

c. Menguntungkan dunia akademis

Berubahnya pola hidup masyarakat dengan hadirnya e-commerce ,

kalangan akademisi akan semakin diperkaya dengan kajian-kajian

psikologis, antropologis, sosial-budaya, dan sebagianya yang berkaitan

dengan cara dan pola hidup yang berkaitan dengan dunia maya. Selain itu

dampak langsung dari hadirnya internet secara langsung akan menantang

kiprah ilmuwan dibidang teknik komputer, teknik telekomunikasi,

elektronika, pengembangan perangkat lunak, dan sebagainya.

d. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia

E-commerce , seperti juga teknologi komputer pada umumnya, hanya bisa

dilakukan oleh orang-orang yang tidak gagap teknologi, sehingga pada

gilirannya akan merangsang orang-orang untuk mempelajari teknologi

komputer demi kepentingan mereka sendiri. Selain itu dalam melakukan

e-commerce, seseorang suatu saat mungkin akan ‘tersesat’ ke situs-situs

(43)

2.4.4 Kekurangan E-Commerce

Walaupun adanya e-commerce memberi banyak keuntungan, masih terdapat

berbagai kekurangan dari e-commerce antara lain :

1. Bagi organisasi / perusahaan

a. Keamanan sistem rentan diserang

Terdapat sejumlah laporan mengenai website dan basis data yang dihack,

dan berbagai lubang kelemahan keamanan dalam software. Hal ini dialami

oleh sejumlah perusahaan besar seperti Microsoft dan lembaga perbankan.

Masalah keamanan ini menjadi sangat penting karena bila pihak lain yang

tidak berwenang bisa menembus sistem maka dapat menghancurkan bisnis

yang telah berjalan.

b. Persaingan tidak sehat

Di bawah tekanan untuk berinovasi dan membangun bisnis untuk

memanfaatkan kesempatan yang ada dapat memicu terjadinya tindakan

ilegal yaitu penjiplakan ide dan perang harga.

c. Masalah kompabilitas teknologi lama dengan yang lebih baru

Dengan perkembangan dan inovasi yang melahirkan teknologi baru, sering

muncul masalah yaitu sistem bisnis yang lama tidak dapat berkomunikasi

dengan infrastruktur berbasis web dan internet. Hal ini memaksa

perusahaan untuk menjalankan dua sistem independen yang tidak dapat

(44)

2. Bagi konsumen

a. Perlunya keahlian komputer

Tanpa menguasai keahlian komputer, mustahil konsumen dapat

berpartisipasi dalam e-commerce. Pengetahuan dasar komputer diperlukan,

antara lain pengetahuan mengenai internet dan web.

b. Biaya tambahan untuk mengakses internet

Untuk ikut serta dalam e-commerce dibutuhkan koneksi internet yang tentu

saja menambah pos pengeluaran bagi konsumen.

c. Biaya peralatan komputer

Komputer diperlukan untuk mengakses internet, tentu saja dibutuhkan

biaya untuk mendapatkannya. Perkembangan komputer yang sangat pesat

menyarankan konsumen untuk juga mengupdate peralatannya apabila tidak

ingin ketinggalan teknologi.

d. Risiko bocornya privasi dan data pribadi

Segala hal mungkin terjadi saat konsumen mangakses internet untuk

menjalankan e-commerce, termasuk risiko bocornya data pribadi karena

ulah orang lain yang ingin membobol sistem.

3. Bagi masyarakat

a. Berkurangnya interaksi antar manusia

Karena masyarakat lebih sering berinteraksi secara elektronik,

dimungkinkan terjadi berkurangnya kemampuan sosial dan personal

(45)

b. Kesenjangan sosial

Terdapat bahaya potensial karena dapat terjadi kesenjangan sosial antara

orang-orang yang memiliki kemampuan teknis dalam e-commerce dengan

yang tidak, yang memiliki keahlian digaji lebih tinggi dari pada yang tidak.

c. Adanya sumber daya yang terbuang

Munculnya teknologi baru akan membuat teknologi lama tidak

dimanfaatkan lagi. Misalnya dengan komputer model lama atau software

model lama yang sudah tidak relevan untuk digunakan.

d. Sulitnya mengatur internet

Sejumlah kriminalitas telah terjadi di internet dan banyak yang tidak

terdeteksi. Karena jumlah jaringan yang terus berkembang semakin luas

dan jumlah pengguna yang semakin banyak, seringkali membuat pihak

berwenang kesulitan dalam membuat peraturan untuk internet.

2.5 Pengertian Website

Secara terminologi, website adalah kumpulan dari halaman-halaman situs,

yang biasanya terangkum dalam sebuah domain atau subdomain, yang tempatnya

berada di dalam World Wide Web (WWW) di Internet.

Sebuah

(46)

yaitu protokol yang menyampaikan informasi dari server website untuk ditampilkan

kepada para pemakai melalui web browser. Semua publikasi dari website-website

tersebut dapat membentuk sebuah jaringan informasi yang sangat besar.

Halaman-halaman dari website akan bisa diakses melalui sebuah URL yang

biasa disebut Homepage

sebuah hirarki, meskipun, hyperlink-hyperlink yang ada di halaman tersebut

mengatur para pembaca dan memberitahu mereka susunan keseluruhan dan

bagaimana arus informasi ini berjalan.

Beberapa website membutuhkan subskripsi (data masukan) agar para user

bisa mengakses sebagian atau keseluruhan isi website tersebut. Contohnya, ada

beberapa situs-situs bisnis, situs-situs e-mail gratisan, yang membutuhkan subkripsi

agar kita bisa mengakses situs tersebut.

2.5.1 Jenis - Jenis Website

Dalam Pengembangan nya website terbagi menjadi dua, yaitu :

1. Website Statis

Website Statis adalah website client side, artinya website ini hanya berisi

informasi – informasi yang bagi pengguna website, bersifat satu arah dan belum

mendukung untuk proses interaksi dan jual beli antara pengguna dan pemilik

(47)

2. Website Dinamis

Website Dinamis adalah website server side, artinya website ini telah

menggunakan teknologi server dan diatur oleh seorang admin untuk mengolah

website dan telah mendukung untuk melakukan interaksi dua arah dan proses

transaksi.

2.5.2 Unsur – Unsur Website

Untuk menyediakan keberadaan sebuah website, maka harus tersedia

unsur-unsur penunjangnya, adalah sebagai berikut:

2.5.2.1 Nama domain /URL (Uniform Resource Locator)

Pengertian Nama domain atau biasa disebut dengan Domain Name atau URL

adalah alamat unik di dunia internet yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah

website, atau dengan kata lain domain name adalah alamat yang digunakan untuk

menemukan sebuah website pada dunia internet. Contoh : http://www.baliorange.net,

status sewa tahunan.

Nama domain sendiri mempunyai identifikasi ekstensi/akhiran sesuai dengan

kepentingan dan lokasi keberadaan website tersebut. Contoh nama domain

ber-ekstensi internasional adalah com, net, org, info, biz, name, ws. Contoh nama domain

(48)

perusahaan), ac.id (nama domain website pendidikan), go.id (nama domain website

instansi pemerintah), or.id (nama domain website organisasi).

2.5.2.2 Rumah tempat website (Web hosting)

Pengertian Web Hosting dapat diartikan sebagai ruangan yang terdapat

dalam harddisk tempat menyimpan berbagai data, file-file, gambar dan lain

sebagainya yang akan ditampilkan di website. Besarnya data yang bisa dimasukkan

tergantung dari besarnya web hosting yang disewa/dipunyai, semakin besar web

hosting semakin besar pula data yang dapat dimasukkan dan ditampilkan dalam

website.

Web Hosting juga diperoleh dengan menyewa. Besarnya hosting ditentukan

ruangan harddisk dengan ukuran MB(Mega Byte) atau GB(Giga Byte). Lama

penyewaan web hosting rata-rata dihitung per tahun. Penyewaan hosting dilakukan

dari perusahaan-perusahaan penyewa web hosting yang banyak dijumpai baik di

Indonesia maupun Luar Negri.

2.5.2.3 Bahasa Pemograman (Scripts Program)

Adalah bahasa yang digunakan untuk menerjemahkan setiap perintah dalam

website yang pada saat diakses. Jenis bahasa program sangat menentukan statis,

(49)

Semakin banyak ragam bahasa program yang digunakan maka akan terlihat

website semakin dinamis, dan interaktif serta terlihat bagus.

Beragam bahasa program saat ini telah hadir untuk mendukung kualitas

website. Jenis jenis bahasa program yang banyak dipakai para desainer website antara

lain HTML, ASP, PHP, JSP, Java Scripts, Java applets dsb. Bahasa dasar yang

dipakai setiap situs adalah HTML sedangkan PHP, ASP, JSP dan lainnya merupakan

bahasa pendukung yang bertindak sebagai pengatur dinamis, dan interaktifnya situs.

Bahasa program ASP, PHP, JSP atau lainnya bisa dibuat sendiri. Bahasa

program ini biasanya digunakan untuk membangun portal berita, artikel, forum

diskusi, buku tamu, anggota organisasi, email, mailing list dan lain sebagainya yang

memerlukan update setiap saat.

2.5.2.4 Desain website

Setelah melakukan penyewaan domain name dan web hosting serta

penguasaan bahasa program (scripts program), unsur website yang penting dan utama

adalah desain. Desain website menentukan kualitas dan keindahan sebuah website.

Desain sangat berpengaruh kepada penilaian pengunjung akan bagus tidaknya sebuah

website.

Untuk membuat website biasanya dapat dilakukan sendiri atau menyewa jasa

website designer. Saat ini sangat banyak jasa web designer, terutama di kota-kota

(50)

Semakin banyak penguasaan web designer tentang beragam

program/software pendukung pembuatan situs maka akan dihasilkan situs yang

semakin berkualitas, demikian pula sebaliknya. Jasa web designer ini yang umumnya

memerlukan biaya yang tertinggi dari seluruh biaya pembangunan situs dan

semuanya itu tergantung kualitas designer.

2.5.2.5 Publikasi Website.

Keberadaan situs tidak ada gunanya dibangun tanpa dikunjungi atau dikenal

oleh masyarakat atau pengunjung internet. Karena efektif tidaknya situs sangat

tergantung dari besarnya pengunjung dan komentar yang masuk. Untuk mengenalkan

situs kepada masyarakat memerlukan apa yang disebut publikasi atau promosi.

Publikasi situs di masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti

dengan pamlet-pamlet, selebaran, baliho dan lain sebagainya tapi cara ini bisa

dikatakan masih kurang efektif dan sangat terbatas. Cara yang biasanya dilakukan

dan paling efektif dengan tak terbatas ruang atau waktu adalah publikasi langsung di

internet melalui search engine-search engine (mesin pencari, spt : Yahoo, Google,

Search Indonesia, dsb).

Cara publikasi di search engine ada yang gratis dan ada pula yang membayar.

Yang gratis biasanya terbatas dan cukup lama untuk bisa masuk dan dikenali di

(51)

dengan membayar, walaupun harus sedikit mengeluarkan akan tetapi situs cepat

masuk ke search engine dan dikenal oleh pengunjung.

2.5.2.6 Pemeliharaan Website.

Untuk mendukung kelanjutan dari situs diperlukan pemeliharaan setiap

waktu sesuai yang diinginkan seperti penambahan informasi, berita, artikel, link,

gambar atau lain sebagainya. Tanpa pemeliharaan yang baik situs akan terkesan

membosankan atau monoton juga akan segera ditinggal pengunjung.

Pemeliharaan situs dapat dilakukan per periode tertentu seperti tiap hari, tiap

minggu atau tiap bulan sekali secara rutin atau secara periodik saja tergantung

kebutuhan(tidak rutin). Pemeliharaan rutin biasanya dipakai oleh situs-situs berita,

penyedia artikel, organisasi atau lembaga pemerintah. Sedangkan pemeliharaan

periodik bisanya untuk situs-situs pribadi, penjualan/e-commerce, dan lain

sebagainya.

2.6 Perangkat Lunak Pendukung Perancangan Sistem

Dalam pembuatan program aplikasi, untuk laporan tugas akhir ini penulis

menggunakan beberapa perangkat lunak yang menunjang pembuatan program

aplikasi berbasis web. Yaitu windows sebagai sistem operasi yang akan dipakai,

apache sebagai web server, php mysql sebagai database, Adobe dreamweaver CS4

sebagai layout,CSS sebagai script pengolah tampilan dan editor penulisan-penulisan

(52)

2.6.1 HTML

HTML merupakan singkatan dari hypertext markup language, yang

merupakan program penulisan informasi pada sebuah homepage. Penulisan HTML

dapat dilakukan menggunakan alat bantu seperti Notepad yang terdapat pada

windows atau simple text machintosh.

Selain itu juga dapat digunakan editor HTML seperti Adobe Dreamweaver

dan Microsoft Frontpage yang dapat memudahkan dalam menulis HTML dan

memungkinkan dokumen HTML yang dibuat dapat diakses oleh berbagai jenis

Browser. HTML berupa kode-kode tag yang memberikan instruksi pada Web

Browser untuk memberikan tampilan sesuai yang diinginkan.

2.6.2 Cascading Style Sheet (CSS)

Cascading Style Sheet (CSS) atau yang biasa disingkat dengan CSS,

merupakan suatu dokumen yang digunakan untuk melakuakan pengaturan halaman

Web yang ditulis dengan HTML atau XHTML. Penggunaan CSS tidak memerlukan

perangkat lunak tertentu karena CSS merupakan script yang telah embedded dengan

HTML.

CSS digunakan oleh Web Designer untuk menentukan warna, jenis, huruf,

tata letak, dan berbagai aspek tampilan dokumen. CSS digunakan terutama untuk

(53)

lainnya) dengan presentasi dokumen (yang ditulis dengan CSS). Pemisah ini

ditujukan agar dapat mmemisahkan aksesibilitas isi, memberikan lebih banyak

keleluasaan dan kontrol terhadap tampilan, dan mengurangi kompleksitas serta

pengulangan pada strukur isi.

2.6.3 PHP

PHP (akronim dari PHP Hypertext Preprocessor) yang merupakan bahasa

pemrogramman berbasis web yang memiliki kemampuan untuk memproses data

dinamis.

PHP dikatakan sebagai sebuah server-side embedded script language artinya

sintaks-sintaks dan perintah yang kita berikan akan sepenuhnya dijalankan oleh

server tetapi disertakan pada halaman HTML biasa. Aplikasi-aplikasi yang dibangun

oleh PHP pada umumnya akan memberikan hasil pada web browser, tetapi prosesnya

secara keseluruhan dijalankan di server.

Pada prinsipnya server akan bekerja apabila ada permintaan dari client.

Dalam hal ini client menggunakan kode-kode PHP untuk mengirimkan permintaan ke

server (dapat dilihat pada gambar dibawah). Ketika menggunakan PHP sebagai

server-side embedded script language maka server akan melakukan hal-hal sebagai

berikut :

1. Membaca permintaan dari client/browser

(54)

3. Melakukan instruksi yang diberikan oleh PHP untuk melakukan modifikasi

pada halaman/page.

4. Mengirim kembali halaman tersebut kepada client melalui internet atau

intranet.

Gambar 2.2 Cara Kerja Pada PHP

2.6.3.1 Keuntungan PHP

1. PHP dapat dijalankan pada platform yang berbeda-beda (Windows,

Linux, Unix, etc.)

2. PHP mudah dipelajari. Karena bersifat open source dan memiliki

banyak sumber referensi.

3. Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis

dan developer yang siap membantu dalam pengembangan. <HTML>

<?PHP

<HTML>

Hello HTTP request WEB SERVER

CLIENT Browser creates the

web page

Server Response

(55)

2.6.4 MySQL

MySQL adalah suatu perangkat lunak database relasi (Relational Database

Management System atau RDBMS), seperti halnya ORACLE, Postgresql, MS SQL,

dan sebagainya. MySQL AB menyebut produknya sebagai database open source

terpopuler di dunia.

Berdasarkan riset dinyatakan bahwa bahwa di platform Web, dan baik untuk

kategori open source maupun umum, MySQL adalah database yang paling banyak

dipakai. Menurut perusahaan pengembangnya, MySQL telah terpasang di sekitar 3

juta komputer. Puluhan hingga ratusan ribu situs mengandalkan MySQL bekerja

siang malam memompa data bagi para pengunjungnya.

2.6.4.1 Keunggulan MySQL

Penyebab utama MySQL begitu popular di kalangan Web adalah karena ia

memang cocok bekerja di lingkungan tersebut. Keuntungan penggunaan MySQL

antara lain :

1. MySQL tersedia di berbagai platform Linux dan berbagai varian Unix.

2. Fitur-fitur yang dimiliki MySQL memang yang biasanya banyak

dibutuhkan dalam aplikasi Web. Misalnya, klausa LIMIT SQL-nya,

praktis untuk melakukan paging.

3. MySQL memiliki overhead koneksi yang rendah. Karakteristik ini

(56)

request skrip akan melakukan koneksi, mengirimkan satu atau lebih

perintah SQL, lalu memutuskan koneksi lagi. Cobalah melakukan hal ini

dengan Interbase atau bahkan Oracle. Maka dengan load beberapa

request per detik saja server Web/database mungkin akan segera

menyerah karena tidak bisa mengimbangi beban ini.

2.6.4.2 Konektivitas PHP-MySQL

Untuk menjalankan perintah-perintah MySQL dari dalam script PHP

dibutuhkan fungsi-fungsi koneksi tersendiri.

Berikut adalah fungsi-fungsi yang menghubungkan MySQL dengan PHP:

a. mysql_connect ( )

PHP menyediakan fungsi ini untuk membuat koneksi ke MySQL

server, fungsi ini membutuhkan tiga buah argument : hostname,

database username, dan database user password.

$link_id = mysql_connect (“localhost”,”phpuser”,”phppass”);

b. mysql_list-dbs ( )

Fungsi ini berakibat sama dengan perintah show databases pada

mysql, berfungsi untuk menampilkan database-database yang tersedia.

(57)

c. mysql_list_tables ( )

Menampilkan table-table yang berada dalam database yang sedang

digunakan.

$result = mysql_list_tables (“mysql”,”$link_id”);

d. mysql_num_row ( )

Kita dapat mengetahui jumlah record yang dihasilkan oleh suatu query

dengan menggunakan fungsi ini.

$num_rows = mysql_num_rows ($result);

e. mysql_fetch_row ( )

Memanggil record-record yang diambil dari server, menghasilkan set

pointer yang dihasilkan oleh query sebelumnya.

$fetched_row = mysql_fetch_row ($result_set);.

2.6.5. Xampp

XAMPP merupakan singkatan dari X (empat system operasi apapun),

Apache, MySQL, PHP, Perl. XAMPP merupakan tool yang menyediakan paket

perangkat lunak ke dalam satu buah paket. Dalam paketnya sudah terdapat Apache

(web server), MySQL (database), PHP (server side scripting), Perl, FTP server,

phpMyAdmin dan berbagai pustaka bantu lainnya. Dengan menginstall XAMPP

maka tidak perlu lagi melakukan instalasi dan konfigurasi web server Apache, PHP

(58)

Saat ini Xampp banyak digunakan digunakan sebagai web server karena

memiliki banyak kelebihan seperti :

1. Apache termasuk dalam kategori free software (perangkat lunak

gratis).

2. Instalasi dan setting yang tergolong sangat mudah.

3. Xampp mampu berjalan di banyak platform sistem operasi seperti

Windows, Linux,dll.

2.6.6. Apache

Server HTTP Apache atau Server Web/WWW Apache adalah server web

yang dapat dijalankan dibanyak sistem operasi (Unix, BSD, Linux, Windows,

Novotel Netware dan lainnya) yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs

web. Protokol yang digunakan untuk melayani fasilitas web/www ini menggunakan

HTTP.

Apache memiliki fitur-fitur yang canggih seperti pesan kesalahan yang dapat

dikonfigur, autentikasi berbasis basis data dan lain-lain. Apache juga didukung oleh

sejumlah antar muka pengguna berbasis grafik (GUI) yang memungkinkan

penanganan server menjadi mudah.

Apache merupakan software open source dikembangkan oleh komunitas

terbuka yang terdiri dari pengembang-pengembang dibawah naungan Apache

(59)

2.6.7. Adobe Dreamweaver CS4

Adobe Dreamweaver CS4 adalah salah satu aplikasi untuk melakukan

perancangan website. Aplikasi ini merupakan versi terbaru dari versi Adobe

Dreamweaver.

Aplikasi ini sudah sangat banyak digunakan para programer dalam

perancangan dan pembuatan website. Adapun kelebihan – kelebihan dari Adobe

Dreamweaver CS4 antara lain:

1. Tampilan Adobe Dreamweaver yang interaktif.

2. Adanya penambahan menu pada user interface nya berupa workspace

switcher yang berfungsi untuk mengatur tampilan jendela kerja sesuai

dengan yang diinginkan seperti desainer, classic, coder plus, dual screen,

sehingga lebih memudahkan user.

3. Adanya penambahan fitur dan menu-menu yang sangat berguna bagi para

(60)

47

3.1. Objek Penelitian

Objek penelitian pada penelitian ini adalah Sistem Informasi Penjualan Pada

Thai Boxing Bandung Jl.Citamiang No.54 Cikaso Baru, Bandung.

3.1.1. Sejarah Singkat Perusahaan

Thai Boxing Bandung merupakan suatu camp atau tempat yang didirikan

pada tanggal 09 Agustus 2008, oleh Jose Mada dan Bambang S.E, mereka

merupakan pendiri dari Thai Boxing Bandung yang sebelumnya hanya bergerak

sebagai tempat untuk melatih orang-orang yang hobi akan olahraga beladiri.

Dengan kerja keras, komitmen yang tinggi, mengikuti perkembangan,

kebutuhan dan selalu mengutamakan kepuasan konsumen, sekarang Thai Boxing

Bandung tidak hanya melayani untuk melatih olahraga beladiri saja, tetapi juga Thai

Boxing Bandung menyediakan dan melayani bagi para konsumen yang

(61)

3.1.2. Visi Dan Misi Perusahaan

Berikut merupakan Visi dari Thai Boxing Bandung:

1. membuat konsumen puas atas produk yang dibelinya, dengan selalu

memberikan produk berkualitas dan pelayanan terbaik.

2. Menyelenggarakan camp Thai Boxing Bandung berskala internasional,

guna melahirkan generasi muda yang berprestasi dan mandiri.

Berikut merupakan Misi dari Thai Boxing Bandung menjadi yang terdepan

dalam menjual perlengkapan olahraga beladiri dan mewujudkan anggota Thai Boxing

Bandung yang berdisiplin, sportivitas dan rendah diri.

3.1.3. Struktur Organisasi Perusahaan

Struktur organisasi adalah susunan hubungan antara atasan dengan para staff

dan aktivitas satu dengan lainya serta pertangung jawaban,wewenang melalui

tujuan perusahaan pada pencapaian sasarannya. Untuk itu struktur organisasi

perusahaan dibuat agar tujuan dan tanggung jawab yang telah ditetapkan dapat

(62)

Ketua

Gambar 3.1 Struktur Organisasi Thai Boxing Bandung

(sumber : Thai Boxing Bandung)

3.1.4. Deskripsi Kerja

Menurut Jogiyanto (2005:28), Deskripsi tugas merupakan suatu rincian yang

menunjukan posisi, tanggung jawab, wewenang, fungsi dan tugas-tugas yang harus

dikerjakan oleh seorang personil di dalam suatu organisasi.

Berdasarkan struktur organisasi pada Gambar 3.1 di atas, berikut merupakan

(63)

1. Ketua

Dalam hal ini ketua dipegang oleh pemilik usaha yang memberikan

perlindungan baik secara hukum maupun secara teknik dan

Menentukan kebijakan serta strategi perusahaan untuk jangka pendek,

menengah, dan panjang.

2. Penasehat

Bertugas untuk memberikan saran maupun nasehat kepada ketua

dalam pengambilan suatu keputusan serta membantu ketua dalam

menetapkan kebijaksanaan perusahaan.

3. Penanggung Jawab

Bertugas sebagai penanggung jawab segala hal yang berhubungan

dengan segala sesuatu yang terjadi di dalam perusahaan.

4. Wakil Ketua

Bertugas sebagai orang yang mengontrol dan menjalankan perusahaan

sesuai dengan perintah ketua.

5. Administrasi

Bertugas mengolah seluruh proses transaksi penjualan, keuangan,

pelayanan konsumen, mengolah data member, membuat laporan

penjualan bulanan, dan juga laporan keuangan.

6. Marketing

Bertugas dan bertanggung jawab terhadap penjualan atau pemasaran

(64)

7. Chief Trainer

Bertugas sebagai pembuat program latihan untuk para member,

bertanggung jawab dan mengawasi atas program yang dijalankan oleh

para crew trainer.

8. Crew Trainer

Bertugas sebagai pelatih para member dan menjalankan program

latihan yang telah di buat oleh chief trainer.

3.2. Metode Penelitian

Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini mengarah kepada tujuan

yang ingin dicapai. Metode yang digunakan untuk mencari dan mengumpulkan

data-data yang diperlukan adalah metode deskriptif, sebagai upaya untuk mendapatkan

gambaran dan penjelasan keadaan objek penelitian pada saat sekarang berdasarkan

fakta-fakta yang tampak.

3.2.1 Desain Penelitian

Untuk jenis metode penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini

adalah dengan menggunakan metode deskriptif yaitu membuat gambaran dari objek

yang diteliti secara sistematis, faktual dan akurat tentang fakta, sifat, dan hubungan

Gambar

Gambar 2.2  Cara Kerja Pada PHP
Gambar 3.1 Struktur Organisasi Thai Boxing Bandung
Gambar 3.3 Langkah-langkah Dalam Normalisasi
Gambar 4.1  Flow Map Sistem Informasi Penjualan dan pembelian Yang Sedang Berjalan
+7

Referensi

Dokumen terkait

Pengaruhprofitabilitas Terhadap Manajemen Laba Melalui Aktiva Pajak Tangguhan Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010 – 2012.. Universitas

Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran Fakultas Pendidikan. Ekonomi

Inti dari pemikiran daniel Bell dalam bukunya The End Of Ideology adalah bahwa penyelesaian menyeluruh terhadap problem kemanusiaan yang dilakukan oleh Ideologi besar

a) Kurikulum SDIT Baitul Jannah memuat 8 mata pelajaran, 8 muatan lokal dan pengembangan diri. Muatan lokal maupun kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang

ASEAN Senior Officials Meeting on Youth (SOMY), and other relevant ASEAN Sectoral Ministerial Bodies to take necessary efforts to implement the ASEAN Youth

Setelah mengidentifikasi saran dari masalah yang ada, siswa dapat mengemukakan saran penyelesaian masalah (sederhana) berkaitan dengan kewajiban dan hak dalam keluarga

Kedua orang tua, Bapak Syahlan IS dan Ibu Entin Kartini yang menjadi motivasi terbesar untuk menyelesaikan tugas akhir ini dan yang selalu menantikan

Data-data yang menunjukkan peningkatan kemandirian peserta didik dalam menjaga kebersihan diri (personal hygiene) dapat dilihat dari hasil penelitian pada prasiklus peserta