Representasi Perseteruan Dalam Karikatur Nurdin Halid Arifin Panigoro Pada Rubrik Gaya Hidup (Studi Semiotik Representasi Perseteruan Dalam Karikatur Nurdin Halid Arifin Panigoro Pada Rubrik Gaya Hidup Majalah Tempo Edisi 11-16 Januari 2011)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Berdasarkan hasil analisis dan interpretasi dari karikatur ”Ancang- Ancang Cicak Versus Buaya” yang terdapat pada Majalah Tempo edisi 3-9 Agustus 2009 diperoleh kesimpulan bahwa
Ikon dalam tampilan karikatur “KESETRUM TENDER PROYEK LISTRIK” majalah TEMPO edisi 16-22 Januari 2012 adalah wajah seorang laki-laki gemuk yang mengenakan pakaian hitam
Ikon dalam tampilan karikatur “KESETRUM TENDER PROYEK LISTRIK” majalah TEMPO edisi 16-22 Januari 2012 adalah wajah seorang laki-laki gemuk yang mengenakan pakaian hitam
peneliti lebih menekankan pada rubrik Catatan Pinggir majalah Tempo yang tulisan- tulisannya berisi pertanyaan dan pernyataan yang mengandung kebenaran. Pemilihan kata dan
Media penelitian skripsi ini adalah Majalah Tempo, dikarenakan keberadaan edisi 3-9 Januari 2011 yang membahas seputar jalannya pertandingan serta menyoroti kinerja PSSI
AJI WIDODO, PEMAKNAAN KARIKATUR “ANCANG-ANCANG CICAK VS BUAYA (Studi Semiotik Tentang Pemaknaan Karikatur “Ancang-Ancang Cicak vs Buaya” Pada Majalah Tempo Edisi 3-9 Agustus
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna karikatur “Ahmadiyah Tanpa Negara” pada cover majalah Tempo edisi 14-20 Februari 2011.. Teori yang digunakan adalah semiotik
Sesuai dengan perumusan masalah yang ada maka tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah pemaknaan karikatur Versi “Don Komo” majalah Tempo