• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PENGGUNAAN ALGORITMA GENETIKA UNTUK PERBAIKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN RADIAL BASIS FUNCTION

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISIS PENGGUNAAN ALGORITMA GENETIKA UNTUK PERBAIKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN RADIAL BASIS FUNCTION"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2 Arsitektur JST RBF
Gambar 3. Flowchart GA dan AGA RBF  a.  Representasi Kromosom dan Inisialisasi
Tabel 2. VariasiVariabel GARBF dan  AGARBF
Tabel 6. Penurunan Akurasi RBF vs AGARBF  Neuron  Hidden  Layer  Akurasi  RBF (%)  Akurasi  AGARBF (%)  Penurunan (%)  7 97.78  97.55  0.22  8 97.78  97.11  0.67  9 97.78  97.11  0.66  10 96.89 95.78  1.11  3.6  Perbandingan Akurasi AGARBF vs
+2

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan arsitektur jaringan tersebut dilakukan proses pelatihan dengan menggunakan data pelatihan yang tersedia, jika disain JST menunjukkan akurasi yang tinggi atau toleransi

Algoritma Genetika dapat digunakan untuk mengoptimalkan kerja JST, dalam hal ini dilakukan pada struktur neuron pada lapis tersembunyi untuk memperoleh model terbaik yang diukur

Identifikasi buah Mangga Gedong Gincu Cirebon berdasarkan citra RGB menggunakan JST mendapatkan akurasi sebesar 66,6% pada epoch 2500 dengan jumlah variasi neuron 2

Fi adalah jumlah neuron masukan neuron I dalam Jaringan Syaraf Tiruan. Hitung keluaran yang didapatkan dari neuron dalam layer tersembunyi :. n adalah jumlah masukan pada neuron j

Penelitian serupa juga dilakukan oleh Alwakeel dan Shaaban (2010) yang melakukan penelitian Face Recognation menggunakan JST Levenberg-Marquardt dengan akurasi 98%, sedangkan

Model JST lapisan kompetitif merupakan bagian jumlah yang besar pada jaringan syaraf Pada dasamya, hubungan antara satu neuron dengan neuron lainnya pada lapisan

Parameter yang menghasilkan akurasi maksimal yaitu jumlah hidden layer 1, jumlah neuron tiap layer 20, nilai learning rate 0.05, fungsi aktivasi tansig untuk hidden

• JST dibentuk sebagai generalisasi model matematika dari jaringan syaraf biologi, dengan asumsi bahwa: Pemrosesan informasi terjadi pada banyak elemen sederhana neuron Sinyal