KANDUNGAN KARBOHIDRAT DAN ORGANOLEPTIK MIE SUWEG (Amorphophallus campanulatus) DENGAN PENAMBAHAN Kandungan Karbohidrat Dan Organoleptik Mie Suweg (Amorphophallus campanulatus) Dengan Penambahan Pewarna Kulit Buah Naga (Hylocereus undatus) Dan Wortel (Dau
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Uji Karbohidrat dan Kualitas Kerupuk Tepung Tapioka dengan Penambahan Tepung Biji Nangka (Artocarpus heterophyllus) dan Buah Naga (Hylocereus costaricensis).. sebagai
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas organoleptik kerupuk dan mengetahui kadar karbohidrat kerupuk tepung tapioka dengan penambahan tepung biji nangka dan buah
Pati suweg yang dimodifikasi secara esterifikasi pada berbagai konsentrasi CH3COOH dan lama reaksi berpengaruh sangat nyata terhadap kadar abu, kadar lemak, viskositas
Kadar gula total cookies paling tinggi yaitu sebesar 37,29% pada perlakuan tepung ampas tahu 0% dan tepung kulit buah naga 2%, sedangkan kadar gula total paling rendah yaitu
Pada Gambar 1 dapat dilihat bahwa tingkat proporsi tepung suweg berpengaruh terhadap karakteristik tekstur produk cookies yang dihasilkan.. Produk cookies yang
Penelitian ini tentang kulit pangsit yang memiliki bahan utama tepung terigu yang ditambahkan dengan tepung mocaf dan penambahan puree wortel. Penelitian ini bertujuan
Berdasarkan data yang telah diperoleh, tingkat kesukaan panelis terhadap tekstur mie basah dengan penambahan ekstrak kulit buah naga super merah dapat
Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi perbandingan antara tepung mocaf dan bubur kulit buah naga merah berpengaruh nyata terhadap kadar air , kadar abu,