• Tidak ada hasil yang ditemukan

EVALUASI SISTEM SALURAN DRAINASE PADA KECAMATAN MEDAN HELVETIA,KOTA MEDAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "EVALUASI SISTEM SALURAN DRAINASE PADA KECAMATAN MEDAN HELVETIA,KOTA MEDAN"

Copied!
111
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.1 Siklus Hidrologi
Tabel 2.7 Nilai Variabel Reduksi Gauss  No.  Periode ulang, T (tahun)  Peluang  KT
Tabel 2.11 Kriteria Kerugian Ekonomi
Gambar 3.1 Peta Lokasi Penelitian (Kecamatan Helvetia Kota Medan)  Sumber:  google earth
+7

Referensi

Dokumen terkait

Disamping penentuan luas daerah pelayanan drainase dan curah hujan rencana, juga dibutuhkan besar harga koefisien pengaliran (C). Pengambilan harga C harus disesuaikan dengan

Metode yang digunakan adalah pendekatan tingkat kapasitas saluran drainase yaitu penilaian tingkat kondisi tiap ruas jaringan drainase dengan menghitung perbandingan luas penampang

2) Sistem drainase di buat secara ekslusif sehingga saluran drainase bandara Kualanamu hanya akan mengalirkan air dari hujan yang jatuh di area bandara maupun

- Adapun distribusi yang dapat digunakan adalah distribusi Log Person Type III dengan ketentuan Cs ≠ 0 yang sesuai dengan data-data yang didapat untuk uji distribusi log Person Type

Hasil evaluasi yang dilakukan pada saluran drainase terpilih di Jalan Taud, Kota Medan, diperoleh kesimpulan bahwa drainase tetap dapat menampung air buangan dari campuran limpasan

Besar debit eksisting saluran drainase yang menampung debit banjir rencana pada: Jalan Tempuling : 0,46 m3/detik Jalan Taud : 0,34 m3/detik Setelah dilakukan perhitungan ternyata

Salah satu fungsi saluran drainase yaitu sebagai pengendali air ke permukaan untuk memperbaiki daerah genangan air/banjir, akan tetapi fungsi saluran drainase di jalan Harmonika Baru

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi permasalahan yang terjadi pada saluran drainase yang tersebar di sekitar daerah Rawalumbu yang mengalami