• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

Pertumbuhan fashion terus menjadi luas disebabkan Persaingan antara industri lain terus menjadi ketat. Fashion juga menjadi bagian yang paling penting dari penampilan dan juga gaya dalam keseharian. (Tiara, Kholid, dan Fazar 2019) dulu pakaian hanya kebutuhan pokok saja, tetapi dengan seiring perkembangan zaman yang semakin moderen yang begitu cepat mengikuti tren yang sedang berlaku. Jenis pakaain yang ada pun mulai berbagai macam antara lain pakaian rumah, pakaian kerja, pakaian sekolah, tidur dan sebagainya. Fashion tidak hanya memberikan kenyamanan pada seseorang tetapi juga memberikan ciri kas tersendiri pada seseorang ketika memakai pakaian yang telah dipilih olehnya.

Ketika virus corona mulai menyerang seluruh dunia dan memberikan dampak pada perubahan tren berpakaian banyak orang. Kebiasaan yang terjadi selama covid berlangsung adalah menghabiskan waktu dirumah saja, oleh karna itu cara berpakaian berpengaruh pada banyak orang. Sehinnga orang-orang khususnya wanita lebih cenderung membeli baju tidur sebagai koleksi baju yang akan digunakan sehari-hari. Jenis baju tidur yang sebagian besar banyak digunakan oleh masyarakat umumum kususnya wanita adalah daster. Banyaknya wanita yang menggunakan daster sebagai pakaian tidur, pakaian saat memasak, mencuci, hingga saat membersihkan rumah. Potongan bebas membuat semua menjadi lebih mudah. Hal ini dimanfaatkan oleh para pembisnis pakaian untuk berinovasi pada proknya.

Sejak awal Covid, semuanya berubah. Virus corona menginfeksi 1,8 juta populasi didunia tidak hanya mempengaruhi kesejahteraan dunia Namun, juga menghantam sendi-sendi perekonomian di berbagai negara. Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Mckinsey dalam upaya bersama dengan majalah Business of fashion, industri fashion dunia akan menghadapi penurunan 27-30 persen. Kemudian lagi, dealer dan beberapa produk mewah dan bermerek akan mengalami penurunan transaksi yang lebih besar tahun ini, yaitu sekitar 35-39 persen atau berkurang sekitar 650 miliar dolar AS dibandingkan dengan tahun sebelumnya. (kompas.com, 2020). Sejauh ini corona membawa dampak yang sangat buruk bagi semuanya terutama industri

(2)

fashion. Angka penurunan ini merupakan imbas langsung dari penutupannya butik dan toko- toko.

Di Amerika serikat, angka penjualan pakaian menyusut sampai 79% pada awal april 2020.

Tetapi sebaliknya penjualan pakaian tidur mengalami kenaikantajam. Kenaikan penjualan baju tidur atau pakaian rumahan mengalami peningkatan hingga 143%. Tren tersebut tidak dapat disia- siakan oleh industri pakaian. Bermacam berbagai merek pakaian ternama didunia mulai menghasikan produk pakaian tidur yang stylish. Salah satu pakaian mewah asal german. Van laack baru saja merilis produk terbarunya dengan harga lebih dari 600 ribu.

(Medianindonesia.com, 2020). Tren tersebut juga rupanya terjadi di indonesia yang semakin banyak label besar yang memulai mengeluarkan berbagai macam pilihn baju tidur dan baju rumahan seperti daster.

Di indonesia perusahaan batik masih bertekad tahan ditengah hantaman virus corona.

Menjelang hari batik nasional, para pebisnis terus memutar otak untuk tetap bertahan. Salah satunya adalah mengalihkan produksi kebeberapa barang yang sedang laku ditengah pandemi.

Ketua Umum Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI) Komarudin Kudia mengatakan pengusaha batik mulai mengalihkan produksi masker hingga daster. Bahkan komarudin mengatakan penjualan daster batik meningkat 50%. Kebanyakan daster ditawarkan dari kisaran harga Rp. 100 ribuan hingga dibawah Rp. 100 ribu. Dari yang sebelumnya rata- rata hanya 100 daster yang terjual tapi kali ini bisa mencapai 150 daster terjual dalam seminggu.

(Detik.com,2020). Di Indonesia, daster digunakan sebagai pakaian rumah. Banyaknya wanita yang menggunakan daster sebagai pakaian tidur, pakaian saat memasak, mencuci, hingga saat membersihkan rumah. Potongan bebas membuat semua menjadi lebih mudah. Tekstur yang digunakan terasa sejuk, sangat sesuai dengan panas dan kelembapan di Indonesia. Umumnya tekstur yang digunakan adalah katun, rayon, katun paris, dan batik.

Tipe pakaian ini menjadi produk laris yang dicari masyarakat. Disebabkan anjuran yang diwajibkan dirumah saja membuat orang lebih banyaknya bekerja dirumah dan tidak mau keluar rumah. Daster menjadi pakaian yang banyak dicari oleh para wanita. Daster tidak hanya dipakai oleh golongan masyarakat bawah saja namun dipakai juga oleh golongan masyarakat atas, mulai dari golongan profesional, pejabat, sampai selebriti sekalipun juga ikut mengunakan daster.

Contohnya sarwendah yang sering mengupload foto kesehariannya dengan mengenakan daster,

(3)

apalagi saking seringnya memakaidaster sarwendah mempunyai bisnis daster yaitu Batik Kuda Mas.

Atas dasarnya kebutuhan serta kemauan konsumen terus berganti. Perusahaa harus bisa menemukan ide atau merancang strategi dengan menguasai sikap konsumen. Para pebisnis juga wajib lebih teliti dalam mengamati kebutuhan serta keinginan konsumen. Dimana tiap perusahan memberikan keunggulan-keunggulan tiap produk yang dihasilkan. Setiap perusahaan pula harus bisa menarik hati konsumen serta memberikan kepuasan kepada konsumen pada produk yang telah ditawarkan.

Seiringnya dengan pertambahnya penggunaan internet di indonesia dan berdasarkan laporan terbaru dari We Are Sosial, pada tahun 2020 disebutkan bahwa ada 175,4 juta pengguna internet di indonesia. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, adanya kenaikan sebesar 17%

atau 25 juta pengguna internet di negri ini. Berdasarkan total populasi di indonesia yang berjumlah 271,1 juta jiwa maka artinya 64% setengah penduduk di indonesia telah merasakan akses ke dunia maya.

Dalam laporan ini juga di ketahui bahwa saat ini masyarakat indonesia yang tak kalah menariknya ada 160 juta pengguna aktif dimedia sosial (medsos).

Gambar 1.1 jumlah pengguna internet indonesia Sumber: We Are Social We Are Social

Semenjak adanya pertumbuhan teknologi pembisnis memanfaatkan media sosial untuk hal yang positif dalam mengembangkan teknik pemasaran baru yang mengandalkan kemajuan teknologi. Adapun media sosial paling banyak peminat oleh pengguna internet adalah instagram.

Instagram menduduki posisi ke empat dalam daftar pengguna media sosial terbanyak di indonesia. Pengguna media sosial paling di minati teratas adalah youtobe, posisi kedua media sosial whatshap, facebook, dan posisi ke empat yaitu instagram.

(4)

Instagram banyak digunakan oleh masyarakat indonesia karna kemudahan dalam mengoperasikannya. Kemudahan ini yang kemudian dimanfaatkan oleh pelaku bisnis untuk memasarkan produknya. Instagram (juga disebut IG atau insta) adalah aplikasi berbagi foto dan video yang memungkinkan pengguna untuk mengambil foto, merekam, menerapkan saluran komputerisasi, dan menawarkannya di berbagai layanan jejaring sosial, termasuk Instagram itu sendiri. https://id.m.wikipedia.org/wiki/instagram. Tidak hanya pelaku bisnis saja yang menggunakan instagram, tetapi juga para konsumen yang sebagian besar menggunakan smartphonenya untuk melihat foto dan video yang diunggah di instagram.

Dengan adanya tampilan foto dan video yang menarik membuat adanya keinginan konsumen untuk melakukan keputusan pembelian pada suatu produk yang ditawarkan. Instagram juga sering dimanfaatkan oleh pelaku bisnis sebagai media promosi. Salah satu toko fashion yang menggunakan instagram sebagai alat media promosi produknya. Dengan akun resminya di instagram @dastersarwendahasli.

Gambar 1.2 : instagram daster kuda mas sarwendah Sumber: Instagram akun @dastersarwendahasli

@Dastersarwendahasli adalah account resmi dari Daster Kuda Mas bisnis milik artis Sarwendah. Artis kelahiran 29 agustus 1989 ialah istris dari Ruben Onsu ini mengawali bisnis dasternya semenjak tahun 2017. Awal mulanya karna seringnya memakai daster dirumah, kemudian artis berumur 34 tahun ini memutuskan untuk berbisnis daster. Menerapkan promosi melalui media online dengan memanfaatkan akun instagramnya (@sarwendah29) dengan

(5)

memanfaatkan realitas dan ketenaran yang memiliki jumlah followers yang lumayan besar, digunakan untuk memperkenalkan bisnisnya kepada masyarakat umum.

Viralnya daster kuda mas awal mulanya dari sarwendah yang memosting pertama kali fotonya dimedia sosial instagram pribadinya. Kemudian sarwendah mengambil keputusan untuk mempromosikan usahanya dimedia sosial instagram dengan nama akun @dastersarwendahasli.

Tadinya sarwendah hanya berjualan daster melalu online saja. Namun sejak satu tahun bekerja sama usahanya semakin maju dan sudah ada beberpa distributor bahkan di tanah abang juga ada . dikarenakan banyak yang meniru daster sarwendah, akhirnya sarwendah memutuskan untuk menggunakan fotonya untuk packaging diproduk dasternya. (Fimela.com). Yang membedakan produksi daster kuda mas dari motifnya yang di print sendiri. Motifnya yang original dan jika dicuci berulang kali warna daster tidak akan berubah. Banyak daster ketika dicuci jadi berubah warnanya. desain daster yang banyak macam, mulai dari yang pakai celana, agak pendek, ada yang lengan panjang untuk yang berhijab, ada juga yang tangan buntung. Harganya yang juga terjangkau yakni kisaran Rp. 90.000-Rp. 125.000 dengan harga yang sesuai dan terjangkau tentunya akan menjadi pertimbangan konsumen untuk membeli suatu produk.

Salah satu reseler daster kuda mas sarwendah di cikarang utara yaitu ibu Sumi yang sudah 3 tahun dari awal bulan januari 2018. Alasan memilih untuk menjadi reseller dari Daster Kuda Mas Sarwendah di karenakan produk yang menjamin pada kualitas produk yang di berikan, selain itu ibu sumi mendapatkan keuntungan yang lumayan banyak dari hasil berjualan daster kuda mas sarwendah. Di bawah ini data penjualan daster kuda mas sarwendah dari tahun 2019 hingga tahun 2020 :

Tabel 1.2 : Data penjualan daster kuda mas sarwendah

(6)

Sumber : data penelitian yang di olah, 2021

Menunjukan data keseluruhan penjualan daster kuda mas sarwendah dari tahun 2019 &

2020. Di tahun 2019 jumlah pertahun penjualan Daster terkecil ibu Sumi sebesar 855 daster.

Dibulan maret hanya menjualkan daster kuda mas sarwendah sebanyak 50 daster dan di bulan mei dan juni penjualan daster terbanyak mampu terjual 90 dan 80 daster perbulan. Di tahun 2020 penjualan daster bu sumi semakin meningkat mejadi 1.296 daster yang terjual pertahunnya dan penjualan terbesar di bulan mei sebanyak 150 daster yang terjual. Permintaan selalu meningkat di bulan mei dan juni di karenakan adanya bulan dan ramadhan dan hari raya idhul fitri. Dari adanya data diatas dapat disimpulkan bahwa penjualan daster kuda mas sarwendah di bu sumi memiliki pola musiman.

Promosi adalah sesuatu yang penting untuk dilakukan oleh organisasi/pengusaha sebagai inisiasi dalam memajukan suatu bisnis. Strategi dan program-program penjualan yang efektif dan efesien harus diperhatikan dengan hati-hati karena berbicara dengan pembeli dan tentang biaya yang akan dikeluarkan, ukuran biaya harus disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan perusahaan. . Sesuai (Kotler dan Armstrong, 2012) Promosi adalah suatu gerakan yang menyampaikan keunggulan suatu barang dan meyakinkan, mengingatkan, serta mendesak konsumen untuk membeli barang yang diiklankan.

Kualitas Produk merupakan hal penting yang harus diusahaakan oleh setiap perusahaan apabila menginginkan produk yang dihasilkan dapat bersaing dipasar. (aulia, artia, rio dan selly. 2021). Produk (product) adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepasar untuk mendapatkan perhatian, dibeli, digunakan, atau dikonsumsi. Sedangkan

65 70 50

65

90 80

70 65

80 80

70 70

75 75 80 90

150

100

115 115 120 130 146

100

JAN FEB MAR APRIL MEI JUNI JULI AGUST SEPT OKT NOV DES

penjualan Daster Kuda Mas Sarwendah

tahun 2019 tahun 2020

(7)

pendapat kotller dan killler (2012:142) kualitas produk adalah kemampuan produk untuk melaksanakan fungsinya termasuk di dalamnya ketahanan, keandalaan, dan kemudahan digunakan dan diperbaiki serta atribut bernilai lainnya.

Menurut (Kotler & Amstrong, 2012) dalam arti yang sempit harga (price) adalah jumlah yang ditagihkan atas suatu produk atau jasa, lebih luas lagi adalah harga sebuah nilai yang diberikan oleh pelanggan untuk mendapatkan keuntungan dari memiliki atau menggunakan suatu produk atau jasa.

Menurut (Kotler & Amstrong, 2014) keputusan pembelian adalah tahap dalam proses pengambilan keputusan pembeli dimana konsumen benar- benar membeli. Keputusan pembelian merupakan tindakan dari konsumen untuk memutuskan membeli atau tidaknya suatu produk yang ditawarkan oleh perusahaan. Konsumen akan mengambil keputusan pembelian setelah melakukan pemilihan dari berbagai alternatif yang ada.

Bedasarkan latar belakang diatas, maka penelitian ini tertarik melakukan penelitian berjudul “Pengaruh Promosi, Kualitas Produk, Dan Harga Terhadap Keputusan pembelian Pada Daster Kuda Mas Sarwendah di Cikarang”

1.2. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka dapat dirumuskan beberapa pertanyaan sebagai berikut ini :

1. Apakah ada pengaruh positif dan signifikan antara promosi terhadap keputusan pembelian pada Daster Kuda Mas Sarwendah di Cikarang ?

2. Apakah ada pengaruh positif dan signifikan antara kualitas produk terhadap keputusan pembelian pada Daster Kuda Mas Sarwendah di Cikarang?

3. Apakah ada pengaruh positif dan signifikan antara harga terhadap keputuan pembelian pada Daster Kuda Mas Sarwendah di Cikarang?

4. Apakah promosi, kualitas produk, dan harga secara simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian Daster Kuda Mas Sarwendah di Cikarang ?

1.3 Tujuan Penelitian

Berdasarkan permasalahan yang ada diatas, tujuan yang ingin di capai dalam penelitian ini sebagai berikut :

(8)

1. Untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan antara promosi terhadap keputusan pembelian pada Daster Kuda Mas Sarwendah Di Cikarang

2. Untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan antara kualitas produk terhadap keputusan pembelian Daster Kuda Mas Sarwendah Di Cikarang

3. Untuk mengetahui pengaruhpositif dan signifikan antara harga terhadap keputusan pembelian pada daster Kuda Mas Sarwendah Di Cikarang

4. Untuk mengetahui promosi, kualitas produk, dan harga berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian Daster Kuda Mas Sarwendah di Cikarang

1.4 Manfaat Penelitian

Dengan adanya penelitian maka manfaat yang didapat oleh berbagai pihak sebagai berikut:

- Manfaat Teoristis

Penelitian ini diperlukan untuk memberikan tambahan pengetahuan dan referensi untuk kemajuan pemeriksaan tambahan di bidang Ilmu manajemen pemasaran, terutama yang berkaitan dengan pengaruh promosi, kualitas produk, dan harga terhadap keputusan pembelian daster kuda mas sarwendah.

- Manfaat Institusi

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi evaluasi dan pertimbangan bagi daster kuda mas Sarwendah dimasa sekarang dan dimasa yang akan datang.

- Manfaat Penulis

Hasil dari penelitian ini diperlukan untuk menambah pemahaman dan informasi tentang hal-hal yang dapat mempengaruhi Keputusan pembelian pada Daster Kuda Mas Sarwendah.

1.5 Sistematika Penulisan

Dalam penulisan penelitian ini, sistematika penulisan disusun bedasarkan bab demi bab yang akan diuraikan sebagai berikut:

BAB I : PENDAHULUAN

Bab ini berisi mengenai latar belakang maslah, rumusan maslah, tujuan, kegunaan penelitian dan sistematika penulisan

BAB II :TINJAUAN PUSTAKA

(9)

Pada bagian ini memuat tentang (1) landasan teori, (2) penelitian terdahulu ysng relevan, dan (3) hipotesis dan model penelitian.

BAB III : METODE PENELITIAN

Pada bab ini mencakup pokok-pokok bahasan, antara lain: (1) Jenis dan Desain Penelitian (2) Definisi dan Oprasional dan Pengukuran Variabel, Populasi dan Sampel , (4) Jenis, Sumber, dan Metode Pngempulan Data, dan (5) Metode Analisis.

BAB IV : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Dalam bab ini berisi mengenai gambaran umum responden, analisis data dan pembahasanya.

BAB V : KESIMPULAN

Bagian ini merupakan simpulan dan pembahasan penelitian dan saran-saran penelitian

Gambar

Gambar 1.1 jumlah pengguna internet indonesia  Sumber: We Are Social We Are Social
Gambar 1.2 : instagram daster kuda mas sarwendah      Sumber: Instagram akun @dastersarwendahasli

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penelitian sebelumnya, subjek penelitian yang dipilih adalah film 5 Cm, sedangkan penelitian penulis memilih film King sebagai subjek penelitian. Perbedaan lainnya

Selain isi iklan, hal lain yang juga menjadi alasan penulis mengambil penilitian ini adalah dengan maraknya isu obesitas minuman bersoda slah satunya adalah produk Sprite,

Hal ini sama dengan proses komunikasi yang dilakukan oleh radio Suara Surabaya (SS) mengenai program acara jaring radio dimana Stimulus yang di berikan oleh SS melalui program

Alasan peneliti memilih objek penelitian di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kabupaten bondowoso, karena masih tingginya kasus korupsi di kabupaten Bondowoso,

Alasan Beyonce membuat karya yang dituangkan dalam video klip “Pretty Hurts” tersebut adalah karena banyaknya perempuan yang rela menyiksa dirinya sendiri dan merasa

Semakin luas pangsa pasar dan unggul dalam persaingan atau memiliki kekuatan daya saing produk yang tinggi dipasaran memungkinkan produk tersebut mendatangkan keuntungan

Harga yang memadai dan sesuai dengan kualitas produk maupun sesuai dengan daya beli konsumen juga menjadi pertimbangan konsumen untuk memilih sebuah toko..

Berdasarkan hasil wawancara, kepada 15 ibu di komunitas mengatakan bahwa alasan untuk bergabung dengan komunitas POTADS adalah karena merasa memiliki kondisi yang sama yaitu memiliki