• Tidak ada hasil yang ditemukan

RKA_DPA 2016 dan PPKD RKT 2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "RKA_DPA 2016 dan PPKD RKT 2016"

Copied!
45
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.1.
tabel berikut ini :
Tabel Perkembangan Wilayah Berdasarkan Tipologi Klasen Tahun 2011 Tipologi

Referensi

Dokumen terkait

pertumbuhan ekonomi wilayah adalah untuk menjelaskan mengapa suatu daerah dapat tumbuh cepat dan adapula yang tumbuh lambat (Sjafrizal, 2012).

Kuadran I: Daerah cepat maju dan cepat tumbuh adalah daerah yang memiliki laju pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perkapita yang lebih tinggi dari rata-rata

Pertumbuhan ekonomi yang konvergen adalah bahwa suatu wilayah, daerah atau negara tertinggal dapat mengejar ketertinggalannya dari wilayah, daerah, atau negara yang

uk, ekspor netto dan pengeluaran pemerintah daerah terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara dan mengidentifikasi sektor yang menjadi basis ekonomi di

Laju pertumbuhan ekonomi pada tahun 2013 di wilayah pulau Jawa banyak mengalami penurunan meskipun pulau Jawa merupakan daerah yang dekat dengan pusat pembangunan, penurunan

Pertumbuhan subsektor peternakan sebagai subsektor basis setelah era otonomi daerah mengalami peningkatan (LQ = 1,37) dimana kontribusinya terhadap laju pertumbuhan ekonomi

Selain dari beberapa aspek dalam pertumbuhan ekonomi, perbedaan tingkat pendapatan perkapita juga menjadi pemicu atau menjadi salah satu indikasi adanya ketimpangan

Pada dasarnya otonomi daerah pendorong dan pemicu dalam pertumbuhan perekonomian rakyat, hal ini disebabkan otonomi daerah dapat menjadi guideline dalam pembangunan