COPING STRESS PADA REMAJA YANG MENIKAH DI USIA DINI Coping Stress Pada Remaja Yang Menikah Di Usia Dini.

Teks penuh

(1)

COPING STRESS PADA REMAJA YANG MENIKAH

DI USIA DINI

SKRIPSI

Diajukan kepada Fakultas Psikologi Universitas Muhammmadiyah

Surakarta untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan dalam Memperoleh

Derajat Sarjana (S-1) Psikologi

Diajukan oleh:

Alifah Nurdjanah

F. 100120072

PROGRAM STUDI PSIKOLOGI

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS MUHAMMMADIYAH SURAKARTA

(2)
(3)
(4)
(5)

v

MOTTO

“Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,

Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain,

Dan Hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap”

(QS. Al-Insyirah: 6-8)

“Sesungguhnya Allah SWT tidak akan merubah keadaan suatu kaum hingga kaum itu merubah keadaan yang ada pada diri mereka”

(QS. Ar-Ra’du: 11)

“Perlu keberanian yang lebih untuk mengalahkan diri sendiri terutama dalam hal bermalas-malasan dan tak melakukan apapun”

(6)

vi

PERSEMBAHAN

Karya sederhana ini penulis persembahkan kepada:

Bapak, Ibu dan adik adik tercinta,

yang memberikan kasih sayang, cinta, pengorbanan, dukungan, semangat, kesabaran, dan doa yang tiada henti sehingga penulis dapat menyelesaikan karya kecil ini.

Alm. Mbah kakung yang sangat

kurindukan, terimakasih untuk waktu dan petuah-petuah yang telah diberikan, terimakasih telah menemani penulis sejak balita hingga detik-detik karya ini selesai.

Teman-teman penulis, yang selalu

(7)

vii

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum wr.wb

Alhamdulillahirobbil’alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah

menganugerahkan segenap nikmat dan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Penulis menyadari bahwa penyelesaian skripsi ini melibatkan banyak bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Maka dari itu dengan segala hormat, penulis mengucapkan terimakasih kepada:

1. Bapak Taufik Kasturi, M.Si., Ph.D, selaku Dekan Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta yang telah memberikan kesempatan dan ijin penelitian yang diberikan kepada penulis.

2. Ibu Setia Asyanti, S.Psi., M.Si, Psi selaku pembimbing akademik dan pembimbing skripsi yang telah memberikan masukan, bimbingan, dan nasehat selama ini dengan penuh kesabaran serta bersedia meluangkan waktu dan pikiran dalam penyelesaian skripsi.

3. Ibu Eny Purwandari, M.Si, selaku penguji I yang telah memberikan nasihat dan saran yang bermanfaat dalam penulisan skripsi ini.

(8)

viii

5. Ibu Dra. Partini, M.Si, selaku dosen pengampu mata kuliah Praktikum Pengelolaan Tes Psikologi yang telah memberikan banyak pengalaman, doa dan semangat selama proses belajar di bangku perkuliahan.

6. Seluruh Dosen Pengajar dan Staff Tata Usaha Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta yang telah memberikan ilmu yang bermanfaat dan membantu kelancaran penyelesaian studi penulis.

7. Sahabat penulis: Dhian, Anggit, Henny, Desi, Senja, Yasrin, Anggerhana Deni yang telah memberikan semangat, dukungan, kasih sayang, doa, dan bantuan yang sangat luar biasa selama di bangku perkuliahan. Terimakasih telah menerima penulis sebagai sahabat tanpa syarat apapun.

8. Keluarga kecil asisten Praktikum Pengelolaan Tes Psikologi : Devi, Rifai, Dewi, Hanggar, Yuniar, Desca, Rizka, Bella, Nella, Dhini, Lilis, Daradinda, Hutama. Terimakasih untuk semangat, doa, waktu dan kebersamaanya selama penulis mengerjakan tugas asisten dan skripsi. Sungguh semua momen bersama kalian akan selalu kurindukan.

9. Teman-teman PsyHouse Event and Wedding Organizer : Afifah, Yessy, Dara, Eva, Riza, Apri dan Aldi. Terimakasih untuk ilmu yang sangat bermanfaatnya selama ini.

10. Seluruh teman-teman penulis angkatan 2012 yang telah memberikan semangat dan canda tawanya selama proses belajar di fakultas Psikologi. 11.Seluruh informan yang telah bersedia meluangkan waktu dan memberikan

(9)

ix

12.Semua pihak yang tidak dapat penulis tuliskan satu per satu. Semoga Allah SWT memberikan umur yang panjang dan barokah serta membalas dengan semua kebaikan. Aamin.

Wassalamu’alaikum wr.wb.

Surakarta, Oktober2016 Penulis

(10)

x

DAFTAR LAMPIRAN ... xvii

(11)

xi

3. Perkembangan Kognitif dan Emosi pada Remaja ... 24

4. Kebutuhan Remaja ... 27

5. Pengertian Pernikahan Dini ... 36

6. Faktor Pernikahan Dini ... 37

D. Coping Stress pada Remaja yang Menikah di Usia Dini ... 39

E. Pertanyaan Penelitian ... 41

BAB III METODE PENELITIAN ... 42

A. Identifikasi Gejala Penelitian ... 42

B. Definisi Gejala Penelitian... 42

C. Informan Penelitian ... 43

(12)

xii

1. Karakteristik Informan Penelitian... 56

2. Hasil Wawancara Informan ... 57

3. Deskripsi Hasil Observasi Informan Utama ... 85

C. Pembahasan ... 102

1. Permasalahan Remaja yang Menikah di Usia Dini ... 102

2. Bentuk Stress yang Dialami Remaja yang Menikah di Usia Dini ... 108

3. Bentuk Coping Stress yang Dilakukan Remaja yang Menikah Di Usia Dini ... 114

4. Dampak Coping Stress yang Dilakukan Remaja yang Menikah Di Usia Dini ... 119

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 120

A. Kesimpulan... 120

(13)

xiii

(14)

xiv

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Jumlah Remaja di Kabupaten Sukoharjo ... 5

Tabel 2.Kasus pernikahan dini tahun 2015 ... 6

Tabel 3. Daftar Guide Pertanyaan ... 45

Tabel 4. Jadwal Pengambilan Data Informan Utama... 54

Tabel 5. Data Demografi Informan Utama ... 56

Tabel 6. Data Informan Pendukung ... 56

Tabel 7 Matriks 1.1 Usia Saat Menikah ... 57

Tabel 8. Matriks 1.2 Proses Perkenalan dengan suami ... 58

Tabel 9. Matriks 1.3 Alasan Menikah di Usia Dini ... 58

Tabel 10 Matriks 1.4 Respon Orangtua Saat Tahu Hamil ... 59

Tabel 11 Matriks 1.5 Perasaan Subjek Saat Hamil sebelum Menikah/ Menikah hingga saat ini ... 61

Tabel 12 Matriks 1 Permasalahan Internal selama Menikah ... 61

Tabel 13. Matriks 2 Permasalahan Eksternal selama Menikah... 62

Tabel 14 Matriks 2.1 Bentuk Stress Fisik yang Dialami ... 66

Tabel 15 Matriks 2.2 Bentuk Stress Psikologis/Emosional yang Dialami... 67

Tabel 16 Matriks 2.3 Bentuk Stress Interpersonal yang Dialami ... 68

Tabel 17 Matriks 2.4 Bentuk Stress Intelektual yang Dialami ... 69

Tabel 18 Matriks 3.1 Coping Stress Pada Masalah (Perilaku Aktif) ... 69

Tabel 19 Matriks 3.2 Coping Stress Pada Masalah (Perencanaan) ... 72

(15)

xv

Tabel 21 Matriks 3.4 Coping Stress Pada Masalah (Pengekangan Diri) ... 75

Tabel 22 Matriks 3.5 Coping Stress Pada Masalah (Mencari Dukungan Secara Instrumental) ... 76

Tabel 23 Matriks 3.6 Coping Stress pada Emosi (Mencari Dukungan Secara Emosional) ... 77

Tabel 24 Matriks 3.7 Coping Stress pada Emosi (Reinterpretasi Positif) ... 78

Tabel 25 Matriks 3.8 Coping Stress pada Emosi (Penerimaan Diri) ... 79

Tabel 26 Matriks 3.9 Coping Stress pada Emosi (Penyangkalan) ... 81

Tabel 27 Matriks 3.10 Coping Stress pada Emosi (Aspek Religiusitas) ... 82

Tabel 28 Matriks 4.1 Dampak Coping Pada Masalah... 84

(16)

xvi

DAFTAR BAGAN

Bagan 1. Informan LE ... 88

Bagan 2. Informan DR ... 92

Bagan 3. Informan HD ... 96

Bagan 4. Informan NY ... 100

(17)

xvii

DAFTAR LAMPIRAN

(18)

xviii

COPING STRESS PADA REMAJA YANG MENIKAH DI USIA

DINI

Alifah Nurdjanah

Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta

ABSTRAK

Pernikahan dini yang terjadi pada remaja menyebabkan remaja kehilangan salah satu tugas terpenting dalam fase remajanya, yakni mempersiapkan perkawinan dan rumah tangga. Remaja yang menikah di usia dini memiliki peran baru dalam kehidupannya sebagai seorang dewasa. Pernikahan yang dijalani seseorang memiliki permasalahan yang dapat menimbulkan adanya stress. Stress tersebut dapat diselesaikan dengan cara coping, yakni usaha atau cara individu yang dilakukan untuk menghadapi situasi menekan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui masalah yang dialami remaja yang menikah di usia dini, mengetahui bentuk stress yang dialami, mengetahui secara mendalam bagaimana remaja mengatasi stress serta mengetahui dampak dari cara tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jumlah empat informan utama dan tiga informan pendukung. Informan utama adalah remaja yang menikah di usia dini dengan usia saat menikah kurang dari enam belas tahun, sedangkan informan pendukung adalah keluarga atau orang terdekat dari informan utama. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode wawancara dan observasi sebagai alat pengumpul data. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data tematik. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa permasalahan yang terjadi pada remaja yang menikah di usia dini terbagi menjadi dua yakni masalah internal dan eksternal. Masalah internal yang dialami oleh informan antara lain emosi negatif seperti merasa sedih, menyesal, dan merasa bersalah, sedangkan masalah eksternal yang dialami antara lain masalah ekonomi dan perceraian. Akibat dari permasalahan tersebut, informan mengalami stress fisik, psikologis, intelektual dan interpersonal. Jenis coping yang digunakan untuk memecahkan masalah berjenis coping pada masalah seperti perilaku aktif, perencanaan, mencari dukungan instrumental serta jenis coping yang berfokus pada emosi seperti mencari dukungan emosional, penerimaan diri, penyangkalan dan religiusitas. Dari kedua jenis coping tersebut, tiga dari empat informan lebih banyak menggunakan jenis coping yang berfokus pada emosi. Dampak dari coping yang informan lakukan adalah merasa lega setelah mendapat dukungan emosional namun semua informan juga merasa bahwa permasalahan yang mereka hadapi saat ini belum sepenuhnya terselesaikan

(19)

xix

COPING STRESS ON ADOLESCENTS MARRIED IN EARLY AGE

Alifah Nurdjanah

Psychology Faculty, Muhammadiyah University of Surakarta

ABSTRACT

Early marriages happened in adolescents have caused them to lose one of the most important duty in their adolescents period, such as preparing for their marriage and household. Adolescents who married in early age have a new role in their life as an adult. The life of marriage person always encounter problem that may cause stress. Stress can be solved by means of coping in each individual. Coping by Lazarus in Niam (2009) is the way of individuals deal with stressful situations. The purpose of this study was to determine the problems experienced by adolescents married in early age, to find out the form of the stress experienced by them, to find out the stress coping used and determine the impact of coping itself. This study applied a qualitative method with four key informants and three supporting informants. Key informants are adolescents married in early age and they married at the age of less than sixteen years old, besides, the supporting informants are the family or relatives of the key informants. In this study, researchers used interviews and observation methods as a means of data collecting technique. The result of this study determined that the problem occurs in adolescents married in early age is divided into two: internal and external problems. The internal problems experienced by informants are such a negative emotions like feeling sad, regret, and guilty, in addition, the external problems experienced are economic problems and divorce. Due to those problems, the informant experienced some physical, psychological, intellectual and interpersonal stress. The type of coping used to solve the problems is the kinds of coping on issues such as active behavior, planning, seeking instrumental support and emotions focused coping such as seeking emotional support, acceptance, denial and religiosity. Based on those coping, three of the four informants generally used emotion focused coping to solve their problems. The impact of coping that the informant used was feeling relieved after receiving the emotional support but all informants also fell that their current problems are not done yet.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...