PENGARUH MODEL QUANTUM TEACHING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF ARGUMENTASI
SISWA KELAS X MAS MIFTAHUL FALAH DISKI TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
Oleh
DEBBY PUSPITA SIREGAR
NIM 2113311013
JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS BAHASA DAN SENI
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MEDAN
KATA PENGANTAR
Puji dan Syukur kepada Allah Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga Skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik. Skripsi ini sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan di Universitas Negeri Medan . Skripsi ini berjudul “ Pengaruh Model Quantum Teaching Terhadap Kemampuan Menulis Paragraf Argumentasi Siswa Kelas X MAS Miftahul Falah Diski Tahun Pembelajaran 2014/2015”.
Dalam penyelesaian Skripsi ini tentunya tidak lepas dari bantuan berbagai pihak baik moral maupun materil. Oleh karena itu, dengan ketulusan dan kerendahan hati penulis menuturkan ucapan terima kasih tiada terhingga kepada:
1. Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd., Rektor Universitas Negeri Medan. 2. Dr. Isda Pramuniati, M.Hum., Dekan Fakultas Bahasa dan Seni beserta
seluruh Stafnya.
3. Drs. Syamsul Arif, M.Pd., Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia sekaligus Dosen Pembimbing Akademik yang telah membimbing dan memberikan arahan mulai dari masa perkuliahan sampai penyelesaian Skripsi.
4. Syairal Fahmy Dalimunthe, S.Sos., M.I.Kom., Sekretaris Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia.
5. Fitriani Lubis, M.Pd., Ketua Jurusan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
6. Dr. Mutsyuhito Solin, M.Pd., Dosen Pembimbing Skripsi yang telah banyak membimbing penulis dalam menyelesaikan Skripsi.
7. Hendra Kurnia Pulungan, S.Sos., M.I.Kom., Dosen Penguji yang telah banyak memberikan masukan dan saran-saran.
8. Drs. H. Sigalingging, M.Pd., Dosen Penguji yang telah banyak memberikan masukan dan saran-saran.
9. Bapak dan Ibu Dosen yang telah memberikan perkuliahan selama penulis dalam menuntut ilmu.
11. Wakil Kepala Sekolah, Guru Bidang Studi, Bapak/Ibu Guru, Bapak/Ibu Pegawai serta Siswa-Siswi yang turut serta membantu penulis dalam penyusunan Skripsi.
12. Keluarga tercinta, Ayahanda Syahbuddin Siregar dan Ibunda Muliani, Abangda tersayang Dedy Fransiska Siregar, dan Adik tersayang Zulfy Aswita Dewi Siregar yang telah mencurahkan kasih sayang, doa, motivasi, dan dukungan material, serta moril kepada penulis.
13. Teman-teman seperjuangan selama perkuliahan di kelas Ekstensi C 2011 dan teman kuliah yaitu Meilan, Intan, Lydia, Fatimah, Yasmin, Kartini, Dani, Reynal, Irma. Terima kasih buat waktu yang kita lewati selama 4 tahun perkuliahan.
14. Sahabat- sahabat di Kos 12 B tercinta yaitu Wulan, Risma, Putri, Kak Winda, Inike, Indah, Novya yang selalu memberi motivasi kepada penulis, 15. Semua pihak yang selalu membantu dan memberikan doa dan semangat
kepada penulis. Mohon maaf penulis tidak dapat menyebutkannya satu per satu.
DAFTAR ISI
A. Latar Belakang Masalah ... 1
B. Identifikasi Masalah ... 3
C. Pembatasan Masalah ... 4
D. Rumusan Masalah ... 4
E. Tujuan Penelitian ... 5
F. Manfaat Penelitian ... 5
BAB II KERANGKA TEORETIS, KERANGKA KONSEPTUAL, DAN HIPOTESIS PENELITIAN ... 7
A. Kerangka Teoretis ... 7
1. Pengertian Model Pembelajaran ... 7
2. Model Pembelajaran Konvensional ... 8
a. Pengertian Model Pembelajaran Konvensional ... 8
b. Kelebihan dan Kelemahan Pembelajaran Konvensional .... 9
3. Model Quantum Teaching.. ... 10
a. Pengertian Model Quantum Teaching ... 10
b. Asas Utama Quantum Teaching ... 10
c. Prinsip-prinsip Quantum Teaching ... 10
d. Langkah-langkah Model Quantum Teaching ... 11
e. Kelebihan dan Kelemahan Model Quantum Teaching ... 12
4. Kemampuan Menulis Paragraf Argumentasi ... 13
b. Pengertian Menulis ... 13
c. Pengertian Paragraf ... 14
1) Ciri-ciri Paragraf ... 15
2) Fungsi Paragraf ... 16
3) Syarat Paragraf yang Baik ... 16
4) Penggunaan bahasa yang baik dan benar... 16
a) Diksi... 16
b) Ejaan ... 17
d. Pengertian Argumentasi ... 17
1) Ciri-ciri Paragraf Argumentasi ... 18
2) Langkah-langkah Menulis Paragraf Argumentasi ... 18
3) Contoh Paragraf Argumentasi ... 19
4) Penilaian Menulis Paragraf Argumentasi ... 20
B. Kerangka Konseptual ... 21
C. Hipotesis Penelitian ... 23
BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 24
A. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 24
1. Lokasi Penelitian ... 24
2. Waktu Penelitian ... 24
B. Populasi dan Sampel ... 24
1. Populasi ... 24
2. Sampel ... 25
C. Metode Penelitian... 26
D. Definisi Operasional Variabel Penelitian ... 27
1. Definisi Operasional ... 27
2. Variabel Penelitian ... 28
E. Jenis dan Desain Penelitian ... 28
F. Prosedur Eksperimen ... 29
H. Organisasi Pengelolah Data ... 36
I. Teknik Analisis Data ... 37
J. Uji Persyaratan dan Analisis Data... 39
1. Uji Normalitas ... 39
2. Uji Homogenitas ... 40
3. Uji Hipotesis ... 41
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 42
A. Hasil Penelitian ... 42
1. Deskripsi Kemampuan Menulis Paragraf Argumentasi Model Pembelajaran Konvensional ... 42
a. Syarat paragraf yang baik ... 44
b. Ciri – ciri paragraf argumentasi ... 45
c. Penggunaan Bahasa yang Baik dan Benar ... 45
2. Deskripsi Kemampuan Menulis Paragraf Argumentasi Model Quantum Teaching ... 48
a. Syarat paragraf yang baik ... 50
b. Ciri – ciri paragraf argumentasi ... 51
c. Penggunaan Bahasa yang Baik dan Benar ... 51
3. Mencari Standar Erorr Perbedaan Mean Kelas Kontrol (X) dan Mean Kelas Eksperimen (Y) ... 54
4. Uji Normalitas ... 55
a. Uji Normalitas Data Kelas Kontrol (X) ... 55
b. Uji Normalitas Data Kelas Eksperimen (Y) ... 57
5. Uji Homogenetis ... 59
6. Uji Hipotesis ... 60
B. Pembahasan Hasil Temuan Penelitian ... 60
1. Syarat paragraf yang baik ... 61
2. Ciri – ciri paragraf argumentasi ... 62
BAB V SIMPULAN DAN SARAN ... 64
A.Simpulan ... 64
B. Saran ... 65
DAFTAR PUSTAKA ... 66
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
Lampiran 1. Silabus ... 68
Lampiran 2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kelas Kontrol... 69
Lampiran 3. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kelas Eksperimen ... 72
Lampiran 4. Contoh Paragraf Argumentasi ... 75
Lampiran 5. Instrumen Tes Kemampuan Menulis Paragraf Argumentasi Kelas Kontrol ... 77
Lampiran 6. Hasil Belajar Siswa Kelas Kontrol ... 78
Lampiran 7. Instrumen Tes Kemampuan Menulis Paragraf Argumentasi Kelas Eksperimen ... 81
Lampiran 8. Hasil Belajar Siswa Kelas Eksperimen ... 84
Lampiran 9. Dokumentasi Penelitian ... 85
Lampiran 10. Daftar Nilai Kritis Untuk Uji Lillifors ... 87
Lampiran 11. Tabel Wilayah Luas di Bawah Kurva Normal 0 ke z ... 88
Lampiran 12. Daftar NiIai Persentil Untuk Distribusi t ... 89
Lampiran 13.Daftar Nilai Persentil Untuk Distribusi F ... 90
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Berbahasa adalah proses interaktif komunikatif yang menekankan pada aspek-aspek bahasa. Menurut Dasmiati (2012: 1) dalam penelitiannya, “Bahasa salah satu alat yang digunakan manusia untuk berkomunikasi atau berinteraksi”.
Keterampilan berbahasa meliputi empat aspek yaitu keterampilan menyimak,
berbicara, membaca, dan menulis. Keempat keterampilan berbahasa tersebut saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Penggunaan aspek kebahasaan
dalam proses pembelajaran sering berhubungan satu sama lainnya. Menyimak dan membaca erat hubungannya dalam hal bahwa keduanya merupakan keterampilan untuk menerima informasi. Berbicara dan menulis erat hubungannya dalam hal
keduanya merupakan keterampilan untuk mengekspresikan ide.
Menulis adalah kegiatan untuk mengungkapkan atau mengekspresikan gagasan (ide), pendapat, pemikiran, daya pikir, imajinasi, dan kreativitas.
Menurut Alwasilah (2001: 15), didalam penelitian Wahyudin menunjukkakn bahwa “Menulis merupakan proses yang tidak hanya menyatukan kata-kata tetapi
juga melahirkan dan mengekspresikan ide-ide atau pikiran-pikiran”.
Tahapan dalam kegiatan latihan menulis adalah menulis paragraf argumentasi. Keterampilan menulis paragraf argumentasi sangat di perlukan
dirangkaikan dan dihubungkan sebagai bukti untuk mempertahankan pendapat atau menyanggah pendapat orang lain”.
Menurut Susanti (2013: 2) di dalam penelitiannya, “Keterampilan menulis ini tidak akan datang secara otomatis, tetapi harus melalui latihan dan praktik yang banyak dan teratur”. Menurut Majid (2013: 2) didalam penelitiannya, “Keterampilan menulis merupakan keterampilan yang sangat penting dalam
lingkungan pendidikan”. Keterampilan ini terdapat di dalam Kurikulum Satuan
Tingkat Pendidikan (KTSP) siswa kelas X (Kemendiknas, 2006) dengan kompetensi dasar menulis gagasan untuk mendukung suatu pendapat dalam
bentuk paragraf argumentasi.
Menurut Sabri (2010: 51), rendahnya kemampuan menulis paragraf argumentasi karena masih rendahnya minat dan kemampuan siswa dalam
pembelajaran menulis paragraf argumentasi. Selain itu, guru belum pernah menerapkan teknik apapun untuk mengatasi hal tersebut. Pembelajaran menulis,
khususnya menulis paragraf argumentasi selama ini masih di laksanakan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional, guru menjelaskan materi dan
siswa langsung di minta untuk praktek menulis. Pembelajaran ini hanya menciptakan sosok siswa yang pasif, tidak memiliki motivasi belajar, dan tidak kreatif dalam belajar. Untuk itu perlu dilakukan upaya penerapan strategi
pembelajaran lain yang sifatnya mampu membangkitkan kreativitas siswa dalam belajar, tanpa terkecuali dalam pembelajaran menulis paragraf argumentasi.
penulis.
Untuk menghasilkan paragraf yang bercorak argumentasi, model yang di
gunakan harus menumbuhkan motivasi siswa dalam menulis paragraf argumentasi. Oleh karena itu, diperlukan suatu model yang dapat menjembati
kesulitan-kesulitan tersebut. Salah satunya adalah melalui model Quantum Teaching. Menurut DePorter (2014: 32), “Quantum Teaching merupakan belajar
yang meriah dengan segala nuansanya”. Dan Quantum Teaching juga
menyertakan segala kaitan, interaksi, dan perbedaan yang memaksimalkan momen belajar.
Berdasarkan latar belakang di atas, penulis tertarik untuk mengadakan penelitian mengenai kemampuan menulis paragraf argumentasi supaya guru semakin selektif dalam memilih bahan ajar yang sesuai bagi siswa dan
mengetahui apakah selama ini bahan ajar atau materi ajar yang di berikan kepada siswa sudah layak dan sesuai atau tidak dengan kemampuan siswanya.
B.Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah merupakan upaya mengumpulkan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan masalah yang akan diteliti atau unsur-unsur yang
mendukung masalah yang akan diteliti.
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka dapat diidentifikasi
beberapa masalah yang timbul, antara lain berikut:
2. dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia, guru masih menggunakan model pembelajaran yang kurang bervariasi
3. strategi pembelajaran yang digunakan guru dalam mengajarkan menulis paragarf argumentasi selama ini kurang efektif.
C. Pembatasan Masalah
Pada penelitian ini, penulis membatasi masalah dan memfokuskan permasalahan tentang “Strategi pembelajaran yang digunakan guru dalam
mengajarkan menulis paragarf argumentasi selama ini kurang efektif”. Penulis memilih menggunakan Model Quantum Teaching, alasan penulis menggunakan
Model Quantum Teaching karena Model ini berusaha untuk meningkatkan bakat siswa, membangkitkan motivasi dan menambah rasa percaya diri pada siswa oleh karena itu, Penggunaan Model Quantum Teaching dinilai dapat meningkatkan
kemampuan menulis paragraf argumentasi siswa kelas X MAS Miftahul Falah Diski Tahun Pembelajaran 2014/2015.
D. Rumusan Masalah
Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah
sebagai berikut.
1. Bagaimanakah pengaruh pembelajaran konvensional terhadap kemampuan menulis paragraf argumentasi siswa kelas X MAS Miftahul Falah Diski
Tahun Pembelajaran 2014/2015?
2. Bagaimanakah pengaruh model Quantum Teaching terhadap kemampuan
3. Apakah ada perbedaan antara pengaruh pembelajaran konvensional terhadap kemampuan menulis paragraf argumentasi dengan model
Quantum Teaching?
E.Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian ini adalah:
1. untuk menggambarkan kemampuan siswa menulis paragraf argumentasi menggunakan pembelajaran konvensional
2. untuk menggambarkan kemampuan siswa menulis paragraf argumentasi menggunakan model Quantum Teaching
3. untuk menggambarkan mana yang lebih efektif antara pembelajaran konvensional dan model Quantum Teaching dalam meningkatkan kemampuan menulis paragraf argumentasi siswa kelas X MAS Miftahul
Falah Diski Tahun Pembelajaran 2014/2015.
F. Manfaat Penelitian
Adapun manfaat penelitian yang diharapkan adalah sebagai berikut: 1. dengan model Quantum Teaching, diharapkan menulis paragraf
argumentasi siswa meningkat. Para siswa dapat meningkatkan kemampuan menulis dengan cara yang lebih variatif, menyenangkan, serta membuat mereka aktif dan kreatif dalam proses belajarnya. Selanjutnya siswa
2. bagi guru, khususnya guru bahasa Indonesia, akan memperoleh informasi tentang cara-cara mengupayakan peningkatan pembelajaran bahasa
Indonesia khususnya pelajaran menulis paragraf argumentasi
3. sebagai bahan masukan bagi peneliti sendiri untuk lebih memahami
keterampilan menulis khususnya dalam menulis paragraf argumentasi 4. sebagai bahan masukan bagi peneliti dalam melakukan penelitian lebih
BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
A.Simpulan
Berdasarkan hasi penelitian yang telah diuraikan, dapat di tarik simpulan sebagai berikut.
1. Kemampuan menulis paragraf argumentasi dengan menggunakan model quantum teaching di kategorikan baik ( B ) dengan nilai rata –
rata 75,71.
2. Kemampuan menulis paragraf argumentasi dengan menggunakan pembelajaran konvensional di kategori cukup ( C ) dengan nilai
rata-rata 64,71.
3. Metode quantum teaching lebih efektif digunakan dalam menulis paragraf argumentasi dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Hal tersebut dibuktikan dari kemampuan menulis paragraf argumentasi dengan menggunakan model quantum teaching
di peroleh niali rata-rata 75,71 sedangkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional diperoleh nilai rata-rata 64,71. Selanjutnya
berdasarkan perhitungan dengan uji “ t “ diperoleh nilai to = 5,41
kemudian di konsultasikan dengan pada taraf signifikansi 5%
maupun 1% dengan dk=(N1-N1) ternyata di peroleh lebih besar dari
menulis paragraf argumentatif dengan menggunakan model quantum teaching lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran
konvensional.
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan di atas, penelitian ini menyarankan beberapa hal sebagai berikut.
1. Bagi penulis perlu menguji lebih dalam tentang langkah – langkah
penggunaan model quantum teaching supaya hasil yang diperoleh lebih maksimal.
2. Kesimpulan di atas menunjukkan bahwa model quantum teaching lebih efektif digunakan untuk menulis paragraf argumentasi dibandingkan pembelajaran konvensional. Karena itu disarankan agar
guru di MAS MIFTAHUL FALAH DISKI khususnya dan secara umum guru bahasa Indonesia lainnya dapat menggunakan model
quantum teaching.
3. Menggunakan model quantum teaching diperlukan pemahaman guru
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Barus, Sanggup. 2010. Pembinaan Kompetensi Menulis. Medan: USU Press. Dalman. 2012. Keteranpilan Menulis. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Dasmiati. 2012. Pengaruh Model Quantum Teaching Terhadap Kemampuan Menulis Puisi. Logat: Jurnal Bahasa dan Sastra. Vol. I(1).20.
Depdiknas. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. DePorter, Bobbi dkk. 2014. Quantum Teaching. Bandung: Kaifa.
Gani, Erizal. 2012. Hubungan Kemampuan Kemampuan Berpikir Logis dengan Kemampuan Menulis Karangan Argumentasi. Logat: Jurnal Bahasa dan Sastra. Vol. I (1). 20.
Haryanta, Agus dan Suryanto, Alex. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia. Tanggerang: Erlangga.
Istarani. 2012. Model Pembelajaran Inovatif. Medan: Media Persada. Keraf, Gorys. 2010. Argumentasi dan Narasi. Jakarta: PT. Gramedia.
Majid, Muhammad Zulfa. 2013. Kemampuan Keterampilan Menulis Puisi Melalui Model Pembelajaran Quantum Teaching Tipe Tandur. Logat: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Vol. I (1). 2.
Margono. 2010. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Mistahul. 2010.Quantum Teaching. Yogyakarta: Diva Press. Rusman. 2012. Model-Model Pembelajaran. Bandung: Raja Pers.
Rasana, I Dewa Putu Raka. Laporan Sabbatical Leave Model- Model Pembelajaran. Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha.
Sabri, Ahmad. 2010. Strategi Belajar Mengajar dan Micro Teaching. Ciputat: Quantum Teaching.
Sobandi. 2012. Mandiri Mengasah Kemampuan Diri Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Sudijono, Anas. 2012. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D.
Surakhmad, Winarno. 2002. Metodologi Pengajaran Nasional. Bandung: Jemmars.
Susanti, Yeni 2013. Kemampuan Menulis Paragraf Argumentatif. Logat: Jurnal Ilmu-ilmu Bahasa dan Sastra. Vol. I (1). 2.
Trianto. 2011. Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivitas. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Uno, Hamzah B. 2011. Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: Bumi Aksara.
Wahono, Suratno. 2010. Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Perbukuan, Kemendikbud.
Wahyudin, 2012. Pembelajaran Menulis Paragraf Argumentasi dengan Menggunakan Model Problem Solving. Logat: Jurnal Ilmu-ilmu Bahasa dan Sastra. Vol. I (1). 2.