• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENI DAMAYANTI renidamayanti97yahoo.co.id

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "RENI DAMAYANTI renidamayanti97yahoo.co.id"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

KINERJA ALAT BOM KALORIMETER PADA PENGUKURAN

NILAI KALORI TEPUNG BERAS DAN TEPUNG TAPIOKA

RINGKASAN

Dalam penelitian ini dikembangkan teknologi perhitungan kalori makanan dengan

menggunakan bom kalorimeter makanan pada tepung beras dan tapioka. Sebelum digunakan,

tepung tapioka dan tepung beras ditimbang terlebih dahulu kemudian di masukkan di cawan

reaktan dari tembaga. Kemudian tepung beras dan tepung tapioka dimasukkan ke dalam bom

kalorimeter dengan perbandingan 1:1, 1:2, 1:3, 1:4, 1:5 gram dan variabel waktu 15, 30, 45, 60,

75 menit. Setelah tepung mengalami proses pembakaran hingga produk yang berada pada

cawan reaktan dari tembaga akan berkurang. Kemudian tepung yang sudah berkurang karena

proses pembakaran yang terbentuk dicatat waktu, suhu, volt, kuat arus dan menghitung jumlah

kalori yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu dan waktu yang

terbentuk semakin tinggi jumlah kalori yang dihasilkan. Variabel yang paling optimal dalam

perhitungan jumlah kalori adalah tepung tapioka dan tepung beras dengan perbandingan 1:5

gram dengan jumlah 1.106,29 kalori. Dengan waktu 75 detik dan pada suhu 30,6 °C

Referensi

Dokumen terkait

dunia intersubjektif yang dilembagakan atau mengalami proses institusionalisasi. Pada tahap ini, sebuah produk sosial berada proses institusionalisasi, sedangkan

Respondennya adalah pria yang telah mengalami proses pembentukan identitas seksual sebagai seorang homoseksual dan berusia 20 hingga 40 tahun atau.. berada pada kategori dewasa

Terlihat terjadi peningkatan jumlah kepadatan sel dari Chlorella Vulgaris pada hari ke-1 hingga mencapai puncaknya pada hari ke-6 setelah itu mengalami penurunan yang

Pemanfaatan Kembali Zeolit Alam Setelah Mengalami Proses Regenerasi Sebagai Penyerap Logam Cu (Tembaga) Dan Zn (Seng) Di Dalam Air Limbah Industri Pertambangan Emas.. Water

Nilai tambah dalam penelitian ini adalah perbedaan nilai serta pertambahan nilai suatu produk setelah mengalami proses pengolahan dalam suatu proses produksi, dalam

 Probabilitas steady-state adalah probabilitas bahwa proses yang diamati berada pada suatu status tertentu, misalnya j, setelah proses tersebut mengalami transisi dalam jumlah

Nilai tambah dalam penelitian ini adalah perbedaan nilai serta pertambahan nilai suatu produk setelah mengalami proses pengolahan dalam suatu proses produksi, dalam

Proses produksi dari bahan baku hingga menjadi produk dimulai dengan perendaman kacang tanah, dilanjutkan dengan proses penyaringan untuk kemudian dibumbui. Selanjutnya