WAKTU BERHARGA
Untuk Anak Kita
Dwi Budiyanto
Kita ingat kembali pesan Rasulullah saw.
Ketika kita berpulang ke rahmatullah,
hanya tiga hal yang bisa kita
harapkan:
ilmu yang bermanfaat,
amal jariyah
, dan
anak-anak salih
yang mendoakan orang tua
Ada doa yang selalu kita harapkan dari anak-anak kita kelak:
Ya Allah, ampunilah kedua orangtuaku dan sayangilah mereka
sebagaimana mereka
menyayangi ataukah
Berapa kalikah kita
memeluk dan mencium
anak
kita dalam sehari?
Bukankah Rasulullah pernah
menegur al-Aqra
’ bin
Habis
at-Tamimy karena tak pernah sekalipun
memeluk dan mencium anaknya?
Apa dayaku bila Allah mencabut
kasih sayang dari hatimu?
Rasulullah juga
mengingatkan,
Barang
siapa tidak menyayangi
tidak akan disayangi
.
Seringkah kita
berbincang
akrab dengan anak
untuk
menanamkan keimanan yang
kuat, meluruskan orientasi
Berapa seringkah orangtua
mendoakan
anak-anak dengan doa tulus
, agar
mereka tidak sekedar menjadi anak
yang cerdas tetapi juga memiliki
Banyak yang berharap anak-anak mendoakan saat orangtua mati. Tapi, banyak yang lupa
Hargailah setiap Kelebihan
Anak dan Terimalah setiap
Kekurangan yang dimiliki Anak
“
Anak-anak yang dibesarkan dengan
kedekatan yang aman (
secure
attachment
) lebih bebas
bereksplorasi untuk memenuhi rasa
ingin tahunya, lebih berani untuk
mencoba hal-hal baru, lebih mudah
menyesuaikan diri dengan orang
lain.
”
Anak yang sering dicela dan dimaki akan
cenderung rendah diri (minder). Bahkan, akan cenderung menjadi anak yang menyesali
Rasulullah memberikan keteladanan tentang bagaimana bersikap. Beliau seorang
pendidik yang berkesan di hati sahabat.
Andy F Noya dan Bu Ana
Kamu anak pandai, Nak. Suatu hari kelak kamu akan berhasil. Dengan kepandaianmu
mengarang, nanti besar kamu bisa jadi pengarang atau wartawan,
Salihkan diri dan Kembangkan
komunikasi suportif kepada anak-anak
“Dan hendaklah orang-orang takut kalau-kalau di belakang hari mereka meninggalkan keturunan yang lemah, dan mencemaskan akan mereka. Bertakwalah kepada Allah dan berkatalah
dengan qaulan sadiidan (perkataan yang benar).”
Belajarlah untuk mendengarkan anak
Sudahkah kita sering ungkapkan
Kenapa, sih, kamu nangis terus? Udah, diam
ah!
Bantulah anak-anak untuk
sukses belajar dengan doa
Bangunlah di tengah malam. Berdoalah dengan tulus untuk anak-anak kita, meski mungkin
mereka masih tertidur pulas.
Berdoalah agar mereka menjadi anak-anak yang mencintai Allah dan Rasulullah. Berdoalah agar mereka menjadi pribadi yang mulia dan cerdas. Doa orang tua seringkali lebih didengarkan Allah
Jazakumullahu
khairan katsiira
Dwi Budiyanto