• Tidak ada hasil yang ditemukan

Business Plan Peternakan Ayam Kampung

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Business Plan Peternakan Ayam Kampung"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

Business Plan Peternakan Ayam Kampung

Business Plan Peternakan Ayam Kampung

Disusun oleh: Disusun oleh:

RANGGA RIANDIKA RANGGA RIANDIKA RIDWAN ABDUL AZIS M RIDWAN ABDUL AZIS M

RIKA RISNANDA RIKA RISNANDA SARIHON PANDIANGAN SARIHON PANDIANGAN SENIMAN MAHMUD SENIMAN MAHMUD

JURUSAN PENYULUHAN PETERNAKAN

JURUSAN PENYULUHAN PETERNAKAN

SEKOLAH TINGGI PENYULUHAN PERTANIAN BOGOR

SEKOLAH TINGGI PENYULUHAN PERTANIAN BOGOR

2018

2018

(2)
(3)

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI

PENDAHULUAN PENDAHULUAN Latar Belakang Latar Belakang

Peternakan Ayam kampung atau ayam buras sudah banyak dikenal oleh Peternakan Ayam kampung atau ayam buras sudah banyak dikenal oleh masyarakat dan banyak dibudidayakan di pedesaan. Karena perawatannya masyarakat dan banyak dibudidayakan di pedesaan. Karena perawatannya tergolong mudah, daya tahan hidupnya cukup tinggi, adaptasi dengan lingkungan tergolong mudah, daya tahan hidupnya cukup tinggi, adaptasi dengan lingkungan dan makanan mudah serta banyak digemari masyarakat karena baik daging dan makanan mudah serta banyak digemari masyarakat karena baik daging maupun telurnya memiliki cita rasa yang lebih disukai dibandingkan ayam broiler. maupun telurnya memiliki cita rasa yang lebih disukai dibandingkan ayam broiler.

Secara umum, ayam kampung masih banyak dipelihara secara ekstensif Secara umum, ayam kampung masih banyak dipelihara secara ekstensif tradisional atau umbaran walaupun sudah ada beberapa peternak yang tradisional atau umbaran walaupun sudah ada beberapa peternak yang membudidayakannya secara intensif, namun jumlahnya masih sedikit. Sementara membudidayakannya secara intensif, namun jumlahnya masih sedikit. Sementara Permintaan daging ayam kampung cenderung mengalami peningkatan dari waktu Permintaan daging ayam kampung cenderung mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Menurut Dirjen Bina Produksi Peternakan saat ini pasokan daging ayam ke waktu. Menurut Dirjen Bina Produksi Peternakan saat ini pasokan daging ayam kampung baru bisa memenuhi 5,5% dari total kebutuhan daging ayam nasional. kampung baru bisa memenuhi 5,5% dari total kebutuhan daging ayam nasional. Pada 10 tahun mendatang diharapkan pasokan ayam kampung akan mencapai Pada 10 tahun mendatang diharapkan pasokan ayam kampung akan mencapai 25% dari kebutuhan total daging ayam nasional.

25% dari kebutuhan total daging ayam nasional.

Kenyataan dilapangan tersebut tentunya sangat mendukung untuk Kenyataan dilapangan tersebut tentunya sangat mendukung untuk memulai usaha Perternakan ayam kampung tersebut karna bisnis tersebut sangat memulai usaha Perternakan ayam kampung tersebut karna bisnis tersebut sangat menjanjikan untuk mendapatkan pendapatan yang cukup besar sehingga mampu menjanjikan untuk mendapatkan pendapatan yang cukup besar sehingga mampu menggerakkan ekonomi yang notabenenya merupakan usaha skala mikro. Selain menggerakkan ekonomi yang notabenenya merupakan usaha skala mikro. Selain itu Pengembangan bisnis ternak ayam kampung sendiri tidak hanya bermanfaat itu Pengembangan bisnis ternak ayam kampung sendiri tidak hanya bermanfaat  bagi peternak

 bagi peternak tetapi jutetapi juga sektor ga sektor usaha lain usaha lain misalnya nilai misalnya nilai perdagangan dari perdagangan dari pakanpakan dan pengolahan daging ayam kampung serta limbah kotoran yang bisa ikut dijual dan pengolahan daging ayam kampung serta limbah kotoran yang bisa ikut dijual kepada petani untuk memberi nutrisi pada tanamannya.

kepada petani untuk memberi nutrisi pada tanamannya.

Rendahnya tingkat produksi ayam kampung disebabkan oleh beberapa Rendahnya tingkat produksi ayam kampung disebabkan oleh beberapa faktor seperti tingkat pertumbuhannya yang relatif lebih lambat bila dibandingkan faktor seperti tingkat pertumbuhannya yang relatif lebih lambat bila dibandingkan dengan ayam ras, terbatasnya manajemen pemeliharaan dan tingginya variasi dengan ayam ras, terbatasnya manajemen pemeliharaan dan tingginya variasi

(4)

genetik pada ayam kampung itu sendiri sehingga masih banyak peternak yang genetik pada ayam kampung itu sendiri sehingga masih banyak peternak yang kurang membudidayakannya terutama untuk penghasil daging dan telur. Padahal, kurang membudidayakannya terutama untuk penghasil daging dan telur. Padahal,  bila

 bila ayam ayam kampung kampung ini ini dibudidayakan dibudidayakan secara secara intensif intensif dengan dengan pemberian pemberian pakanpakan yang baik dan teratur, pertumbuhan ayam jauh lebih cepat dibandingkan dengan yang baik dan teratur, pertumbuhan ayam jauh lebih cepat dibandingkan dengan  pola

 pola pemeliharaan pemeliharaan ala ala kadarnya kadarnya atau atau umbaran umbaran ( ( Krista Krista dan dan Bagus, Bagus, 2010).2010). Oleh karena itu, dengan pemeliharaan yang intensif, pemberian pakan dan vaksin Oleh karena itu, dengan pemeliharaan yang intensif, pemberian pakan dan vaksin secara teratur serta menjaga kebersihan kandang maupun lingkungan sekitarnya, secara teratur serta menjaga kebersihan kandang maupun lingkungan sekitarnya,  pertumbuhan ayam kampu

 pertumbuhan ayam kampung pedaging akan lebih cepat.ng pedaging akan lebih cepat.

Business Plan Business Plan Pemilik 

Pemilik  :: Rika RisnandaRika Risnanda

 Nama Usaha

 Nama Usaha :: CV. Untung Alim RugiCV. Untung Alim Rugi Farm

Farm Alamat lengkap dan

Alamat lengkap dan kode pos

kode pos

:: Cilowong, Kec.Taktakan,Cilowong, Kec.Taktakan, Kota Serang. Kode Pos Kota Serang. Kode Pos 42162 42162 Telephone Telephone :: 081398950132081398950132 Fax Fax ::  –  –  E-Mail

E-Mail :: [email protected]@gmail.com

DAFTAR ISI DAFTAR ISI Ringkasan Eksekutif

Ringkasan Eksekutif

Deskripsi Perusahaan secara Umum Deskripsi Perusahaan secara Umum Produk dan Jasa

Produk dan Jasa

Rancangan Pemasaran Rancangan Pemasaran Rancangan Operasional Rancangan Operasional Manajemen dan Organisasi Manajemen dan Organisasi Deklarasi Finansial Personal Deklarasi Finansial Personal

Biaya dan Kapitalisasi Perusahaan Rintisan Biaya dan Kapitalisasi Perusahaan Rintisan Rancangan Keuangan

Rancangan Keuangan Penutup 37

(5)

RINGKASAN EKSEKUTIF

Usaha ini bergerak di bidang peternakan ayam kampung sebagai penghasil daging. Usaha ini dikelola oleh lima orang sebagai pemilik usaha dan untuk  jangka pendek dibantu oleh empat orang karyawan. Sementara untuk jangka  panjangnya diharapkan mampu menyerap lebih banyak lagi tenaga kerja seiring

dengan perkembangan usaha yang dijalankan.

Hal-hal yang harus diperhatikan adalah;

1. Mendapatkan izin usaha di masyarakat sekitar 2. Seberapa besar pemetaan pesaing

3. Perilaku konsumen

4. Strategi yang dijalankan untuk memenangkan persaingan dan merebut  pasar yang ada.

5. Kapasitas kandang 6. Tata letak kandang

7. Analisis dampak lingkungan 8. Persediaaan modal

9. Persediaan jumlah pakan, vaksin, dan obat-obatan 10. Persediaan aliran listrik dan sumber air

11. Kemudahan dalam memperoleh tenaga kerja yang diinginkan, baik jumlah dan kualitasnya

12. Kemudahan untuk memperluas lokasi usaha karena biasanya sudah diperhitungkan untuk usaha perluasan lokasi sewaktu-waktu

13. Kemudahan akses transportasi 14. Keamanan lingkungan

Pertumbuhan penduduk di indonesia semakin meningkat, dengan  pertumbuhan tersebut kebutuhan daging juga semakin meningkat dikarenkan masyarakat indonesia mayoritas mengkonsumsi daging ayam. Peluang usaha ternak ayam kampung merupakan sebuah usaha yang menjanjikan dengan keuntungan yang berlimpah. Hal itu terjadi karena pola konsumsi masyarakat

(6)

yang semakin berubah dan meningkat seiring perkembangan pengetahuan masyarakat. Meskipun ayam kampung memiliki harga yang lebih mahal, namun tetap banyak diminati oleh masyarakat. Hal ini terjadi karena masyarakat  beranggapan bahwa mengkonsumsi ayam kampung lebih sehat dan aman

dibanding dengan ayam pedaging broiler.

Secara pemeliharaan usaha ternak ayam ini merupakan suatu usaha yang  bisa dilakukan oleh semua orang. Hal ini terjadi karena perawatan ayam kampung lebih mudah dibandingkan dengan peternakan ayam broiler. Ayam kampung sendiri memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan tidak mudah terserang oleh  penyakit. Namun, untuk mengantisipasi adanya suatu ancaman penyakit datang  peternak ayam kampung juga harus memberikan vaksin kepada ayam-ayam tersebut agar daya tahan tubuhnya semakin kuat walaupun pemberian vaksin tidak sesering pada peternakan ayam broiler.

Melihat pada usaha rumah makan saat ini, pasokan ayam kampung pun  juga semakin tinggi. Banyaknya rumah makan yang menyediakan menu dari ayam kampung sehingga konsumen banyak yang menggemari ayam kampung walaupun harus membayar lebih mahal namun konsumen memiliki kepuasan tersendiri dibandingkan dengan mengkonsumsi ayam broiler. Hal ini tentunya menjadi sebuah peluang besar untuk peternak ayam kampung, sehingga bisa melakukan kerjasama agar dapat memberikan pasokan ayam kepada rumah makan sekitar.

Keunggulan peluang usaha ayam kampung ini adalah:

1. Ayam kampung memiliki cita rasa yang lebih gurih dibandingkan dengan ayam pedaging broiler.

2. Ayam kampung memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan ayam pedaging. Hal ini terjadi karena masa pemeliharaan ayam kampung lebih lama, namun karena pemeliharannya yang lama menyebabkan cita rasanya semakin gurih.

3. Ayam kampung lebih tahan penyakit, sehingga angka kematian relatif rendah dan peternah bisa memanen hasil yang lebih besar.

(7)

4. Ayam kampung lebih sehat dibandingkan dengan ayam broiler.

faktor-faktor yang yang bisa mempengaruhi usaha tersebut, yaitu:

1. Luas lahan

2. Pemilihan bibit ayam 3. Persaingan antar peternak

4. Kebersihan dan keamanan peternakan 5. Kesehatan ayam

DESKRIPSI PERUSAHAAN SECARA UMUM

Bidang Usaha

Rendahnya jumlah populasi ayam kampung baik secara nasional. Permintaan daging ayam kampung cenderung mengalami peningkatan dari waktu ke waktu Serta keinginan pemerintah agar pasokan ayam kampung mencapai 25% dari kebutuhan total daging ayam nasional Pada 10 tahun mendatang. Sehingga sangat mendukung untuk membuka usaha Perternakan Ayam kampung Pedaging dengan peluang usaha yang cukup besar dan menjanjikan untuk dikembangkan. Usaha ini bergerak di bidang peternakan ayam kampung sebagai penghasil daging.

Usaha ini dikelola oleh lima orang sebagai pemilik usaha dan untuk jangka  pendek dibantu oleh empat orang karyawan. Sementara untuk jangka panjangnya diharapkan mampu menyerap lebih banyak lagi tenaga kerja seiring dengan  perkembangan usaha yang dijalankan. Peternakan ayam kampung pedaging ini dimulai dari pemeliharaan DOC ( day old chick) sampai waktu panen sekitar 2,5  bulan dengan perawatan yang intensif. Untuk tempat atau kandang beserta  perlengkapan yang lainnya seperti tempat pakan dan minum sudah tersedia. Jadi,  pemilik modal atau usaha hanya perlu menyediakan kandang dan perlengkapan tersebut, sementara untuk DOC dibeli dari peternak lain yang menyediakan bibit DOC.

(8)

Melihat realita dan kenyataanya, Prospek bisnis ayam kampung sangat cerah dan terbuka lebar. Permintaannya pasar cukup besar, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun rumah makan yang belum bisa dipenuhi oleh produsen atau  peternak. Serta didukung dengan keadaan di pasar,Ayam kampung pedaging memiliki harga jual tinggi dibandingkan ayam jenis ayam broiler dengan harga yang relatif stabil dan mengikuti bobotnya. Semakin bertambah bobotnya, semakin tinggi harga jualnya. Kondisi ini cukup menguntungkan, karena peternak  bisa menentukan waktu panen kapan saja dan lebih fleksibel.

Pemanenan bisa ditunda beberapa hari atau minggu dengan memperhatikan kondisi harga jual di pasar. Sehingga usaha Perternakan Ayam kampung Pedaging layak untuk dikembangkan dan dapat menghasilkan  pendapatan (income) yang cukup besar yang pada akhirnya dapat meningkatkan

kesejahteraan hidup dengan daya saing yang masih sedikit.

Visi dan Misi

Visi

Menjadikan ayam kampung sebagai produk unggulan dan menjadikan ayam kampung untuk memenuhi kebutuhan konsumsi daging di masyarakat.

Misi

1. Menberikan kemudahan bagi yang membutuhkan Daging 2. Menciptakan lapangan pekerjaan.

3. Membangun semangat usaha.

4. Membangun kemandirian dalam menghadapi tantangan global.

Hal-hal yang harus diperhatikan adalah;

1. Mendapatkan izin usaha di masyarakat sekitar 2. Seberapa besar pemetaan pesaing

(9)

4. Strategi yang dijalankan untuk memenangkan persaingan dan merebut  pasar yang ada.

5. Kapasitas kandang 6. Tata letak kandang

7. Analisis dampak lingkungan 8. Persediaaan modal

9. Persediaan jumlah pakan, vaksin, dan obat-obatan 10. Persediaan aliran listrik dan sumber air

11. Kemudahan dalam memperoleh tenaga kerja yang diinginkan, baik jumlah dan kualitasnya

12. Kemudahan untuk memperluas lokasi usaha karena biasanya sudah diperhitungkan untuk usaha perluasan lokasi sewaktu-waktu

Tujuan Perusahaan

Tujuan dari usaha ini adalah untuk mengembangkan potensi peternakan ayam kampung pedaging sehingga mampu membuka peluang kerja baru yang  pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan (income) dan kesejahteraan hidup.

Manfaat Kegiatan

1. Mengembangkan potensi peternakan ayam kampung pedaging

2. Menambah pengalaman dan meningkatkan kerja sama (team work) dalam manajemen usaha

3. Membuka peluang kerja baru

4. Memanfaatkan aspek-aspek peternakan ayam kampung didunia peternakan guna menopang perekonomian masyarakat

5. Dapat mengetahui perencanaan usaha ayam kampung dalam kewirausahaan

(10)

Iklim Usaha

Pertumbuhan penduduk di indonesia semakin meningkat, dengan  pertumbuhan tersebut kebutuhan daging juga semakin meningkat dikarenakan masyarakat indonesia mayoritas mengkonsumsi daging ayam. Peluang usaha ternak ayam kampung merupakan sebuah usaha yang menjanjikan dengan keuntungan yang berlimpah. Hal itu terjadi karena pola konsumsi masyarakat yang semakin berubah dan meningkat seiring perkembangan pengetahuan masyarakat. Meskipun ayam kampung memiliki harga yang lebih mahal, namun tetap banyak diminati oleh masyarakat. Hal ini terjadi karena masyarakat  beranggapan bahwa mengkonsumsi ayam kampung lebih sehat dan aman

dibanding dengan ayam pedaging broiler.

Secara pemeliharaan usaha ternak ayam ini merupakan suatu usaha yang  bisa dilakukan oleh semua orang. Hal ini terjadi karena perawatan ayam kampung lebih mudah dibandingkan dengan peternakan ayam broiler. Ayam kampung sendiri memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan tidak mudah terserang oleh  penyakit. Namun, untuk mengantisipasi adanya suatu ancaman penyakit datang  peternak ayam kampung juga harus memberikan vaksin kepada ayam-ayam tersebut agar daya tahan tubuhnya semakin kuat walaupun pemberian vaksin tidak sesering pada peternakan ayam broiler.

Melihat pada usaha rumah makan saat ini, pasokan ayam kampung pun  juga semakin tinggi. Banyaknya rumah makan yang menyediakan menu dari ayam kampung sehingga konsumen banyak yang menggemari ayam kampung walaupun harus membayar lebih mahal namun konsumen memiliki kepuasan tersendiri dibandingkan dengan mengkonsumsi ayam broiler. Hal ini tentunya menjadi sebuah peluang besar untuk peternak ayam kampung, sehingga bisa melakukan sebuah kerjasama agar dapat memberikan pasokan ayam kepada rumah makan sekitar.

(11)

1. Ayam kampung memiliki cita rasa yang lebih gurih dibandingkan dengan ayam pedaging broiler.

2. Ayam kampung memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan ayam pedaging. Hal ini terjadi karena masa pemeliharaan ayam kampung lebih lama, namun karena pemeliharannya yang lama menyebabkan cita rasanya semakin gurih.

3. Ayam kampung lebih tahan penyakit, sehingga angka kematian relatif rendah dan peternah bisa memanen hasil yang lebih besar.

4. Ayam kampung lebih sehat dibandingkan dengan ayam broiler.

faktor-faktor yang yang bisa mempengaruhi usaha tersebut, yaitu:

1. Luas lahan

2. Pemilihan bibit ayam 3. Persaingan antar peternak

4. Kebersihan dan keamanan peternakan 5. Kesehatan ayam

Badan Hukum

Badan hukum usaha ternak ayam ini adalah CV. Karena usaha ini dimiliki oleh 5 orang dan semua orang itu dapat mengoperasionalkan perusahaan ternak ini dengan nama bersama Untung Alim Rugi.

PRODUK DAN JASA Rumusan Masalah

Dalam usaha ternak ayam kampung ini yang menjadi suatu rumusan  permasalahan adalah bagaimana menciptakan suatu produk yang dapat menghasilkan protein hewani yang tinggi, dengan cita rasa yang gurih, dan sehat sehingga mampu untuk memberikan suatu kepuasan bagi konsumen.

(12)

Dengan rumusan masalah seperti diatas maka muncul lah produk sebagai solusinya yaitu produk ayam kampung. Caranya dengan beternak ayam kampung. Hal ini di khususkan dan di sebabkan karena pemeliharaanya yang masih benar- benar alami sehingga lebih sehat untuk dikonsumsi. Istimewanya ayam kampung

adalah memiliki rasa yang lebih gurih dan lezat. Jika badannya gemuk dan besar, maka ayam kampung secara normal akan gemuk dan kaya daging.

Kelebihan Produk 

Ayam kampung ternyata memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Berikut ini diantaranya :

1. Kandungan toksin yang sedikit memang hanya sedikit orang saja yang sangat  perduli akan mengkonsumsi ayam yang mengandung sedikit toksin atau tidak. Sebab efek samping yang akan mengenai juga tidak terlalu terasa pada  jangka dekatnya. Padahal produk unggas mungkin juga berbahaya. Misalnya kandungan hormon, antibiotik dan jejak pestisida yang sudah mereka konsumsi saat di pekarangan. Berbeda dengan ayam kampung yang besar dengan sendirinya tanpa campur tangan bahan kimia. Salah satu bentuk  pengaruh antibiotik yang mengenai manusia adalah resistensi kuman pada  beberapa orang. Sedangkan hormonal dari luar yang di berikan ke pada ayam  potong adalah menyebabkan resiko kanker meningkat, pubertas pada anak lebih cepat. Bahkan anda juga tidak bisa menjamin ayam potong yang anda konsumsi tidak mengandung logam berat.

2. Mutu gizi lebih tinggi ayam kampung memiliki kandungan gizi lebih tinggi dari sekedar ayam potong biasa. Sebab mereka mendapatkan makan secara alami dari daun dedaunan, serangga kecil, dan sebagainya. Tidak mendapatkan suntikan hormonal, antibiotic dan pestisida. Sehingga tubuhnya tidak terkontaminasi langsung dengan zat kimia. Untuk itulah mengapa hasil daging ayam kampung lebih lembut dan lebih gurih.

3. Lemak lebih sedikit ayam kampung hanya memiliki kandungan lemak lebih sedikit dari ayam potong. Itulah mengapa bentuk tubuh ayam kampung lebih kecil dibandingkan dengan ayam potong. Dagingnya pun juga lebih tipis,

(13)

sehingga untuk proses pemotongannya tidak memerlukan waktu yang  banyak.

4. Protein tinggi kualitas terbaik daging ayam merupakan salah satu penghasil  protein terbanyak setelah daging sapi. Tingginya kandungan protein yang  berjumlah 19 jenis serta asam amino yang sangat baik untuk tubuh.

5. Kaldu yang lebih nikmat anda bisa mengetahui kelezatan daging ayam kampung meski hanya lewat kaldunya saja. Karena kandungan pestisida dan obat-obatan dari ayam organik lebih sedikit, bahkan tidak ada, maka kaldunya  juga lebih sehat.

6. Aroma ayam kampung yang nikmat, aroma yang di hasilkan oleh ayam organik akan lebih dibandingkan dengan ayam potong. Hal ini juga di sebabkan karena ayam kampung tidak di campurkan oleh obat-obatan dan  bahan kimia dalam pertumbuhannya. Semua berdasarkan dari alam.

7. Dagingnya kenyal meskipun di olah dalam masakan, daging ayam organik cenderung tidak hancur. Sedangkan jika ayam potong biasa akan hancur ketika di olah.

8. Kotoran menjadi pupuk tanaman daging ayam kampung, semua bagian tubuhnya seperti daging bisa di manfaatkan. Bahkan hingga kotorannya sekalipun. Biasanya di gunakan sebagai pupuk tanaman. Karena kesehariannya tidak memakan obat obatan, jadi cukup aman jika di jadikan  pupuk tanaman.

9. Kotoran adalah pakan ikan bukan hanya di manfaatkan sebagai pupuk saja, namun kotoran ayam kampung juga mampu di gunakan sebagai pakan ikan. Hal ini di nilai cukup aman, sebab ayam kampung tidak mengonsumsi obat obatan dan pestisida yang berbahaya.

10. Baik untuk penderita anemia, kandungan dalam ayam kampung terdapat zat  besi yang cukup tinggi. Salah satu mineral inilah yang akan meningkatkan  produksi sel darah merah atau biasa di kenal eritrosit. Jika hasil produksinya

tersebut sudah mencapai batas normal, maka anda akan sembuh dari anemia . 11. Mengurangi rasa stres, pada ayam kampung mengandung cukup vitamin B5.

Kandungan ini sangat membantu untuk membuat otak menjadi tenang dan memberikan efek relaksasi.

(14)

12. Meningkatkan sistem imunnitas tubuh. Hal ini di sebabkan karena adanya kandungan mineral pada ayam yang membantu untuk meningkatkan imunnitas tersebut.

13. Mengatur kolesterol, ayam kampung memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit. Untuk itulah mengapa daging ini di nilai cukup aman di konsumsi  bagi para pasien yang memiliki kolestrol tubuh tinggi. Bahkan terdapat nutrisi

yang membantu menurunkan kolestrol di taraf normal. Zat tersebut adalah niasin.

14. Memperkokoh tulang, tulang yang kuat juga di sebabkan karena kandungan  protein di dalam tubuhnya yang cukup tinggi. Mengkonsumsi protein hewani

mampu menambah berat badan anda.

15. Baik untuk meningkatkan pertumbuhan anak,di dalam ayam kampung terdapat kandungan fosfor dan manfaat kalsium yang tinggi dan lebih sehat. Kedua zat itulah yang paling berperan dalam pertumbuhan anak di masa  perkembangannya. Hal ini sekaligus di gunakan untuk menjaga tulang anak

menjadi kuat dan tidak mudah patah.

Harga/Tarif

Ayam kampung memiliki harga yang cukup mahal dibadingkan dengan ayam broiler. Hal ini terjadi karena pemeliharaan ayam kampung lebih lama dibandingkan dengan ayam broiler. Namun walaupun dengan harga yang mahal ayam kampung ini tetap diminati banyak masyarakat karena ayam kampung terkenal lebih sehat. Harga ayam kampung sendiri selalu berada di kisaran Rp 32.000/ekor keatas .

(15)

RANCANGAN PEMASARAN Riset Pasar

Seorang peternak yang melakukan suatu usaha ternak tanpa melihat riset  pasar terlebih dahulu, sama artinya dengan seseorang yang berjalan dihutan  belantara tanpa kompas.

1. Riset pasar primer

a. Pedagang besar sebagai pengecer dipasar. Jadi, seorang peternak dapat datang pada pagi hari untuk memasok kebutuhan ayam oleh para pedagang ayam dipasar.

 b. Rumah makan tradisonal yang menyediakan ayam kampung. Biasanya ayam kampung bisa dijadikan menu ayam goreng, ayam bakar, gudeg dan lainnya.

c. Para pedagang pengumpul. Riset dilakukan adalah untuk memperoleh informasi kemampuan mereka dan menetukan kemungkinan harga yang ditawarkan.

d. Menghubungi peternak ayam kampung lain (data ini diperoleh dari dinas  peternakan setempat). Hal ini dilakukan untuk mengetahui masalah teknis

dan non teknis yang dialami oleh seorang peternak.

e. Menghubungi pakar yang memang menangani masalah ayam kampung,  baik dari kalangan akademisi, penelitian, orang yang berpengalaman, dan

dinas peternakan. 2. Riset pasar sekunder

a. Data statistik pertanian yang dikeluarkan oleh Biro Pusat Ststistik setiap tahun atau dari Departemen pertanian yang juga mengeluarkan buku saku  peternakan

 b. Majalah peternakan yang juga mengemukakan masalah-masalah  peternakan.

c. Kecenderungan pakan yang dapat dikonsumsi. Keadaan bisnis diindonesia pun kini semakin kompleks dan saling terkait satu sama lain. bisnis yang hanya mengandalkan keberuntungan dan nasib

(16)

kini sudak lewat. Bisnis “benda hidup” yang tidak berawal dari riset pasar maka akan menyebabkan kerugian dikemudian hari. Pada tingkat sederhana  pun perlu dilakukan, sekalipun yang dirancang itu peternakan ayam

kampung skala kecil.

Pangsa Pasar

Untuk pemasarannya, pada tahap awal hasil ternak akan dipasarkan langsung ke pasar-pasar tradisional baik yang ada di sekitar peternakan maupun  pasar lain yang ada di Cilowong dengan terlebih dahulu melakukan survei pasar untuk mengetahui berapa kebutuhan ayam kampung pedaging ini dipasaran. Selain itu, hasil ternak juga dapat dipasarkan langsung kepada konsumen seperti masyarakat sekitar dan warung-warung yang menyediakan menu ayam kampung. Untuk tahap-tahap selanjutnya akan lebih mudah karena diharapkan usaha  peternakan ini sudah mempunyai pelanggan tetap atau pengepul yang menampung

hasil ternak.

Target ( Sasaran ) : 1. Pedagang daging 2. Restoran

3. Warung-warung makan kecil 4. Warga sekitar 

Faktor – Faktor Yang Bisa Di Kendalikan Pada Usaha Peternakan Ayam :

1.  jumlah bibit atau jumlah pemeliharaan ayam. 2. Jumlah pakan (makanan)

3. Jenis bibit ayam

Penghalang:

1. Suhu ruangan yang dibutuhkan ayam 2. Keadaan iklim

3. Kebijakan pemerintah

(17)

Cara untuk mengendalikan faktor-faktor tersebut adalah seorang peternak harus memiliki keuletan dan mampu mengontrol dan menganalisis setiap kejadian yang dialami oleh ayam. Kemudian seorang peternak juga harus rajin memberikan vaksin kepada ayam peliharaannya. Namun, jika adanya kebijakan pemerintah  biasanya terkait dengan harga seorang peternak boleh menjual ayam ketika harga mahal walaupun dengan pemeliharaan yang lebih lama namun ayam kampung semakin dipelihara lama dagingnya semakin gurih.

Model Bisnis

Model bisnis yang dijlankan adalah dengan model B2B dan B2C. Jadi, Model B2B peternak ayam kampung bekerjasama dengan pembisnis lain seperti  pengepul di pasar, rumah makan tradisional, dan pedagang besar. Selanjutnya dengan model B2C ayam bisa langsung dipasarkan ke konsumen, biasanya konsumen sebagai penggemar ayam kampung langsung datang ke kandang dan  bisa menghubungi via telepon. Namun, permintaan konsumen akan selalu

meningkat diwaktu hari raya.

Produk 

Produk ayam kampung dimata konsumen adalah seuatu produk yang sangat spesial. Semua kalangan masyarakat yang ada di Indonesia sangat menggemari ayam kampung. Selain terkenal rasanya yang gurih daging ayam kampung juga terkenal sehat. Meskipun dengan harga yang mahal namun konsumen tetap menggemarinya. Selain itu, ayam kampung menjadi menu favorit di berbagai rumah makan tradisional.

Fitur atau manfaat

1. Sedikit mengandung toksin hanya sedikit orang yang peduli dengan kandungan toksin yang terkandung dalam produk makanan mereka. Hal ini mungkin karena kurang diketahui dampak secara langsung makan daging yang diproduksi nonorganik. Produk unggas seperti ayam seringkali mengandung hormon, antibiotik, dan bahkan jejak pestisida,

(18)

semuanya bisa potensial membahayakan kesehatan, walaupun dampaknya mungkin akan terasa dalam jangka panjang. Antibiotik yang biasanya digunakan untuk pembesaran ayam komersial, kemungkinan adalah salah satu faktor yang menyebabkan resistensi kuman pada beberapa orang. Bahkan sejumlah kecil hormon saja bisa memiliki efek yang besar, seperti meningkatkan risiko kanker dan pubertas lebih awal pada anak-anak. Ayam potong biasanya juga terkena kontaminan, seperti logam berat yang  biasanya terdapat dalam beberapa makanan ayam pabrikan.

2. Lebih tinggi Gizi, ayam kampung yang dipelihara tanpa dikandangkan lebih banyak memperoleh pakan alami seperti serangga, daun-daunan, dsb. Selain itu, ayam kampung yang dipelihara seperti ini lebih banyak menerima cahaya matahari langsung dan lebih banyak bergerak. Dengan demikian, selain dagingnya lebih lembut, gurih, juga lebih tinggi mengandung nutrisi daripada ayam potong komersial.

3. Mengandung sedikit Lemak, ayam kampung cenderung lebih sedikit mengandung lemak dari pada teman mereka yang dipelihara secara komersial. Jadi Anda bisa menambahkan sedikit lemak ke dalam panci  jika Anda memasak ayam kampung. Memotong daging ayam lebih tipis akan mempercepat waktu memasak, serta mendapatkan protein yang lebih  berkualitas sehat.

4. Kaldu lebih sehat, Kaldu tulang dari daging hewan yang diproduksi secara organik, termasuk ayam lebih tinggi dalam hal manfaat gizi. Selain itu, kaldu ayam organik juga aman bebas dari hormon, obat-obatan, dan residu insektisida. Jadi, kaldu ayam kampung organik adalah tambahan untuk kuah sup yang sehat dan lebih lezat.

5. Rasa dan aroma Lebih nikmat, manfaat lain dari daging ayam kampung adalah dalam hal rasa. Ayam yang tidak diternakkan secara alami cenderung memiliki daging yang lebih lembut dan rasa yang lebih lengkap.

(19)

Konsumen

Target yang akan hendak dituju adalah;

1. Pedagang daging, baik yang ada dipasar Cilowong maupun di daerah lain. sehingga penyalurannnya ke konsumen lebih mudah.

2. Restoran, restoran dan rumah makan tradisional yang menyediakan menu ayam kampung mulai dari ayam goreng, ayam bakar, dan lainnya. Sehingga peternak tidak kebingungan untuk memasarkan produknya ke konsumen.

3. Warung-warung makan kecil, secara umum warung-warung makan kecil dipinggir jalan menyediakan menu ayam kampung. Karena konsumen dimanapun tempatnya selalu mencari menu ayam tersebut. Jadi peternak dapat bekerja sama dengan warung-warung kecil sebagai pemasok ayam yang dibutukhan warung-warung kecil.

4. Warga sekitar, konsumen juga langsung dapat datang ke kandang untuk memenuhi keinginanya biasanya hal ini dilakukan oleh warga sekitar.

Segmentasi demografis yang mencakup:

1. Usia, bisa dikonsumsi semua jenis usia karena mengandung protein hewani yang baik untuk kesehatan tubuh

2. Jenis kelamin dan gender, baik laki-laki maupun perempuan semuanya dapat mengkonsumsi

3. Kelas sosial, bisa dinikmati semua kalangan baik menengah kebawah maupun menengah keatas

Kompetisi Daftar kompetitor:

1. Serba ayam kampung organik Ciputri Alamat; Kampung Ciputri RT 09/04 melati, kecamatan Waringin kurung, kabupaten Serang Banten.

2. Ayam kampung Bandi Banten Farm Alamat; Jalan Raya Taktakan Km 3, Tanggung Jati, Taktakan Kota Serang, Banten.

(20)

3. PT Ayam Kampung Indonesia Alamat; Jalan Griya Lokaniaga No. 20, RW Buntu, Sarpong, Kota Tangerang Selatan, Banten.

Strategi

Strategi pemasaran yang dilakukan adalah melakukan kerjasama dengan  para pedagang daging, restoran, dan rumah makan tradisional sehingga peternak dapat menjadi pemasok ayam kampung. Selanjutnya dengan menjual ayam ke kosumen atau warga sekitar dengan harga yang lebih murah sama dengan harga ketika menjual kepada pengepul ayam.

Promosi

1. Promosi yang dilakukan adalah dengan mengenalkan produk ayam kampung lewat personal salling dengan harga yang lebih murah karena langsung dari kandang ayam sendiri.

2. Membuat iklan di media sosial.

3. Mempromosikan produk dengan media cetak.

Harga

Karena ini merupakan bisnis pemula harganya tetap mengikuti harga  pasaran yang ada. Karena walaupun peternak ayam mematok harga yang mahal,

namun konsumen tetap banyak yang meminatinya.

Lokasi

Lokasi yang direncanakan adalah di lahan kosong yang jauh dari  pemukiman warga masyarakat, kemudian dekat dengan saluran listrik dan sumber

(21)

Saluran Distribusi

Penjualan produk ayam kampung ini dilakukan dengan cara:

1. Distributor

2. Penjualan langsung di tempat 3. Agen atau reseller

4. Sesuai pesanan/kontrak

RANCANGAN OPERASIONAL Model Bisnis

Model bisnis yang digunakan adalah B2B dengan struktur kerjasama dengan pembisnis lain. jadi seorang peternak sebagai pemasok barang baku yang dibutuhkan oleh pembisnis lain seperti restoran, rumah makan tradisional yang menyediakan menu ayam kampung. Selanjutnya bisnis ini dijalankan dengan model B2C, jadi peternak dapat menyalurkan ayam kampungnya langsung ke kosumen. Konsumen akan dapat memperoleh produk tersebut dengan datang langsung ke kandang ternak ayam kampung.

Produksi

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam proses produksi adalah sebagi berikut: 1. Kriteria Bibit Ayam Kampung

Bibit mempunyai kontribusi sebesar 30% dalam keberhasilan suatu usaha  peternakan. Bibit ayam kampung (DOC) dapat diperoleh dengan cara : membeli DOC ayam kampung langsung dari pembibit, membeli telur tetas dan menetaskannya sendiri, atau membeli indukan untuk menghasilkan telur tetas kemudian ditetaskan sendiri baik secara alami atau dengan bantuan mesin  penetas.

Secara singkat DOC ayam kampung yang sehat dan baik mempunyai kriteria sebagai berikut :

a. Dapat berdiri tegap  b. Sehat dan tidak cacat

(22)

c. Mata bersinar

d. Pusar terserap sempurna e. Bulu bersih dan mengkilap

f. Tanggal menetas tidak lebih lambat atau cepat. 2. Pakan

Pakan mempunyai kontribusi sebesar 30% dalam keberhasilan suatu usaha. Pakan untuk ayam kampung pedaging sebenarnya sangat fleksibel dan tidak serumit kalau kita beternak ayam pedaging, petelur atau puyuh sekalipun. Bahan pakan yang bisa diberikan antara lain :

a. Ransum  b. Dedak

Pakan alternatif seperti sisa dapur/warung, roti BS, mie instant remuk,  bihun BS, dan lain sebagainya. Yang terpenting dalam menyusun atau memberikan ransum adalah kita tetap memperhatikan kebutuhan nutrisi ayam kampung yaitu protein kasar (PK) sebesar 12% dan energi metabolis (EM) sebesar 2500 Kkal/kg.

Jumlah pakan yang diberikan sesuai tingkatan umur adalah sebagai berikut :

1 7 gram/per hari sampai Umur 1 minggu 2 19 gram/per hari sampai Umur 2 minggu 3 34 gram/per hari sampai Umur 3 minggu 4 47 gram/per hari sampai Umur 4 minggu 5 58 gram/per hari sampai Umur 5 minggu 6 66 gram/per hari sampai Umur 6 minggu 7 72 gram/per hari sampai Umur 7 minggu 8 74 gram/per hari sampai Umur 8 minggu

Sedangkan air diberikan secara adlibitum (terus menerus) dan pada tahap-tahap awal pemeliharaan perlu dicampur dengan vitamin+antibiotika.

(23)

3. Kontruksi Kandang

Untuk mendapatkan hasil yang masksimal dalam budidaya ternak ayam kampung salah satunya di dukung dari kelayakan kandang yang baik. berikut adalah tatacara pengolahan kandang ayam

Syarat kandang yang baik :

a. Jarak kandang dengan permukiman minimal 5 m  b. Tidak lembab

c. Sinar matahari pagi dapat masuk dan sirkulasi udara cukup baik.

d. Sebaiknya memilih lokasi yang agak rindang dan terhalangi oleh  bangunan atau tembok lain agar angin tidak berhembus langsung ke dalam kandang. Penyuci hamaan kandang dan peralatannya dilakukan secara teratur sebagai usaha biosecurity dengan menggunakan desinfektan yang tepat dan tidak membahayakan bagi ternak itu sendiri. Banyak pilihan jenis desinfektan yang ditawarkan oleh berbagai  produsen pembuatan obat.

Ukuran kandang :

a. Tidak ada ukuran standar kandang yang ideal, akan tetapi ada anjuran sebaiknya lebar kandang antara 4-8 m dan panjang kandang tidak lebih dari 70 m. Yang perlu mendapat perhatian adalah daya tampung atau kapasitas kandang.

 b. Tiap meter persegi sebaiknya diisi antara 45-55 ekor DOC ayam kampung sampai umur 2 minggu, kemudian jumlahnya dikurangi sesuai dengan  bertambahnya umur ayam.

c. Bentuk kandang yang dianjurkan adalah bentuk postal dengan lantai yang dilapisi litter yang terdiri dari campuran sekam, serbuk gergaji dan kapur setebal ± 15 cm.

d. Model atap monitor yang terdiri dari dua sisi dengan bagian puncaknya ada lubang sebagai ventilasi dan bahan atap menggunakan genteng atau asbes.

(24)

e. Pemeliharaan ayam kampung di bagi dalam dua fase yaitu fase starter (umur 1-4 minggu) dan fase finisher (umur 5-8 minggu). Pada fase starter  biasanya digunakan kandang bok (dengan pemanas) bisa bok khusus atau  juga kandang postal yang diberi pagar.

f. Suhu dalam kandang bok biasanya berkisar antara 30-32°C. Pada fase finisher digunakan kandang ren atau postal seperti model pemeliharaan ayam broiler.

4. Manajemen Pemeliharaan

Manajemen atau tatalaksana pemeliharaan memegang peranan tertinggi dalam keberhasilan suatu usaha peternakan yaitu sekitar 40%. Bibit berkualitas serta pakan yang berkualitas belum tentu memberikan jaminan keberhasilan suatu usaha apabila manajemen pemeliharaan yang diterapkan tidak tepat. Sistem pemeliharaan pada ayam kampung bisa dilakukan dengan 3 cara yaitu :

a. Ekstensif /tradisional (diumbar), tanpa ada kontrol pakan dan kesehatan  b. Semi intensif (disediakan kandang dengan halaman berpagar), ada kontrol

 pakan dan kesehatan ternak akan tetapi tidak ketat

c. Intensif (dikandangkan seperti ayam ras), ada kontrol pakan dan kesehatan dengan ketat, model pemeliharaan ayam kampung secara intensif lebih disarankan dari yang lainnya terutama dalam hal kontrol penyakit. Sebenarnya masih banyak lagi manfaat dari cara beternak secara intensif, akan tetapi kami tidak dapat menguraikannya di sini.

5. Pengendalian Penyakit

Hal yang tak kalah pentingnya adalah pengendalian penyakit. Kita semua akan setuju dengan statement “mencegah lebih baik daripada mengobati”. Pencegahan  penyakit dapat dilakukan dengan tindakan antara lain :

a. Menjaga sanitasi lingkungan kandang, peralatan kandang dan manusianya  b. Pemberian pakan yang fresh dan sesuai kebutuhan ternak

(25)

d. Pemilihan lokasi peternakan di daerah yang bebas penyakit e. Manajemen pemeliharaan yang baik

f. Mengontrol terhadap ternak lain

Teknik Pemeliharaan Ayam Kampung Pedaging

Pemeliharaan ayam kampung pedaging terdiri dari beberapa aktivitas, yaitu : A. Menyiapkan kandang dan peralatannya

Cara menyiapkan kandang dan peralatannya sebagai berikut :

a. Menghitung kebutuhan kandang dan peralatannya. Apabila menggunakan tempat pakan –  tempat minum kecil (kapasitas 5 kg pakan  –   5 liter air), maka tempat pakan  –   tempat minum yang diperlukan masing-masing 600 buah/20.000 ekor ayam. Untuk populasi 20.000 ekor pemanas gas yang diperlukan 20 buah, tabung 20 buah. Selama sekitar 14 hari dengan kandang indukan, gas yang dihabiskan 280 tabung. Sekam yang diperlukan 200  –   300 karung.  b. Melakukan sanitasi kandang, peralatan dan lingkungannya. Sebelum DOC datang (2 minggu), kandang dan peralatannya dibersihkan, disikat dengan air sabun, kemudian disemprot menggunakan larutan desinfektan. Seminggu sebelum DOC datang kandang dilabur menggunakan kapur gamping, kemudian sehari sebelum DOC datang penyemprotan diulang lagi dengan larutan desinfektan. Selain kandang dan peralatan kandang yang digunakan,  juga dibersihkan dengan jalan mencucihamakan.

c. Membuat kandang indukan (brooding) 1) Buat lingkaran, bahan yang digunakan bisa seng atau terpal. Hitung diameter lingkaran dengan kepadatan DOC 50 ekor/m2 .Sebagai patokan, lingkaran yang dibuat dengan jari-jari 2,5 m atau diameter 5 m untuk 1.000 ekor/1.200 ekor. Tingg pembatas (chick guard) sekitar 45 – 60 cm. Brooding dapat  berbentuk lingkaran, dapat pula berbentuk persegi. 2) Pasang sekam Setelah brooding ring siap, taburkan sekam di atas lantai dengan ketebalan sekitar 3 cm, pemberiannya secara bertahap. 3)Pasang

(26)

 pemanas beberapa pemanas yang dapat digunakan antara lain gas, batu  bara,serbukgergaji.

2. Menerima kedatangan DOC (Day Old Chick) Beberapa aktivitas yang dilakukan pada saat DOC ayam kampung

datang :

a. Menurunkan box DOC dari kendaraan untuk dibawa masuk ke dalam kandang. Sebelum DOC diturunkan, pastikan bahwa box DOC dalam kondisi utuh dan terjamin keasliannya. Hitung jumlah box DOC sesuai dengan pesanan, baru kemudian dibawa masuk ke dalam kandang dengan cara hati-hati sehingga DOC aman, nyaman dan selamat.  b. Menimbang DOC Untuk mengetahui rata-rata bobot badan DOC, dapat dilakukan dengan cara menimbang sampel DOC dalam  box.

c. Menyeleksi dan menghitung jumlah DOC DOC ayam kampung diturunkan dari dalam box sambil diseleksi atau dipilih dan dihitung (102 ekor/ box). Biasanya DOC yang dipasarkan, sebelumnya sudah dilakukan seleksi terlebih dahulu, sehingga jarang sekali ditemui DOC yang tidak baik. Namun demikian tak ada salahnya jika mengetahui ciri-ciri DOC yang baik, yaitu sehat, tidak cacat, berdiri tegak, gerakan aktif dan lincah, ukuran tubuh normal, mata bersinar cerah, paruh baik, pusar kering, bersih, kloakan terbuka, kering bersih. d. Menghitung rata-rata bobot badan DOC ayam kampung Untuk mengetahui rata-rata bobot badan DOC ayam kampung dilakukan dengan cara:

1) Timbang Box berisi DOC, catat hasilnya. 2) Timbang box kosong, catat hasilnya.

3) Hitung rata-rata berat badan DOC dengan cara menghitung selisih  berat box berisi DOC dengan box kosong dibagi dengan jumlah DOC. 4) Rata-rata berat badan DOC (g/ekor) = Berat box berisi DOC  –  Berat  box Jumlah DOC

e. Menyalakan pemanas (brooder) 3 jam sebelum DOC datang Apabila menggunakan pemanas gas, nyalakan pedengan cara menyulut

(27)

dengan kertas.

f. Memberi air minum dan pakan DOC ayam kampung yang baru datang Setelah DOC dimasukkan ke dalam kandang indukan (brooding), kemudian diberi air minum dan pakan. Air minum yang diberikan dicampur/ ditambah dengan air gula sebanyak 5 gram/liter atau vitamin sebanyak 5 gram/10 liter atau 20 gram/ 40 liter air (1:2). Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi stress DOC yang diakibatkan dalam perjalanan. Pakan yang diberikan adalah pakan prestarter broiler. g. Mengontrol kondisi DOC Anak ayam memerlukan suhu yang ideal untuk pertumbuhannya.

h. Untuk mengetahui DOC dalam keadaan nyaman atau tidak nyaman dapat dilakukan dengan cara mengamati atau memperhatikan kondisi DOC.

1) Panas cukup, anak ayam akan menyebar ke dalam kandang. 2) Terlalu panas, anak ayam akan menjauh dari pemanas. 3) Kurang panas, anak ayam akan mendekat ke pemanas. 4) Ada gangguan, anak ayam akan berada pada satu tempat secara  berkelompok.

3. Memberi pakan dan air minum Cara pemberian pakan ayam kampung pedaging sebagai berikut : a. Pakan yang diberikan adalah pakan prestarter broiler berbentuk fine crumble ( < 2 minggu) dan starter broiler berbentuk crumble (> 2 minggu –  panen).

 b. Pemberian pakan secara adlibitum artinya ransum selalu tersedia sepanjang hari. Pengisian tempat pakan sebaiknya 1/3  –   2/3. c. Tempat pakan harus selalu dalam keadaan bersih, minimal satu hari sekali dibersihkan.

d. Cara pemberian air minum ayam kampung pedaging sebagai berikut : 1) Air minum yang diberikan hendaklah memenuhi persyaratan kesehatan, yaitu bersih, tidak berwarna, tidak mengandung racun. 2) Air minum selalu tersedia sepanjang hari, pengisian tempat air minum sebaiknya 2/3.

(28)

3) Tempat air minum harus selalu dalam keadaan bersih, minimal satu hari sekali dibersihkan.

Lokasi Pemeliharaan

Usaha peternakan CV. Untung Alim Rugi Farm berada di desa Citurus RT 17 RW 8 Kelurahan Cilowong Kecamatan Taktakan Kabupaten Kota Serang, Banten.

Pengelolaan

Usaha ini bergerak di bidang peternakan ayam kampung sebagai penghasil daging. Usaha ini dikelola oleh Lima orang sebagai pemilik usaha dan empat karyawan. Selanjutnya untuk jangka panjangnya diharapkan mampu menyerap lebih banyak lagi tenaga kerja seiring dengan perkembangan usaha yang dijalankan. Peternakan ayam kampung pedaging ini dimulai dari pemeliharaan DOC (day old chick) yang dibeli dari perusahaan lain yang menyediakan bibit DOC hingga sampai waktu panen sekitar 3 bulan dengan perawatan yang intensif. Untuk tempat atau kandang beserta perlengkapan yang lainnya seperti tempat  pakan dan minum belum tersedia. Jadi, pemilik modal atau usaha harus memenuhi semuanya sendiri. Untuk pemasarannya nanti akan dijual ke tempat penampungan ayam dan ke rumah makan yang mengelola masakan ayam kampung, restoran atau orang yang membeli langsung ke tempat perternakan.

Personel

Tenaga kerja yang dibutuhkan adalah 4 karyawan :

1. Jenis pekerjaannya adalah ikut memelihara ayam kampung dengan menjaga kebersihan kandang dan mampu mengamati dan menganalisa hal-hal yang dibutuhkan oleh ayam kampung.

2. Karena usaha ini adalah usaha pemula. Cara perekrutan karyawan dengan melihat kegigihan dan kejujuran sesorang dalam bekerja.

3. Struktur penggajian dilakukan setiap bulan dengan nominal Rp 800.000,00/bulan

(29)

4. Metode pelatihan yang diberikan dengan karyawan adalah dengan cara memberi arahan-arahan pada permulaan ia bekerja

5. Jadwal yang harus disiapkan adalah jadwal pemberian pakan, minum, sanitasi, pengaturan suhu, dan pembersihan kandang.

MANAJEMEN DAN ORGANISASI

Usaha ternak ayam kampung ini akan dikelola oleh 5 orang sebagai  pemilik usaha dan 4 karyawan. Orang pertama adalah seorang Direktur utama

lulusan sarjana peternakan, orang kedua adalah seorang kepala produksi lulusan sarjana peternakan, orang ketiga adalah kepala logistik lulusan sarjana peternakan, orang kempat adalah kepala pemasaran lulusan sarjana peternakan, orang kelima adalah kepala administrasi lulusan sarjana peternakan. Menjalankan usaha dengan kerjasama seperti diatas adalah dengan cara meringankan modal yang ada, dan dapat mengelola bersama-sama dengan kompetensi kemampuan yang berbeda- beda.

DEKLARASI FINANSIAL PERSONAL

Kelima pemilik usaha ini melakukan iuran modal usaha dengan jumlah yang sama. Lokasi peternakannya didapat dengan cara membeli tanah kosong dari warga setempat. Usaha ini dijalankan dengan menggunakan akad bersama diawal dengan pembagian modal dan keuntungan sesuai dengan kesepakatan diawal. Semua pihak sama-sama berkonstributsi terhadap jalannya suatu usaha bisnis ini dengan nama bersama. Ketika terjadi sebuah kerugian, itupun harus ditanggung  bersama karena sama-sama mengelola.

Biaya dan Kapitalisasi Perusahaan Rintisan

Biaya –  biaya yang dibutuhkan diantarnya adalah 1.Biaya tetap : a. Kandang  b. Feeder chick c. Seng d. Galon minum e. Selang air f. Pemanas kandang

(30)

g. Penutup dinding (terpal) h. Tambang i. lampu 2. Biaya Variabel a. DOC  b. Pakan ayam

c. Obat-obatan dan vaksin d. Biaya penyusutan

e. Biaya tenaga kerja f. Biaya listrik g. Biaya LPG h. Biaya kapur i. Biaya sekam  j. Desinfektan RANCANGAN KEUANGAN Analisa Usaha Ternak Ayam Asumsi ;

a. Jenis = ayam kampung  b. Luas kandang = 2.000 m2

c. Populasi = 20.000 ekor d. Masa panen = 90 hari

e. Bobot panen = 900-1.200 gram f. Tingkat kematian = 2-3%

Investasi Usaha Ternak Ayam

• Sewa kandang untuk 4 periode  selama 1 tahun Rp 30.000.000,00 • Peralatan makan dan minum ternak Rp 26.080,000

• Pemanas suhu Rp 5.600.000,00 • Terpal Rp 8.000.000,00

Total Rp 46.208.000,00 Biaya Operasional

(31)

• Pakan starter 26.000 kg x Rp 6.000,00 Rp 156.000.000,00 • O bat serta vitamin Rp 2.200.000,00

• Vaksin Rp 2.000.000,00

• Penyusutan sewa kandang Rp 3.000.000,00

• Penyusutan peralatan makan dan mium Rp 5.200.000,00 • Penyusutan pemanas Rp 1.600.000,00

• Penyusutan terpal Rp 1.600.000,00 • Listrik Rp 1.000.000,00/bulan • Tenaga kerja Rp 3.200.000,00

Total Biaya Operasional Rp 187.800.000,00

Pendapatan = 19.400 ekor x Rp 32.000,00 = 620.800.000,00

 No Jenis Produk Jumlah Harga Pendapat 1. Ayam kampung Pedaging 19.400 ekor 32.000/ekor 620.800.000,00 Kotoran 1.000 karung 5.000/karung 5.000.000,00 Total Pendapatan 625.800.000,00 Keterangan : Tingkat kematiannya 3% jadi kemungkinan ayam mati adalah 600 ekor.

Laba = Total Pendapatan –  Total biaya produksi = Rp 625.800.000,00 –  Rp 234.008.000,00 = Rp 391.792.000,0 ( 1 periode)

Laba periode 2

= Total pendapatan- Total biaya variabel = Rp 625.800.000,00 –  Rp 187.800.000,00 = Rp 438.000.000,00

(32)

Dengan 5 pemilik usaha Rp 829.792.000,00 / 5 orang = Rp 165.958.400,00 (per orang)

Ratio Biaya dan Pendapantan (R/C)

R/C (Rp) = Penerimaan : Total Biaya Pengeluaran = Rp 625.800.000,0 : Rp 243.008.000,00 = 2.57

Artinya dari Rp 1 yang dikeluarkan dapat menghasilkan keuntungan sebanyak Rp 2,57

Break Event Point (BEP)

BEP = Total biaya : Total produksi = Rp 234.008.000,00 : 20.000 = Rp 11.700.4

Artinya dengan jumlah produksi sebanyak 20.000 ekor total bia ya sebanyak Rp 234.008.000,00 maka untuk mencapai titik impas harga jual ayam paling minimal adalah Rp 11.700,4

Break Event Point Unit (BEP) Unit BEP Unit = Total Biaya : Harga Jual

= Rp 234.008.000,00 : Rp 32.000 = Rp 7321.75 ekor

Artinya dengan total biaya sebanyak RP 234.008.000,00 dan harga Rp 32.000, maka untuk mencapai titik impas jumlah ayam paling minimal yang terjual adalah sebanyak 7321,75 ekor

Referensi

Dokumen terkait

Slavin (2008) menegaskan bahwa mengevaluasi program pendidikan hendaknya memperhatikan berbagai hal: “how to review to provide unbiased, scientifically validand

Di dalam kelompok itu, kenapa kita membuat semacam bentuk kelompok-kelompok (tanggung renteng) karena kalau kita melakukan dakwah secara perorangan itu satu

o Babak Final: Akan disediakan teks khusus, peserta diberikan waktu 10-15 menit, jika selesai dalam waktu yang ditentukan akan mendapatkan nilai tambahan, jika tidak maka

(199&amp;) seak tahun 19'1 * mengganti istilah  prematur  prematuree dengan dengan  berat badan lahir rendah (BBLR) karena didasari tidak semua bayi yang  berat badan

Dengan demikian tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan H2O2 untuk wilayah sales center Jawa Timur untuk 6 bulan akan datang, dan merencanakan kebutuhan

Based on the reason above, the writer is interested in analyzing the students’ writing product that is about the error in writing narrative text focused on using simple past tense,

mewakilkan produk PT Nutrilife sebagai produk cemilan sehat yang inovatif. Brand Probeet akan dibentuk menjadi brand yang kuat dan dikenal luas oleh masyarakat sehingga menjadi brand

Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa Yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014