PENGARUH RASIO-RASIO KEUANGAN TERHADAP
PENGARUH RASIO-RASIO KEUANGAN TERHADAP
PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN
PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN
MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI
MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI
I Nyoman Kusuma Adnyana Mahaputra
I Nyoman Kusuma Adnyana Mahaputra
111 1
Fakultas Ekonomi, Universitas Mahasaraswati Denpasar
Fakultas Ekonomi, Universitas Mahasaraswati Denpasar
e-mail: ko
e-mail: [email protected]
[email protected]
om
ABSTRAK ABSTRAK
Tidak dapat dipungkiri bahwa pertumbuhan laba tidak bisa terlepas dari kinerja Tidak dapat dipungkiri bahwa pertumbuhan laba tidak bisa terlepas dari kinerja keuangan perusahaan yang tercermin dalam rasio-rasio keuangan. Penelitian ini keuangan perusahaan yang tercermin dalam rasio-rasio keuangan. Penelitian ini bertujuan
bertujuan untuk untuk menyelidiki menyelidiki perngaruh perngaruh daridari current ratio, debt to equity ratio, totalcurrent ratio, debt to equity ratio, total assets turnover,
assets turnover, dan dan profit margin profit margin terhadap pertumbuhan laba. Sampel penelitian terdiri terhadap pertumbuhan laba. Sampel penelitian terdiri dari 151 perusahaan manufaktur yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia pada dari 151 perusahaan manufaktur yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia pada 2006-2010. Analisis regresi digunakan untuk mengolah data. Hasil pengujian menunjukkan 2010. Analisis regresi digunakan untuk mengolah data. Hasil pengujian menunjukkan bahwa
bahwa current ratio, debt to equity, total assets turnover,current ratio, debt to equity, total assets turnover, dan dan profit profit marginmargin memiliki memiliki pengaruh signifikan
pengaruh signifikan terhadap terhadap pertumbuhan laba. pertumbuhan laba. Hal Hal ini ini mengindikasikan bahwa mengindikasikan bahwa rasio- rasio-rasio tersebut mempengaruhi investor dalam mengambil keputusan investasi.
rasio tersebut mempengaruhi investor dalam mengambil keputusan investasi. Kata kunci:
Kata kunci: current ratiocurrent ratio,, debt to equity ratiodebt to equity ratio,, profit margin,total assets turnover profit margin,total assets turnover ABSTRACT
ABSTRACT
It is unquestionable that earning growth is attributable to fi
It is unquestionable that earning growth is attributable to fi rm’s financial performancerm’s financial performance s s as reflected in its financial ratios. This research is aimed to investigate the influence of as reflected in its financial ratios. This research is aimed to investigate the influence of current ratio
current ratio,, debt to equity ratiodebt to equity ratio,, total assets turnover, and profit margintotal assets turnover, and profit margin on earningon earning growth. The samples of this research were 151 manufacturing firms listed in Indonesian growth. The samples of this research were 151 manufacturing firms listed in Indonesian Stock Exchang in 2006-2010. Regression analysis is used to analyze the data. Test Stock Exchang in 2006-2010. Regression analysis is used to analyze the data. Test results showed that current ratio
results showed that current ratio,, debt to equity ratiodebt to equity ratio,, total assets turnover total assets turnover ,, and and profit profit margin had significant effect on earning growth. This indicated that current ratio
margin had significant effect on earning growth. This indicated that current ratio,, debtdebt to equity ratio
to equity ratio,, total assets turnover influenced investors in making investmenttotal assets turnover influenced investors in making investment decisions.
decisions. Keywords:
Keywords: current ratio,, debt to equity ratio current ratio debt to equity ratio,, profit margin, total assets turnover profit margin, total assets turnover
PENDAHULUAN PENDAHULUAN
Seiring dengan laju tatanan Seiring dengan laju tatanan perekonomian
perekonomian dunia dunia yang yang telahtelah mengalami perkembangan dan mengarah mengalami perkembangan dan mengarah pada
pada sistem sistem ekonomi ekonomi pasar pasar bebbebas,as, per
perusausahaahaan-pen-perusrusahaahaan semakian semakin n terdorongterdorong untuk meningkatkan daya saing. Suatu untuk meningkatkan daya saing. Suatu perusahaan
perusahaan dapat dapat dikatakan dikatakan mencapaimencapai kesuksesan dan berhasil memenangkan kesuksesan dan berhasil memenangkan persaingan
persaingan apabila apabila dapat dapat menghasilkanmenghasilkan laba yang maksimal. Laba mencerminkan laba yang maksimal. Laba mencerminkan
pengembalian
pengembalian kepada kepada pemegang pemegang ekuitasekuitas untuk periode yang bersangkutan. Laba untuk periode yang bersangkutan. Laba merupakan kenaikan manfaat ekonomi merupakan kenaikan manfaat ekonomi selama satu periode akuntansi dalam selama satu periode akuntansi dalam bentuk
bentuk pemasukan pemasukan atau atau penambahanpenambahan aktiva atau penurunan kewajiban yang aktiva atau penurunan kewajiban yang mengakibatkan kenaikan ekuitas yang mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanaman tidak berasal dari kontribusi penanaman modal (Juliana dan Sulardi, 2003).
modal (Juliana dan Sulardi, 2003).
Tidak dapat dipungkiri bahwa Tidak dapat dipungkiri bahwa pertumbuhan laba
kinerja keuangan perusahaan. Salah satu kinerja keuangan perusahaan. Salah satu alat analisis keuangan yang paling sering alat analisis keuangan yang paling sering digunakan adalah rasio keuangan. Rasio digunakan adalah rasio keuangan. Rasio
keuangan merupakan
perbandingan-keuangan merupakan
perbandingan- perbandingan
perbandingan angka-angka angka-angka daridari perkiraan-perkiraan
perkiraan-perkiraan yang yang terdapat terdapat didi
neraca dan laporan laba rugi.
neraca dan laporan laba rugi.
Perbandingan antara satu perkiraan Perbandingan antara satu perkiraan dengan perkiraan yang lain harus saling dengan perkiraan yang lain harus saling berhubungan
berhubungan sehingga sehingga hasilnya hasilnya dapatdapat diiterpretasikan untuk mengetahui diiterpretasikan untuk mengetahui kondisi keuangan dan kinerja perusahaan kondisi keuangan dan kinerja perusahaan baik,
baik, maka maka hasil hasil perhitungan perhitungan rasiorasio keuangan harus dibandingkan dengan keuangan harus dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya atau dengan tahun-tahun sebelumnya atau dengan rata-rata industri. Menurut Sulfida rata-rata industri. Menurut Sulfida (2010), analisis laporan keuangan (2010), analisis laporan keuangan meliputi perhitungan dan interpretasi meliputi perhitungan dan interpretasi rasio keuangan. Rasio keuangan dapat rasio keuangan. Rasio keuangan dapat dihitung dari isi informasi keuangan dihitung dari isi informasi keuangan
dalam laporan keuangan sehingga
dalam laporan keuangan sehingga
menunjukkan kekuatan perusahaan. menunjukkan kekuatan perusahaan.
Analisis rasio adalah berorientasi Analisis rasio adalah berorientasi dengan masa depan, artinya bahwa dengan masa depan, artinya bahwa dengan analisis rasio dapat digunakan dengan analisis rasio dapat digunakan sebagai alat untuk meramalkan keadaan sebagai alat untuk meramalkan keadaan keuangan serta hasil usaha di masa yang keuangan serta hasil usaha di masa yang akan datang. Analisis rasio keuangan akan datang. Analisis rasio keuangan dapat membantu para pelaku bisnis, dapat membantu para pelaku bisnis, pihak
pihak pemerintah, pemerintah, dan dan para para pemakaipemakai laporan keuangan lainnya dalam menilai laporan keuangan lainnya dalam menilai kondisi keuangan suatu perusahaan. kondisi keuangan suatu perusahaan. Rasio keuangan juga bermanfaat dalam Rasio keuangan juga bermanfaat dalam memprediksi laba perusahaan. Selain itu memprediksi laba perusahaan. Selain itu
rasio keuangan digunakan untuk
rasio keuangan digunakan untuk
memutuskan apakah akan membeli memutuskan apakah akan membeli saham perusahaan, untuk meminjam saham perusahaan, untuk meminjam
uang, atau memprediksi kekuatan
uang, atau memprediksi kekuatan
perusahaan
perusahaan di di masa masa depan. depan. ApabilaApabila kinerja keuangan perusahaan baik maka kinerja keuangan perusahaan baik maka pertumbuhan
pertumbuhan laba laba meningkat, meningkat, dandan sebaliknya kinerja perusahaan tidak baik sebaliknya kinerja perusahaan tidak baik maka pertumbuhan laba menurun. Dalam maka pertumbuhan laba menurun. Dalam hal ini pertumbuhan laba merupakan hal ini pertumbuhan laba merupakan peningkatan
peningkatan laba laba yanyang g dipdiperoerolehleh per
perusausahaahaan n dibdibandiandingkangkan n dengan dengan tahuntahun sebelumnya.
sebelumnya.
Penting bagi pemakai laporan Penting bagi pemakai laporan keuangan untuk mengetahui pertumbuhan keuangan untuk mengetahui pertumbuhan laba karena peningkatan laba yang laba karena peningkatan laba yang
diperoleh perusahaan menentukan
diperoleh perusahaan menentukan
besarnya
besarnya tingkat tingkat pengembalian pengembalian kepadakepada pemegang saham atau bagi calon investor pemegang saham atau bagi calon investor
untuk mengambil keputusan dalam
untuk mengambil keputusan dalam
melakukan investasi di perusahaan melakukan investasi di perusahaan tersebut. Bagi manajemen perusahaan, tersebut. Bagi manajemen perusahaan, pertumbuhan laba
pertumbuhan laba digunakan sebagai digunakan sebagai alatalat
untuk menghadapi berbagai
untuk menghadapi berbagai
kemungkinan yang akan terjadi di masa kemungkinan yang akan terjadi di masa yang akan datang. Kreditur sebelum yang akan datang. Kreditur sebelum mengambil keputusan untuk memberi mengambil keputusan untuk memberi atau menolak permintaan kredit suatu atau menolak permintaan kredit suatu perusahaan,
perusahaan, membutuh membutuh kan kan informasiinformasi pertumbuhan
pertumbuhan laba laba yang yang berbertujutujuan an untuuntukk
mengukur kemampuan perusahaan
mengukur kemampuan perusahaan
tersebut untuk membayar kembali
tersebut untuk membayar kembali
utangnya ditambah beban bunganya. utangnya ditambah beban bunganya.
Penelitian ini dilakukan untuk Penelitian ini dilakukan untuk menguji kembali hubungan rasio-rasio menguji kembali hubungan rasio-rasio keuangan dengan pertumbuhan laba. keuangan dengan pertumbuhan laba. Adanya ketidakkonsistenan hasil dari Adanya ketidakkonsistenan hasil dari penelitian-penelitian
penelitian-penelitian sebelumnyasebelumnya menyebabkan isu ini menarik untuk menyebabkan isu ini menarik untuk diteliti kembali. Penelitian ini bertujuan diteliti kembali. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti bahwa variabel untuk memberikan bukti bahwa variabel Current Ratio
Current Ratio,, Debt to Equity Ratio Debt to Equity Ratio,, Total Assest Turnover
Total Assest Turnover , dan, dan Profit Margin Profit Margin berpengaruh
berpengaruh terhadap terhadap pertumbuhan pertumbuhan labalaba pada
pada perusahaan perusahaan manufaktur manufaktur yangyang terdaftar di BEI 2006-2010. Oleh karena terdaftar di BEI 2006-2010. Oleh karena itu penelitian ini diharapkan dapat itu penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pihak-pihak memberikan kontribusi bagi pihak-pihak yang menanamkan modalnya dalam yang menanamkan modalnya dalam perusahaan
perusahaan sebagai sebagai salah salah satusatu pertimbangan
pertimbangan dalam dalam mengambilmengambil keputusan investasi.
keputusan investasi.
Analisis rasio keuangan
Analisis rasio keuangan
merupakan bagian dari analisis keuangan. merupakan bagian dari analisis keuangan. Analisis rasio keuangan adalah analisis Analisis rasio keuangan adalah analisis yang dilakukan dengan menghubungkan yang dilakukan dengan menghubungkan berbagai
berbagai perkiraan perkiraan yang yang terdapat terdapat padapada laporan keuangan dalam bentuk rasio laporan keuangan dalam bentuk rasio keuangan. Menurut Wild
keuangan. Menurut Wild (2005:36),(2005:36), analisis rasio (
mengungkap hubungan penting dan mengungkap hubungan penting dan menjadi dasar perbandingan dalam menjadi dasar perbandingan dalam menemukan kondisi dan tren yang sulit menemukan kondisi dan tren yang sulit untuk dideteksi dengan mempelajari untuk dideteksi dengan mempelajari
masing-masing komponen yang
masing-masing komponen yang
membentuk rasio. Rasio keuangan
membentuk rasio. Rasio keuangan
digunakan untuk mengevaluasi kondisi digunakan untuk mengevaluasi kondisi keuangan perusahaan dan kinerjanya. keuangan perusahaan dan kinerjanya. Dengan membandingkan rasio keuangan Dengan membandingkan rasio keuangan perusahaan
perusahaan dari dari tahun tahun ke ke tahun tahun dapatdapat dipelajari komposisi perubahan dan dapat dipelajari komposisi perubahan dan dapat ditentukan apakah terdapat kenaikan atau ditentukan apakah terdapat kenaikan atau penurunan
penurunan kondisi kondisi dan dan kinerjakinerja perusahaan selama waktu tersebut. Selain perusahaan selama waktu tersebut. Selain
itu, dengan membandingkan rasio
itu, dengan membandingkan rasio
keuangan terhadap perusahaan lainya keuangan terhadap perusahaan lainya yang sejenis atau terhadap rata-rata yang sejenis atau terhadap rata-rata
industri dapat membantu
industri dapat membantu
mengidentifikasi adanya penyimpangan. mengidentifikasi adanya penyimpangan.
Analisis rasio keuangan pada Analisis rasio keuangan pada umumnya digunakan oleh tiga kelompok umumnya digunakan oleh tiga kelompok utama yaitu manajer perusahaan, analis utama yaitu manajer perusahaan, analis kredit, dan analis saham. Kegunaan rasio kredit, dan analis saham. Kegunaan rasio keuangan bagi ketiga kelompok utama keuangan bagi ketiga kelompok utama tersebut menurut Brigham dan Houston tersebut menurut Brigham dan Houston (2006:119) adalah untuk membantu (2006:119) adalah untuk membantu
menganalisis, mengendalikan, dan
menganalisis, mengendalikan, dan
kemudian meningkatkan operasi
kemudian meningkatkan operasi
perusahaan.
perusahaan. Analis Analis kredit, kredit, termasuktermasuk petugas
petugas pinjaman pinjaman bank bank dan dan analisisanalisis peringkat
peringkat obligasi, obligasi, yang yang menganalisismenganalisis rasio-rasio untuk membantu memutuskan rasio-rasio untuk membantu memutuskan kemampuan perusahaan untuk membayar kemampuan perusahaan untuk membayar utang-utangnya, serta analis saham yang utang-utangnya, serta analis saham yang tertarik pada efisiensi, risiko, dan
tertarik pada efisiensi, risiko, dan prospekprospek pertumbuhan perusahaan.
pertumbuhan perusahaan.
Analisis keuangan yang mencakup Analisis keuangan yang mencakup analisis rasio keuangan, analisis analisis rasio keuangan, analisis kelemahan dan kekuatan
kelemahan dan kekuatan financial financial akanakan sangat membantu dalam menilai prestasi sangat membantu dalam menilai prestasi manajemen masa lalu dan prospeknya di manajemen masa lalu dan prospeknya di masa mendatang. Dengan melakukan masa mendatang. Dengan melakukan analisis terhadap kondisi keuangan suatu analisis terhadap kondisi keuangan suatu perusahaan
perusahaan dapat dapat diketahui diketahui kekuatankekuatan serta kelemahan yang dimiliki oleh serta kelemahan yang dimiliki oleh seorang
seorang business enterprises.business enterprises. Rasio dapat Rasio dapat memberikan indikasi apakah perusahaan memberikan indikasi apakah perusahaan
masih memiliki kas yang cukup untuk masih memiliki kas yang cukup untuk
memenuhi kewajiban keuangannya,
memenuhi kewajiban keuangannya,
besarnya
besarnya piutang piutang yang yang cukup cukup rasional,rasional,
efisiensi manajemen persediaan,
efisiensi manajemen persediaan,
perencanaan
perencanaan pengeluaran pengeluaran investasi investasi yangyang baik,
baik, dan dan struktur struktur modal modal yang yang sehatsehat
sehingga tujuan memaksimumkan
sehingga tujuan memaksimumkan
kemakmuran pemegang saham dapat kemakmuran pemegang saham dapat dicapai.
dicapai.
Menurut Harahap (2006:297),
Menurut Harahap (2006:297),
rasio keuangan adalah angka yang rasio keuangan adalah angka yang diperoleh dari hasil perbandingan satu diperoleh dari hasil perbandingan satu pos laporan keuangan dengan pos lainnya pos laporan keuangan dengan pos lainnya yang mempunyai hubungan yang relevan yang mempunyai hubungan yang relevan
dan signifikan. Menurut Kasmir
dan signifikan. Menurut Kasmir
(2009:104), rasio keuangan merupakan (2009:104), rasio keuangan merupakan indeks yang menghubungkan dua angka indeks yang menghubungkan dua angka akuntansi dan diperoleh dengan membagi akuntansi dan diperoleh dengan membagi satu angka dengan angka yang lainnya satu angka dengan angka yang lainnya dalam satu periode maupun beberapa dalam satu periode maupun beberapa periode. Rasio
periode. Rasio keuangan dirancang keuangan dirancang untukuntuk membantu dalam mengevaluasi suatu membantu dalam mengevaluasi suatu laporan keuangan (Brigham dan Hoston, laporan keuangan (Brigham dan Hoston, 2006).
2006).
Menurut Kasmir (2009:127), jenis Menurut Kasmir (2009:127), jenis rasio keuangan terdiri dari sebagai rasio keuangan terdiri dari sebagai berikut:
berikut: 1.
1. Rasio Rasio Likuditas Likuditas merupakan merupakan rasiorasio yang menggambarkan kemampuan yang menggambarkan kemampuan perusahaan
perusahaan dalam dalam memenuhimemenuhi kewajiban jangka pendek. kewajiban jangka pendek. Jenis- jenis dari rasio likuiditas
jenis dari rasio likuiditas antara lain:antara lain:
a.
a.
Rasio Lancar (Rasio Lancar (Current RatioCurrent Ratio)) merupakan rasio untuk mengukur merupakan rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka membayar kewajiban jangka pendek atau hutangpendek atau hutang yang segerayang segera jatuh
jatuh tempo tempo pada pada saat saat ditagihditagih secara keseluruhan.
secara keseluruhan.
b.
b.
Rasio Cepat (Rasio Cepat (Quick Ratio)Quick Ratio)merupakan rasio yang
merupakan rasio yang
menunjukkan kemampuan
menunjukkan kemampuan
perusahaan
perusahaan dalam dalam memenuhimemenuhi atau membayar kewajiban atau atau membayar kewajiban atau hutang lancar dengan aktiva hutang lancar dengan aktiva lancar tanpa memperhitungkan lancar tanpa memperhitungkan nilai perusahaan.
c.
c.
Rasio Rasio Kas Kas ((Cash Cash RatioRatio)) merupakan alat yang digunakan merupakan alat yang digunakan untuk mengukur seberapa besar untuk mengukur seberapa besar uang kas yang tersedia untuk uang kas yang tersedia untuk membayar utang.membayar utang.
d.
d.
Rasio Rasio Perputaran Perputaran KasKasmerupakan rasio yang
merupakan rasio yang
mengukur tingkat kecukupan mengukur tingkat kecukupan modal kerja perusahaan yang modal kerja perusahaan yang dibutuhkan untuk membayar dibutuhkan untuk membayar
tagihan dan membiayai
tagihan dan membiayai
penjualan. penjualan.
e.
e.
Inventory Inventory to to Net Net WorkingWorking CapitalCapital merupakan rasio yangmerupakan rasio yang digunakan untuk mengukur atau digunakan untuk mengukur atau membanding kan antara jumlah membanding kan antara jumlah persediaan
persediaan yang yang ada ada dengandengan modal kerja perusahaan.
modal kerja perusahaan.
Rasio likuiditas yang menjadi Rasio likuiditas yang menjadi fokus dalam penelitian ini fokus dalam penelitian ini adalah rasio lancar atau
adalah rasio lancar atau currentcurrent ratio
ratio (CR). (CR). Rasio Rasio lancarlancar
merupakan rasio untuk
merupakan rasio untuk
mengukur kemampuan
mengukur kemampuan
perusahaan
perusahaan dalam dalam membayarmembayar kewajiban jangka pendek atau kewajiban jangka pendek atau hutang yang segera jatuh tempo hutang yang segera jatuh tempo pada
pada saat saat ditagih ditagih secarasecara keseluruhan. Rasio lancar dapat keseluruhan. Rasio lancar dapat dikatakan sebagai bentuk untuk dikatakan sebagai bentuk untuk mengukur tingkat keamanan mengukur tingkat keamanan ((margin margin of of safetysafety) ) suatusuatu perusahaan.
perusahaan. Apabila Apabila rasiorasio lancar rendah, dapat dikatakan lancar rendah, dapat dikatakan bahwa
bahwa perusahaan perusahaan kurangkurang modal untuk membayar utang. modal untuk membayar utang. Namun,
Namun, apabila apabila hasilhasil pengukuran
pengukuran rasrasio tinggiio tinggi, , kondkondisiisi peru
perusahsahaan aan belum belum dapatdapat dikatakan baik. Hal ini dapat dikatakan baik. Hal ini dapat terjadi karena tidak adanya terjadi karena tidak adanya penggunaan
penggunaan kas kas dengan dengan sebaiksebaik mungkin. Adapun rumus untuk mungkin. Adapun rumus untuk mencari rasio lancar atau mencari rasio lancar atau current ratio
current ratio dapat digunakan dapat digunakan sebagai berikut:
sebagai berikut:
2.
2. Rasio Rasio Solvabilitas Solvabilitas (( Leverage Leverage Ratio
Ratio) merupakan rasio yang) merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur digunakan untuk mengukur sejauh mana aktiva perusahaan sejauh mana aktiva perusahaan dibiayai dengan utang. dibiayai dengan utang. Jenis- jenis
jenis rasio rasio solvabilitas solvabilitas antaraantara lain:
lain: a.
a. Debt Debt to to Assest Ratio Assest Ratio (Debt(Debt Ratio)
Ratio) merupakan rasiomerupakan rasio
utang yang digunakan
utang yang digunakan
untuk mengukur
untuk mengukur
perbandingan
perbandingan antara antara totaltotal utang dengan total aktiva. utang dengan total aktiva. b.
b. Debt Debt to to Equity Equity RatioRatio
merupakan rasio yang
merupakan rasio yang
digunakan untuk menilai digunakan untuk menilai utang dengan ekuitas.
utang dengan ekuitas. c.
c. Long Long Term Term Debt Debt to to EquityEquity Ratio
Ratio merupakan rasio merupakan rasio
antara utang jangka
antara utang jangka
panjang
panjang dengan dengan modalmodal sendiri
sendiri d.
d. Times Times Interest Interest Earned Earned merupakan rasio untuk merupakan rasio untuk
mencari jumlah kali
mencari jumlah kali
perolehan bunga. perolehan bunga. e.
e. Fixed Fixed Charge Charge CoverageCoverage
merupakan rasio yang
merupakan rasio yang
dilakukan apabila
dilakukan apabila
perusahaan
perusahaan memperolehmemperoleh utang jangka panjang atau utang jangka panjang atau menyewa aktiva berdasarkan menyewa aktiva berdasarkan
kontrak sewa (
kontrak sewa (leaselease contract)
contract)..
Dalam rasio solvabilitas
Dalam rasio solvabilitas
((laverage ratiolaverage ratio) ini, yang) ini, yang menjadi fokus penelitian ini menjadi fokus penelitian ini adalah
adalah Debt Debt to to Equity Equity RatioRatio (DER).
(DER). Debt Debt to to Equity Equity RatioRatio adalah rasio yang digunakan adalah rasio yang digunakan untuk menilai utang dengan untuk menilai utang dengan ekuitas. Rasio ini berguna ekuitas. Rasio ini berguna untuk mengetahui jumlah dana untuk mengetahui jumlah dana
yang
yang disediakan disediakan peminjampeminjam (kreditor) dengan pemilik (kreditor) dengan pemilik perusahaan
perusahaan atau atau berfungsiberfungsi untuk mengetahui setiap rupiah untuk mengetahui setiap rupiah modal sendiri yang dijadikan modal sendiri yang dijadikan untuk jaminan utang.Semakin untuk jaminan utang.Semakin besar
besar rasio akan rasio akan semakin baik.semakin baik. Sebaliknya dengan rasio yang Sebaliknya dengan rasio yang rendah, semakin tinggi tingkat rendah, semakin tinggi tingkat pendanaan
pendanaan yang yang disediakandisediakan pemilik
pemilik dan dan semakin semakin besarbesar batas
batas pengamanan pengamanan bagibagi peminjam
peminjam jika jika terjadi terjadi kerugiankerugian atau penyusutan terhadap nilai atau penyusutan terhadap nilai aktiva. Rasio ini memberikan aktiva. Rasio ini memberikan petunjuk
petunjuk umum umum tentangtentang kelayakan dan risiko keuangan kelayakan dan risiko keuangan perusahaan.
perusahaan. Rumus Rumus yangyang digunakan untuk menghitung digunakan untuk menghitung rasio ini adalah sebagai berikut: rasio ini adalah sebagai berikut:
3.
3. Rasio Rasio Aktivitas Aktivitas merupakan merupakan rasiorasio
yang digunakan untuk
yang digunakan untuk
mengukur tingkat efesiensi mengukur tingkat efesiensi pemanfaatan
pemanfaatan sumber sumber dayadaya peru
perusahsahaan aan (pe(penjuanjualan,lan, pers
persediediaanaan, , penagihan penagihan piutang,piutang, dan lainnya) atau rasio untuk dan lainnya) atau rasio untuk
menilai kemampuan
menilai kemampuan
perusahaan dalam m
perusahaan dalam melakelaksanasanakankan aktivitas sehari-hari. Jenis-jenis aktivitas sehari-hari. Jenis-jenis rasio aktivitas antara lain:
rasio aktivitas antara lain: a.
a. Perputaran Perputaran piutangpiutang
merupakan rasio yang
merupakan rasio yang
digunakan untuk
digunakan untuk
mengukur beberapa lama mengukur beberapa lama penagihan
penagihan piutang piutang selamaselama satu periode atau berapa satu periode atau berapa kali dana yang ditanam kali dana yang ditanam dalam piutang ini akan dalam piutang ini akan berputar
berputar dalam dalam satusatu periode.
periode.
b.
b. Perputaran Perputaran persediaanpersediaan
merupakan rasio yang
merupakan rasio yang
digunakan untuk mengukur digunakan untuk mengukur berapa
berapa kali kali dana dana yangyang ditanamkan dalam persediaan ditanamkan dalam persediaan ini berputar dalam suatu ini berputar dalam suatu periode.
periode. c.
c. Perputaran modal kerjaPerputaran modal kerja merupakan salah satu rasio merupakan salah satu rasio
untuk mengukur atau
untuk mengukur atau
menilai keefektifan modal menilai keefektifan modal kerja perusahaan selama kerja perusahaan selama periode tertentu.
periode tertentu. d.
d. Fixed Fixed assets assets turnoverturnover
merupakan rasio yang
merupakan rasio yang
digunakan untuk mengukur digunakan untuk mengukur berapa
berapa kali kali dana dana yangyang ditanamkan dalam aktiva ditanamkan dalam aktiva tetap berputar dalam satu tetap berputar dalam satu periode.
periode. e.
e. Total Total Assets Assets TurnoverTurnover
merupakan rasio yang
merupakan rasio yang
digunakan untuk mengukur digunakan untuk mengukur berapa
berapa jumlah jumlah penjualanpenjualan yang diperoleh dari tiap yang diperoleh dari tiap rupiah aktiva.
rupiah aktiva.
Dalam rasio aktivitas ini yang Dalam rasio aktivitas ini yang menjadi fokus dalam penelitian menjadi fokus dalam penelitian ini adalah
ini adalah total assets turnovertotal assets turnover (TAT).
(TAT). Total assets turnoverTotal assets turnover merupakan rasio yang digunakan merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur berapa kali untuk mengukur berapa kali dana yang ditanamkan dalam dana yang ditanamkan dalam aktiva tetap berputar dalam satu aktiva tetap berputar dalam satu periode.
periode. Rumus Rumus untukuntuk menghitung rasio ini adalah menghitung rasio ini adalah sebagai berikut:
sebagai berikut:
4. Rasio profitabilitas merupakan 4. Rasio profitabilitas merupakan rasio untuk menilai kemampuan rasio untuk menilai kemampuan perusahaan
perusahaan dalam dalam mencarimencari keuntungan atau laba dalam keuntungan atau laba dalam suatu periode tertentu. suatu periode tertentu.
Jenis- jenis
jenis rasio rasio profitabilitas profitabilitas antaraantara lain:
lain: a.
a. Profit Profit Margin Margin on on SalesSales merupakan salah satu rasio merupakan salah satu rasio
yang digunakan untuk
yang digunakan untuk
mengukur margin laba atas mengukur margin laba atas penjualan.
penjualan. b.
b. Return Return on on InvestmentInvestment (ROI)
(ROI) merupakan rasiomerupakan rasio yang menunjukkan hasil yang menunjukkan hasil (return) atas jumlah aktiva (return) atas jumlah aktiva
yang digunakan
yang digunakan
perusahaan. perusahaan. c.
c. Return Return on on Equity Equity (ROE)(ROE) merupakan rasio untuk merupakan rasio untuk
mengukur laba bersih
mengukur laba bersih
sesudah pajak dengan
sesudah pajak dengan
modal sendiri. modal sendiri. d.
d. Laba per Lembar SahamLaba per Lembar Saham Biasa merupakan rasio Biasa merupakan rasio
untuk mengukur untuk mengukur keberhasilan manajemen keberhasilan manajemen dalam mencapai dalam mencapai keuntungan bagi keuntungan bagi pemegang saham. pemegang saham.
Dalam rasio profitabilitas ini Dalam rasio profitabilitas ini yang menjadi fokus dalam yang menjadi fokus dalam penelitian
penelitian ini ini adalahadalah Profit Profit Margin
Margin RatioRatio atau ratio margin atau ratio margin laba terhadap penjualan.
laba terhadap penjualan. Profit Profit Margin
Margin RatioRatio (PM) adalah (PM) adalah salah satu rasio yang digunakan salah satu rasio yang digunakan untuk mengukur margin laba untuk mengukur margin laba atas penjualan. Semakin besar atas penjualan. Semakin besar rasio ini maka semakin baik rasio ini maka semakin baik karena dianggap kemampuan karena dianggap kemampuan perusahaan
perusahaan dalam dalam mendapatmendapat kan laba cukup tinggi. Rumus kan laba cukup tinggi. Rumus yang dapat diguna kan untuk yang dapat diguna kan untuk mengukur rasio ini adalah mengukur rasio ini adalah sebagai berikut:
sebagai berikut:
Setiap perusahaan menginginkan Setiap perusahaan menginginkan laba atau sering disebut juga dengan laba atau sering disebut juga dengan keuntungan (
keuntungan ( profit profit ). Laba diperlukan). Laba diperlukan
oleh perusahaan untuk dapat
oleh perusahaan untuk dapat
melangsungkan kehidupan perusahaan. melangsungkan kehidupan perusahaan. Wild (2005:25), mengidentifikasikan Wild (2005:25), mengidentifikasikan laba bersih (
laba bersih (net net incomeincome) sebagai) sebagai profitabilitas
profitabilitas perusahaan. perusahaan. LabaLaba mencerminkan pengembalian kepada mencerminkan pengembalian kepada pemegang
pemegang ekuitas ekuitas untuk untuk periode periode yangyang bersangkutan. Laba
bersangkutan. Laba merupakan perkiraanmerupakan perkiraan atas kenaikan atau penurunan ekuitas atas kenaikan atau penurunan ekuitas sebelum distribusi kepada dan kontribusi sebelum distribusi kepada dan kontribusi dari
dari pemegang pemegang ekuitaekuitas. Menurut Sos. Menurut Soemarsemarsoo (2005:230), laba adalah selisih lebih (2005:230), laba adalah selisih lebih pendapatan
pendapatan atas atas beban beban sehubungansehubungan dengan kegiatan usaha. Menurut Juliana dengan kegiatan usaha. Menurut Juliana dan Sulardi (2003), laba merupakan dan Sulardi (2003), laba merupakan kenaikan manfaat ekonomi selama satu kenaikan manfaat ekonomi selama satu periode
periode akuntansi akuntansi dalam dalam bentukbentuk pemasukan
pemasukan atau atau penambahan penambahan aktiva aktiva atauatau penurunan
penurunan kewajiban kewajiban yangyang mengakibatkan kenaikan ekuitas yang mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanaman tidak berasal dari kontribusi penanaman modal.
modal.
Setiap perusahaan berusaha untuk Setiap perusahaan berusaha untuk memperoleh laba yang maksimal. Laba memperoleh laba yang maksimal. Laba
yang diperoleh perusahaan akan
yang diperoleh perusahaan akan
ber
berpengpengaruaruh terhh terhadaadap kelangsungan p kelangsungan hiduphidup perusahaan
perusahaan tetersrsebebutut. . PePerurusasahahaan an papaststii menginginkan adanya peningkatan laba menginginkan adanya peningkatan laba yang diperoleh dalam setiap tahunnya. yang diperoleh dalam setiap tahunnya. Peningkatan dan penurunan laba dilihat Peningkatan dan penurunan laba dilihat dari pertumbuhan laba. Pertumbuhan laba dari pertumbuhan laba. Pertumbuhan laba adalah peningkatan dan penurunan laba adalah peningkatan dan penurunan laba yang diperoleh perusahaan dibandingkan yang diperoleh perusahaan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
dengan tahun sebelumnya.
Menurut Ikatan Akuntan Indonesia Menurut Ikatan Akuntan Indonesia (2007), penghasilan bersih (laba) (2007), penghasilan bersih (laba) seringkali digunakan sebagai ukuran seringkali digunakan sebagai ukuran kinerja atau sebagi dasar bagi ukuran kinerja atau sebagi dasar bagi ukuran yang lain seperti imbalan investasi yang lain seperti imbalan investasi ((return on invesment return on invesment ) atau penghasilan) atau penghasilan per
per saham saham ((earning per shareearning per share). Pada). Pada umumnya kinerja manajer perusahaan umumnya kinerja manajer perusahaan diukur dan dievaluasi berdasarkan laba diukur dan dievaluasi berdasarkan laba yang diperoleh. Oleh karena itu, banyak yang diperoleh. Oleh karena itu, banyak manajer yang melakukan manajemen manajer yang melakukan manajemen laba agar kinerja mereka terlihat baik. laba agar kinerja mereka terlihat baik. Tindakan manajemen tersebut dapat Tindakan manajemen tersebut dapat
merugikan pemegang saham. Pemegang merugikan pemegang saham. Pemegang saham mengharapkan kinerja perusahaan saham mengharapkan kinerja perusahaan mengalami peningkatan yang ditandai mengalami peningkatan yang ditandai
dengan peningkatan laba karena
dengan peningkatan laba karena
peningkatan
peningkatan lablaba a akaakan n memeningningkatkkatkanan peng
pengembembalialian an kepada kepada pemegang pemegang saham.saham. Dengan mengetahui pertumbuhan laba Dengan mengetahui pertumbuhan laba
yang diperoleh perusahaan maka
yang diperoleh perusahaan maka
manajemen dapat menentukan apakah manajemen dapat menentukan apakah terdapat peningkatan atau penurunan terdapat peningkatan atau penurunan kinerja keuangan suatu perusahaan.
kinerja keuangan suatu perusahaan.
Pertumbuhan laba dipengaruhi Pertumbuhan laba dipengaruhi oleh perubahan komponen-komponen oleh perubahan komponen-komponen dalam laporan keuangan. Pertumbuhan dalam laporan keuangan. Pertumbuhan laba yang disebabkan oleh perubahan laba yang disebabkan oleh perubahan komponen laporan keuangan misalnya komponen laporan keuangan misalnya perubahan
perubahan penjualan, penjualan, perubahan perubahan hargaharga pokok
pokok penjualan, penjualan, perubahan perubahan bebanbeban
operasi, perubahan beban bunga,
operasi, perubahan beban bunga,
perubahan
perubahan pajak pajak penghasilan, penghasilan, adanyaadanya perubahan
perubahan pada pada pos-pos pos-pos luar luar biasa, biasa, dandan lain-lain. Perubahan laba dapat juga lain-lain. Perubahan laba dapat juga disebabkan oleh faktor-faktor luar seperti disebabkan oleh faktor-faktor luar seperti adanya peningkatan harga akibat inflasi adanya peningkatan harga akibat inflasi dan adanya kebebasan manajerial yang dan adanya kebebasan manajerial yang memungkinkan manajer memilih metode memungkinkan manajer memilih metode akuntansi dan membuat estimasi yang akuntansi dan membuat estimasi yang dapat meningkatkan laba. Pertumbuhan dapat meningkatkan laba. Pertumbuhan laba dapat dihitung dengan menggunakan laba dapat dihitung dengan menggunakan formula:
formula:
Current ratio
Current ratio menunjukkan sejauh menunjukkan sejauh mana aktiva lancar memenuhi kewajiban mana aktiva lancar memenuhi kewajiban – –
kewajiban lancar. Semakin besar
kewajiban lancar. Semakin besar
perbandingan
perbandingan aktiva lancar aktiva lancar dengandengan
hutang lancar, semakin tinggi
hutang lancar, semakin tinggi
kemampuan perusahaan menutupi
kemampuan perusahaan menutupi
kewajiban jangka pendeknya. Rasio kewajiban jangka pendeknya. Rasio lancar dapat dikatakan sebagai bentuk lancar dapat dikatakan sebagai bentuk untuk mengukur tingkat keamanan untuk mengukur tingkat keamanan ((margin of safetymargin of safety) suatu perusahaan.) suatu perusahaan. Apabila rasio lancar rendah dapat Apabila rasio lancar rendah dapat
dikatakan bahwa perusahaan kurang dikatakan bahwa perusahaan kurang modal untuk membayar hutang. Namun, modal untuk membayar hutang. Namun, apabila hasil pengukuran rasio tinggi apabila hasil pengukuran rasio tinggi belum
belum dikatakan dikatakan bahwa bahwa kondisikondisi perusahaan
perusahaan sedang sedang baik baik dan dan belumbelum menjamin akan dapat dibayarnya hutang menjamin akan dapat dibayarnya hutang perusahaan
perusahaan yang yang sudah sudah jatuh jatuh tempotempo karena proporsi atau distribusi aktiva karena proporsi atau distribusi aktiva
lancar yang tidak menguntungkan
lancar yang tidak menguntungkan
(Nurvigia, 2010). (Nurvigia, 2010).
Penelitian Meriewaty dan Setyani Penelitian Meriewaty dan Setyani (2005) menyatakan bahwa
(2005) menyatakan bahwa current ratiocurrent ratio berpengaruh
berpengaruh signifikan signifikan terhadapterhadap pertumbuhan
pertumbuhan laba. laba. Namun Namun hasilhasil penelitian
penelitian tersebut tersebut berbeda berbeda dengan dengan hasilhasil penelitian
penelitian Sulfida Sulfida (2010) (2010) yangyang menyatakan bahwa
menyatakan bahwa current ratiocurrent ratio tidak tidak berpengaruh
berpengaruh signifikan signifikan terhadapterhadap pertumbuhan
pertumbuhan laba. laba. Dengan Dengan demikiandemikian hipotesis pertama dalam penelitian ini hipotesis pertama dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
adalah sebagai berikut: H
H11:: Current ratioCurrent ratio berpengaruh terhadap berpengaruh terhadap
pertumbuhan laba. pertumbuhan laba. ebt to equity ratio
ebt to equity ratio (DER) menunjukkan(DER) menunjukkan untuk mengetahui perbandingan jumlah untuk mengetahui perbandingan jumlah
dana yang disediakan peminjam
dana yang disediakan peminjam
(kreditor) dengan pemilik perusahaan, (kreditor) dengan pemilik perusahaan, dimana
dimana debt to equity ratiodebt to equity ratio semakinsemakin besar
besar maka maka akan akan baik baik bagi bagi pertumbuhanpertumbuhan laba sebaliknya semakin rendah
laba sebaliknya semakin rendah debt todebt to equity ratio
equity ratio maka semakin tinggi tingkat maka semakin tinggi tingkat pendanaan
pendanaan yang yang disediakan disediakan pemilik pemilik dandan semakin besar batas pengamanan bagi semakin besar batas pengamanan bagi peminjam
peminjam jika jika terjadi terjadi kerugian kerugian atauatau penyusutan
penyusutan terhadap terhadap nilai nilai aktiva aktiva dandan akan berpengaruh terhadap pertumbuhan akan berpengaruh terhadap pertumbuhan laba (Nurvigia, 2010). Penelitian laba (Nurvigia, 2010). Penelitian Hermanto (2007) menyatakan bahwa Hermanto (2007) menyatakan bahwa debt equity ratio
debt equity ratio berpengaruh signifikan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Namun hasil terhadap pertumbuhan laba. Namun hasil penelitian
penelitian tersebut tersebut berbeda berbeda dengan dengan hasilhasil penelitian
penelitian Ismail Ismail (2010) (2010) yangyang menyatakan bahwa
menyatakan bahwa debt equity ratiodebt equity ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan
hipotesis kedua dalam penelitian ini hipotesis kedua dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
adalah sebagai berikut: H
H22:: Debt Debt equity equity ratioratio berpengaruh berpengaruh
terhadap pertumbuhan laba. terhadap pertumbuhan laba. Total assests turnover
Total assests turnover mencerminkan mencerminkan kemampuan perusahaan dalam mengukur kemampuan perusahaan dalam mengukur tingkat efisiensi pemanfaatan sumber tingkat efisiensi pemanfaatan sumber daya perusahaan dalam melaksanakan daya perusahaan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari.
aktivitas sehari-hari. Total Total assestsassests turnover
turnover digunakan untuk mengukurdigunakan untuk mengukur berapa
berapa jumlah jumlah penjualan penjualan yang yang diperolehdiperoleh dari tiap rupiah aktiva. Semakin tinggi dari tiap rupiah aktiva. Semakin tinggi total assets turnover,
total assets turnover, maka semakinmaka semakin tinggi pula pertumbuhan laba. Dan tinggi pula pertumbuhan laba. Dan semakin rendah
semakin rendah total assets turnovertotal assets turnover maka semakin rendah juga pertumbuhan maka semakin rendah juga pertumbuhan laba (Nurvigia, 2010).
laba (Nurvigia, 2010).
Penelitian Hapsari (2007)
Penelitian Hapsari (2007)
menyatakan bahwa
menyatakan bahwa total assets turnover total assets turnover berpengaruh
berpengaruh signifikan signifikan terhadapterhadap pertumbuhan
pertumbuhan laba. laba. Namun Namun hasilhasil penelitian
penelitian tersebut tersebut berbeda berbeda dengan dengan hasilhasil penelitian
penelitian Sulfida Sulfida (2010) (2010) yangyang menyatakan bahwa
menyatakan bahwa total assets turnovertotal assets turnover tidak berpengaruh signifikan terhadap tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan
pertumbuhan laba. laba. Dengan Dengan demikiandemikian hipotesis ketiga dalam penelitian ini hipotesis ketiga dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
adalah sebagai berikut: H
H33:: Total assets turnover Total assets turnover berpengaruh berpengaruh
terhad
terhadap pertumbuhan labaap pertumbuhan laba.. Profit
Profit marginmargin mengukur margin mengukur margin laba atas penjualan, dimana
laba atas penjualan, dimana profit margin profit margin semakin besar maka semakin baik karena semakin besar maka semakin baik karena dianggap kemampuan perusahaan dalam dianggap kemampuan perusahaan dalam mendapatkan laba cukup tinggi dan akan mendapatkan laba cukup tinggi dan akan berpengaruh
berpengaruh baik baik terhadap terhadap pertumbuhanpertumbuhan laba begitu sebaliknya semakin rendah laba begitu sebaliknya semakin rendah profit
profit marginmargin maka semakin rendah juga maka semakin rendah juga
kemampuan perusahaan dalam
kemampuan perusahaan dalam
mendapatkan laba dan akan berpengaruh juga mendapatkan laba dan akan berpengaruh juga terhadap pertumbuhan (Nurvigia, 2010). terhadap pertumbuhan (Nurvigia, 2010). Penelitian Suwarno (2004) menyatakan Penelitian Suwarno (2004) menyatakan bahwa
bahwa profit profit marginmargin berpengaruh berpengaruh
signifikan terhadap pertumbuhan laba. signifikan terhadap pertumbuhan laba. Namun
Namun hasil hasil penelitian penelitian tersebut tersebut berbedaberbeda dengan hasil penelitian Meyti (2005) dengan hasil penelitian Meyti (2005) yang menyatakan
yang menyatakan profit profit marginmargin tidaktidak berpengaruh
berpengaruh signifikan signifikan terhadapterhadap pertumbuhn
pertumbuhn laba. laba. Dengan Dengan demikiandemikian hipotesis keempat dalam penelitian ini hipotesis keempat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
adalah sebagai berikut: H
H44:: Profit Profit marginmargin berpengaruhberpengaruh
terhadap pertumbuhan laba. terhadap pertumbuhan laba.
METODE PENELITIAN METODE PENELITIAN
Penelitian ini dilakukan di Bursa Penelitian ini dilakukan di Bursa
Efek Indonesia melalui
Efek Indonesia melalui websitewebsite www.idx.co.id
www.idx.co.id .. Objek penelitian ini Objek penelitian ini adalah rasio-rasio keuangan terhadap adalah rasio-rasio keuangan terhadap pertumbuhan
pertumbuhan laba laba atau atau data data laporanlaporan keuangan perusahaan-perusahaan yang keuangan perusahaan-perusahaan yang tercatat (
tercatat (listing listing ) di BEI dari tahun 2006-) di BEI dari tahun 2006-2010 sesuai dengan kriteria sampel yang 2010 sesuai dengan kriteria sampel yang telah ditentukan. Metode penentuan telah ditentukan. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik
ini adalah teknik purposive purposive sampling sampling yaitu teknik yang digunakan dalam yaitu teknik yang digunakan dalam pen
penententuan suan sampeampel yang dl yang dipiipilih belih berdardasarsarkankan kriteria tertentu dan berdasarkan kriteria tertentu dan berdasarkan pertimbangan
pertimbangan tertentu tertentu yang yang disesuaikandisesuaikan dengan tujuan penelitian. Adapun yang dengan tujuan penelitian. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitin ini menjadi sampel dalam penelitin ini adalah yang memenuhi kriteria yaitu (1) adalah yang memenuhi kriteria yaitu (1) perusahaan
perusahaan yang yang tergolong tergolong dalamdalam kelompok manufaktur yang terdaftar di kelompok manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sampai tahun 2010, Bursa Efek Indonesia sampai tahun 2010,
(2) perusahaan manufaktur yang
(2) perusahaan manufaktur yang
menyajikan laporan keuangan dalam menyajikan laporan keuangan dalam mata uang rupiah, (3) perusahaan mata uang rupiah, (3) perusahaan
manufaktur yang mempublikasikan
manufaktur yang mempublikasikan
laporan keuangan secara berturut-turut laporan keuangan secara berturut-turut untuk periode 2006-2010, (4) perusahaan untuk periode 2006-2010, (4) perusahaan manufaktur yang dalam laporan keuangan manufaktur yang dalam laporan keuangan tidak melaporkan kerugian.
tidak melaporkan kerugian.
Variabel independen penelitian ini Variabel independen penelitian ini adalah
adalah Current RatioCurrent Ratio (X(X11)) , Debt to Equity , Debt to Equity
Ratio
Ratio (X(X22),), Total Assets TurnoverTotal Assets Turnover (X(X33),),
dan
variabel dependen dalam penelitian ini variabel dependen dalam penelitian ini adalah pertumbuhan laba (Y). Teknis adalah pertumbuhan laba (Y). Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis data yang digunakan adalah model analisis regresi berganda dengan model analisis regresi berganda dengan bantuan
bantuan software software SPSS SPSS 16 16 for for windows.windows. Untuk menghasilkan suatu model yang Untuk menghasilkan suatu model yang baik,
baik, analisis analisis regresi regresi memerlukanmemerlukan pengujian
pengujian asumsi asumsi klasik klasik sebelumsebelum melakukan pengujian hipotesis.
melakukan pengujian hipotesis.
Pengujian asumsi klasik tersebut Pengujian asumsi klasik tersebut
meliputi uji normalitas, uji
meliputi uji normalitas, uji
multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi. Menurut Ghozali uji autokorelasi. Menurut Ghozali (2009:110), cara yang dapat digunakan (2009:110), cara yang dapat digunakan
untuk menguji apakah variabel
untuk menguji apakah variabel
pengganggu
pengganggu atau atau residual residual memilikimemiliki distribusi normal adalah uji
distribusi normal adalah uji Kolmogorov- Kolmogorov-Smirnov
Smirnov. Kriteria dalam pengambilan. Kriteria dalam pengambilan
keputusan adalah apabila nilai
keputusan adalah apabila nilai
signifikansi atau probabilitas >0,05, signifikansi atau probabilitas >0,05, maka residual memiliki distribusi normal maka residual memiliki distribusi normal dan apabila nilai signifikansi atau dan apabila nilai signifikansi atau probabilitas
probabilitas < < 0,05, 0,05, maka maka residual residual tidaktidak
memiliki distribusi normal. Uji
memiliki distribusi normal. Uji
multikolonearitas bertujuan untuk multikolonearitas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas adanya korelasi antar variabel bebas (independen). Multikolonearitas dapat (independen). Multikolonearitas dapat dideteksi dengan melihat nilai
dideteksi dengan melihat nilai tolerancetolerance d
d anan variance inflation factor variance inflation factor (VIF). Nilai (VIF). Nilai cut off
cut off yang umum dipakai untuk yang umum dipakai untuk menunjukkan adanya multikolonearitas menunjukkan adanya multikolonearitas adalah nilai tolerance <0,10 atau sama adalah nilai tolerance <0,10 atau sama dengan nilai VIF > 0,10.
dengan nilai VIF > 0,10.
Uji heteroskedastisistas bertujuan Uji heteroskedastisistas bertujuan menguji apakah dalam model regresi menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan varians dan terjadi ketidaksamaan varians dan residual suatu pengamatan ke pengamatan residual suatu pengamatan ke pengamatan yang lain. Model regresi yang baik yang lain. Model regresi yang baik adalah tidak terjadi heteroskedastisitas. adalah tidak terjadi heteroskedastisitas.
Mendeteksi ada atau tidaknya
Mendeteksi ada atau tidaknya
heteroskedastisitas dapat dilakukan heteroskedastisitas dapat dilakukan
dengan Uji
dengan Uji Glejser Glejser . . UjiUji Glejser Glejser dilakukan dengan cara meregresikan nilai dilakukan dengan cara meregresikan nilai absolut residual dengan variabel bebas absolut residual dengan variabel bebas dengan tingkat signifikansi 0,05. dengan tingkat signifikansi 0,05. Menurut Ghozali (2009:95), autokorelasi Menurut Ghozali (2009:95), autokorelasi
bertujuan
bertujuan untuk untuk menguji menguji apakah apakah dalamdalam model regresi linear ada korelasi antara model regresi linear ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t kesalahan pengganggu pada periode t dengan kesalahan pengganggu pada dengan kesalahan pengganggu pada periode
periode t-1 t-1 (sebelumnya) (sebelumnya) menggunakanmenggunakan Uji Durbin Watson.
Uji Durbin Watson.
Adapun persamaan regresi linier Adapun persamaan regresi linier berganda dirumuskan sebagai berikut: berganda dirumuskan sebagai berikut:
Y = a+ b Y = a+ b11XX11 + b + b22XX22+ b+ b33XX3 +3 + b b44XX44 + + e...(6) e...(6) Keterangan: Keterangan: Y
Y = = Variabel Variabel PertumbuhanPertumbuhan Laba
Laba a
a = = KonstantaKonstanta b
b11 b b22 b b33 b b44 = = Koefisien Koefisien regresiregresi
X
X11 = = Variabel Variabel CRCR
X
X22 = = Variabel Variabel DERDER
X
X33 = = Variabel Variabel TATTAT
X
X44 = = Variabel Variabel PMPM
e
e = = Variabel Variabel PenggangguPengganggu
HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL DAN PEMBAHASAN
Uji data statistik dengan model Uji data statistik dengan model Kolmogorov-Smirnov
Kolmogorov-Smirnov menunjukkanmenunjukkan bahwa
bahwa masing-masing masing-masing variabel variabel memilikimemiliki nilai signifikansi di atas 0,05. Hal ini nilai signifikansi di atas 0,05. Hal ini berarti
berarti seluruh seluruh data data telah telah berdistribusiberdistribusi normal. Hasil uji multikolinearitas normal. Hasil uji multikolinearitas menunjukkan bahwa tidak ada variabel menunjukkan bahwa tidak ada variabel bebas
bebas yang yang memiliki memiliki nilainilai tolerancetolerance kurang dari 0,1(10%) dan nilai VIF yang kurang dari 0,1(10%) dan nilai VIF yang semuanya dibawah 10. Hal ini berarti semuanya dibawah 10. Hal ini berarti dalam model regresi tidak terjadi dalam model regresi tidak terjadi
multikolonearitas. Hasil uji
multikolonearitas. Hasil uji
heteroskedastisitas menunjukkan bahwa heteroskedastisitas menunjukkan bahwa nilai signifikansi dari keseluruhan nilai signifikansi dari keseluruhan variabel diatas 0,05, dari hasil tersebut, variabel diatas 0,05, dari hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa seluruh maka dapat disimpulkan bahwa seluruh variabel dalam penelitian ini tidak variabel dalam penelitian ini tidak menunjukkan adanya
menunjukkan adanya heteroskheteroskedastisitedastisitas.as. Hasil uji autokorelasi menunjukkan Hasil uji autokorelasi menunjukkan bahwa
bahwa nilainilai Durbin-Watson Durbin-Watson sebesar sebesar 1,882, nilai du sebesar 1,810 dan nilai dl 1,882, nilai du sebesar 1,810 dan nilai dl sebesar 1,728. Hasil uji autokorelasi sebesar 1,728. Hasil uji autokorelasi dengan metode
dengan metode Durbin-Watson Durbin-Watson berada berada didi antara du = 1,810 dan 4-du = 2,19 yang antara du = 1,810 dan 4-du = 2,19 yang
berada
berada pada pada kisaran kisaran du<d<4-dudu<d<4-du (1,810<1,882<2,19). Hal ini berarti (1,810<1,882<2,19). Hal ini berarti bahwa
bahwa variabelvariabel current ratio, debt tocurrent ratio, debt to equity ratio, total asset turnover,
equity ratio, total asset turnover, dandan profit
profit marginmargin terbebas dari masalahterbebas dari masalah autokorelasi.
autokorelasi.
Hasil uji kelayakan model
Hasil uji kelayakan model
menunjukkan bahwa nilai koefisien menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,896 yang korelasi (R) sebesar 0,896 yang menunjukkan korelasi atau hubungan menunjukkan korelasi atau hubungan antara variabel pertumbuhan laba (Y) antara variabel pertumbuhan laba (Y) dengan variabel
dengan variabel current ratiocurrent ratio (X1), (X1), debtdebt to equity ratio
to equity ratio (X2), (X2), total assets turnover total assets turnover (X3), dan
(X3), dan profit profit marginmargin (X4) tinggi (X4) tinggi karena lebih besar dari 0,5 (50%) yaitu karena lebih besar dari 0,5 (50%) yaitu 89,6. Nilai koefisien determinasi 89,6. Nilai koefisien determinasi (( Adjusted Adjusted R R squaresquare) sebesar 0,800 atau) sebesar 0,800 atau 80%. Hal ini berarti 80% variasi 80%. Hal ini berarti 80% variasi pertumbuhan
pertumbuhan laba laba (Y) (Y) dipengaruhi dipengaruhi oleholeh current ratio
current ratio (X(X11),), debt to equity ratiodebt to equity ratio
(X
(X22),), total assets turnovertotal assets turnover (X(X33), dan), dan profit profit
margin
margin (X(X44) sedangkan sisanya sebesar) sedangkan sisanya sebesar
20% dipengaruhi oleh faktor lain yang 20% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dijelaskan dalam model regresi ini. tidak dijelaskan dalam model regresi ini. Standar Error of Estimate
Standar Error of Estimate (SEE) sebesar(SEE) sebesar 1,00164. Makin kecil nilai SEE akan 1,00164. Makin kecil nilai SEE akan membuat model regresi semakin tepat membuat model regresi semakin tepat dalam memprediksi variabel dependen. dalam memprediksi variabel dependen. Hasil uji F menunjukkan bahwa seluruh Hasil uji F menunjukkan bahwa seluruh variabel bebas secara bersama-sama variabel bebas secara bersama-sama berpengaruh
berpengaruh signifikan signifikan terhadap terhadap variabelvariabel terikat yang ditunjukan dengan nilai terikat yang ditunjukan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 kurang dari signifikansi sebesar 0,000 kurang dari αα
(0,05). (0,05).
Pengujian hipotesis secara statistik Pengujian hipotesis secara statistik dilakukan dengan menggunakan uji t. dilakukan dengan menggunakan uji t. Hasil pengujian hipotesis pertama Hasil pengujian hipotesis pertama menunjukkan bahwa variabel
menunjukkan bahwa variabel currentcurrent ratio
ratio memiliki signifikansi sebesar 0,000memiliki signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari taraf nyata 0,05, sehingga lebih kecil dari taraf nyata 0,05, sehingga hipotesis pertama diterima. Hal ini berarti hipotesis pertama diterima. Hal ini berarti bahwa
bahwa current current ratioratio berpengaruhberpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba signifikan terhadap pertumbuhan laba pada
pada perusahaan perusahaan manufaktur manufaktur yangyang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Secara terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Secara konseptual
konseptual current current ratioratio (CR)(CR) menunjukkan kemampuan perusahaan menunjukkan kemampuan perusahaan
untuk membayar kewajiban finansial untuk membayar kewajiban finansial jangka
jangka pendek pendek tepat tepat pada pada waktunyawaktunya sehingga dapat memberikan informasi sehingga dapat memberikan informasi yang baik kepada calon investor. yang baik kepada calon investor. Informasi ini akan berpengaruh terhadap Informasi ini akan berpengaruh terhadap meningkatnya minat investor dalam meningkatnya minat investor dalam berinvestasi,
berinvestasi, yang yang mengakibatkanmengakibatkan meningkatnya laba sehingga pertumbuhan meningkatnya laba sehingga pertumbuhan laba akan terkoreksi dengan nilai yang laba akan terkoreksi dengan nilai yang meningkat. Oleh karena itu,
meningkat. Oleh karena itu, current ratio current ratio memiliki pengaruh yang signifikan, memiliki pengaruh yang signifikan, dimana semakin tinggi
dimana semakin tinggi current ratiocurrent ratio suatu perusahaan akan semakin tinggi suatu perusahaan akan semakin tinggi pula
pula pertumbuhan pertumbuhan laba laba dan dan sebaliknyasebaliknya semakin rendah
semakin rendah current ratiocurrent ratio suatu suatu perusahaan
perusahaan akan akan semakin semakin rendah rendah pulapula pertumbuhan
pertumbuhan laba. laba. Hasil Hasil penelitian penelitian iniini mendukung penelitian Meriewaty dan mendukung penelitian Meriewaty dan Setyani (2005) yang menyatakan
Setyani (2005) yang menyatakan currentcurrent ratio
ratio berpengaruh signifikan terhadap berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan
pertumbuhan la`ba la`ba pada pada perusahaanperusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Indonesia.
Hasil pengujian hipotesis kedua Hasil pengujian hipotesis kedua menunjukkan bahwa variabel
menunjukkan bahwa variabel debt todebt to equity ratio
equity ratio memiliki nilia signifikansimemiliki nilia signifikansi sebesar 0,017 sehingga hipotesis kedua sebesar 0,017 sehingga hipotesis kedua diterima. Hal ini berarti bahwa
diterima. Hal ini berarti bahwa debt todebt to equity ratio
equity ratio berpengaruh signifikan berpengaruh signifikan
terhadap pertumbuhan laba pada
terhadap pertumbuhan laba pada
perusahaan
perusahaan manufaktur manufaktur yang yang terdaftar terdaftar didi Bursa Efek Indonesia. Secara konseptual Bursa Efek Indonesia. Secara konseptual debt to equity ratio
debt to equity ratio (DER) menunjukkan(DER) menunjukkan untuk mengetahui jumlah dana yang untuk mengetahui jumlah dana yang disediakan peminjam (kreditor) dengan disediakan peminjam (kreditor) dengan pemilik
pemilik perusahaan, perusahaan, dimanadimana debt todebt to equity ratio
equity ratio semakin semakin besar besar akanakan menunjukkan tingginya ketergantungan menunjukkan tingginya ketergantungan permodalan
permodalan perusahaan perusahaan terhadap terhadap pihakpihak luar sehingga beban perusahaan semakin luar sehingga beban perusahaan semakin berat.
berat. Tentunya Tentunya hal hal ini ini akan akan mengurangimengurangi pertumbuhan
pertumbuhan laba laba sebaliknya sebaliknya semakinsemakin rendah
rendah debt to equity ratiodebt to equity ratio maka akan maka akan mengurangi peminjaman modal dengan mengurangi peminjaman modal dengan pihak
pihak luar luar sehingga sehingga beban beban perusahaanperusahaan akan semakin kecil. Tentunya hal ini akan semakin kecil. Tentunya hal ini akan menambah pertumbuhan laba akan menambah pertumbuhan laba
perusahaan.
perusahaan. Hasil Hasil penelitian penelitian iniini mendukung penelitian Hermanto (2007) mendukung penelitian Hermanto (2007) yang menyatakan
yang menyatakan debt to equity ratiodebt to equity ratio be
berprpenengagaruruh sh sigigninififikakan tn tererhahadadap pep pertrtumumbubuhahann laba pada perusahaan manufaktur yang laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Hasil pengujian hipotesis ketiga Hasil pengujian hipotesis ketiga menunjukkan bahwa variabel
menunjukkan bahwa variabel total assetstotal assets turnover
turnover memiliki signifikansi sebesarmemiliki signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari taraf nyata 0,05, 0,000 lebih kecil dari taraf nyata 0,05, sehingga hipotesis ketiga diterima. Hal sehingga hipotesis ketiga diterima. Hal ini berarti bahwa
ini berarti bahwa total assets turnover total assets turnover be
berprpenengagaruruh sh sigigninififikakan ten terhrhadadap pap perertutummbubuhahann laba pada perusahaan manufaktur yang laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Secara terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Secara konseptual pengaruh yang positif konseptual pengaruh yang positif menunjukkan bahwa semakin tinggi
menunjukkan bahwa semakin tinggi totaltotal asset turnover
asset turnover maka semakin tinggi pula maka semakin tinggi pula pertumbuhan
pertumbuhan laba. laba. Semakin Semakin rendahrendah totaltotal asset turnover
asset turnover maka semakin rendah pula maka semakin rendah pula pertumbuhan
pertumbuhan laba. laba. Hasil Hasil penelitian penelitian iniini mendukung penelitian Hapsari (2007) mendukung penelitian Hapsari (2007) yang menyatakan
yang menyatakan total asset turnovertotal asset turnover berpengaruh terhadap pertumbuhan laba. berpengaruh terhadap pertumbuhan laba. Hasil pengujian hipotesis keempat Hasil pengujian hipotesis keempat menunjukkan bahwa variabel
menunjukkan bahwa variabel profit profit margin
margin memiliki signifikansimemiliki signifikansi sebesarsebesar 0,000 lebih kecil dari taraf nyata 0,05, 0,000 lebih kecil dari taraf nyata 0,05, sehingga hipotesis keempat diterima. Hal sehingga hipotesis keempat diterima. Hal ini berarti bahwa
ini berarti bahwa profit profit marginmargin berpengaruh
berpengaruh signifikan signifikan terhadapterhadap pertumbuhan
pertumbuhan laba. laba. Secara Secara konseptualkonseptual profit
profit marginmargin menunjukkan menunjukkan untukuntuk mengukur margin laba atas penjualan, mengukur margin laba atas penjualan, dimana
dimana profit profit marginmargin semakin besar semakin besar maka semakin baik karena dianggap maka semakin baik karena dianggap
kemampuan perusahaan dalam
kemampuan perusahaan dalam
mendapatkan laba cukup tinggi dan akan mendapatkan laba cukup tinggi dan akan berpengaruh
berpengaruh baik baik terhadap terhadap pertumbuhanpertumbuhan laba begitu sebaliknya semakin rendah laba begitu sebaliknya semakin rendah profit
profit marginmargin maka semakin rendah juga maka semakin rendah juga
kemampuan perusahaan dalam
kemampuan perusahaan dalam
mendapatkan laba dan akan berpengaruh mendapatkan laba dan akan berpengaruh juga
juga terhadap terhadap pertumbuhan pertumbuhan laba. laba. HasilHasil penelitian
penelitian ini ini mendukung mendukung penelitianpenelitian Suwarno (2004) yang menyatakan
Suwarno (2004) yang menyatakan profit profit
margin
margin berpengaruh berpengaruh signifikan signifikan terhadapterhadap pertumbuhan laba.
pertumbuhan laba.
SIMPULAN DAN SARAN SIMPULAN DAN SARAN
Hasil penelitian ini bertujuan untuk Hasil penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti adanya pengaruh memberikan bukti adanya pengaruh variabel
variabel current ratio, debt to equitycurrent ratio, debt to equity ratio, total assets ratio,
ratio, total assets ratio, dandan profit margin profit margin terhadap pertumbuhan laba. Penting bagi terhadap pertumbuhan laba. Penting bagi pemakai
pemakai laporan laporan keuangan keuangan untukuntuk mengetahui pertumbuhan laba karena mengetahui pertumbuhan laba karena peningkatan
peningkatan laba laba yang yang diperolehdiperoleh perusahaan
perusahaan menentukan menentukan besarnya besarnya tingkattingkat pengembalian
pengembalian kepada kepada pemegang pemegang sahamsaham
atau bagi calon investor untuk
atau bagi calon investor untuk
mengambil keputusan dalam melakukan mengambil keputusan dalam melakukan investasi di perusahaan tersebut.
investasi di perusahaan tersebut.
Penelitian ini memiliki beberapa Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan yaitu hanya menggunakan keterbatasan yaitu hanya menggunakan variabel
variabel current ratio, debt to equitycurrent ratio, debt to equity ratio, total assets ratio,
ratio, total assets ratio, dandan profit profit margin
margin. . Oleh Oleh karena karena itu itu penelitipeneliti selanjutnya disarankan untuk memperbanyak selanjutnya disarankan untuk memperbanyak variabel atau menggunakan variabel lain. variabel atau menggunakan variabel lain.
Selain itu memperbanyak sampel
Selain itu memperbanyak sampel
penelitian
penelitian dengan dengan karektaristik karektaristik yangyang beragam
beragam dari dari berbagai berbagai sektor sektor dandan
memperpanjang periode penelitian
memperpanjang periode penelitian
dengan tetap berlandaskan pada
dengan tetap berlandaskan pada
penelitian-penelitian
penelitian-penelitian sebelumnya. sebelumnya. HasilHasil penelitian
penelitian ini ini diharapkan diharapkan dapatdapat memberikan kontribusi bagi investor atau memberikan kontribusi bagi investor atau
calon investor sebagai bahan
calon investor sebagai bahan
pertimbangan
pertimbangan pada pada saat saat melakukanmelakukan keputusan investasi.
keputusan investasi.
REFERENSI REFERENSI Brigham.
Brigham. Eugene Eugene F. F. dan dan Joel Joel F.F. Houston. 2006.
Houston. 2006. Dasar-Dasar Dasar-Dasar Manajemen Keuangan
Manajemen Keuangan. Buku Satu.. Buku Satu. Edisi Kesepuluh. Alih Bahasa Ali Edisi Kesepuluh. Alih Bahasa Ali Akbar Yulianto. Jakarta: Salemba Akbar Yulianto. Jakarta: Salemba Empat.
Empat.
Ghozali. Imam. 2009.
Ghozali. Imam. 2009. Aplikasi Aplikasi AnalisisAnalisis Multivariate