• Tidak ada hasil yang ditemukan

STUDI BEBERAPA SIFAT FISIKA DAN MEKANIKA ROTAN JELAYAN (Calamus ornatus Blume) DARI INDUSTRI PENGOLAHAN ROTAN PT RUDINA. Oleh:

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STUDI BEBERAPA SIFAT FISIKA DAN MEKANIKA ROTAN JELAYAN (Calamus ornatus Blume) DARI INDUSTRI PENGOLAHAN ROTAN PT RUDINA. Oleh:"

Copied!
60
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Pengelompokan Organisme Perusak Rotan
Tabel 3.Nilai Rata-rata Sifat Fisika dan Mekanika Rotan Jelayan
Tabel 5. Nilai rata-rata sifat mekanika rotan jelayan:
Tabel 6.  Kadar Air Rotan Jelayan ( Calamus ornatus  Blume)  No Ba (gr) Bkt (gr) KA (%) 1 19,1452 17,534 9,189 2 19,1585 17,4393 9,858 3 11,7789 10,656 10,538 4 15,8019 14,3585 10,053 5 19,0061 17,2723 10,038 6 13,5128 12,2455 10,349 7 18,8528 17,1258 10,0
+7

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan hubungan hasil kedelai dengan beberapa sifat fisika dan mekanika tanah, menunjukkan bahwa hanya tiga sifat fisika tanah yang berpengaruh terhadap hasil tanaman

Pengujian sifat fisika papan semen partikel limbah serbuk gergaji kayu jati ( Tectona grandis ) yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi, kadar air, kerapatan

Pada sifat mekanika, keteguhan lentur pada batas proporsi, MOR dan MOE kedua jenis menunjukan nilai yang relatif mendekati. Nilai keteguhan pada batas proporsi D. pilosanthera

Dari uji beda penggunaan kadar perekat 6% dan 12% pada berbagai campuran ukuran panjang partikel serutan rotan menunjukkan pening katan nilai keteguhan patah (MOR) pada

Penentuan sifat fisika, kimia, dan biologi meliputi parameter penentuan organoleptik, penentuan kadar senyawa dalam pelarut tertentu (air/etanol), penentuan kadar

Dari hasil pengujian didapat bahwa keteguhan tekan sejajar serat pada rotan kotok (Daemonorops angustifolia) hasil pengujian dengan tanpa perlakuan yaitu sebesar 146,52 kg/cm 2

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisika dan mekanika bambu petung bagian pangkal pada bambu muda, dewasa dan tua. Sifat fisika yang diteliti

Dari hasil penelitian ini maka dapat diperoleh bahwa semakin tinggi kerapatan kayunya maka sifat mekanikanya juga akan semakin tinggi khususnya terhadap keteguhan lengkung statis MOR