Laporan KPU| 1 KOMISI PEMILIHAN UMUM
KOTA TANGERANG SELATAN
LAPORAN PELAKSANAAN PEMUNGUTAN SUARA ULANG
DALAM PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH
KOTA TANGERANG SELATAN TAHUN 2010
Pelaksanaan Putusan Mahkamah Konstitusi RI
Perkara PHPU.D Nomor : 209-210/PHPU.D-VIII/2010
I. PENDAHULUAN
“pemungutan suara ulang di seluruh Kota Tangerang Selatan
untuk memberikan legitimasi terhadap penyelenggaraan
Pemilukada Kota Tangerang Selatan Tahun 2010”
(halaman 271, angka [3.32] Putusan MK RI Nomor 209-210/PHPU.D-VIII/2010)Kalimat yang termaktub dalam putusan tersebut diatas, pada saat kami dengar langsung pada tanggal 10 Desember 2010 telah menggetarkan hati, perasaan dan pikiran kami, Komisioner KPU Kota Tangerang Selatan;
Suatu perasaan yang saat itu sulit sekali kami gambarkan. Marah, sedih, kecewa dan sebagainya bercampur baur. Namun penghormatan yang tinggi terhadap seluruh hasil yang telah dipertimbangkan oleh Panel Majelis Hakim Konstitusi RI yang memeriksa dan memutus perkara tersebut membuat kami, KPU Kota Tangerang Selatan tersadar bahwa tidak semua dedikasi atas pekerjaan dapat berjalan sesuai harapan walaupun semua ketentuan undang-undang sudah KPU Kota Tangerang Selatan;
Itulah kenyataan, bahwa hukum sebagai ilmu yang terus berkembang dan menemukan kemajuan dan pendewasaanya melalui peristiwa hukum yang terjadi dan karenanya, KPU Kota Tangerang Selatan tidak memiliki pilihan lain selain mematuhi sepenuhnya putusan tersebut dengan menyelenggarakan Pemungutan Suara Ulang diseluruh TPS pada Pemilukada Kota Tangerang Selatan dengan sebaik-baiknya;
Pesan penting Mahkamah agar KPU Kota Tangerang Selatan menyelenggarakan Pemungutan Suara Ulang diseluruh TPS pada Pemilukada Kota Tangerang Selatan adalah untuk memberikan legitimasi terhadap penyelenggaraan Pemilukada Kota Tangerang
Selatan Tahun 2010 adalah patokan dasar KPU Kota Tangerang Selatan yang harus
mampu KPU Kota Tangerang Selatan wujudkan dan berikan kepada masyarakat Tangerang Selatan;
Laporan KPU| 2
Namun untuk menyumbangkan penyelenggaraan Pemilukada Kota Tangerang Selatan
Tahun 2010 yang legitimate tersebut adalah bukan hal yang mudah karena masyarakat
kota Tangerang Selatan yang notabene masyarakat perkotaan atau masyarakat pekerja keras, sebagian besar mempunyai sifat yang agak sedikit kurang acuh atau tidak perduli terhadap Pemilukada, khususnya pada Pemungutan Suara Ulang Kota Tangerang Selatan. Alasannya bukan hanya karena kesibukan kerja saja, tetapi ada juga yang karena ketidakpercayaannya kepada pemerintah dengan banyaknya problematika demokrasi yang terjadi di Negara ini. Hal demikian merupakan suatu tantangan besar bagi KPU Kota Tangerang Selatan sebagai lembaga penyelenggara pemilukada untuk mengajak masyarakat Kota Tangerang Selatan agar berpartisipasi mensukseskan PSU tersebut dengan mau datang ke tempat-tempat pemungutan suara (TPS) untuk memilih dan menyampaikan aspirasinya;
Suatu pekerjaan yang sangat berat bagi KPU Tangerang Selatan untuk meyakinkan masyarakat Tangerang Selatan terutama bagi sebagian masyarakat kurang peduli terhadap pemilukada Khususnya pemungutan suara ulang yang akan dilaksanakan oleh KPU Kota Tangerang Selatan pasca putusan Mahkamah Konstitusi;
Diulangnya pemilukada kota Tangerang Selatan di setiap TPS di kota Tangerang Selatan karena adanya putusan Mahkamah Konstitusi, tidak serta merta KPU Tangerang Selatan langsung melaksanakan putusan tersebut, tetapi ada hal yang lebih penting yaitu bagaimana caranya KPU Tangerang Selatan bisa meyakinkan bahwa dalam pesta demokrasi ini, masyarakat Tangerang Selatan harus menggunakan hak pilihnya sebagai warga Negara yang mempunyai hak konstitusi sesuai amanat Undang-undang Dasar 1945; Maka dari itu, KPU Tangerang Selatan pasca putusan Mahkamah Konstitusi, bukan hanya mensosialisasikan putusan Mahkamah Konstitusi saja, tetapi KPU Tangerang Selatan juga mencoba berbuat sesuatu yang nyata untuk mengajak masyarakat Tangerang Selatan berpartisipasi lebih aktif dalam PSU ini. KPU Tangerang Selatan mencoba masuk ke semua lini masyarakat dan menggandeng, baik akademisi, tokoh agama seperti MUI, ketua DKM/Mushola, tokoh masyarakat, media baik cetak ataupun elektronik, kalangan artis, dan lain-lain, semata-mata untuk mengajak dan meningkatkan partisipasi aktif masyarakat Tangerang Selatan terhadap Pemungutan Suara Ulang Kota Tangerang Selatan;
Di sisi lain KPU Tangerang Selatan juga harus mempersiapkan semua tahapan yang terkait dengan pelaksanaan pemungutan suara ulang, sehinga bukan hal yang mudah bagi KPU Tangerang Selatan untuk melasanakan semua persiapan tersebut terlebih lagi dengan adanya keterbatasan waktu sesuai putusan MK yaitu 90 hari terhitung sejak putusan diucapkan hingga pelaksanaan pemungutan suara ulang harus selesai dalam batas waktu yang ditentukan;
Keterbatasan waktu semakin terasa karena mekanisme penganggaran keuangan daerah sebagai sumber keuangan pelaksanaan PSU Kota Tangerang Selatan nyata terkendala karena putusan diucapkan pada akhir tahun dimana APBD Kota/Provinsi wajib ditutup terlebih dahulu untuk dipertanggungjawabkan oleh Bupati/Walikota dan Gubernur;
Laporan KPU| 3
“MELAKSANAKAN PERINTAH HUKUM DENGAN TIDAK MELANGGAR HUKUM” itulah
prinsip yang dipedomani oleh KPU Kota Tangerang Selatan sehingga dimulainya tahapan menunggu terlebih dahulu keuangan daerah Kota Tangerang Selatan berjalan sesuai prosedurnya;
Setelah anggaran PSU Kota Tangerang Selatan terbentuk di keuangan daerah Kota Tangerang Selatan, masalah lain masih timbul yaitu untuk pencairan dana agak terhambat dan akhirnya memakan waktu yang lama. Hal tersebut tentu saja menimbulkan kesulitan yang tidak sederhana dan merupakan tugas berat KPU Kota Tangerang Selatan. Akan tetapi semua kendala dan keterbatasan tersebut malah menjadikan KPU Kota Tangerang Selatan terus bekerja dan bahu membahu serta terus melakukan upaya-upaya nyata demi suksesnya Pemungutan suara ulang;
Upaya penuh dan berdedikasi pengabdian menjadi wajib dilakukan oleh KPU Kota Tangerang Selatan dikarenakan sejak putusan diucapkan oleh Panel Majelis Mahkamah Konstitusi RI, banyak masyarakat yang datang ke PPS, PPK bahkan KPU sendiri untuk meminta informasi terkait pemungutan suara ulang dan permasalahan hak pilih warga Negara sebagai hak asasi dan hak konstitusi yang tidak boleh dikurangkan dengan cara apapun juga. Inilah yang menjadi pikiran awal perlunya validasi DPT;
Jaminan Hak Asasi dan Hak Konstitusional warga Negara dalam menjalankan kewajiban dan haknya memilih tersebut selanjutnya dikordinasikan dan dikonsultasikan terlebih dahulu kepada KPU Provinsi Banten, KPU Pusat sampai kepada Mahkamah Konsitusi untuk mengumpulkan informasi dan analisis yang cukup sehingga hak warga dalam menyalurkan aspirasinya pada PSU Kota Tangerang Selatan dapat terjamin karena pula semakin banyak warga melaksanakan haknya memilih maka semakin legitimate pemimpin yang dipilih oleh warga Negara tersebut; Oleh karena itu, meningkatkan partisipasi aktif warga Kota Tangerang Selatan adalah bagian penting yang harus dicari jalan keluarnya terlebih dahulu;
Pentingnya meningkatkan partisipasi aktif masyarakat Tangerang Selatan merupakan sesuatu yang baik dan harus ditindak lanjuti oleh KPU Tangerang Selatan sebagai penyelenggara Pemilukada, karena tingginya angka partisipasi masyarakat dalam sebuah pemilukada adalah jaminan atas legitimasi masyarakat dari masyarakat Kota tangerang selatan terhadap kualitas penyelenggaraan yang dilakukan oleh KPU Kota Tangerang Selatan dari sejak proses tahapan hingga penghitungan ditingkat KPU;
Dengan niat untuk mendapatkan legitimasi rakyat itulah KPU Kota Tangerang Selatan terus meningkatkan sosialisasinya termasuk memperbaiki semua hal teknis baik dalam tahapan, program, dan mengesampingkan setiap kendala baik teknis maupun non teknis semata demi terselenggaranya PSU Kota Tangerang Selatan yang tertib, aman dan legitimate sesuai amanah dari Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia sebagaimana diperintahkan oleh Amar Putusan Perkara Nomor 209-210 /PHPU.D-VIII/2010;
Laporan KPU| 4
Alhamdulillah pada hari Minggu tanggal 27 Februari 2011 PSU Kota Tangerang Selatan telah selesai dilaksanakan dan berjalan dengan lancar dan sukses sesuai dengan harapan semua pihak;
II. KRONOLOGIS;--- Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia nomor 209-210/PHPU.D-VIII/2010 tertanggal 10 Desember 2010 adalah merupakan tonggak dimulainya proses Penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di kota Tangerang Selatan, hal mana putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia adalah merupakan putusan Final dan Mengikat yang mau tidak mau, senang tidak senang, puas tidak puas harus dilaksanakan dan ditaati oleh semua pihak dan semua kalangan;
Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Tangerang Selatan adalah merupakan penanggung jawab dalam penyelenggaraan Pemungutan Suara ulang di kota Tangerang Selatan, yang notabene proses penyelenggaraan PSU ini sedikit berbeda dengan proses Pemilukada sebelumnya;
Proses pemungutan Suara ulang (PSU) harus sudah dilaksanakan oleh KPU Kota Tangerang dan dilaporkan dalam waktu 90 (sembilanpuluh) hari pasca Putusan Mahkamah Konstitusi dibacakan. Adapun kegiatan yang dilakukan oleh KPU kota Tangerang Selatan pasca Putusan Mahkamah Konstitusi dan sebelum pelaksanaan hari Pemungutan Suara Ulang akan kami uraikan dan laporkan secara lebih lanjut dalam uraian dibawah ini :
1. PRA TAHAPAN PEMUNGUTAN SUARA ULANG (PSU) KOTA TANGERANG SELATAN---- - Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengeluarkan Pernyataan Resmi
dan Terbuka berkaitan dengan putusan Mahkamah Konstitusi atas
penyelenggaraan pemilukada Kota Tangerang Selatan oleh Kuasa hukum KPU Kota Tangerang Selatan kepada seluruh masyarakat Kota Tangerang Selatan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan, dan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tanggal 12 Desember 2010: Bukti LT-1)
- Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan menyampaikan Surat kepada KPU Pusat, Ketua Bawaslu Pusat, Ketua KPU Propinsi banten, Pj. Walikota Tangerang Selatan, Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan, Kapolrestro Jakarta selatan, Kapolresta Tangerang, dan Ketua Panwaslukada Kota Tangerang Selatan perihal Pemberitahuan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 209/PHPU.D-VIII/2010 dan Nomor : 210/PHPU.D-VIII/2010 (Tanggal 13 Desember 2010: Bukti LT-1.2);
- Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengeluarkan Permohonan Pencairan Biaya Pemungutan Suara Ulang kepada Pj. Walikota Tangerang Selatan
Laporan KPU| 5
- Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan melakukan pemberitahuan Putusan Mahkamah Konstitusi kepada Ketua PPK se-Kota Tangerang Selatan, Ketua PPS Se-Kota Tangerang Selatan (Tanggal 15 Desember 2010: Bukti LT-1.4);
- Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengajukan Permohonan kepada Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Wilayah Banten, perihal Lelang Ulang Surat Suara dan Pengelolaan Dana Hibah (Tanggal 16 Desember 2010: Bukti LT-1.5); - Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengajukan Permohonan dalam
hal meminta penjelasan tentang Lelang Ulang Surat suara dan berkas Logistik Pemilukada putaran 1 kepada ketua KPU R.I. (Tanggal 16 Desember 2010: Bukti
LT-1.6);
- Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengajukan Permohonan dalam hal penjelasan kepada LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) tentang Lelang Ulang Surat Suara (Tanggal 16 Desember 2010: Bukti
LT-1.7);
- Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan melakukan Penarikan barang – barang logistik pemilu kada kepada camat dan PPK Se Kota Tangerang Selatan
(Tanggal 20 Desember 2010: Bukti LT-1.8);
- Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengirimkan Salinan Keputusan KPU Kota Tangerang Selatan No : 46/kpts/KPU-Tangerang Selatan/XII/2010, :
(Bukti LT-4.1.) tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan PSU
Pemilihan Umum Walikota dan wakil Walikota Tangerang Selatan 2010, kepada Ketua MKRI, Mendagri RI, Ketua KPU RI, Ketua Banwaslu Pusat, Gubernur Banten, Ketua KPU Provinsi Banten, Pj. Walikota Tangerang Selatan, Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan, Pimpinan Unsur Muspida Kota Tangerang Selatan, dan Masing – masing pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tanggal
20 Desember 2010: Bukti LT-1.9);
- Komisi Pemilihan Umum kota Tangerang Selatan mengeluarkan Berita Acara
Nomor 34/BA/KPU-TANGERANG SELATAN/XII/2010 perihal Tahapan, Program
Dan Jadwal Penyelenggaraan PSU dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Tahun 2010; (tanggal 20 desember 2010: : Bukti
LT-3.1.);
2. PENETAPAN TAHAPAN;--- a. Penetapan Tahapan Pemungutan Suara Ulang adalah bagian terpenting dari kewajiban KPU Kota Tangerang Selatan melaksanakan Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor : 209-210/PHPU.D-VIII/2010, perlu menyusun kembali Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Tahun 2010;
Laporan KPU| 6
b. Bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas, perlu ditetapkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan tentang Perubahan Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Tahun 2010; c. Bahwa salah satu tahapan penting dalam PSU Kota Tangerang adalah kegiatan
pemutakhiran daftar pemilih yang untuk menjamin Hak Asasi dan Hak Konstitusi warga Tangerang Selatan, perlu dilaksanakan kembali pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor : 209-210/PHPU.D-VIII/2010 untuk memperbaiki Daftar Pemilih Tetap dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Tahun 2010;
d. Dibawah ini adalah Tahapan Pemungutan Suara Ulang yang ditetapkan sebagai Keputusan KPU Kota Tangerang Selatan sebagaimana KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA TANGERANG SELATAN NOMOR : 1/Kpts/KPU-Tangerang Selatan/I/2011 (BUKTI LT-4.2) TENTANG PERUBAHAN TAHAPAN, PROGRAM, DAN JADWAL PENYELENGGARAAN PEMUNGUTAN SUARA ULANG PEMILIHAN UMUM WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA TANGERANG SELATAN TAHUN 2010 jo KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA TANGERANG SELATAN NOMOR : 3/Kpts/KPU-Tangerang Selatan/II/2011 (BUKTI LT.4.3) TENTANG PERUBAHAN KEDUA TAHAPAN, PROGRAM, DAN JADWAL PENYELENGGARAAN PEMUNGUTAN SUARA ULANG PEMILIHAN UMUM WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA TANGERANG SELATAN TAHUN 2010;
Laporan KPU| 7 KOMISI PEMILIHAN UMUM
KOTA TANGERANG SELATAN KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM
KOTA TANGERANG SELATAN
NOMOR : 1/Kpts/KPU-Tangerang Selatan/I/2011 TENTANG
PERUBAHAN TAHAPAN, PROGRAM, DAN JADWAL PENYELENGGARAAN PEMUNGUTAN SUARA ULANG PEMILIHAN UMUM WALIKOTA DAN
WAKIL WALIKOTA TANGERANG SELATAN TAHUN 2010 KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA TANGERANG SELATAN,
Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor : 209-210/PHPU.D-VIII/2010, perlu menyusun kembali Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Tahun 2010;
b. bahwa pemutakhiran daftar pemilih perlu dilaksanakan kembali pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor : 209-210/PHPU.D-VIII/2010 untuk memperbaiki Daftar Pemilih Tetap dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Tahun 2010;
c. bahwa berdasarkan hal tersebut pada huruf a dan huruf b, perlu ditetapkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan tentang Perubahan Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Tahun 2010;
Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389);
2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);
3. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4721);
4. Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kota Tangerang Selatan di Provinsi Banten (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 88);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan,
Laporan KPU| 8 Pengesahan Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 92, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4865);
6. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 5 Tahun 2008 tentang Tata Kerja Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 37 Tahun 2008 tentang Tata Kerja Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota;
7. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 31 Tahun 2008 tentang Kode Etik Penyelenggara Pemilihan Umum;
8. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 4 Tahun 2009 tentang Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 43 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 4 Tahun 2009 tentang Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum;
9. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 09 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah;
Memperhatikan : 1. Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 209-210/PHPU.D-VIII/2010, tanggal 10 Desember 2010;
2. Surat Komisi Pemilihan Umum Nomor : 21/KPU/I/2011, tanggal 14 Januari 2011, perihal : Pemungutan Suara Ulang Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi;
3. Keputusan Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan tanggal 19 Januari 2011;
MEMUTUSKAN Menetapkan :
KESATU : Menetapkan Perubahan Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Tahun 2010.
KEDUA : Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang sebagaimana dimaksud pada diktum KESATU adalah sebagaimana
tercantum pada Lampiran Keputusan ini.
KETIGA : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Tangerang Selatan pada tanggal 19 Januari 2011
KETUA, Cap/Ttd.
IMAN PERWIRA BACHSAN Tembusan : disampaikan kepada Yth.
1. Ketua Komisi Pemilihan Umum di Jakarta; 2. Gubernur Banten di Serang;
3. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Banten di Serang; 4. Walikota Tangerang Selatan di Tangerang Selatan;
5. Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan di Tangerang Selatan; 6. Ketua Panwaslu Kota Tangerang Selatan di Tangerang Selatan.
Laporan KPU| 9 KOMISI PEMILIHAN UMUM
KOTA TANGERANG SELATAN
KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA TANGERANG SELATAN
NOMOR : 3/Kpts/KPU-Tangerang Selatan/II/2011
TENTANG
PERUBAHAN KEDUA TAHAPAN, PROGRAM, DAN JADWAL PENYELENGGARAAN PEMUNGUTAN SUARA ULANG PEMILIHAN UMUM WALIKOTA DAN
WAKIL WALIKOTA TANGERANG SELATAN TAHUN 2010
KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA TANGERANG SELATAN,
Menimbang : a. bahwa pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor : 209-210/PHPU.D-VIII/2010 dilaksanakan pemutakhiran daftar pemilih untuk memperbaiki Daftar Pemilih Tetap dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Tahun 2010;
b. bahwa untuk kelancaran pelaksanaan pemutakhiran daftar pemilih perlu dilakukan perubahan kedua Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Tahun 2010
c. bahwa berdasarkan hal tersebut pada huruf a dan huruf b, perlu ditetapkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan tentang Perubahan Kedua Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Tahun 2010;
Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389);
2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);
3. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4721);
4. Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kota Tangerang Selatan di Provinsi Banten (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 88);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan
Laporan KPU| 10 Pemerintah Nomor 49 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 92, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4865); 6. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 5 Tahun 2008 tentang Tata
Kerja Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 37 Tahun 2008 tentang Tata Kerja Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota; 7. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 31 Tahun 2008 tentang Kode
Etik Penyelenggara Pemilihan Umum;
8. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 4 Tahun 2009 tentang Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 43 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 4 Tahun 2009 tentang Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum;
9. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 09 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah;
Memperhatikan : 1. Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 209-210/PHPU.D-VIII/2010, tanggal 10 Desember 2010;
2. Surat Komisi Pemilihan Umum Nomor : 21/KPU/I/2011, tanggal 14 Januari 2011, perihal : Pemungutan Suara Ulang Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi;
3. Keputusan Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan tanggal 31 Januari 2011;
MEMUTUSKAN : Menetapkan :
KESATU : Menetapkan Perubahan Kedua Tahapan, Program, dan Jadwal
Penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Tahun 2010
KEDUA : Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang sebagaimana dimaksud pada diktum KESATU adalah sebagaimana tercantum pada Lampiran Keputusan ini.
KETIGA : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Tangerang Selatan pada tanggal 1 Februari 2011
KETUA, Cap/Ttd.
IMAN PERWIRA BACHSAN Tembusan : disampaikan kepada Yth.
1. Ketua Komisi Pemilihan Umum di Jakarta; 2. Badan Pengawas Pemilihan Umum di Jakarta; 3. Gubernur Banten di Serang;
4. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Banten di Serang; 5. Walikota Tangerang Selatan di Tangerang Selatan;
6. Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan di Tangerang Selatan; 7. Ketua Panwaslu Kota Tangerang Selatan di Tangerang Selatan.
Laporan KPU| 11
LAMPIRAN : Keputusan KPU Kota Tangerang Selatan Nomor : 3/KPTS/KPU-Tangerang Selatan/II/2011
Tanggal : 1 Februari 2011.
PERUBAHAN KEDUA
TAHAPAN, PROGRAM DAN JADUAL PEMUNGUTAN SUARA ULANG
PEMILU KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH KOTA TANGERANG SELATAN TAHUN 2010
NO PROGRAM/KEGIATAN JADUAL WAKTU KETERANGAN
MULAI SELESAI
1 2 3 4 5
I. TAHAP PERSIAPAN
1 Penyusunan program dan anggaran Pemungutan Suara Ulang Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Tangerang Selatan
13-12-2010 15-12-2010 Dilaksanakan oleh KPU Kota
Tangerang Selatan
2 Penyusunan dan Penetapan Keputusan- keputusan KPU Kota Tangerang Selatan mengenai Pemungutan Suara Ulang Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Tangerang Selatan
13-12-2010 15-12-2010 Dilaksanakan oleh KPU Kota
Tangerang Selatan
3 Pemberitahuan kepada DPRD Kota Tangerang Selatan mengenai Putusan MK untuk melaksanakan Pemungutan Suara Ulang Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Tangerang Selatan
13-12-2010 15-12-2010 Dilaksanakan oleh KPU Kota
Tangerang Selatan
4 Pemberitahuan DPRD Kota Tangerang Selatan kepada Kepala Daerah mengenai Putusan MK untuk melaksanakan Pemungutan Suara Ulang Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Tangerang Selatan
15-12-2010 18-12-2010 Dilaksanakan oleh DPRD Kota Tangerang Selatan
5 Konsultasi KPU Kota Tangerang Selatan kepada KPU Provinsi Banten, KPU, Kemendagri, Kemenkeu dan BPK
15-12-2010 10-01-2011 Dilaksanakan oleh KPU Kota
Tangerang Selatan
6 Rapat Koordinasi KPU Kota Tangerang Selatan dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan
20-12-2010 30-01-2011 Dilaksanakan oleh KPU Kota
Tangerang Selatan
7 Rapat Koordinasi KPU Kota Tangerang Selatan dengan unsur pengamanan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Tangerang Selatan
20-12-2010 30-01-2011 Dilaksanakan oleh KPU Kota
Laporan KPU| 12
NO PROGRAM/KEGIATAN JADUAL WAKTU KETERANGAN
MULAI SELESAI
1 2 3 4 5
8 Rapat Koordinasi KPU Kota Tangerang Selatan dengan PPK dan PPS yang dihadiri oleh KPU Provinsi Banten.
25-12-2010 10-03-2011 Diha diri ol eh KPU, K P U P r o v i n s i , K P U Kabupaten/Kota serta PPK, PPS 9 Sosialisasi Pemungutan Suara Ulang Pemilu
Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah KotaTangerang Selatan
25-12-2010 17-02-2011
Dilaksanakan oleh KPU, PPK dan PPS
10 Rapat Kerja Penyelenggara Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Tangerang Selatan.
01-01-2011 01-02-2011 Dilaksanakan oleh KPU Kota
Tangerang Selatan
II. TAHAP PELAKSANAAN
1. Pengadaan dan Pendistribusian Perlengkapan Penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan wakil Kepala Daerah
a. Proses administrasi dan pengadaan barang/jasa, surat suara, formulir , Daftar Pasangan Calon, serta alat kelengkapan administrasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS, PPS, dan PPK se-Kota Tangerang Selatan
27-12-2010 24-01-2011 Dilaksanakan oleh KPU Kota
Tangerang Selatan dan Pemda Kota Tangerang Selatan
b. Pencetakan, Pendistribusian, Pelipatan dan sortir Surat Suara, Formulir, Daftar Pasangan Calon, serta alat kelengkapan administrasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS, PPS, dan PPK se-Kota Tangerang Selatan
25-01-2011 18-02-2011
D i l a k s a n a k a n o l e h K P U Kota Tangerang Selatan
c. Penerimaan surat suara, formulir serta alat kelengkapan administrasi pemungutan dan penghitungan suara di PPK, PPS dan TPS, se-Kota Tangerang Selatan 19-02-2011 26-02-2011 D i l a k s a n a k a n o l e h P P S s e -K o t a T a n g e r a n g S e l a t a n
2. Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih
a. Pengumuman melalui Media Masa
20-01-2011 26-01-2011 O l e h K P U K o t a T a n g e r a n g S e l a t a n
b. Bimbingan Teknis Bagi PPK dan PPS
21-01-2011 22-01-2011 O l e h K P U K o t a T a n g e r a n g S e l a t a n c. Koreksi, perbaikan, pencatatan pemilih
tambahan, penghapusan pemilih yang tidak memenuhi persyaratan
22-01-2011 28-01-2011 D i l a k s a n a k a n o l e h P P S s e -K o t a T a n g e r a n g S e l a t a n
d. Pengesahan DPT hasil perbaikan dan Rekapitulasi Jumlah Pemilih
29-01-2011 29-01-2011 O l e h P P S s e -K o t a
T a n g e r a n g S e l a t a n
Laporan KPU| 13
NO PROGRAM/KEGIATAN JADUAL WAKTU KETERANGAN
MULAI SELESAI
1 2 3 4 5
e. Rapat Pleno Penetapan Rekapitulasi Jumlah Pemilih Terdaftar Dalam DPT 1) Tingkat Kecamatan oleh PPK 2) Tingkat Kota Tangerang Selatan
30-01-2011 31-01-2011 30-01-2011 02-02-2011 O l e h P P K O l e h K P U T a n g e r a n g S e l a t a n
3. Pemungutan Suara dan Penghitungan Suara
a. Persiapan
1) Pengukuhan pengangkatan PPS 01-02-2011 05-02-2011 2) Pengecekan persiapan pemungutan
suara
24-02-2011 26-02-2010 Dilaksanakan oleh KPU Kota Tangerang Selatan
3) Penyampaian Daftar Pemilih Tetap untuk TPS, Pengawas Pemilu Lapangan, dan Saksi pasangan calon
24-02-2011 26-02-2011
Dilaksanakan oleh KPU Kota Tangerang Selatan
4) Pengumuman dan pemberitahuan tempat, hari dan waktu pemungutan suara di TPS
10-02-2011 24-02-2011
Dilaksanakan oleh KPPS
5) Penyiapan TPS 24-02-2011 26-02-2011 Dilaksanakan oleh KPPS
b. Pelaksanaan
1) Pemungutan suara 27-02-2011 27-02-2011
Dilaksanakan oleh KPPS
2) Penghitungan dan Rekapitulasi suara serta penyusunan sertifikat yang meliputi :
a. Penyusunan dan penyampaian sertifikat hasil penghitungan suara di TPS kepada PPK melalui PPS. 27-02-2011 27-02-2011 Dilaksanakan oleh KPPS b. Pengumuman hasil penghitungan suara d a n p e n y a m p a i a n k o t a k s u a r a y a n g masih dikunci dan disegel yang berisi B e r i t a A c a r a d a n s e r t i f i k a t h a s i l penghitungan suara oleh KPPS melalui PPS kepada PPK.
27-02-2011 27-02-2011 Dilaksanakan oleh PPS
c. Penyusunan dan penyampaian Berita A c a r a d a n R e k a p i t u l a s i H a s i l P e n g h i t u n g a n S u a r a d i T i n g k a t K e c a m a t a n o l e h P P K k e p a d a K P U Kota Tangerang Selatan. 28-02-2011 01-03-2011 Dilaksanakan oleh PPK d . P e n y u s u n a n B erita acara Rekapitulasi Hasil
Penghitungan Suara di Tingkat KPU Kota Tangerang Selatan
02-03-2011 03-03-2011
Dilaksanakan oleh KPU Kota Tangerang Selatan 3 . P e n y a m p a i a n L a p o r a n h a s i l P e m u n g u t a n S u a r a U l a n g P e m i l u K e p a l a D a e r a h d a n W a k i l K e p a l a D a e r a h K o t a T a n g e r a n g S e l a t a n k e p a d a M a h k a m a h K o n s t i t u s i 03-03-2011 08-03-2011 Dilaksanakan oleh KPU Kota Tangerang Selatan
Laporan KPU| 14
NO PROGRAM/KEGIATAN JADUAL WAKTU KETERANGAN
MULAI SELESAI
1 2 3 4 5
4. Penetapan hasil Pemilu Walikota dan Wakil Wali Kota Kota Tangerang Selatan pasca putusan Mahkamah Konstitusi.
04-03-2011 22-03-2011 Dilaksanakan oleh KPU Kota Tangerang Selatan
5. Penyampaian hasil pemungutan suara ulang Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Tangerang Selatan kepada DPRD Kota Tangerang Selatan untuk proses peresmian dan pengangkatan
05-03-2011 24-03-2011 Diserahkan oleh KPU Kota Tangerang Selatan untuk selanjutnya diproses oleh pejabat berwenang
6. Pelantikan dan pengucapan sumpah/janji 24-04-2011 16-06-2011
Dilaksanakan oleh Pejabat yang berwenang
III PENYELESAIAN
1. Menyampaikan hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Tangerang Selatan 2010 kepada KPU Provinsi Banten, KPU dan Menteri dalam Negeri.
22-03-2011 25-03-2011 Dilaksanakan oleh KPU Kota Tangerang Selatan
2. Laporan Penyelenggaraan oleh KPU Kota Tangerang Selatan k e p a d a D P R D K o t a T a n g e r a n g S e l a t a n , K P U P r o v i n s i B a n t e n , K P U , d i l a m p i r i d e n g a n d o k u m e n pelaksanaan tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
25-03-2011 25-04-2011 Dilaksanakan oleh KPU Kota Tangerang Selatan
3. Memelihara arsip dan dokumen Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Tangerang Selatan serta mengelola barang inventaris.
25-03-2011 25-04-2011 Dilaksanakan oleh KPU Kota Tangerang Selatan
4. Pembubaran PPK, PPS, dan KPPS sesuai dengan tingkatannya.
25-03-2011 30-03-2011 Dilaksanakan oleh KPU Kota Tangerang Selatan
5. Evaluasi pelaksanaan dan pelaporan hasil pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Tangerang Selatan.
01-04-2011 25-04-2011 Dilaksanakan oleh KPU Kota Tangerang Selatan
6. Pertanggungjawaban Anggaran Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
25-04-2011 31-05-2011 Dilaksanakan oleh KPU Kota Tangerang Selatan
Ditetapkan di : Tangerang Selatan pada tanggal : 1 Februari 2011
KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA TANGERANG SELATAN KETUA,
Cap/Ttd.
Laporan KPU| 15 KOMISI PEMILIHAN UMUM
KOTA TANGERANG SELATAN
KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA TANGERANG SELATAN NOMOR : 4/Kpts/KPU-Tangsel/II/2011
TENTANG
PENETAPAN JUMLAH PEMILIH TERDAFTAR DALAM DAFTAR PEMILIH TETAP (DPT) DAN JUMLAH TEMPAT PEMUNGUTAN SUARA (TPS) PEMUNGUTAN SUARA ULANG DALAM PEMILIHAN UMUM
WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA TANGERANG SELATAN TAHUN 2010
KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA TANGERANG SELATAN,
Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan ketentuan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah juncto Pasal 31 ayat (1) dan Pasal 32 Peraturan Pemerintah RI Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2008 menyatakan bahwa dalam hal pemilihan Bupati/Walikota, Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten/Kota menetapkan rekapitulasi jumlah pemilih terdaftar dan jumlah TPS dalam wilayah Kabupaten/Kota yang digunakan sebagai bahan penyusunan surat suara dan alat perlengkapan pemilihan serta pendistribusiannya;
b. bahwa pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor : 209-210/PHPU.D-VIII/2010 dilaksanakan pemutakhiran daftar pemilih untuk memperbaiki Daftar Pemilih Tetap dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Tahun 2010;
c. bahwa berdasarkan hal tersebut pada huruf a, huruf b, perlu ditetapkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan tentang Penetapan Jumlah Pemilih Terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemungutan Suara Ulang Dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Tahun 2010;
Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389);
2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437)
Laporan KPU| 16 sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);
3. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4721);
4. Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kota Tangerang Selatan di Provinsi Banten (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 88);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 92, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4865);
6. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 5 Tahun 2008 tentang Tata Kerja Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 37 Tahun 2008 tentang Tata Kerja Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota;
7. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 31 Tahun 2008 tentang Kode Etik Penyelenggara Pemilihan Umum;
8. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 4 Tahun 2009 tentang Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 43 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 4 Tahun 2009 tentang Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum;
9. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 12 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah;
Memperhatikan : 4. Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 209-210/PHPU.D-VIII/2010, tanggal 10 Desember 2010;
5. Surat Komisi Pemilihan Umum Nomor : 21/KPU/I/2011, tanggal 14 Januari 2011, perihal : Pemungutan Suara Ulang Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi;
6. Surat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Banten Nomor : 19/KPU.Prov-015/I/2011, tanggal 19 Januari 2011, perihal : Pemungutan Suara Ulang Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi;
7. Keputusan Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan tanggal 2 Pebruari 2011;
Laporan KPU| 17 MEMUTUSKAN:
Menetapkan :
KESATU : Menetapkan Jumlah Pemilih Terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemungutan Suara Ulang dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Tangerang Selatan Tahun 2010.
KEDUA : Jumlah Pemilih Terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemungutan Suara Ulang sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU, adalah sebagaimana terlampir dalam Lampiran Keputusan ini.
KETIGA : Jumlah Pemilih Terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Jumlah TPS sebagaimana dimaksud pada Diktum KESATU, digunakan untuk keperluan Pembentukan KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara), Pengadaan Barang dan Jasa, Anggaran Biaya dan untuk Teknis Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang pada Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Tangerang Selatan periode Tahun 2011 - 2016.
KEEMPAT : Biaya yang timbul akibat kegiatan ini dibebankan pada Belanja Hibah Pemungutan Suara Ulang pada Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Tangerang Selatan Tahun Anggaran 2011.
KELIMA : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Tangerang Selatan pada tanggal 2 Pebruari 2011
KETUA, Cap/Ttd.
Laporan KPU Kota Tangerang Selatan| 18 LAMPIRAN KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM
KOTA TANGERANG SELATAN
NOMOR : 4/Kpts/KPU-Tangsel/II/2011 TANGGAL : 2 Pebruari 2011
REKAPITULASI JUMLAH PEMILIH TERDAFTAR DALAM DAFTAR PEMILIH TETAP (DPT) DAN JUMLAH TEMPAT PEMUNGUTAN SUARA (TPS) PEMUNGUTAN SUARA ULANG DALAM PEMILIHAN UMUM
KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH KOTA TANGERANG SELATAN
KPU KOTA : TANGERANG SELATAN PROVINSI : BANTEN
No. NAMA KECAMATAN PEMILIH TERDAFTAR JUMLAH
TPS KETERANGAN LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH
1. SERPONG 38.307 38.537 76.844 202 2. SERPONG UTARA 33.402 34.020 67.422 158 3. PONDOK AREN 84.086 83.428 167.514 426 4. CIPUTAT 56.394 55.718 112.112 318 5. CIPUTAT TIMUR 53.676 53.921 107.597 240 6. PAMULANG 82.435 83.347 165.782 452 7. SETU 20.946 19.964 40.910 94 JUMLAH 369.246 368.935 738.181 1.890 KETUA, Cap/Ttd.
Laporan KPU Kota Tangerang Selatan| 19
3. TAHAP PELAKSANAAN PEMUNGUTAN SUARA ULANG (PSU) KOTA TANGERANG SELATAN;---
a. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengajukan Permohonan kepada Ketua KPU Republik Indonesia perihal meminta penjelasan tentang : - Tahapan, program dan Jadwal Pemungutan Suara Ulang (PSU);
- Apakah dimungkinkan adanya perubahan DPT (Daftar Pemilih Tetap); - Diperbolehkan atau tidak tentang adanya pelaksanaan Kampanye oleh
Pasangan Calon;
- Nomenklatur belanja hibah untuk PSU (Tanggal 29 Desember 2010, BUKTI
LT-1.10);
b. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan melakukan Rapat Koordinasi Pemungutan Suara Ulang antara Ketua KPU Tangerang Selatan dengan Panwaslu Kota Tangerang Selatan (Tanggal 3 Januari 2011, BUKTI LT-1.11);
c. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan melakukan Rapat Evaluasi Pelaksanaan Tahapan dan persiapan PSU PPK se-Kota Tangerang Selatan. Hal ini Merupakan kegiatan yang diprakarsai KPU Kota Tangerang Selatan dan dihadiri oleh Ketua PPK dan para anggota PPK se-Kota Tangerang Selatan (Tanggal 18
Januari 2011, BUKTI LT-1.12);
d. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengirimkan Kerangka Pendapat terkait surat KPU No. 21/KPU/I/2011 tentang penjelasan diadakannya Pemutakhiran Daftar Pemilih dalam PSU pasca Putusan Mahkamah Konstitusi kepada Ketua KPU Pusat, Ketua KPU Provinsi. Surat tersebut menjelaskan bahwa Pemutakhiran Daftar Pemilih PSU diperlukan dalam rangka menjamin hak konstitusional pemilih di Kota Tangerang Selatan;
e. Sehubungan dengan surat KPU No. 21/KPU/I/2011, perihal : Pemungutan Suara Ulang Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi, KPU Kota Tangerang Selatan menyampaikan kerangka pendapat, permohonan penjelasan dan permasalahan yang dihadapi KPU Kota Tangerang Selatan kepada Komisi Pemilihan Umum sebagai berikut :
Laporan KPU Kota Tangerang Selatan| 20
- Waktu pelaksanaan pemutakhiran daftar pemilih sangat terbatas, yaitu hanya lebih kurang 10 (sepuluh) hari, termasuk 6 (enam) hari proses input data pemutakhiran daftar pemilih dan penandatanganan pengesahan oleh PPS di wilayah kerja masing-masing, Keterbatasan waktu dan anggaran untuk pengangkatan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP);
- Keterbatasan perangkat keras (komputer) dan sumber daya manusia pada PPS dan Sekretariat PPS dalam proses input data oleh PPS di wilayah kerja masing-masing; (Tanggal 18 Januari 2011, BUKTI LT-1.13);
f. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengirimkan Surat Edaran Pemutakhiran data Pemilih kepada ketua PPK dan PPS se Kota Tangerang Selatan (tanggal 19 Januari 2011, BUKTI LT-1.14);
g. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan melakukan Kelembagaan PPK, PPS dan KPPS kepada PPK dan PPS se Kota Tangerang Selatan; Untuk menunjang kelancaran tugas PPK dan PPS dalam pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang, KPU Kota Tangerang Selatan melakukan penataan kelembagaan di lingkungan KPU Kota Tangerang Selatan sebagai berikut :
- KPU Kota Tangerang Selatan memerintahkan kepada PPK dan PPS untuk segera menyampaikan usulan perubahan susunan Sekretariat PPK/PPS kepada KPU Kota Tangerang Selatan apabila terjadi mutasi/perpindahan pegawai yang ditugaskan pada Sekretariat PPK/PPS;
- KPU Kota Tangerang Selatan memerintahkan kepada PPS untuk segera mempersiapkan pembentukan KPPS dalam rangka pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang, selambat-lambatnya tanggal 5 Februari 2011;
(tanggal Januari 2011, BUKTI LT-1.15);
h. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan memberikan undangan kepada Ketua dan Anggota Panwaslukada Kota Tangerang Selatan dan kepada Tim pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan dalam rangka persiapan pemungutan Suara ulang Kota Tangerang Selatan;
Sehubungan dengan Surat Komisi Pemilihan Umum Nomor : 21/KPU/I/2011, tanggal 14 Januari 2011, point (3) : “Dalam penyelenggaraan pemungutan
suara ulang pasca Putusan Mahkamah Konstitusi dilakukan pemutakhiran daftar pemilih, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 ayat (1) dan ayat (2) Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 12 Tahun 2010”.
Laporan KPU Kota Tangerang Selatan| 21
Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan melakukan perubahan Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Tahun 2010, yaitu penambahan tahapan pemutakhiran daftar pemilih, yang semula tidak ada pada Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang, Hal ini diikuti dengan dikeluarkannya Surat Keputusan KPU
nomor : 1/Kpts/KPU-Tangerang Selatan/I/2011( BUKTI LT-4.2) Perubahan
tahapan sebagaimana dimaksud di atas disampaikan kepada masing-masing Tim Sukses Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan dan Panwaslukada Kota Tangerang Selatan, pada hari Kamis, 20 Januari 2011, sebagaimana Undangan KPU Kota Tangerang Selatan kepada Panwaslukada Kota Tangerang Selatan dan Tim Kampanye Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan, Nomor : 256/KPU.Tangerang Selatan/I/2011, (tanggal 19 Januari 2011, BUKTI LT-1.16);
i. Komisi Pemilihan Umum kota Tangerang Selatan mengeluarkan Berita Acara
Nomor 1/BA/KPU-TANGERANG SELATAN/I/2011, BUKTI LT-3.2) perihal
perubahan, tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan PSU dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Tahun 2010; (tanggal 19 Januari 2011);
j. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan melakukan rapat kerja Evaluasi pelaksanaan Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Tahunh 2010 kepada Ketua PPK se Kota Tangerang Selatan dan Ketua PPS se Kota Tangerang Selatan;
k. Rapat Kerja Evaluasi Pelaksanaan Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Tahun 2010, dimaksudkan untuk mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Tahun 2010 dan sebagai persiapan langkah-langkah penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor : 209-210/PHPU.D-VIII/2010, tanggal 10 Desember 2010 (22 Januari 2011, BUKTI LT-1.17);
l. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan melakukan peninjauan ke PT. Betawimas Cemerlang sebagai pemenang lelang cetakan surat suara dalam kegiatan PSU kepada Ketua Panwaslu Kota Tangerang Selatan;
Laporan KPU Kota Tangerang Selatan| 22
Peninjauan ke PT. Betawimas Cemerlang dimaksudkan untuk memastikan kapasitas perusahaan tersebut dalam pencetakan surat suara, di antaranya jumlah dan kapasitas mesin cetak (26 Januari 2011, BUKTI LT-1.18);
m. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengintruksikan kepada Ketua PPK dan PPS se-Kota Tangerang Selatan agar membuat laporan Pemutakhiran Pemilih (26 Januari 2011, BUKTI LT-1.19;
n. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan meralat, Pedoman
Pelaksanaan Pemutakhiran Data Dan Daftar Pemilih PSU, kepada ketua PPK dan PPS se-Kota Tangerang Selatan. Dalam surat Nomor : 265/KPU.Tangerang Selatan/I/2011, tanggal 26 Januari 2011, perihal : Laporan Pemutakhiran, pada Lampiran Pedoman Pemutakhiran Data untuk PPK dan PPS se-Kota Tangerang Selatan disebutkan bahwa :
III. Mekanisme Pemutakhiran Data
5. Pemilih tambahan yang akan dicantumkan ke dalam DPT Tambahan Pemungutan Suara Ulang dimaksud salah satu persyaratannya telah genap berusia 17 (tujuh belas) tahun pada tanggal 13 Nopember 2010, atau telah memiliki KTP Kota Tangerang Selatan minimal 6 bulan sebelum tanggal 13 Nopember 2010.
Berdasarkan Pasal 4 ayat (2) huruf c Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 12 Tahun 2010 tentang Pedoman Tata Cara Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih Dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, bahwa : pemilih harus memenuhi syarat berdomisili di daerah
pemilihan sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan sebelum disahkannya daftar pemilih sementara yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk atau dokumen kependudukan dari instansi yang berwenang;
Sehingga berdasarkan ketentuan di atas, syarat berdomisili di daerah pemilihan sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan sebelum tanggal 13 Nopember 2010 (hari pemungutan suara) tidak tepat dan harus diralat / diperbaiki, sehingga point tersebut menjadi berbunyi sebagai berikut:
III. Mekanisme Pemutakhiran Data
5. Pemilih tambahan yang akan dicantumkan ke dalam DPT Tambahan
Pemungutan Suara Ulang dimaksud salah satu persyaratannya telah genap berusia 17 (tujuh belas) tahun pada tanggal 13 Nopember 2010
Laporan KPU Kota Tangerang Selatan| 23
o. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan memberikan penjelasan logistic Pemilukada kepada Ketua Panwaslu Kota Tangerang Selatan (27 Januari 2011,
BUKTI LT-1.21);
p. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan memberikan larangan kampanye pasca putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia kepada Ketua Tim Kampanye Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan; Berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor : 209-210/PHPU.D-VIII/2010, tanggal 10 Desember 2010, dan dalam rangka menindaklanjuti surat Komisi Pemilihan Umum Nomor : 21/KPU/I/2011, tanggal 14 Januari 2011, dan Surat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Banten Nomor : 29/KPU.Prov-015/I/2011, tanggal 19 Januari 2011, perihal : Pemungutan Suara Ulang pasca Putusan Mahkamah Konstitusi, yang di antaranya menyatakan bahwa
“Dalam Pemungutan Suara Ulang pasca Putusan Mahkamah Konstitusi, tidak dilakukan kampanye bagi semua pasangan calon”, KPU Kota Tangerang Selatan
menyampaikan larangan melakukan kampanye dalam bentuk apapun atau kegiatan lain yang dapat dipersamakan dengan itu (tanggal 27 Januari 2011,
BUKTI LT-1.22);
q. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengundang tokoh masyarakat, unsur pemerintah Kota Tangerang Selatan, unsur organisasi masyarakat, unsur kepemudaan dalam rangka sosialisasi dan diskusi publik pelaksanaan tahapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Kota Tangerang Selatan;
Kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya sosialisasi Pemungutan Suara Ulang Pemilu Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Tahun 2010, dilaksanakan sosialisasi dan diskusi publik pelaksanaan tahapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Kota Tangerang Selatan (tanggal 28 Januari 2011, BUKTI LT-1.23);
r. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan memberikan undangan Rapat Pleno tingkat KPU Kota Tangerang Selatan, penetapan rekapitulasi jumlah pemilih terdaftar dalam DPT PSU kepada Panwaslu Kota Tangerang Selatan, tim kampanye pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan, ketua PPK dan PPS se-Kota Tangerang Selatan;
Laporan KPU Kota Tangerang Selatan| 24
Berdasarkan Tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang, Rapat Pleno KPU Kota Tangerang Selatan melaksanakan Rapat pleno penetapan rekapitulasi jumlah pemilih terdaftar dalam DPT PSU pada tanggal 31 Januari 2011, dengan dihadiri oleh masing-masing PPK se-Kota Tangerang Selatan dan Panwalukada Kota Tangerang Selatan (Tanggal 28 Januari 2011, BUKTI
LT-1.24);
s. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan memberikan Surat
pemberitahuan kepada PPK dan PPS se-Kota Tangerang Selatan perihal Penetapan dan pengesahan DPT baru hasil pemutakhiran data, proses pemberian NIK di KPU Tangerang Selatan bagi pemilih tambahan baru, Rapat pleno Penetapan DPT baru oleh PPK dengan mengundang Panwaslu Kota Tangerang Selatan dan Tim Sukses masing-masing calon (Tanggal 29 Januari 2011, BUKTI LT-1.25);
t. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan membentuk / mengukuhkan KPPS, kepada PPS se-Kota Tangerang Selatan;
Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 63 Tahun 2009 tentang Pedoman Penyusunan Tata Kerja Komisi Pemilihan Umum Provinsi, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota, Panitia Pemilihan Kecamatan, Panitia Pemungutan Suara, Dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 10 Tahun 2010, Pasal 18 ayat (3) bahwa “KPPS dibentuk selambat-lambatnya 21 (dua puluh satu) hari
sebelum hari dan tanggal pemungutan suara dan berakhir 7 (satu) hari setelah hari dan tanggal pemungutan suara”. Sehubungan pelaksanaan pemungutan
suara ulang dilaksanakan pada tanggal 27 Februari 2011, maka PPS harus sudah membentuk KPPS selambat-lambatnya 21 (dua puluh satu) hari sebelum tanggal 27 Februari 2011 selambat-lambatnya tanggal 5 Februari 2011 (Tanggal 29 Januari
2011, BUKTI LT-1.26);
u. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan melakukan Pemberian NIK berkaitan dengan pemutakhiran data pemilih baru pada PSU kepada Kepala Disdukcapil Kota Tangerang Selatan (Tanggal 30 Januari 2011, BUKTI LT-1.27); v. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan memberitahukan kepada ketua
PPK dan PPS se-Kota Tangerang Selatan tentang proses pemutakhiran data untuk kegiatan PSU yang sedang dilaksanakan dan mengakibatkan bertambahnya data pemilih yang belum mencantumkan NIK (31 Januari 2011, BUKTI LT-1.28);
Laporan KPU Kota Tangerang Selatan| 25
w. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengeluarkan Berita Acara
Nomor 3/BA/KPU-TANGERANG SELATAN/I/2011 perihal perubahan tahapan,
program dan jadwal penyelenggaraan PSU dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Tahun 2010; (tanggal 31 Januari 2011, BUKTI
LT-3.3);
x. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengeluarkan Surat keputusan
nomor : 3/Kpts/KPU-Tangerang Selatan/II/2011 berkaitan dengan Perubahan
Kedua Tahapan, Program, Dan Jadwal Penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan tahun 2010;
(tanggal 1 Februari 2011, BUKTI LT-4.3);
y. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan melakukan Klarifikasi Pleno Rekap DPT PSU kepada Ketua Panwaslu Kota Tangerang Selatan (2 Februari 2011,
BUKTI LT-1.29);
z. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan melakukan Kunjungan Studi Banding ke KPU Kota Manado; Kunjungan studi banding ke KPU Kota Manado dimaksudkan untuk mendapatkan bahan-bahan atau pengalaman dari KPU Kota Manado mengenai proses penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang yang dilaksanakan oleh KPU Kota Manado (2 Februari 2011, BUKTI LT-1.30);
Penunjukan KPU Kota Manado sebagai tempat mencari referensi pelaksanaan PSU dipertimbangkan karena pelaksanaan PSU KPU Kota Manado meliputi pula tahap pemutakhiran data dan perubahan DPT;
aa. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengeluarkan Surat keputusan
nomor : 4/Kpts/KPU-Tangerang Selatan/II/2011 berkaitan dengan Penetapan
Jumlah pemilih terdaftar dalam daftar Pemilih tetap (DPT) dan jumlah tempat pemungutan Suara (TPS) pemungutan Suara ulang Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan tahun 2010; (tanggal 2 Februari 2011, BUKTI
LT-4.4);
bb. Komisi Pemilihan Umum kota Tangerang Selatan mengeluarkan Berita Acara
Nomor 4/BA/KPU-TANGERANG SELATAN/II/2010 perihal penetapan Hasil
rekapitulasi jumlah pemilih terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemungutan Suara Ulang dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Tahun 2010; (tanggal 2 Februari 2011, BUKTI LT-3.4);
Laporan KPU Kota Tangerang Selatan| 26
cc. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengeluarkan Surat keputusan
nomor : 5/Kpts/KPU-Tangerang Selatan/II/2011 berkaitan dengan Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan tahun 2010; (tanggal 2 Februari 2011, BUKTI
LT-4.5);
dd. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengeluarkan Surat keputusan
nomor : 6/Kpts/KPU-Tangerang Selatan/II/2011 berkaitan dengan Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Paku Alam Kecamatan Serpong Utara Kota Tangerang Selatan dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan tahun 2010;
(tanggal 2 Februari 2011, BUKTI LT-4.6);
ee. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengeluarkan Surat Edaran Daftar Pemilih Tetap (DPT) kepada PPS se-Kota Tangerang Selatan. Untuk menindaklanjuti ketentuan Peraturan KPU Nomor 12 Tahun 2010 tentang Pedoman Tata Cara Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih Dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, bahwa Daftar Pemilih Tetap (DPT) diumumkan dalam jangka waktu 3 (tiga) hari terhitung sejak berakhirnya jangka waktu penyusunan Daftar Pemilih Tetap, KPU Kota Tangerang Selatan menginstruksikan kepada PPS agar mengumumkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) selama 3 (tiga) hari (tanggal 7 Februari 2011 sampai dengan 9 Februari 2011) sebagaimana ketentuan tersebut di atas (Tanggal 4 Februari 2011, BUKTI LT-1.31); ff. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengajukan Permohonan Audiensi kepada Ketua Mahkamah Konstitusi RI tentang Tahapan, Program dan jadwal PSU Pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih pasca Putusan MK, Bentuk, Susunan dan atau Sistematika Laporan Pelaksanaan PSU kepada MK, Uji Petik Pemantauan MK terhadap penyelenggaraan PSU Kota Tangerang Selatan (Tanggal
7 Februari 2011, BUKTI LT-1.32);
gg. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan memberikan Penjelasan berkaitan dengan LSM Cerdas Bangsa kepada Ketua KPU Propinsi Banten perihal laporan LSM Cerdas Bangsa (Tanggal 8 Februari 2011, BUKTI LT-1.33);
Laporan KPU Kota Tangerang Selatan| 27
hh. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengeluarkan Surat
Pemberitahuan Dan Pengawasan Untuk Penerimaan, Pelipatan Dan
Pendistribusian Surat Suara kepada Panwaslu Kota Tangerang Selatan (Tanggal 11
Februari 2011, BUKTI LT-1.34);
ii. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengeluarkan Surat
Pemberitahuan Dan Pengawasan Untuk Penerimaan, Pelipatan Dan
Pendistribusian Surat Suara kepada Kapolresta Kota Tangerang Selatan (Tanggal
11 Februari 2011, BUKTI LT-1.35);
jj. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengeluarkan Surat
Pemberitahuan Dan Pengawasan Untuk Penerimaan, Pelipatan Dan
Pendistribusian Surat Suara kepada Kapolres Jakarta Selatan (Tanggal 11 Februari
2011, BUKTI LT-1.36);
kk. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengeluarkan Surat Edaran Pendistribusian Model C6 KWK kepada PPK dan PPS se-Kota Tangerang Selatan; ll. Untuk memenuhi ketentuan Pasal 15 ayat (1) Peraturan KPU Nomor 72 Tahun
2009 tentang Pedoman Tata Cara Pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Di Tempat Pemungutan Suara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2010, bahwa “Ketua KPPS menyampaikan surat pemberitahuan untuk
memberikan suara di TPS (Model C6 - KWK.KPU) kepada pemilih di wilayah kerjanya selambat-lambatnya 3 (tiga) hari sebelum hari dan tanggal pemungutan suara”, KPU Kota Tangerang Selatan menginstruksikan kepada KPPS melalui PPS,
untuk melaksanakan pendistribusian Model C6 - KWK.KPU terhitung mulai tanggal 12 Februari 2011 sampai dengan 24 Februari 2011 (H-3) dan KPPS agar mengembalikan Model C6-KWK yang tidak memenuhi persyaratan agar dibuatkan Berita Acaranya dan rekapitulasinya dari PPS ke PPK, dari PPK ke KPU Kota Tangerang Selatan paling lambat tanggal 26 Februari 2011 (H-1) (Tanggal 11
Februari 2011, BUKTI LT-1.37);
mm. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan melakukan Pemutakhiran data Pemilih kepada Tim Sukses Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tanggal 14 Februari 2011, BUKTI LT-1.38);
Laporan KPU Kota Tangerang Selatan| 28 nn. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengajukan Permohonan ijin
Pemasangan Alat peraga Sosialisasi Pemilu kepada pimpinan Pengelola Jalan Tol Bintaro – BSD; Untuk meningkatkan angka partisipasi masyarakat Kota Tangerang Selatan dalam Pemungutan Suara Ulang, dilakukan sosialisasi Pemungutan Suara Ulang kepada masyarakat melalui alat peraga, di antaranya spanduk yang ditempatkan di tempat-tempat umum yang mudah terlihat, seperti pada jalan tol Bintaro – BSD ( Tanggal 17 Februari 2011, BUKTI LT-1.39);
oo. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengajukan Permohonan ijin
Pemasangan Alat peraga Sosialisasi Pemilu kepada pimpinan Pengelola komplek Perumahan Bumi Serpong Damai (BSD);
Untuk meningkatkan angka partisipasi masyarakat Kota Tangerang Selatan dalam Pemungutan Suara Ulang, khususnya masyarakat yang tinggal di perumahan, dilakukan sosialisasi Pemungutan Suara Ulang kepada masyarakat melalui alat peraga spanduk yang ditempatkan di tempat-tempat umum di lingkungan perumahan (Tanggal 17 Februari 2011, BUKTI LT-1.40);
pp. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan memberikan Jadwal penerimaan logistic kepada PPK dan PPS se-Kota Tangerang Selatan. Distribusi logistik pemungutan suara ulang terlaksana sesuai tahapan, jadwal dan program yang sudah ditetapkan, KPU Kota Tangerang Selatan menyampaikan jadwal penerimaan dan pendistribusian logistik (kotak suara, bilik suara, surat suara, dokumen dan perlengkapan di Tempat Pemungutan Suara) kepada PPK dan PPS (Tanggal 17
Februari 2011, BUKTI LT-1.41);
qq. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengeluarkan Surat keputusan
nomor : 7/Kpts/KPU-Tangerang Selatan/II/2011 berkaitan dengan Pemberhentian dan pengangkatan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Setu, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan tahun 2010; (tanggal 17 Februari 2011,
BUKTI LT-4.7);
rr. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengeluarkan surat edaran dan menginstruksikan kepada PPS dan KPPS, bagi pemilih yang melapor selambat-lambatnya 24 jam sebelum hari pemungutan suara, dan belum menerima Model C-6 KWK, tetapi terdaftar di Daftar Pemilih Sementara (DPS) Tahun 2010/Daftar Pemilih Tetap (DPT) Tahun 2010/Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemungutan Suara Ulang Tahun 2011, agar PPS membuatkan Surat Keterangan Untuk Memberikan
Laporan KPU Kota Tangerang Selatan| 29
Suara di TPS dalam Pemungutan Suara Ulang Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan. Hal tersebut dilakukan Untuk memenuhi ketentuan Pasal 17 Peraturan KPU Nomor 72 Tahun 2009 tentang Pedoman Tata Cara Pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Tempat Pemungutan Suara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2010, berkaitan dengan pendistribusian C6-KWK.KPU, (Tanggal 22 Februari 2011, BUKTI LT-1.42);
ss. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengundang kepada ketua PPK se-Kota Tangerang Selatan tentang persiapan akhir untuk PSU (Tanggal 22
Februari 2011, BUKTI LT-1.23);
tt. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan bekerjasama dengan (Dewan Kesejahteraan Masjid) DKM dari setiap Masjid se-Kota Tangerang Selatan dalam hal mengajak kepada para Jamaah Shalat Jum’at agar ikut serta dalam pelaksanaan pencoblosan pada PSU Kota Tangerang Selatan 27 Februari 2011 yang akan datang (Tanggal 22 Februari 2011, BUKTI LT-1.44);
uu. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengeluarkan Surat keputusan
nomor : 8/Kpts/KPU-Tangerang Selatan/II/2011 berkaitan dengan pengangkatan
Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kota Tangerang Selatan dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan tahun 2010;
(tanggal 26 Februari 2011, BUKTI LT-4.8);
vv. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan mengeluarkan Surat keputusan
nomor : 9/Kpts/KPU-Tangerang Selatan/II/2011 berkaitan dengan pengangkatan
anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Tangerang Selatan, Kelurahan Paku Alam, Kecamatan Serpong Utara Kota Tangerang Selatan dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan tahun 2010; (tanggal 26
Februari 2011, BUKTI LT-4.9);
ww. Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang Pemilukada Kota Tangerang Selatan
(tanggal 27 Februari 2011);
xx. Pleno Rekapitulasi Hasil PSU Kota Tangerang Selatan ditingkat PPK se-Kota Tangerang Selatan; (28 Februari 2011);
yy. Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan memberikan Undangan Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil PSU (Tanggal 3 Maret 2011);