• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan PPL DI SMP NEGERI 2 INDRALAYA UT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Laporan PPL DI SMP NEGERI 2 INDRALAYA UT"

Copied!
354
0
0

Teks penuh

(1)

0

LAPORAN KEGIATAN PENGEMBANGAN DAN

PENGEMASANPERANGKAT PEMBELAJARAN

DI SMP NEGERI 2 INDRALAYA UTARA

OLEH:

1. NANI SURYANI (06121007042) 2. M. RIDLA ABD (06121007045)

PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING JURUSAN ILMU PENDIDIKAN

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA

(2)

i HALAMAN PENGESAHAN

LAPORAN KEGIATAN PRAKTEK KEPENDIDIKAN MAHASISWA PROGRAM S-1 FKIP UNSRI

TAHUN 2015

Program Studi:

Pendidikan Matematika Pendidikan BK

Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan PPKn

Pendidikan Ekonomi Pendidikan Penjaskes Pendidikan Biologi

Mengetahui, Disetujui,

(3)

ii HALAMAN PENGESAHAN

LAPORAN KEGIATAN PRAKTEK KEPENDIDIKAN MAHASISWA PROGRAM S-1 FKIP UNSRI

TAHUN 2015

1. NANI SURYANI (06121007042) 2. M. RIDLA ABD (06121007045)

PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING

Mengetahui, Disetujui,

(4)

iii

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan hidayah-NYA saya dapat menyelesaikan laporan ini tepat pada waktunya dan dengan lancar.

Laporan ini merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh mahasiswa FKIP UNSRI sebagai pelengkap rangkaian P4 yang telah dilaksanakan baik di kampus yaitu P4 I (Peer Teaching dan Micro Teaching) maupun di sekolah (mencakup observasi sekolah, Pelatihan Mengajar Terbimbing dan Pelatihan Mengajar Mandiri serta Ujian Praktik Mengajar). Dimana P4 dilaksanakan di SMA Negeri 2Indralaya utara selama kurang lebih 2 bulan dari tanggal 3 Agustus – 26 September 2015.

Selama melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), kami telah banyak mendapatkan bimbingan dan sumbangan dari berbagai pihak. Oleh karena itu praktikan mengucapkan terima kasih kepada:

1. Bapak Sofendi, M. A, Ph.Dselaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya.

2. Staf UPPL FKIP UNSRI

3. Bapak Drs. Akhyar Burhan, M.Pd selaku dosen pembimbing mahasiswa PPL FKIP Universitas Sriwijaya di SMP Negeri 2 Indralaya Utara.

4. Bapak Ismiet, S.Pd, M.Si selaku Kepala SMP Negeri 2 Indralaya Utara dan sebagai pamong mahasiswa Prodi BK.

5. Seluruh guru dan staf tata usaha SMP Negeri 2 Indralaya Utara. 6. Rekan-rekan Mahasiswa PPL SMP Negeri 2 Indralaya Utara. 7. Seluruh Siswa SMP Negeri 2 Indralaya Utara.

(5)

iv

laporan ini.Semoga apa yang telah kami sampaikan di dalam makalah ini mendapat ridho dari Allah SWT, dan bermanfaat bagi penulis maupun pembaca.

Indralaya, September 2015

Penulis

(6)

v DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL

HALAMAN PENGESAHAN ... i

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... v

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 6

1.2 Tujuan Penelitian ... 8

1.3 Manfaat Penelitian ... 9

BAB II KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN SELAMA PPL 2.1 Pengenalan Lapangan... 10

2.1.1 Sejarah Sekolah ... 10

2.1.2 Struktur Organisasi Sekolah ... 12

2.1.3 Fungsi dan Tugas Pengelolaan Sekolah ... 13

2.1.4 Keadaan Lingkungan Fisik dan Sosial ... 14

2.2 Pelatihan Keterampilan Mengajar dan Tugas Keguruan Lainnya secara terbimbing ... 35

2.3 Pelatihan Keterampilan Mengajar dan Tugas Keguruan Lainnya secara mandiri ... 37

2.4 Ujian Praktik Mengajar ... 38

BAB III REPLEKSI PENGALAMAN MELAKSANAKAN PPL 3.1 Refleksi Tentang Pelaksanaan Pengenalan lapangan...39, 46 3.2 Refleksi Tentang Pelatihan Keterampilan Mengajar dan Tugas Keguruan lainnya Secara Terbimbing...42, 49 3.3 Refleksi Tentang Pelatihan Keterampilan mengajar dan Tugas Keguruan lainnya Secara Mandiri...43, 50 BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN 4.1 Kesimpulan ... 52

4.2 Saran ... 52 LAMPIRAN-LAMPIRAN

(7)

6 BAB I PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang

Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang mencetak tenaga pengajar yang siap pakai, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya melakukan pelatihan bagi para Mahasiswa semaksimal mungkin agar menghasilkan tenaga pendidik yang profesional. Tenaga pendidik yang siap menjalankan tugasnya yaitu mereka yang mampu berkualifikasi demi menciptakan pendidikan yang berkualitas di Indonesia. Calon tenaga pendidik tersebut kelak akan ditempatkan di berbagai lembaga pendidikan yang diharapkan dapat menciptakan pendidikan yang baik dan dapat mencapai kompetensi yang diharapkan.

Untuk mencapai tujuan tersebut perlu diadakan suatu program pendidikan yang melatih mahasiswa dalam menerapkan keterampilan mengajar dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan informasi yang diperolehnya dibangku kuliah pada lingkungan sebenarnya (sekolah), berupa Program Pengalaman Lapangan (PPL). Oleh karena itu, diperlukan kerjasama antara sekolah dan instansi pendidikan dalam hal ini Universitas Sriwijaya di bawah naungan Dinas Pendidikan Nasional. Untuk memperlancar kegiatan PPL tersebut, sangat dibutuhkan interaksi yang baik antara sekolah dalam hal ini kepala sekolah, guru dan pegawai, siswa serta pihak terkait dengan mahasiswa PPL.

(8)

7

Setelah melaksanakan Program Pengalaman Lapangan ini, diharapkan para calon pendidik dalam hal ini mahasiswa, telah memiliki bekal untuk siap terjun ke dunia kerja pendidikan sebagai tenaga pendidik yang profesional. Para calon guru yang sudah dilatih ini kelaknya dapat beradaptasi secara cepat dan bersosialisasi dengan baik di lingkungan sekolah karena telah dibekali ilmu dan telah mempunyai pengalaman di dunia pendidikan. Sehingga Program Pengalaman Lapangan ini sangat perlu dilakukan mengingat besarnya manfaat bagi para mahasiswa calon pendidik.

Kegiatan PPL ini terdiri dari beberapa kegiatan yang telah disebutkan dengan jadwal sebagai berikut :

NO Nama Kegiatan Waktu Pelaksanaan

Jangka Waktu

Petugas

1 Pelepasan mahasiswa P4 kesekolah oleh FKIP kepada kepala

2 Mengantar mahasiswa ke sekolah

04 Agustus 2015 Dosen Pembimbing

3 Masa orientasi dan observasi

5-12 Agustus 2015

1 Minggu Kepala Sekolah, Guru Pamong, dan

Perangkat Sekolah 4 Pelatihan mengajar

terbimbing

13 Agustus – 27Aguatus 2015

2 Minggu Guru Pamong

(9)

8 6 Ujian Praktik Mengajar

dan Penyelesaian

7 Penutupan Kegiatan PPL di sekolah dan Pengambilan Nilai PPL

semester Ganjil 2015 / 2016

Secara umum Program Pengalaman Lapangan (PPL) bertujuan untuk melatih mahasiswa calon pendidik agar memiliki kemampuan menerapkan kinerja yang baik di situasi nyata, baik dalam kegiatan mengajar maupun dalam melaksanakan tugas-tugas keguruan lainnya.

Secara khusus, PPL bertujuan agar mahasiswa sebagai calon pendidik mampu untuk :

1. Mengenal secara cermat lingkungan fisik, administratif, akademik, dan psikologi sosial sekolah tempat pelatihan.

2. Menguasai berbagai keterampilan dasar mengajar.

3. Menerapkan berbagai kemampuan profesional keguruan secara utuh dan terpadu dalam situasi nyata di sekolah.

4. Mengembangkan aspek pribadi dan sosial di lingkungan sekolah.

(10)

9 1.3Manfaat

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ini memiliki manfaat bagi lembaga, sekolah dan bagi mahasiswa PPL khususnya. Adapun manfaat tersebut antara lain adalah sebagai berikut :

1. Bagi lembaga dan sekolah, dapat membantu mahasiswa PPL untuk menjadi pendidik yang profesional.

2. Bagi mahasiswa, dapat mengenal lingkungan sekolah berupa lingkungan fisik, fasilitas, penggunaan sekolah, keadaan guru dan siswa, interaksi sosial dan tata tertib serta administrasi sekolah.

3. Mahasiswa dapat menerapkan berbagai macam pendekatan, metode, strategi, model pembelajaran, keterampilan dasar mengajar, serta teori-teori pembelajaran yang telah dipelajari di bangku kuliah.

4. Mahasiswa mendapatkan pengalaman dalam menlaksanakan tugas-tugas keguruan.

5. Mahasiswa dapat mentransfer dan mengaplikasikan ilmu yang telah diperolehnya kepada anak didiknya.

6. Mahasiswa berkepribadian yang baik dan menjunjung tinggi etika profesi keguruan.

(11)

10 BAB II

KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN SELAMA PPL

2.1Pengenalan Lapangan

2.1.1. Riwayat singkat berdirinya sekolah

SMP Negeri 2 Indralaya utara secara administrasi sudah di mulai sejak januari 2004 dengan nama SMP Negeri 5 Indralaya. Akan tetapi kegiatan pembelajaran dimulai setelah penerimaan siswa baru tahun ajaran 2004/2005.

Setelah terjadi pemekaran wilayah kabupaten, berdasarkan SK dari Bupati Ogan Ilir maka SMP Negeri 5 Indralaya berganti nama menjadi menjadi SMP N 3 Indralaya Utara terhitung mulai tanggal 1 Juli 2006. Kemudian pada November 2008 SMP Negeri 3 Indralaya Utara berganti nama lagi menjadi SMP Negeri 2 Indralaya Utara sampai sekarang.

Selama berjalan selama lebih kurang 6 tahun, SMP negeri 2 Indralaya Utara telah terjadi 5 kali pergantian kepala sekolah, antara lain:

1. Dra. Umar Azhari, SH (2004 – 2005) 2. Dra. Darmawati (2005 – 2007) 3. Ansori, S.Pd, MM (2007 – 2009) 4. Drs. Gunawan Afta (2009 – 2011) 5. Dwiyono, S. Pd (2011 – 2012) 6. Ismiet, S. Pd (2012 – sekarang)

2.1.2 Keadaan Fisik Sekolah

(12)

11

Berikut ini merupakan gambaran keadaan fisik SMP Negeri 2 Indralaya. 1. Kepemilikan tanah : Pemerintah

Luas Lahan/Tanah : 9.100 m2 Luas Tanah Terbangun : 919 m2 2. Data Ruang Kantor

Jenis Ruangan Jumlah

(Buah) Ukuran (p x l) Kondisi

1. Kepala Sekolah 1 24 m2 Baik

2.Wakil Kepala Sekolah 1 24 m2 Baik

2. Guru 1 28 m2 Baik

3. Tata Usaha 1 24 m2 Baik

3. Data Ruang Belajar (Kelas)

Ukuran 7x9 m2 : 9 kelas

Jumlah Kelas yang Digunakan : 8 kelas

4. Data Ruang Belajar Lainnya Jenis Ruangan Jumlah

(Buah) Ukuran (p x l) Kondisi

1. Perpustakaan 1 96 m2 Baik

2. Lab. IPA 1 153 m2 Baik

5. Data Ruang Penunjang

Jenis Ruangan Jumlah

(Buah) Ukuran (p x l) Kondisi 1. Ruang Penjaga

Sekolah

1 14 m2 Baik

(13)

12

3.WC Guru 2 6 m2 Baik

4. WC Siswa 5 6 m2 Baik

5. BK 1 24 m2 Baik

6. UKS 1 8 m2 Baik

7.Mushola 1 64 m2 Pembangunan

8. OSIS 1 18 m2 Baik

9. Koperasi 1 18 m2 Baik

10. Kantin 1 14 m2 Baik

6. Lapangan Olahraga dan Upacara

Lapangan Jumlah

(Buah)

Ukuran

(m2) Kondisi 1. Lapangan Olahraga

a. lapangan Volly 1 96 Baik

2. Lapangan Upacara 1 1050 Baik

2.1.3 Keadaan Lingkungan

1. Jenis bangunan yang mengelilingi

Berikut ini merupakan batas-batas lingkungan SMP Negeri 2 Indralaya Utara. a. Barat : Semak belukar

b. Timur : Jalan menuju Daerah Pemulutan c. Utara : Rawa

d. Selatan : Rawa

Sekolah ini melalui perumahan penduduk dan dekat dengan Puskesmas. 2. Kondisi lingkungan sekolah

(14)

13

yaitu membersihkan lingkungan kelas, kantor, dan sekitarnya. Setiap hari sabtu siswa melakukan senam pagi dan kebersihan sekolah.

2.1.4 Fasilitas Sekolah

SMPN Negeri 2 Indralaya Utaramemiliki beberapa fasilitas yang menunjang, antara lain :

1. Perpustakaan

Perpustakaan sekolah ini menempati gedung lokal yang dibangun permanen lengkap dengan sarana dan prasarana penunjang seperti rak buku, lemari, kursi, meja baca, katalog buku, dan koleksi buku-buku, baik buku pelajaran maupun buku-buku yang lain.

2. Laboratorium IPA

Laboratorium sebagai penunjang sarana dan prasarana belajar siswa yang sangat mendukung, namun disini masih terdapat kekurangan alat-alat laboratorium sebagai penunjang keberhasilan belajar siswa dalam memahami materi yang diajarkan oleh guru IPA. Pengelolaan dan hal lainnya yang berkaitan dengan laboratorium dipercayakan kepada guru yang bertugas memakai laboratorium tersebut. Selain untuk sarana belajar, laboratorium SMPN Negeri 2 Indralaya Utara juga sering digunakan untuk tempat pertemuan dan rapat guru.

3. Ruang BK

Ruang Bimbingan dan Konseling ini digunakan untuk mendidik siswa-siswanya apabila ada siswa yang bermasalah, baik bermasalah dalam hal pelajaran maupun akibat kenakalan mereka dan menerima semua keluhan-keluhan siswa.

4. Ruang Tata Usaha

Ruang tata usaha telah berfasilitas komputer. Ruangan ini berfungsi untuk menyelesaikan segala administrasi sekolah.

(15)

14

Ruang ini terletak di samping ruang BK. Di ruang inilah para siswa biasanya membeli makanan ringan dan minuman pada saat jam istirahat.

6. Ruang UKS

Ruang ini digunakan untuk memberikan pelayanan P3K pada siswa yang sakit ataupun mengalami kecelakaan.

7. Mushola

Mushola di sekolah ini masih dalam tahap pembangunan.

8. WC

WC di sekolah ini cukup bersih dan cukup layak digunakan. WC siswa tersedia 2 WC, untuk guru beserta para pegawai telah tersedia 2 WC.

2.1.5 Guru dan Siswa

2.1.5.1Jumlah guru dan Staf

Guru berjumlah 24 orang yang terdiri dari 19 guru pegawai negeri sipil (PNS) dan 2 guru bantu, kemudian staf tata usaha berjumlah 3 orang yang terdiri dari 1 PNS selaku Kepala TU dan 2 orang staff.

Berikut ini nama-nama guru dan staf SMP N 2 Indralaya Utara.

No Nama NIP NUPTK/Peg. Id Jabatan

1 Ismiet, S.Pd 19630613 198308 1 001 1945741642200042 Kepala Sekolah 2 Abdul Rokhman, S.Pd - 1261748651200023 Waka Kesiswaan/

guru

3 Yusmedi,S.Pd. 19720512 200701 1 001 4040740641200033 Waka Humas/ Guru

4 Dra. Zanariah 19650826 199903 2 001 7158743646300013 Waka Kurikulum/ Guru

5 Dra. Yuhana 19670904 198703 2 002 9136745647300043 Waka Sarpras / guru

(16)

15

8 Dra. Halimahtusakdiah 19680524 200701 2 003 1856746648300042 Guru / Pemb. Koperasi 9 Dra. Siti Fadlillah 19660628 199703 2 002 8960744646300022 Guru 10 Emi Yanti, S.Pd 19780108 200903 2 001 8440756657300002 Guru 11 Heryani, S.Pd 19651102 198903 2 007 2434743646300033 Guru 12 Irma Utama 19670128 199203 2 003 5460745648300012 Guru 13 Rusiyam,S.Pd 19690811 199802 2 001 9143747661300043 Guru 14 Misliah 19681113 199003 1 003 9445746648300013 Kepala TU 15 Nyiayu Fraisa F, S.Pd 19820713 201001 2 022 5045760661300043 Guru 16 Nila Dameria, sh 19810820 200903 2 005 2152759660300053 Guru 17 Pibriani, S.Pd 19840204 201001 2 014 5536762663300062 Guru 18 Ansrinawati,S.Pd 19800620 201001 2 010 7952758661300012 Guru 19 Asmawati, S.Pd.I 19611212 198202 2 007 5544739641300063 Guru 20 Yusnani, S.Pd 19690401 201407 2 001 6733747649300062 Guru 21 Ermasari, S.Pd 19801118 200604 2 003 - Guru

22. Weny Anggraini, S.Pd - - Guru

23 David Indriadi, S.Pd - 106030341986001 Staf TU 24 Husnawati S.Pd - 6639747649300042 Staf TU

2.1.5.2 Jumlah siswa per kelas

Siswa SMP N 2 Indralaya Utara terdiri dari 8 kelas. Berikut ini jumlah siswa per kelas pada tahun ajaran 2015/2016.

No. kelas Jumlah siswa Wali Kelas

Lk Pr Jumlah

1 VII.1 8 12 20 Dra. Yuhana

2 VII.2 8 12 20 Emi Yanti, S.Pd

3 VII.3 7 13 20 Nyiayu Fraisa Fatiyah, S.Pd 4 VIII.1 14 10 24 Yusnani, S.Pd

5 VIII.2 12 11 23 Pibriani, S.Pd 6 VIII.3 12 12 24 Nila Dameria, S.H 7 IX.1 17 10 27 Dra. Siti Fadillah 8 IX.2 16 11 27 Heryani, S.Pd

(17)

16 2.1.6 Interaksi sosial

1. Hubungan antar guru

Hubungan guru dengan guru dalam interaksi sehari-hari terkesan baik dan bersifat kekeluargaan. Antara guru yang satu dengan yang lain, maupun antara para guru dengan kepala sekolah terjalin suatu kerja sama yang harmonis dalam upaya pencapaian tujuan kegiatan belajar mengajar. Hubungan yang baik terjalin pula antara guru-guru dengan mahasiswa PPL selama praktikan berada di SMP N 2 Indralaya Utara.

2. Hubungan guru dengan siswa

Interaksi guru dengan siswa terjalin baik dan harmonis. Siswa terlihat cukup akrab dan apabila mereka menghadapi kesulitan belajar, mereka tidak segan untuk bertanya langsung dengan gurunya. Kegiatan ini dilakukan di dalam kelas maupun di luar kelas. Akan tetapi, kegiatan ini tidak berlaku pada semua guru, hanya sebagian saja siswa yang tidak segan untuk langsung bertanya kepada gurunya.

3. Hubungan antar siswa

Hubungan siswa dengan siswa terjalin dengan baik dan bersahabat. Interaksi siswa dengan siswa ini terjalin dengan baik, tidak hanya antar teman di dalam kelas saja tetapi juga dengan teman-teman yang berbeda kelas, adik kelas dan juga kakak kelas.

4. Hubungan guru dengan pegawai

Hubungan guru dengan para pegawai tata usaha cukup baik. Hal ini terlihat dari kegiatan tata usaha yang menunjang proses belajar mengajar, misalnya pada saat pembuatan soal ulangan/ ujian yang diketik dan diperbanyak oleh tata usaha, dan kegiatan-kegiatan lainnya.

5. Hubungan sosial secara umum

(18)

17

sosial antar warga sekolah ini secara umum terlihat sangat baik, harmonis, bersahabat, dan bersifat kekeluargaan.

2.1.7 Visi dan Misi Sekolah 2.1.7.1 Visi Sekolah

Visi SMP Negeri 2 Indralaya Utara adalah ” Disiplin, Bermoral, berdasarkan IMTAQ dan IPTEK ”.

2.1.7.2 Misi Sekolah

Adapun misi SMP Negeri 2 Indralaya Utara adalah sebagai berikut: 1. Menerapkan disiplin tinggi dalam segala kegiatan dengan menjadikan

tenaga pendidik dan pengelola satuan pendidikan sebagai panutan.

2. Mengoptimalkan sopan santun dalam ”Human Relation” antar warga sekolah sehingga timbul keakraban yang dan kekeluargaan yang harmonis. 3. Menumbuhkan penghayatan terhadap ajaran agama yang dianut dan juga

menjadi sumber budaya bangsa sehingga kearifan dalam bertindak. 4. Mengoptimalkan pembelajaran secara efektif.

5. Menerapkan pelaksanaan evaluasi dan penilaian hasil belajar (ulangan harian dan semester) secara konsisten dan berkesinambungan.

6. Mengoptimalkan pelaksanaan program perbaikan dan pengayaan.

7. Memotivasi dan membentuk peserta didik untuk mengenal potensi dirinya dengan memberikan wadah kegiatan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler sehingga siswa berkembang secara optimal.

8. Mengoptimalkan pelaksanaan 7K dengan memberdayakan potensi yang ada di lingkungan sekolah.

9. Menumbuhkembangkan rasa kepedulian sosial terhadap masyarakat lainnya yang tertimpa bencana.

(19)

18 2.1.8 Tata Tertib

2.1.8.1Tata Tertib untuk Siswa

Beriku ini merupakan tata tertib siswa SMP N 2 Indralaya Utara: TATA KRAMA DAN TATA TERTIB

KEHIDUPAN SOSIAL SEKOLAH BAGI SISWA

SMP NEGERI 2INDRALAYA UTARA TAHUN AJARAN 2011-2012 BAB 1

KETENTUAN UMUM

1. Tata krama dan tata tertib sekolah ini dimaksud sebagai rambu-rambu bagi siswa dalam bersikap, bertutur kata, bertindak dan melaksanakan kegiatan sehari-hari di sekolah dalam rangka menciptakan iklim dan kultur sekolah yang dapat menunjang kegiatan belajar yang efektif.

2. Tata krama dan tata tertib sekolah ini dibuat berdasarkan nilai-nilai yang dianut sekolah dan masyarakat sekitar, yang meliputi: nilai ketakwaan, sopan santun pergaulan, kedisiplinan dan ketertiban, kebersihan, kesehatan, kerapihan,keamannan, dan nilai-nilai yang mendukung kegiatan belajar yang efektif.

3. Setiap siswa wajib melaksanankan ketentuan yang tercantum dalam tata karma dan tata tertib ini secara konsekuen dan penuh kesadaran.

PASAL 1 PAKAIAN SEKOLAH 1. Pakaian seragam

Siswa wajib mengenakan seragam sekolah dengan ketentuan sebagai berikut: a. Umum

1. Sopan dan rapi sesuai ketentuan yang berlaku.

(20)

19

 Baju warna putih polos, celana/rok warna biru, topi biru dan dasi biru pada hari Selasa, Rabu, dan Kamis.

 Baju koko putih dan celana panjang biru (laki-laki). Baju muslim putih, jilbab putih, rok panjang biru (perempuan) pada hari Jumat.

 Pakaian seragam pramuka pada hari Sabtu. 2. Memakai bedge OSIS dan identitas sekolah.

3. Topi sekolah sesuai dengan ketentuan, ikat pingggang warna hitam berlogo OSIS SMP.

4. Kaos kaki warna putih, sepatu warna hitam yang ada tali. 5. Sepatu warna hitam polos dan bertali.

6. Pakaian tidak terbuat dari kain tipis, tidak ketat dan membentuk tubuh.

7. Tidak menggunakan perhiasann emas, anting-anting, kalung, gelang, dan cincin.

b. Khusus laki-laki

1. Baju dimasukkan kedalam celana.

2. Panjang celana empat jari di bawah lutut. 3. Celana dan lengan baju tidak digulung. 4. Celana tidak disobek atau dijahit. c. Khusus perempuan

1. Baju dimasukkan kedalam rok. 2. Panjang rok dua jari dibawah lutut.

3. Bagi yang berjilbab, panjang rok sampai mata kaki dan jilbab berwarna putih. 4. Tidak memakai perhiasan dan aksesoris yang mencolok.

2. Pakaian Olahraga

1. Untuk pelajaran olahraga, siswa wajib memakai pakaian yang ditetapkan sekolah.

(21)

20 PASAL 2

RAMBUT, KUKU, TATO, MAKE UP 1. Umum

Siswa dilarang:

a. Berkuku panjang

b. Mengecat rambut dan kuku c. Bertato

d. Membawa senjata tajam e. Obat-obatan terlarang f. Buku-buku porno dan HP. 2. Khusus siswa laki-laki:

a. Tidak berambut panjang (rambut di atas telinga dan kerah baju) b. Tidak bercukur gundul

c. Rambut tidak berkuncir

d. Tidak memakai kalung, anting-anting, dan gelang. 3.Khusus perempuan

a. Tidak memakai make up, lipstick dan sejenisnya. PASAL 3

MASUK DAN PULANG SEKOLAH 1. Siswa wajib hadir di sekolah sebelum bel berbunyi

2. Sekolah dimulai pukul 07.30 WIB sampai dengan 12.30 WIB, kecuali hari Jumat dimulai pukul 07.30 WIB sampai dengan pukul 11.00 WIB

3. Siswa terlambat datang kurang dari 15 menit harus lapor kepada guru piket dan tidak diperkenankan masuk kelas pada jam pelajaran pertama

4. Selama pelajaran berlangsung dan pergantian jam pelajaran siswa dilarang berada di luar kelas

(22)

21

6. Pada waktu pulang siswa wajib langsung pulang kerumah kecuali yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler

7. Pada waktu pulang siswa dilarang dudukdi tepi jalan atau di sekitar pintu gerbang

8. Pada waktu pulang atau tiba di sekolah siswa dilarang jajan di sekitar pintu gerbang atau ditepi tepi jalan.

PASAL 4

KEBERSIHAN, KEDISIPLINAN, DAN KETERTIBAN

1. Setiap kelas membentuktim piket kelas yang secara bergiliran bertugas menjaga kebersihan dan ketertiban kelas.

2. Setiap tim piket kelas yang bertugas harus menyiapkan dan memelihara perlengkapan kelas yang terdiri dari:

 Penghapus papan tulis, penggaris, dan kapur tulis

 Taplak meja dan bunga

 Sapu ijuk, sekop sampah plastic, dan tempat sampah

 Lap tangan, alat pel, dan ember cuci tangan 3. Tim pikat kelas mempunyai tugas:

 Membersihkan lantai dan didnding serta merapikan bangku-bangku dan meja sebelum jam pelajaran dimulai

 Mempersiapkan sarana dan prasarana pembelajaran seperti: mengambil kapur tulis, membersihkan papan tulis dan lain-lain

 Melengkapi dan merapihkan hiasan dinding kelas seperti: bagan struktur organisasi kelas, jadwal piket, papan absensi dan hiasan lainnya.

 Menulis papan absensi kelas

(23)

22

dan ketertiban kelas, miasalnya : coret-coret, berbuat gaduh (ramai) atau merusak benda-benda yang ada di kelas.

4. Setiap siswa membiasakan menjaga kebersihan kamar kecil/toilet, halaman sekolah, kebun sekolah, dan lingkungan sekolah

5. Setiap siswa membiasakan membuang sampah pada tempat yang telah di tentukan

6. Setiap siswa membiasakan budaya antri dalam mengikuti berbagai kegiatan sekolah dan luar sekolah yang berlangsung bersama-sama.

7. Setiap siswa menjaga suasana ketenangan belajar baik di kelas, perpustakaan, laboratorium, maupun di tempat lain di lingkungan sekolah

8. Setiap siswa mentaati jadwal kegiatan sekolah, seperti penggunaan dan pinjaman buku di perpustakaan, penggunaan laboratorium dan sumber belajar lainnya.

9. Setiap siswa menyelesaikan tugas yang diberikan sekolah sesuai ketentuan yang telah di tetapkan.

10.Setiap siswa wajib mengikuti kegiatan belajar mengajar, upacara dan pelajaran olahraga.

PASAL 5

SOPAN SANTUN PERGAULAN Dalam pergaulan sehari-hari di sekolah, setiap siswa wajib:

1. Mengucapkan salam antar sesama teman, dengan Kepala sekolah dan Guru, serta dengan karyawan sekolah apabila baru bertemu pada pagi/siang atau mau berpisah pada siang/sore hari.

(24)

23

3. Menghormati ide, pikiran dan pendapat, hak cipta orang lain,hak milik teman dan warga sekolah

4. Berani menyampaikan sesuatu yan salah dan menyatakan sesuatu yang benar adalah benar.

5. Menyampaikan pendapat secara sopan tanpa menyinggung orang lain.

6. Membiasakan diri mengucapkan terima kasih kalau memperoleh bantuan atau jasa dari orang lain.

7. Berani mengakui kesalahan yang terlanjur telah di lakukan dan meminta maaf apabila merasa melanggar hak orang lain atau berbuat salah kepada orang lain.

8. Menggunakan bahasa (tutur kata) yan sopan dan beradab yang membedakan hubungan dengan orang yang lebih tua dan teman sejawat, dan tidak menggunakan kata-kata kotor atau kasar, cacian dan pornografi.

PASAL 6

UPACARA BENDERA PERINGATAN HARI-HARI BESAR 1. Upacara bendera setiap hari senin

Setiap siswa wajib mengikuti upacara bendera dengan pakaian seragam lengkap yang telah di tentukan sekolah

2. Peringatan hari-hari besar.

a. Setiap siswa wajib mengikuti upacara peringtan hari-hari besar nasional seperti: Hari Kemerdekaan, hari Pendidikan Nasional, dll, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

(25)

24 PASAL 7

KEGIATAN KEAGAMAAN

1. Setiap siswa yang muslimwajib bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.

2. Setiap siswa muslim wajib mengikuti pengajian yang diadakan oleh sekolah termasuk pesantren Ramadhan.

3. Bagi siswa Non-Muslim kegiatan keagamaan diatur oleh sekolah dengan kesepakatan orang tua.

PASAL 8 ABSENSI SISWA

1. Jika siswa terpaksa tidak masuk belajar karena suatu hal maka orang tua/ wali wajib melapor atau menulis surat permohonan izin kepada sekolah/ wali kelas. 2. Izin diberikan Kepala Sekolah dua hari berturut-turut jika siswa memerlukan

izin.

3. Dalam hal siswa tidak bisa hadir karena sakit lebih dari dua hari, orang tua/ wali siswa wajib melampirkan surat keterangan dari dokter.

4. Jika siswa tidak hadir tanpa keterangan (alpa) lebih dari dua hari berturut-turut maka orang tua/ wali wajib menulis surat kepada kepala sekolah dengan rinci tentang ketidakhadirannya.

5. Jika absensi siswa lebih dari 10% jumlah hari yang ditetapkan dalam semester tanpa ada pemberitahuan dari orang tua/ wali maka siswa tersebut tidak diperkenankanmengikuti Ujian Semester atau tidak naik kelas.

PASAL 9

LARANGAN-LARANGAN

(26)

25

1. Merokok, meminum minuman keras, mengedarkan dan mengkonsumsi narkotika, obat psikotropika, obat terlarang lainnya, dan berpacaran di lingkungan sekolah.

2. Berkelahi baik perorangan maupun berkelompok, di dalam sekolah atau di luar sekolah.

3. Membuang sampah tidak pada tempatnya dan meludah sembarangan.

4. Mencoret dinding bangunan, pagar sekolah, perabot,dan perlatan sekolah lainnya.

5. Berbicara kotor, mengumpat, bergunjing, menghina, atau menyapa antar sesama siswa atau warga sekolah dengan kata, sapaan, atau panggilan yang tidak cocok.

6. Membawa barang yang tidak ada hubungan dengan kepentingan sekolah, seperti senjata tajam, dan atau alat-alat lain yang membahayakan keselamatan orang lain.

7. Membawa, membaca, atau mengedarkan bacaan, sketsa, audio, atau video pornografi.

8. Membawa kartu atau bermain judi di lingkungan sekolah.

9. Melakukan pertemuan-pertemuan di lingkungan sekolah tanp izin dari pihak sekolah.

10.Melakukan penganiayaan terhadap guru, staf tata usaha, maupun teman sekolah.

11.Makan di dalam kelas pada saat KBM berlangsung.

PASAL 10

PENJELASAN TAMBAHAN

(27)

26 3. Sepatu berwarna hitam dan bertali hitam.

4. Pemanggilan orang tua siswa tidak dapat diwakilkan.

BAB II

PELANGGARAN DAN SANKSI

Siswa yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan yang tercantum dalam tata krama dan tata tertib kehidupan sosial sekolah dikenakan sanksi sebagai berikut:

1. Teguran 2. Peringatan

3. Pemanggilan Orang Tua 4. Skorsing

5. Dikembalikan kepada orang tua.

TABEL

PELANGGARAN DAN SANKSI

PELANGGARAN SANKSI

1. Terlambat datang ke sekolah a. < 15 menit

b. = 15 menit c. > 15 menit

a. dicatat oleh guru piket dan masuk kelas

b. Tugas dari guru piket selama jam pertama berlangsung.

c. Panggilan orang tua. 2. Tidak membawa buku pelajaran

pada jam pelajaran yang bersangkutan

Belajar pelajaran yang bersangkutan di perpustakaan, kecuali ada ulangan

3. Siswa berada di kelas waktu istirahat

Ditegur dan di ingatkan

4. Keluar kelas pada waktu pergantian jam pelajaran atau setelah istirahat.

(28)

27 5. Tidak memakai atribut sekolah

a. Badge atau atribut sekolah b. Topi sekolah (saat upacara)

Ditegur dan harus menggunakan atribut tersebut.

6.Tidak memakai atribut sekolah a. Ikat pinggang tidak hitam. b. Kaos kaki tidak putih dan

pendek.

c. Sepatu tidak hitam

d. Pakaian seragam dicoret-coret e. Pakaian seragam disobek atau

dijahit tidak sesuai ketentuan f. Pakaian bawah (rok) putrid di

atas lutut

Point a s/d f

a.Ditegur dan diperingatkan

b.Diambil dan dipanggil orang tua/ wali

c.Diambil sementara sampai dapat memakai pakaian yang benar

7. Memakai aksesoris lainnya

a. Gelang/ kalung/ anting/ rantai (bagi siswa putra)

b. Kaos oblong/ baju luar non jaket

c. Sepatu tidak hitam d. Test dengan coret-coret e. Topi (bukan topi sekolah)

Point a s.d e

1. Ditegur dan diperingatkan

2. Barang-barang tersebut diambil dan tidak dikembalikan.

8. Membawa barang-barang tanpa rekomendasi dari guru terkait a. Kaset atau CD/DVD b. Gitar atau radio/ walkman c. HP

d. Anting-anting

Point a s/d c

Diambil dan dikembalikan melalui orang tua

(29)

28 a. Rambut gondrong atau

potongan tidak rapi atau dikuncir atau dicukur gundul. b. Kuku panjang atau dicat c. Anggota badan ditato

b. Langsung dipotong dan dihapus c. Orang tua dipanggil

10. Judi dan sejenisnya Pemanggilan orang tua dan dikenakan sanksi khusus yang ditentukan oleh dewan guru

11. Membolos Pemanggilan orang tua dan dikenakan

sanksi khusus yang ditentukan oleh dewan guru

12. Mencuri a. Pemanggilan orang tua

b. Mengganti barang yang dicuri c. Pada kondisi tertentu dilaporkan

pada pihak yang berwajib 13.Merusak barang orang lain atau

fasilitas sekolah

a. Pemanggilan orang tua b. Mengganti barang yang rusak c. Pada kondisi tertentu dilaporkan

pada pihak yang berwajib

d. Siswa dikembalikan kepada orang tua

14.Berkelahi dalam lingkungan sekolah

a. Kedua pihak dihukum, yang memukul terlebih dahulu dikenakan hukuman yang lebih berat.

(30)

29 15. Berbuat keonaran atau melakukan

perbuatan yang dapat menimbulkan citra jelek pada sekolah (baik di dalam maupun di luar sekolah)

a. Pemanggilan orang tua

b. Membuat pernyataan yang diketahui orang tua, wali kelas, dan kepala sekolah.

16. Melakukan tindak criminal

a. Pada kondisi tertentu dilaporkan kepada pihak yang berwajib

b. Siswa dikembalikan kepada orang tua.

2.1.8.2Untuk Guru

Setiap guru dalam melaksanakan kewajibannya di sekolah harus berdasarkan ketentuan-ketentuan yang berlaku dan sesuai dengan ketetapan Kementrian Pendidikan Nasional.

Setiap guru mata pelajaran atau guru bidang studi tertentu pada awal tahun diharapkan menyusun program belajar mengajar yang terdiri atas :

 Program Tahunan  Program Semester

 Silabus dan sistem penilaian

 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

(31)

30

a. Diadakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP)

b. Penataran yang pelaksanaan evaluasinya disesuaikan dengan waktu yang ditentukan.

2.1.8.3 Untuk pegawai

Tugas pegawai dan karyawan lainnya yaitu membantu dan mengurus ketatausahaan, baik yang bersifat umum maupun yang bersifat khusus. Membantu mengurus inventasis sekolah, membantu mengurus masalah kepegawaian dan keuangan serta penyediaan sarana dan prasarana.

2.2 Fungsi dan Peran Kepala Sekolah, TU, dan Karyawan 1. Kepala Sekolah

Kepala sekolah berfungsi dan bertugas sebagai :

edukator, manajer, admisitator dan supervisor, pemimpin/leader invator, motivator

2. Wakil Kepala Sekolah

Wakil Kepala Sekolah bertugas membantu kepala sekolah dalam kegiatan – kegiatan sebagai berikut :

a menyusun perencanaan, membuat program kegiatan dan pelaksanaan program

b. pengorganisasian c. pengarahan d. ketenagaan e. pengordinasiaan f. pengawasan g. penilaian

(32)

31 3. Guru

Guru bertanggung jawab kepada kepala skolah dan mempunyai tugas melaksanakan keguiatan proses belajar mengajar secara efektif dan

efisien.Tugas dan tanggung jawab seorang guru meliputi :  membuat perangkat program pengajaran

 melaksanakan kegiatan pembelajaran

 melaksanakan kegiatan penilaian proses pembelajaran , ulangan harian, ulangan umum, ujian akhir

 melaksnakn analisis uangan harian

 menyusun dan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan,dll 4. Wali Kelas

Wali kelas membantu kepala sekolah dalam kegiatan sebagai berikut : pengelolaan kelas

 penyelenggaraan administrasi kelas

 penyusunan pembuatan statistik bulana siswa  pengisian daftar kumpilan nilai siswa (legger)  pembuatan catatan khusus tentang siswa  pencatatan mutasi siswa

 pengisisan bukulaporan penilaian hasil belajar  pembagian buku laporan penilaian hasil belajar 5. Guru Bimbingan dan Konseling

Bimbingan dan konseling membantu kepala sekolah dalam kegiatan sebagai berikut:

 Penyusunan program dan pelaksanaan bimbingan dan konseling  Koordinasi dengan wali kelas dalam rangka mengatasi

masalah-masalah yang dihadapi oleh siswa tentang kesulitan belajar

(33)

32

 Memberikan saran dan pertimbangan kepada siswa dalam memperoleh gambaran tentanglanjutan pendidikan dan lapangan pekerjaan yang esuai

 Mengadakan penilaian pelaksanaan bimbingan dan konseling  Menyusun statistik hasil penilaian bimbingan dan konseling  Melaksanakan kegiatan analisis evaluasi hasil belajar

 Menyusun dan melaksanakan program tindak lanjut bimbingan dan konseling

 Menyusun laporan pelaksanaan bimbingan dan konseling 6. Pustakawan Sekolah

Pustakawan sekolah membantu kepala sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

 Perencanaan pengadaan buku-buku atau bahan pustaka atau media elektronika

 Pengurusan pelayanan perpustakaan  Perencanaan pengembangan perpustakaan

 Pemeliharaan dan perbaika buku-buku/bahan pustaka/media elektronika

 Inventarisasi dan pengadministrasian buku-buku/bahan pustaka/media elektronika

 Melakukan layanan bagi siswa, guru, dan tenaga kependidikan lainnya, serta masyarakat

 Penyimpanan buku-buku perpustakaan/media elektronika  Menyusun tata tertib perpustkaan

 Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan perpustakaan secara berkala 7. Pengelola laboratorium

Pengelola labratorium membantu kepala sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut.

(34)

33

 Menyusun jadwal dan tata tertib penggunaan laboratorium  Mengatur penyimpanan dan daftar alat-alat laboratorium  Memelihara dan perbaikan alat-alat laboratorium

 Inventarisasi dan pengadministrasian peminjam alat-alat labratorium  Menyusun laporan pelaksanaan keiatan laboratorium

8. Kepala Tata Usaha

Kepala tata usaha sekolah mempunyai tugas melaksanaan ketatausahaan sekolah; dan bertanggung jawab kepada kepala sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

 Penyusunan program kerja tata usaha sekolah  Pengelolaan keuangan keuangan sekolah  Pengurusan administrasi ketenagaan dan siswa

 Pembinaan dan pengembangan karir pegawai tata usaha sekolah  Penyusunn administrasi kelengkapan sekolah

 Penyusunan dan penyajian statistik sekolah  Mengkoordinasikan dan melaksanakan 7K

 Penyususnan laporan pelaksanaan kegiatan penguruan ketatausahaan secara berkala

2.1.9 Administrasi sekolah

Administrasi di SMP Negeri 2 Inderalaya Utara terdiri dari : a. Daftar hadir siwa

b. Daftar hadir guru c. Buku induk d. Buku klaper e. Buku mutasi f. Buku tamu

g. Buku notulen rapat

h. Buku keuangan

i. Buku pengangkatan dan pemberhentian pegawai j. Buku leger

(35)

34 2.1.10 Kegiatan Ekstrakurikuler

Kegiatan ekstrakulikuler di SMP Negeri 2 Indralaya Utara dilaksanakan diluar

jam pelajaran sekolah. Waktu pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler ini disesuaikan

dengan kesepakatan guru dan siswa. Berikut ini struktur pengurus OSIS dan kegiatan

ekstrakurikuler yang ada di SMP N 2 Indralaya utara.

STRUKTUR PENGURUS OSIS

PEMBINA OSIS Abdul Rokhman, S.Pd

KETUA OSIS Hermansyah. M

WAKIL KETUA OSIS Tetty Destri. Y

SEKRETARIS Della Widiana

BENDAHARA Muhlisin. R

(36)

35 Kegiatan Ekstrakurikuler :

No Ekstrakurikuler Pembina Ekstrakurikuler

1. Pramuka Yusnani, S.Pd

2. Paskibra Abdul Rokhman, S.Pd

3. Rohani Islam (ROHIS) Dra. Yuhana

4. English club Sulaiman, S.Pd dan Pibriani, S.Pd 5. Karya Ilmiah Remaja (KIR)

 Matematika

 Bahasa Indonesia

 IPA

Dra. Siti Fadlillah dan Nyayu F.F, S. Pd Heryani, S.Pd dan Ansrinawati, S.Pd Yusmedi, S.Pd, dan Rusiyam, S.Pd

6. Kesenian Daerah Irma Utama

7. Olahraga Berprestasi Abdul Rokhman, S.Pd

2.1.11 Kesan Umum

Selama Pratik melaksanakan PPL di SMP Negeri 2 Inderalaya Utara, praktikan merasa senang karena pihak sekolah dapat bekerja sama dengan baik, dan membantu para praktikan jika mereka menghadapi kesulitan. Di sisi lain praktikan juga bahagia dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa telah memberikan rahmat dan hidayahnya sehingga praktikan dapat menyelesaikan PPL. Selain itu juga praktikan bisa mendapatkan pengalaman dan pembelajaran yang paling berharaga karena mereka dapat terjun kelapangan secara langsung, dan melihat realita yang sebenarnya karena selama ini kami hanya mendapatkan teori saja di bangku kuliah

2.2 Pelatihan Keterampilan Mengajar dan TugasKeguruan Lainnya secara Terbimbing

(37)

36

yang berhubungan dengan kependidikan. Selain itu, sebelum praktikan ke sekolah praktik, pelatihan keterampilan dasar mengajar ini juga telah dilaksanakan dalam kegiatan peer-teaching dan micro-teaching yang kegiatannya dilaksanakan di kampus UNSRI Indralaya. Pada peer-teachingkegiatannya meliputi praktek keterampilan dasar mengajar di hadapan sesama mahasiswa praktikan PPL dan dibimbing oleh seorang dosen pengasuh. Setelah selesai mengikuti kegiatan peer-teaching, praktikan PPL harus mengikuti kegiatan micro-teaching yang merupakan kegiatan praktek di hadapan siswa. Tiap-tiap mahasiswa praktikan harus mampu melaksanakn kegiatan belajar mengajar dalamwaktu 10 menit. Setelah selesai melaksanakan kedua kegiatan tersebut, mahasiswa PPL kemudian ditempatkan di sekolah-sekolah Praktikan.

Latihan keterampilan mengajar dan tugas-tugas keguruan lainnya secara terbimbing ini dilaksanakan ketika mahasiswa praktikan PPL berada di sekolah yang ditujukan.Kegiatan praktik mengajar terbimbing dan tugas-tugas keguruan lainnya ini diadakan setelah kegiatan observasi/orientasi. Kegiatan ini dilaksnakan oleh mahasiswa PPL selama 3 minggu yang bertujuan membimbing mahasiswa PPL agar lebih siap dalam menjalankan berbagai tugas keguruan, baik dalam merencanakan, melaksanakan, maupun mengevaluasi pembelajaran yang telah dilakukan.

Dalam praktik mengajar terbimbing ini, hal-hal yang dilakukan oleh guru pamong dalam melaksanakan proses bimbingan terhadap mahasiswa praktikan bimbingannya kelas adalah dengan membantu mahasiswa praktikan dalam mengevaluasi praktik mengajar yang telah dilakukannya, yang meliputi kekurangan dan kelebihannya pada saat mengajar agar selanjutnya menjadi lebih baik. Selain itu guru juga memberikan bimbingan dalam mengidentifikasi siswa yang bermasalah dan agar mahasiswa praktikan bisa mencari solusinya, serta membimbing praktiakn dalam membuat soal-soal ulangan yang sesuai dengan materi yang diajarkannya.

(38)

37

Pembelajaran (RPP). Selain itu, guru pamong juga memberikan bimbingan kepada mahasiswa PPL dalam memberikan tugas kokurikuler kepada siswa maupun tentang pelaksanaan ulangan harian dan sistem penilaiannya, analisis nilai ulangan serta pelaksanaan program remidial.

2.3 Pelatihan Keterampilan Mengajar dan Tugas Keguruan Lainnya secara Mandiri

Pelatihan mengajar dan tugas-tugas keguruan lainnya secara mandiri dilakukan setelah kegiatan pelatihan keterampilan mengajar secara terbimbing selesai. Pada pelaksanaannya, pelatihan mengajar di kelas dilakukan oleh praktikan tanpa diawasi oleh guru pamong sebagaimana pada pelatihan mengajar terbimbing. Pada saat itulah mahasiswa PPL diberikan kepercayaan untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran secara penuh setelah guru pamong menganggap bahwa mahasiswa praktikan yang dibimbingnya cukup mampu untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran secara mandiri.

Mandiri dalam hal ini bukan berarti guru pamong tidak lagi memantau perkembangan mahasiswa PPL dalam mengajar, namun tetap ada komunikasi antara praktikan dengan guru pamong terkait hal-hal yang harus dilakukan pada saat mengajar dan mengenai materi ajar yang akan disampaikan kepada siswa agar kualitas pembelajaran yang dilakukan oleh praktikan menjadi semakin baik. Praktik mengajar mandiri dilaksanakan selama lima minggu setelah tahap praktik mengajar terbimbing. Selain mandiri dalam latihan pengajaran, mahasiswa PPL juga melaksanakan tugas keguruan lainnya secara mandiri, misalnya dalam menyusun perangkat pembelajaran.

(39)

38 2.4 Ujian Praktik Mengajar.

Ujian praktek mengajar dilaksanakan setelah mahasiswa PPL selesai melaksanakan pelatihan mengajar terbimbing dan mandiri. Waktu ujian disepakati oleh mahasiswa yang bersangkutan dan penguji atau guru pamong.

(40)

39 BAB III

REFLEKSI PENGALAMAN MELAKSANAKAN PROGRAM PELAKSANAAN PENGEMBANGAN

PEMBELAJARAN (Oleh: Nani Suryani)

06121007042

3.1. Refleksi Tentang Program Pelaksanan Pengembangan Pembelajaran

Program Pelaksanaan pengembangan pembelajaran (P4) sangat berguna untuk membantu mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan untuk menggunakan teori yang dipelajari selama perkuliahan ke dalam dunia pendidikan. Sebelum melaksanakan P4 di sekolah, terlebih dahulu mahasiswa mengikuti latihan keterampilan mengajar di kampus. Kegiatan pelatihan ini termuat dalam mata kuliah P4 I yang terdiri dari dua bentuk :

1. Peer Teaching

Kegiatan ini dilakukan di dalam kelas di mana teman sendiri dijadikan sebagai peserta didik dan sekaligus sebagai observer yang dibimbing oleh guru pengasuh mata kuliah P4 I. Melalui kegiatan ini mahasiswa diharapkan bisa menguasai delapan keterampilan mengajar antara lain Keterampilan bertanya dasar, Memberi penguatan, mengadakan variasi, menjelaskan, membuka dan menutup pelajaran, membimbing kelompok kecil, mengajar perorangan dan keterampilan mengelolah kelas.

2. Mikro Teaching

(41)

40

yang akan dilaksanakan di sekolah yang telah ditetapkan berdasarkan tempat tinggal. Kegiatan ini juga sekaligus sebagai penilaian mata kuliah P4 I.

Setelah dinyatakan lulus untuk mata kuliah P4 I maka mahasiswa boleh mengambil mata kuliah P4 II yang berupa praktek pengajaran secara nyata dan langsung di sekolah. P4 II ini seluruh mahasiswa tersebar di dua lokasi sesuai dengan tempat tinggal yaitu di Indralaya dan Palembang.

Program Pelaksanaan pengembangan pembelajaran (P4) di SMP Negeri 2 Indralaya Utara ini di mulai pada tanggal 4 Agustus 2015 dan berakhir tanggal 26 September 2015. Serah terima Mahasiswa P4 dari pihak Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya dilaksanakan pada tanggal 3 Agustus 2015, di Gedung Serbaguna (GSG) FKIP UNSRI Indralaya.

Kegiatan P4 di SMP N 2 Indralaya Utara kami diantar oleh dosen pembimbing, Drs. Akhyar Burhan, M.Pd. Di SMP N 2 Indralaya Utara ini, mahasiswa P4 berjumlah 20 orang, masing-masing 4 orang program studi PPKn, 3 orang program studi pendidikan Bahasa Inggris, 3 orang program studi Penjas, 3 orang program studi Biologi, 2 orang program studi BK, 3 orang program studi Matematika dan 2 orang program studi Pendidikan Ekonomi. Mahasiswa-mahasiswi tersebut yaitu :

No. Nama NIM

Mahasiswa Prodi Guru Pamong NIP Guru Pamong 1.

Ade Putra M 06121001035) Pendidikan

B.Inggris Sulaiman, S.Pd 19730103 199903 1 004 2. Astiara

Larasati (06121001023)

Pendidikan

B.Inggris Sulaiman, S.Pd 19730103 199903 1 004 3. Aditya

(42)

41

S.Pd 19820713 201001 2 022 9. Febby Tri

Ramadhanti (06121009002)

Pendidikan

Biologi Yusmedi, S.Pd 19720512 200701 1 010 10.

Firnando (06121005029) PPKn Nila Dameria,

S.H 19810820 200903 2 005 11.

Indha AZ (06121003028) Pendidikan

Ekonomi Emi Yanti, S.Pd 19780108 200903 2 001 12. Ilham

Biologi Rusyiam, S.Pd 19690811 199802 2 001 14.

M. Ridla Abd (06121007045) Pendidikan BK

Ismiet, S.Pd,

M.Si 19630613 198308 1 001 15.

Nani Suryani (06121007042) Pendidikan BK

Ismiet, S.Pd,

M.Si 19630613 198308 1 001 16. Reno

Yudistira (06121008012)

Pendidikan Matematika

Dra. Siti

Fadillah 19660628 199703 2 002 17. Silvi

Handayani (06121003040)

Pendidikan Ekonomi

Dian Tutwuri

Handayani, S.Pd 19740221 199803 2 002 18.

Sri Wahyuni (06121005015) PPKn Nila Dameria,

S.H 19810820 200903 2 005 19.

Widya Nessa (06121008032) Pendidikan

Matematika Dra. Zanariah 19650826 199903 2 001 20. Youwen

Sartika 06121001033)

Pend. B.

Inggris Pibriani, S.Pd 19840204 201001 2 014 Kegiatan di sekolah dimulai pada tanggal 04 Agustus 2015, yang diawali dengan acara penerimaan oleh pihak sekolah. Acara ini dihadiri oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru pamong, dan dewan guru. Sedangkan mahasiswa didampingi oleh dosen pembimbing. setelah acara ini selesai, kami sepakat untuk rapat untuk membentuk kepengurusan mahasiswa P4 di SMP N 2 Indralaya Utara.

(43)

42

dilaksanakn selama 1 minggu. Dalam kegiatan observasi ini tidak hanya mengobservasi keadaan sekolah akan tetapi juga mengobservasi bagaimana guru pamong mengajar di kelas sehingga bisa menggantikannya dalam proses pembelajaran selanjutnya. Pada masa observasi ini menjadi waktu bagi mahasiswa untuk segera beradaptasi dan mengenal sekolah baik terhadap siswa, guru, maupun dalam proses pembelajaran di kelas.

Dalam masa observasi ini juga, guru pamong membimbing kami dalam membuat perangkat pembelajaran antara lain program tahunan, program semester, minggu efektif, pembuatan silabus pembelajaran, dan pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Selain itu juga dibimbing bagaimana cara pemberian penilaian kepada siswa selama proses pembelajaran.

3.2. Refleksi Tentang Pelatihan Keterampilan Mengajar dan Tugas Keguruan Lainnya Secara Terbimbing

Setelah masa observasi, semua mahasiswa P4 melaksanakan kegiatan mengajar secara terbimbing. Artinya, kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan oleh mahasiswa P4 yang berada dalam bimbingan intensif guru pamong. Ketika proses pembelajaran berlangsung guru pamong ikut berada di kelas untuk mengamati proses kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan oleh mahasiswa P4 sebagai praktikan.

Sebelum proses mengajar terbimbing dilaksanakan guru pamong biasanya meminta RPP/ RPL yang sudah praktikan susun untuk di laksanakan. Selama proses pembelajaran, praktikan diamati oleh guru pamong dari awal hingga akhir. Pengamatan yang diberikan oleh guru pamong untuk memberikan masukan tentang cara mengajar yang baik dan saran-saran bagaimana saat mengahadapi siswa .

(44)

43

pembagian jadwal mengajar pada masing-masing kelas. Saya bertanggung jawab di kelas VIII.

Setelah sebelumnya melihat bagaimana guru pamong melaksanakan kegiatan belajar mengajar pada masa observasi, sekarang tibalah saatnya bagi kami untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran. Mengingat status kami selaku praktikan, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan secara terbimbing. Maksdunya guru pamong mengamati seluruh proses pembelajaran dikelas.. Biasanya setelah kegiatan belajar mengajar usai, terjadi supervisi klinis antara praktikan dengan guru pamong tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan proses pemebelajaran

Berikut kegiatan yang dilakukan selama masa pelaksanaan pelatihan keterampilan mengajar tdan tugas-tugas keguruan lainnya secara terbimbing :

a. kegiatan terbimbing diawali dengan praktikan bersamam-sama guru pamong mendiskusikan penyusunan perangkatpemeblajaran, yenag terdiri atas Program Tahunan, Program Semester, Program Bulanan, Program Mingguan, Program Harian, Renacana Pelaksanaan Layanan (RPL) , Layanan Klasikal, Bimbingan Kelompok, Konseling Kelompok, Konseling Individu, dan PTBK. b. kegiatan selanjutnya adalah praktikan mulai melakukan bimbingan secara

langsung dikelas yang telah ditentukan sesuai jadwal dengan disertai dan diamati langsung oleh guru pamong tentang hal-hal yang dianggap kurang baik dalam pembuatan perangkat bimbingan maupun cara mengajar praktikan. c. Selama melaksanakan kegiatan bimbingan praktikan dianjurkan untuk membuat media sebagai alat pelengkap yang digunakan untuk mempermudah pelaksanaan pengajaran, media nya seperti Vidio Motivasi yang ditampilkan pada siswa.

3.3. Refleksi Tentang Pelatihan Keterampilan Mengajar dan Tugas Keguruan Lainnya Secara Mandiri

(45)

44

mengawasi saat melaksanakan proses pembelajaran. Akan tetapi proses konsultasi masih tetap dilakukan baik sebelum maupun sesudah mengajar. Hal yang biasanya dikonsultasikan adalah bagaimana cara proses pembelajaran agar siswa mudah menerima pembelajaran, alat peraga atau media yang tepat, bagaimana menghadapi siswa yang sering ribut dan tidak memperhatikan, siswa yang tidak membuat PR, dll.

Pada tahap mengajar mandiri ini mahasiswa P4 diberikan kesempatan penuh untuk merencanakan, melaksanakan, dan menilai pembelajaran yang dilakukan, walaupun masih tetap berkonsultasi kepada guru pamong. Pada masa inilah yang paling banyak memberikan pengalaman dalam mengajar. Banyak hal yang saya rasakan sangat bermanfaat bagi saya sebagai seorang calon guru. Menghadapi siswa yang beranekaragam prilaku dan sifat, dari yang aktif sampai kepada yang proaktif, dari siswa yang nakal sampai kepada siswa yang pintar. Kelas VIII.1 sampai VIII.3 Indralaya Utara memang memberikan kesan yang takkan terlupakan.

3.4. Refleksi Tentang Pelaksanaan Ujian Praktek Mengajar

Kegiatan P4 selanjutnya adalah ujian pratek P4, dimana mahasiswa P4 akan dinilai oleh guru pamong bagaimana pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang di lakukan oleh mahasiswa P4. Ujian P4 dilakasanakan selama 1 minggu dan diatur sesuai dengan jadwal masing-masing mahasiswa P4. Ujian praktik yang dilakukan oleh praktikan kali ini dilaksanakan pada tanggal 14-19 September 2015 di kelas VIII.1 sampai VIII.3 selama minimal 60 Menit.

(46)

45

di SMP N 2 Indralaya Utara pada Rabu, 16 September 2015 dengan materi BKp “Perilaku bullying” dan Materi KKp “Pacaran”

Adapun teknisnya pelaksanaan penilaian yaitu guru pamong duduk dibagian belakang kelas dan menilai saya sebagai guru BK yang sedang melaksanakan proses pembelajaran. Kegiatan penilaian tersebut dilaksanakan di kelas VIII.3 Pada saat penilaian PPL, guru pamong melakukan penilaian saat ujian praktik.

Setelah menyelesaikan berbagai rangkaian kegiatan selama P4, praktikan juga membuat sebuah laporan mengenai segala hal yang praktikan lakukan selama kegiatan P4 berlangsung. Selain berisi kegiatan yang praktikan lakukan di SMP Negeri 2 Indralaya Utara, praktikan juga membuat jurnal kegiatan (agenda kegiatan P4) secara individu.

Indralaya Utara, September 2015

(47)

46

REFLEKSI PENGALAMAN MELAKSANAKAN PROGRAM PELAKSANAAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN

(Oleh: M. Ridla ABD) 06121007045

3.1. Refleksi Tentang Program Pelaksanan Pengembangan Pembelajaran

Program Pelaksanaan pengembangan pembelajaran (PPPP) sangat berguna untuk membantu mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan untuk menggunakan teori yang dipelajari selama perkuliahan ke dalam dunia pendidikan. Sebelum melaksanakan PPPP di sekolah, terlebih dahulu mahasiswa mengikuti latihan keterampilan mengajar di kampus. Kegiatan pelatihan ini termuat dalam mata kuliah PPPP I yang terdiri dari dua bentuk :

1. Peer Teaching

Kegiatan ini dilakukan di dalam kelas di mana teman sendiri dijadikan sebagai peserta didik dan sekaligus sebagai observer yang dibimbing oleh guru pengasuh mata kuliah PPPP I. Melalui kegiatan ini mahasiswa diharapkan bisa menguasai delapan keterampilan mengajar antara lain Keterampilan bertanya dasar, Memberi penguatan, mengadakan variasi, menjelaskan, membuka dan menutup pelajaran, membimbing kelompok kecil, mengajar perorangan dan keterampilan mengelolah kelas.

2. Mikro Teaching

(48)

47

sebenarnya yang akan dilaksanakan di sekolah yang telah ditetapkan berdasarkan tempat tinggal. Kegiatan ini juga sekaligus sebagai penilaian mata kuliah PPPP I.

Setelah dinyatakan lulus untuk mata kuliah PPPP I maka mahasiswa boleh mengambil mata kuliah PPPP II yang berupa praktek pengajaran secara nyata dan langsung di sekolah.PPPP II ini seluruh mahasiswa tersebar di dua lokasi sesuai dengan tempat tinggal yaitu di Indralaya dan Palembang.

Program Pelaksanaan pengembangan pembelajaran (PPPP) di SMP Negeri 2 Indralaya Utara ini di mulai pada tanggal 4 Agustus 2015 dan berakhir tanggal 26 September 2015. Serah terima Mahasiswa PPPP dari pihak Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya dilaksanakan pada tanggal 3 Agustus 2015, di Gedung Serbaguna (GSG) FKIP UNSRI Indralaya.

Kegiatan PPPP di SMP N 2 Indralaya Utara kami diantar oleh dosen pembimbing, Drs. Akhyar Burhan, M.Pd. Di SMP N 2 Indralaya Utara ini, mahasiswa PPPP berjumlah 20 orang, masing-masing 4 orang program studi PPKn, 3 orang program studi pendidikan Bahasa Inggris, 3 orang program studi Penjas, 3 orang program studi Biologi, 2 orang program studi BK, 3 orang program studi Matematika dan 2 orang program studi Pendidikan Ekonomi. Mahasiswa-mahasiswi tersebut yaitu :

No

. Nama

NIM

Mahasiswa Prodi Guru Pamong

NIP Guru

B.Inggris Sulaiman, S.Pd 19730103 199903 1 004 2. Astiara

Larasati

(0612100102 3)

Pendidikan

B.Inggris Sulaiman, S.Pd 19730103 199903 1 004 3. Aditya

(49)

48

S.Pd 19820713 201001 2 022 9. Febby Tri

Ramadhanti

(0612100900 2)

Pendidikan

Biologi Yusmedi, S.Pd 19720512 200701 1 010 10.

Ekonomi Emi Yanti, S.Pd 19780108 200903 2 001 12. Ilham

Biologi Rusyiam, S.Pd 19690811 199802 2 001 14.

M.Si 19630613 198308 1 001 15.

M.Si 19630613 198308 1 001 16. Reno

Fadillah 19660628 199703 2 002 17. Silvi

Handayani, S.Pd 19740221 199803 2 002 18.

Matematika Dra. Zanariah 19650826 199903 2 001 20. Youwen

Sartika 06121001033

)

Pend. B.

Inggris Pibriani, S.Pd 19840204 201001 2 014 Kegiatan di sekolah dimulai pada tanggal 4 Agustus 2015, yang diawali dengan acara penerimaan oleh pihak sekolah. Acara ini dihadiri oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru pamong, dan dewan guru.Sedangkan mahasiswa didampingi oleh dosen pembimbing.setelah acara ini selesai, kami sepakat untuk rapat untuk membentuk kepengurusan mahasiswa PPPP di SMP N 2 Indralaya Utara.

(50)

49

dilaksanakn selama 1 minggu. Dalam kegiatan observasi ini tidak hanya mengobservasi keadaan sekolah akan tetapi juga mengobservasi bagaimana guru pamong mengajar di kelas sehingga bisa menggantikannya dalam proses pembelajaran selanjutnya. Pada masa observasi ini menjadi waktu bagi mahasiswa untuk segera beradaptasi dan mengenal sekolah baik terhadap siswa, guru, maupun dalam proses pembelajaran di kelas.

Dalam masa observasi ini juga, guru pamong membimbing kami dalam membuat perangkat pembelajaran antara lain program tahunan, program semester, minggu efektif, pembuatan silabus pembelajaran, dan pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Selain itu juga dibimbing bagaimana cara pemberian penilaian kepada siswa selama proses pembelajaran.

3.2. Refleksi Tentang Pelatihan Keterampilan Mengajar dan Tugas Keguruan Lainnya Secara Terbimbing

Setelah masa observasi, semua mahasiswa PPPP melaksanakan kegiatan mengajar secara terbimbing.Artinya, kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan oleh mahasiswa PPPP yang berada dalam bimbingan intensif guru pamong. Ketika proses pembelajaran berlangsung guru pamong ikut berada di kelas untuk mengamati proses kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan oleh mahasiswa PPPP sebagai praktikan.

(51)

50

3.3. Refleksi Tentang Pelatihan Keterampilan Mengajar dan Tugas Keguruan Lainnya Secara Mandiri

Sesuai jadwal yang telah ditentukan pelatihan mengajar secara mandiri dilaksanakan selama lebih kurang 4 Minggu. Pada tahap ini guru pamong tidak lagi mengawasi saat melaksanakan proses pembelajaran. Akan tetapi proses konsultasi masih tetap dilakukan baik sebelum maupun sesudah mengajar. Hal yang biasanya dikonsultasikan adalah bagaimana cara proses pembelajaran agar siswa mudah menerima pembelajaran, alat peraga atau media yang tepat, bagaimana menghadapi siswa yang sering ribut dan tidak memperhatikan, siswa yang tidak membuat PR, dll.

Pada tahap mengajar mandiri ini mahasiswa PPPP diberikan kesempatan penuh untuk merencanakan, melaksanakan, dan menilai pembelajaran yang dilakukan, walaupun masih tetap berkonsultasi kepada guru pamong.Pada masa inilah yang paling banyak memberikan pengalaman dalam mengajar.Banyak hal yang saya rasakan sangat bermanfaat bagi saya sebagai seorang calon guru. Menghadapi siswa yang beranekaragam prilaku dan sifat, dari yang aktif sampai kepada yang proaktif, dari siswa yang nakal sampai kepada siswa yang pintar.

3.4. Refleksi Tentang Pelaksanaan Ujian Praktek Mengajar

Kegiatan PPPP selanjutnya adalah ujian pratek PPPP, dimana mahasiswa PPPPakan dinilai oleh guru pamong bagaimana pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang di lakukan oleh mahasiswa PPPP. Ujian PPPP dilakasanakan selama 1 minggu dan diatur sesuai dengan jadwal masing-masing mahasiswa PPPP.

Saat ujian saya menggunakan teknik presentasi menggunakan power point. Dalam metode ini saya menggunakan mmetode audio visual agar membuat siswa supaya lebih fokus pada materi yang diajarkan. Ujian yang dilakukan adalah berupa ujian BKp dan KKp yang dilaksanakan di Mushola SMP N 2 Indralaya Utara. Pada hari rabu 16 September 2015 dengan materi BKp “ Kecenderungan game online” dan KKp “ cinta yang salah.

(52)

51

pembelajaran. Kegiatan penilaian tersebut dilaksanakan di kelas VIII.3 Pada saat penilaian PPL, guru pamong melakukan penilaian saat ujian praktik

Setelah menyelesaikan berbagai rangkaian kegiatan selama PPPP, praktikan juga membuat sebuah laporan mengenai segala hal yang praktikan lakukan selama kegiatan PPPP berlangsung. Selain berisi kegiatan yang praktikan lakukan di SMP Negeri 2 Indralaya Utara, praktikan juga membuat jurnal kegiatan (agenda kegiatan PPPP) secara individu.

(53)

52 BAB IV PENUTUP

4.1. Kesimpulan

Setelah melaksanakan kegiatan program pengalaman lapangan di SMP Negeri

2 Indralaya Utara selama kurun waktu kurang lebih 2 bulan yang dimulai sejak

tanggal04 Agustus 2015 s/d 26 September 2015maka beberapa hal yang dapat kami

simpulkan antara lain :

1 Pelaksanaan kegiatan PPL sangat bermanfaat bagi mahasiswa calon guru agar

memiliki pengalam kerja dan wawasan yang luas mengenai dunia pendidikan,

khususnya sekolah formal.

2 Pengetahuan yangbaik, keterampilan khusus, pribadi yang tegas, kesabaran, keuletan serta akhlak yang mulia sangat diperlukan untuk menjadi seorang guru yang professional.

3 Kerjasama yang baik antara mahasiswa PPL, pihak sekolah, dan pihak UPPL Unsri mutlak diperlukan demi keberhasilan PPL ini

4 Pelaksanaan kegiatan PPL untuk menambah pengetahuan mahasiswa

mengenai penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar di sekolah,

mengorganisasikan kelas, mengelolah kelas, dan juga bagaimana menghadapi

siswa.

5 Kerja sama antara mahasiswa PPLsangat mendukung terlaksananya kegiatan ini dengan baik.

4.2. Saran

(54)

53

1. Mahasiswa PPL hendaknya tidak hanya menyiapkan keterampilan mengajar dan pengetahuan saja, tetapi juga menyiapkan mental siswa-siswa di sekolah. 2. Setiap mahasiswa PPL hendaknya selalu menjalin silaturrahmi yang erat

sesama mahasiswa PPL maupun dengan guru-guru di sekolah sehingga tercipta suasana yang harmonis dan kekeluargaan.

(55)
(56)

HALAMAN PENGESAHAN

LAPORAN KEGIATAN INDIVIDUAL

PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN PERANGKAT

PEMBELAJARAN (P4) MAHASISWA PROGRAM S1

FKIP UNIVERSITAS SRIWIJAYA

TAHUN 2015

DISUSUN OLEH:

Nama

: Nani Suryani

NIM

: 06121007042

Program Studi

: Bimingan dan Konseling

Jurusan

: Ilmu Pendidikan

Mengetahui,

Dosen Pembimbing Indralaya Utara, September

2015

(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)

JURNAL KEGIATAN MAHASISWA P4 DI SMP N 2 INDRALAYA UTARA

TAHUN AJARAN 2015/2016

Nama : Nani Suryani

NIM : 06121007042

Pogram Studi : Bimbingan dan Konseling Dosen Pamong : Drs. Akhyar Burhan, M.Pd Guru Pamong : Ismiet, S.Pd, M.Si

No Hari/Tanggal Jenis Kegiatan Paraf

1 Senin, 03 Agustus 2015  Pelepasan mahasiswa/i P4 di Gedung Serbaguna FKIP Unsri Indralaya

2 Selasa, 04 Agustus 2015  Penerimaan Mahasiswa/i P4 oleh kepala sekolah, guru, dan staff di SMP N 2 Indralaya Utara

 Melihat keadaan sekolah

 Perkenalan dengan guru pamong

 Rapat kepengurusan

 Penyusunan jadwal hadir dan jadwal piket

3 Rabu, 05 Agustus 2015  Mengawasi siswa membaca yaasin dalam kelas

 Konsultasi dengan guru pamong mengenai program kerja dan kegiatan

 Melakukan konseling individual

4 Kamis, 06 Agustus 2015  Mmbaca yaasin bersama

 Mengabsen siswa keliling

 Membantu staff TU

5 Jum’at 07 Agustus 2015  Mengawasi siswa piket kelas

 Mengawasi siswa membaca yaasin

 Pembersihan sekret mahasiswa/i P4

6 Sabtu 08 Agustus 2015  Pengecekan kebersihan

 Baca yaasin bersama

(63)

 Mengisi kelas kosong 7 Senin 10 Agustus 2015  Melakukan kegiatan upacara

bendera

 Pengecekan kebersihan

 Baca yaasin bersama

 Membantu staf TU

 Mengisi kelas kosong 8 Selasa 11 Agustus 2015  Membaca yaasin

 Melakukan pengecekan kelas

 Konsultasi dengan guru pamong

9 Jum’at 14 Agustus 2015  Membaca yaasin bersama

 Melakukan senam pagi

 Mengawasi jalanya lomba memperingati hari

kemerdekaan RI 10 Sabtu 15 Agustus 2015  Lomba memperingati

kemerdekaan RI 11 Selasa 18 Agustus 2015  Mengawasi siswa piket

 Mengikuti apel pagi

 Pembagian hadiah bagi siswa yang menjadi pemenang lomba

 Membantu staf TU 12 Jum’at 21 agustus 2015  Membaca yaasin bersama

 Melakukan senam pagi

 Membantu staff TU

13 Sabtu 22 Agustus 2015  Mengecek kebersihan kelas

 Membaca yaasin bersama

 Melakuakn rapat ekskul 14 Senin 24 agustus 2015  Melakuakn upacara bendera

 Absen siswa

 Konsultasi angke ekskul 15 Rabu 26 Agustus 2015  Membaca yaasin bersama

 Membantu staff TU

 Mengisi kelas kosong 16 Jum’at 28 Agustus 2015  Membaca yaasin bersama

 Melakukan senam pagi

 Mengisi kelas kosong

(64)

17 Sabtu 29 Agustus 2015  Membaca yaasin bersama

 Mengisi kelas kosong

 Membagikan angket ekskul 18 Senin 31 Agustus 2015  Mengikuti upacara bendera

 Menganalisis angket 19 Rabu 2 September 2015  Membaca yaasin bersama

 Mengisi kelas kosong 20 Jum’at 4 September 2015  Membaca yaasin bersama

 Melakukan absen keliling

 Mengisi kelas kosong 21 Sabtu 5 september 2015  Mengawasi siwa membaca

yaasin

 Melakukan layanan mediasi

 Mengisi kelas kosong

 Mengawasi siswa yang sedang melakukan ujian

 Melakukan kegiatan ekskul 22 Senin 7 September 2015  Melakukan upacara bendera

 Mengawasi siswa piket

 Membantu staff TU

 Membuat laporan P4 23 Rabu 9 September 2015  Mengawasi siswa piket

 Membaca yaasin bersama

 Konsultasi dengan pamong mengenai ujian p4

24 Jum’at 11 September 2015  Membaca yaasin bersama

 Mengikuti senam

 Membagikan angket sosiometri

 Membantu staff TU

 Membuat laporan 25 Sabtu 12 September 2015  Mengawasi siwa piket

 Membaca yaasin bersama

 Melatih siswa latihan upacara 26 Senin 14 September 2015  Upacara bendera

 Megabsen siswa

 Konsultasi dengan pamong mengenai laporan

 Membuat laporan

Gambar

TABEL PELANGGARAN DAN SANKSI

Referensi

Dokumen terkait

Tulisan ini bertujuan untuk menyajikan informasi mengenai pengetahuan, sikap dan perilaku (PSP) keluarga tentang makanan beraneka ragam sebagai salah satu indikator keluarga

1. Kumpulkan beberapa orang yang mempunyai tujuan yang sama. Lakukan pertemuan untuk menentukan struktur organisasi. Buatlah pembagian tugas yang jelas untuk setiap anggota.

DINAS PENDAPATAN, PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN LEBONG. Jalan Raya

In this analysis, I employed the in-depth method using the three phases of the textbook analysis, concerning the three main features of the text- book: (1) goal

147.oOO.Ooo,- (Seratus empat putuh tujuh juta rupiah). sudah termasuk paiak dan pltnxtttan

Demikian agar maklum dan atas perhatian serta partisipasinya dalam pelelangan ini diucapkan terima kasih. Tubei, 31

Agar operatif, pesan tersebut memerlukan context (konteks) yang menunjuk pada (…), sehingga dipahami oleh yang dikirimi dan dapat diverbalisasikam; suatu kode secara penuh

Merujuk pembahasan-pembahasan tersebut diatas dapat, bahwa proses transesterifikasi minyak hewani (lemak ayam broiler) dengan spirtus, menggunakan katalis kapur tohor