SENI RUPA 2 DIMENSI DAN 3 DIMENSI Nama N

12  24 

Teks penuh

(1)

SENI RUPA 2 DIMENSI DAN 3

DIMENSI

(2)

Seni Rupa 2 Dimensi

Seni rupa 2 dimensi merupakan karya seni rupa memiliki batas dua sisi, yaitu sisi panjang dan lebar. Seni rupa 2 dimensi tidak punya ruang karena tidak mempunyai ketebalan/ketinggian. Karya seni rupa 2 dimensi dalam kehidupan sehari-hari contohnya hiasan padadekorasi dinding.

Contoh Seni Rupa 2 Dimensi

Contoh seni rupa 2 dimensi sangat banyak, diantara sebagai berikut:

(3)

pasardesa.net

Lukisan merupakan karya seni rupa 2 dimensi pada sebuah permukaan seperti kanvas, kertas atau dinding. Proses pembuatannya dengan cara memulaskan cat dengan kuas lukis, pisau palet atau peralatan lain pada permukaan media tersebut.

Seni Grafis

lintas.me

Adalah cabang seni rupa yang menggunakan teknik cetak dan berbentuk 2 dimensi.

(4)

tilulas.com

Kaligrafi merupakan suatu seni artistik tulisan tangan bahasa arab. Pembuatan kaligrafi merupakan bentuk utama ekspresi seni dalam konteks keagamaan dan berbagai budaya Islam.

Teknik–teknik dalam Seni Rupa 2 Dimensi

Teknik dalam seni rupa 2 dimensi ada empat, yaitu:

Teknik Plakat

(5)

Teknik Transparan

Teknik transparan yaitu teknik melukis atau

menggambar dengan menggunakan cat air. Sapuan warnanya harus tipis agar hasilnya tampak transparan.

Teknik Kolase

Teknik kolase akan menghasilkan lukisan yang realis atau abstrak dari potongan kertas yang ditempelkan.

Teknik 3M (melipat, menggunting, dan merekat) Teknik 3M merupakan proses manipulasi lembaran kertas menjadi suatu bentuk tiga dimensi.

Unsur–unsur Seni Rupa 2 Dimensi

Ada delapan unsur dalam karya seni rupa 2 dimensi, yaitu:

Titik

Semua wujud awalnya dihasilkan dari sebuah titik. Dengan kata lain, titik merupakan unsur terkecil dasar seni rupa. Titik juga sering jadi pusat perhatian, apabila berkumpul atau berbeda warna. Titik yang membesar disebut bintik.

Garis

Garis merupakan sebuah goresan atau pembatas dari suatu benda, bidang, ruang, warna, texture, dan lain-lain. Garis mempunyai dimensi yaitu memanjang dan mempunyai arah tertentu. Beberapa sifat dari

garisyaitu panjang, pendek, tipis, horizontal, vertikal, melengkung, berombak, vertikal, tebal, vertikal, miring, lurus, patah-patah, dan masih banyak lagi. Garis dapat memberikan kesan seperti ide, gerak, simbol, kode-kode tertentu, dan sebagainya. Garis biasa

(6)

tertentu, seperti untuk menciptakan kesan kuat kekar, simpel, megah ataupun lainnya.

Bidang

Dalam seni rupa 2 dimensi, bidang merupakan unsur seni rupa yang terbentuk dari beberapa garis yang terhubung satu sama lain. Bidang mempunyai dimensi panjang dan lebar. Sehingga kumpulan dari bidang yang saling berhubungan dapat membentuk bangun atau bentuk yang memiliki isi atau

volume. Berdasarkan bentuknya, bidang terdiri dari beberapa macam, yakni; bidang geometris, bidang biomorfis atau organis, bidang bersudut, dan bidang tak beraturan. Selain karena kedua ujung garis yang bertemu, bidang juga dapat terjadi karena sapuan

warna. Bidang dibatasi kontur, menyatakan permukaan, dan memiliki ukuran. Bidang dasar dalam seni rupa, yaitu bidang segitiga, segiempat, lingkaran, oval, trapesium, dan segi banyak lainnya.

Bentuk

Menurut bahasa,bentuk bisa berarti bentuk plastis

(form) atau bangun (shape). Bentuk plastis merupakan bentuk benda yang dapat terlihat dan terasa karena adanya unsur nilai (value) dari benda tersebut, misal bufet. Bufet yang ditempatkan dalam sebuah ruangan tidak hanya sekedar kotak persegi empat, tetapi

mempunyai nilai dan peran yang lainnya. Sedangkan bangun (shape) yaitu bentuk benda yang hanya polos, sama seperti yang terlihat mata, sekedar untuk

menunjukkan sifatnya yang persegi, bulat, ornamental, tak teratur dan sebagainya.

Tekstur

Tekstur yaitu sebuah sifat permukaan benda. Sifat

(7)

kusam, licin, mengkilap, berpori dan sebagainya. Kesan-kesan tersebut dapat kita rasakan dengan

penglihatan dan sentuhan atau rabaan. Tekstur terbagi menjadi dua jenis, yaitu tekstur nyata dan tekstur

semu. Tekstur nyata yaitu sifat permukaan yang memiliki kesan sebenarnya dirasakan dengan

penglihatan mata ataupun rabaan. Sedangkan tekstur semu (maya) yaitu sifat permukaan benda jika

dirasakan dengan penglihatan dan rabaan dapat memiliki kesan yang berbeda.

Warna

Ada dua pendekatan untuk mempelajari teori warna, salah satunya dengan teori warna berdasarkan pigmen warna atau Goethe, yakni butiran halus warna.

Beberapa istilah dalam teori warna pigmen diantaranya;

 Warna Primer, yakni warna dasar (warna pokok)

yang tidak bisa didapatkan dari campuran warna lain. Warna primer ada 3, yaitu merah, kuning, dan biru.

 Warna Sekunder, yaitu warna yang dihasilakn dari

campuran dua warna primer, misal warna ungu, oranye (jingga), dan hijau.

 Warna Tersier, yakni warna hasil percampuran

kedua warna sekunder.

 Warna analogus, yaitu rentetan warna yang

berdampingan letaknya dalam sebuah lingkaran warna, contohnya rentetan dari warna ungu menuju warna merah.

 Warna komplementer, yakni warna kontras yang

letaknya berseberangan dalam lingkaran warna, misalnya, kuning dengan ungu, merah dengan hijau, dan lain-lain.

(8)

Gelap terang di dalam karya seni rupa 2 dimensi memiliki beberapa fungsi, antara lain: menunjukkan kesan ruang atau kedalaman, menggambarkan kesan tiga dimensi pada sebuah benda, dan memberi

perbedaan kontras. Dalam karya seni rupa 2 dimensi, gelap terang dapat terjadi karena intensitas warna, atau karena percampuran warna hitam dan putih.

Ruang (Kedalaman)

Dalam karya 3 dimensi, ruang dapat dirasakan secara langsung oleh pengamat, contohnya ruangan dalam rumah. Namun dalam karya 2 dimensi, ruang sangat tergantung pada luas bidang gambar. Unsur ruang

pada karya 2 dimensi sifatnya semu atau maya. Karena unsur ruang tersebut diciptakan melalui kesan

penggambaran yang datar, pipih, menjorok, jauh dekat cembung, dan sebagainya.

Seni Rupa 3 Dimensi Pengertian

Karya seni rupa 3 dimensi adalah karya seni rupa yang memiliki dimensi panjang, lebar, dan tinggi, serta

memiliki volume dan ruang. Unsur ruang inilah yang menjadi pembeda antara karya seni rupa 2 dimensi dan karya seni rupa 3 dimensi. Dilihat dari fungsinya selain sebagai benda hias, karya seni rupa 3 dimensi juga

dapat memiliki nilai pakai yang dapat digunakan untuk memenuhi bebutuhan sehari-hari. Misalnya; guci,

tempat bunga di ruang tamu, meja, kursi, almari dan lain sebagainya.

(9)

Disebut karya seni rupa 3 dimensi jika memiliki unsur-unsur:

1. Mempunyai panjang, lebar, dan tinggi.

2. Dapat dinikmati dari sudut pandang dari mana saja.

3. Menempati ruang.

Teknik Pembuatan karya seni rupa 3 dimensi:

Pembuatan karya seni rupa 3 dimensi mempunyai beberapa teknik dasar. Penggunaan teknik itu

disesuaikan dengan karya apa yang akan di buat. Beberapa teknik dasar yang dapat dipakai untuk membuat karya seni rupa 3 dimensi antara lain:

1. Teknik Merakit

Teknik membuat sebuah karya seni dengan cara menyambung beberapa potongan bahan. Cara ini disebut dengan merakit dan hasil karyanya disebut rakitan. Cara menggabungkan bahan tersebut dapat dengan cara dilem, disekrup, digapit, atau dilas.

2. . Teknik Aplikasi

Teknik aplikasi adalah dengan cara menjahit ,

menempelkan bermacam-macam guntingan-guntingan kain yang berbentuk hiasan seperti binatang, bunga maupun bentuk lainnya pada sebuah kain lain sebagai hiasan.

(10)

Teknik membuat karya seni dengan cara menempel benda 3 dimensi yang diatur dan ditata dengan sedemikian rupa sehingga menghasilkan lukisan.

4. Teknik Pahat

Adalah teknik pembuatan seni rupa dengan cara

memahat atau mengukir, Bahan yang biasanya dipakai adalah kayu, batu, lilin, es, dan lain sebagainya.

5. Teknik Menuang atau Cor

Capa pembuatanya adalah dengan cara

mengecor/mencairkan bahan yang akan di cetak,

setelah itu dituangkan ke alat pencetak. Setelah bahan cair tersebut mengeras, kemudian dikeluarkan dari cetakan. Bahan cair yang dipakai biasanya seperti semen, logam, gips atau karet, besi, dan kaca.

Contoh Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Karya seni rupa 3 dimensi dapat dengan mudah kita jumpai pada aktivitas kita sehari-hari. Berikut ini adalah contoh karya seni rupa 3 dimensi yang umum dan

sering kita temui:

1. Kriya

(11)

secara individu oleh seorang perupa. Kriya dapat

berbentuk sebuah karya dari tanah, batu, kayu, logam ataupun kain.

2. Patung

Patung adalah contoh karya seni rupa 3 dimensi yang paling mudah. Patung merupakan suatu contoh karya seni 3 dimensi yang terbuat dari benda padat maupun lunak yang memiliki panjang, lebar, maupun tinggi. Pembuatan patung dapat dibuat dengan menggunakan teknik memahat. Pada umumnya patung dibuat dari kayu, batu atau benda keras lainnya yang dipahat sedemikian rupa sehingga menghasilkan bentuk

menyerupai binatang, manusia maupun bentuk lainnya.

3. Keramik

Seni rupa keramik adalah karya seni yang berbahan dasar tanah liat yang diolah sedemikian rupa melalui penyaringan dan pengadukan yang baik. kemudian bahan keramik itu dibentuk sesuai dengan yang diinginkan. Selanjutnya keramik dibakar sampai

matang agar keramik menjadi keras dan tidak luntur jika terkena air. Kerajinan keramik mudah kita jumpai pada perabotan rumah tangga seperti gucci, vas bunga dan lainnya.

4. Arsitektur

(12)

pengetahuan tentang ilmu ukur dan bangun, ilmu sudut dan dimensi.

Contoh Seni Rupa 3 Dimensi :

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...