STIM STIM
KONSEP DAN HUKUM
PROBABILITAS
Referensi :
Walpole, RonaldWalpole. R.E., Myers, R.H., Myers, S.L., and Ye,
K. 1996. Probability & Statistics for Engineers & Scientists.
Perhatikan hasil peluang berikut:
Hitung peluang : P(A) !
n(A) = 4 n(S) = 7 p(A) = 4/7 Hitung peluang : P(B) !
STIM STIM
Perhatikan hasil peluang berikut:
Hitung peluang : P(AUB) ! n(AUB) = 6 n(S) = 7
p(AUB) = 6/7 Hitung
peluang : P(AB) ! n(AB) = 2 n(S) = 7
Perhatikan hasil peluang berikut:
Hitung peluang : P(AUB) !
=p(A) + P(B) - P(AB)
=(4/7) + (4/7) – (2/7)
Contoh Kasus
•
Sebuah perusahaan akan membuka
2 cabang baru. Peluang didirikan di
Malang adalah 70%, peluang
didirikan di Jember adalah 60%,
peluang didirikan di Malang dan
Jember adalah 50%.
STIM STIM
Solusi
•
Bagi menjadi 2 peristiwa :
•
A = peristiwa didirikan di Malang
•
B = peristiwa didirikan di Jember
•
Maka ruang sampel pendirian cabang
adalah : (AB, AB,AB, AB)
AB = Malang, Jember
AB = Malang, Bukan Jember
AB = Bukan Malang, Jember
Diagram Venn di bawah terbagi atas 4 daerah :
1 = Keduanya di Malang
2 = Satu di Malang, satu di Jember
3 = Keduanya di Jember
4 = Keduanya tidak di Malang dan atau Jember
P(daerah 4) = P (A U B)’
A
B
STIM STIM
Hitung P(AUB)’
•
P(AUB)’ = 1 – P(AUB)
Ingat ada hukum : P(A)+P(A’) = 1,
sehingga P(A’) = 1 – p(A)
•
P(AUB) = P(A) + P(B) – P(A
B)
•
P(AUB) = 70% + 60% – 50% = 80%
•
P(AUB)’ = 1 – 80% = 20%
•
Peluang kedua cabang didirikan di
Dengan cara yang sama, hitung
probabilitas :
•
Kedua cabang di Malang?
P(Malang dan Jember) = 50%, sedangkan P(Malang)
= 70%. P(Malang) diartikan bisa ada satu cabang di
Malang atau kedua cabang di Malang. P(satu cabang
di Malang) = P(Malang dan Jember) = 50%, maka
P(Kedua cabang di Malang) = 70% - 50% = 20%
A
B
1
2
3
4
•
P(A) = 70% meliputi daerah 1
(kedua cabang di Malang) dan
daerah 2 (salah satu cabang di
Malang)
STIM STIM
Dengan cara yang sama, hitung
probabilitas :
•
Kedua cabang di Jember ?
Jawaban : 10%
•
Minimal salah satu cabang di Malang?
Jawaban : 70%
•
Minimal salah satu cabang di Jember?
Jawaban : 60%
•
Minimal salah satu cabang di Bondowoso?
Perhitungan probabilitas secara
komputasi dengan generating
STIM STIM
PELUANG BERSYARAT
Lowongan kerja menjadi Pegawai
Negeri Sipil (PNS) sebanyak 100
orang
•
Jumlah pelamar 10.000
orang. Berapa peluang bisa
menjadi PNS?
•
Ujian saringan sebanyak 4 tahap
(Administratif, Tes Potensi Akademik,
Tes Kompetensi, Tes Wawancara)
•
Peserta yang lulus hingga sebelum
Tes Wawacara adalah 200 orang
•
Peluang menjadi PNS dengan syarat
sudah lulus hingga sebelum Tes
STIM STIM
TIPE PEKERJAAN
Tempat Kerja
Indoor Outdo
or
Total
Alat
Kerja
Tanpa
Laptop
10
25
35
Denga
n
Laptop
60
5
65
Total
70
30
100
A = Bekerja indoor
B = Alat kerja dengan laptop
A
B
1
0
6
0
5
2
5
Indoor,
tanpa
laptop
Indoor,
dengan
STIM STIM
HITUNG PELUANG
•
P(A) ?
(10+60) / 100 = 70/100
•
P(B) ?
(60+5) / 100 = 65/100
•
P(A
B) ?
60 / 100
•
P(AUB) ?
HITUNG PELUANG
BERSYARAT
•
Apabila sifat pekerjaannya indoor,
berapa peluang bekerja dengan
laptop ? Bisa ditulis P(B|A) ….
P(B|A) = 60 / (10+60) = 60/70
•
Apabila sifat pekerjaannya indoor,
STIM STIM
HITUNG PELUANG
BERSYARAT
•
Apabila sifat pekerjaannya harus
menggunakan laptop, berapa peluang
tempat bekerja besifat indoor ? Bisa ditulis
P(A|B)
P(A|B) = 60 / (60+5) = 60/65
•
Apabila sifat pekerjaannya harus
menggunakan laptop, berapa peluang
tempat bekerja besifat outdoor ? Bisa ditulis
P(A’|B)
HUKUM PROBABILITAS
TOTAL
•
Berdasarkan
gambar di
samping maka
dapat dihitung
STIM STIM
PELUANG BERSYARAT
•
Peluang A dengan syarat B :
HUBUNGAN PELUANG BERSYARAT
DENGAN TOTAL PROBABILITAS
•
Peluang A :
BENTUK UMUM
HUKUM PROBABILITAS TOTAL
•
Apabila dalam ruang
sampel terdiri atas
peristiwa A, B1, B2, B3
dan B4 dan A beririsan
STIM STIM
PEMBENTUKAN TEOREMA
BAYES
•
Peluang B dengan syarat A bisa
dihitung dari persamaan (2-18)
•
Sementara peluang A irisan B bisa
PEMBENTUKAN TEOREMA
BAYES
•
Gantikan hubungan pada (2-19) dengan (2-18),
maka peluang B dengan syarat A bisa dihitung :
STIM STIM
PEMBENTUKAN TEOREMA
BAYES
•
Hasil subtitusi dari probabilitas total
KASUS
•
Tiga anggota suatu koperasi dicalonkan menjadi
ketua. Peluang pak Ali terpilih 0,30, peluang pak
Banu terpilih 0,50 sedangkan peluang pak Cokro
terpilih 0,20. Kalau pak Ali terpilih maka peluang
kenaikan iuran koperasi adalah 0,80. Bila pak
Banu atau pak Cokro terpilih maka peluang
kenaikan iuran secara berurutan adalah 0,10 dan
0,40. Seseorang merencanakan masuk menjadi
anggota koperasi tersebut tapi menundanya
STIM STIM
PENYELESAIAN
•
Beberapa peristiwa bisa dituliskan :
•
A = orang terpilih menaikkan iuran
•
B1 = pak Ali terpilih
•
B2 = pak Banu terpilih
•
B3 = pak Cokro terpilih
•
Peluang pak Cokro terpilih dengan
PENYELESAIAN
•
Dengan Peluang B
3dengan syarat A bisa
dihitung :
A)
P(B
A)
P(B
A)
P(B
A)
P(B
A)
|
P(B
3 2 1 3 3
•
P(B
1
A) = P(B
1).P(A|B
1) = (0,30)(0,80) = 0,24
•
P(B
2
A) = P(B
2).P(A|B
2) = (0,50)(0,10) = 0,05
•
P(B
3
A) = P(B
3).P(A|B
3) = (0,20)(0,40) = 0,08
•
Maka
22
.
0
08
.
0
08
.
0
A)
|
STIM STIM
PENYELESAIAN
Dengan cara yang sama :
•
Peluang pak Ali terpilih dengan syarat telah terjadi kenaikan
iuran koperasi adalah : 0,24/0,37 = 0,65 atau 65%
•
Peluang pak Banu terpilih dengan syarat telah terjadi
kenaikan iuran koperasi adalah : 0,05/0,37 = 0,14 atau 14%
EVALUASI
•
Bila iuran koperasi ternyata tidak
STIM STIM
JAWABAN EVALUASI
•
Peluang pak Cokro yang terpilih dengan syarat
situasi yang terjadi adalah iuran koperasi tidak naik
adalah :
•
P(B3|A’)
•
Maka
•
P(B
1
A’) = P(B
1).P(A’|B
1)
= (0,30)(1-(0,80)) = (0,30(0,20) = 0,06
•
P(B
2
A’) = P(B
2).P(A’|B
2)
= (0,50)(1-(0,10)) = (0,50)(0,90)=0,45
•
P(B
3
A’) = P(B
3).P(A’|B
3)
JAWABAN EVALUASI
•
Peluang B
3dengan syarat A’ bisa
dihitung :
)
A'
P(B
)
A'
P(B
)
A'
P(B
)
A'
P(B
)
A'
|
P(B
3 2 1 3 3
•
Peluang pak Cokro terpilih dengan
situasi tidak terjadi kenaikan iuran
19
.
0
63
.
0
12
.
0
12
.
0
45
.
0
06
.
0
12
.
0
)
A'
|
P(B
3
STIM STIM
JAWABAN EVALUASI
Dengan cara yang sama :
•
Peluang pak Ali terpilih dengan situasi tidak terjadi kenaikan
iuran koperasi adalah : 0,06/0,63 = 0,10 atau 10%
•
Peluang pak Banu terpilih dengan situasi tidak terjadi
kenaikan iuran koperasi adalah : 0,45/0,63 = 0,71 atau 71%
•
Sehingga bila ternyata iuran koperasi naik, maka peluang
terbesar untuk ketua yang terpilih adalah pak Ali
•
Sedangkan bila ternyata iuran koperasi tidak naik, maka
STIM STIM
LATIHAN-01
•
Suatu tes kejujuran yang diberikan kepada
seorang tersangka memiliki kehandalan 90%
apabila orang tersebut bersalah dan 99% bila
orang tersebut tidak bersalah. Dengan kata
lain, 10% dari yang bersalah dinyatakan tidak
bersalah oleh tes ini dan 1% dari yang tidak
bersalah dinyatakan bersalah. Apabila si
LATIHAN-03
•
Pada suatu acara outbound berkumpul beberapa peserta
dari berbagai suku antara lain : Jawa, Sunda, Madura dan
Bugis dengan proporsi masing-masing sebanyak 40%, 30%,
20% dan 10%. Saat acara makan disediakan menu masakan
bersayur dan tidak. Peluang mengambil masakan bersayur
pada peserta dari Sunda adalah 80%, sedangkan untuk
Jawa, Madura dan Bugis memiliki peluang masing-masing
70%, 15% dan 20%.
•
Seorang peserta sedang mengambil makanan dari menu
tidak bersayur, hitung peluang bahwa peserta tersebut
berasal dari suku Sunda?
STIM STIM
•
Independent Events
–
Two events are independent if one may
occur irrespective of the other
–
Event A and B are independent if and
only if
P[A
B] = P[A] P[B]
•
Example:
–
A
1= sample contains Pb
P[A
1] = 0.32
–
A
2= sample contains Hg
P[A
2] = 0.16
–
sample contains both
P[A
1
A
2] = 0.10
–
What is the probability of a sample
contains Pb will also contains Hg?
STIM STIM
•
Answer
P[A
2|A
1] = P[A
1
A
2] / P[A
1]
= 0.10/0.32 = 0.31
P[A
2] = 0.16
A
1and A
2are not independent
Independent if
P[A
2|A
1] = P[A
2]
•
Let
A
1, A
2, A
3, …, A
nbe a collection
of events which partition
S
.
•
Let B be event such that P[
B
]
0
•
For any events
A
j, j
=
1,2,3,…,n
STIM STIM
•
Example
–
Distribusi tipe
golongan darah dalam
satu daerah adalah :
•
type A = 41%
•
type B = 9%
•
type AB = 4%
•
type O = 46%
•
Pada kondisi darurat terdapat
peluang kesalahan dalam
menentukan tipe golongan
darah
–
tipe O teridentikasi A = 4%
–
tipe A teridentikasi A = 88%
–
tipe B teridentikasi A = 4%
–
tipe AB teridentikasi A = 10%
•
Seseorang mengalami kecelakaan lalu
lintas dan tipe golongan darahnya
teridentifkasi tipe A. Berapa peluang
bahwa ini adalah tipe darah yang benar?
STIM STIM
•
Kasus ini akan menghitung Seseorang
mengalami kecelakaan lalu lintas dan tipe
golongan darahnya teridentifkasi tipe A.
Berapa peluang bahwa ini adalah tipe darah
yang benar?
•
Beberapa peristiwa bisa dinyatakan :
A : Golongan darah A
B : Golongan darah B
AB : Golongan darah AB
O : Golongan darah O
TA : Seseorang teridentifkasi golongan darah A
Bayes’ Theorem
TA
O
AB
B
A
O
TA
AB
TA
B
TA
A
TA
STIM STIM
•
Akan dihitung peluang tipe golongan
darah A dengan syarat hasil
identifkasi darah adalah A atau P[
A
|
TA
] =?
•
Diketahui :
P[A] = 0.41 P[TA|A] = 0.88
P[B] = 0.09 P[TA|B] = 0.04
P[AB] = 0.04 P[TA|AB] = 0.10
P[O] = 0.46 P[TA|O] = 0.04
•
Pergunakan hubungan peluang bersyarat
•
Bagaimana menghitung P[A
TA] dan
P[TA] ??
P[A
TA] = P[TA|A] P[A]
= (0.88)(0.41) = 0.36
P[TA] = P[A
TA] + P[B
TA] + P[AB
TA]
Bayes’ Theorem
]
[
]
[
]
|
[
TA
P
TA
A
P
TA
A
STIM STIM
P[TA] = P[A
TA] + P[B
TA] + P[AB
TA]
+ P[O
TA]
= P[TA|A] P[A] + P[TA|B] P[B] +
P[TA|AB] P[AB] + P[TA|O] P[O]
= (0.88)(0.41) + (0.04)(0.09) + (0.10)
(0.04)
+ (0.04)(0.46)
= 0.39
•
Hasil akhir P[A|TA] = 0.36/0.39 =
0.92
LATIHAN-05
•
An economist believes that during periods of high
economic growth, the U.S. dollar appreciates with
probability 0.70; in periods of moderate economic
growth, the dollar appreciates with probability 0.40;
and during periods of low economic growth, the
dollar appreciates with probability 0.20. During any
period of time, the probability of high economic
growth is 0.30, the probability of moderate growth is
0.50, and the probability of low economic growth is
0.20. Suppose the dollar has been appreciating
STIM STIM
•
Our partition consists of three events: high
economic growth (event H), moderate
economic growth (event M), and low
economic growth (event L). The prior
probabilities of the three states are
P(H)
0.30, P(M) 0.50, and P(L) 0.20. Let A
denote
the event that the dollar
appreciates. We have the following
•
Consider 3 special cards below
Example of Conditional Probability:
3 Cards Trick
Randomized
& draw one
blue
red
blue
blue
red
red
blue
?
STIM STIM
•
Probability of blue top faces:
P[blue top] = 3/4
•
Probability of blue bottom:
P[blue bottom] = 1/2
•
Probability of a card having blue bottom
face given blue top face:
P[blue bottom|blue top] = (1/2)/(3/4) = 2/3
Example of Conditional Probability:
3 Cards Trick
Top B o tt o m Blue Red Blue
Red 1/6 2/6
1/6
2/6 1/2
1/2
1/2 1/2 1
total
STIM STIM
Example of Conditional Probability:
3 Cards Trick
blue top
red top
3/6
3/6
blue bottom
blue bottom
red bottom
red bottom
2/3
1/3
2/3
1/3
3/6 x 2/3 = 2/6
3/6 x 1/3 = 1/6
3/6 x 2/3 = 2/6
3/6 x 1/3 = 1/6