Buka Puasa Bersama di Lingkungan Christoforus

12 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Penasihat: Romo Y. Natalis, Pr. Redaksi: Andreas E. S., Arifin, Bambang S. W., Caecilia, Fridus RM, Martinus, Steven F., Nancy Email Redaksi: wartaku_teresa@yahoo.com

Inside This Issue:

Liputan Utama……… 2

I man Katolik……… 3

Renungan……… 4

I nfo Kategorial……… 5

Mengenal Orang Kudus…… 7

Orang Muda Katolik………… 7

Mutiara I man……… 8

Warta Paroki……… 9

Jadwal Pelayanan……… 10

Kalender Liturgi……… 10

Berita Seputar Paroki……… 11

No. 345Thn. VI/29 Agustus 2010

Th. C/ I I – Hari Minggu Biasa XXI I

Tema Minggu I ni:

Warta Mingguan – Umat Paroki I bu Teresa

(2)

Untuk Kalangan Sendiri

LIPUTAN UTAMA

Buka Puasa Bersama di Lingkungan Christoforus

Tak terasa bahwa kita sudah

memasuki bulan Agustus,

dimana khususnya bagi saudara-saudari kita yang beragama I slam memaknainya sebagai bulan Suci Rahmadan/ Bulan Puasa, dengan dilakukannya puasa makan dan minum selama

satu hari penuh sebagai

pembelajaran untuk

pembersihan diri dari dosa-dosa

yang telah dilakukan dan

merupakan kewajiban sebagai umat I slam untuk menunaikan ibadah puasa sebagai salah satu rukun I slam.

Dalam setiap memasuki bulan Rahmadan, lingkungan Christoforus mempunyai kegiatan yang hampir dibilang rutin yg sudah dilakukan sejak tahun 2005 yaitu melakukan kegiatan buka puasa bersama dengan para pekerja rumah tangga.

Apa yang menjadi dasar pemikiran atau kegiatan buka puasa bersama tersebut? Yang menjadi dasar adalah sebagai umat Katolik di lingkungan Christoforus ada keinginan bersama untuk mengucapkan ”terima kasih atas bantuannya selama bekerja” dan ”ikut turut serta saling memaafkan satu dengan yang lainnya” sehingga Puasa yang dilakukan menjadi lebih baik karena sudah saling membukakan pintu memaafkan didalam Bulan Rahmadan ini khususnya bagi saudara-saudari kita yang beragama I slam.

Semua hal tersebut diatas dilakukan sebagai bagian dari menumbuh kembangkan nilai kebersamaan, solidaritas dan kesetiakawanan yang diwujud nyatakan dengan tindakan aktual secara bersama-sama.

Seperti biasa acara dimulai pada jam 17: 30 dengan ramah-tamah yang dilanjutkan dengan mendengarkan Tausiah (Siraman Rohani) dari Uztad Enin dan pas pada saat waktu Adzan terdengar kita semua ikut berbuka puasa dengan meminum air dan makan kolak. Setelah itu dilakukan sholat Adzan bersama – sama bagi umat Muslim yang dipimpin oleh Uztad Karman, setelah selesai kita bersama – sama untuk makam malam bersama-sama. Kemudian dilanjutkan dengan sharing dari Pak Kapolsek dalam mencermati situasi di lingkungan rumah, pada saat mudik dan pada saat balik dari mudik, agar selalu berhati-hati karena rawan akan tindak kejahatan. Acara selesai sekitar jam 18: 40 dikarenakan Pak Uztad, Pak Kapolsek, Pak Pol Mas dan semuanya yang beragama I slam akan melanjutkan untuk sembahyang Sholat Tarawih di Mesjid.

”Mujizatnya bukanlah karena kita melakukan sesuatu pekerjaan, tetapi karena kita merasa bahagia untuk mau melakukannya” by I bu Teresa.

(3)

Untuk Kalangan Sendiri IMAN KATOLIK

Gereja yang Satu, Kudus, Katolik, dan Apostolik

Gereja adalah satu, karena yang ”didirikan oleh Kristus Tuhan ialah Gereja yang satu dan Tunggal”(UR, art.1). I nilah yang ditegaskan oleh Rasul Paulus, ” sama seperti tubuh itu satu dan anggota-angotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus. Sebab dalam satu Roh, kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuhdan kita semua diberi minum dari satu Roh” (1 Kor 12: 12-13). Kita semua dibaptis ke dalam nama Bapa, Putera, dan Roh Kudus. Dengan demikian ”pola dan prinsip terluhur misteri (kesatuan) itu adalah

kesatuan Allah Tritunggal dalam tiga pribadi Bapa, Putera, dan Roh Kudus” (UR, art.2). Dalam kenyataannya kesatuan yang dicita-citakan itu masih belum menjadi kenyataan karena Gereja tampak terpecah-pecah dan terpisah-pisah; dan tentu saja hal ini tidak dikehendaki Kristus dan menjadi batu sandungan bagi dunia. Maka melalui dekrit tentang Ekumenisme yang dikeluarkan oleh Konsili Vatikan I I , Gereja menanggapi kenyataan ini dan mendorong untuk pemulihan kesatuan antara segenap umat Kristen.

Gereja adalah kudus karena Allah menjadikannya kudus. I tulah yang dikatakan Rasul Paulus, ”Akan tetapi kami harus selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu, saudara-saudara, yang dikasihi Tuhan, sebab Allah dari mulanya telah memilih kamu untuk diselamatkan dalam Roh yang menguduskan kamu dan dalam kebenaran yang kamu percayai (2 Tes 2: 13). Memang tidak dapat disangkal bahwa pengikut-pengikut Kristus adalah orang-orang berdosa. Kendati demikian Gereja ” tidak dapat kehilangan kesuciaannya, karena Kristus Putera Allah, yang bersama Bapa dan Roh dipuji bahwa ” hanya Dialah Kudus”, mengasihi Gereja sebagai mempelai-Nya” (LG, art. 39). Sebagai misteri, Gereja adalah suci, dikhususkan bagi Allah. Tetapi dalam hidupnya di dunia ini Gereja belum sempurna (LG, art. 48); Gereja itu suci dan sekaligus harus selalu dibersihkan serta terus menerus menjalankan pertobatan dan pembaruan” (LG, art. 8).

Gereja disebut Katolik karena terbuka ( untuk siapa saja) , menyeluruh ( lengkap berkaitan dengna ajarannya) dan tersebar ke seluruh dunia. I tulah arti kata katolik yang disimpulkan dari pernyataan St. I gnatius dari Antiokhia yang pertama kali menggunakan kata itu dan St. Sirilus dari Yerusalem. Namun sejak zaman reformasi, sebutan katolik secara khusus menunjuk pada umat Kristiani yang mengikuti Paus sebagai pemimpin Gereja universal. Katolik tidak pertama-tama menunjuk sekelompok orang yang terbatas, melainkan lebih-lebih Roh yang hadir dan berkarya dimana-mana, menjiwai seluruh dunia dengan daya-Nya serta mengangkat kekayaan selutuh umat manusia (bdk. LG, art. 13).

Gereja adalah apostolik, artinya berasal dari para rasul dan tetap berpegang pada teguh pada kesaksian imam rasuli(bdk. Ef 2:19-20). Kalau dikatakan bahwa Gereja bersifat rasuli itu berarti bahwa Gereja sekarang senantiasa berpegang pada Gereja para rasul sebagai pedoman imannya (DV, art. 7). Melalui pengganti para rasul inilah Gereja sekarang berhubungan dengan para Gereja para rasul. Yang penting bukanlah penggantian orang-orangnya, melainkan kelangsungan dan kesinambungan iman dan pengakuannya.

(4)

Untuk Kalangan Sendiri

RENUNGAN

bukanlah sifat yang sudah ”jadi”. Memang benar bahwa Kristus menghendaki agar Gereja satu, kudus, katolik, dan apostolik. Sifat-sifat ini bersifat dinamis, artinya diharapkan untuk selalu berkembang menuju kesempurnaan. ( YNK)

Kabar Gembira dan Kabar Pelopor

Perjalanan hidup seorang beriman Kristiani ternyata banyak tuntutannya yang harus dipenuhi dalam berhadapan dengan sesama maupun dengan Tuhan. Sebagai orang yang beragama dan yang beriman kepada Kristus yang sungguh-sungguh mau menunjukkan hidupnya saleh, yang sejati di dalam dan bersama Kristus, maka sikap kerendahan hati sangat dibutuhkan dan dituntut dari masing-masing pribadi kita.

Dalam sejarah Gereja, khususnya dari riwayat hidup orang-orang kudus atau para Pujangga Gereja, diceritakan bahwa berkat ketekunan serta kesetiaan Santa Monika dalam doa kepada Allah, maka putranya Agustinus dapat bertobat dan bahkan dalm perjalanan hidup rohaninya Agustinus akhirnya menjadi seorang I mam, di tahbiskan menjadi Uskup dan bahkan menjadi Pujangga Gereja yang terkenal dalam pengajaran dan dalam kotbahnya yang cukup memberikan sumbangan yang begitu besar bagi karya Gereja.

Mengapa sikap kerendahan hati sangat dibutuhkan atau dituntut bagi seorang pengikut Kristus ? Pertanyaan ini sesungguhnya mau menyapa dan menyadarkan kita betapa kita membutuhkan camprtangan Tuhan dalam seluruh perjalanan dan perjuangan hidup kita. Kita tidak bisa mengandalkan kemampuan atau kehebatan yang kita miliki. Tetapi orang yang selalu menyerahkan dirinya, hidupnya, karyanya serta seluruh harapan atau cita-cita hidupnya kepada Tuhan. Kita bisa belajar dari pengalaman Santa Monika yang begitu menggantungkan seluruh hidup, harapanannya demi anaknya tercinta kepada Tuhan. Karena ia yakin di dalam dan bersama Tuhan apa pun yang terbaik akan dikaruniakan kepadanya dan itu terbukti.

Ketika dalam pengajaran-Nya Yesus berbicara tentang sikap renda hati yang adalah kebanaran sejati di dalam Allah, Yesus meminta serta menegaskan kepada orang-orang Yahudi, orang-orang Farisi dan bahkan kepada para murid-Nya sendiri supaya apa pun yang kita lakukan atau yang kita kejar adalah hal yang mendatangkan keselamatan sejati di dalam Allah. Janganlah mengejar hal-hal duniawi yang akan memisahkan, menjauhkan kita dari Allah, misalnya mengejar kehormatan, jabatan dan lain sebagainya. Karena mengejar kehormatan, jabatan atau apapun bentuknya akan mengundang konflik dan pasti selalu membuka pint u kejahatan, malapetaka atau kehancuran. Kalau ini terjadi, maka jiwa kita akan hancur, martabat luhur kita sebagai anak-anak Allah akan sirna. I ni tidak dikehendaki Yesus. Kita hidup di zaman modern dengan segela perubahan yang sangat mendasar, apakah kita mampu untuk menghadirkan kebenaran Allah itu dalam hidup ini ? Bisakah kita belajar dari pengalaman hidup Santa Monika – I bu dari St. Agustinus yang adalah Pujangga besar Gereja Katolik – untuk setia dalam doa dan tiada untuk mau berpasrahdiri ke[ ada Tuhan ? Serahkan selalu kepada Tuhan apa pun yang menjadi harapan, dambaan, persoalan atau beban hidup kita kepada-Nya. Yang bukan berarti bahwa kita tidak mampu, tetapi karena di dalam dan bersama Tuhan Dia pasti selalu memberikan yang terbaik untuk kita. Dan dengan itu sesungguhnya suatu pelajaran bagi untuk selalu membina dan menajamkan suara hati – mata bagi jiwa kita. I nilah Kabar Gembira sekaligus sebagai Karya Pelopor bagi kita-kita yang hidup di zaman modern ini. Jangan bosan, jangan putus asa, tetapiiiiiiiii berjuanglah selalu bersama dengan-Nya…………Amin.

(5)

Untuk Kalangan Sendiri INFO KATEGORIAL

Dalam suatu kesempatan pendampingan bagi pasangan yang sedang berpacaran, sepasang suami-isteri yang ikut mendampingi kegiatan tersebut berkata,”Anda semua sedang mempersiapkan diri untuk secara serius menjalani hubungan Anda dengan harapan suatu saat nanti – setelah Anda mempertimbangkan secara matang dan dewasa, Anda menjadi suami-isteri. Tetapi sebelum memutuskan untuk mengikat janji sehidup semati dalam perkawinan, baiklah Anda mempertimbangkan kenyataan berikut ini secara matang dan dewasa juga. Begitu Anda menikah dengan pasangan Anda, itu berarti Anda memulai suatu ikatan yang baru sekurang-kurangnya dengan empat orang. Pertama tentu saja Anda memulai ikatan hubungan dengan pasangan Anda. Kedua, Anda memulai hubungan dengan mertua laki-laki (ayah) dari pasangan Anda. Ketiga, Anda memulai hubungan dengan mertua perempuan (ibu) dari pasangan Anda. Keempat, Anda memulai hubungan dengan semua saudara dari pasangan Anda. Mencintai pasangan Anda berarti juga mencintai keluarga pasangan Anda”.

Mendengarkan kata-kata yang disampaikan pasangan suami-isteri tersebut, saya sendiri terbawa pada sebuah kesadaran mengenai perkawinan. Perkawinan tak hanya secara sederhana menyangkut laki-laki dan perempuan yang menikah melainkan terkait erat dengan keluarga pasangan. Menikahi sesorang berarti ikut ambil bagian dalam kehidupan keluarga pasangan. Bagaimana pun, jika kita melihat banyak fakta mengenai perkawinan, keluarga pasangan memainkan peran yang sangat besar dalam menjalani hidup perkawinan.

Menjaga hubungan yang harmonis dengan keluarga pasangan merupakan sebuah berkat di dalam perkawinan. Hubungan yang terluka terhadap keluarga pasangan karena berbagai sebab dapat menimbulkan kemarahan dan rasa sakit hati yang tak berakhir. Maka baik jika pasangan suami-isteri satu sama lain berusaha untuk mendekatkan diri dengan keluarga pasangan. Ciptakan suasana yang menyenangkan dalam rangka mengeratkan hubungan dengan keluarga pasangan. Melihat kembali bagaimana hubungan Anda dengan keluarga pasangan Anda merupakan sebuah cara untuk membangun hubungan yang harmonis dalam kehidupan keluarga Anda. Pertanyaan kita adalah; bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan dalam rangka mendekatkan diri dengan keluarga pasangan Anda? Salah satu hal yang kiranya bisa dilakukan ialah dengan mengadakan reuni keluarga. Reuni keluarga merupakan suatu kesempatan dimana Anda makin dekat dengan keluarga pasangan Anda. Barangkali reuni keluarga ini akan diadakan sekali dalam setahun, tetapi yang paling pokok ialah melakukan kegiatan yang memberi kesempatan kepada pasangan untuk merasa dekat dengan keluarga Anda.

Saya merasa begitu terkesan dengan cerita seorang kawan. Keluarganya mempunyai kebiasaan mengadakan pertemuan keluarga sekali dalam setahun. “Meskipun kesibukan saya dalam bekerja begitu menghabiskan banyak waktu – seakan-akan tak ada waktu tersisa, sekali

KOMISI KELUARGA (Kom Kel)

KEUSKUPAN AGUNG J AKARTA

Jakarta, 10 Agustus 2010. Kepada keluarga-keluarga kristiani

Se-Keuskupan Agung Jakarta di tempat

(6)

Untuk Kalangan Sendiri

MENGENAL ORANG KUDUS

Jamuan makan khusus bagi kaum miskin, sebuah festival film mengenai hidup dan karyanya, peluncuran sebuah kereta api baru bernama Mother Express, acara doa antar-agama adalah bagian dari acara untuk perayaan 100 tahun hari kelahirannya, 26 Agustus.

Misa yang dipimpin Kardinal Telesphore Placidus Toppo dari Ranchi dirayakan di markas besar Misionaris Cinta Kasih.

Sebuah pesan dari Paus Benediktus XVI dibacakan dalam ibadat yang dihadiri sekitar 1.000 orang. Di antara hadirin termasuk sejumlah warga dari kawasan kumuh di kota itu yang selalu menjadi fokus karya ordo religius itu.

Kapel tempat perayaan misa dihiasi dengan bunga dan lilin. Begitu padatnya lokasi acara sehingga ratusan orang harus berdiri di luar. ”Kami berada di sini untuk memberikan

Kolkata, Kamis - Ratusan biarawati, uskup, dan relawan menghadiri sebuah misa hari Kamis yang menandai 100 tahun kelahiran I bu Teresa. Almarhumah dikenal karena karya selama hidupnya melayani orang sakit dan orang miskin di I ndia , terutama di kota Kolkata.

Anak-anak sekolah, wisatawan, dan relawan, sebagian membawa ikatan bunga atau lilin, memadati makam I bu Teresa di markas besar Ordo Misionaris Cinta Kasih, sebuah ordo biarawati yang dia dirikan tahun 1950 di Kolkata.

Ibu Teresa Dikenang

dalam setahun saya menyempatkan diri untuk mengadakan pertemuan dengan keluarga besar saya. Dan saat itu saya mengajak anak dan isteri saya untuk lebih dekat dengan keluarga saya”, demikian kata kawan saya itu.

Apa yang sebenarnya terungkap dalam kisah ini memberikan gambaran betapa pentingnya menjaga hubungan yang baik dengan keluarga pasangan. Hubungan yang baik dengan keluarga pasangan memberi warna terhadap perjalanan perkawinan. Merasa dekat dengan pasangan mau tak mau membuat seseorang merasa dekat juga dengan keluarga pasangan. Bagaimana pun kita harus mengakui bahwa keluarga pasangan memaikan peran yang juga menentukan dalam perkawinan.

Memang setiap pasangan perlu menata ulang skala prioritas dalam membangun hubungan. Mengalihkan kesetiaan dari orang tua terhadap pasangan merupakan kenyataan yang sangat baik di dalam perkawinan. Mengutamakan kehidupan keluarga inti daripada keluarga besar adalah hal yang sangat bernilai. Tetapi itu tak berarti bahwa pasangan tak perlu mengenal dan menjaga hubungan yang baik dengan keluarga pasangan. Meskipun hubungan dengan keluarga pasangan bukan merupakan prioritas dalam perkawinan, pasangan tetap harus mengusahakan dan menjaga untuk menjalin hubungan yang baik dengan keluarga pasangan.

Sampai jumpa pada edisi mendatang.

Salam dalam nama Keluarga Kudus, Yesus, Maria dan Yosep

Rm. I gnas Tari, MSF

(7)

Untuk Kalangan Sendiri ORANG MUDA KATOLIK

Mereka semua berdatangan

Mereka mencoba membuatku tertawa Mereka mengajakku bermain

Sebagian bermain untuk bersenang-senang dan sebagian untuk dikenang

Dan kemudian mereka pergi

Meninggalkan aku ditengah reruntuhan permainan

Tanpa tahu yang mana harus dikenang dan yang mana untuk sekedar bersenang-senang

dan.... ...

Meninggalkan aku dengan gema dari tawa yang bukan milikku Lalu datanglah kau

Dengan caramu yang lucu Tidak seperti orang lain

Hadir-MU...!!!

Lalu kau membuatku menangis tersedu sedan Dan tampanya kau tidak peduli meski aku menangis

Kau bilang permainan sudah selesai, pertemuan cuma selamat tinggal yang belum terkatakan Dan menunggu... kita akan terbang kesana....!!!

Sampai seluruh air mataku berubah menjadi Kebahagiaan…( M G)

penghormatan kepada sebuah jiwa yang besar yang melayani kaum miskin dan sakit,” kata Sumit Kothari, seorang guru.

”Hidup dan karyanya terus menjadi inspirasi bagi kaum tua dan muda, kaya dan miskin, dari berbagai latar belakang, agama dan bangsa,” kata Suster Mary Prema, biarawati yang kini memimpin Misionaris Cinta Kasih.

Hadiah tak ternilai

Dalam pesannya, Paus menyebut I bu Teresa sebagai sebuah ” hadiah tak ternilai”. Dia mengatakan, tahun ini merupakan kesempatan untuk mengucap syukur kepada Tuhan bagi gereja dan dunia.

Pemerintah I ndia merencanakan peluncuran uang logam untuk menghormati I bu Teresa. Perusahaan KA I ndia meluncurkan Mother Express, sebuah kereta dengan gerbong warna putih dan biru, seperti warna sari para biarawati Misionaris Cinta Kasih, yang akan berkeliling negeri membawa pameran mengenai I bu Teresa.

Lahir pada 26 Agustus 1910 di kota yang sekarang adalah Skopje, Macedonia, dari orangtua etnis Albania, dia tiba di I ndia tahun 1929. Dua tahun kemudian dia mengucapkan kaul sebagai biarawati dan berkarya bagi orang miskin dan sampai meninggal tahun 1997.

Dia diangkat menjadi beata tahun 2004, atau orang berbahagia. Untuk naik status menjadi orang suci masih harus menantikan sebuah mukjizat sesuai kepercayaan Katolik. ”Kami belum mendapatkannya,” kata Suster Prema. ”Mukjizat tergantung Tuhan.” (AFP/ AP/ DI )

(8)

Untuk Kalangan Sendiri

MUTIARA IMAN

Sebuah Koin Penyok

Alkisah, seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan cara memenuhi kebutuhan pokok keluarganya, sandang dan pangan. Anak-anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian, istrinya sering marah-marah karena tak dapat membeli barang-barang rumah tangga yang layak. Laki-laki itu sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa perjalanannya kali inipun akan membawa keberuntungan, yakni mendapatkan pekerjaan.

Ketika laki-laki itu tengah menyusuri jalanan sepi, tiba-tiba kakinya terantuk sesuatu. Karena merasa penasaran ia membungkuk dan mengambilnya. "Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok-penyok, " gerutunya kecewa. Meskipun begitu ia membawa koin itu ke sebuah bank. "Sebaiknya koin in Bapak bawa saja ke kolektor uang kuno," kata teller itu memberi saran. Lelaki itupun mengikuti anjuran si teller, membawa koinnya ke kolektor. Beruntung sekali, si kolektor menghargai koin itu senilai 30 dollar. Begitu senangnya, lelaki tersebut mulai memikirkan apa yang akan dia lakukan dengan rejeki nomplok ini. Ketika melewati sebuah toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu sedang diobral. Dia bisa membuatkan beberapa rak untuk istrinya karena istrinya pernah berkata mereka tak punya tempat untuk menyimpan jambangan dan stoples. Sesudah membeli kayu seharga 30 dollar, dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang. Di tengah perjalanan dia melewati bengkel seorang pembuat mebel. Mata pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu yang dipanggul lelaki itu. Kayunya indah, warnanya bagus, dan mutunya terkenal. Kebetulan pada waktu itu ada pesanan mebel. Dia menawarkan uang sejumlah 100 dollar kepada lelaki itu. Terlihat ragu-ragu di mata laki-laki itu, namun pengrajin itu meyakinkannya dan dapat menawarkannya mebel yang sudah jadi agar dipilih lelaki itu. Kebetulan di sana ada lemari yang pasti disukai istrinya. Dia menukar kayu tersebut dan meminjam sebuah gerobak untuk membawa lemari itu. Dia pun segera membawanya pulang. Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru. Seorang wanita yang sedang mendekorasi rumah barunya melongok keluar jendela dan melihat lelaki itu mendorong gerobak berisi lemari yang indah. Si wanita terpikat dan menawar dengan harga 200 dollar. Ketika lelaki itu nampak ragu-ragu, si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju. Kemudian mengembalikan gerobak ke pengrajin dan beranjak pulang.

Di pintu desa dia berhenti sejenak dan ingin memastikan uang yang ia terima.I a merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar. Pada saat itu seorang perampok keluar dari semak-semak, mengacungkan belati,merampas uang itu, lalu kabur. I stri si lelaki kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya seraya berkata, "Apa yang terjadi? Engkau baik saja kan ? Apa yang diambil oleh perampok tadi?" Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, "Oh, bukan apa-apa..Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi".

Bila Kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan?Karena ketika datang dan pergi kita tidak membawa apa-apa.

(9)

Untuk Kalangan Sendiri JADWAL PELAYANAN

1

Tim Pew artaan

• Dibuka pendaftaran untuk calon komuni pertama periode 2010 – 2011. Dengan melampirkan data-data sebagai berikut: oFoto copi surat nikah gereja katolik orang tua oFoto copi kartu keluarga gereja

oFoto copi surat baptis calon komuni oPas Foto 3x4 = 1 lembar

oMinimal kelas I V SD

oFormulir pendaftaran dapat diambil pada pengurus lingkungan.

Formulir dan persyaratan lainnya dapat diserahkan ke sekretariat paroki paling lambat sampai dengan tanggal5 Sept ‘10.

• Mengundang para peserta Tim Pewarta, Dewan Paroki Pleno, para aktivia serta siapa saja yang berminat, yang ingin menambah pengetahuan, wawasan, pandangan untuk mengikuti seminar: o Sejarah Gereja dengan pembicara Past or

Eddy Kristyanto, OFM. pada hariMinggu,

29 Agustus dan 05 Sept ‘10, pk 08.00 s/ d 15.00 WI B, di Sekolah Pangudi Luhur Kota Deltamas Cikarang Pusat. o Spiritualitas Transformatif dengan

pembicara Past or Madya, SJ. pada hari

Minggu, 19 Sept ‘10, bertempat di

Sekolah Don Bosco I I I Taman Sentosa.

• Baptisan Bayi tgl 03 Okt ‘1 0. Pembinaan orangtua dan wali baptis tgl 19 Sept ‘10, pk 09.30 WI B, di Ruang Misa. Formulir dan persyaratan lainnya dapat diserahkan ke sekretariat paroki paling lambat tgl 15 Sept ‘10.

2

Tim Pelayanan

• Dalam rangka aksi sosial di bulan ramadhan bidang pelayanan paroki menerima sumbangan bantuan paket sembako berupa beras, susu, gula, minyak goreng dan mie instan. Sumbangan dapat dikirim ke sekretariat paroki.

3

Sekretariat Paroki

• Diberitahukan kepada umat yang belum mengambil Surat Baptis dan Surat Nikah Gereja Katolik. Mohon untuk segera menghubungi sekretarit paroki.

• Jadwal Kursus Persiapan Perkawinan tanggal

05 dan 12 September. di Paroki St. Klara Bekasi Utara. Pendaftaran di Sekretariat Paroki paling lambat29 Agustus.

• Bagi OMK yang ingin melangsungkan dan meneguhkan perkawinannya dalam Gereja Katolik harap mengurusnya 3 bulan sebelum hari perkawinan.

WARTA PAROKI

PDKK ( Persekutuan Doa Karismatik Katolik)

• PDKK ELZA (Elisabeth Zakaria)

Tgl.1 Sept ‘10, pk. 19.30, di Ruko Roxy B. 52, Lippo Cikarang, diadakan Persekutuan Doa Karismatik Katolik Elza (khusus Pasutri) dengan tema:

“Semakin Mengasihi Semakin Diberkati”, pembicara:Gerard Joseph Polla

• PDKK St. Maria

Tgl.6 Okt ‘10,pk. 19.30, diRuko Thamrin Blok F No.12, Lippo Cikarang, diadakan Persekutuan Doa Karismatik Katolik St. Maria dengan: I bu Heidy Aw uy Tumbelaka (dari Paroki St. Stefanus -Jaksel)

Orang Muda Katolik ( OMK)

Setiap Sabtu I V, 19:00-21:00 di Rumah Putih. I nformasi lebih lanjut, hubungi: Oya (0813-1059-2876), Hery (0815-9444-992), Angga (0856-4209-7865), Ferry Kiong (0859-2138-7959)

Balai Latihan Kerja ( BLK) Jadw al Kursus:

Setiap Selasa, 10: 00 – 12: 00 di Rumah Putih

Misa Senakel

Setiap Sabtu I , 06: 00 di Trinitas

4

Dew an Paroki

(10)

Untuk Kalangan Sendiri

JADWAL PELAYANAN

Hari Tgl. Pk. Koor

Jumat 03-Sep-10 19: 00 Aloysius Gonzaga Sabtu 04-Sep-10 17: 30 Antonius Minggu 05-Sep-10 7: 30 Christophorus Minggu 05-Sep-10 16: 00 Yacobus Sabtu 11-Sep-10 17: 30 Calistus

Hari Tgl. Pk. Koor Minggu 12-Sep-10 7: 30 Lukas Minggu 12-Sep-10 16: 00 Valentinus Sabtu 18-Sep-10 17: 30 Yohanes Minggu 19-Sep-10 7: 30 Bernadet Minggu 19-Sep-10 16: 00 Ratu Rosari

Jadw al Perayaan Ekaristi & Petugas Liturgi Hari Minggu Biasa XXI I I ( Hari Minggu Kitab Suci Nasional)

Jumat, 03 Sep’10

19.00 WI B Sabtu, 04 Sep’ 1017.30 WI B Minggu, 05 Sep’ 1007.30 WI B Minggu, 05 Sep’ 1016.00 WI B

Lektor /

Lektris Ningrum Fany, Stella Yohanes, Rosa B. Yus, Herman

Komentator Tere Tanti Lusi Nana

Prodiakon A. Husein Sugiyo, L. A. Sukirna, S. Soedibyo, J.

Putra Altar Daniel B., Bonny, Goldy, Philip

Koor Lk. Aloysius Gonzaga Lk. Antonius Lk. Christophorus Lk. Yacobus

Organis Bpk. Agri H. Bpk. Eko Yulianto I bu Santy Bpk. Pieter B.

Petugas Balai Kesehatan Masyarakat & Dokter Jaga ( Agustus 2010)

Tanggal Lingkungan Dokter Jaga Apoteker Peraw at / Bidan

29-Agu-10 Lk. Veronika dr. Dedy Elisabeth, Ervan Sri Handayani

19-Sep-10 Lk. Yohanes dr. I mam P. I ndo, Wulan, Wilia Bernadeth, Shellyana Dewi

Tanggal Hari Raya/ Pesta - Bacaan Liturgi 30-Agu-10 Hari Biasa

1Kor. 2: 1-5; Mzm. 119: 97,98,99,100,101,102; Luk. 4: 16-30

31-Agu-10 Hari Biasa

1Kor 2: 10b-16; Mzm. 145: 8-9,10-11,12-13ab,13cd-14; Luk. 4: 31-37 01-Sep-10 Hari Biasa

1Kor. 3: 1-9; Mzm. 33: 12-13,14-15,20-21; Luk. 4: 38-44 02-Sep-10 Hari Biasa

1Kor. 3: 18-23; Mzm. 24: 1-2,3-4ab,5-6; Luk. 5: 1-11 03-Sep-10 Pw S. Gregorius Agung

1Kor. 4: 1-5; Mzm. 37: 3-4,5-6,27-28,39-40; Luk. 5: 33-39; atau dr RUybs 04-Sep-10 Hari Biasa

1Kor. 4: 6b-15; Mzm. 145: 17-18,19-20,21; Luk. 6: 1-5

05-Sep-10 Hari Minggu Biasa XXI I I ( Hari Minggu Kitab Suci Nasional)

(11)

Untuk Kalangan Sendiri BERITA SEPUTAR PAROKI

Lomba Mendongeng

Menindaklanjuti pelatihan mendongeng yang dulu

pernah dilaksanakan di Paroki I bu Teresa, maka dalam perayaan pesta nama pelindung paroki tahun ini, panitia pesta nama mengadakan lomba mendongeng. Lomba ini terutama ditujukan untuk para Pembina bina iman, karena dengan dongeng bisa sangat menarik anak-anak untuk terus datang dalam kegiatan bina iman anak.

Tema dongeng ini masih berkisar dari sekitar kisah-kisah di alkitab yaitu kisah-kisah Nabi Musa dan Nabi Nuh. Para

juri yang berasal dari presidium BI A Paroki dan penontonpun sangat antusias mengikuti jalannya lomba mendongeng ini, terutama anak-anak, sangat menikmati gaya dan aksi para pendongeng perwakilan dari lingkungan-lingkungan.

Meskipun hanya sebagian lingkungan yang mengirimkan wakil-wakilnya toh tidak mengurangi serunya lomba mendongeng ini. Setelah masing-masing peserta menunjukkan kebolehan tekniknya dalam mendongeng, yang tidak jarang membuat penonton terkekeh-kekeh karena lucu, akhirnya para juri merangkum hasil penilaiannya, dan inilah para pemenang lomba mendongeng ini.

Juara I : Bimodari Lingkungan Algonz

Juara I I : Sari Puspitadari Lingkungan Valentinus

Juara I I I : Dew idari Lingkungan Gregorius

Lomba Mazmur

Bersamaan dengan lomba mendongeng, dalam rangka Perayaan pesta nama pelindung paroki, diselenggarakan juga lomba mazmur yang diadakan di ruang misa, sekolah TRI NI TAS. Berbeda dengan lomba mendongeng yang diikuti hanya beberapa perwakilanl ingkungan saja, lomba mazmur ini diikuti oleh banyak peserta, yaitu sekitar 30-an peserta, sehingga lomba yang dilaksanakan setelah misa minggu pagi ini baru berakhir sekitar pukul 2 siang.

Lomba dibagi menjadi 2 kategori, yaitu kategori dewasa dan remaja. Untuk bahannya sendiri sudah diberikan jauh hari sebelum lomba ini dilaksanakan, yaitu diserahkan oleh panitia kepada wakil lingkungan pada acara teknikal meeting, sehingga para peserta sudah mempersiapkan diri dengan baik.

Dari sekitar 30-an peserta ini akhirnya dewan juri memutuskan parapemenang berdasarkan kriteria penilaian yang sudah disepakati. Berikut ini adalah para pemenang lomba mazmur untuk tiap kategori.

Kategori Dew asa

Juara I : Retno, Lingk. Kalistus Juara I I : I ke, Lingk. Ratu Rosari Juara I I I : Syeni, Lingk. Vincentius

Kategori Remaja dan Anak

(12)

Paroki Ibu Teresa

Cikarang 2010

Peringatan 100 Tahun

Ulang Tahun Ibu Teresa

Sekretariat Paroki I bu Teresa - Cikarang

Jl. Pinus 7 No. 11A, Meadow Green Lippo Cikarang - Bekasi 17550

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...