PERLINDUNGAN HUKUM KONSUMEN MUSLIM ATAS PRODUK PANGAN HALAL
Teks penuh
Dokumen terkait
69/1999 tentang Label dan Iklan Pangan yang banyak ditemui pada label pangan adalah penggunaan label tidak berbahasa Indonesia dan tidak menggunakan huruf latin, terutama produk
(1) Setiap orang dan/atau badan yang memproduksi atau memasukkan pangan yang dikemas kedalam wilayah Daerah wajib mencantumkan label pada produk dan/atau pada
Untuk mendukung kebenaran pernyataan halal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (1), setiap orang yang memproduksi atau memasukkan pangan yang dikemas ke dalam wilayah
Pencantuman labelisasi halal pada dasarnya tidak wajib (bersifat sukarela), namun jika terdapat pelaku usaha pangan olahan yang memproduksi dan atau memasukkan pangan olahan ke
Pasal 11 untuk mendukung kebenaran pernyataan halal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (1), setiap orang yang memproduksi atau memasukkan pangan yang
Label Pangan Label pangan berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 69 pasal 1 ayat 3 Tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan adalah setiap keterangan yang mengenai pangan yang
Penjelasan pasal 34 ayat 1 : Dalam ketentuan ini benar tidaknya suatu pernyataan halal dalam label atau iklan pangan tidak hanya dapat dari segi bahan baku pangan, bahan tambahan
69 Tahun 1999 pasal 1 ayat 5 tentang Label dan Iklan dinyatakan bahwa, ”Pangan halal adalah pangan yang tidak mengandung unsur atau bahan yang haram atau dilarang untuk dikonsumsi umat