• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III METODOLOGI PENELITIAN"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

3.1 Paradigma

Paradigma penelitian ini menggunakan postitivisme yakni memandang dari tanda-tanda yang ada dalam film Bad Teacher. Dimana tanda dari penanda dan petanda yang dipandang adalah bagaimana cara guru dalam mendidik muridnya. Penulis juga kaitkan dalam tanda dalam teori Ferdinad de Saussure mengenai etika dan filsafat dalam gaya berkomunikasi dengan murid yang ada. Penulis meneliti dari sisi pemeran utama serta pemeran pembantu yang ada dalam film karangan Jake Kasdan. Penulis meneliti dalam etika karakter guru dalam komunikasi yang terjadi pada karakter yang lain secara non verbal.

3.2 Tipe/Jenis Penelitian

Penelitian deskriptif adalah salah satu jenis metode penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasi objek sesuai dengan apa adanya. Penelitian Deskriptif ini juga sering disebut noneksperimen, karena pada penelitian ini peneliti tidak melakukan kontrol dan manipulasi variabel penelitian. Dengan penelitian metode deskriptif, memungkinkan peneliti untuk melakukan hubungan antar variabel, menguji hipotesis, mengembangkan generalisasi, dan mengembangkan teori yang memiliki validitas universal. Di samping itu, penelitian deskriptif juga merupakan penelitian dimana pengumpulan data untuk mengetes pertanyaan penelitian atau hipotesis yang berkaitan dengan keadan dan

(2)

kejadian sekarang. Mereka melaporkan keadaan objek atau subjek yang diteliti sesuai dengan apa adanya.

Pada umumnya tujuan utama penelitian deskriptif adalah untuk menggambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik objek dan subjek yang diteliti secara tepat. Dalam perkembangannya, akhir-akhir ini metode penelitian deskriptif banyak digunakan oleh peneliti karena dua alasan. Pertama, dari pengamatan empiris didapat bahwa sebagian besar laporan penelitian dilakukan dalam bentuk deskriptif. Kedua, metode deskriptif sangat berguna untuk mendapatkan variasi permasalahan yang berkaitan dengan bidang pendidikan maupun tingkah laku manusia.

3.3 Metode Penilitian

Metodologi penelitian adalah sekumpulan peraturan, kegiatan, dan prosedur yang digunakan oleh pelaku suatu disiplin ilmu. Metodologi juga merupakan analisis teoritis mengenai suatu cara atau metode. Penelitian merupakan suatu penyelidikan yang sistematis untuk meningkatkan sejumlah pengetahuan, juga merupakan suatu usaha yang sistematis dan terorganisasi untuk menyelidiki masalah tertentu yang memerlukan jawaban. Hakekat penelitian dapat dipahami dengan mempelajari berbagai aspek yang mendorong penelitian untuk melakukan penelitian. Setiap orang mempunyai motivasi yang berbeda, di antaranya dipengaruhi oleh tujuan dan profesi masing-masing. Motivasi dan tujuan penelitian secara umum pada dasarnya adalah sama, yaitu bahwa penelitian merupakan refleksi dari keinginan manusia yang selalu berusaha untuk

(3)

mengetahui sesuatu. Keinginan untuk memperoleh dan mengembangkan pengetahuan merupakan kebutuhan dasar manusia yang umumnya menjadi motivasi untuk melakukan penelitian.

Adapun tujuan Penelitian adalah penemuan, pembuktian dan pengembangan ilmu pengetahuan.

1. Penemuan. Data yang diperoleh dari penelitian merupakan data-data yang baru yang belum pernah diketahui.

2. Pembuktian. Data yang diperoleh dari penelitian digunakan untuk membuktikan adanya keraguan terhadap informasi atau pengetahuan tertentu.

3. Pengembangan. Data yang diperoleh dari penelitian digunakan untuk memperdalam dan memperluas pengetahuan yang telah ada.

Kegunaan penelitian dapat dipergunakan untuk memahami masalah, memecahkan masalah, dan mengantisipasi masalah.

1. Memahami masalah. Data yang diperoleh dari penelitian digunakan untuk memperjelas suatu masalah atau informasi yang tidak diketahui dan selanjutnya diketahui.

2. Memecahkan masalah. Data yang diperoleh dari penelitian digunakan untuk meminimalkan atau menghilangkan masalah.

3. Mengantisipasi masalah. Data yang diperoleh dari penelitian digunakan untuk mengupayakan agar masalah tersebut tidak terjadi. Tujuan penelitian menurut peneliti mengungkapkan makna dibalik tanda-tanda dalam film sehingga metode yang tepat adalah kualitatif menurut Bogdan

(4)

dan Taylor mengatakan bahwa penelitian kualitatif adalah satu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa ucapan atau tulisan dan perilaku orang-orang yang diamati. Fokus penelitian yang dilakukan Melalui penelitian kualitatif peneliti dapat mengenali objek dan merasakan apa yang mereka alami dalam kehidupan sehari-hari. Menurut definisi ini penelitian kualitatif menghasilkan data deskriptif sehingga merupakan rinci dari suatu fenomena yang diteliti. Dalam penelitian kualitatif metode yang penulis gunakan secara detail menggunakan metode semiotika. Semiotika adalah ilmu tentang makna dibalik tanda-tanda. Keunikkan manusia dibanding ciptaan Tuhan yang lain adalah kemampuannya dalam merangkai kata dan berbahasa mengurai makna. Semiotika secara etimologis berasal dari kata yunani yang berarti tanda. Tanda itu sendiri didefinisikan sebagi suatu yang atas dasar konvensi social yang terbangun sebelunya dapat dianggap mewakili sesuatu yang lain. Tanda pada awalnya dimaknai sebagi sesuatu hal yang menunjuk pada adanya hal lain. Contohnya asap menadai adanya kebakaran disudut kota.

Dengan menggunakkan semiotika dalam studi media massa kita dapat mengajukan berbagai pertanyaan : Mengapa misalnya sebuah media tertentu selalu untuk tidak ngatakan terus-menerus menggunakan frase, istilah, kalimat atau frame tertentu manakala menggambarkan seseorang atau sekelompok orang? Apa yang sebenarnya menjadi sebab, alasan, pertimbangan, latar belakang, dan tujuan media tersebut mengambil langkah tersebut.

Tanda-tanda ( sign ) adalah berbasis atau dasar dari seluruh komunikasi kata pakar Komunikasi Littlejohn yang terkenal dengan bukunya: “ Theories on

(5)

Human Behavior “ ( 1996 ). Menurut Littlejohn, manusia dengan perantaraanya tanda-tanda dapat melakukan komunikasi dengan sesamanya dan banyak hal yang bisa dikomunikasikan di dunia ini. Sedangkan menurut Umberto Eco ahli semiotika yang lain, kajian semiotika sampai sekarang membedakan dua jenis semiotika yakni semiotika komunikasi dan semiotia signifikasi.

Semiotika komunikasi menekankan pada teori tentang produksi tanda yang salah satu di antaranya mengasumsikan adanya enam faktor dalam komunikasi yaitu pengirim, penerima kode atau sistem tanda, pesan, saluran komunikasi dan acuan yang dibicarakan. Sedangkan Semiotika signifikasi tidak „mempersoalkan‟ adanya tujuan berkomunikasi. Pada jenis yang kedua, yang lebih diutamakan adalah segi pemahaman suatu tanda sehingga proses kognisinya pada penerima tanda lebih diperhatikan ketimbang prosesnya.

Semiotika dalam kualitatif adalah salah satu bagian dari bentuk analisis isi kualitatif yang berbeda dengan penelitian analisis isi kuantatif. Penelitian kualitatif justru dipakai untuk mengetahui dan menganalisis apa yang justru tidak terlihat, atau dengan kata lain kualitatif justru ingin melihat isi komunikasi tersirat.Alheide ( 1996 ) sebagimana dikutip Krisyantono, mengatakan bahwa analisis ( ECA ) yaitu perpaduan antara analisis isi obyektif dengan observasi partisipan. Maka itu seorang peneliti atau periset analisis isi kualitatif harus memperhatikan sejumlah hal sebagai berikut :

1. Isi atau Content tentang situasi sosial di seputar dokumen yang akan diriset.

(6)

2. Proses atau bagiamana suatu produk media/isi pesannya dikreasi secara actual dan diorganisasikan secara bersama.

3. Emmergence, yakni pembentukkan secara gradual atau bertahap dari makna sebuah pesan melalui pemahaman atau interprestasi.

3.4 Subjek Penelitian

Subjek dalam penelitian ini adalah film. Film yang penulis teliti “Bad Teacher” secara spesifik adalah tokoh utama yaitu Elizabeth Halsey diperankan oleh Cameron Diaz, dan Amy yang diperankan oleh Lucy Punch. Penulis selaku peneliti memilih tokoh kedua tersebut adalah tokoh utama dalam film merupakan cerminan guru yang pastinya ada dalam kehidupan nyata tetapi diceritakan secara lucu dan penuh makna dibalik sikap guru yang tidak layak dicontoh oleh guru ataupun murid, sedangkan tokoh pembantu yang penulis teliti berkaitan dengan kehidupan yang menyangkut tokoh utama dalam kehidupan nyata juga terjadi tentang jodoh dan persaingan profesi.

3.5 Teknik Pengumpulan Data

Koleksi data merupakan tahapan dalam proses penelitian yang penting, karena hanya dengan mendapatkan data yang tepat maka proses penelitian akan berlangsung sampai peneliti mendapatkan jawaban dari perumusan masalah yang sudah ditetapkan. Data yang peneliti cari harus sesuai dengan tujuan penelitian. Dengan teknik sampling yang benar, peneliti harus sesuai dengan tujuan penelitian. Dengan teknik sampling yang benar, peneliti sudah mendapatkan

(7)

strategi dan prosedur yang akan peneliti gunakan dalam menganalisis suatu cerita dalam semiotika. Pada bagian ini, peneliti akan membahas jenis data apa saja yang dapat peneliti pergunakan untuk penelitian penulis. Yang pertama adalah data sekunder, yang kedua data primer.

a. Data Primer

Observasi yang peneliti lakukan adalah mengamati isi film yaitu tokoh utama dalam film “Bad teacher” dan dua orang pembantu dalam film tersebut. Tokoh-tokoh itu yaitu Cameron Diaz sebagai tokoh utama yang berperan sebagai Elizabeth Halsey, dan Lucy Punch adalah tokoh pembantu berperan sebagai Amy Squirrel.

b. Data Sekunder

Data sekuder ini peneliti peroleh analisis cerita studi kepustakaan dari internet media yang menjelaskan tentang film tersebut. Tujuan data sekunder adalah untuk melengkapi data primer tersebut. Analisis tersebut dapat peneliti tambahakan juga dari buku berjudul “ Semiotika Komunikasi” karangan Indiawan Seto Wahyu Wibiwo serta wawancara dari dokter ahli psikologi komunikasi yang terpilih menjadi narasumber.

3.6 Unit Analisis

Unit analisis adalah setiap unit yang akan dianalisa, digambarkan atau dijelaskan dengan pernyataan-pernyataan deskriptif. Yang menjadi unit analisis dalam penelitian ini adalah tanda-tanda verbal maupun non verbal yang ada pada

(8)

isi film “Bad Teacher” ini difokuskan makna masing-masing judul, gambar dan bahasa tubuh. Karena itu unit analisis penelitian adalah tanda-tanda nonverbal yang ada pada cover film. Analisis yang penulis teliti berdasarkan teori Bogdan dan Taylor mengatakan bahwa penelitian kualitatif adalah satu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa ucapan atau tulisan dan perilaku orang-orang yang diamati.

Analisis penulis dalam karakter guru di film dalam alur cerita adalah dimana awalnya guru dalam tokoh utama menginginkan keluar dari pekerjaanya dan menikah dengan pria kaya tetapi sang guru tersebut kedapatan oleh ibu dari pihak pria bahwa sang guru tertarik untuk uang daripada si pria tersebut maka terpaksalah sang guru batal menikah dan kembali menjadi pengajar. Tokoh ini mendapat sinidran secara non verbal secara halus oleh tokoh pembantu oleh Lucy Punch dan mereka saling bermusuhan satu sama lain.

Tingkah laku selama tokoh utama guru tersebut sangatlah malas hanya menyuruh menonton pada muridnya tanpa memperhatikan muridnya tersebut. Tokoh utama mendapat perhatihan dari guru baru untuk dijadikan suami olehnya namun guru tersebut tidak merespon guru baru tersebut. Tokoh pembantu ini menyukai wanita berdada besar maka itu termotivasilah sang guru mencari uang demi operasi membesarkan dada dengan segala cara yang dilakukan untuk mendapatkan uang mulai dari menjual barang dari bekas kehilangan dan mengikuti kegiatan mencuci mobil karena uang tersebut lumayan di dapatnya.

Pada suatu ketika sang guru di beritahu oleh tokoh lain bahwa jika sang guru utama jika dapat menjadi guru yang baik maka ia akan memenangkan bonus

(9)

maka berbalik sang guru termotivasi untuk itu. Cara mendidiknya tetap saja sang guru masih tergolong kurang untuk itu karena menggunakan cara kekerasan kepada anak didiknya. Pada akhirnya sang guru terpaksa berbuat curang, namun perbuatannya diketahui oleh tokoh pembantu dalam berbuat curang namun sang guru juga tidak mau kalah dalam hal itu maka sudah menyiapkan senjata jika orang yang yang curangi berbicara kepada pengacara maka takutlah sang guru akan hancur karir dan karakternya. Maka ending dari cerita tersebut adalah menjadi guru Bimbingan Konseling karena perubahan yang ia alami menjadi guru yang baik.

3.7 Teknik Analisis Data

Penulis menggunakan teori semotika dengan pendekatan Ferdianand de Saussure, bahwa tanda-tanda disusun dari dua elemen yang tak terpisahkan, yaitu aspek perilaku nonverbal dan verbal dari sebuah konsep dimana komunikasi terjadi. Dengan kata lain, setiap tanda-tanda linguistik terdiri dari penanda (perilaku nonverbal) dan petanda (perilaku verbal). Kedua unsur ini adalah unsur dalam bahasa (intralingual) yang biasanya merujuk atau mengacu kepada suatu referen yang menggunakan unsur luar bahasa (ekstralinguar)34 Acuan berada di luar bahasa, dan hubungan arbiter (semena). Bagan yang dikemukakan oleh Orgen dan Ricahard dalam Palmer adalah sebagai berikut:35

34

(10)

Petanda / Segnified

Penanada / Segnifier Acuan / Referen Gambar 3.1

Referensi

Dokumen terkait

Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi , Pengeluaran Pemerintah Sektor Pendidikan dan Pengeluaran Pemerintah Sektor Kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kota Metro Tahun

semua faktor-faktor tersebut dipercaya berpengaruh terhadap minat menabung. Hasil wawancara dengan wali kelas Madrasah Aliyah Islamiyah At-Tanwir, bahwasanya

Permasalahan pengelolaan sumberdaya pesisir terutama pada ekosistem terumbu karang yang disebabkan oleh (1) rendahnya pemahaman masyarakat tentang nilai sumberdaya

Data yang ditemukan dalam kumpulan esai ini berjumlah 38 data dengan rincian yaitu kesalahan pada frasa meliputi penambahan yang dalam frasa benda (B+S) sebanyak

Faktor-faktor yang mempengaruhi sound absorption adalah kerapatan kayu, modulus elastisitas, kadar air, temperatur, intensitas dan frekuensi dari suara, serta kondisi pada

Banyak sungai Kunjungan rumah / Monitoring kurang Material Metode Gerakan masyarakat untuk kerjabakti Kurangnya Penyuluhan Bebas BAB disembarang tempat Kesadaran masyarakat

Hasil analisis diagram stiff menunjukkan bahwa keseluruhan sampel airtanah memiliki tipe fasies hidrokimia airtanah di Pulau Koral Panggang adalah MgCl

Menentu kan skema kript ografi v’isual Hou palingtepat untu k digunakan dalam penggabungan denganalgoritma steganografi Le‹ist Si pni[i‹ ant Bit LSB) dengan mengujikan