Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
ASUHAN
ASUHAN KEPERAWAKEPERAWATTAN AN PPADA IADA IBU DEBU DENGANNGAN SECTIOSECAREA DENGAN INDIKASI PEB SECTIOSECAREA DENGAN INDIKASI PEB
Ns.
Ns. YYufihul ufihul KhairKhair.,S.Kep.,S.Kep
A.
A. PENGERPENGERTIAN SECT1. Sectio caesarea adalah pembedahan untuk melahirkanTIAN SECTIO CAESIO CAESAREAAREA janin dengan membuka dinding perut dan dinding uterus atau vagina atau suatu histerotomi untuk melahirkan janin dari dalam rahim !elayanan Kesehatan "aternal dan Neonatal# $%%$&.
$. Sectio caesarea adalah pembedahan untuk melahirkan janin dengan membuka dinding perut dan dinding uterus.
Sar'ono # $%%(&.
). Sectio caesarea adalah masa sesudah persalinan yang diperlukan untuk pulihnya kembali alat kandungan yang lamanya * minggu. +bstetri ,isiologi# 1-)&
alam +perasi 0aesar# ada tujuh lapisan yang diiris pisau bedah# yaitu lapisan kulit# lapisan lemak# sarung otot# otot perut# lapisan dalam perut# lapisan luar rahim# dan rahim. Setelah bayi dikeluarkan# lapisan itu kemudian dijahit lagi satu per satu# sehingga jahitannya berlapislapis.
B.
B. ENIS ! ENIENIS ! ENIS OPERAS OPERASI SECTISI SECTIO CAESAO CAESAREAREA 1. 2bdomen sectio caesarea abdominalis&
a. Sectio caesarea transperitonealis
S0 klasik atau corporal dengan insisi memanjang pada corpus uteri&−ilakukan dengan membuat sayatan memanjang pada korpus uteri kira kira 1% cm.
Kelebihan :
− "engeluarkan janin dengan cepat tidak mengakibatkan kandung kemih tertarik
− Sayatan bisa diperpanjang proksimal atau distal
− !enjahitan luka lebih mudah
− !enutupan luka dengan reperitonealisasi yang baik
− !erdarahan tidak begitu banyak
− Kemungkinan rupture uteri spontan berkurang atau lebih kecil
Kekurangan :
− 3n4eksi mudah menyebar secara intra abdominal karena tidak ada reperitonealis yang baik
Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
− S0 ismika atau pro4undal lo' servical dengan insisi pada segmen ba'ah− rahim& ilakukan dengan melakukan sayatan melintang konkat pada segmen ba'ah rahim lo' servical transversal& kirakira 1% cm
− 5uka dapat melebar kekiri# kanan# dan ba'ah sehingga dapat menyebabkan uteri uterine pecah sehingga mengakibatkan perdarahan banyak Keluhan pada kandung kemih post operasi tinggi
b. S0 ektra peritonealis yaitu tanpa membuka peritoneum parietalis dengan demikian tidak membuka cavum abdominal. 6agina section caesarea vaginalis&
"enurut sayatan pada rahim# sectio caesarea dapat dilakukan sebagai berikut :
1.Sayatan memanjang longitudinal& $.Sayatan melintang 7ransversal& ).Sayatan huru4 7 7 insicion& 0. ETIO"OGI#PENYETIO"OGI#PENYEBAB SECTIO EBAB SECTIO CAESAREACAESAREA
!ada persalinan normal bayi akan keluar melalui vagina# baik dengan alat maupun dengan kekuatan ibu sendiri. alam keadaan patologi kemungkinan dilakukan operasi sectio caesarea. ,aktor,aktor !enyebab Sectio 0aesarea menurut "ochtar 1--& 4aktor dari ibu dilakukannya sectio caesarea adalah plasenta previa # panggul sempit# partus lama# distosia serviks# pre eklamsi dan hipertensi. Sedangkan 4aktor dari janin adalah letak lintang dan letak bokong.
"enurut "anuaba $%%1& indikasi ibu dilakukan sectio caesarea adalah ruptur uteri iminen# perdarahan antepartum# ketuban pecah dini. Sedangkan indikasi dari janin adalah 4etal distres dan janin besar melebihi 8.%%% gram. ari beberapa 4aktor sectio caesarea diatas dapat diuraikan beberapa penyebab sectio caesarea sebagai berikut :
$ $.. CCPPDD
0hepalo !elvik isproportion 0!& adalah ukuran lingkar panggul ibu tidak sesuai dengan ukuran lingkar kepala janin yang dapat menyebabkan ibu tidak dapat melahirkan secara alami. 7ulangtulang panggul merupakan susunan beberapa tulang yang membentuk rongga panggul yang merupakan jalan yang harus dilalui oleh janin ketika akan lahir secara alami. 9entuk panggul
Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
yang menunjukkan kelainan atau panggul patologis juga dapat menyebabkan kesulitan dalam proses persalinan alami sehingga harus dilakukan tindakan operasi Kasdu# $%%)&.
"enurut iknjosastro $%%$& ada beberapa kesempitan panggul# yaitu :
a. Kesempitan pintu atas panggul!intu atas panggul biasanya dianggap menyempit jika konjugata vera yang merupakan ukuran paling pendek panjangnya kurang dari 1% cm atau jika diameter transversal yang merupakan ukuran paling lebar panjangnya kurang dari 1$ cm# proses persalinan akan memanjang dan kerap kali tidak pernah terjadi persalinan spontan yang e4ekti4 sehingga memba'a akibat yang serius bagi ibu maupun janinnya.
b. Kesempitan panggul tengah
9idang obstetrik panggul tengah membentang dari margo in4erior sim;sis pubis# le'at spina iskiadika# dan mengenai sakrum di dekat sambungan tulang vertebra keempat dan kelima. "eskipun de;nisi kesempitan pintu atas panggul# namun panggul tengah mungkin sempit kalau jumlah diameter interspinarum dan diameter sagitalis posterior pelvis normalnya 1%#( plus ( cm atau 1(#( cm& mencapai 1)#( cm atau lebih kurang lagi.
c. Kesempitan pintu ba'ah panggul
Kesempitan pintu ba'ah panggul biasanya diartikan sebagai keadaan dimana distansia tuberculum cm atau lebih kecil lagi. !intu ba'ah panggul yang sempit tidak banyak mengakibatkan distosia karena kesempitannya sendiri mengingat keadaan ini sering disertai pula dengan kesempitan panggul tengah.
%.
%. PEB &PPEB &Pre're'E(lE(la)sa)si Bera*i Bera*++ a.
a. Pe-Pe-er*ier*ia PEBa PEB
!re eklampsia adalah sekumpulan gejala yang timbul pada 'anita hamil# bersalin dan ni4as yang terdiri dari hipertensi# edema dan protein uria tetapi tidak menjukkan tandatanda kelainan vaskuler atau hipertensi sebelumnya# sedangkan gejalanya biasanya muncul setelah kehamilan berumur $ minggu atau lebih <ustam "uctar# 1--&.
!re =klamsia adalah penyakit dengan tandatanda hipertensi# odem dan protein uria yang timbul karena kehamilan. !enyakit ini umumnya terjadi dalam tri'ulan
Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
ke ) kehamilan# tetapi dapat terjadi sebelumnya. "isalnya terdapat "olahydatidosa Sar'ono : $%%*&
!re eklampsi berat adalah suatu komplikasi kehamilan yang di tandai dengan takanan darah 1*%/11% mm>g atau lebih disertai ptoteinuria dan disertai oedema pada kehamilan $% minggu atau lebih
!reeklamsi ialah penyakit dengan tandatanda hipertensi# edema# dan proteinuria yang timbul karena kehamilan. !enyakit ini umumnya terjadi pada trimester 333 kehamilan.
.Klasi/(asi Pre E(la)sia .Klasi/(asi Pre E(la)sia
$+Pre E(la)si Ri-a &PER+ $+Pre E(la)si Ri-a &PER+
• 7ekanan darah sistole 18% atau kenaikan )% mm>g
dengan interval pemeriksaan * jam.
• 7ekanan darah diastolik -% atau kenaikan 1( mm>g
dengan interval pemeriksaan * jam.
•Kenaikan berat badan 1 kg atau lebih dalam 1
minggu.
•protein uria %#) gr atau lebih dengan tingkat
kualitati4 positi4 1 sampai positi4 $ pada urin katerer atau urin aliran pertengahan.
%+
%+ Pre EPre E(la)(la)si Besi Bera* &ra* &PEB+PEB+
• 7ekanan darah 1*%/11% mm>g.
• +ligouria# urin kurang dari ) cc/$8 jam.
• !rotei urin lebih dari ) gr/liter.
• Keluhan subjekti4 : nyeri epigastrium# gangguan penglihatan# nyeri kepala# odema paru# dan sianosis gangguan kesadaran.
0.
0. PaPa*1/*1/si1l1si1l1-i-i
!ada pre eklampsia terdapat penurunan plasma dalam sirkulasi dan terjadi peningkatan hematokrit. !erubahan ini menyebabkan penurunan per4usi ke organ# termasuk ke utero plasental 4atal unit. 6asospasme merupakan dasar dari timbulnya proses pre eklampsia. Konstriksi vaskuler menyebabkan resistensi aliran darah dan timbulnya hipertensi arterial. 6asospasme dapat diakibatkan karena adanya peningkatan sensiti;tas dari sirculating pressors. !re eklampsia yang berat dapat mengakibatkan kerusakan organ tubuh yang lain. ?angguan per4usi plasenta dapat sebagai pemicu timbulnya gangguan
Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
pertumbuhan plasenta sehinga dapat berakibat terjadinya 3ntra @terin ?ro'th <etardation.
=dema ialah penimbunan cairan secara umum dan berlebihan dalam jaringan tubuh# dan biasanya dapat diketahui dari kenaikan berat badan serta pembengkakan kaki# jari tangan# dan muka. =dema pretibial yang ringan sering ditemukan pada kehamilan biasa# sehingga tidak seberapa berarti untuk penentuan diagnosis preeklamsi.
Kenaikan berat badan setengah kilo setiap minggu dalam kehamilan masih dapat dianggap normal# tetapi bila kenaikan satu kilo seminggu beberapa kali#hal ini perlu menimbulkan ke'aspadaan terhadap timbulnya preeklamsia. !roteinuria berarti konsentrasi protein dalam air kencing yang melebihi %#) gram/liter dalam air $8 jam atau pemeriksaan kualitati4 menunjukkan satu atau dua A atau satu gram per liter atau lebih dalam air kencing yang dikeluarkan dengan kateter yang diambil minimal $ kali dengan jarak 'aktu * jam. 9iasanya proteinuria timbul lebih lambat dari pada hipertensi dan kenaikan berat badan karena itu harus dianggap sebagai tanda yang cukup serius iknjosastro# $%%$&.
"enurut "anuaba# 1--& gejala preeklamsi berat dapat diketahui dengan pemeriksaan pada tekanan darah mencapai 1*%/11% mm>g# oliguria urin kurang 8%% cc/$8 jam# proteinuria lebih dari ) gr/liter. !ada keluhan subjekti4 pasien mengeluh nyeri epigastrium# gangguan penglihatan dan nyeri kepala.
2.E*i1l1-i Pre E(la)si 2.E*i1l1-i Pre E(la)si
!enyebab pre eklamsia dan eklamsia sampai sekarang belum diketahui. !reeklamsi dan eklamsi merupakan kesatuan penyakit yang langsung disebabkan oleh kehamilan# sebab terjadinya masih belum jelas. Setelah perdarahan dan in4eksi# pre eklamsi dan eklamsi merupakan penyebab kematian maternal dan perinatal paling penting dalam ilmu kebidanan.
7eori iskemia plasenta di anggap dapat menerangkan berbagai gejala pre eklamsia yaitu berdasarkan teori iskemia implantasi plasenta# bahan tro4oblas akan diserap kedalam sirkulasi yang dapat meningkatkan sensivitas terhadap angiotensia 33# renin dan aldosteron# spasme pembuluh darah arteriol dan
Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
tertahannya garam dan air. 7eori iskemia implantasi plasenta didukung kenyataan sbb:
1)!re eklamsi dan eklamsia banyak terjadi pada primigravida# kehamilan ganda# hidramnion# dan molahydatidosa.
2)Kejadian makin tua Kehamilan
3)?ejala penyakit berkurang bila terjadi kematian janin. engan demikian teori iskemia daerah implantasi plasenta memenuhi untuk menerangkan berbagai gejala klinis !=9 dan eklamsia.
e.
e.,aktorpre2isp1sisipre2isp1sisi:
1& !rimigravida atau multipara# terutama pada umur reproduksi eksterm# yaitu remaja dan umur )( tahun ke atas.
$& "ultigravida dengan kondisi klinis: a& Kehamilan ganda dan hidrops 4etalis
b& !enyakit vaskuler termasuk hipertensi esensial kronik dan diabetes mellitus
c& !enyakit ginjal 3)>iperplasentosis
a&<i'ayat keluarga pernah !re eklamsi dan eklamsi b&+besitas dan hidramion
c& ?iBi yan kurang dan anemi
d&KasusCkasus dengan asam urat yang tinggi# de;siensi kalsium# de;siensi asam lemak tidak jenuh kurang anti oksidan.
33.. GaGa)a)ara Klra Kliiiis PEBs PEB
9iasanya tandatanda pre eklamsi timbulnya dalam urutan : pertumbuhan berat badan yang berlebihan# di ikuti edema# hipertensi dan akhirnya protein uria. pada pre eklamsi ringan tidak di temukan gejalagejala subjekti4. !ada pre eklamsia berat didapatkan sakit kepala# di daerah 4rontal# nyeri epigastrium# penglihatan kabur# mual# muntah# sketema# diplopia# gangguan visus lain nyeri 4rontal yang hebat& perdarah retina# dan odema pulmonum.
-.U4i D5 Pre E(la)sia -.U4i D5 Pre E(la)sia 1& uji diasnostik dasar
• pengukuran tekanan darah
• analisis protein dalam urin
• pemeriksaan odema
• pengukuran 7,@ 7inggi ,undus @teri&
Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
b. uji laboratorium dasar
• evaluasi hematologik haematokrit# jumlah
trombosit# mor4ologi# eritrosit pada sediaan harus darah tepi&
• pemeriksaan 4ungsi hati#bilirubin# protein serum#
aspartat# aminotranserance# dsb&
• pemeriksaan 4ungsi ginjal ureum dan kreatinin&
h.Pea*ala(saaa PEB h.Pea*ala(saaa PEB !re eklamsia berat !=9&
1. baringkan ibu miring kiri $. pasang in4us <5/NS
). injeksi 1% gr "g(%8 8%D ( gr 3" pada bokong kiri dan kanan&
8. berikan dosis a'al 8 mg "g( %8 $%D 36 selama $ menit
(. rujuk ibu ke4asilitas yang memiliki kemampuan penataksanaan gadar obstetrik dan 995.
*. dampingi ibu ke tempat rujukan. berilah dukungan dan semanagat
!enderita diusahan agar :
• terisolasi sehingga tidak mendapat rangsangan
suara/sinar
• terpasang in4us (D/<5 • dilakukan pemeriksaan
E. pemeriksaan umum : pemeriksaan 776
. pemeriksaan leopod# FF# pemeriksaan dalam evaluasi pembukaan# dan keadaan janin dalam rahim&
-. pemeriksaan duer kateter 1%. evaluasi keseimbangan 11. 7erapi
a. sellativa : phenobarbital ) G 1%% mg # vallium ) G $% mg.
• menghindari kejang
b. magnesium sulvat : inisial dosis $% mg 3". observasi : << tidak kurang dari 1* G/menit# refek patela positi4# urin tidak kurang dari *%% cc/$8 jam.
c. valium : inisial dosis $% mg 36
d. bila terjadi ologourine diberikan glukosa 8% D 3v untuk menarik cairan dari jarinagan sehingga dapat merangsang deuritis
• setelah keadaan pre eklamsia berat dapat di
atasi pertimbangkan untuk mengakhiri kehamilan berdasarkan :
Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
). K! Ketuban !ecah ini&
Ketuban pecah dini adalah pecahnya ketuban sebelum terdapat tanda persalinan dan ditunggu satu jam belum terjadi inpartu. Sebagian besar ketuban pecah dini adalah hamil aterm di atas )E minggu# sedangkan di ba'ah )* minggu tidak terlalu banyak "anuaba# $%%1&.
2da dua macam kemungkinan ketuban pecah dini# yaitu premature rupture o4 membran dan preterm rupture o4 membrane. Keduanya memiliki gejala yang sama yaitu keluarnya cairan dan tidak ada keluhan sakit. 7andatanda khasnya adalah keluarnya cairan mendadak disertai bau yang khas# namun berbeda dengan bau air seni. 2lirannya tidak terlalu deras keluar serta tidak disertai rasa mules atau sakit perut. 2kan terdeteksi jika si ibu baru merasakan perih dan sakit jika si janin bergerak 9arbara# $%%-&.
!ada sebagian besar kasus# penyebabnya belum ditemukan. ,aktor yang disebutkan memiliki kaitan dengan K! yaitu ri'ayat kelahiran prematur# merokok# dan perdarahan selama kehamilan "ochtar# 1--&.
8. Fanin 9esar "akrosomia&
"akrosomia atau janin besar adalah taksiran berat janin diatas 8.%%% gram. i negara berkembang# ( D bayi
memiliki berat badan lebih dari 8.%%% gram pada saat lahir dan %#( D memiliki berat badan lebih dari 8.(%% gram. 2da beberapa 4aktor ibu yang menyebabkan bayi besar# yaitu ibu dengan diabetes# kehamilan postterm# obesitas pada ibu# dan lainlain. @ntuk mencegah trauma lahir# maka bedah sesar elekti4 harus dita'arkan pada 'anita penderita diabetes dengan taksiran berat janin lebih dari 8(%% gram dan pada 'anita nondiabetes dengan taksiran berat janin lebih dari (%%% gram ?lance# $%%*&.
(. Kelainan 5etak Fanin
Kelainankelainan janin menurut "ochtar 1--& antara lain:
a. Kelainan pada letak kepala 1&. 5etak kepala tengadah
9agian terba'ah adalah puncak kepala# pada pemeriksaan dalam teraba @@9 yang paling rendah. =tiologinya kelainan panggul# kepala bentuknya bundar# anaknya kecil atau mati# kerusakan dasar panggul
$&. !resentasi muka
5etak kepala tengadah defeksi&# sehingga bagian kepala yang terletak paling rendah ialah muka. )&. !resentasi dahi
Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
!osisi kepala antara feksi dan defeksi# dahi berada pada posisi terendah dan tetap paling depan. !ada penempatan dagu# biasanya dengan sendirinya akan berubah menjadi letak muka atau letak belakang kepala.
b. 5etak sungsang
Fanin yang letaknya memanjang membujur& dalam rahim# kepala berada di 4undus dan bokong di ba'ah "ochtar# 1--&. "enurut Sar'ono# 1--$& letak sungsang merupakan keadaan dimana janin terletak memanjang dengan kepala di4undus uteri dan bokong berada di bagian ba'ah kavum uteri. ikenal beberapa jenis letak sungsang# yakni presentasi bokong# presentasi bokong kaki# sempurna# presentasi bokong kaki tidak sempurna dan presentasi kaki.
*. 9ayi kembar
7idak selamanya bayi kembar dilahirkan secara caesar. >al ini karena kelahiran kembar memiliki resiko terjadi komplikasi yang lebih tinggi daripada kelahiran satu bayi. Selain itu# bayi kembar pun dapat mengalami sungsang atau salah letak lintang sehingga sulit untuk dilahirkan secara normal. Kehamilan ganda atau kehamilan kembar adalah kehamilan dengan dua janin atau lebih <ustam "ochtar# 1--&# 1& ,aktor4aktor yang mempengaruhi adalahH bangsa# umur# dan paritas sering mempengaruhi kehamilan kembar $ tel# $&,aktor obat obat induksi ovulasi: pro4ertil# clomid# dan hormone gonadotropin dapat menyebabkan kehamilan diBigotik dan kembar lebih dari $# )& ,aktor keturunan.
E. ,aktor hambatan jalan lahir
2danya gangguan pada jalan lahir# misalnya jalan lahir yang tidak memungkinkan adanya pembukaan# adanya tumor dan kelainan ba'aan pada jalan lahir# tali pusat pendek dan ibu sulit berna4as ini Kasdu# $%%)&.
D.
D. PPAATO6ISIO"IGI SECTIO CATO6ISIO"IGI SECTIO CAESAREAESAREA
2natomi 4ungsional yang dibahas pada kasus post operasi sectio caesarea terdiri dari anatomi dinding perut dan otot dasar panggul.
a. 2natomi dinding perut
inding perut dibentuk oleh otototot perut dimana disebelah atas dibatasi oleh angulus in4rasternalis dan di sebelah ba'ah dibatasi oleh krista iliaka# sulkus pubikus dan sulkus inguinalis.
Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
+tototot dinding perut tersebut terdiri dari otototot dinding perut bagian depan# bagian lateral dan bagian belakang.
1& +tot rectus abdominis
7erletak pada permukaan abdomen menutupi linea alba# bagian depan tertutup vagina dan bagian belakang terletak di atas kartilago kostalis *. srco pada permukaan anterior kartilago kostalis (E# prosesus Gyphoideus dan ligamen Gyphoideum. Serabut menuju tuberkulum pubikum dan simpisis ossis pubis. 3nsertio pada ramus in4erior ossis pubis. ,ungsi dari otot ini untuk feGi trunk# mengangkat pelvis.
$& +tot piramidalis
7erletak di bagian tengah di atas simpisis ossis pubis# di depan otot rectus abdominis. +rigo pada bagian anterior ramus superior ossis pubis dan simpisis ossis pubis. 3nsertio terletak pada linea alba. ,ungsinya untuk meregangkan linea alba.
)& +tot transversus abdominis
+tot ini berupa tendon menuju linea alba dan bagian in4erior vagina musculi recti abdominis. +rigo pada permukaan kartilago kostalis E1$. insertio pada 4ascia lumbo dorsalis# labium internum Krista iliaka# $/) lateral ligamen inguinale. 9erupa tendon menuju linea alba dan bagian in4erior vagina muskuli recti abdominis. ,ungsi dari otot ini menekan perut# menegangkan dan menarik dinding perut.
8& +tot obligus eksternus abdominis
5etaknya yaitu pada bagian lateral abdomen tepatnya di sebelah in4erior thoraks. +rigonya yaitu pada permukaan luas kosta (1$ dan insertionya pada vagina musculi recti abdominis. ,ungsi dari otot ini adalah rotasi thoraks ke sisi yang berla'anan
(& +tot obligus internus abdominis
+tot ini terletak pada anterior dan lateral abdomen# dan tertutup oleh otot obligus eksternus abdominis. +rigo terletak pada permukaan posterior 4ascia lumbodorsalis# linea intermedia krista iliaka# $/) ligamen inguinale insertio pada kartilago kostalis 1% untuk serabut ke arah supero medial. ,ungsi dari otot ini untuk rotasi thoraks ke sisi yang sama.
b. +tot dasar panggul
+tot dasar panggul terdiri dari diag4ragma pelvis dan diag4ragma urogenital. iag4ragma pelvis adalah otot
Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
dasar panggul bagian dalam yang terdiri dari otot levator ani# otot pubokoksigeus# iliokoksigeus# dan ischiokoksigeus.. ,ungsi dari otototot tersebut adalah levator ani untuk menahan rectum dan vagina turun ke ba'ah# otot spincter ani eksternus diperkuat oleh otot mabdor ani untuk menutup anus dan otot pubokavernosus untuk mengecilkan introitus vagina.
c. !atologi
!ada operasi sectio caesarea transperitonial ini terjadi# perlukaan baik pada dinding abdomen kulit dan otot perut& dan pada dinding uterus. ,aktor4aktor yang dapat mempengaruhi penyembuhan dari luka operasi antara lain adalah suplay darah# in4eksi dan iritasi. engan adanya supply darah yang baik akan berpengaruh terhadap kecepatan proses penyembuhan. !erjalanan proses penyembuhan sebagai berikut :
1& Se'aktu incisi kulit diiris&# maka beberapa sel epitel# sel dermis dan jaringan kulit akan mati. <uang incisi akan diisi oleh gumpalan darah dalam $8 jam pertama akan mengalami reaksi radang mendadak# $& alam $) hari kemudian# eGudat akan mengalami
resolusi4 proli4erasi pelipatgandaan& ;broblast mulai terjadi#
)& !ada hari ke)8 gumpalan darah mengalami organisasi#
8& !ada hari ke ( tensile strength kekuatan untuk mencegah terbuka kembali luka& mulai timbul# yang dapat mencegah terjadi dehiscence merekah& luka# (& !ada hari keE# epitelisasi terjadi dan luka akan
sembuh. Kecepatan epitelisasi adalah %#( mm per hari# berjalan dari tepi luka ke arah tengah atau terjadi dari sisasisa epitel dalam dermis#
*& !ada hari ke 181(# tensile strength hanya 1/( maksimum#
E& 7ensile strength mencapai maksimum dalam * minggu. @ntuk itu pada seseorang dengan ri'ayat S0 dianjurkan untuk tidak hamil pada satu tahun pertama setelah operasi >udaya# 1--*&.
d. ,isiologi ni4as
!erubahan yang terjadi selama masa ni4as post sectio caesarea antara lain: 1& @terus# setelah plasenta dilahirkan# uterus merupakan alat yang keras karena kontraksi dan reaksi ototototnya. ,undus uteri I) jari di ba'ah pusat. @kuran uterus mulai dua hari berikutnya# akan mengecil hingga hari kesepuluh tidak teraba dari
Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
luar. 3nvulsi uterus terjadi karena masingmasing sel menjadi kecil# yang disebabkan oleh proses antitoksis dimana Bat protein dinding pecah# diabsorbsi dan dibuang melalui air seni. Sedangkan pada endomentrium menjadi luka dengan permukaan kasar# tidak rata kirakira sebesar telapak tangan. 5uka ini akan mengecil hingga sembuh dengan pertumbuhan endometrium baru di ba'ah permukaan luka# mulai dari pinggir dan dasar luka# pembuluh darah uterus yang saat hamil dan membesar akan mengecil kembali karena tidak dipergunakan lagi#dinding perut melonggar dan elastisitasnya berkurang akibat peregangan dalam 'aktu lama <ustam "# 1--&.
E.
E. 7ai3es*asi K7ai3es*asi Klii(#Tlii(#Ta2a Da a2a Da Ge4ala Se0*Ge4ala Se0*i1 Caesarei1 Caesareaa 1. !erubahan ,isik
a. Sistem <eproduksi
− @terus
3nvolusi : Kembalinya uterus ke kondisi normal setelah hamil. !roses ini dipercepat oleh
rangsangan pada puting susu.
5ochea# Komposisi Faringan endometrial# darah dan lim4e.
− 7ahap
a. <ubra merah& : 1) hari b. sanguinolenta : )E hari
b. Serosa pink kecoklatan& : setelah $ minggu post partum
c. 2lba kuningputih& :
5ochea terus keluar sampai ) minggu.9au normal seperti menstruasi# jumlah meningkat saat berdiri. Fumlah keluaran ratarata $8%$E% ml.
− Siklus "enstruasi# 3bu menyusui paling a'al 1$ minggu ratarata 1 minggu# untuk itu tidak menyusui akan kembali ke siklus normal.
− +vulasi
2da tidaknya tergantung tingkat proluktin. 3bu menyusui mulai ovulasi pada bulan ke ) atau lebih. 3bu tidak menyusui mulai pada minggu ke* s/d minggu ke. +vulasi mungkin tidak terlambat# dibutuhkan salah satu jenis kontrasepsi untuk mencegah kehamilan.
− Serviks
Segera setelah lahir terjadi edema# bentuk distensi untuk beberapa hari# struktur internal kembali dalam
Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
$ minggu# struktur eksternal melebar dan tampak bercelah.
− 6agina
Nampak berugae kembali pada ) minggu# kembali mendekati ukuran seperti tidak hamil# dalam * sampai minggu# bentuk ramping lebar# produksi mukus normal dengan ovulasi.
− !erineum
J =pisiotomi# !enyembuhan dalam $ minggu. J 5aserasi
7K 3 : Kulit dan strukturnya dari permukaan s/d otot 7K 33 : "eluas sampai dengan otot perineal
7K 333: "eluas sampai dengan otot spinkter 7K 36 : melibatkan dinding anterior rectal b. !ayudara
!ayudara membesar karena vaskularisasi dan engorgement bengkak karena peningkatan prolaktin pada hari 3333&. !ada payudara yang tidak disusui# engorgement akan berkurang dalam $) hari# puting mudah erektil bila dirangsang. !ada ibu yang tidak menyusui akan mengecil pada 1$ hari.
c. Sistem =ndokrin
− >ormon !lasenta#>0? & pada minggu ke) post partum# progesteron plasma tidak terdeteksi dalam E$ jam post partum normal setelah siklus menstruasi.
− >ormon pituitary# !rolaktin serum meningkat terjadi pada $ minggu pertama# menurun sampai tidak ada pada ibu tidak menyusui ,S># 5># tidak ditemukan pada minggu 3 post partum.
d. Sistem Kardiovaskuler
− 7andatanda vital#7ekanan darah sama saat bersalin# suhu meningkat karena dehidrasi pada a'al post partum terjadi bradikardi.
−
6olume darah #"enurun karena kehilangan darah dan kembali normal )8 minggu !ersalinan normal : $%% C (%% cc# sesaria : *%% C %% cc
e. Sistem <espirasi
,ungsi paru kembali normal# << : 1*$8 G/menit# keseimbangan asambasa kembali setelah ) minggu post partum.
4. Sistem ?astrointestinal
− "obilitas lambung menurun sehingga timbul konstipasi.
Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
Na4su makan kembali normal.
Kehilangan ratarata berat badan (#( kg.
g. Sistem @rinaria
− =dema pada kandung kemih# urethra dan meatus urinarius terjadi karena trauma.
− !ada 4ungsi ginjal: proteinuria# diuresis mulai 1$ jam.
− ,ungsi kembali normal dalam 8 minggu. h. Sistem "uskuloskeletal
7erjadi relaksasi pada otot abdomen karena terjadi tarikan saat hamil. iastasis rekti $8 cm# kembali normal * minggu post partum.
i. Sistem 3ntegumen
>iperpigmentasi perlahan berkurang.
6
6.. PENGKPENGKAIAN AIAN SECTISECTIO CO CAESAAESAREAREA 1. Sirkulasi $. 3ntegritas ego ). "akanan/cairan 8. !ernapasan (. Keamanan ?. 32?N+S2 K=!=<2272N
1. 2nsietas b.d pengalaman pembedahan dan hasil tidak dapat diperkirakan
$. Nyeri akut b.d insisi# fatus dan mobilitas
). <esti in4eksi b.d destruksi pertahanan terhadap bakteri# perdarahan
8. <esiko ketidakseimbangan nutrisi b.d peningkatan kebutuhan untuk penyembuhan luka# penurunan masukan sekunder akibat nyeri# mual# muntah&
(. e;sit pera'atan diri b.d !enurunan kemampuan 25 adanya nyeri pada masa incisi
>. 3N7=<6=NS3 K=!=<2272N
iagnosa 1 :
2nsietas b.d pengalaman pembedahan dan hasil tidak dapat diperkirakan
7ujuan :
a. 2nsietas berkurang setelah diberikan pera'atan dengan
Kriteria hasil
− 7idak menunjukkan traumatik pada saat membicarakan pembedahan
− 7idak tampak gelisah
− 7idak merasa takut untuk dilakukan pembedahan yang sama
Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
− !asien merasa tenang <encana
− Kaji tingkat kecemasan ibu
</. 7ingkat kecemasan ringan dan sedang bisa ditoleransi dengan pemberian pengertian sedangkan yang berat diperlukan tindakan medikamentosa
− Felaskan mekanisme proses persalinan </. !engetahuan terhadap proses persalinan diharapkan dapat mengurangi emosional ibu yang maladaptive
− ?ali dan tingkatkan mekanisme koping ibu yang e4ekti4
</. Kecemasan akan dapat teratasi jika mekanisme koping yang dimiliki ibu e4ekti4
− 9eri support system pada ibu
</. ibu dapat mempunyai motivasi untuk menghadapi keadaan yang sekarang secara lapang dada asehingga dapat memba'a ketenangan hati
− 5akukan pendekatan diri pada pasien </ supaya pasien merasa nyaman
− Yakinkan bah'a pembedahan merupakan jalan terbaik yang harus ditempuh untuk menyelamatkan bayi dan ibu.
</ agar klien mengerti man4aat di S0
iagnosa $ :
?angguan rasa nyaman H nyeri b.d insisi# fatus dan mobilitas
7ujuan :
− Nyeri dapat berkurang setelah pera'atan )G jam Kriteria :
− !asien tidak mengeluh nyeri/mengatakan bah'a nyeri sudah berkurang
<encana
− lakukan pengkajian nyeri
</ !engukuran nilai ambang nyeri dapat dilakukan dengan skala maupun deskripsi.
− lakukan managemen nyeri
</ untuk mengurangi rasa nyaman nyeri
− obs. 776
</ mengetahui keadaan umum pG
− 2jarkan teknik relaksasi na4as dalam. </ !engurangan persepsi nyeri.
Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
− Kolaborasi pemberiananalgetika.
</ "engurangi onset terjadinya nyeri dapat dilakukan dengan pemberian analgetika oral maupun sistemik dalam spectrum luas/spesi;k.
− Kolaborasi pemberiananalgetika.
</ "engurangi onset terjadinya nyeri dapat dilakukan dengan pemberian analgetika oral maupun sistemik dalam spectrum luas/spesi;k.
− berikan linkungan yang tenang dan nyaman </ mengurangi rasa nyeri dengan cara pengalihan
− jelaskan tentang si4at nyeri dan kapan nyeri akan berkurang/hilang
</ in4ormasi dapat membantu mengurangi tingkat nyeri akibat kecemasan
iagnosa ) :
<esiko in4eksi b.d destruksi pertahanan terhadap bakteri#luka post operasi# perdarahan
7ujuan :
− !asien merasa tenang dan in4eksi tidak terjadi setelah pera'atan selama $8 jam pertama
Kriteria hasil :
− "enunjukkan kondisi luka yang jauh dari kategori in4eksi
− 2lbumin dalam keadaan normal
− Suhu tubuh pasien dalam keadaan normal# tidak demam
<encana
a.Kaji kondisi keluaran/dischart yang keluar H jumlah# 'arna# dan bau dari luka operasi.
− </ !erubahan yang terjadi pada dischart dikaji setiap saat dischart keluar. 2danya 'arna yang lebih gelap disertai bau tidak enak mungkin merupakan tanda in4eksi.
b.7erangkan pada klien pentingnya pera'atan luka selama masa post operasi.
− </ 3n4eksi dapat timbul akibat kurangnya kebersihan luka.
c.5akukan pemeriksaan biakan pada dischart.
− </ 9erbagai kuman dapat teridenti;kasi melalui dischart.
Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
− </ 3nkubasi kuman pada area luka dapat menyebabkan in4eksi.
e.7erangkan pada klien cara mengidenti;kasi tanda inveksi.
− </ 9erbagai manivestasi klinik dapat menjadi tanda nonspesi;k in4eksiH demam dan peningkatan rasa nyeri mungkin merupakan gejala in4eksi.
iagnosa 8
<esiko ketidaksaeimbangan nutrisi b.d peningkatan kebutuhan tubuh untuk penyembuhan luka# penurunan masukan sekunder akibat nyeri# mual# muntah&
7ujuan :
− tidak terjadi perubahan status nutrisi Kriteria :
− klien mau makan yang cukup
− penyembuhan luka baik <encana
− kaji status nutrisi secara continue selama pera'atan tiap hari# perhatikan tingkat energi# kondisi# kulit# kuku# rambut# rongga mulut
− tekankan pentingnya trasnsisi pada pemberian makan per oral dengan tepat
− beri 'aktu mengunyah# menelan# beri sosialisasi dan bantuan makan sesuai dengan indikasi
− berikan penjelasan pentingnya kebutuhan ntrisi ibu
iagnosa ( :
e;cit pera'atan diri b.d !enurunan kemampuan 25 karena adanya nyeri pada daerah incise
7ujuan :
− pera'atan diri klien terpenuhi Kriteria hasil :
− klien tampak bersih
− klien tidak bau badan <encana
− beri kebersihan/pera'atan diripenjelasan tentang pentingnya
− bantu klien dalam melakukan pera'atan 3. !="=<3KS22N 32?N+S73K S=073+ 02=S2<=2
− 7es 5aboraturium
− >emoglobin atau hematokrit >9/>t& untuk mengkaji perubahan dari kadar pra operasi dan mengevaluasi e4ek kehilangan darah pada pembedahan.
Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
− 7es golongan darah# lama perdarahan# 'aktu pembekuan darah
− @rinalisis/kultur urine
− !emeriksaan elektrolit
F. !=N27252KS2N22N "=3S S=073+ 02=S2<=2
− !enatalaksanaan medis dengan cairan 36 sesuai indikasi.
− 2nestesiaH regional atau general
− !erjanjian dari orang terdekat untuk tujuan sectio caesaria.
− !emberian oksitosin sesuai indikasi.
− 7anda vital per protokol ruangan pemulihan
− !ersiapan kulit pembedahan abdomen
− !ersetujuan ditandatangani.
− !emasangan kateter 4oley K. K+"!53K2S3 S=073+ 02=S2<=2
Komplikasi yang bisa timbul pada sectio caesarea adalah sebagai berikut :
1& 3n4eksi puerperal yang terdiri dari in4eksi ringan dan in4eksi berat. 3n4eksi ringan ditandai dengan kenaikan suhu beberapa hari dalam masa ni4as# in4eksi yang berat ditandai dengan kenaikan suhu yang lebih tinggi bisa terjadi sepsis# in4eksi ini bisa terjadi karena karena partus lama dan ketuban yang telah pecah terlalu lama.
$& !erdarahan bisa terjadi pada 'aktu pembedahan cabangcabang atonia uteria ikut terbuka atau karena atonia uteria#
)& 7erjadi komplikasi lain karena luka kandung kencing# embolisme paru dan deep vein trombosis#
8& 7erjadi ruptur uteri pada kehamilan berikutnya <ustam "# 1--&
7ASA NI6AS 7ASA NI6AS
2. =,3N3S3 !@=<!=<3@" / N3,2S
2dalah masa sesudah persalinan dimulai setelah kelahiran plasenta dan berakhirnya ketika alatalat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil# masa ni4as berlangsung selama± * minggu. !elayanan Kesehatan "aternal dan Neonatal# $%%$&
adalah masa sesudah persalinan yang diperlukan untuk pulihnya kembali alat kandungan yang lamanya * minggu. +bstetri ,isiologi# 1-)&
9. !=<3+=
"asa ni4as dibagi dalam ) periode: 1. =arly post partum
Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
$. 3mmediate post partum "inggu pertama post partum. ). 5ate post partum
"inggu kedua sampai dengan minggu keenam. 0. !=<@92>2N ,3S3+5+?3S !22 "2S2 N3,2S
1. 3nvolusi
involusi uterius adalah perubahan yang merupakan proses kembalinya alat kandungan atau uterius dan jalan lahir setelah bayi lahir hingga mencapai keadaan sebelum hamil.proses involusi terjadi karena adanya proses autolisis akti;tas otototot dan iskhemia dimana protein dindig rahim di pecah#diaborsi dan kemudian dibuang melalui urine. N o aktu 7,@ Konsiste nsi 24ter pain Kontrak si 1. $. ). 8. Segera setelah lahir 1 jam setelah lahir 1$ jam setelah lahir setelah $ hari !ertengahan simpisis dan umbilikus @mbilikus 1 cm di atas pusat 7urun 1 cm/hari 5embut 7erjadi 9erkura ng $. 5okhea
5okhea adalah sekret luka yang berasal dari luka dalam rahim terutama luka plasenta dan keluar melalui 4agina .5okhea di bedakan sesuai tingkat penyembuhan luka yaitu a. 5okhea<ubra
5okhea ini ber'arna merah segar seperti darah haid karena banyak mengandung darah segar dan sisasisa selaput ketuban #.pengeluarannya segera setelah persalinan sampai $ hari post partum jumlah makin sedikit.
b. 5okhea sanguinolenta
5okhea ini ber'arna merah kuning berisi darah dan lendir karena pengaruh plasma darah#penggeluarannya pada hari ke )E hari post partum
c. 5okhea serosa
5ekhea ini ber'arnah kuning kecoklatan atau serum#pengeluarnnya pada hari E18 post !artum
Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
d. 5okhea 2lba
9erupacairan putih kekuningan pengeluran Setelah $ minggu hari port partum kadangkadang. 9ila lokhea tetap ber'arna merah setelah$ minggu post partum kemungkinantertinggal sisa plasenta atau selaput amnion.
). 5aktasi 5aktasi adalah proses pembentukan dan pengeluaran 2S3.;siologi laktasi itu sendiri adalah pada saat persalinan hormone estrogen dan progesteronmenurun sedangkan prolaktin meningkat.hisapan bayi pada putting susu memacu atau merangsang kelenjar hipo;se anterior untuk mempruduksi atau melepaskan proklatin sehingga terjadi sekreksi 2S3 >alhal yang mempengaruhi pembentukan dan
pengeluarkan 2S3
,aktor antomi payudara
,aktor ;silogis nutrisi ibu
,aktor istirahat
,aktor isapan bayi
+batobatan !sikologi
8. "asalahmasalah pada masa ni4as
Suhu badan
<asa nyeri
urine arah
penurunan berat badan
e4ekasi (. Sistem =ndokrin
- >ormon !lasenta
>0? & pada minggu ke) post partum# progesteron plasma tidak terdeteksi dalam E$ jam post partum normal setelah siklus menstruasi.
- >ormon pituitari
!rolaktin serum meningkat terjadi pada $ minggu pertama# menurun sampai tidak ada pada ibu tidak menyusui ,S># 5># tidak ditemukan pada minggu 3 post partum
*. Sistem Kardiovaskuler
- 7andatanda vital
7ekanan darah sama saat bersalin# suhu meningkat karena dehidrasi pada a'al post partum terjadi bradikardi.
Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
"enurun karena kehilangan darah dan kembali normal ) 8 minggu
!ersalinan normal : $%% C (%% cc# sesaria : *%% C %% cc.
- !erubahan hematologik
>t meningkat# leukosit meningkat# neutrophil meningkat.
- Fantung
- Kembali ke posisi normal# 0+! meningkat dan normal $)minggu. E. Sistem <espirasi
,ungsi paru kembali normal# << : 1*$8 G/menit# keseimbangan asambasa kembali setelah ) minggu post partum.
. Sistem ?astrointestinal
- "obilitas lambung menurun sehingga timbul konstipasi.
- Na4su makan kembali normal.
- Kehilangan ratarata berat badan (#( kg. -. Sistem @rinaria
- =dema pada kandung kemih# urethra dan meatus urinarius terjadi karena trauma.
- !ada 4ungsi ginjal: proteinuria# diuresis mulai 1$ jam.
- ,ungsi kembali normal dalam 8 minggu. 1%. Sistem "uskuloskeletal
- 7erjadi relaksasi pada otot abdomen karena terjadi tarikan saat hamil. iastasis rekti $8 cm# kembali normal * minggu post partum.
11. Sistem 3ntegumen
- >iperpigmentasi perlahan berkurang. 1$. Sistem 3mun
- <hesus incompability# diberikan anti <>+ imunoglobin 1). Kebutuhan masa ni4as
a. ;sik
3stirahat#makanan bergiBi#udara segar#lingkungan yang bersih
b. !sikologi
istres 'aktu persalinan segera di stabilkan dengan sikap badan atau keluarga yang menunjukan simpati#mengakui#menghargai#sebagai mana adanya. c. Social
- "enemani ibu bila kelihatan kesepian
- 3kut menyayangi anaknya
- menangapi bila memperhatikan kebahagiaan
- "enghibur bila terlihat sedih d. !sikososial
Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
7erjadi pada hari 1$ post partum #perhatian ibu terhadap kebutuhan dirinya#pasi4 dan tergantung.3bu tidak menginginkan kontak dengan bayinya bukan berarti tidak memperhatikan.alam phase ini yang diperlukan ibu adalah in4ormasi tentang bayinya#bukan cara mera'at bayi.
$. !hase 7aking >old!hase ini berlangsung sampai kirakira 1% hari.3bu berusaha mandiri dan berinisi ati4#perhatian terhadap dirinya mengatasi tubuhnya#misalnya kelancaran miksi dan de;kasi#melakukan akti;tas duduk#jalan#belajar tentang pera'atan diri dan bayinya#timbul kurang percaya diri sehingga mudah mengatakan tidak mampu melakukan pera'atan.!ada saat ini sangat dibutuhkan sistem pendukung terutama bagi bagi ibu muda atau primipara karena pada phase ini seiring dengan terjadinya post partum blues.
). !hase letting ?o atau saling ketergantungan
imulai sekarang minggu ke (* pasca kelahiran.7ubuh ibu telah sembuh#secara ;sik ibu mampun menerima tanggung ja'ab normaldan tidak lagi menerima peran sakit.Kegiatan seksualnya telah dilakukan kembali.
Ns. Yufihul Khair
http://yufihul.blogspot.com
DA6TAR PUSTKA DA6TAR PUSTKA
9runner Suddarth. $%%$&Keperawatan Medical Bedah,=disi 6ol $#=?0#Fakarta
ilkinson ". Fudith. $%%*. Buku Saku Diagnosa Keperawatan dengan Intervensi NIC dan Kriteria Hasil NOC# =disi E. Fakarta:=?0
Nurjannah 3ntansari. $%1%. Proses Keperawatan NND, NOC !NIC. Yogyakarta : moca"edia
"ochtar# <ustam. 1--.S"nopsis O#stetric dan $inekologi. =?0. Fakarta
"ochtar# <ustam. 1--. Sinopsis o#stetric. Fakarta: =?0. !ra'irohardjo# S. $%%%. 9uku acuan nasional pelayanan kesehatan maternal dan neonatal. Fakarta: Yayasan 9ina !ustaka.
Sar'ono !ra'iroharjo#$%%(&.#Il%u Ke#idanan# =disi $ 0etakan 33 Yayasan 9ina !ustaka Sar'ono !ra'irohardjo. Fakarta. http//:'''.S0/sectiocaesarea.html
http// : '''.S0/5!Sectio0aesarea.htm http// : gemeli.blogspot.com//