• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perencanaan (Pemodelan) Transportasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perencanaan (Pemodelan) Transportasi"

Copied!
47
0
0

Teks penuh

(1)

Perencanaan (Pemodelan)

Transportasi

Kode MK :

TST 6707

Semester Genap (Semester 6)

Thn Ajaran 2014 - 2015

Sri Atmaja P. Rosyidi, Ph.D., P. Eng.

Associate Professor

Laboratory of Transportation Engineering & Infrastructure, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

(2)

Apa dan Bagaimana …

(3)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Deskripsi Mata Kuliah :

Kuliah ini:

 menjelaskan signifikansi perencanaan transportasi untuk

membentuk sistem transportasi yang berkelanjutan.

 Menjelaskan konsep interaksi tata guna lahan dan

transportasi

 menjelaskan dasar-dasar pemodelan dalam perencanaan

transportasi terkait dengan suplai dan kebutuhan.

 mempelajari teknik permodelan yang terimplementasi dalam

(4)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Tujuan Perkuliahan

:

 Mempersiapkan mahasiswa dengan dasar dan teknik pemodelan

yang terkini yang digunakan dalam analisis dan perencanaan transportasi.

 Mengembangkan kemampuan dan kebutuhan untuk menerapkan

secara baik (confidently) model kuantitatif dalam permasalahan di bidang perencanaan transportasi.

 Mempersiapkan mahasiswa untuk penelitian akademik di bidang

analisis dan perencanaan transportasi.

 Menyediakan suatu forum untuk bertukar pikiran dan idea

mengenai isu-isu yang berkaitan dengan analisis dan perencanaan transportasi.

 Merekomendasikan isu-isu dan arahan penelitian bidang analisis

(5)

Topics of Lecture

Introduction of Transportation Planning

Land Use System and Zone Analysis

Transport Modeling:

 Trip Generation  Trip Distribution  Modal Split

 Trip Assignment

(6)

Contract of Class

 Subject credit unit: 2 units

 Lecture: 16 lectures with one class/week (100 minutes per

lecture)

 Learning process is divided into two parts, i.e.:

 Class and Tutor: Minimum 11 classes  Student’s group presentation: 1 class

 Teaching type: Direct Lecture and Interactive On-Line

Lecture via COMES

 Tutorial type: Direct Tutor and Interactive On Line Tutor via

(7)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Grading :

Learning Evaluation Individual/ Group Grading (%)

Scientific paper Group 10 Mini-scientific project

presentation

Group 10 Assignment, Homeworks &

Discussion Group 1 5 2 5 3 5 4 5 5 5 Exam

Ujian Kompetensi (UK)

Individual 1 10 2 15 3 15 4 15 Total 100

(8)

Class Schedule

Lecture Topics Instructor

Lecture 1 Introduction of Transportation Planning and Land Use System

Dr. Sri Atmaja Putra Lecture 2 Interaction of transportation and land

use: simple concept and its case study

Dr. Sri Atmaja Putra Lecture 3 Zoning and Road Networks -

Assignment

Dr. Sri Atmaja Putra Lecture 4 Trip Generation Dr. Sri Atmaja Putra Lecture 5 Case Study – Trip Generation Dr. Sri Atmaja Putra Lecture 6 Ujian Kompetensi I Dr. Sri Atmaja Putra Lecture 7 Introduction of Trip Distribution Dr. Sri Atmaja Putra Lecture 8 Trip Distribution – Part 1 Dr. Sri Atmaja Putra

(9)

Class Schedule

Lecture Topics Instructor

Lecture 9 Trip Distribution – Part 2 Dr. Sri Atmaja Putra Lecture 10 Ujian Kompetensi 2 Dr. Sri Atmaja Putra Lecture 11 Modal Split –Assignment Dr. Sri Atmaja Putra Lecture 12 Trip Assignment/Route Choice –

Assignment

Dr. Sri Atmaja Putra Lecture 13 Ujian Kompetensi 3 Dr. Sri Atmaja Putra Lecture 14 Trip Assignment/Route Choice – Route

Factor Analysis

Dr. Sri Atmaja Putra Lecture 15 Student group presentation

(10)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Kebijakan-Kebijakan :

Attendance

At least 70 % attendance

Submitting Assignments

Contact Me

(11)

References

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi Juan de Dios Ortuzar and Luis G. Eillumsen: Modeling Transport. John Wiley & Sons.

Ofyar Z. Tamin : Perencanaan dan Pemodelan Transportasi. Penerbit ITB.

Michael D. Meyer and Eric J. Miller : Urban Transportation Planning. McGraw-Hill.

(12)

Website:

atmaja.staff.umy.ac.id

(13)

A

pa itu …

(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)

Fenomena Transportasi

Video 1 – Kemacetan Lalu Lintas

Video 2 – Kecelakaan Lalu Lintas

Video 3 – Transpor Publik

Video 4 – Pencemaran Udara

Video 5 – Kesibukan Kota

Video 6 –Arus Mudik

(22)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Kenapa

“transportasi”

harus

direncanakan ?

1.

Adanya peningkatan aktivitas interaksi manusia.

2.

Terbatasnya jaringan jalan dan moda

transportasi.

3.

Kebutuhan aksebilitas, efektivitas, efisiensi dan

kenyamanan perjalanan, serta keselamatan

perjalanan.

(23)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Peningkatan Aktivitas Manusia

Kondisi ini dimulai dari perubahan dan

perkembangan tata guna lahan.

Kebutuhan transportasi menjadi berhubungan langsung dengan

penyebaran dan intensitas tata guna lahan

(24)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Terbatasnya Jaringan Jalan

Pertambahan jaringan

jalan dalam aspek

kuantitas maupun

kualitas tidak akan

dapat mengikuti

pertumbuhan aktivitas

manusia.

(25)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Kebutuhan perjalanan yang efektif,

efisien, aman & nyaman

Perjalanan orang/barang

harus memiliki standar

kualitas dan kuantitas

untuk mencapai kondisi

yang ketersediaan, aman,

lancar, nyaman dan

(26)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Aspek Sumber Daya Energi dan

Lingkungan

Menipisnya persediaan

sumber BBM,

meningkatnya harga

minyak dunia dan

memburuknya kualitas

lingkungan telah menjadi

problem global.

(27)
(28)

Kebutuhan BBM Berbagai

Industri

(29)
(30)
(31)

Premium 72.68% Minyak Solar 18.44% CNG 0.00% Bioetanol 0.00% Biodiesel 0.00% Avtur 8.87% 2005 Premium 65.99% Minyak Solar 18.08% CNG 0.37% Bioetanol 3.48% Biodiesel 0.96% Avtur 11.12% 2015 Premium 57.34% Minyak Solar 15.46% CNG 1.35% Bioetanol 10.26% Biodiesel 4.00% Avtur 11.59% 2025

Energy Share Outlook for

Transportation (Indonesia)

(32)

Final Energy Outlook 2025

Premium 29.91% Minyak Tanah 0.55% Minyak Solar 11.23% Minyak Nabati Murni 0.15% Minyak Diesel 0.02% Minyak Bakar 0.58% Listrik 28.63% LPG 12.04% Kayu Bakar 0.03% Gas Bumi 1.81% CNG 0.71% Briket Batubara 0.05% Bioetanol 5.35% Biodiesel 2.89% Avtur 6.05% 2025

(33)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Tujuan Perencanaan Transportasi

Mencegah masalah transportasi di masa

depan (kemacetan, tundaan, kecelakaan)

Problem Solving

untuk masalah transportasi

Melayani kebutuhan transportasi

Mempersiapkan kebijakan transportasi masa

depan

Menoptimalkan sumber daya untuk

pencapaian tujuan transportasi.

(34)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Definisi Perencanaan

Transportasi

Perencanaan transportasi merupakan bekal

ilmu pengetahuan untuk menentukan strategi

dan memilih instrumen terefektif untuk

mencapai tujuan di masa yang akan datang

tentang kinerja sistem transportasi yang

menjadi obyek perencanaan dengan

memanfaatkan sumber daya yang ada.

(35)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Perencanaan transportasi sebagai

suatu

Proses

Perencanaan transportasi sebagai suatu proses

merupakan kegiatan untuk memilih dan

memutuskan aletrnatif pilihan pengadaan

fasilitas tranportasi untuk mencapai tujuan

optimal yang ditetapkan sebelumnya dengan

sumber daya optimal.

(36)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Aspek Perencanaan Transportasi

Perencanaan pada umumnya adalah multi disiplin

dan tidak hanya ditangani oleh ahli teknik melainkan harus melibatkan keahlian bidang lain seperti

ekonomi, sosial, psikologi dan lainnya.

Perencanaan transportasi merupakan instrumen

penting yang berada dalam lingkup tingkat

perumusan kebijakan dan rencana strategis atau bahkan dapat berada dalam tingkat operasi atau perancangan elemen-elemen tertentu

(37)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Posisi Perencanaan Transportasi

dalam Kebijakan Transportasi

Penentuan Kebijakan Pengembangan Transportasi Ekonomi Transportasi Perencanaan Sistem

Transportasi Hukum Transportasi

Bidang Transportasi Lainnya

Perancangan Sarana Perancangan Prasarana Perancangan Operasi dan Pengendalian - Mekanikal - Elektrikal - Thermodinamika - Mekanika Tanah - Mekanika Fluida - Analisis Struktur - Penelitian Operasi - Statistik - Administrasi Bisnis

(38)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Aspek Perencanaan Transportasi

Social

Science Planning & Architecture Civil Enginineering

Math &

Statistics Physical Science

Ec on om ic s En g. Sy st em Involvement

Transportation Planning Traffic Engineering

Geometrics Design Soil Mechanis & Pavement Design

(39)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Signifikasi Perencanaan Transportasi

Adanya kesenjangan antara “harapan” dengan

“kondisi sekarang” dalam kinerja suatu sistem transportasi yang menjadi masalah transportasi.

Perlunya alternatif kebijakan solusi untuk pencapaian

“harapan”.

Peran model (model fisik, model matematis dan

model grafis) sebagai alat bantu pendekat untuk menjawab kesenjangan dalam sistem transportasi.

(40)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Klasifikasi Perencanaan

Transportasi

PERENCANAAN JANGKA PENDEK : Perencanaan

Operasional (denah persimpangan, penyeberangan jalan, lokasi parkir, dll.).

PERENCANAAN JANGKA MENENGAH :

Perencanaan Taktis (manajemen lalu lintas, organisasi angkutan umum, dll.)

PERENCANAAN JANGKA PANJANG :

Perencanaan Strategis (struktur dan kapasitas

jaringan jalan, keterkaitan transportasi dan tata guna lahan, dll.)

(41)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Lingkup Perencanaan

STUDI PERENCANAAN PRASARANA

TRANSPORTASI : masterplan pengembangan jaringan dan terminal, disain trase jalan, dll.

STUDI KEBIJAKAN TRANSPORTASI : sistem sirkulasi

lalu lintas, strategi pelayanan angkutan umum, dll.

STUDI PERENCANAAN TRANSPORTASI YANG

KOMPREHENSIF : studi kebutuhan prasarana, studi

(42)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Tahapan Perencanaan Transportasi

Formulasi Tujuan, Sasaran dan Lingkup

Perencanaan.

Prediksi Kondisi di Masa yang Akan Datang.

Analisis Prediksi Kondisi di Masa yang Akan

(43)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Model Perencanaan Transportasi

Definisi Model

Peranan Model dalam Perencanaan

Transportasi

Konsep Pemodelan dalam Transportasi

(44)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Definisi Model

Model adalah representasi ringkas dari

kondisi riil dan berwujud suatu bentuk

rancangan yang dapat menjelaskan atau

mewakili kondisi riil tersebut untuk suatu

tujuan tertentu (Black, 1981)

Model adalah suatu kerangka utama atau

formulasi informasi atau data tentang kondisi

nyata yang dikumpulkan untuk mempelajari

atau menganalisis sistem nyata teresebut

(45)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Peranan Model dalam

Perencanaan Transportasi

Model sebagai alat bantu (media) untuk

memahami cara kerja sistem (Tamin, 1997)

Untuk memudahkan dan memungkinkan

dilakukannya perkiraan terhadap hasil-hasil atau

akibat-akibat dari langkah-langkah/alternatif

yang diambil dalam proses perencanaan dan

pemecahan masalah pada masa yang akan

datang.

Untuk memudahkan menggambarkan dan

(46)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Konsep Pemodelan

Model Fisik : model miniatur bersekala

atau prototipe suatu kondisi tertentu.

Model Foto : model berbentuk gambar.

Model Diagram : model deskripsi diagram.

Model Matematika : model hubungan

(47)

Perkuliahan 1 - Perencanaan Transportasi

Konsep Pemodelan

Model Deskriptif atau Normatif : model

yang menerangkan perilaku sistem.

Model Tingkat Abstraksi : model hirarki

suatu proses.

Model Kualitatif : model tidak terukur

dalam angka (numeris).

Referensi

Dokumen terkait

Jadi dengan menggunakan media pembelajaran ular tangga maka dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yaitu pada saat proses belajar semua siswa ikut terlibat

Dalam studi manajemen, kehadiran konflik pendidikan tidak bisa terlepas dari permasalahan keseharian yang dirasakan oleh pengelola lembaga pendidikan. Konflik tersebut

Waktu pengumpulan dilakukan pada tanggal 11-30 September tahun 2019.Hasil penelitian ini dapat disimpulkan hampir sebagian besar pengetahuan mereka baik dan sikap nya

Aktivitas keempat plantarisin setelah mengalami penyimpanan suhu dingin selama 10 hari menghasilkan diameter zona hambat yang paling besar, sehingga plantarisin

Dari hasil uji tersebut dapat disimpulkan bahwa variabel ekuitas merek dan rasa percaya diri memiliki pengaruh yang signifikan baik secara bersama maupun secara

1) Menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi sebagai dasar untuk memperkirakan jumlah perjalanan yang dilakukan per rumah tangga. Batas dari masing-masing karakteristik ini

meningkatkan rasa kepercayaan bagi nasabah karena ketika nasabah melakukan transaksi dan tahu bahwa proses informasi yang diberikan sangat aman dan nyaman, maka

Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun petai cina (Leucaena glauca (L.) Benth.) memiliki kemampuan untuk menangkap radikal bebas dengan