i
KURIKULUM
MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 YOGYAKARTA
PROGRAM SKS
TAHUN PELAJARAN 2020/2021
MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 YOGYAKARTA
Jl. KH. Ahmad Dahlan no. 130 Yogyakarta Kode Pos 55261 Telp./Fax : 0274-513347 Website : http://www/man2yogyakarta.sch.id e-mail : [email protected]
iii
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga kami telah berhasil menyelesaikan penyusunan buku I dokumen Kurikulum MAN 2 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2020/2021.
Tujuan penyusunan buku I dokumen Kurikulum MAN 2 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2020/2022 adalah untuk memenuhi amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 (UU 20/2003) tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 (PP 19/2005) sebagaimana telah diperbarui dengan Peraturan Pemerintah nomor 32 tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan diperbarui kembali oleh PP nomor 13 Tahun 2015 tentang Standar Nasional pendidikan Madrasah wajib menyusun dokumen kurikulum untuk dijadikan sebagai pedoman pelaksanaan Kurikulum MAN 2 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2020/2021.
Kurikulum MAN 2 Yogyakarta disusun berdasarkan Kurikulum 2013. Kurikulum 2013 diberlakukan bagi kelas X, XI dan XII. Dengan tersusunnya buku I dokumen Kurikulum MAN 2 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2020/2021 ini, tim penyusun menyampaikan ucapan terima kasih kepada:
1. Kepala Kanwil Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta
2. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Daerah Istimewa Yogyakarta 3. Kepala Seksi Kurikulum dan Evaluasi Bid. Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY 4. Bapak/Ibu Pengawas Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Kota Yogyakarta 5. Bapak/Ibu Pengawas Pendidikan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta
6. Bapak/Ibu Narasumber Workshop Kurikulum Tahun pelajaran 2020/2021 7. Seluruh anggota Komite MAN 2 Yogyakarta
8. Para wali siswa dan alumni MAN 2 Yogyakarta
Ucapan terima kasih kami sampaikan pada pihak-pihak tersebut di atas yang telah memberikan bantuan, arahan, masukan, bimbingan yang diberikan dalam penyusunan Kurikulum MAN 2 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2020/2021 ini. Terima kasih juga kami sampaikan pada seluruh guru dan karyawan MAN 2 Yogyakarta atas sikap kooperatif dan kerjasama yang baik selama proses penyusunan buku I dokumen Kurikulum MAN 2 Yogyakarta 2020/2021 ini.
Kami sadar bahwa Kurikulum MAN 2 Yogyakarta Tahun Pelajararan 2019/2020 bukan rancangan yang sempurna. Saran dan kritik membangun dari semua pihak sangat kami harapkan untuk perbaikan Kurikulum MAN 2 Yogyakarta tahun-tahun mendatang. Semoga
iv
Dokumen Kurikulum MAN 2 Yogyakarta Tahun Pelajararan 2020/2021 ini dapat memenuhi harapan semua pihak dan dapat dijadikan referensi dalam penyusunan dokumen kurikulum yang akan datang.
Yogyakarta, Juni 2020
v
DAFTAR ISI
Lembar Pengesahan ... ii
Kata Pengantar ... iii
Daftar isi ... v
Tim Pengembang Kurikulum MAN 2 Yogyakarta ... viii
BAB I. PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang ... 1
B. Landasan Hukum ... 4
C. Tujuan Pengembangan Kurikulum MAN 2 Yogyakarta ... 8
D. Prinsip Pengembangan Kurikulum MAN 2 Yogyakarta ... 9
BAB II. TUJUAN SATUAN PENDIDIKAN ... 11
A. Visi MAN 2 Yogyakarta ... 11
B. Misi MAN 2 Yogyakarta ... 12
C. Tujuan MAN 2 Yogyakarta ... 13
D. Target MAN 2 Yogyakarta ... 14
BAB III. STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM ... 16
A. Struktur Kurikulum ... 16 1. Kompetensi Inti ... 16 2. Mata Pelajaran ... 16 3. Beban Belajar ... 24 4. Kompetensi Dasar ... 35 B. Muatan Kurikulumn ... 35
1. Mata Pelajaran Intra Sekolah ... 35
2. Muatan Lokal ... 37
3. Pengembanga Diri ... 38
a. Bimbingan Konseling ... 38
b. Ekstrakurikuler ... 40
4. Ketuntasan Belajar ... 51
a. Standar Kompetensi Kelulusan ... 51
vi
c. Ketuntasan Program Peningkatan Kompetensi Keagamaan /
Bimbingan Praktik Ibadah ( PPKK/BPI ) ... 58
5. Kriteria Kenaikan Kelas / Keulusan Mata Pelajaran /Kelulusan setiap semester ... 59
6. Pedoman Penilaian ... 60
a. Aspek dan Lingkup Penilaian ... 60
b. Instrumen Penilaian dan Mekanisme Penilaian Hasil Belajar Oleh Pendidik ... 61
c. Mekanisme Penilaian Hasil belajar oleh Satuan Pendidikan ( MAN 2 Yogyakarta ) ... 63
d. Jenis Penilaian ... 64
e. Kriteria Kelulusan ... 67
f. Target Kelulusan ... 68
g. Program Peningkatan Kualitas Kelulusan ... 69
7. Peminatan ... 69
a. Penerimaan Peserta Didik Baru ... 69
b. Peraturan Peminatan bagi Peserta Didik Baru ... 71
c. Kriteria Mutasi Peminatan Kelas X ... 72
d. Kriteria Mutasi ... 73
8. Pendidikan Kecakapan Hidup ... 74
a. Penilaian Lingkungan Hidup ... 75
b. Program Peningkatan Kompetensi Keagamaan ... 76
c. Moderasi Beragama ... 77
d. Gerakan Literasi MAN 2 Yogyakarta ... 78
e. PLK Aspek Minat ... 82
f. Peningkatan Ketrampilan dan Kecakapan Berbahasa inggris ... 82
9. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global ... 83
10. Pendidikan Plus Broadcasting dan Multimedia ... 87
11. Pembinaan di Bidang Riset ... 87
vii
BAB IV. KALENDER PENDIDIKAN DAN TATA KELOLA KURIKULUM
……… 95
A. Minggu Efektif dan Waktu Libur ... 95
B. Perencanaan Kegiatan Belajar Mengajar ... 96
BAB V. PENUTUP ... 97
viii
TIM PENGEMBANG KURIKULUM
MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 YOGYAKARTA TAHUN PELAJARAN 2020/2021
No Nama Jabatan Dinas
Jabatan Dalam Tim
1 Drs. Mardi Santosa Kepala Madrasah Penanggung Jawab 2 Anita Isdarmini , M.Hum
Kasi Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY
Tim Pengarah
3 Drs. H. Paiman, MA Sengawas Kemenag Kota
Yogyakarta Tim Pengarah
4 H Bun Yamin Ketua Komite MAN 2
Yogyakarta Tim Pengarah
5 Fajar Basuki Rahmat,
S.Ag Waka Ur Kurikulum
Ketua Tim Penyusun Dokumen Kurikulum 6 Sri Dewi Subaroroh, S.Pd Guru Bidang Studi Sekertaris 1
Retno Wulandari, S.Pd Guru Bidang Studi Sekertaris 2 7 Royanah ,S.Pd Guru Bidang Studi Bendahara 8 Dyah Estuty tri Hartini,
S.Pd Guru Bidang Studi Anggota
9 Dra. Ida Puspita Guru Bidang Studi Anggota 10 M Hidayat , S.Pd Guru Bidang Studi Anggota 11 Umi Solikatun, SPd Guru Bidang Studi Anggota 12 H. Riza Faozi, S.Ag Guru Bidang Studi Anggota 13 Nuning Setianingsih,
S.Si, M.Pd Guru Bidang Studi Anggota 14 Hastuti Praptiningsih,
S.Pd, M.Pd Guru Bidang Studi Anggota 15 Leni, S.Si Guru Bidang Studi Anggota 16 Muh Bahrul Anwar SH Kepala TU Anggota 17 Anita Isdarmini , M.Hum
Kasi Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY
Narasumber
18 Drs. H. Paiman, MA Sengawas Kemenag Kota
Yogyakarta Narasumber
19 H Bun Yamin Ketua Komite MAN 2
1
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab I, pasal 3, menyatakan bahwa “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.
Penjelasan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional, menyebutkan bahwa Pendidikan Nasional mempunyai visi “Terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua Warga Negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah.”
Penjelasan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional, juga menyatakan bahwa Pendidikan Nasional mempunyai misi sebagai berikut :
1. Mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia
2. Membantu dan memfasilitasi pengembangan potensi anak bangsa secara utuh sejak usia dini sampai akhir hayat dalam rangka mewujudkan masyarakat belajar.
3. Membantu kesiapan masukan dan kualitas proses pendidikan dan mengoptimalkan pembentukan kepribadian dan bermoral.
4. Meningkatkan keprofesionalan dan akuntabilitas lembaga pendidikan sebagai pusat pembudayaan ilmu pengetahuan, ketrampilan, pengalaman, sikap dan nilai berdasarkan standar nasional dan global; dan
5. Memberdayakan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan berdasarkan prinsip otonomi dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk mewujudkan visi, misi, fungsi dan tujuan Sistem Pendidikan Nasional di tingkat satuan pendidikan, diperlukan kurikulum. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan
2 tertentu. MAN 2 Yogyakarta, sebagai Satuan Pendidikan Menengah berciri khas agama Islam di bawah binaan Kementerian Agama, mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
Rasional pengembangan kurikulum satuan pendidikan harus mempertimbangkan faktor-faktor berupa tantangan internal dan tantangan eksternal. Salah satu tantangan eksternal dalam penyusunan kurikulum adalah amanat peraturan yang melandasi penyusunan kurikulum itu sendiri. Kurikulum 2013 dikembangkan dengan pola pikir sebagai berikut :
- Penguatan pola pembelajaran student centered berdasarkan gaya belajar siswa - Penguatan pola pembelajaran interaktif dan aktif mencari
- Penguatan pola pembelajaran secara jejaring, pola belajar sendiri dan kelompok (berbasis tim)
- Penguatan pembelajaran berbasis multimedia
- Penguatan pola pembelajaran berbasis klasikal-massal - Penguatan pola pembelajaran berbasis klasikal-massal - Penguatan pola pembelajaran kritis dan multidisiplin
Tantangan internal dan eksternal lainnya yang dipertimbangkan dalam penyusunan Kurikulum MAN 2 Yogyakarta dipaparkan pada bagian Analisis Konteks.
Penyusunan Kurikulum MAN 2 Yogyakarta juga mempertimbangkan surat edaran Kepala Kantor Kementrian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor KW.12.2/PP.00.11/1374/2015 tentang Kebijakan Pendidikan di Madrasah dan surat edaran Kepala Kantor Kementrian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 052.1/Kw.12.1/PP.00.1/01/2018 tentang Pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter di Madrasah. Beberapa pokok masalah yang harus diimplementasikan dalam kurikulum madrasah antara lain :
1. Perpustakaan madrasah harus dikembangkan dan mendapat perhatian utama mengingat perpustakaan sebagai jantung pendidikan. Madrasah wajib mengalokasikan 5% dari APBM untuk pengembangan perpustakaan. Selain itu madrasah harus mengembangkan strategi – strategi kreatif untuk mendapatkan dukungan dalam rangka pengembangan perpustakaan.
2. Tes kemampuan membaca Al-Quran menjadi salah satu syarat wajib dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) madrasah sebagai alat pemetaan capaian kompetensi.
3 3. Madrasah wajib menyelenggarakan program pembelajaran tahfidz dengan memasukkan
dalam program intrakurikuler
4. Madrasah wajib menyelenggarakan program–program penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler dengan pola sbb : a. Penyelenggaraan PPK dalam kegiatan intrakurikuler merupakan penguatan
nilai-nilai karakter melalui kegiatan penguatan materi pembelajaran, metode pembelajaran sesuai dengan muatan kurikulum berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
b. Penyelenggaraan PPK dalam kegiatan kokurikuler merupakan penguatan nilai-nilai karakter yang dilaksanakan untuk pendalaman dan/atau pengayaan kegiatan intrakurikuler sesuai muatan kurikulum.
c. Penyelenggaraan PPK dalam kegiatan ekstrakurikuler merupakan penguatan nilai-nilai karakter dalam rangka perluasan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerja sama dan kemandirian peserta didik secara optimal. Kegiatan ini meliputi kegiatan krida, karya ilmiah, latihan olah bakat/olah minat dan kegiatan keagamaan.
5. Madrasah wajib melaksanakan kegiatan literasi madrasah dengan mengkondisikan dan membiasakan peserta didik untuk membaca melalui kegiatan :
a. Membentuk Tim Gerakan Literasi Madrasah (GLM) yang bertugas merancang, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan literasi madrasah berbasis manual/digital b. Meningkatkan fungsi dan manfaat perpustakaan.
c. Menyediakan sudut-sudut baca dan area baca yang nyaman dan aman.
d. Meningkatkan budaya membaca dan menulis melalui media majalah dinding dan jurnal madrasah.
e. Memasang slogan, leaflet, banner di beberapa tempat yang dapat memotivasi peserta didik untuk gemar membaca.
6. Madrasah wajib melaksanakan program madrasah bersih setiap hari yang terjadwal setiap kelas secara bergantian untuk membersihkan madrasah sebagai bagian dari pelaksanaan PPK.
7. Secara bertahap agar madrasah menjalin kerjasama dengan lembaga lain baik dengan madrasah lain, sekolah, Dunia Usaha/Dunia Industri, Perguruan Tinggi, Media Massa, Dinas Pendidikan dan berbagai pihak lain yang dapat memberikan dukungan bagi pengembangan madrasah.
4 Proses pengembangan kurikulum dilakukan setiap tahun untuk mengakomodasi perubahan-perubahan dalam potensi daerah dan lingkungan ; tuntutan pembangunan daerah dan nasional ; tuntutan dunia kerja ; perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni serta dinamika perkembangan global. Struktur dan Muatan Kurikulum disusun dengan memperhatikan peraturan-peraturan pemerintah mengenai 8 standar nasional pendidikan serta dengan mempertimbangkan upaya-upaya peningkatan iman dan takwa; peningkatan akhlak mulia; pengamalan agama Islam serta penanaman nilai-nilai kebangsaan dan persatuan nasional.
B. LANDASAN HUKUM
1. Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2. Pasal 5 ayat 4 UU RI nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional :
“Warga negara yang mempunyai potensi kecerdasan dan bakat istimewa berhak memperoleh pendidikan khusus”.
3. Undang-Undang nomor 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional ;
4. Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 sebagaimana telah diperbarui dengan Peraturan Pemerintah nomor 32 tahun 2013 dan telah diubah lagi PP No. 13 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan.
5. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Tahun 2010 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Tahun 2010 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5157);
6. Peraturan Presiden nomor 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter 7. Permendiknas nomor 13 tahun 2007 tentang Standard Kepala Sekolah/Madrasah 8. Permendiknas nomor 16 tahun 2007 tentang Standard Pendidik dan Tenaga
Kependidikan ;
9. Permendiknas nomor 19 tahun 2007 tentang Standard Pengelolaan Pendidikan ; 10. Permendiknas nomor 24 tahun 2007 tentang Standard Sarana Prasarana ; 11. Permendikbud nomor 69 tahun 2009 tentang Standard Pembiayaan ;
5 12. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 05 Tahun 2013
Tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata
13. Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2014 Tentang Pendidikan Keagamaan Islam;
14. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 61 Tahun 2014 Tentang Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Pada Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Tingkat Menengah;
15. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 62 Tahun 2014 Tentang Ekstra Kurikuler;
16. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014 Tentang Pendidikan Kepramukaan Sebagai Kegiatan Ekstra Kurikuler Wajib Pada Pendidikan Dasar dan Menengah;
17. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 64 Tahun 2014 Tentang Peminatan Pada Pendidikan Menengah;
18. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 79 Tahun 2014 Tentang Muatan Lokal Kurikulum 2013;
19. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 111 Tahun 2014 Tentang Bimbingan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah;
20. Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak nomor 08 tahun 2014 tentang Kebijakan Sekolah Ramah Anak ;
21. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 45 tahun 2015 sebagai perubahan permendikbud nomor 68 tahun 2014 tentang Guru TIK dan KKPI dalam Implementasi Kurikulum 2013;
22. Peraturan Menteri Agama RI nomor 60 tahun 2015 sebagai perubahan Permenag RI nomor 90 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah;
23. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti dan Minat Baca ;
24. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 53 Tahun 2015 tentang Penilaian hasil belajar oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan pada Pendidikan Dasar dan Menengah;
25. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 64 tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok di Lingkungan Sekolah ;
26. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan;
6 27. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 8 tahun 2016 tentang Buku yang
Digunakan oleh Satuan Pendidikan.
28. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 18 tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru ;
29. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan;
30. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 21 Tahun 2016 tentang Standar isi Pendidikan Dasar dan Menengah;
31. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses pendidikan dasar dan menengah;
32. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian;
33. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 24 tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013;
34. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 75 tahun 2016 tentang Komite ; 35. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 10 tahun 2017 tentang
Perlindungan Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan ;
36. Keputusan Menteri Agama (KMA) nomor 117 tahun 2017 tentang Implementasi Kurikulum 2013 pada Madrasah
37. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 4 tahun 2018 tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Satuan Pendidikan dan Penilaian Hasil Belajar Oleh Pemerintah ; 38. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 36 tahun 2018 tentang
Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 59 Tahun 2014 Tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah
39. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 37 Tahun 2018 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti Dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah
40. Keputusan Menteri Agama Nomor 165 Tahun 2014 Tentang Kurikulum 2013 Mata Pelajaran PAI dan bahasa Arab Pada Madrasah;
41. Keputusan Menteri Agama Nomor 207 Tahun 2014 Tentang Kurikulum Madrasah; 42. Keputusan Dirjen Pendis nomor 481 tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan
7 43. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3751 Tahun 2018 tentang
Petunjuk Teknis Penilaian Hasil Belajar pada Madrasah Aliyah
44. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 5164 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan RPP;
45. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3063 Tahun 2019 tentang Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Pelajaran 2019/2020
46. Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, Nomor 683 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan bagi Raudhatul Atfal dan Madrasah daerah Istimewa Yogyakarta tahun pelajaran 2020/2021. 47. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 5 Tahun 2011 tentang
Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Berbasis Budaya;
48. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 4 tahun 2011 tentang Tata Nilai Budaya Yogyakarta ;
49. Peraturan Gubernur Daerah istimewa Yogyakarta Nomor 2 tahun 2017 tentang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat ;
50. Peraturan Gubernur Daerah istimewa Yogyakarta Nomor 68 tahun 2012 tentang Pedoman Penerapan Nilai-Nilai Luhur Budaya dalam Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan ;
51. Peraturan Gubernur Daerah istimewa Yogyakarta Nomor 64/KEP/2013 tentang Mata Pelajaran Bahasa Jawa sebagai Muatan Lokal Wajib di Madrasah/Madrasah;
52. Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 66 Tahun 2013 tentang Kurikulum Pendidikan Berbasis Budaya;
53. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta nomor 5 tahun 2011 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Berbasis Budaya
54. Surat Edaran Dirjen Pendidikan Madrasah nomor NOMOR: B-1368.1/Dj.I/05/2019 Tentang Pendidikan Anti Korupsi Di Madrasah
55. Surat Edaran Bidang Pendidikan Madrasah nomor B.1888/Kw.12.2/1/PP.00.1/07/ 2016 tentang Program Tahfidh
56. Surat Edaran Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor KW.12.2/PP.00.11/1374/2015 tentang Kebijakan Pendidikan Madrasah ; 57. Surat Edaran Kepala Kantor Kementrian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor
052.1/Kw.12.1/PP.00.1/01/2018 tentang Pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter di Madrasah
8 58. Surat Keterangan Rekomendasi Pembukaan Kelas Khusus Olahraga dari Kepala Kanwil
Kemenag DIY nomor B-1548/Kw.12.2/4/PP.00/07/2018
59. Keputusan Menteri Agama Nomor 183 Tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab pada Madrasah
60. Keputusan Menteri Agama Nomor 184 Tahun 2019 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum Madrasah
61. Keputusan Direktur Jenderal pendidikan Islam Nomor 6 9 8 2 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Tentang Penyusunan dan Pengembangan Tingkat Satuan Pendidikan Madrasah Aliyah
62. Keputusan Direktur Jenderal pendidikan Islam Nomor 5466 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Pembelajaran Madrasah Aliyah Plus Keterampilan
63. Permendikbud No 43 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Ujian Yang diselenggarakan Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional.
64. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2852 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Sistem Kredit Semester Madrasah Aljyah
65. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6982 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis Penyusunan dan Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Madrasah Aliyah
66. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6985 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis Penyusunan dan Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Madrasah Aliyah Plus Ketrampilan
67. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6989 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Pembelajaran Riset di Madrasah
68. Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Penguatan Pendidikan Karakter
69. SK. Dirjen Pendis No.2791 Tahun 2020 Tentang Pedoman Kurikulum Darurat Pada Madrasah
C. TUJUAN PENGEMBANGAN KURIKULUM MAN 2 YOGYAKARTA
Tujuan pengembangan Dokumen I Kurikulum MAN 2 Yogyakarta TP. 2020/2021 adalah:
9 1. Menjadi acuan operasional bagi kepala madrasah, guru dan stakeholder lainnya dalam
menyusun program madrasah, kegiatan pembelajaran, evaluasi dan penilaian, dan lain-lain
2. Menjadi acuan operasional bagi dinas pendidikan dan atau kantor kementerian agama provinsi dan kabupaten/kota dalam melakukan koordinasi dan supervisi pelaksanaan kurikulum MAN 2 Yogyakarta
3. Mewujudkan keunggulan visi dan misi MAN 2 Yogyakarta dalam tataran praktis operasional
D. PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM MAN 2 YOGYAKARTA
Kurikulum MAN 2 Yogyakarta dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut:
1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya.
Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, kepentingan peserta didik dan tuntutan lingkungan. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik.
2. Beragam dan terpadu
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis pendidikan, serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedan agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan gender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan ekstar kurikuler secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antar subtansi.
3. Tanggap Terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni
Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. Oleh karena itu, semangat dan isi kurikulum
10 memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan
Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia industri. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan pribadi, keterampilan sosial, keterampilan akademik dan keterampilan vokasional sangat penting.
5. Menyeluruh dan berkesinambungan
Subtansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar semua jenjang pendidikan.
6. Belajar Sepanjang Hayat
Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan, dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, non formal, dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang, serta arah pengembangan manusia seutuhnya.
7. Seimbang antara kepentingan nasional dan daerah Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan daerah untuk membangun kehidupan bermasyrakat, berbangsa dan bernegara. Kepentingan nasional dan daerah h saling
mengisi dan memberdayakan sejalan dengan 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinekka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
11
BAB II
TUJUAN SATUAN PENDIDIKAN
A. VISI MAN 2 YOGYAKARTA
Mengacu kepada visi penyelenggaraan pendidikan madrasah yakni terwujudnya Madrasah Aliyah (MA) yang islami, bermutu, populis, dan mandiri; serta mampu menjadikan peserta didiknya menjadi manusia yang beriman dan bertakwa terhadap Allah SWT, berakhlak mulia, berkepribadian, menguasai iptek, dan mampu mengaktualisasikan diri secara positif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta menyerap aspirasi dan harapan-harapan stakeholders, maka visi MAN 2 Yogyakarta dinyatakan sebagai berikut:
Terwujudnya insan madrasah yang taqwa, mandiri, prestasi, inovatif, berwawasan lingkungan, dan Islami (TAMPIL ISLAMI)
Dari pernyataan visi tersebut terdapat enam kata kunci yang terkandung dalamnya, yaitu: taqwa, mandiri, prestasi, inovatif, berwawasan lingkungan dan Islami, yang dimaknai bahwa pendidikan yang diselenggarakan harus mampu menumbuhkembangkan setiap warga madrasah agar memiliki:
1. Ketakwaan, ditunjukkan dengan terwujudnya kesadaran beribadah baik ibadah pribadi/individual maupun ibadah sosial, terbentuknya karakter siswa yang taat dan menjunjung tinggi aturan, norma hukum, norma sosial kemasyarakatan, norma kesopanan dan norma agama, serta terbentuknya kepedulian untuk mengembangkan kerukunan antar umat dalam kehidupan bermasyarakat.
2. Kemandirian, ditunjukkan dengan terwujudnya kemandirian dalam berpikir, bersikap, dan bertindak dalam pengelolaan kegiatan pembelajaran, terwujudnya kemampuan dan kemauan untuk menyelesaikan tugas pembelajaran baik akademik maupun non akademik.
3. Berprestasi, ditunjukkan dengan tumbuhnya kesadaran dan motivasi untuk berkompetisi di bidang akademik dan non akademik secara sehat, meningkatnya daya serap pelaksanaan proses pembelajaran, meningkatnya daya saing lulusan dalam penerimaan di perguruan tinggi, meningkatnya daya saing lulusan di dunia usaha-industri dan tingginya daya penerimaan lulusan dalam aktivitas-aktivitas kemaslahatan di masyarakat/ lingkungan keseharian.
12 4. Berinovasi, ditunjukkan dengan bertumbuh-kembangnya kreatifitas berpikir dan
bertindak dalam menyikapi dan menyelesaikan tantangan, terwujudnya kemauan dan kemampuan melakukan perubahan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
5. Berwawasan lingkungan, ditunjukkan dengan terwujudnya madrasah yang bersih, sehat, aman dan nyaman melalui perilaku yang mencerminkan rasa cinta, sadar dan peduli terhadap alam sekitar baik alam tak hidup maupun alam hidup sebagai bagian dari - dan tumbuhnya kepedulian terhadap pelestarian alam keselarasan hidup dengan lingkungan sekitar.
6. Islami, ditunjukkan dengan tertanamnya aqidah Islam, terbangunnya pemahaman/pengetahuan tentang ajaran-ajaran agama Islam, terbentuknya kesadaran untuk senantiasa istiqomah dalam menjalankan ibadah serta terwujudnya kepribadian dan karakter yang mencerminkan akhlaq mahmudah.
B. MISI MAN 2 YOGYAKARTA
Kementerian Agama dalam menyelenggarakan pendidikan Madrasah Aliyah (MA) memiliki misi antara lain : memperkuat identitas pendidikan MA, meningkatkan pemerataan dan perluasan akses pendidikan bagi anak usia sekolah MA, meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan pada MA dan meningkatkan kualitas tata kelola dan akuntabilitas lembaga pendidikan MA.
Mendasarkan pada misi kelembagaan madrasah secara umum tersebut dan memperhatikan aspirasi dan harapan-harapan stakeholders maka secara khusus misi penyelenggaraan pendidikan di MAN 2 Yogyakarta dirumuskan sebagai berikut :
1. Mewujudkan Insan Madrasah yang berilmu, beramal, dan berkepribadian mulia
2. Mewujudkan Insan Madrasah yang menguasai iptek, bahasa, budaya, olahraga dan seni. 3. Mewujudkan madrasah yang berdaya saing
4. Mewujudkan lingkungan madrasah yang sehat, kondusif dan islami
Untuk dapat memenuhi misi tersebut maka Madrasah menentukan langkah kebijakan meliputi:
• setiap kegiatan secara langsung maupun tidak langsung adalah bentuk pengamalan terhadap nilai-nilai ajaran agama Islam sekaligus untuk menguatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT
• membuka akses dan memberi kesempatan yang seluas-luasnya bagi peserta didik untuk dapat mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki melalui kegiatan pendampingan dan bimbingan serta memberdayakan unit-unit kegiatan siswa.
13 • menyelenggarakan pelatihan dan sejenisnya serta mendorong pendidik dan tenaga
kependidikan untuk mengikuti pertemuan MGMP, lembaga terkait, pendidikan lanjutan serta monitoring dan supervisi terhadap kinerja dan profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya.
• mengupayakan untuk memenuhi kebutuhan/ menyediakan sarana prasarana yang representatif guna mendukung optimalisasi pelayanan dan pembelajaran dibarengi dengan mengkondisikan lingkungan yang nyaman.
• menumbuhkembangkan keterbukaan, kebersamaan dan kekeluargaan antar warga madrasah untuk mendukung kerjasama dan saling membantu.
C. TUJUAN MAN 2 YOGYAKARTA
Dalam konteks nasional penyelenggaraan pendidikan di Indonesia berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan fungsi tersebut maka penyelenggaraan pendidikan nasional diarahkan dalam rangka untuk mencapai tujuan yaitu berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia Indonesia yang utuh. Yakni manusia yang memiliki ciri-ciri antara lain: beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Tujuan umum tersebut secara bertahap akan dicapai disesuaikan dengan tingkat perkembangan dan kematangan peserta didik. Sehingga pada jenjang pendidikan menengah tujuan yang harus dicapai adalah meningkatkan kecerdasan dan pengetahuan, meningkatkan kepribadian dan akhlak mulia, meningkatkan keterampilan untuk hidup mandiri dan siap mengikuti pendidikan lebih lanjut.
Berangkat dari tujuan umum tersebut maka secara khusus tujuan penyelenggaraan pendidikan di MAN 2 Yogyakarta adalah :
1. Terwujudnya Insan Madrasah yang mengamalkan nilai dan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari
2. Terwujudnya peserta didik yang cerdas, terampil, mandiri untuk100% melanjutkan pendidikan.
3. Terwujudnya peserta didik yang berprestasi di bidang seni, olahraga, IPTEK dan Keagamaandi tingkat nasional.
14 5. Terwujudnya madrasah yang memberi keluasan akses, akuntabiltas, dan bermartabat 6. Terwujudnya Insan Madrasah yang menguasai teknologi informasi dan bahasa asing 7. Terciptanya lingkungan dan suasana madrasah yang bersih, sehat, tertib, nyaman, aman,
dan islami
8. Terintegrasinya wawasan lingkungan dalam proses pembelajaran
Melalui filosofi dari visi dan misi sebagai arah/ landasan serta tujuan yang jelas dan terukur sebagaimana yang tersebut di atas itulah MAN 2 Yogyakarta akan terus berupaya untuk meraihnya dengan melakukan perencanaan program kerja yang teintegrasi dan dikelola melalui pendekatan manajemen berbasis madrasah (MBM). Sehingga kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dapat diukur pencapaiannya dan terevaluasi guna menentukan program rencana tindaklanjutnya.
D. TARGET MAN 2 YOGYAKARTA
Berdasarkan visi, misi dan tujuan pendidikan MAN 2 Yogyakarta yang telah digariskan, maka ditetapkan panca prestasi MAN 2 Yogyakarta sebagai berikut :
1. Prestasi di bidang akhlak mulia
a. Membiasakan sikap tasamuh (toleransi), tawasuth (moderat), tawazun (keseimbangan), serta i’tidal (adil)
b. Membudayakan gaya hidup sehat dan peduli lingkungan melalui gerakan Usaha Kesehatan Madrasah/UKS dan gerakan Adiwiyata
c. Mewujudkan lingkungan madrasah yang kondusif untuk belajar mengajar, terhindar dari segala bentuk kekerasan fisik, kekerasan verbal, vandalisme, gank, dan NAPZA
2. Prestasi di bidang ilmu agama
a. Memiliki kebiasaan tadarus Al-Qur’an, sholat berjama’ah, sholat sunnah, berdo’a, dzikir, dan melafalkan serta meneladani Asmaul Husna
b. Mengembangkan tahfidzil Qur’an dg target min. bertambah hafalan 1 juz c. Mencetak kader da’i dan khatib (muballigh/muballighat)
d. Memperoleh prestasi dalam lomba keagamaan 3. Prestasi di bidang Ilmu pengetahuan dan Teknologi
a. Rata-rata nilai ujian meningkat setiap tahun
b. Prosentase peserta didik yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri meningkat. c. Memperoleh prestasi di dalam lomba-lomba ilmu pengetahuan dan Teknologi
15 d. Jumlah peserta didik yang mengikuti Lomba Kewirausahaan, Lomba Karya Tulis
Ilmiah (LKTI) dan LPIR bidang Sains dan Teknologi meningkat setiap tahun e. Memperoleh prestasi dalam LKTI dan LPIR bidang Sains dan Teknologi
f. Memiliki kemampuan dalam bidang ketrampilan broadcasting dan multimedia/teknologi informasi
4. Prestasi di bidang Bahasa dan Budaya
a. Mengembangkan budaya belajar positif (belajar keras, belajar cerdas, belajar ikhlas dan belajar tuntas)
b. Menerapkan budaya Jogja yang selaras dengan nilai – nilai islam dalam kehidupan sehari – hari.
c. Membudayakan 5 K (Kebersihan, Kesehatan, Kedisiplinan, Ketertiban, dan Keamanan) dan 5 S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun)
d. Memiliki kompetensi unggul dalam bercakap-cakap bahasa Inggris dan atau bahasa asing lain.
e. Memperoleh prestasi di bidang bahasa dan budaya . f. Memiliki kemampuan literasi dan berpikir kritis. 5. Prestasi di bidang Olahraga dan Seni
a. Mengembangkan bakat peserta didik di bidang olahraga dan seni b. Memperoleh kejuaraan di bidang olah raga dan seni.
16
BAB III
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM
A. STRUKTUR KURIKULUM 1. Kompetensi Inti
Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual (KI-1) yaitu, “Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya”.
Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial (KI-2) yaitu, “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”.
Kompetensi sikap spiritual dan sikap sosial dicapai melalui pembelajaran langsung dalam mata pelajaran PPKn dan kelompok mapel PAI. Sedangkan dalam mata pelajaran lain, kedua kompetensi ini dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.
Rumusan Kompetensi Inti Pengetahuan (KI-3) adalah sebagai berikut : “Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.”
Rumusan Kompetensi Inti Keterampilan (KI-4) adalah sebagai berikut : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
2. Mata Pelajaran
Struktur Pelajaran kelas X, XI, dan XII disusun berdasarkan KMA nomor 183 dan nomor 184 tahun 2019 dan Permendikbud nomor 59 tahun 2014 sebagaimana telah
17 diubah dengan Permendikbud nomor 36 tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 59 Tahun 2014 Tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah.
Tabel 1. Struktur Kurikulum MA Peminatan MIPA Reguler
No Mata Pelajaran Beban Jam Pelajaran Tiap Semester jum lah
1 2 3 4 5 6
KELOMPOK A (UMUM)
1 Pendidikan Agama Islam
Qur'an Hadits 2 2 2 2 2 2 12 Fiqih 2 2 2 2 2 2 12 Aqidah Ahlaq 2 2 2 2 2 2 12 SKI 2 2 2 2 2 2 12 2 PPKn 2 2 2 2 2 2 12 3 Bhs. Indonesia 4 4 4 4 4 4 24 4 Bhs. Arab 4 4 2 2 2 2 16 5 Matematika 4 4 4 4 4 4 24 6 Sejarah Indonesia 2 2 2 2 2 2 12 7 Bahasa Inggris 3 3 3 3 3 3 18 KELOMPOK B (UMUM)
1 Seni Budaya (Seni Teater) 1 1 1 1 1 1 6
2 PJOK 2 2 2 2 2 2 12
3 Prakarya & Kewirausahaan 2 2 2 2 2 2 12
4 Bahasa Jawa 1 1 1 1 1 1 6 5 Tahfidz 1 1 1 1 1 1 6 KELOMPOK C (PEMINATAN): 1 Matematika 3 3 4 4 4 4 22 2 Biologi 3 3 4 4 4 4 22 3 Fisika 3 3 4 4 4 4 22 4 Kimia 3 3 4 4 4 4 22
Mapel Pilihan Lintas Minat dan atau Pendalaman Minat dan atau Informatika
1 Informatika 2 2 4
2 Geografi 3 3 3 3 3 3 18
JUMLAH 51 51 51 51 51 51 306
18 Tabel 2. Struktur Kurikulum MA Peminatan MIPA Riset
No Mata Pelajaran Beban Jam Pelajaran Tiap Semester jum lah
1 2 3 4 5 6
KELOMPOK A (UMUM)
1 Pendidikan Agama Islam
Qur'an Hadits 2 2 2 2 2 2 12 Fiqih 2 2 2 2 2 2 12 Aqidah Ahlaq 2 2 2 2 2 2 12 SKI 2 2 2 2 2 2 12 2 PPKn 2 2 2 2 2 2 12 3 Bhs. Indonesia 4 4 4 4 4 4 24 4 Bhs. Arab 4 4 2 2 2 2 16 5 Matematika 4 4 4 4 4 4 24 6 Sejarah Indonesia 2 2 2 2 2 2 12 7 Bahasa Inggris 3 3 3 3 3 3 18 KELOMPOK B (UMUM)
1 Seni Budaya (Seni Teater) 1 1 1 1 1 1 6
2 PJOK 2 2 2 2 2 2 12
3 Prakarya & Kewirausahaan 2 2 2 2 2 2 12
4 Bahasa Jawa 1 1 1 1 1 1 6 5 Tahfidz 1 1 1 1 1 1 6 6 Riset 2 2 2 2 2 2 12 KELOMPOK C (PEMINATAN): 1 Matematika 3 3 4 4 4 4 22 2 Biologi 3 3 4 4 4 4 22 3 Fisika 3 3 4 4 4 4 22 4 Kimia 3 3 4 4 4 4 22
Mapel Pilihan Lintas Minat dan atau Pendalaman Minat dan atau Informatika
1 Informatika 2 2 4
2 Ekonomi 3 3 3 3 3 3 18
19 Tabel 3 . Struktur Kurikulum MA Peminatan MIPA Plus Multimedia
No Mata Pelajaran Beban Jam Pelajaran Tiap Semester Jml
1 2 3 4 5 6
KELOMPOK A (UMUM)
1 Pendidikan Agama Islam
Qur'an Hadits 2 2 2 2 2 2 12 Fiqih 2 2 2 2 2 2 12 Aqidah Ahlaq 2 2 2 2 2 2 12 SKI 2 2 2 2 2 2 12 2 PPKn 2 2 2 2 2 2 12 3 Bhs. Indonesia 4 4 4 4 4 4 24 4 Bhs. Arab 4 4 2 2 2 2 16 5 Matematika 4 4 4 4 4 4 24 6 Sejarah Indonesia 2 2 2 2 2 2 12 7 Bahasa Inggris 3 3 3 3 3 3 18 KELOMPOK B (UMUM)
1 Seni Budaya (Seni Teater) 1 1 1 1 1 1 6
2 PJOK 2 2 2 2 2 2 12
3 Prakarya & Kewirausahaan 2 2 2 2 2 2 12
4 Bahasa Jawa 1 1 1 1 1 1 6 5 Tahfidz 1 1 1 1 1 1 6 KELOMPOK C (PEMINATAN): 1 Matematika 3 3 4 4 4 4 22 2 Biologi 3 3 4 4 4 4 22 3 Fisika 3 3 4 4 4 4 22 4 Kimia 3 3 4 4 4 4 22
Mapel Pilihan Lintas Minat dan atau Pendalaman Minat dan atau Informatika
1 Informatika 2 2 4
2 Bahasa Jepang 3 3 3 3 3 3 18
Mapel Plus Multimedia 6 6 6 6 6 6 36
20 Tabel 4. Struktur Kurikulum MA Peminatan IPS Reguler
No
. Mata Pelajaran
Beban Jam Pelajaran Tiap Semester JML
1 2 3 4 5 6
KELOMPOK A (UMUM)
1 Pendidikan Agama Islam
a. A. Qur'an Hadits 2 2 2 2 2 2 12 b. Fiqih 2 2 2 2 2 2 12 c. Aqidah Ahlaq 2 2 2 2 2 2 12 d. SKI 2 2 2 2 2 2 12 2 PPKn 2 2 2 2 2 2 12 3 Bhs. Indonesia 4 4 4 4 4 4 24 4 Bhs. Arab 4 4 2 2 2 2 16 5 Matematika 4 4 4 4 4 4 24 6 Sejarah Indonesia 2 2 2 2 2 2 12 7 Bahasa Inggris 3 3 3 3 3 3 18 KELOMPOK B (UMUM)
1 Seni Budaya (Seni Teater) 1 1 1 1 1 1 6
2 PJOK 2 2 2 2 2 2 12
3 Prakarya & Kewirausahaan 2 2 2 2 2 2 12
4 Bahasa Jawa 1 1 1 1 1 1 6 5 Tahfidz 1 1 1 1 1 1 6 KELOMPOK C (PEMINATAN): 1 Geografi 3 3 4 4 4 4 22 2 Sejarah 3 3 4 4 4 4 22 3 Sosiologi 3 3 4 4 4 4 22 4 Ekonomi 3 3 4 4 4 4 22
Mapel Pilihan Lintas Minat dan atau Pendalaman Minat dan atau Informatika
1 Informatika 2 2 4
2 Bahasa Jerman 3 3 3 3 3 3 18
21 Tabel 5. Struktur Kurikulum MA Peminatan IPS KKO
No
. Mata Pelajaran
Beban Jam Pelajaran Tiap Semester JML
1 2 3 4 5 6
KELOMPOK A (UMUM)
1 Pendidikan Agama Islam
a. A. Qur'an Hadits 2 2 2 2 2 2 12 b. Fiqih 2 2 2 2 2 2 12 c. Aqidah Ahlaq 2 2 2 2 2 2 12 d. SKI 2 2 2 2 2 2 12 2 PPKn 2 2 2 2 2 2 12 3 Bhs. Indonesia 4 4 4 4 4 4 24 4 Bhs. Arab 4 4 2 2 2 2 16 5 Matematika 4 4 4 4 4 4 24 6 Sejarah Indonesia 2 2 2 2 2 2 12 7 Bahasa Inggris 3 3 3 3 3 3 18 KELOMPOK B (UMUM)
1 Seni Budaya (Seni Teater) 1 1 1 1 1 1 6
2 PJOK 2 2 2 2 2 2 12
3 Prakarya & Kewirausahaan 2 2 2 2 2 2 12
4 Bahasa Jawa 1 1 1 1 1 1 6 5 Tahfidz 1 1 1 1 1 1 6 6 Penguatan KKO 4 4 2 2 2 2 16 KELOMPOK C (PEMINATAN): 1 Geografi 3 3 4 4 4 4 22 2 Sejarah 3 3 4 4 4 4 22 3 Sosiologi 3 3 4 4 4 4 22 4 Ekonomi 3 3 4 4 4 4 22
Mapel Pilihan Lintas Minat dan atau Pendalaman Minat dan atau Informatika
1 Informatika 1 1 1 1 1 1 4
22 Tabel 6. Struktur Kurikulum Peminatan Bahasa dan Budaya Plus Broadcasting
No
. Mata Pelajaran
Beban Jam Pelajaran Tiap Semester JML
1 2 3 4 5 6
KELOMPOK A (UMUM)
1 Pendidikan Agama Islam
a. A. Qur'an Hadits 2 2 2 2 2 2 12 b. Fiqih 2 2 2 2 2 2 12 c. Aqidah Ahlaq 2 2 2 2 2 2 12 d. SKI 2 2 2 2 2 2 12 2 PPKn 2 2 2 2 2 2 12 3 Bhs. Indonesia 4 4 4 4 4 4 24 4 Bhs. Arab 4 4 2 2 2 2 16 5 Matematika 4 4 4 4 4 4 24 6 Sejarah Indonesia 2 2 2 2 2 2 12 7 Bahasa Inggris 3 3 3 3 3 3 18 KELOMPOK B (UMUM)
1 Seni Budaya (Seni Teater) 1 1 1 1 1 1 6
2 PJOK 2 2 2 2 2 2 12
3 Prakarya & Kewirausahaan
(Informatika) 2 2 2 2 2 2
12
4 Bahasa Jawa 1 1 1 1 1 1 6
5 Tahfidz 1 1 1 1 1 1 6
KELOMPOK C (PEMINATAN):
1 Bahasa dan Sastra Indonesia 3 3 4 4 4 4 22
2 Bahasa dan Sastra Inggris 3 3 4 4 4 4 22 3 Bahasa dan Sastra Jerman 3 3 4 4 4 4 22
4 Antropologi 3 3 4 4 4 4 22
Mapel Pilihan Lintas Minat dan atau Pendalaman Minat dan atau Informatika
1 Ekonomi 2 2 4
42 Bahasa Jepang 3 3 3 3 3 3 8
Mapel Plus Broadcasting 6 6 6 6 6 6 36
JUMLAH 57 57 57 57 57 57 342
23 Tabel 7. Struktur Kurikulum Peminatan Keagamaan
No
. Mata Pelajaran
Beban Jam Pelajaran Tiap Semester JML
1 2 3 4 5 6
KELOMPOK A (UMUM)
1 Pendidikan Agama Islam
a. A. Qur'an Hadits 4 4 4 4 4 4 24 b. Fiqih 2 2 2 2 2 2 12 c. Aqidah Ahlaq 4 4 4 4 4 4 24 d. SKI 2 2 2 2 2 2 12 2 PPKn 2 2 2 2 2 2 12 3 Bhs. Indonesia 4 4 4 4 4 4 24 4 Bhs. Arab 4 4 2 2 2 2 16 5 Matematika 4 4 4 4 4 4 24 6 Sejarah Indonesia 2 2 2 2 2 2 12 7 Bahasa Inggris 3 3 3 3 3 3 18 KELOMPOK B (UMUM)
1 Seni Budaya/ Qira’atul Kutub 1 1 1 1 1 1 6
2 PJOK 2 2 2 2 2 2 12
3 Prakarya & Kewirausahaan 2 2 2 2 2 2 12
4 Bahasa Jawa 1 1 1 1 1 1 6 5 Tahfidz 2 2 2 2 2 2 14 KELOMPOK C (PEMINATAN): 1 Ilmu Tafsir 2 2 3 3 3 3 16 2 Ilmu Hadits 2 2 3 3 3 3 16 3 Ushul Fikih 2 2 3 3 3 3 16 4 Bahasa Arab 2 2 3 3 3 3 16
Mapel Pilihan Lintas Minat dan atau Pendalaman Minat dan atau Informatika
1 Informatika 2 2 4
2 Ekonomi 2 2 2 2 2 2 12
24 3. Beban Belajar
Kegiatan belajar mengajar di MAN 2 Yogyakarta dilaksanakan menggunakan dua system, yaitu sistem paket dan melalui Sistem Kreditdit Semester (SKS).
a. Sistem Paket
Beban belajar dengan sistem paket mengatur alokasi waktu untuk tiap mapel pada semester gasal dan genap dalam satu tahun ajaran. Pemanfaatan alokasi waktu tersebut mempertimbangkan potensi dan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi.
b. Sistem Kredit Semester
Beban belajar merupakan keseluruhan kegiatan yang harus diikuti peserta didik dalam satu minggu, satu semester, dan satu tahun pembelajaran. Beban belajar SKS dinyatakan dengan jam pelajaran (JP) dengan beban keseluruhan pada jenjang MA minimal 306 JP di luar muatan lokal. Beban belajar 1 JP secara umum terdiri atas 45 menit kegiatan tatap muka dan minimal 60% (sekitar 27 menit) untuk kegiatan penugasan terstruktur dan tugas mandiri tidak terstruktur. Pengaturan beban belajar dalam penyelenggaraan SKS adalah pengaturan beban belajar setiap unit pembelajaran utuh atau dalam hal ini disebut UKBM dalam rangka mencapai ketuntasan belajar atau penguasaan substansi pada UKBM, dan ketuntasan belajar dalam konteks kurun waktu belajar sebagaimana ditetapkan pada Struktur Kurikulum.
Dalam penyelenggaraan SKS melalui pengorganisasian pembelajaran bervariasi dan pengelolaan waktu belajar yang fleksibel, dengan menyediakan unit-unit pembelajaran utuh setiap mata pelajaran yang dapat diikuti oleh peserta didik. Pengelolaan waktu belajar yang fleksibel dilakukan melalui pengambilan beban belajar untuk unit-unit pembelajaran utuh setiap mata pelajaran oleh peserta didik sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing. Unit pembelajaran utuh disebut juga dengan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM), dengan prinsip umum: fleksibel, keunggulan, maju berkelanjutan, keadilan dan relevansi. Uraian selengkapnya adalah sebagai berikut :
a. Alokasi Waktu Jam Pelajaran
Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 45 menit. Pada tahun pelajaran 2020-2021 ini, Tim Pengembang Kurikulum membedakan alokasi waktu jam pelajaran
25 bagi madrasah program regular dan madrasah program plus ketrampilan. Dengan demikian, penempatan alokasi waktu jam pelajaran harian selama 1 minggu adalah sebagai berikut :
1). MA Reguler
Tabel 8. Alokasi Waktu Hari Senin 6 hari kerja
JAM ALOKASI WAKTU KEGIATAN
1 7:00 - 7:45 PPK/GLS/BK/PLH** 2 7:45 - 8:30 KBM 3 8:30 - 9:15 KBM 9:15 - 9:30 ISTIRAHAT PAGI 4 9:30 - 10:15 KBM 5 10:15 - 11:00 KBM 6 11:00 - 11:45 KBM 11:45 - 12:15 ISTIRAHAT SIANG 7 12:15 - 13:00 KBM 8 13:00 - 13:45 KBM
9 13:45 - 14:30 KBM & DOA PENUTUP
Tabel 9. Alokasi Waktu Hari Selasa 6 hari kerja
JAM ALOKASI WAKTU KEGIATAN
1 7:00 - 7:45 KBM 2 7:45 - 8:30 KBM 8:30 - 9:15 ISTIRAHAT PAGI 3 9:15 - 9:30 KBM 4 9:30 - 10:15 KBM 5 10:15 - 11:00 KBM 6 11:00 - 11:45 KBM 11:45 - 12:15 ISTIRAHAT SIANG 7 12:15 - 13:00 KBM 8 13:00 - 13:45 KBM 9 13:45 - 14:30 KBM
10 14.30 - 15.15 KBM & DOA PENUTUP Jam. 1 Diawali dengan berdoa, Tadarus Al-Qur’an/Asmaul Husna/ Menyanyikan Lagu Mars Madrasah
26 Tabel 10. Alokasi Waktu Hari Rabu, Kamis dan Sabtu 6 hari kerja
JAM ALOKASI WAKTU KEGIATAN
1 7:00 - 7:45 KBM 2 7:45 - 8:30 KBM 8:30 - 9:15 ISTIRAHAT PAGI 3 9:15 - 9:30 KBM 4 9:30 - 10:15 KBM 5 10:15 - 11:00 KBM 6 11:00 - 11:45 KBM 11:45 - 12:15 ISTIRAHAT SIANG 7 12:15 - 13:00 KBM 8 13:00 - 13:45 KBM
9 13:45 - 14:30 KBM & DOA PENUTUP Jam. 1 Diawali dengan berdoa, Tadarus Al-Qur’an/Asmaul Husna/ Menyanyikan Lagu Mars Madrasah
Tabel 11. Alokasi Waktu Hari Jumat 6 hari kerja
JAM ALOKASI WAKTU KEGIATAN
1 07:00 - 07:45 KBM 2 07:45 - 08:30 KBM 08:30 - 09:15 ISTIRAHAT PAGI 3 09:15 - 09:30 KBM 4 09:30 - 10:15 KBM 5 10:15 - 11:00 KBM
6 11:00 - 11:45 KBM & Doa Penutup
Jam. 1 Diawali dengan berdoa, Tadarus Al-Qur’an/Asmaul Husna/ Menyanyikan Lagu Mars Madrasah
27 2). MA Plus Broadcasting/Multimedia
Tabel 12. Alokasi Waktu Hari Senin 6 hari kerja
JAM ALOKASI WAKTU KEGIATAN
1 7:00 - 7:45 PPK/GLS/BK/PLH** 2 7:45 - 8:30 KBM 3 8:30 - 9:15 KBM 9:15 - 9:30 ISTIRAHAT PAGI 4 9:30 - 10:15 KBM 5 10:15 - 11:00 KBM 6 11:00 - 11:45 KBM 11:45 - 12:15 ISTIRAHAT SIANG 7 12:15 - 13:00 KBM 8 13:00 - 13:45 KBM 9 13:45 - 14:30 KBM
10 14:30 - 15:15 KBM & DOA PENUTUP
Tabel 13. Alokasi Waktu Hari Selasa 6 hari kerja
JAM ALOKASI WAKTU KEGIATAN
1 7:00 - 7:45 KBM 2 7:45 - 8:30 KBM 8:30 - 9:15 ISTIRAHAT PAGI 3 9:15 - 9:30 KBM 4 9:30 - 10:15 KBM 5 10:15 - 11:00 KBM 6 11:00 - 11:45 KBM 11:45 - 12:15 ISTIRAHAT SIANG 7 12:15 - 13:00 KBM 8 13:00 - 13:45 KBM 9 13:45 - 14:30 KBM
10 14.30 - 15.15 KBM & DOA PENUTUP Jam. 1 Diawali dengan berdoa, Tadarus Al-Qur’an/Asmaul Husna/ Menyanyikan Lagu Mars Madrasah
28 Tabel 14. Alokasi Waktu Hari Rabu dan Kamis 6 hari kerja
JAM ALOKASI WAKTU KEGIATAN
1 7:00 - 7:45 KBM 2 7:45 - 8:30 KBM 8:30 - 9:15 ISTIRAHAT PAGI 3 9:15 - 9:30 KBM 4 9:30 - 10:15 KBM 5 10:15 - 11:00 KBM 6 11:00 - 11:45 KBM 11:45 - 12:15 ISTIRAHAT SIANG 7 12:15 - 13:00 KBM 8 13:00 - 13:45 KBM
9 13:45 - 14:30 KBM & DOA PENUTUP Jam. 1 Diawali dengan berdoa, Tadarus Al-Qur’an/Asmaul Husna/ Menyanyikan Lagu Mars Madrasah
Tabel 15. Alokasi Waktu Hari Jumat 6 hari kerja
JAM ALOKASI WAKTU KEGIATAN
1 07:00 - 07:45 KBM 2 07:45 - 08:30 KBM 08:30 - 09:15 ISTIRAHAT PAGI 3 09:15 - 09:30 KBM 4 09:30 - 10:15 KBM 5 10:15 - 11:00 KBM 6 11:00 - 11:45 KBM
11:45 - 12:45 SHOLAT JUMAT & ISTIRAHAT
7 12:45 - 13:30 KBM
8 13:30 - 14:15 KBM
9 14:15 - 15:00 KBM & DOA PENUTUP Jam. 1 Diawali dengan berdoa, Tadarus Al-Qur’an/Asmaul Husna/ Menyanyikan Lagu Mars Madrasah
29 Tabel 16. Alokasi Waktu Hari Sabtu 6 hari kerja
JAM ALOKASI WAKTU KEGIATAN
1 7:00 - 7:45 KBM 2 7:45 - 8:30 KBM 8:30 - 9:15 ISTIRAHAT PAGI 3 9:15 - 9:30 KBM 4 9:30 - 10:15 KBM 5 10:15 - 11:00 KBM 6 11:00 - 11:45 KBM 11:45 - 12:15 ISTIRAHAT SIANG 7 12:15 - 13:00 KBM 8 13:00 - 13:45 KBM 9 13:45 - 14:30 KBM 10 14:30 - 15:15 KBM
11 15:15 - 16:00 KBM & DOA PENUTUP Jam. 1 Diawali dengan berdoa, Tadarus Al-Qur’an/Asmaul Husna/ Menyanyikan Lagu Mars Madrasah
b. Beban belajar per minggu
Berdasarkan surat edaran Dirjen Pendis tentang Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2020-2021, jumlah minggu efektif dalam satu tahun pelajaran minimal 36 minggu dengan jumlah jam pembelajaran minimal 1836 jam pelajaran untuk kelas X dan XI. Sedangkan untuk kelas XII jumlah minggu efektif dalam satu tahun pelajaran adalah minimal 32 minggu dengan jumlah jam pembelajaran minimal 1632 jam pelajaran. Berdasarkan analisis terhadap Kalender Pendidikan MAN 2 Yogyakarta diperoleh data bahwa jumlah minggu efektif KBM adalah 45 minggu dengan jumlah jam pembelajaran 1961. Dengan demikian jumlah minggu efektif dan jumlah jam pembelajaran MAN 2 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2020-2021 sudah memenuhi kriteria.
c. Ketentuan beban belajar tatap muka, penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri.
Beban belajar SKS dinyatakan dengan jam pelajaran (JP) dengan beban keseluruhan pada jenjang MA minimal 306 JP di luar muatan lokal. Beban belajar
30 1 JP secara umum terdiri atas 45 menit kegiatan tatap muka dan minimal 60% (sekitar 27 menit) untuk kegiatan penugasan terstruktur dan tugas mandiri tidak terstruktur.
Kegiatan praktik dapat dilaksanakan di madrasah maupun di luar madrasah. Kegiatan praktik di madrasah terintegrasi dengan kegiatan KBM tatap muka pada jam pembelajaran efektif maupun di luar jam pembelajaran efektif. Alokasi waktu untuk kegiatan praktik adalah dua jam kegiatan praktik setara dengan satu jam tatap muka. Pemilihan Kompetensi Dasar yang dilaksanakan dengan metode praktik dilakukan oleh MGMP lokal MAN 2 Yogyakarta. Kegiatan praktik di luar madrasah dapat terdiri dari praktik masing-masing pelajaran dan atau Praktik Kunjungan Lapangan yang diselenggarakan bersama-sama. Praktik Kunjungan Lapangan (PKL) dilaksanakan oleh kelas X dan kelas XI dengan berkolaborasi dengan kegiatan studi tour.
d. Beban Belajar Tambahan
Beban belajar tambahan ditetapkan berdasarkan kebutuhan peserta didik dengan mengacu kepada peraturan yang sesuai. Pengaturan beban belajar untuk kelas X, XI, dan XII mengacu kepada Permendikbud nomor 59 tahun 2014 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum serta KMA nomor 183 tahun 2019 tentang Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Bahasa Arab dan Agama Islam. Berdasarkan keempat peraturan tersebut, beban belajar peserta didik MA adalah minimal 51 jp/minggu untuk kelas regular dan 57 JP/minggu untuk kelas plus broadcasting/multimedia. MAN 2 Yogyakarta menerapkan angka minimal untuk beban belajar kegiatan tatap muka intrakurikuler, yaitu sebanyak 51 jp dan 57 jp per minggu. Adapun kegiatan Bimbingan Konseling/Bimbingan TIK/Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)/Revitalisasi Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) dan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) mengambil waktu ko-kurikuler.
Ko-kurikuler adalah kegiatan diluar pembelajaran yang dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran. Kegiatan kokurikuler tetap memerlukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang baik agar dapat memberi nilai tambahan bagi peserta didik. Kegiatan ko-kurikuler bertujuan menunjang pelaksanaan intrakurikuler agar peserta didik dapat lebih menghayati bahan atau materi yang telah dipelajarinya serta melatih peserta didik untuk melaksanakan tugas secara bertanggung jawab.Pelaksanan kokurikulermemperhatikan asas-asas sebagai berikut ; (1)
31 menunjang langsung pada kegiatan intrakurikuler dan kepentingan belajar siswa; (2) tidak merupakan beban yang berlebihan bagi siswa; (3) tidak menimbulkan beban pembiayaan tambahan yang berat bagi orang tua siswa; (4) memerlukan pengadministrasian, pembimbingan atau pendampingan, pemantauan (monitoring), dan penilaianuntuk meningkatkan efektifitas kegiatan dan hasil pelaksanaan ko-kurikuler.
Kegiatan ko-kurikuler di MAN 2 Yogyakarta, terdiri atas :
1. Ko – kurikuler yang dilaksanakan sebelum dan sesudah pembelajaran
Ko – kurikuler yang dilaksanakan pagi hari sebelum pembelajaran disesuaikan dengan amanat permendikbud nomor 23 tahun 2015 dan surat edaran Kakanwil Kemenag DIY tentang Kebijakan Madrasah dan Penguatan Pendidikan Karakter. Kegiatan Ko – kurikuler dilaksanakan pada jam pra-pembelajaran berupa tadarus Al Qurandan membaca Asmaulhusna atau melaksanakan sholat dhuha serta menyanyikan lagu nasional/Mars Madrasah/Hymne Madrasah/Mars MAN 2 Yogyakarta/Indonesia Raya. Kegiatan pra pembelajaran diakhiri doa bersama sebelum belajar. Seluruh rangkaian kegiatan pra-pembelajaran dilaksanakan secara klasikal dengan dipandu/dipimpin oleh guru bina/pamong kelas.
Kegiatan ko-kurikuler sesudah KBM harian terdiri dari menyanyi lagu nasional pilihan dan doa sesudah belajar. Lagu yang dinyanyikan dipilih oleh siswa. Guru jam terakhir memimpin pembacaan doa setelah belajar secara klasikal/bersama-sama.
2. Ko – kurikuler yang dilaksanakan sore hari
Ko – kurikuler yang dilaksanakan sore hari adalah kegiatan Matrikulasi Baca Tulis Al-Quran (BTAQ), Matrikulasi Kemampuan Operasi Aljabar (MKOA), Matrikulasi Penguatan English Vocabulary (MPEC), Program Peningkatan Kompetensi Keagamaan/Bimbingan Praktik Ibadah (PPKK/BIP), Program Pembinaan KKO (Kelas Khusus Olahraga), Kelas Khusus KSN, Kelas Informatika dan Program Pembinaan ILC (International Language Class). BTAQ bertujuan menyetarakan kemampuan baca tulis Alquran bagi peserta didik baru kelas X yang belum lancar membaca Alquran. Output yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kesiapan peserta didik kelas X dalam mengikuti pembelajaran mapel-mapel di madrasah yang sarat kegiatan membaca dan menulis huruf Alquran seperti bahasa Arab, Quran Hadits, Fikih,
32 dll. MKA dan MPEC diselenggarakan untuk peserta didik kelas X dan atau kelas XI. Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan logika dan daya nalar matematis peserta didik. Output yang diharapkan adalah meningkatnya prestasi dalam mata pelajaran Matematika serta mapel-mapel lain yang membutuhkan kemampuan nalar matematis. PPKK/BIP diselenggarakan bagi kelas XI dan XII dengan tujuan meningkatkan jumlah hafalan Alquran, membiasakan praktik ibadah individu dan ibadah sosial serta menjaga perkembangan karakter islami pada diri peserta didik. Program Pembinaan KKO diselenggarakan untuk kelas X, XI dan XII IPS 1 (kelas khusus olahraga) dan peserta didik terpilih dari kelas X dan atau kelas XI (kelas khusus KSN). Dua program pembinaan khusus ini bertujuan untuk memupuk prestasi olahraga dan akademik. Sedangkan Program Pembinaan ILC diselenggarakan untuk kelas X dan XI IBB dengan tujuan untuk membina kemampuan berbicara bahasa asing non-English, serta penambahan program plus broadcasting bagi kelas IBB dan penyelenggaraan pembinaan kelas multimedia diperuntukkan bagi kelas MIPA yang terpilih untuk memberi bekal di bidang IT dalam menghadapi era disruptif.
3. Ko – kurikuler rutin mingguan.
Ko – kurikuler rutin mingguan di MAN 2 Yogyakarta adalah Upacara/Apel tiap senin, dan kegiatan peningkatan kemampuan literasi.
e. Beban Kerja Guru
Beban kerja guru mencakup kegiatan tugas utama dan kegiatan tugas tambahan. Kegiatan tugas utama dilaksanakan dalam jam pelajaran dan atau di luar jam pelajaran. Kegiatan tugas utama dilaksanakan dalam pembelajaran intrakurikuler dan atau ekstrakurikuler.
MAN 2 Yogyakarta memiliki 2 jenis guru, yaitu guru mata pelajaran, guru Bimbingan Konseling (BK). Beban kerja guru mata pelajaran dihitung berdasarkan jumlah jam tatap muka di kelas. Beban kerja guru mata pelajaran paling sedikit 24 jam tatap muka (atau setara 24 jam tatap muka) dan paling banyak 40 jam tatap muka. Pemenuhan beban kerja guru dilaksanakan dengan ketentuan paling sedikit 6 jam tatap muka per minggu di satminkal (satuan administrasi pangkal), dalam hal ini guru MAN 2 Yogyakarta minimal mengajar tatap muka di MAN 2 Yogyakarta sebanyak 6 jam tatap muka.
33 Beban kerja guru BK adalah mengampu bimbingan dan konseling untuk paling sedikit 5 rombel per tahun pada satuan atau lebih satuan pendidikan.
Kegiatan tugas utama guru mata pelajaran meliputi : merencanakan dan melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, menindaklanjuti hasil penilaian pembelajaran, serta membimbing dan melatih peserta didik. Kegiatan tugas utama konselor atau guru Bimbingan dan Konseling meliputi : merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan melakukan tindak lanjut layanan bimbingan dan konseling.
Selain kegiatan tugas utama, MAN 2 Yogyakarta membutuhkan tenaga guru untuk melaksanakan kegiatan tugas tambahan sebagai Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah (empat bidang), Kepala Laboratorium (dua laboratorium), Kepala Asrama, Kepala Perpustakaan dan Wali Kelas (16 rombel) Pembimbing Akademik dalam system pelayanan SKS (8 Rombel). Tugas-tugas tambahan menjadi Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah, Kepala Laboratorium, Kepala Asrama dan Kepala Perpustakaan dihargai setara 12 jam tatap muka. Pemberian tugas tambahan menjadi wali kelas, Pembina OSIM, Pembina Ekstrakurikuler, Koordinator PPKB/PKG dihargai paling banyak setara dengan 6 jam tatap muka. Tugas tambahan sebagai penilai PKG, Pembimbing ko-kurikuler diargai paling banyak setara 2 jam tatap muka, sedangkan tugas tambahan sebagai guru piket dihargai paling banyak setara 1 jam tatap muka.
Pelaksanaan pemenuhan beban kerja dalam kegiatan tugas utama maupun kegiatan tugas tambahan dari guru-guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjadi bagian dari pemenuhan jam kerja wajib PNS sejumlah 37,5 jam per minggu.
f. Supervisi dan Monitoring
Kegiatan supervisi dan monitoring terdiri atas supervisi akademik dan supervisi manajerial. Supervisi akademik wajib diikuti seluruh guru dan terdiri atas supervisi kegiatan perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi KBM. Sedangkan supervisi manajerial meliputi supervisi atas perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi tugas-tugas wakil-wakil kepala, kepala perpustakaan dan kepala-kepala laboratorium. Supervisi manajerial juga dilaksanakan untuk kegiatan pengelolaan kelas (oleh wali kelas), ketatausahaan dan kegiatan-kegiatan utama madrasah seperti PPDB, Ujian, Ekstrakurikuler, dan lain-lain.
34 Supervisi dan monitoring dilaksanakan oleh kepala madrasah. Untuk kegiatan supervisi akademik, kepala madrasah dapat menugaskan guru senior terpilih untuk menjadi asesor setelah terlebih dulu menyelenggarakan kegiatan pembinaan asesor. Asesor supervisi dapat pula sekaligus bertindak sebagai penilai PKG. Kegiatan supervisi akademik meliputi verifikasi dokumen perencanaan, visitasi KBM dan verifikasi dokumen evaluasi KBM. Kegiatan visitasi KBM diselenggarakan pada bulan September s.d. November setiap tahunnya.
Supervisi manajerial dilaksanakan oleh kepala madrasah. Untuk kegiatan supervisi manajerial, kepala madrasah dapat meminta bantuan pengawas pendidikan madrasah kota Yogyakarta. Kegiatan supervisi manajerial dilaksanakan setahun sekali.
g. Sistem Penghargaan Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Sistem penghargaan bagi pendidik dan tenaga kependidikan terbagi atas dua kategori :
(1). Sistem penghargaan bagi guru/pendidik
Sistem penghargaan bagi guru/pendidik terdiri atas penghargaan insidental dan penghargaan tahunan yang didahului dengan proses pemilihan. Penghargaan insidental terdiri dari :
(a). Penghargaan bagi guru yang berhasil mengantarkan siswa binaannya memenangi (juara 1) kejuaraan/perlombaan tingkat kota, provinsi DIY atau nasional. Bentuk penghargaan yang diberikan adalah sertifikat penghargaan , suvenir dan publikasi.
(b). Penghargaan bagi guru yang berhasil membuat karya inovatif, menyusun dan atau menerbitkan karya tulis ilmiah, atau mengikuti kompetisi akademik/kreativitas guru. Bentuk penghargaan yang diberikan adalah sertifikat penghargaan , suvenir dan uang pembinaan.
(c). Sedangkan sistem penghargaan tahunan diberikan pada guru yang terpilih sebagai guru berprestasi dalam kompetisi guru berprestasi tingkat madrasah. Kriteria penilaian guru berprestasi tingkat madrasah meliputi : hasil tes kemampuan dasar, hasil supervisi/visitasi KBM, nilai PKG/SKP, dan hasil angket kepribadian teladan unggul. Bentuk penghargaan yang diberikan adalah sertifikat penghargaan , suvenir dan uang pembinaan.
35 (2). Sistem penghargaan bagi tenaga kependidikan
Sistem pendidikan bagi tenaga kependidikan berupa penghargaan tahunan yang didahului dengan proses seleksi/penilaian. Aspek-aspek penilaian yang dimaksud meliputi : kuantifikasi capaian kinerja sesuai rencana target, kuantifikasi kualitas hasil kerja dan hasil angket kepribadian teladan unggul. 4. Kompetensi Dasar
Jumlah mata pelajaran dalam struktur kurikulum MAN 2 Yogyakarta adalah sebanyak 30 mapel. Seluruhnya memiliki Kompetensi Dasar berdasarkan permendikbud nomor 59 tahun 2014 dan perubahan-perubahannya atau berdasarkan KMA nomor 183 tahun 2019. Daftar Kompetensi Dasar terlampir.
B. MUATAN KURIKULUM
1. Mata Pelajaran Intra Kurikuler
Mata pelajaran intra kurikuler menurut Permendikbud no 59 tahun 2014, terdiri atas mapel wajib kelompok A, mapel wajib kelompok B, mapel peminatan dan mapel lintas minat. Mata Pelajaran Kelompok A adalah mapel dengan muatan yang disusun pemerintah dan berlaku secara nasional. Untuk Madrasah,kelompok ini terbagi dua menjadi mapel kelompok A kategori Umum dan mapel kelompok A kategori Pendidikan Agama Islam (ciri khas madrasah).
Mapel Kelompok A kategori umum terdiri dari : 1) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) 2) Bahasa Indonesia
3) Matematika 4) Sejarah Indonesia 5) Bahasa Inggris
Mata Pelajaran Kelompok A kategori PAI menurut Keputusan Menteri Agama nomor 183 tahun 2019 terdiri atas mapel-mapel:
1) Qur’an Hadits 2) Fikih
3) Aqidah Akhlak
4) Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) 5) Bahasa Arab