• Tidak ada hasil yang ditemukan

Indonesian Journal of Elementary and Childhood Education, Vol. 1 No. 2, 2020: 44-50

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Indonesian Journal of Elementary and Childhood Education, Vol. 1 No. 2, 2020: 44-50"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Indonesian Journal of Elementary and Childhood Education, Vol. 1 No. 2, 2020: 44 - 50

44 Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash Terhadap Motivasi Belajar

Siswa Kelas IV B SDN 1 Rumak Kecamatan Kediri Tahun Pelajaran 2018/2019 Lina Nida Zulfa, Ida Ermiana, Lalu Hamdian Affandi

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Mataram *E-mail: [email protected]

Received: 2 Juni 2020; Accepted: 28 Juni 2020; Published: 30 Juni 2020

ABSTRACT

This study aimed to determine the effect of the use of Macromedia Flash-based media on the learning motivation of class IV B students at SDN 1 Rumak in Kediri in 2018/2019. The results of this study were expected to be useful theoretically and practically. This type of research is an experimental study with repeated treatment research design. The subjects in this study were students of class IV B SDN 1 Rumak. Data collection methods are questionnaires and observations. Questionnaire is used to obtain data related to student motivation, while observation is used to obtain data on the performance of learning conducted by the teacher. The data obtained were then analyzed using the Anova repeated measure formula to determine whether there is an influence of the use of Macromedia Flash media on student motivation. Based on the repeated measure ANOVA test results obtained a significance number of 0,000, which means less than 0.05. This shows that H0 is rejected Ha is declared acceptable. Then it can be concluded that the Macromedia Flash media influences the learning motivation of class IV B SDN 1 Rumak Kediri District in 2018/2019.

Keywords: Media, Macromedia Flash, Learning Motivation ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media berbasis Macromedia Flash terhadap motivasi belajar siswa kelas IV B SDN 1 Rumak Kecamatan Kediri tahun pelajaran 2018/2019. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat secara teoritis maupun praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian repeated treatment. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV B SDN 1 Rumak. Metode pengumpulan data yaitu angket dan observasi. Angket digunakan untuk memperoleh data yang berkaitan dengan motivasi belajar siswa, sedangkan observasi digunakan untuk memperoleh data keterlaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan rumus anova repeated measure untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan media Macromedia Flash terhadap motivasi belajar siswa. Berdasarkan hasil uji anova repeated measure diperoleh angka signifikansi 0,000 yang berarti lebih kecil dari 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa H0 dinyatakan ditolak Ha dinyatakan diterima.

Maka dapat disimpulkan bahwa media Macromedia Flash berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa kelas IV B SDN 1 Rumak Kecamatan Kediri tahun pelajaran 2018/2019.

Kata Kunci: Media, Macromedia Flash, Motivasi Belajar PENDAHULUAN

Motivasi adalah hal penting yang dibutuhkan oleh setiap individu agar bisa mencapai hasil yang maksimal dalam melakukan sesuatu, begitu juga dengan peserta didik dalam proses pembelajaran di kelas maupun di luar kelas. Motivasi ini ada internal dan eksternal. Motivasi internal terwujud dengan kesadaran akan pentingnya belajar, sedangkan motivasi eksternal bisa didapatkan peserta didik melalui berbagai macam hal, salah satunya dari guru di sekolah. Motivasi eksternal dari guru ini perlu dihadirkan untuk memupuk keinginan siswa agar tekun dalam belajar. Dalam memberikan motivasi ada berbagai macam cara yang dapat dilakukan oleh guru, salah satu cara yang cukup menarik untuk ditelisik dan dikembangkan yaitu bagaimana guru mengemas media pembelajaran menjadi sesuatu yang memiliki daya tarik bagi siswa. Menurut Musfiqon (2012:33) menggunakan media dalam proses pembelajaran dapat membangkitkan keinginan dan minat atau kecenderungan jiwa peserta didik, membangkitkan

(2)

45 motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, serta memberikan pengaruh psikologis terhadap siswa. Media pembelajaran bermanfaat untuk membangkitkan gairah belajar, memungkinkan siswa untuk belajar mandiri, sehingga dapat membantu keefektifan proses pembelajaran. Dalam menentukan media pembelajaran yang akan digunakan, tentunya guru tidak hanya menyesuaikannya dengan materi pelajaran yang akan diajarkannya melainkan juga memperhatikan karakteristik peserta didik yang akan menerima media tersebut.

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru dan beberapa siswa di SDN 1 Rumak, khususnya di kelas IV B, guru kurang dapat menggunakan media pembelajaran secara tepat. Ketersediaan alat pembelajaran seperti LCD dan laptop juga belum dapat dimanfaatkan dengan baik sebagai media pembelajaran bagi siswa. Berdasarkan kegiatan observasi, peneliti mendapatkan fakta bahwa guru mengajar dengan cara yang konvensional dan hanya menggunakan media pembelajaran yang seadanya seperti gambar yang ditempel di papan serta ditunjang dengan gambar-gambar yang memang sudah tersedia pada buku siswa. Berdasarkan kenyataan di lapangan, dengan penggunaan media yang kurang bervariasi tersebut, tampak saat observasi peserta didik kurang semangat dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Banyak peserta didik yang tidak fokus dan terlihat tidak tertarik pada materi yang diajarkan oleh guru, dan banyak dari mereka yang melakukan aktivitas yang lain saat kegiatan pembelajaran berlangsung.

Salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru dalam kegiatan pembelajaran dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi saat ini adalah media pembelajaran yang berbasis macromedia flash. Menurut Anggra Yuda Ramadianto (2008:9)

macromedia flash adalah sebuah program multimedia dan animasi untuk membuat aplikasi-aplikasi unik, animasi-animasi interaktif, presentasi, dan kegiatan lain. Program ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media pembelajaran, hal ini dikarenakan selain mampu membuat animasi, flash juga mampu menangani aspek interaktif antara film flash dengan pengguna. Animasi adalah gerakan dari objek-objek yang dirangkai sedemikian rupa sehingga dapat menarik perhatian dari siapapun yang melihatnya.

Berdasarkan hal tersebut kelebihan utama menggunakan macromedia flash sebagai media pembelajaran adalah dapat menyajikan animasi yang menarik yang diyakini dapat menumbuhkan perhatian dan gairah belajar peserta didik, hal ini sesuai dengan karakteristik peserta didik. Macromedia flash termasuk dalam kelompok multimedia yakni cara menyampaikan pesan dengan berbagai jenis bahan belajar yang terangkum menjadi satu paket. Media pembelajaran ini dapat memberikan pengalaman yang beragam dari segala media, mampu menghilangkan kejenuhan siswa karena media yang digunakan bervariasi. Tidak hanya itu karakteristik penting yang dimiliki oleh media berbasis macromedia flash ini adalah kemampuan interaktif.

Berdasarkan kenyataan di lapangan saat observasi dan wawancara di SDN 1 Rumak serta kelebihan macromedia flash sebagai media pembelajaran yang dipaparkan di atas, penting dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai keberpengaruhan media pembelajaran berbasis

macromedia flash ini terhadap motivasi belajar. Berangkat dari permasalahan tersebut penulis merasa perlu mengadakan penelitian tentang media pembelajaran yang dapat memotivasi siswa dalam belajar. Adapun penelitian yang akan dilaksanakan berjudul “Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas IV B SDN 1 Rumak Kediri Tahun Pelajaran 2018/2019”. Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan teori tentang media pembelajaran berbasis macromedia flash yang diperkirakan memberikan pengaruh terhadap motivasi belajar siswa yang menjadi masalah empiris di lokasi observasi, sebagaimana yang telah dipaparkan di atas.

METODE

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain Repeated Treatment¸dengan rincian pelaksanaan kegiatan, hari pertama memberikan pretest berupa

(3)

46 angket motivasi belajar, hari kedua treatment 1, kemudian posttest 1, selanjutnya treatment

dihapus, posttest 2, treatment 2, dan hari terakhir posttest 3. Subyek dalam penelitian ini, adalah seluruh siswa kelas IV B SDN 1 Rumak yang berjumlah 21 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah angket motivasi belajar serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran oleh guru.

Adapun metode analisis data yang digunakan adalah anova repated measure dan ada dua tiga prasyarat yang dilakukan sebelum menguji hipotesis, yaitu uji normalitas, uji homogenitas dan uji sphericity. Uji normalitas menggunakan uji kolmogorov smirnov, uji uji homogenitas menggunakan uji Levene dan uji sphericity menggunakan uji Mauchly. Masing-masing uji tersebut dibantu dengan program analisis statistik yakni SPSS.

HASIL PENELITIAN

Observer penelitian adalah wali kelas IV B, yakni ibu Ratminah S.Pd. Adapun hasil observasi dapat diketahui bahwa pada perlakuan atau treatment 1 penggunaan media Macromedia Flash pada pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru mencapai skor 20 yang terkolong dalam kriteria baik, sedangkan pada treatment 2, keterlaksanaan pembelajaran menggunakan media

Macromedia Flash mengalami peningkatan menjadi 22 yang tergolong dalam kriteria sangat baik. Tabel. 1 Hasil uji statistic

Gambar 1. Pengkategorian Hasil Evaluasi Setiap Pembelajaran

Gambar 2. Mean Hasil Pengukuran Motivasi Belajar Hasil Evaluasi Pembelajaran

Berdasarkan gambar 1 yakni nilai mean dan standar deviasi, data masing-masing waktu pengukuran dikategorikan menjadi tiga sesuai pada gambar 2.

0 2 4 6 8 10 12 14 16 Evaluasi Treatment 1 Evaluasi No Treatment Treatment 2 Tinggi Sedang Rendah 80 90 100 110 120 Pretest Posttest 1 Posttest 2 Posttest 3 Mean Hasil Pengukuran Motivasi Belajar

(4)

47 Berdasarkan gambar 2 di atas, terlihat bahwa rata-rata nilai evaluasi siswa sedikit menurun dari treatment 1 ke evaluasi no treatment, namun kemudian cukup meningkat dari no treatment ke evaluasi pada treatment 2.

Hasil Pengukuran Motivasi Belajar Siswa

Berdasarkan gambar 3 grafik rata-rata hasil pengukuran motivasi belajar di atas, dapat disimpulkan bahwa rata-rata motivasi belajar siswa dari pretest ke posttest 1 mengalami peningkatan, kemudian rata-rata motivasi belajar siswa sedikit menurun dari posttest 1 ke posttest

2, namun kembali meningkat rata-rata motivasi belajar siswa dari posttest 2 ke posttest 3. Hasil Uji Normalitas

Data pretest memiliki nilai signifikasi sebesar 0,2 begitu juga dengan data posttest 1 dan

posttest 2, sedangkan posttest 3 nilai signifikansinya sebesar 0,106 yang berarti keempat kelompok data tersebut memiliki nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 , dengan demikian keempat data tersebut berdistribusi normal.

Hasil Uji Homogenitas Varians

Nilai Levene Statistic yaitu 0,181 lebih besar dari 0,05, dengan demikian data hasil pengukuran motivasi belajar homogen.

Hasil Uji Sphericity

SPSS menghasilkan tes yang dikenal sebagai uji Mauchly untuk asumsi sphericity. Adapun hasil uji Mauchly di atas diketahui bahwa nilai signifikansinya yaitu 0,015 lebih kecil dari 0,05, dengan demikian asumsi sphericity tidak terpenuhi sehingga pengambilan kesimpulan menggunakan koreksi Greenhouse and Geisser sebagai alternatifnya.

Hasil Uji Hipotesis

Hipotesis dari penelitian ini adalah 𝐻0 = 𝑥̅1 = 𝑥̅2 = 𝑥̅3 = 𝑥̅4, sedangkan 𝐻𝑎 = 𝑥̅1 ≠ 𝑥̅2 ≠

𝑥̅3 ≠ 𝑥̅4, atau setidaknya ada dua mean kelompok yang berbeda secara signifikan. Berikut adalah hasil pengukuran berulang anova tersebut.Berdasarkan hasil uji Mauchly diketahui bahwa asumsi

sphericity tidak terpenuhi dengan demikian pengambilan kesimpulan menggunakan koreksi

Greenhouse and Geisser. Adapun nilai signifikansinya tercantum angka 0,000 yang berarti lebih kecil dari 0.05, dengan begitu dapat ditarik kesimpulan bahwa setidaknya terdapat dua mean kelompok data yang berbeda secara signifikan sehingga 𝐻𝑎 diterima dan 𝐻0 ditolak.

Hasil Uji Post Hoc

Menurut Field (2009: 372) Post Hoc terdiri dari perbandingan berpasanganyang dirancang untuk membandingkan semua kombinasi yang berbeda dari kelompok perlakuan. Karena hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa data berbeda secara signifikan maka dilanjutkan dengan uji Post Hoc.

Berdasarkan hasil uji post hoc dapat dirumuskan beberapa poin sebagai berikut: (1) data

pretest dan posttest 1 memiliki nilai signifikansi 0,031 lebih kecil dari 0,05 yang berarti kedua data tersebut berbeda secara signifikan. (2) data posttest 1 dan posttest 2 memiliki nilai signifikansi 0,381 lebih besar dari 0,05 yang berarti kedua data tersebut tidak berbeda secara signifikan, (3) data

posttest 2 dan posttest 3 memiliki nilai signifikansi 0,023 lebih kecil dari 0,05 yang berarti kedua data tersebut berbeda secara signifikan.

Hasil Analisis Effect Size

Pada penelitian ini nilai effect size dapat dilihat menggunakan partial eta squared yang dapat dihasilkan oleh program SPSS. Nilai partial eta squared yang dihasilkan dari data pengukuran motivasi belajar siswa adalah 0.741 yang termasuk dalam kategori sedang. Angka 0,741 yang ditunjukkan partial eta squared berarti bahwa variabel motivasi belajar dipengaruhi sebesar 74,1% oleh variabel media macromedia flash, tanpa termasuk pengaruh dari variabel luar lainnya.

PEMBAHASAN

Penggunaan media pembelajaran interaktif macromedia flash terbukti dapat meningkatkan hasil evaluasi belajar siswa. Hal ini dikarenakan penggunaan media tersebut, membuat siswa tertarik mengikuti pembelajaran, siswa memusatkan perhatiannya pada media yang menarik dan sesuai dengan karakteristik mereka (Mulyadi, 1991). Ketertarikan siswa

(5)

48 untuk terus mengikuti proses pembelajaran inilah yang akan membantu siswa lebih mudah menerima materi yang disampaikan dan akan membantu siswa untuk lebih rajin belajar, sehingga hasil evaluasi belajarnya menjadi meningkat. Adapun motivasi belajar siswa yang awalnya rendah kemudian menjadi tinggi dengan membaca informasi statistik dari pretest sampai dengan posttest ke 3. Hal ini dikarenakan penggunaan media pembelajaran Macromedia Flash mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, sejalan dengan (Yusup, 2012) media ini interaktif dan menarik dengan cara tersajikannya materi secara runtun, daya tarik gambar ataupun penggunaan efek khusus atau animasi yang terangkum dalam satu paket yang dapat menimbulkan keingintahuan siswa, karena sebagaimana disesuaikan dengan kecenderungan siswa SD yang antusias jika dihadapkan dengan presentasi visual yang menarik ditambah lagi dengan efek suara sehingga inderanya dapat bekerja dengan maksimal menyerap informasi yang dapat membuat mereka memusatkan perhatian pada pembelajaran. Akhsana (2011) juga mengungkapkan pembelajaran yang menarik, menyenangkan dan interaktif yang tercipta dari penggunaan media macromedia flash tersebut berimbas pada motivasi belajar siswa. Hal ini dikarenakan dengan terciptanya lingkungan kelas yang kondusif dan menyenangkan tersebut dimana siswa juga terlibat di dalamnya akan membuat siswa terdorong agar terus menerus mengikuti kegiatan pembelajaran sehingga semakin bersemangat belajar . Jika siswa memiliki semangat belajar yang tinggi, maka mereka juga akan tekun mengerjakan tugasnya termasuk berusaha memecahkan masalah pembelajaran yang ditemuinya serta menampilkan sikap motivasi belajar yang tinggi lainnya dikarenakan ketertarikannya pada pembelajaran dan perasaan senang mengikuti kegiatan pembelajaran tersebut (Arsyad, 2014). Dengan begitu terbukti bahwa media Macromedia Flash berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa.

SIMPULAN

Berdasarkan hasil analisis data penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh dari penggunaan media Macromedia Flash terhadap motivasi belajar siswa kelas IV B SDN 1 Rumak kecamatan Kediri tahun 2019. Hal ini dapat dibuktikan dengan perhitungan statistik yakni anova repeated measure dengan nilai signifikansi 0,000 yang berarti lebih kecil dari 0.05, hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan dari setiap waktu pengukuran motivasi belajar.

Pengaruh media Macromedia Flash kemudian dapat dirincikan dan diketahui melalui peningkatan rata-rata motivasi belajar yang signifikan dari 94,7 menjadi 107,15 pada pretest

ke posttest 1 setelah treatment 1 diberikan. Kemudian terjadi penurunan yang tidak signifikan dari posttest 1 ke posttest 2 yakni dari 107,15 menjadi 100,05 setelah treatment dihapus. Sedangkan dari posttest 2 ke posttest 3 mengalami peningkatan yang cukup signifikan setelah

treatment 2 diberikan yakni dari 100,05 menjadi 112,95. Dengan demikian secara keseluruhan dari pretest ke posttest 3 terjadi peningkatan rata-rata motivasi belajar siswa yang signifikan dari 94,7 menjadi 112,95. Tidak hanya itu, perhitungan statistik yakni analisis effect size

dengan partial eta squared menghasilkan angka 0,741 yang menunjukkan pengaruh media

Macromedia Flash terhadap motivasi belajar siswa berada dalam kategori sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan media Macromedia Flash

terhadap motivasi belajar siswa kelas IV B SDN 1 Rumak kecamatan Kediri tahun pelajaran 2018/2019.

DAFTAR PUSTAKA

A.M Sardiman. 2014. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers. Akhsana, Wildan. 2011. Penggunaan Media Macromedia Flash Professional 8 untuk

Meningkatkan Pembelajaran IPA Siswa Kelas VI SDN Tunjungsekar 1 Malang.

(6)

macromedia-flash-professional-8-untuk-meningkatkan-pembelajaran-ipa-siswa-kelas-49 vi-sdn-tunjungsekar-1-malang-wildan-akhsana-50817.html. Diakses pada 26 Agustus 2018.

Ardinsyah, Nurdin. 2013. Macromedia Flash Professional 8.

https://inteleccreativemedia.files.wordpress.com/2014/04/macro-media-flash-8-nurdin.pdf. Diakses tanggal 28 Juli 2018.

Ariawan, Rezi. 2013. Penerapan Pendekatan Pembelajaran Visual Thinking Disertai Aktivitas Quick On The Draw Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Dan Komunikasi Matematis Siswa Universitas Pendidikan Indonesia.

http://repository.upi.edu/2238/6/T_MTK_1101574_Chapter3.pdf. Diakses pada 23

Agustus 2018.

Arikunto, Suharsimi. 1985. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

________ 2013. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta Arsyad, Azhar. 2014. Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Press.

Asyar, Rayandra. 2012. Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Jakarta: Gaung Persada Press.

Azwar, Saifuddin. 2014. Penyusunan Skala Psikologi edisi 2. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Dradjat, Zakiah. 2011. Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam. Jakarta: Bumi Aksara. Field, Andy. 2009. Dicovering Statistics Using SPSS Third Edition.

http://winarto.in/2012/05/unduh-buku-andy-field-discovering-statistics-using-spss-third-edition-2009/. Diakses pada tanggal 27 Juli 2018

Hastjarjo, Dicky. 2008. Ringkasan Buku Cook & Campbell. (1979). Quasi Experimentation: Design & Analysis Issues for Field Settings. Houghton Mifflin Company: Boston. Mahmud. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : Pustaka Setia

Mulyadi H. 1991. Psikologi Pendidikan. Malang : Biro Ilmiah, FT IAIN Sunan Ampel. Musfiqon. 2012. Pengembangan Media dan Sumber Pembelajaran. Yogyakarta : Prestasi

Pustaka Raya

Prasetyo, Dimas Arno. 2006. Panduan Praktis Menggunakan Macromedia Flash. Jakarta : PT Ercontara Rajawali.

Prawira, Purwa Atmaja. 2013. Psikologi Pendidikan dalam Perspektif Baru. Jakarta : Ar-Ruzz Media.

Purwanto, Ngalim. 2013. Psikologi Pendidikan. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Ramadianto, Anggra Yuda. 2008. Membuat Gambar Vektor dan Animasi Atraktif dengan Macromedia Flash Professional 8. Bandung : Yrama Widya.

Siregar Syofian. 2015. Metode Penelitian Kuantitatif : Dilengkapi Perbandingan Perhitungan Manual dan SPSS. Jakarta : Kencana.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan : Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.

(7)

50 Sugiyono. 2014. Statistik untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Susilana, Rudi dan Cepi Riyana. 2009. Media Pembelajaran. Bandung: CV Wacana Prima. Uno, Hamzah B. 2014. Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.

Waryanto, Nur Hadi. 2010. Modul Evaluasi Multimedia Interaktif. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta, Laboratorium Komputer, Jurusan Pendidikan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Yusup, Martin. 2012. Pengaruh Penggunaan Media Macromedia Flash 8.0 terhadap Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Siswa Kelas IV SD Negeri Watuagung 01 Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang Semester Genap Tahun 2011/2012. http://repository.uksw.edu/handle/123456789/968. Diakses pada 26 Agustus 2018.

Gambar

Gambar 1. Pengkategorian Hasil Evaluasi Setiap Pembelajaran

Referensi

Dokumen terkait

Sehingga sistem 2018 beban dasar masih dalam batas stabil saat terjadi gangguan 1 fasa dengan diikuti lepasnya saluran tunggal pada saluran ganda yang menghubungkan 2 bus

[r]

1) Pendidikan agama keluarga dalam penelitian ini yaitu pendidikan agama yang diberikan oleh orang tua kepada anaknya baik pendidikan secara lisan maupun secara

Pelaksanaan bimbingan agama dalam membentuk motivasi berprestasi pegawai Kementerian Agama Bogor ini sangatlahberpengaruh pentingkarena bimbingan agama ini memiliki

Christoffersen, Peter, Dorion, Christian, Jacobs, Kris, and Wang, Yintian, “Volatility Components, Affine Restrictions, and Nonnormal Innovations,” 483?. Crossley, Thomas F.,

memiliki tipe kepribadian yang sesuai dengan pekerjaan di bidang akuntansi, memiliki kinerja yang. lebih tinggi dibandingkan AR yang memiliki kepribadian yang tidak sesuai

Kasus ini yang sejalan dengan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), sementara lembaga sosial di masyarakat sangat kurang kepeduliannya untuk menangani kasus ini, pertama memang

Berdasarkan keterbatasan penelitian, maka saran bagi peneliti selanjutnya adalah bagi investor dan calon investor perusahaan berkategori high profile yang terdaftar