• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN DEWAN PENGAWAS DAN PENASEHAT MASA BHAKTI 2011 s/d 2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN DEWAN PENGAWAS DAN PENASEHAT MASA BHAKTI 2011 s/d 2016"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN

DEWAN PENGAWAS DAN PENASEHAT

MASA BHAKTI 2011 s/d 2016

BAB I PENDAHULUAN

Assalamualaikum W.W.

Yang kami hormati dan kami banggakan: Peserta sidang MUNAS X ORARI

DPP dan Ketua dan Pengurus ORARI Daerah se- Indonesia

Ketua beserta seluruh Panitia Pangarah dan Pelaksana MUNAS X ORARI Undangan dan hadirin sekalian,

uji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberi rachmad dan karunia Nya serta kekuatan lahir dan bathin kepada kita semua, hingga saat ini kita masih dapat berjumpa dan berkumpul bersama, untuk bermusyawarah dan bermufakat guna mencapai masa depan ORARI yang kita cintai ini

Dewan Pengawas dan Penasehat adalah merupakan Lembaga Organisasi yang tidak dapat terpisahkan dalam pengelolaan Organisasi Amatir Radio Indonesia.

MUNAS IX tahun 2011 mengeluarkan Ketetapan Nomor 03/TAP/MUNAS/IX/2011 yang mengangkat Dewan Pengawas dan Penasehat ORARI Pusat yang terdiri dari

1. H. Abidin, HH, YB7LSB Ketua merangkap Anggota 2. Hadiono Badjuri,YBØTZ Sekretaris merangkap Anggota 3. Bambang Soetrisno, YBØKO Wakil Sekretaris merangkap Anggota 4. Ir. H. Maharyanto, YB3BM

5. H.M. Sofyan Patadjai, YB8KHR 6. Helmy Mahmud, YB4VX 7. Sutarman, YB4MTN 8. Mahfud Alaidin, YB6CA 9. H. Alimudin, YC4KTE Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota

telah mendapat kepercayaan dari Munas IX ORARI tahun 2011, untuk mendampingi Pengurus ORARI Pusat dalam mengelola Organisasi yang sama kita cintai ini.

(2)

Munas IX ORARI tahun 2011 telah pula menghasilkan penyempurnaan Anggaran dasar yang selanjutnya di sempurnakan kembali dalam Munas Khusus tahun 2012 di Satui Kalimantan selatan, yang menjadi pedoman bagi kami dan segenap pengurus maupun anggota ORARI, Munas IX telah pula memberikan Amanat dalam bentuk Garis-garis besar kebijakan Organisasi dan Rencana Induk ORARI serta Referensi dan Rekomendasi sebagai Pedoman kerja kami. Dalam kurun lima tahun yang telah dilalui, kami selalu melakukan koodinasi baik internal DPP maupun dengan Pengurus ORARI Pusat, semua ini berjalan sesuai yang kondisi yang ada.

Namun Bapak Ir Maharyanto YB3BM pada tanggal Bulan September 2013 Mengundurkan diri dari Anggota DPP dan memilih sebagai Ketua DPP ORARI Daerah Jawa Timur. dan pada tanggal 27 Juni 2016 Sekretaris DPP ORARI Pusat Hadiono Badjuri, YBØTZ telah meninggal dunia

Dan kini dipenghujung masa bakti 2011 - 2016 ini, tibalah saatnya kami melaporkan kepada Sidang Musyawarah Nasional X ORARI tahun 2016 yang terhormat, tentang apa yang telah kami lihat dan kami lakukan dalam kurun 5 (lima) tahun yang telah berlalu, guna memenuhi kewajiban kami sebagaimana yang tersurat dalam Anggaran Rumah Tangga ORARI

Laporan ini akan kami sampaikan dalam bentuk Laporan Dewan Pengawas dan Penasehat ORARI Pusat masa bhakti 2011 - 2016 sebagai berikut :

A. UMUM

Laporan ini di buat untuk memenuhi pasal 7 butir “h” Anggaran rumah tangga ORARI tentang Laporan pelaksanaan tugas DPP kepada Musyawarah Nasional dan sekaligus merupakan laporan pelaksanaan kegiatan DPP ORARI Pusat periode 2011 - 2016 pada akhir masa bhakti DPP ORARI Pusat

B. MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud penyusunan laporan ini adalah untuk menyampaikan informasi dan gambaran tentang ORARI Pusat pada Khususnya dan ORARI seluruh Indonesia pada umumnya selama 2011 - 2016 serta permasalahan yang menonjol, dengan tujuan untuk dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan ORARI selanjutnya. C. RUANG LINGKUP

Ruang lingkup laporan ini meliputi keadaan awal masa kepengurusan dan perkembangan sampai akhir masa kepengurusan serta mencakup kegiatan-kegiatan Pembinaan Organisasi. Administrasi, Personil, Teknik, Komunikasi dan Pengabdian Masyarakat serta Keuangan. D. D A S A R

Dasar dari Laporan ini adalah :

1. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ORARI

2. Garis-garis besar kebijakan Organisasi dan Rencana Induk ORARI 2011 - 2016 3. Program Kerja ORARI Pusat 2011 - 2016

(3)

E. SISTEMATIKA

Laporan ini disusun dengan urutan sebagai berikut : Bab I Pendahuluan

Bab II Pelaksanaan Kegiatan Bab III Kegiatan Organisasi Bab IV Kesimpulan dan Saran Bab V Penutupan

(4)

BAB II

PELAKSANAAN KEGIATAN

I. KEGIATAN INTEREN

1. Koordinasi antar anggota DPP

Mengingat sebagian besar anggota DPP ORARI Pusat berdomisili yang terpencar pada lokasi yang berjauhan di berbagai penjuru tanah air, dan tidak tersedianya sarana dan prasarana termasuk anggaran kebutuhan operasional DPP, maka timbul permasalahan dalam melakukan koordinasi.

Koordinasi antar anggota DPP yang dilakukan hanya melalui, Telepon, Email, dan Radio Komunikasi serta berbagai sarana lainnya, sedangkan pertemuan DPP berlangsung diberbagai saat yang memungkinkan, antara lain :

 Munas IX tahun 2011 di Jakarta

 Pengukuhan Kepengurusan ORARI Pusat tahun 2012 di Jakarta  Munas Khusus dan Rakernas tahun 2012 di Satui – Kalsel  Rapat Kerja Nasional tahun 2016 di Banjarmasin

 Halal Bi Halal ORARI Pusat tahun 2016 di Jakarta

 Dan berbagai kesempatan baik di Banjarmasin maupun di Jakarta

Walaupun demikian para anggota DPP telah melakukan fungsinya dalam pengawasan pelaksanaan kegiatan ORARI baik di Pusat maupun di berbagai Daerah, untuk selanjutnya memberikan masukan dan nasehat serta berbagai pertimbangan kepada Pengurus ORARI Pusat.

Selain dari hal tersebut anggota DPP telah pula berfungsi sebagai nara sumber bagi Pengurus dan Anggota ORARI lainnya.dalam berbagai hal dan berfbagai kesempatan II KEGIATAN EKSTERN

1. Kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan

a. Mengikuti Rapat Rutine dengan Pengurus ORARI Pusat b. Menghadiri Rapat Kerja ORARI Pusat tahun 2012 c. Menghadiri Rapat Kerja ORARI Pusat tahun 2016 d. Mengikuti Pertemuan di beberapa ORARI Daerah

2. Mengeluarkan ketetapan, rumusan, pandangan dan kesepakatan

a. Mengeluarkan Keputusan bersama dengan Ketua Umum ORARI tentang Kepengurusan ORARI Pusat masa bakti 2011 – 2016

b. Menyampaikan pandangan - pandangan terhadap permasalahan yang dihadapi pengurus ORARI Pusat

3. Memberikan bimbingan dan sebagai Nara Sumber

Memberikan masukan-masukan tentang perkembangan dan Pengetahun Amatir Radio sebagai bahan bimbingan terhadap Anggota ORARI

(5)

BAB III

KEGIATAN ORGANISASI

Dari hasil Pengawasan yang dilakukan DPP ORARI Pusat, dapat disimpulkan sebagai berikut : I. PELAKSANAAN GARIS BESAR KEBIJAKSANAAN ORGANISASI

Sebagai hasil pelaksanaan Rencana Induk ORARI yang telah diamanatkan oleh Munas IX tahun 2011 dan Program Kerja ORARI Pusat tahun 2011 - 2016, secara umum telah dapat dilaksanakan oleh Pengurus ORARI Pusat, antara lain :

1. Sarana dan Prasarana Kerja .

Kantor Sekretariat ORARI Pusat yang berada di Gedung PERSADA SASANA KARYA Lantai 10 Jalan Suryo Pranoto No. 8 Jakarta Pusat, berfungsi dan dimanfaatkan dengan baik sebagaimana yang diharapkan.

Kantor Sekretariat tersebut kami berikan bantuan dana untuk melakukan perbaikan dengan memasang partisi-partisi ruangan, sehingga lebih tertata dengan baik

Lokasi yang mudah di akses, sarana dan prasarana yang disediakan cukup memadai serta dibuka secara rutin setiap hari kerja dengan jam kerja 09.00 s/d 17.00 wib walau pada prakteknya sekretariat ORARI Pusat sejak Jam 07.30 sudah dapat di hubungi hingga jam 22.00 wib

Hal yang masih memerlukan perhatian adalah Sarana Stasiun Radio YBØZ yang tidak berfugsi dengan baik, sehingga agak sulit di hubungi.

2. Dokumen-dokumen hukum guna perkuatan Organisasi

Kepengurusan ORARI Pusat telah pula melengkapi dokumen-dokumen Organisasi yang berkekuatan hukum bagi ORARI. berupa :

• Akte Notaris Salinan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ORARI Nomor 5 tanggal 19 September 2008 Akte Notaris H. JOKO PURWANTO SH, M.Kn Notaris Kota Depok

• Akte Notaris No 6 Tangal 29 Desember 2015 yang dibuat oleh Notaris MUGEARA DJOHAR SH, M.Kn tentang Perkumpulan ORGANISASI AMATIR RADIO INDONESIA disingkat ORARI

• Surat Keputusan Menkum Ham No. AHU – 033908 AH.01.07 tahun 205 tertanggal 30 Desember 2015 tentang Pengesahan Badan Hukum Perkumpulan ORGANISASI AMATIR RADIO INDONESIA disingkat ORARI

• Surat Keterangan Terdaftar yang dikeluarkan oleh Ditjen Kesatuan Bangsa dan Politik Depertemen Dalam Negeri. Nomor 106/D.III.2/IV/2009 tertanggal 15 April 2009

(6)

• Surat Keterangan Terdaftar dan NPWP yang dikeluarkan oleh Ditjen Pajak Depertemen Keuangan Nomor PEM-01104/WPJ.06/K.0303/2008 tertanggal 18 Nopember 2008

• NPWP nomor 21.058.358.9-029.000

• Sertifikat merek ORARI yang merupakan perlindungan Nama dan Logo ORARI selama 10 tahun yang dikeluarkan oleh Ditjen Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor Pendaftaran : IDM000312584 dengan jangka perlindungan selama 10 tahun

• Surat Pendaftaran Ciptaan Logo yang merupakan perlindungan ciptaan Logo ORARI selama 50 tahun yang dikeluarkan oleh Ditjen Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Nomor C00200904780 tanggal 29 Desember 2009 dengan jangka perlindungan selama 50 tahun

3. Peningkatan kekuatan Organisasi.

• Bila diawal masa bakti kepengurusan rentang kendali Organisasi baru pada 31 ORARI Daerah dan 348 ORARI Lokal, maka pada akhir masa bakti kepengurusan kekuatan Organisasi telah meningkat menjadi 32 ORARI Daerah, 338 ORARI Lokal

Jumlah ORARI Lokal menurun disebabkan dibeberapa ORARI Daerah telah memberlakukan penggabungan ORARI Lokal yang sedianya di tingkat kecamatan menjadi di tingkat Kabupaten Kota sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga

Hal ini menunjukan Kepengurusan ORARI telah berupaya dengan maksimal untuk meningkatkan pembinaan, pengawasan dan pengendalian,

• Dari 32 ORARI Daerah yang ada 29 ORARI Daerah telah melaksanakan Musyawarah Daerah, Sedangkan 3 ORARI Daerah yaitu Kalimantan Timur, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah

Ketiga ORARI Dareah tersebut telah melapor dan mengajukan permohonan penundaan pelaksanaan MUSDA dengan berbagai alasan yang dapat di mengerti, 4. Koordinasi Internal ORARI dan Eksternal ORARI

Koordinasi secara Internal ORARI

Hubungan, Koordinasi dan Subordinasi antara ORARI Pusat dengan ORARI Daerah sejak awal kepengurusan hingga akhir masa bakti Pengurus ORARI Pusat telah mengalami kemajuan, namun masih perlu ditingkatkan.

(7)

Rapat Kerja Nasional yang diamanatkan dalam AD ART hanya 1 kali selama masa kepengurusan, namun dalam masa kepengurusan 2011 – 2016 telah berhasil dilaksanakan 2 kali yang keduanya dilaksanakan di Kalimantan Selatan

Koordinasi secara Eksternal ORARI

1. Hubungan dengan Instansi Pemerintah dan Non Pemerintah

Hubungan dan kerjasama dengan Instansi Pemerintah dan Non Pemerintah telah berjalan dengan baik dan cukup menggembirakan, namun masih perlu untuk ditingkatkan dimasa mendatang.

Kerjasama yang cukup menonjol adalah :

1) Kerjasama dengan Ditjen SDPPI, khususnya dalam Penyusunan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika, Pelaksanaan Ujian Amatir Radio dan Proses penerbitan perijinan Amatir Radio

2) Kementerian Perhubungan pelaksanaan dukungan komunikasi (Dukom) angkutan Lebaran, Natal & Tahun Baru, serta dukungan komunikasi penanggulangan kecelakaan di darat, laut dan udara.

3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberikan bantuan pelatihan Operator Radio.

4) Kementerian Kesehatan sedang dijajaki kerjasama dan sedang disiapkan naskah MoU antara Kementerian Kesehatan dengan ORARI.

5) Kepolisian RI (POLRI) Memberikan dukungan komunikasi sistem keamanan lingkungan dan kelancaran lalu lintas. Sudah ada kerjasama antara POLRI dengan ORARI dalam bentuk PIAGAM yang ditandatangani KAPOLRI dengan Ketua Umum ORARI tahun 1986. Dalam waktu dekat PIAGAM tersebut akan diperbaharui dalam bentuk MoU.

6) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Telah ditandatangani MoU dengan ORARI No. :Mou 338/BNPB/XI/2016 / KEP-009/OP/KU/XI/2016, tanggal 11 November 2016. MoU ini harus di tindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang merupakan implementasi dari MoU tersebut.

7) Badan SAR Nasional (BASARNAS) Memberikan pelatihan dan dukungan komunikasi pelaksanaan operasi SAR. Sudah ditandatangani MoU antara BASARNAS dengan ORARI pada tanggal 18 Februari 2015. dan saat ini sedang dibahas Perjanjian Kerjasama sebagai penjabaran dari MoU tersebut. Penjabaran mengenai kerjasama tertuang dalam memorandum Perjanjian Kerjasama antara BASARNAS dengan ORARI No : PJ.16/II/BSN-2016 / P.001/OP/WKU/II/2016 tanggal 12 Februari 2016.

8) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Penyampaian informasi dini melalui media elektronik berkenaan dengan cuaca atau terjadinya gempa.

(8)

9) Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Kerjasama pengembangan dan peluncuran satelit LAPAN-ORARI/LAPAN A2 di India pada tanggal 28 September 2015 dengan misi memberikan dukungan komunikasi mitigasi bencana. Sudah diperbaharui MoU antara LAPAN dengan ORARI. Setelah melalui periode tes satelit oleh LAPAN, pemanfaatan satelit LAPAN-ORARI sudah lebih meningkat lagi dari ke hari melalui koordinasi beberapa kali dengan LAPAN. Pemanfaatan satelit tidak saja digunakan oleh Anggota ORARI namun juga Amatir Radio dari negara lain. Selain kegiatan komunikasi perorangan dimanfaatkan pula untuk kegiatan JOTA (Jambore On The Air) Pramuka bulan Oktober 2016.

10) Pramuka, pelatihan dan dukungan pada Jambore on the air (JOTA). 11) Palang Merah Indonesia (PMI), dukungan komunikasi misi kemanusiaan. 12) Universitas Surya, kegiatan Bincang-bincang Teknik (BINTEK)

13) Politeknik Negeri Jakarta, kegiatan Bincang-bincang Teknik (BINTEK) 14) Mapala UI, dukungan komunikasi kegiatan pencinta alam

15) Global Rescue, pelatihan dan dukungan komunikasi penanggulangan bencana. Hubungan Luar Negeri

Hubungan dengan IARU sebagai Induk Organisasi Amatir Radio Dunia, telah menunjukan kemajuan yang sangat baik. dan Dalam kegiatan 14th IARU Region III Conference dan IARU Directors Meeting pada tahun 2009 ORARI kembali mengirimkan Delegasinya dan menyampaikan Laporan serta Masukan Materi. Hubungan dengan berbagai Organisasi Amatir Radio mancanegara juga menunjukan kemajuan yang harus dipertahankan dan tingkatkan, dari catatan yang ada pada DPP kegiatan-kegiatan yang selalu di ikuti ORARI adalah

SEANET CONVENTION

Tahun 2012 di Kuala Lumpur , Tahun 2013 di Yokohama

Tahun 2014 di Sanur Bali Sebagai Tuan Rumah Tahun 2015 di India

Tahun 2016 di Thailand IARU REG III CONFERENCE

Tahun 2012 di VIETNAM

Pada Conference ini 3 Anggota ORARI di angkat menjadi Pengurus IARU Region 3 yaitu

Sdr. Wisnu Widjaja, YBØAZ sebagai Direktur

Sdr Onno W. Purbu, YBØMLC sebagai Koordinator EMC

(9)

Tahun 2015 di SANUR Sebagai Tuan Rumah

Pelaksanaan IARU Region III tahun 2015 ORARI mendapat kepercayaan menjadi Tuan Rumah, dan dari kesan yang diterima, penyelenggaraan ini adalah yang terbaik dari pelaksanaan kegiatan serupa di berbagai negara. ORARI kembali berhasil mendudukkan empat anggota ORARI menjadi pengurus IARU Region 3 yaitu:

Wisnu Widjaja, YB0AZ sebagai Direktur.

Titon Dutono, YB3PET sebagai koordinator Monitoring System. Jozardy Sefriano, YD1JZ sebagai koordinator Beacon.

Triadi P. Suparta, YB0KVN sebagai anggota task force STARS***

5. Pelayanan terhadap Anggota ORARI

Pelayanan terhadap Anggota telah berjalan dengan baik, tercatat lebih dari 40.000 berizinan yang telah berhasil di proses selama tahun 2011 – 2016.

namun di tahun 2015 dan 2016 diberlakukan pengetatan oleh SDPPI, banyak kendala yang dihadapi, namun Sekretariat Jenderal berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi, namun masih terdapat IAR – IAR yang belum selesai, untuk itu perlu mendapat perhatian sendiri.

6. Peningkatan Kemampuan Amatir Radio di bidang Tenik Elektronika, Komunikasi dan Pengabdian Masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan ORARI Pusat baik berupa Bincang-bincang Teknik yang dlaksanakan setiap bulan dengan bekerja sama dengan Universitas Surya maupun pada saat menjelan Ujian Amatir Radio diberbagai Daerah telah terlaksana baik terpusat maupun didaerah-daerah

ORARI Pusat telah pula membangun Web Site ORARI yang secara mudah diakses seluruh Anggota dan Masyarakat, dengan memuat materi-materi Diklat serta Informasi tentang kegiatan ORARI

7 KEUANGAN

Dari Pengawasan yang DPP telah lakukan terlihat bahwa : PENGELOLAAN KEUANGAN

Kiat mengamankan harta kekayaan Organisasi, terutama atas dana yang dimiliki dan diterima oleh ORARI Pusat, adalah dengan menyimpannya dalam rekening-rekening baik berupa Rekening Giro Bank Rakyat Indonesia dengan nomor Account 0922 01 000009 30 7 atas nama ORARI Pusat

Organisasi mempunyai kas kecil yang keberadaannya dimaksudkan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan operasional harian.

(10)

Organisasi menerapkan sistem anggaran untuk setiap pembelanjaan kegiatan dan hanya dapat direalisasikan setelah mendapat persetujuan dan pengesahan dari Ketua Umum.

Pengamanan lainnya adalah menerapkan wewenang pencairan dana dari rekening tersebut dengan sistem otorisasi tanda-tangan ganda silang antar unsur Ketua dan unsur Bendahara.

SUMBER KEUANGAN

a. Sumber Keuangan ORARI Pusat dalam melaksanakan kegiatannya adalah bersumber dari Iuran Anggota yang besarnya Rp. 1.500,- perbulan / hari, nilai ini tidak berubah sejak Jan 2012

IURAN Anggota mencapai Rp. 9.022.246.185,- ( Sembilan Milyard Dua puluh dua juta Dua ratus Empat Puluh Enam Ribu Seratus Delapan Puluh Lima Rupiah )

b. Bantuan dana yang diberikan oleh H. Abidin Hansyah YB7LSB untuk kegiatan-kegiatan tertentu antara lain :

a) Pelaksanaan Munas Khusus tahun 2012 di Satui – Kalsel, b) Menghadiri IARU Region III Conference 2013 di Vietnam c) Biaya renovasi kantor Sekretariat Jenderal ORARI Pusat

d) Menghadiri JARL HamFair tahun 2015 Rp. 220.000.000

e) Rapat Kerja ORARI Pusat tahun 2016 di Banjarmasin, Rp. 620.000.000

f) Menghadiri dan membuka anjungan di JARL HamFair 2016 Rp. 320.000.000

g) Bantuan sebagian biaya Pelatihan WebSite ORARI Rp. 50.000.000

c. Bunga Bank yang mencapai Rp. 97.192.649 PENGELUARAN KEUANGAN

Pengeluaran keuangan meliputi,

 Pembayaran PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak )  Pengeluaran Umum ( Rutin ) berupa

Biaya Administrasi Bank dan Giro Pos, Transportasi, BBM, Toll dll, Biaya Pos ( Pengiriman surat / Dokument) Biaya Rekening Telepon dan Internet, Biaya Listrik, Biaya Pengadaan Alat Tulis kantor (Bukan Inventaris), Biaya Keperluan Rumah Tangga kantor, Biaya Konsumsi Rapat & Pengurus Biaya Keamanan dan Kebersihan, Biaya Perawatan Kendaraan, Radio, Peralatan Kantor, Peralatan Rumah Tangga dan Gedung serta Biaya Gaji, THR Karyawan.

 Pengeluaran Khusus ( Tidak Rutin ) h) Iuran IARU

i) Pengadaan Inventaris j) Material untuk KTA

(11)

k) Biaya Operasional

Biaya Pelaksanaan IARU Region II Conference tahun 2015, Perjalanan Dinas Dalam Kota, Luar Kota dalam rangka Musda, Kunjungan Kerja, dan Menghadiri berbagai kegiatan yang berada di luar Jakarta. serta perjalanan dinas keluar negeri dalam melakukan koordinasi dengan IARU dan Peluncuran Satelit Lapan - ORARI, Persiapan Munas X, Ham Festival, Biaya Pertemuan Amatir Radio dalam rangka Bincang Teknik Amatir Radio dan Halal Bi Halal, Penerimaaan MURI, Biaya Bimbingan Teknik Website ORARI, diskusi Digital, Biaya subsidi QSL Biro, dll l) Tanda Duka dan Suka

m) Biaya lain – lain

Biaya pendirian Website, pembuatan Akte & Kumham, Dukom Angkutan Lebaran, seragam Pengurus ORARI Pusat, biaya Press Conference, Bantuan Jakarta Hamfair, Bantuan MUSDA, dll.

a. POSISI KEUANGAN

Pada saat awal masa bakti kepengurusan, diterima Saldo Keuangan Baik pada Kas

maupun Bank seluruhnya berjumlah Rp. 217.279.759,39

Total Penerimaan Rp. 10.506.326.834,-

Total Pengeluaran Rp. 9.281.656.875,-

Selisih Penerimaan dan Pengeluran Rp. 1.244.669.959,-

(12)

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

Dari uraian laporan kegiatan dan hasil pengawasan yang telah disampaikan, dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut :

1. Pengurus ORARI Pusat telah berupaya semaksimal mungkin untuk mempertahankan kelangsungan gerak roda organisasi.

2. Koordinasi antara Pengurus dan DPP ORARI Pusat masih perlu ditingkatkan.

3. Koordinasi antara ORARI Pusat dan Daerah telah berjalan cukup baik namun masih perlu di tingkatkan.

4. Koordinasi dengan Instansi Pemerintah telah berjalan dengan baik namun perlu ditingkatkan hingga tercapainya kesamaan pandang tentang kegiatan Amatir Radio. 5. Pembinaan fungsi Teknis maupun Fungsi Organik yang diamanatkan oleh Munas IX

tahun 2011 telah diupayakan untuk dilaksanakan dengan baik

6. Fungsi DPP baik di Pusat, Daerah maupun Lokal belum berjalan sebagaimana yang diharapkan, hal ini disebabkan selain tidak tersedianya sarana dan prasarana, ketentuan dan Juklak tentang kewenangan, hak dan kewajiban DPP itu sendiri tidak jelas, sehingga seolah DPP hanya sebagai pelengkap kepengurusan saja.

7. Proses pengurusan IAR dan KTA masih dirasakan oleh beberapa ORARI Daerah, walaupun ORARI Pusat telah berupaya untuk memecahkan sumber-sumber permasalahan.

8. Masih banyak anggota ORARI dalam menggunakan frekwensi dan etika dalam melakukan komunikasi masih memprihatinkan,

II. SARAN - SARAN

Dalam Munas X ORARI 2016 ini, perlu dibahas dan dirumuskan Penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tentang :

1. Perlakuan terhadap Pengurus yang tidak melaksanakan kewajiban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

2. DPP adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam Kepengurusan ORARI, dengan demikian DPP, untuk itu Munas perlu menetapkan Petunjuk Pelaksanaan tentang tugas dan fungsi DPP secara jelas dan tegas, termasuk ketentuan penyediaan sarana dan prasarana serta anggaran operasional yang dibutuhkan.

(13)

3. Peningkatan profesionalisme personil kepengurusan dan Staf Sekretariat

4. Penetapan besarnya Iuran yang memadai dan wajar termasuk tatacara pembayarannya agar semua iuran dapat tersalurkan sesuai dengan peruntukannya.

5. Peningkatan kerjasama dengan Instansi dan badan-badan lain demi peningkatan peran-serta ORARI dalam pembangunan Bangsa, terutama dalam bidang Iptek.

6. Perlu pengkajian pembentukan Club Station yang melibatkan Perguruan Tinggi dan atau Instansi terkait dibidang teknik elektronika

(14)

BAB V PENUTUP

Demikianlah laporan Dewan Pengawas dan Penasehat ORARI Pusat ini kami sampaikan pada sidang Musyawarah Nasional X yang terhormat.

Selanjutnya pada kesempatan ini izinkanlah kami mengungkapkan rasa bangga hati bahwa walau dengan situasi yang kurang kondusif, ORARI tetap eksis dan menunjukan perannya di tengah masyarakat, kegiatan organisasi dan peran Pengurus dan anggota ORARI baik di tingkat Pusat, Daerah maupun Lokal, telah semakin jelas dan telah dapat dikategorikan sebagai mitra pemerintah yang terpercaya. Ini semua berkat kerjasama yang telah terjalin dengan baik diantara kita

Pada kesempatan ini perkenankan lah kami menyampaikan terima kasih kepada Pengurus ORARI Pusat, yang mampu menggerakan roda organisasi..

Demikian pula dengan segenap Pengurus dan DPP ORARI Daerah yang telah menunjukan kerjasama yang baik dengan kami.

Segala penilaian atas semua usaha dan kerjasama yang kami tuangkan dalam laporan ini dengan kerendahan hati sepenuhnya kami serahkan kepada kebijaksanaan peserta sidang yang terhormat.

Melalui kesempatan ini kami mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama masa masa bakti yang telah kami lalui dan dalam laporan ini terdapat kekhilapan, kekurangan yang tidak dapat memenuhi harapan-harapan saudara-saudara sekalian

Demikianlah laporan DPP ORARI Pusat masa bhakti 2011 - 2016, dengan segala kekurangannya kami berharap semoga dapat diterima dan disahkan oleh Musyawarah Nasional IX yang terhormat

Semoga Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyang selalu menganugerahkan taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua.

Terima kasih

Jakarta, 15 Nopember 2016

DEWAN PENGAWAS DAN PENASEHAT ORARI PUSAT KETUA

Referensi

Dokumen terkait

1. Kegiatan PPL di SMA Negeri 2 Banguntapan tahun 2016 dapat berjalan lancar karena kerjasama dan koordinasi yang baik antara mahasiswa, koordinator PPL SMA Negeri

KOTA SURAKARTA NOMOR 4 TAHUN 2011 TENTANG PAJAK DAERAH ( Studi Pada Pajak Hiburan Penyelenggaraan Konser Musik Di Hotel Kota Surakarta Tahun 2015-2016 )”

◦ Kegiatan PPL yang telah dilaksanakan oleh praktikan di SMA Negeri 1 Pakem berjalan dengan lancar dan baik, sehingga telah memberikan pengalaman, menjadi seorang guru atau tenaga

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum laporan keuangan Badan Pengawas Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta pada Tahun 2015 dan 2016 telah