104 DAFTAR PUSTAKA
Abeygunawardena, H., Mya Sein, C. And Epakanda, L.W.B. 1995. Status of the artificial insemination programe, success rate and factor affecting fertility of artificial bred cattle. J. Sri Lanka Vet. (42) : 25-26
Achmadi. 2000. Natural Increase Sapi Potong di Wilayah Jawa Tengah Bagian Timur. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Adrial. 2010. Potensi Sapi Pesisir dan Upaya Pengembangannya di Sumatera
Barat. J. Litbang Pertanian. 29(2) : 2010.
Afiati, F., Herdis dan S. Said. 2013. Pembibitan Ternak dengan Inseminasi Buatan. Penebar Swadaya, Jakarta.
Affandhy, L., M.A. Yusran and Mariyono. 1998 . Effect of weaning age on post-partum anoestrous of Pernakan Ongole cows under smallholder framers in East Java . Bull. Anim. Sci. Supplement edd. Dec. Publish. Fac. Of Anim. Sci. Gadjah Mada Univ. Yogyakarta, Indonesia: 312-315.
Affandhy, L., M.A. Yusran dan M. Winugroho. 2001. Pengaruh frekuensi pemisahan pedet pra-sapih terhadap tampilan reproduktivitas induk dan pertumbuhan pedet sapi Peranakan Ongole. Prossiding Seminar Nasional . Teknologi Peternakan dan Veteriner. Puslitbangnak: 147-154 .
Affandhy, L., P. Situmorang, P.W Prihandini, D.B Wijono, dan A. Rasyid. 2003. Performans reproduksi dan pengelolaan sapi betina potong induk pada kondisi peternakan rakyat. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Puslitbangnak: 37-41.
Affandhy, L., W.C. Pratiwi dan D. Ratnawati. 2007. Penanganan Gangguan Reproduksi Pada Sapi betina Potong. Juknis. Grati: Loka Penelitian Sapi Potong.
Agustien, D.S. 2008. Estimasi Natural Increase Sapi Potong di Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah. Skripsi. Sarjana Peternakan. Fakultas Peternakan UGM. Yogyakarta
Alexander, P.A.B.D., H. Abeygunawardena, B.M.H.O. Perera, and I.S. Abeygunawardena. 1997. Current status and factor affecting the success of artificial insemination in small-holder farm in mid country wet zone Sri Lanka. Tropical. Agric. Res. (9):204-206.
Anonimus. 1991. Inventarisasi Potensi Supply Ternak Potong. Fakultas Peternakan. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta
__________.2005. Natural Increase (In Population). https://stats.oecd.org/glossary/detail.asp?ID=6637. (Diakses tanggal 24 Februari 2014).
105 _________. 2009. Temu Koordinasi Kehumas Direktorat Jenderal Peternakan. Balai Besar Penelitian Veteriner, Departemen Pertanian, Republik Indonesia.
_________.2011a. Banyuasin Dalam Angka Tahun 2011 (Banyuasin in Figure 2011). BAPPEDA dan PM Kabupaten Banyuasin, Banyuasin.
_________.2011b. Keputusan Menteri Pertanian Nomor 2908/Kpts/OT.140/6/2011 tentang Penetapan Rumpun Sapi Pesisir. Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Jakarta
_________.2013. Programa Penyuluhan Pertanian Tahun 2013. BP3K Betung. Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutana Kecamatan Betung. Banyuasin
---.2013b. Peta Tematik Provinsi Sumatera Selatan. https://petatematikindo.files.wordpress.com/2013/03/administrasi-sumatera-selatan.jpg. (Diakses tanggal 4 Februari 2015).
_________. 2014a. Pendataan Sapi Potong dan Kerbau (PSPK) 2011. http://metrokota.bps.go.id/ (Diakses tanggal 15 Maret 2014)
_________. 2014b. Populasi Ternak Menurut Jenisnya Tahun 2013. Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Banyuasin. Sumatera Selatan
_________.2014c. Programa Penyuluhan Pertanian Tahun 2013. BP3K Tanjung Lago. Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutana Kecamatan Tanjung Lago. Banyuasin
Anton, A. 2011. Dinamika Populasi dan Natural Increase Sapi Bali di Kecamatan Kapuas kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat. Skripsi Sarjana Peternakan. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Anwar, S. 2004. Keragaman Karakter Eksternal dan DNA Mikrosatelit Sapi Pesisir Sumatera Barat. Disertasi. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.
Amer P.R., R.A. Kemp and C. Smith. 1992. Genetic differences among the predominant beef cattle breeds in Canada: Analysis of published result. Can J. Anim. Sci. 72:759-771
Amril, M.A., S. Rasjid dan S. Hasan. 1990. Rumput Lapangan dan Jerami Amoniasi Urea sebagai Sumber Hijauan dalam Penggemukan Sapi Bali Jantan dengan Makanan Penguat. Pros. Seminar Nasional Sapi Bali 20-22 September 1990. Fakultas Peternakan Universitas Udayana. Denpasar. Arbi. N., M. Rivai., A. Syarif., S. Anwar dan B. Anam. 1997. Produksi Ternak
Sapi Potong. Fakultas Peternakan Universitas Andalas, Padang.
Arifin, M dan E. Rianto . 2001. Profile produktivitas sapi Peranakan Ongole pada peternakan rakyat : Studi kasus di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. J. Trop . Anim. Dev. Special Edition (April) 2001 : 118-123 .
106 Aryogi. 2005. Kemungkinan Timbulnya Interaksi Genetik dan Ketinggian Lokasi Terhadap Performan Sapi Potong Silangan Peranakan Ongole Di Jawa Timur. Tesis. Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta Astuti, J.M., W. Hardjosubroto dan S. Lebsoekojo. 1983. Analisis Jarak Beranak
sapi PO di Kecamatan cangkringan, DIY. Pertemuan Ilmiah Ruminansia Besar. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Bogor.
Astuti, J.M. 2004. Potensi dan Keragaman Sumberdaya Genetik Sapi Peranakan Ongole (PO). Prosiding Lokakarya Nasional Sapi Potong. Puslitbangnak. Bogor
Baliarti, E. 1991. Bobot badan Anak Sapi Peranakan Ongole dan Peranakan Brahman Hasil IB di Kabupaten Gunung Kidul. Buletin Peternakan. 15(2). Bamualim A dan R.B Wirdahayati. 2004. Profil dan Prospek Pengembangan
Peternakan Sapi dan Kerbau di Pulau Sumatera. Lokakarya Nasional Sapi Potong 2004.
Barker, J.S.F., D.J. Breef., D.. de Fredenzk and L.J. Lambourne. 1975. A Course Manual in Tropical Beef Cattle Productin. Dai Nippon Printing Co. Ltd, Hongkong.
Basuki, P., N. Ngadiyono dan E. Baliarti. 1998. Hand out Dasar Ilmu Ternak Potong dan Kerja. Fakultas Peternakan. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Basuki, P. dan N. Ngadiyono. 2000. Mekanisme Produksi Pada Usaha Penggemukan Sapi. Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Boy, D. 1993. Hubungan Antara Lingkar Dada, Lebar Dada, dan Panjang Badan Terhadap Bobot Hidup Sapi Jantan Dewasa Turunan F2 Simmental di Balai Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak Padang Mengatas Payakumbuh. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Andalas. Padang. Budiarto, A., L. Hakim, Suyadi, V.M.A Nurgiartiningsih dan G. Ciptadi. 2013.
Natural Increase Sapi Bali di Wilayah Instalasi Populasi Dasar Propinsi Bali. J. Ternak Tropika (14) : 46-52
Carvalho, M. da. C. de., Soeparno dan N. Ngadiyono. 2010. Pertumbuhan dan Produksi Karkas Sapi Peranakan Ongole dan Simmental Peranakan Ongole Jantan Yang Dipelihara Secara Feedlot. Buletin Peternakan Vol. 34(1): 38-46, 2.
Charles, D.D. 1987. Meat Science. University of Quesland Press, Brisbane. Crouse, J.D., D.L. Ferrel and L.V. Cundiff. 1985. Effect of sex condition, genotype
and diet on bovine growth and carcass characteristics. J. Anim. Sci. 60(5):1219-1227.
107 Damayanti, I. 2008, Metode Wavelet untuk Peramalan Time Series yang
non-stasioner. Tesis. Magister Statistika. Jurusan Statistika. ITS. Surabaya. Dedek, S.D. 2007. Perbandingan persentase bobot karkas sapi Pesisir, sapi
Peranakan Ongole (PO) dan sapi Bali yang dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) kota Padang. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Andalas. Padang
Diggins, R.A., G.H. Fleet and C.E. Byundy. 1962. Dairy Production 2nd Ed. Prentice Hall Inc. Englewood Cliffs. New York.
Djagra, I.B., I.G.N.R. Haryana, I.G.M. Putra, I.B. Mantra, dan A.A. Oka. 2002. Ukuran standar tubuh sapi Bali bibit. Laporan Hasil Penelitian Kerjasama Bappeda Propinsi Bali dengan Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar.
Ewusie, J. Yanney. 1990. Pengantar Ekologi Tropika. Penerbit ITB. Bandung Falconer, D. S and T. F. C. Mackay. 1996. Introduction to Quantitative Genetics
4th Ed. Longman Group Ltd. Malaysia.
Feradis. 2010. Reproduksi Ternak. Penerbit Alfabeta. Bandung
Field, T. G and R. E. Taylor. 2003. Beef Production and Management Decisions. 4th Edition. Pearson Prentice Hall Inc., New Jersey.
Forrest, J.C., E.D. Aebrle., H.B. Hedrick., M. D. Judge and R. A. Merkel. 1975. Principles of Meat Science. W. H. Freeman and Company, San Francisco. Gurnadi, R.E., 1988. Teknik Penanganan dan Pengelolaan Ternak Ruminansia
Besar. Makalah pada Kursus Singkat Genetika Hewan. IPB, Bogor.
Hafez, E.S.E. 1993. Reproduction in Farm Animal. 6th Edition. Lea and Febriger. Philadelphia.
Hammond, A.C., T.S. Rumsey and G.L. Haaland. 1984. Estimation of body water in steers by urea dilution. Growth. 48:29.
Hardjosubroto, W dan G. Sudiono. 1975. Tata Laksana Reproduksi Sapi PO. Fakultas Peternakan Universitas Gadjah mada, Yogyakarta.
Hardjosubroto, W. 1987. Metode Penentuan Output Ternak yang Dapat di Potong dari Suatu Wilayah (DIY). Laporan Penelitian. Proyek Pengembangan Ilmu dan Teknologi. Direktorat Binlitabnas, Ditjen Dikti Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Fakultas Peternakan Universitas Gadjah mada, Yogyakarta.
Hardjosubroto, W., P.A. Supriyono., D. Sularsasa dan Sumadi. 1990. Persentase panen pedet (calf crop) pada sapi potong di Dati II Pati dan Purworejo Jawa Tengah. Laporan Penelitian. Fakultas Peternakan. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
108 Hardjosubroto, W Dan J.M. Astuti. 1993. Buku Pintar Peternakan. PT. Gramedia
Widia Sarana Indonesia. Jakarta.
Hardjosubroto, W. 1992. Pola Pembiakan dan Out put Sapi Potong, DPPM, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
______________. 1994. Aplikasi Pemuliabiakan Ternak di Lapangan. Grasindo. Jakarta.
Hartati, Mariyono dan D.B. Wijono. 2005. Respon Pertumbuhan Sapi Peranakan Ongole dan Silangan pada Kondisi Pakan berbasis Low External Input. Makalah Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner. Puslitbang Peternakan. Bogor
Hartatik, T., D. A. Mahardika., T.S.M. Widi dan E. Baliarti. 2009. Karakteristik dan Kinerja Induk Sapi Silangan Limousin-Madura dan Madura di Kabupaten Sumenep dan Pamekasan.Buletin Peternakan. 33 (3): 143-147.
Herdes, M., Surachman dan I. Kusuma. 1999. Peningkatan Efisiensi Reproduksi Sapi Melalui Penerapan Teknologi Penyerentakan Birahi. Buku Peternakan. Vol 9. No. 1. Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Herlina, L. 2010. Pengaruh Sistem Perkawinan Terhadap Kinerja Reproduksi
pada Sapi Bali di Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi. Skripsi Sarjana Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Hermanto. 1980. Ilmu Usaha Tani. Departemen Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor.
Hidayat, N. 2003. Estimasi Natural Increase Sapi Potong di Wilayah Kabupaten Majalengka Jawa Barat. Skripsi. Fakultas Peternakan UniversitasGadjah Mada. Yogyakarta.
Hill, B and R. Derek. 1987. Economics for Agriculture Food, Farming and The Rural Economy. Macmillan Education Ltd. London.
Hunter, R.H.F. 1995. Fisiologi dan Teknologi Reproduksi Hewan Betina Domestik. Penerbit ITB Bandung. Bandung
Ihsan, M. 2011. Estimasi Natural Increase Sapi Potong di Kecamatan Cibalong Kabupeten Tasikmalaya Jawa Barat. Skripsi Sarjana Peternakan. Universitas gadjah Mada. Yogyakarta.
Iliyin, M. 2006. Penampilan Induk Sapi Silangan Simental dengan Peranakan Ongole pada Peternakan Rakyat di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sarjana Peternakan. Universitas gadjah Mada. Yogyakarta.
Iskandar, F. 2014. Rencana Kerja Penyuluh Pertanian Desa Sungai Rengit, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin. Balai Penyuluhan Pertanian, Peternakan, Kehutanan Kecamatan Talang Kelapa. Banyuasin
109 Ismaya. 1998. Inseminasi Buatan pada Ternak. Universitas Gadjah Mada.
Yogyakarta.
Kadarsih, S. 2003. Peranan ukuran tubuh terhadap bobot badan sapi Bali di provinsi Bengkulu. Jurnal penelitian UNIB, IX (1) : 45 – 48.
Karuniawan, T.W. 2008. Kinerja Reproduksi Induk Sapi Potong di Kawasan Pembibitan Rakyat Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta. Skripsi Sarjana Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Keman, S. 1986. Keterkaitan Produktivitas Ternak dengan Iklim. Masalah Tantangan. Pidato Pengukuhan Guru Besar pada Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Keyartono. 1990. Pengaruh Tingkat Pemberian Ampas Sagu (Metroxylon sp.) Terhadap Efisiensi Penggunaan Ransum Sapi Brahman cross. Karya Ilmiah. Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Krebs, C.J. 2009. Ecology: The Experimental Analysis of Distribution and Abundance. 6th ed. Benjamin Cummings, San Francisco.
Kurniawan, T.W. 2008. Kinerja Reproduksi Induk Sapi Potong di Kawasan Pembibitan Rakyat Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta. Skripsi Sarjana Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Kusmiati, I., U. Subekti dan W. Windari. 2007. Adopsi petani ternak terhadap pelaksanaan inseminasi buatan pada kambing kacang di Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun Propinsi Jawa Timur. J. Ilmu-ilmu Pertanian 3: 36-47
Latser, D.B., H.D. Glimp and K.E. Gregory. 1973. Effect of Early Weanning on PostPartum Reproduction of Cows. J. Anim. Sci. (36) : 734-740
Le Van, P.J., L.L. Wilson., J.L.Watkins., C.K. Grieco., J.H. Ziegler and K.A. Barber. 1979. Retail lean, bone and fat distribution of Angus and Charolais steers slaughtered at similar stages of physiological maturity. J. Anim. Sci. 49:683-692.
Lindsay, D.R., Enwistle dan A Winantea. 1982. Reproduksi Ternak di Indonesia. Fakultas Peternakan. Universitas Brawijaya. Malang.
Lindawati, K.I. 2011. Kinerja Reproduksi Sapi Hasil Persilangan Limousin dengan Peranakan Ongole Pada Tiga Kelompok Umur yang Berbeda di Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul. Skripsi Sarjana Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Manalu, P.R.M. 2010. Estimasi Natural Increase Sapi Potong di Kecamatan Brati Kabupaten Grobongan Jawa Tengah. Skripsi Sarjana Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
110 Ma'sum, K., M.A. Yusran and E. Teleni . 1993 . Draught animal system in East Java . In: E.Teleni, R.S.F. Campbell and D. Hofmann. Draught Animal and Management an Indonesian Study. ACIAR No . 19. Canberra, Australia: I 1-12 .
Maynard, L.A and J.K Loosli. 1969. Animal Nutrition. Tata McGraw-Hill Company Ltd, New Delhi.
Meadows, C., P.J Rajala-Schultz and G.S Frazer. 2005. A Spreadsheet-Based Model Demonstrating the Nonuniform Economic Effects of Varying Reproductive Performance in Ohio Dairy Herds. J. Dairy Sci. 88:1244-1254 Morris, P. W.G and G.H. Hough. 1993. The Anatomy of Major Projects. John
Wiley and Sons, Chichester
Mosher, A.T. 1985. Menggerakkan dan Membangun Ekonomi Pertanian. Disadur oleh Krisnandi, S dan Somad, B. Cetakan ke-10. Yasaguna. Jakarta.
Mubyarto. 1989. Pengantar Ekonomi Pertanian. LP3ES. Jakarta. Murtidjo, B.A. 1992. Beternak Sapi Potong. Kanisius. Yogyakarta
Musthafa, A.N. 2011. Pengaruh Bangsa Sapi Potong Terhadap Kinerja Reproduksi Induk di Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat. Skripsi Sarjana Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta. Nataria, D. 2008. Estimasi Nilai Natural Increase pada Sapi Potong di Kecamatan
Sentolo Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta. Skripsi Sarjana Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Natasasmita, A. Dan K. Mudikdjo. 1979. Beternak Sapi Pedaging. Unit Penataran, Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Nilawati, F. 2009. Pengaruh Bangsa Sapi Potong Terhadap Kinerja Reproduksi Induk di Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara. Skripsi Sarjana Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Oentoro. 1997. Peluang dan Tantangan Pengembangan Sapi Potong. Prosiding Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Departemen Pertanian. Bogor.
Oka I.G.L. 2010. Conservation and genetic improvement of Bali Cattle.Proc. Conservation And Improvement of World Indigenous Cattle: 110-117
Pane, I. 1990. Upaya Peningkatan Mutu Genetik Sapi Bali di P3Bali. Seminar Nasional Sapi Bali. Fakultas Peternakan Universitas Udayana. Denpasar, Bali.
Parakkasi, A. 1999. Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Ruminan. Universitas Indonesia Press, Jakarta.
111 Partodihardjo, S. 1992. Ilmu Reproduksi Hewan. Cetakan ke-2. Mutiara Sumber
Widya. Jakarta
Peters, A.R and P.J.H. Ball. 1995. Reproduction in Cattle. 2nd Edition. Black Well Science Ltd. Australia.
Plessis, I.D and L.C. Hoffman. 2007. Effect Of Slaughter Age And Breed On The Carcass Trait and Meat Quality Of Beef Steers Finished On Natural Pastures In The Arid Subtropics Of South Africa. South African Journal Of Animal Science.
Prasetyo, A. 2009. Status Fertilitas Induk Sapi Persilangan Limousin Pada Berbagai Paritas . Universitas Brawijaya. Malang.
Putra, D. E. 2012. Hubungan antara Panjang Badan dan Lingkar Dada dengan Berat Hidup Sapi Silangan Simmental di Kabupaten Lima Puluh Kota. Skripsi Sarjana Peternakan Universitas Andalas. Padang.
Pane, I. 1991. Upaya Peningkatan Mutu Genetik Sapi Bali di P3Bali. Seminar Nasional Sapi Bali. Fakultas Peternakan Universitas Udayana. Denpasar, Bali.
Partodiharjo, S. 1992. Ilmu Reproduksi Hewan. Ed. Ke-3: Mutiara Sumber Widya. Jakarta.
Peters, A.R and P.J H. Ball. 1995. Reproduction in Cattle. 2nd Edition. Black Well Science Ltd, Australia.
Prasojo, G., A. Iis, A dan Kusdiantoro, M. 2010. Korelasi Antara Lama Kebuntingan, Bobot Lahir dan Jenis Kelamin Pedet Hasil Inseminasi Buatan pada Sapi Bali. Jurnal Veteriner. 11 (1) : 41-45.
Prassanty, F. 2009. Estimasi Natural Increase Sapi Potong di Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah. Skripsi Sarjana Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Prastiwi, R.A.I. 2009. Kinerja Reproduksi Sapi Peranakan Ongole dan Simmental Peranakan Ongole di Kabupaten Cirebon Jawa Barat. Skripsi Sarjana Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Preston, T.R. dan M.B. Willis. 1974. Intensive Beef Production. 2nd ed. Pergamon Press, Oxford-New York Toronto-Sydney-Paris-Frankfurt.
Purnomoadi, A. 2003. Diktat Kuliah Ilmu Ternak Potong dan Kerja. Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro, Semarang
Purwantara, B., R.R Noor., G. Andersson and H. Rodriguez-Martinez. 2012. Banteng and Bali Cattle in Indonesia: Status and Forecasts. Reprod Dom Anim 47 (Suppl. 1): 2–6
112 Rahmanto, B. 2004. Analisis Usaha Peternakan Sapi Potong Rakyat. ICASERD Working Paper No. 59. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian. Litbang Pertanian. Departemen Pertanian, Bogor
Rastosari, A. 2011. Karakteristik Eksterior Induk Sapi PO dan Persilangannya di Kabupaten Pacitan. Skripsi Sarjana Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Robertshaw, D. 1984. Heat Loss of Cattle. In: Stress Physiology in Live-stock. Vol. I Basic Principles. YOUSEF, M.K. (ed). CRS Press Inc. Boca Raton Florida.
Rochmat. 2006. Kinerja Reproduksi Induk Sapi Jawa Dan Sapi Po Di Kabupaten Pacitan Jawa Timur. Skripsi Sarjana Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Romdati. 2005. Estimasi Natural Increase Sapi Po Dan Brangus Serta Perkembangan Populasi Sapi Potong Di Wilayah Kabupaten Sragen Jawa Tengah. Skripsi Sarjana Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta. Rosalina. 2005. Analisis Stastistik Menggunakan Aplikasi Excel. Alfabeta,
Bandung.
Saladin, R. 1983. Penampilan Sifat-sifat Produksi dan Reproduksi Sapi Lokal Pesisir Selatan di Provinsi Sumatera Barat. Disertasi. Fakultas Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.
Salisbury, G.W., N.L. VanDemark and J. R. Lodge. 1993. Fisiologi Reproduksi dan Inseminasi Buatan pada Sapi. Diterjemahkan oleh Djanuar. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Samberi, K.Y. 2010. Estimasi Dinamika Populasi dan Produkstivitas Sapi Bali di Kabupaten Kepulauan Yapen Provinsi Papua. Tesis Pascasarjana. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Santosa, U. 2001. Prospek Agribisnis Penggemukan Pedet. Penebar Swadaya. Jakarta.
_________. 2005. Tata Laksana Pemeliharaan Ternak Sapi. Penebar Swadaya. Jakarta.
Setiadi. 2001. Beternak Sapi Daging. Aneka Ilmu, Jakarta
Setiawan, D. A. 2011. Kinerja Reproduksi Induk Sapi Potong di Kecamatan Kretek Kabupaten Bantul. Skripsi Sarjana Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Simatupang, I. 2006. Perbandingan karakteristik karkas sapi Pesisir dan sapi Bali Jantan di Rumah Potong Hewan Lubuk Buaya Padang. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Andalas. Padang
113 Siswanto, M., N. W. Patmawati, N. Y. Trinayani, I Nengah Wandia, I Ketut Puja.
2013. Penampilan Reproduksi Sapi Bali pada Peternakan Intensif di Instalasi Pembibitan Pulukan. Jurnal Ilmu Kesehatan Hewan. I(1) :11-15. Slamet, M dan P.A. Asngari. 1989. Penyuluhan Peternakan. Direktorat jendral
Peternakan. Jakarta.
Soehadji. 1991. Pembangunan dan Pengembangan Peternakan di Indonesia dari Segi Perbaikan Mutu Genetik Ternak. Dirjen Peternakan. Jakarta.
Soeharsono, R. A. Saptati dan K. Dwiyanto. 2010. Kinerja Reproduksi Sapi Potong Lokal dan Sapi Persilangan Hasil Inseminasi Buatan Di Daerah Istimewa Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner, Puslitbang Peternakan. Bogor
Soekardono, C. Arman dan L.M. Kasip. 2009. Identifikasi Grade Sapi Bali Betina Bibit dan Koefisien Reproduksi Sapi Betina di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Buletin Peternakan Vol. 33(2): 74-80.
Soeparno. 2005. Ilmu dan Teknologi Daging. Edisi ke-7. Universitas Gajah Mada, Yogyakarta
Sudjana. 1992. Metode Statistika. Edisi ke-5. Tarsito, Bandung
Sudjoko, Wuryadi, Djuwanto, Sukirman, S. Dharma dan S. Hidayati. 1998. Ekologi. Cetakan 1. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Yogyakarta
Sumadi. 1993. Seleksi Sapi Potong. Handout. Ilmu Pemuliaan Ternak. Fakultas Peternakan. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
_______. 2001. Estimasi Dinamika Populasi dan Out Put Kambing Peranakan Ettawah di Kabupaten Kulon Progo. Buletin Peternakan Vol. 25 (4).
Sumadi, W. Hardjosubroto dan N. Ngadiyono. 2003. Analisis Potensi Sapi Potong Bakalan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Fakultas Peternakan. UGM. Yogyakarta.
__________________________________ .2004. Analisis Potensi Sapi Potong Bakalan di Daerah Istimwa Yogyakarta (Potency Analysis of Feeders Beef Cattle at Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Prossiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 2004. Puslitbangnak, Bogor Sumadi, T., Hartatik, N. Ngadiyono, I.G.S.B. Satria, H. Mulyadi dan B. Aryadi.
2008. Sebaran Populasi Sapi Potong di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Kerjasama APFINDO dengan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Sumadi. 2009. Sebaran Populasi, Peningkatan Produktivitas dan Pelestarian Sapi Potong di Pulau Jawa. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar dalam
114 Bidang Produksi Ternak pada Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Sumadi, H. Mulyadi, T. Hartatik dan R. D. Mundingsari. 2011. Estimasi Potensi Pembibitan Sapi Potong di Kecamatan Wonosari Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta. Laporan Hibah Penelitian Tematik Laboratorium. Fakultas Peternakan. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta. Supranto, J. 1993. Metode Ramalan Kuantitatif untuk Perencanaan dan Bisnis.
PT. Rineka Cipta. Jakarta
Syahputra, A. 2009. Estimasi Natural Increase Sapi Potong di Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Skripsi Sarjana Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Syahrial. 2002. Penentuan Bobot Hidup Berdasarkan Lingkar Dada, Tinggi gumba dan Panjang Badan pada Sapi Bali Jantan di RPH Cakung Jakarta. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Andalas. Padang.
Talib, C. K. Entwistle, A. Siregar, S. Budiarti, Turner and D. Lindsay. 2003. Survey of Population and Production Dynamics of Bali Cattle and Existing Breeding Programs in Indonesia. In. Strategies to Improve Bali Cattle in Eastren Indonesia. K. Entwistle and D.R Lindsay (Eds). Aciar. Proceedings No. 110. Canberra
Tanari, M. 1999. Estimasi Dinamika Populasi dan Produktivitas Sapi Bali Di Proponsi Daerah Tingkat I Bali. Tesis Pascasarjana. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
______. 2001. Usaha Pengembangan Sapi Bali sebagai Ternak Lokal dalam Menunjang Pemenuhan Kebutuhan Protein asal Hewani di Indonesia. http://rudyct.250x.com/sem1_012/m_tanari.htm (Diakses tanggal 26 Maret 2014).
Tarumingkeng, R.C. 1994. Dinamika Populasi: Kajian Ekologi Kuantitatif. Pustaka Sinar Harapan. Jakarta.
Taylor, R.E. 1984. Beef Production And The Beef Industry : A Beef Producer’s Perspective. Macmillan Publishing Company. New York.
Tilman, D and R.l. Kiesling. 1984. Freshwater algal ecology: Taxonomic tradeoffs in the temperature dependence of nutrient competitive abilities.(In)M. J. Klug and C. A. Reddy [eds.], Current perspectives in microbial ecology. Am.Sot. Microbial. p. 3 14-3 19
Toelihere, M. R. 1993. Inseminasi Buatan Pada Ternak. Angkasa Bandung. . 1994. Fisiologi Reproduksi Pada Ternak. Angkasa Bandung.
115 Tonbesi, T. T. 2008. Estimasi Potensi dan Kinerja Sapi Bali di Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tesis Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Tulloh, N. M. 1978. Beef Cattle Management and Economics. Academy Press Pty. Ltd., Brisbane.
Udin, Z. 2007. Pengaruh Jarak Kawin Pertama PascaPartum Terhadap Angka Kebuntingan Sapi Potong di Kota Padang. J. Peternakan (4) No.1 : 13-19. Utami, W. 2009. Estimasi Natural Increase dan Sebaran Populasi Sapi Potong di
Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Skripsi Sarjana Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Vandeplassche, M. 1982. Reproductive Efficiency in Cattle: A Guideline for Projects in Developing Countries. Food and Agriculture Organization of the United Nation. Rome.
Vercoe, J.E. dan J.E. Frisch. 1980. Pemuliaan dari Segi Kegenetikan Sapi Pedaging di Daerah Tropik. Laporan Seminar Ruminansia II. Pusat Penelitian dan Pengembangan Ternak. Bogor.
Wahyono,T. 2012. Analisis Statistik Mudah dengan SPSS 20. Elex Media Komputindo, Jakarta.
Wattemann, R.P., C.A. Lents, N.H. Cicciol ., F.J. White and I. Rubi . 2003 . Nutritional and sucklingmediated anovulation in beef cows . J. Anim . Sci. 81 (14) : E48-E59 .
Widayanti, H. 2008. Perbedaan Eksterior, Ukuran Tubuh dan Status Fisiologi Sapi Betina Ongole dan Simpo di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Wirdahayati R. B dan A. Bamualim. 2007. Produktivitas Ternak Sapi Lokal Pesisir Dan Daya dukung Padang Pengembalaan di Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Departemen Pertanian. Bogor.
Williams, I.H. 1982. A Course Manual in Nutrition and Growth. Australian Vice- Choncellors-Committee, Melbourne.
Williamson, G. dan W.J.A. Payne. 1993. Pengantar Peternakan di Daerah Tropis. Edisi ketiga. Penerjemah SGN Djiwa Darmadja. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Wirakusumah, S. 2003. Dasar-dasar Ekologi bagi Populasi dan Komunitas. Jakarta : UI Press.
116 Wirdahayati, R.B. Arizal, P.B. Batuah dan A. Bamualim. 2006. Suplementasi pakan menunjang produksi ternak kerbau penghasil dadih di Sumatera Barat. Pros. Seminar Nasional Peternakan. Revitalisasi Potensi Lokal untuk Mewujudkan Swasembada Daging 2010 dalam Kerangka Pembangunan Peternakan yang Berkelanjutan dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat. Padang, 11 – 12 September 2006.
Wijayanti, D. R. 2013. Kinerja Reproduksi Induk Sapi Peranakan Ongole dan Persilangan Simmental dengan Peranakan Ongole di Kecamatan Bantul Kabupaten Bantul. Skripsi Sarjana Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Yusran, M.A dan L. Affandhy. 1996. Studi batasan ideal Bobot badan dan kondisi tubuh sapi PO induk kaitannya dengan aktifitas reproduksi yang normal dalam agroekosistem lahan kering di Jawa Timur. Seminar Hasil Penelitian Peternakan TA . 1995/1996, IPPTP Grati .
Yusran, M.A., L. Affandhy dan Suyamto. 2001. Pengkajian Keragaan, Permasalahan dan Alternatif Solusi Program IB Sapi Betina Potong di Jawa Timur. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Puslitbang Peternakan, Bogor. Hal: 155-167