MIXED-USE JOGJAONE PARK Bab 1 Pendahuluan
1
Bab-
1
PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG
Yogyakarta sebagai salah satu daerah kunjungan wisata yang sangat potensial dan perannya sebagai kota pendidikan yang terkemuka menjadi daya tarik bagi warga masyarakat di luar wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta untuk datang dan bahkan menetap di wilayah Yogyakarta. Kondisi ini pada akhirnya membawa konsekuensi terhadap tingginya permintaan akan hunian, baik perumahan maupun kamar-kamar hotel beserta dengan berbagai fasilitas pendukungnya.
Laju pertumbuhan pendatang terus meningkat dari waktu ke waktu sehingga kondisi ini kemudian dimanfaatkan oleh para pelaku usaha atau investor untuk menanamkan modalnya di wilayah DIY. Pembangunan hotel, apartemen, kondominum hotel atau kondotel, perumahan, mall dan plaza semakin marak terjadi di berbagai sudut wilayah Yogyakarta. Kenyataan ini juga dipicu semakin tingginya kebutuhan akan hunian dalam kota (city living) yang berdekatan dengan lokasi pekerjaan, studi atau aktivitas sehari-hari. Saat ini orang lebih cenderung senang tinggal di dekat pusat-pusat kegiatan atau fasilitas perkotaan karena selain dapat memberikan efisiensi waktu, pusat kota juga lebih strategis dengan berbagai fasilitas perkotaan yang mudah dijangkau.
Kehadiran hotel, kondotel dan berbagai bangunan hunian lainnya seperti apartemen dan perumahan beserta dengan berbagai fasilitas pendukungnya akan menambah jumlah pasokan fasilitas akomodasi di Yogyakarta dan DIY pada umumnya. Tingginya pembangunan berbagai akomodasi perkotaan ini juga diakibatkan karena pertumbuhan dan perkembangan perekonomian masyarakat Indonesia terutama di sektor pariwisata. Kondisi ini akan nampak semakin nyata terutama pada musim liburan (peak season) yang merupakan puncak kebutuhan akan jasa wisata dan hotel dengan tujuan utama wisata Yogyakarta dan sekitarnya.
PT. Darsana Tempa Internasional sebagai salah satu investor terkemuka pada bidang properti dan penyediaan fasilitas akomodasi berusaha memanfaatkan peluang
MIXED-USE JOGJAONE PARK Bab 1 Pendahuluan
2
yang ada tersebut dan berencana mengembangkan kompleks hunian yang menyatu dengan berbagai fasilitas pendukungnya, seperti fasilitas perdagangan, jasa dan pusat perbelanjaan dalam satu area secara terpadu. Apartemen dan townhouse akan dibangun dalam satu area dengan SOHO mall atau kompleks pertokoan dan pusat kuliner atau riverside. Rencana pembangunan akan berlokasi di Jalan Laksda Adi Sucipto, tepatnya di Dusun kembang, Padukuhan Kembang, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Luas Lahan total recana pembangunan adalah sekitar 34.783 m2 , namun yang akan digunakan sebagai tapak bangunan adalah32.985 m2. Lahan rencana pembangunan ini telah dimiliki oleh pemrakarsa
berdasarkan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor 01368 SU 02/12/2014,
Nomer 1366/Maguwoharjo, dan Nomer 129/Maguwoharjo. Total luas bangunan
yang akan dibangun sekitar 63.770,95 m2. Rencana pembangunan ini diprakirakan akan memberikan berbagai dampak penting terhadap berbagai komponen lingkungan hidup, baik geo-fisik-kimia, biologi, sosial maupun kesehatan masyarakat. Selain itu dengan luas bangunan sekitar 63.770,95 m2 yang berarti lebih dari 10.000 m2 maka rencana kegiatan tersebut wajib dilengkapi dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL). Hal ini berkaitan dengan Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2012 tentang Izin Lingkungan Bab 3 Pasal 13, dan Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Pasal 22 dan Pasal 23, serta Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 05 Tahun 2012 tentang Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan yang Wajib Memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL).
Pendekatan studi yang dilakukan adalah pendekatan terpadu karena terdapat lebih dari satu jenis kegiatan yang perencanaan dan pengelolaannya saling terkait dalam satu kesatuan area atau hamparan dan kewenangan pembinaan dan/atau pengawasan kegiatannya berada dibawah lebih dari satu (1) satuan kerja pemerintah daerah. Berdasarkan Pasal 19 ayat (1) Per.Men.LH No. 08 Tahun 2013 tentang Tata Laksana Penilaian dan Pemeriksaan Dokumen Lingkungan Hidup serta Penerbitan Izin Lingkungan, dinyatakan bahwa Komisi Penilai Amdal (KPA) kabupaten yang tidak mempunyai lisensi, maka penilaian dokumen yang menjadi kewenangannya dilaksanakan oleh Komisi Penilai Amdal Provinsi. Mengingat bahwa Kabupaten Sleman belum mempunyai KPA untuk melakukan penilaian dokumen Amdal, maka penilaian dokumen ini menjadi kewenangan KPA di tingkat provinsi, dalam hal ini adalah KPA Daerah Istimewa Yogyakarta.
MIXED-USE JOGJAONE PARK Bab 1 Pendahuluan
3
Dokumen Kerangka Acuan (KA) ini adalah salah satu bagian dari dokumen AMDAL yang disusun dengan tujuan untuk (1) merumuskan lingkup dan kedalaman studi Analisis Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL) serta (2) mengarahkan studi ANDAL agar berjalan secara efektif dan efisien sesuai dengan biaya, tenaga, dan waktu yang tersedia. Penyusunan dokumen KA ini berpedoman pada Per. MENLH No. 16 Tahun 2012 tentang “Pedoman Penyusunan Dokumen Lingkungan Hidup”, Lampiran I “Pedoman Penyusunan Dokumen Kerangka Acuan”.1.2. TUJUAN DAN MANFAAT 1.2.1. Tujuan
Tujuan rencana Pembangunan Mixed-Use JogjaOne Park adalah
menyediakan tempat hunian beserta dengan berbagai fasilitas pendukunya yang representatif, aman dan nyaman bagi warga DIY dan sekitarnya serta tempat hunian sementara bagi pelaku perjalanan bisnis yang berkepentingan dengan Kabupaten Sleman maupun untuk mendukung peningkatan pelayanan pariwisata di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
1.2.2. Manfaat
Pembangunan Mixed-Use JogjaOne Park mempunyai manfaat bagi Daerah Istimewa Yogyakarta umumnya dan khususnya Kabupaten Sleman adalah sebagai berikut :
1. Mendukung ketersediaan tempat hunian bagi warga masyarakat dan kamar atau tempat hunian sementara bagi pelaku bisnis, pariwisata, perdagangan, jasa, perkantoran dan lainnya;
2. Memberikan kontribusi pajak atau sumber pendapatan (PAD) bagi Pemerintah Kabupaten Sleman;
3. Penyerapan tenaga kerja lokal, baik selama proses pembangunan (konstruksi) maupun pada saat operasional apartemen dan kondotel.
MIXED-USE JOGJAONE PARK Bab 1 Pendahuluan
4
1.3. PELAKSANA STUDI 1.3.1. Identitas Pemrakarsa
A. Nama dan Alamat Instansi
a. Nama : PT. Darsana Tempa Internasional
b. Alamat : Setiabudi Building 2, Jl. HR. Rasuna Said, Kav. 62, Kuningan, Jakarta Pusat 12920
c. Telepon : (021) 5205868
d. Fax : (021) 5252803
B. Nama dan Alamat Penanggung Jawab a. Nama : Teby Suripto
b. Jabatan : Senior Project Manager
c. Alamat : Setiabudi Building 2, Jl. HR. Rasuna Said, Kav. 62, Kuningan, Jakarta Pusat 12920
d. Telp. : (021) 5205868
e. Fax. : (021) 525803
1.3.2. Identitas Penyusun AMDAL
Penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) Rencana Pembangunan Mixed-Use JogjaOne Park, wajib dilakukan pemrakarsa. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2012 tentang Izin Lingkungan pada Pasal 10 ayat (1) menyebutkan bahwa pemrakarsa dalam menyusun dokumen AMDAL dapat dilakukan sendiri atau meminta bantuan kepada pihak lain. Selanjutnya, pada ayat (2) dijelaskan bahwa pihak lain sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:
a. penyusun AMDAL perorangan atau
MIXED-USE JOGJAONE PARK Bab 1 Pendahuluan
5
Pemrakarsa dalam penyusunan dokumen AMDAL ini meminta bantuan kepada Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Dokumen AMDAL. Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan dokumen Amdal pada kegiatan ini adalah:Nama Perusahaan : PT. Gama Multi Usaha Mandiri (PT. GMUM)
Nomor Sertifikat : 0062/LPJP/AMDAL-1/LRK/KLH, 24 Oktober 2014
Nama Direktur : M. Afrizal Hernandar, ST., MBA
Alamat : Bulaksumur Blok H-5 Yogyakarta-55281
Telepon/Faks. : (0274) 549426/(0274) 549427
Email : [email protected]
Susunan tim pelaksana studi AMDAL meliputi Tim Penyusun, Tenaga Ahli dan Asisten dengan susunan seperti disajikan pada tabel berikut.
Tabel 1.1. Tim Penyusun Studi AMDAL
No Nama Posisi Penugasan No. Sertifikat
1 Ir. Christina Lilies
Sutarminingsih, M.Sc. KTPA K.019.10.10.12.000267
2 Adhi Nilasari, S.Si.,M.Kes KTPA K.032.03.11.12.000288
MIXED-USE JOGJAONE PARK Bab 1 Pendahuluan
6
Tabel 1.2. Tenaga Ahli dan Asisten Penyusun AMDAL
No Nama Keahlian Sertifikat
1 Ir. Christina Lilies
Sutarminingsih, M.Sc. Ahli Lingkungan
- Sertifikat Penyusun AMDAL, Tahun 2004
2 a. Ratih Karisma Ardhany, ST Ahli Fisik-Kimia - Sertifikat Penyusun
AMDAL, Tahun 2007
b. Rauda Ikhsan, ST Asisten Ahli Fisik-Kimia
- - Sertifikat Dasar-dasar AMDAL dan
Penyusunan AMDAL Tahun 2015
3 a. RM. Pentatok Kuncoro Sri
Setiyoaji, ST Ahli Hidrogeologi -
b. b. Syampadzi Nurroh, S.Hut.,
M.Sc. Asisten Ahli Hidrogeologi
- Sertifikat Dasar-dasar AMDAL dan
Penyusunan AMDAL Tahun 2015
4 a. Drs. Asep Herlian Ahli Biologi - Sertifikat Penyusun
AMDAL, Tahun 1993 b. Theresa Agustina Ana Nico,
S.Si., M.Sc Asisten Ahli Biologi
- Sertifikat Dasar-dasar AMDAL dan
Penyusunan AMDAL Tahun 2015
5 Edmon Kristianto, S.Sos.,MBA Ahli Sosial Ekonomi - Sertifikat Penyusun
AMDAL, Tahun 2005 6 Adhi Nilasari, S.Si.,M.Kes Ahli Kesehatan Masyarakat - Sertifikat Penyusun
AMDAL, Tahun 2008
7 Muchlishin, ST., M.Sc Ahli Transportasi - Sertifikat Penyusun
AMDAL, Tahun 2014
8 Widantoro Izzuddin S., ST Asisten Ahli Lingkungan - Sertifikat Penyusun
AMDAL, Tahun 2014
9 Hillary Kristarani Asisten Ahli Lingkungan
dan Pemetaan/GIS
Sertifikat Dasar-dasar AMDAL dan
Penyusunan AMDAL Tahun 2015