• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kegiatan Proyek perubahan jaj (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Kegiatan Proyek perubahan jaj (1)"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Proyek adalah sebuah kegiatan yang bersifat sementara yang telah ditetapkan awal pekerjaannya dan waktu selesainya (dan biasanya selalu dibatasi oleh waktu, dan seringkali juga dibatasi oleh sumber pendanaan), untuk mencapai tujuan dan hasil yang spesifik dan unik,[1] dan pada umumnya untuk menghasilkan sebuah perubahan yang bermanfaat atau yang mempunyai nilai tambah.

Perbedaan yang mendasar adalah kegiatan operasi didasarkan pada suatu konsep mendayagunakan sistem yang telah ada, apakah berbentuk pabrik, gedung atau fasilitas yang lain, secara terus menerus dan berulang-ulang sedangkan kegiatan proyek bermaksud mewujudkan atau membangun sistem yang belum ada.

Kegiatan Proyek Kegiatan Operasional

a.Bercorak dinamis, nonrutin a.Berulang-ulang, rutin

b.Siklus proyek relatif pendek b.Berlangsung dalam jangka panjang c. Intensitas kegiatan di dalam periode siklus

proyek turun naik (berubah) c. c. Intensitas kegiatan relatif sama d. Kegiatan harus diselesaikan berdasarkan

anggaran, jadwal dan mutu yang telah ditentukan.

d. Batasan anggaran dan jadwal tidak setajam pada proyek.

e. Terdiri dari bermacam-macam kegiatan yang memerlukan berbagai disiplin ilmu

e. Macam kegiatan tidak terlalu banyak dan tenaga ahli tidak perlu terlalu banyak f. Keperluan sumber daya berubah, baik macam

maupun volumenya f. Macam dan volume keperluan sumber daya relatif konstan

Dalam prakteknya, timbulnya suatu proyek disebabkan oleh berbagai faktor antara lain: 1. Adanya permintaan pasar. Artinya adanya suatu kebutuhan dan keinginan dalam masyarakat yang harus disediakan. Hal mi disebabkan karena jenis produk yang tersedia belum mencukupi atau memang belum ada sama sekali. 2.Untuk meningkatkan kualitas produk. Bagi perusahaan tertentu proyek dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas atau mutu suatu produk. Hal mi dilakukan karena tingginya tingkat persaingan yang ada. 3.Kegiatan pemerintah. Artinya merupakan kehendak pemerintah dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat atas suatu produk atau jasa, sehingga perlu disediakan berbagai produk melalui proyek-proyek tertentu.

Program adalah Kesatuan rencana yang berjangka waktu relatif panjang, terdiri dari beberapa proyek, dan memberikan arahan tentang tujuan yang ingin dicapai serta persoalan yang ingin dipecahkan.

Proyek adalah Kesatuan tugas yang berjangka waktu lebih pendek terdiri dari beberapa tugas yang memiliki sasaran, jadwal serta anggaran tertentu.

PERBEDAAN Program dan Proyek terutama terletak pada kurun waktu pelaksanaan dan besarnya sumber daya yang diperlukan.

Contoh program kerja kegiatan bimbingan belajar bagi kelas ix

KERANGKA POKOK PROGRAM 1. Pengembangan Aktifitas Kegiatan

Upaya mengembangkan aktifitas program Bimbingan Belajar menjadi prioritas utama dengan jenis-jenis kegiatan Pembelajaran sebagai berikut :a) Pendidikan sebagai upaya mencerdaskan kehidupan bangsa serta ambil bagian dalam amanat pembangunan dibidang pendidikan .b) Bimbingan meliputi 2 kehendak yakni peningkatan Belajar secara efektif dan peningkatan kemampuan dalam menyelesaikan tugas.

(2)

penahapan menurut PMI adalah sebagai berikut :

1. Tahap konseptual yaitu penyusunan dan perumusan gagasan, analisis pendahuluan dan pengkajian kelayakan. Salah satu kegiatan utama yang bersifat menyeluruh (“comprehensive”), dalam tahap ini yang mencoba menyoroti segala aspek mengenai layak tidaknya suatu gagasan untuk direalisasikan, disebut juga kelayakan 2. Tahap perencanaan dan pengembangan (planning and development) atau disingkat PP/Definisi kegiatan

ditujukan untuk mengidentifikasi dan merumuskan gagasan, mengembangkannya menjadi alternatif, lengkap dengan indikasi lingkungan kerja, jadwal dan biaya.

3. Tahap implementasi yaitu terdiri dari kegiatan desain-engineering terinci fasilitas yang hendak dibangun, desain-engineering produk, pengadaan material dan peralatan, manufaktur atau pabrikasi dan instalasi atau konstruksi.

4. Tahap terminasi yaitu untuk Mempersiapkan instalasi atau produk beroperasi, seperti uji coba star-up, dan performance test, Penyelesaian administrasi dan keuagan proyek seperti asuransi dan klaim, Seleksi dan kompilasi dokumen proyek untuk diserahkan kepada pemilik atau kepada induk perusahaan, dan Melaksanakan demobilisasi dan reassignment personil.

Proyek instalasi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), dari segi pembangunannya dapat dikatagorikan sebagai project engineering construction. Namun bila dilihat untuk komponen utamanya seperti ketel uap, turbin uap, generator listrik dan peralatan lainnya menggambarkan kegiatan engineering manufaktur, maka secara keseluruhan manufaktur akan mempunyai bobot biaya yang tidak jauh berbeda dari kegiatan konstruksi sehingga secara bobot proyek PLTU dapat dikatagorikan sebagai proyek engineering manufaktur.

Mengapa suatu proyek perlu dikaji studi kelayakannya karena untuk mengetahui tingkat keuntungan dari investasi, bank berkepentingan untuk mengetahui tingkat keamanan kredit yang diberikan dan kelancaran pengembaliannya, Aspek aspek untk proyek yaitu aspek teknis, pasar dan pemasaran, aspek politik, ekonomi, social dan budaya, lingkungan dan hukum.

Karakteristik produk yang harus diperhatikan :

1.Kompabilitas (compability) adalah sejauh mana suatu produk konsisten dengan afeksi, kognisi, dan perilaku konsumen saat ini.2.Kemampuan untuk diuji coba (trialability) --- sejauh mana suatu produk dapat dicoba dalam jumlah yang terbatas, atau dipilih kedalam jumlah-jumlah yang kecil jika untuk melakukan uji coba ternyata membutuhkan biaya yang tinggi.3,Kemampuan untuk diteliti (observability) --- mengacu pada sejauh mana produk atau dampak yang dihasilkan produk tersebut dapat dirasakan oleh konsumen lain. Produk baru sering didiskusikan masyarakat sehingga cenderung diadopsi lebih cepat.4.Kecepatan (speed) adalah seberapa cepat mamfaat suatu produk dipahami oleh konsumen. 5.Kesederhanaan (simplity) adalah sejauh mana suatu produk dengan mudah dimengerti dan digunakan konsumen.6.Mamfaat relative (relative adventge) adalah sejauh mana suatu produk memiliki keunggulan bersaing yang bertahan atas kelas produk, bentuk produk, dan merek lainnya7.Simbolisme produk (product simbolisme) adalah apakah makna suatu produk atau merek bagi konsumen dan bagaimanakah pengalaman konsumen ketika membeli dan menggunakannya8.Strategi pemasaran --- sejumlah variasi karakteristik produk merupakan penyebab keberhasilan atau kegagalan produk dan merek.

Factor dalam memilih bangunan satu lantai  Bahan baku yang akan disiapkan  Mesin atau peralatan yang digunakan  Barang jadi yang dihasilkan

Aspek teknis merupakan suatu aspek yangberkenaan dengan proses pembangunanproyek secara teknis dilapangan danpengoperasiannya setelah proyek tersebutselesai dibangun.

Daya dukung lingkungan adalah kemampuan lingkungan untuk pulih kembali pada keadaan seimbang jika mengalami perubahan atau gangguan

(3)

Referensi

Dokumen terkait

Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang rendah tapi pasti antara faktor komunikator dengan faktor opini, persepsi, afeksi, dan perilaku penerima

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pelayanan purna jual yang terdiri dari variabel – variabel pemasangan produk (X1), garansi produk (X2), dan

1) Perubahan dalam produk atau jasa. Perkembangan teknologi telah mendorong tumbuhnya produk baru sejalan kebutuhan pelanggan. Disamping itu, bervariasinya perilaku konsumen

Konsumen adalah seseorang yang menggunakan produk atau jasa yang dipasarkan. Sedangkan kepuasan konsumen sejauh mana harapan para pembelian seorang konsumen dipenuhi

4) Saya memutuskan membeli produk PT. Maan Ghodaqo Shiddiq Lestari. Maan Ghodaqo Shiddiq Lestari memperbolehkan konsumen untuk membawa sampel lain yang akan diuji coba

Uji coba kelompok kecil ini bertujuan untuk melihat sejauh mana produk media pembelajaran e-book pokok bahasan Perdagangan Internasional ini dapat membantu dan memudahkan

Dengan mengetahui persepsi konsumen terhadap atribut suatu produk maka perusahaan dapat memperoleh suatu gambaran sampai sejauh mana usaha perusahaan dalam memenuhi

Analisis kemampuan proses perlu dilakukan untuk mengetahui sejauh mana bahan baku susu segar mampu menghasilkan produk olahan susu dengan spesifikasi sesuai yang diinginkan,