• Tidak ada hasil yang ditemukan

ASPEK YURIDIS PELAYANAN KESEHATAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ASPEK YURIDIS PELAYANAN KESEHATAN"

Copied!
46
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

ASPEK YURIDIS

PELAYANAN KESEHATAN

• Aspek Hukum Perdata • Aspek Hukum Pidana

(3)

ETIK

HUKUM PIDANA- HUKUM PERDATA HUKUM TATA USAHA NEGARA

• MALPRAKTEK

KELALAIANPEMBUKTIAN

INFORMED CONSENTREKAM MEDIS

• ABORTUS

• BAYI TABUNG

EUTHANASIATRANSPLANTASI

HAK ATAS KESEHATAN HAK MENENTUKAN

(4)

HUKUM PIDANA

(5)

Pengertian hukum pidana

• Keseluruhan larangan dan keharusan yang pelanggaran terhadap nya dikaitkan dengan suatu nestapa (pidana) oleh negara

• Keseluruhan aturan tentang syarat

(6)

Tujuan

• Memenuhi rasa keadilan • Melindungi masyarakat

• Melindungi kepentingan individu dan kepentingan masyarakat dengan negara

(7)

Tanggung jawab hukum pidana

Terdapat perbuatan melanggar hukum, actus

reus mens rea, dapat dipertanggung jawabkan

The wrong-doer yang bertanggung jawab

Dapat terdapat penyertaan, perbantuan, per

barengan

Kebenaran material,pembuktian dengan

tingkat kepastian tinggi “beyond a reasonable doubt “

(8)

PENANGANAN HUKUM PIDANA

• Sesuai peraturan per UU-an yang berlaku • Meliputi

- pidana yang diatur dalam KUHP

- pidana yang diatur dalam UU Praktik kedokteran, UU kesehatan,

UU-Rumah Sakit

- kelalaian hanya pada CULPA LATA

(9)

Teori hukum pidana

1. Teori mutlak

(10)

TEORI MUTLAK

Berdasarkan flosof bahwa kejahatan tidak boleh ada dan tidak diijinkan ,baik menurut Norma Kesusilaan maupun Norma Hukum

 kejahatan itu harus di pidana

(11)

Teori Relatif

Bahwa tujuan pemidanaan bukan untuk pembalasan,melainkan untuk

a.Prevesi umum ; bhw pemerintah berwenang menjatuhkan pidana utk mencegah rakyat umum melakukan tindak pidana

b.Prevesi khusus : bhw pelaku tindak pidana dikemudian hari akan menahan diri spy tidak berbuat perbuatan yang sama (bersifat mendidik)

(12)

Peristiwa Pidana

(13)

Aspek hukum pidana

• Berlaku azas PRIBADI

• Masing-masing pelaku tindakan

bertanggung jawab atas tindakannya

(14)

TANGGUNG JAWAB HUKUM

PIDANA

Didasarkan pada “ mens rea-reactus reus” • Adanya kesalahan (fault based)

 kesengajaan (DOLUS)

 kelalaian berat (CULPA LATA)

• Kemampuan pelaku untuk bertanggung jawab • Faktor pemberat dan peringan pidana

• Kejahatan (kelalaian terhadap tubuh manusia)  psl 359 KUHP menyebabkan hilangnya

nyawa orang

(15)

Dasar pemidanaan

nulla poena, sine praevia,

lege poenali”

Tidak ada perbuatan yang

dapat di pidana tanpa

(16)

SYARAT YG HARUS DIPENUHI

- Adanya sikap tindak/perbuatan

- Perbuatan tsb. diatur oleh UU

- Perbuatan pelaku melanggar hukum

(17)

CONTOH

Psl 267 KUH Pidana

(1) seorang dokter yang dengan sengaja memberikan surat keterangan palsu tentang ada atau tidaknya penyakit, kelemahan atau cacat, diancam dengan pidana penjara paling lama 4 tahun

(2) jika keterangan diberikan dengan maksdu seseorang ke dalam RS gila atau untuk

(18)

Psl 268 KUH Pidana

(1) barang siapa membuat secara palsu atau memalsukan surat keterangan dokter tentang ada atau tidaknya penyakit, kelemahan atau cacat, dengan maksud untuk menyesatkan penguasa atau penanggung diancam dengan pidana penjara paling lama 4 tahun

(2) diancam dengan pidana yang sama, barang siapa dengan maksud yang sama memakai surat keterangan yang tidak

(19)

DALAM HUKUM ACARA PIDANA

Terdapat 4 tahap dalam mencari kebenaran

a.Penyidikan

b.Penuntutan

c.Pemeriksaan di persidangan

d.Pelaksanaan, pengamatan, pengawasan Acara pembuktian merupakan salah

(20)

Psl. 183 KUHAP

(21)

ALAT BUKTI YANG SAH MENURUT PSL 184 KUHAP

1.Keterangan saksi 2.Keterangan ahli 3.Surat

4.Petunjuk

5.Keterangan terdakwa

(22)

Hakikat pembuktian

Mencari kebenaran akan

peristiwa-peristiwa hingga dengan demikian

(23)

Keterangan SAKSI

Saksi yang diharapkan yang ia: - Mendengar

- Mengalami, atau

- Melihat dengan mata kepala sendiri

Sebagai salah satu alat bukti dalam perkara pidana

BUKAN saksi yang mendengar atau

(24)

SAKSI

Sebelum saksi memberikan

keterangan, wajib mengucapkan sumpah atau janji menurut agama atau keyakinan masing-masing.

Bahwa saksi akan memberikan

(25)

KETERANGAN AHLI

Keterangan ahli bukan alat buktiDipakai guna memberikan

penerangan kepada Hakim

Dengan sistem KUHAP; keterangan ahli merupakan alat bukti yang sah sehingga Hakim terikat kepada

(26)

1. PERBEDAAN ISINYA 2. PERBEDAAN

(27)

Perbedaan isinya

• Hukum Perdata

mengatur hubungan hukum antara orang

yang satu dengan orang lain dengan menitik beratkan kepada kepentingan perseorangan

• Hukum Pidana

(28)

Perbedaan pelaksanaannya

Pelanggaran terhadap norma hukum Perdata

diambil tindakan oleh Pengadilan setelah ada pengaduan oleh pihak berkepentingan yang merasa dirugikan

Pelanggaran terhadap norma hukum Pidana

pada umumnya segera diambil tindakan oleh pengadilan tanpa ada pengaduan dari pihak yang dirugikan .

(29)

GUGATAN

• Gugatan terjadi karena ada “MASALAH HUKUM”

(30)
(31)

HUKUM PERDATA

(32)

GUGATAN PERDATA

Gugatan apabila terdapat masalah hukum

SYARAT sesuai psl 1365 KUH Perdata : 1. harus ada perbuatan

2. perbuatan itu melanggar hukum 3. adanya kerugian

4. adanya causal perbuatan melawan hukum dengan kerugian yang diderita 5. adanya kesalahan

(33)

DASAR TUNTUTAN PERDATA

Psl 1365 KUH Perdata

tiap perbuatan melanggar hukum, yangmembawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang karena salahnya menerbitkan kerugian itu, menggantinya

Psl 1366 KUH Perdata

juga yang disebabkan kelalaian

Psl 1367 KUH Perdata

juga akibat respondeat superior

(34)

TUJUAN ADU/GUGAT

Kompensasi (ganti rugi) : Hukum Perdata,

administrasi/profesi

• Apabila dokter/ Direksi bersalah  dipidana : Hukum Pidana

• Status hukum kelembagaan pelayanan

kesehatan

- Badan publik : Hukum Tata Usaha Negara (TUN) / Hukum Administrasi

(35)

ASPEK HUKUM PERDATA

Terjadi perikatan antara pemberi jasa dan penerima pelayanan dibidang

kesehatan  berkaitan dengan masalah individu

Penyedia pelayanan wajib memberikan

prestasi

Penerima pelayanan wajib memberikan

(36)

PERIKATAN

Perikatan adalah hubungan hukum antar dua orang atau lebih dari dua pihak; berdasarkan yang mana pihak yang satu (kreditur) berhak menuntut sesuatu hak dari pihak yang lain, dan pihak lain (debitur) berkewajiban untuk memenuhi tuntutan itu.

Menurut proses terjadinya :

• Perikatan yang lahir karena adanya Undang undang

(37)

Perikatan yang lahir karena Undang Undang

• yang terjadi karena adanya ketentuan Undang Undang

• Contoh

kewajiban orang tua memelihara anak kewajiban pelayanan gawat darurat

tertentu

(38)

Perikatan terjadi karena

perjanjian

perjanjian adalah suatu perbuatan

dimana satu orang atau lebih

(39)

UNSUR-UNSUR PERJANJIAN

1. Ada kesepakatan

2. Kecakapan para pihak 3. Untuk prestasi tertentu

(40)

TANGGUNG JAWAB HUKUM

PERDATA

Didasarkan pada (alternatif)

- Undang Undang perbuatan melawan hukum

- Kontrak adanya wanprestasi (psl. 1243 KUH

Perdata)

- Vicarious liability

tanggung jawab majikan (psl. 1367 KUH Perdata)

Pada praktek pribadi, tenaga kesehatan

bertanggung jawab sendiri sampai seluruh hartanya

Pada praktik berbadan hukum (various liability) dan tenaga kesehatan bertanggung jawab renteng

(41)

ALASAN GUGATAN PERDATA

Apabila debitur/yang berkewajiban melakukan prestasi melakukan wanprestasi /tidak melakukan apa yang

diperjanjikan

WUJUD GUGATAN

- Pemenuhan perjanjian

- Pemenuhan perjanjian disertai ganti rugi

- Pembayaran ganti rugi saja

- Pembatalan perjanjian

- Pembatalan disertai ganti rugi

(42)

PIHAK YANG DAPAT

DIGUGAT

• Orang dalam arti manusia atau badan

Hukum

• Atasan/majikan atau pengawas yang

bertanggung jawab atas pelaku

wanprestasi

(43)

wanprestasi

• Tidak melakukan apa yang disanggupi akan dilakukannya;

• Melakukan tetapi tidak sebagaimana yang dijanjikan

• Melakukan prestasi tetapi terlambat

• Melakukan sesuatu yang tidak boleh dilakukan

(44)

PENANGANAN HUKUM

PERDATA

Gugatan oleh pasien, keluarga, kuasa hukumKUH Perdata

- penggugat harus membuktikan gugatannya

- dalam kenyataannya tenaga kesehatan atau fasilitas yankes harus membuktikan sebaliknya

Kebenaran formal, pembuktian cukup

dengan preponderate/balance of evidence

(45)

PERBEDAAN

PERDATA/TUN PIDANA

Bertindak untuk diri sendiri Penegakan harus melalui aparatur

Dapat dikuasakan Penyelidikan/penyidikan

(Polri)

Kedudukan pihak yang

berperkara sama Penuntutan : JAKSA PENUNTUT UMUM

Mengadili : HAKIM

(46)

Referensi

Dokumen terkait

A number of studies have documented the efficacy of conventional treatment approaches such as pharmacotherapy, cognitive behavioral therapy (CBT) and exercise on managing

Nilai sig variabel kompleksitas operasi perusahaan (KOMPLEKS) < 0,05 dan arah koefisien pada variabel ini berlawanan dengan penurunan hipotesis yang menyatakan

Tujuan pada penelitian ini adalah menganalisis uji desktiptif aktiva tidak berwujud berupa modal intelektual dan goodwill perusahaan yang mengumumkan dividen sejumlah

Instalasi CSSD melayani semua unit di rumah sakit yang membutuhkan kondisi steril, mulai dari proses perencanaan, penerimaan barang, pencucian, pengemasan &

Pengelolaan lahan dengan kearifan lokal spesifik lokasi berdasarkan karakteristik dan kemampuan lahan, status hara tanah, kemasaman dan kandungan C-organik serta tanaman yang

Pelaksanaan pembelajaran Aswaja pada kelas Intensive telah dilakukan pendidik sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang telah dibuat. pada tahap

Praktik Pengalaman Lapangan, yang selanjutnya disebut PPL adalah semua kegiatan kurikuler yang harus dilakukan oleh mahasiswa praktikan, sebagai pelatihan untuk

Penelitian ini berdasarkan lokasi sumber datanya termasuk kategori penelitian lapangan, dan ditinjau dari segi sifat-sifat data termasuk dalam penelitian kualitatif,