• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Karsinoma Nasofaring - Ekspresi Cyclooxygenase-2 (COX-2) Pada Penderita Karsinoma Nasofaring Dengan Pemberian Kemoradioterapi Konkuren

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Karsinoma Nasofaring - Ekspresi Cyclooxygenase-2 (COX-2) Pada Penderita Karsinoma Nasofaring Dengan Pemberian Kemoradioterapi Konkuren"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1: Penataksanaan KNF menurut NCCN 2010
Gambar 2: Aktivitas enzim cyclooxygenase (Choy & Milas 2003)
Gambar 3:  Pewarnaan Imunohistokimia COX-2  (Tan & Putti 2005).

Referensi

Dokumen terkait

Pada penelitian ini tidak ditemukan adanya hubungan yang bermakna secara statistik pada ekspresi COX-2 dengan ukuran tumor primer (p=0,085), ukuran pembesaran kelenjar getah

Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi antara ekspresi protein COX-2 dengan derajat diferensiasi karsinoma sel skuamosa serviks

penelitian Tan menyatakan terdapat hubungan ekspresi COX-2 dan prognosis buruk pada karsinoma nasofaring jenis tidak berdiferensiasi, namun beberapa peneliti menunjukkan

Ekspresi PPARγ positif tertinggi terhadap ukuran tumor primer ditemukan pada kelompok T2 dan T3 masing-masing sebanyak 5 sampel (27,8%), 9 sampel (50,0%) pada kelompok N3 dan

stadium klinis pada karsinoma nasofaring berdasarkan ekspresi PPARγ sebelum dan setelah pemberian kemoradioterapi konkuren. Universitas

Kelompok ukuran tumor primer karsinoma nasofaring pada penelitian ini yangberdasarkan tampilan ekspresi PPARγ positif yang tertinggi ditemukan pada kelompok T2 dan T3

Pada penelitian ini kami dapat simpulkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara skor COX-2 dengan stadium klinis pasien KNF tipe undifferentiated carcinoma, di

Penelitian ini menemukan adanya hubungan ekspresi TNF- α dengan ukuran tumor primer dari karsinoma nasofaring (p < 0,05) dimana hal ini sesuai dengan ber- bagai penelitian