• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

 Teks drama berbeda dg fiksi lain karena

(3)

 Tema dan amanat

 Alur (plot)

 Penokohan (perwatakan; karakterisasi)

 Latar (setting)

 Cakapan (dialog)

(4)

 Tema merupakan rumusan intisari cerita

sebagai landasan idiil dalam menentukan arah tujuan cerita.

 Amanat merupakan pesan yang ingin

(5)

 Alur merupakan deretan peristiwa dalam hubungan logis dan kronologis saling

berkaitan dan yang diakibatkan atau dialami oleh para pelaku

 Dalam drama alur tidak diceritakan tapi

divisualisasikan dalam panggung, jadi bagian yang penting diamati adalah dialog dan lakuan

(6)

 Protasis (permulaan)

 Epitasio ( (jalinan kejadian)

 Catstasis (klimaks)

(7)

 Tokoh dalam drama mengacu pada watak (sifat-sifat pribadi seorang pelaku. Aktor mengacu pada peran yang bertindak atau berbicara dalam hubungannya dengan alur peristiwa)

 Pengungkapan watak dlm drama yaitu melalui dialog dan lakuan. Watak pelaku dapat

(8)

 Latar dlm drama meliputi latar tempat, waktu, dan suasana (ditunjukkan dlm teks samping)

(9)

 Lakuan harus berhubungan dengan plot dan watak tokoh

 lakuan badaniah (gerak-gerik tubuh)

 Lakuan batiniah (pergerakan dalam batin pelaku) dilihat dari perubahan kekusutan emosi yang terungkap dlm percakapan

Referensi

Dokumen terkait

Penampilan tokoh-tokoh, khususnya tokoh utama, dalam novel Putu Wijaya digambarkan sebagai tokoh yang mencoba mencari jawab setiap persoalan yang dialami walaupun

Das europiiische Drama entstand z:ur Zeit der griechischen Antike im 5.. Jahrhundert

Sama dengan penggambaran tokoh-tokoh manusia dari Timur lainnya, dalam menggambarkan tokoh Sejjid Omar, May juga tidak mengambarkan dia sebagai tipikal orang Timur.. Sihdi

Pola yang diikuti dalam narasi ini adalah deretan dari perjalanan hidup yang bersangkutan atau pengurutan dari peristiwa-. peristiwa

pada tugas berbicara atau menulis yang diberikan Untuk tugas kinerja berbicara misalnya dapat. berupa berdiskusi, berpidato, wawancara, penyampaian

(titik beratnya pada makna dan arti tindakan dalam tuturan: rangkaian tindak tutur : peristiwa tutur. (speech event ) (titik berat : tujuan

Dengan demikian, pendidikan karakter dapat dimaknai sebagai pendidikan nilai, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, pendidikan watak, yang bertujuan mengembangkan

Bilamana perlu pengamatan terhadap sebuah Bilamana perlu pengamatan terhadap sebuah peristiwa pembelajaran perlu dilakukan berulang peristiwa pembelajaran perlu dilakukan