• Tidak ada hasil yang ditemukan

LOMBA LOGO INTERNASIONAL FSPI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "LOMBA LOGO INTERNASIONAL FSPI"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

LOMBA PENCIPTAAN

LOGO INTERNASIONAL ”

FESTIV AL SENI

PERTUNJUKAN INTERNAS

IONAL”

PPPG KESENIAN

YO GYAKARTA

1

23 DESEMBER 2005

Judul : Logo FSPI Bahan : Kertas

Teknik Pembuatan : Komputer Grafis Ukuran : A.4 21,5 X 29,7 Cm Karya : I Wayan Suardana

Konsep Karya Logo FSPI

A.Latar Belakang

Seni pertunjukan sebagai salah satu cabang seni yang selalu hadir dalam kehidupan manusia,

ternyata memiliki perkembangan yang sangat kompleks. Sebagai seni yang hilang dalam waktu,

yang hanya bisa kita nikmati apabila seni tersebut sedang dipertunjukan, perkembangan seni

pertunjukan diwarnai oleh berbagai factor non seni, dan yang paling signifikan adalah factor

(2)

gendre atau bahkan bentuk seni pertunjukan dalam kehidupan masyarakat. Festival Seni

Pertunjukan Internasional sangat tepat disamping untuk ajang promosi juga untuk saling

mengenal antar Negara, sebab masing-masing Negara mempunyai pertunjukan ber beda-beda.

B.Makna dari masing-masing komponen dalam logo sebagai berikut :

Figur Manusia yang sedang memperagakan gerak tarian dinamis, gerakannya seolah

membuka era baru terlihat begitu tangan diangkat keatas terlihat tulisan Festival Seni

Pertunjukan Internasional, gerakannya bermakna yaitu suatu pertunjukan tidak lepas dari

gerak, karena geraklah pertunjukan tersebut ada.

Warna hanya terdiri dari warna hitam dan coklat muda disini bermakna kesederhanaan ,

kesejukan diharapkan didalam kesederhanaan tercipta suatu kwalitas baik karya maupun

dalam penyelenggaraan

Huruf, dibuat juga sederhana tulisan Festival Seni Pertunjukan Internasional dibuat

melingkar, ini bermakna agar festival tidak berhenti sebatas festival saja diharapkan

berjalan terus dan ada tindak lanjut. Sebagai pondasi dibawahnya dibuat huruf singkat

dan jelas yaitu

FSPI

bentuk hurupnya sengaja dibesarkan bermakna sebagai pondasi

yang kokoh biar tidak goyah

Yogyakarta, 1 Desember 2005

Referensi

Dokumen terkait

Bentuk tindakan negara yang melanggar ketentuan hukum internasional yaitu dengan tanggung jawab karena dengan adanya tanggung jawab negara tersebut dapat menjalani

Oleh karena sumber hukum internasional nomor 1,2,3 merupakan sumber hukum primer maka Mahkamah Internasional dapat memutuskan suatu perkara yang diajukan kepadanya

Adanya kelalaian negara dari suatu kewajiban internasional akan melahirkan tanggung jawab bagi negara tersebut, dalam hukum internasional belum ada aturan-aturan

Artinya, sifat internasional dari suatu kontrak dagang, terjadi karena kontrak tersebut melibatkan karena lebih dari satu ketentuan hukum yang menjadi dasar ketundukkan

Suatu negara memenuhi kebutuhan nya tidak lepas dari perdagangan antar bangsa yang tidak dapat juga dipisahkan dengan hubungan internasional karena dalam melakukan kerjasama

Konsep keamanan tidak lepas dari pemahaman pemikir realis yang memandang dunia internasional bersifat anarki sehingga dengan demikian setiap negara

Pengadilan nasional dan internasional yang ada tidak memadai lagi untuk menyelesaikan sengketa-sengketa lingkungan internasional karena bukti menunjukkan bahwa bumi

Personalitas hukum dalam kaitannya dengan hukum internasional pada hakekatnya menyangkut kelengkapan organisasi internasional tersebut dalam memiliki suatu kemampuan untuk