• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP )

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP )"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP )

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 1 Bintan Pesisir Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia

Kelas/ Semester : X / 1

Materi Pokok/ Tema: Pengaruh Hindu Buddha di Indonesia.

Sub Tema : Akulturasi Kebudayaan Nusantara dengan Hindu Buddha.

Pertemuan Ke : 6 Alokasi Waktu :10 Menit

Kompetensi Dasar Pengetahuan dan Indikator Kompetensi Dasar Ketrampilan dan Indikator 3.6 Menganalisis perkembangan kehidupan

masyarakat, pemerintahan, dan budaya pada masa kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha di Indonesia serta

menunjukkan contoh bukti-bukti yang masih berlaku pada kehidupan

masyarakat Indonesia masa kini.

4.6 Menyajikan hasil penalaran dalam bentuk tulisan tentang nilai-nilai dan unsur budaya yang berkembang pada masa kerajaan Hindu dan Buddha yang masih berkelanjutan dalam kehidupan bangsa Indonesia pada masa kini.

3.6.1 Menganalisis Akulturasi kebudayaan Nusantara dengan Hindu Buddha.

4.6.1 Menyajikan hasil rekonstruksi Akulturasi kebudayaan Nusantara dengan Hindu Buddha.

A. Tujuan Pembelajaran

1. Melalui metode diskusi kelompok dengan bantuan LKPD, peserta didik dapat menganalisis informasi tentang Akulturasi kebudayaan Nusantara dengan Hindu Buddha.

2. Melalui Model Cooperative Learning dengan bantuan gambar pada Google Site dan LKPD, peserta didik dapat merekontruksi Akulturasi kebudayaan Nusantara dengan Hindu Buddha B. Langkah Pembelajaran

1. Pendahuluan (2 Menit) Orientasi

Apersepsi Motivasi

Pemberian Acuan

▪ Mengawali kegiatan dengan salam pembuka, berdoa, Menyanyikan lagu wajib nasional. dan memeriksa kehadiran, kesiapan siswa secara fisik dan psikis.

▪ Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman siswa atau materi sebelumnya.

▪ Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari materi Akulturasi Kebudayaan Nusantara dengan Kebudayaan Hindu Buddha dalam kehidupan sehari-hari.

▪ Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

▪ Siswa dibagi dalam kelompok I-IV 2. Kegiatan Inti (7 Menit)

Sintak pembelajaran Pendekatan Saintifik

▪ Mengamati (Literasi)

Peserta didik mencermati gambar 3D di Google Site https://sites.google.com/guru.sma.belajar.id/3dakulturasi/halaman- muka dan tayangan video Pengaruh Hindu Buddha yang telah disiapkan guru dan dibagi chanel youtube https://www.youtube.com/watch?v=x0LRw4X0G5w&ab_ch annel=HistoricIndonesia yang sudah disampaikan pada pertemuan sebelumnya.

▪ Menanya (Critical Thingking)

Peserta didik diberi kesempatan untuk mengidentifikasi dan bertanya mengenai unsur-unsur kebudayaan Nusantara, Kebudayaan Hindu Buddha dari video yang sudah ditonton dan gambar peninggalan Agama Hindu Buddha di Nusantara.yang disajikan oleh guru dengan bantuan LKPD.

▪ Mengumpulkan Informasi

Peserta didik berkomunikasi secara kelompok untuk mendiskusikan (kolaborasi), mengumpulkan informasi (literasi), dan saling bertukar informasi berdasarkan LKPD masing-masing. Peserta didik boleh membuka buku, atau memanfaatkan website untuk menggali informasi mengenai Akulturasi kebudayaan Nusantara dengan Hindu Buddha

(2)

▪ Mengasosiasi

peserta didik berdiskusi hasil kegiatan dan brainstorming, kemudian melakukan diskusi pada kelompok masing-masing dan menuliskan hasil diskusinya pada LKPD

▪ Mengkomunikasikan (Communication)

▪ Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok dari LKPD yang sudah didiskusikan.

3. Penutup (1 Menit) ▪ Membuat resume (kesimpulan) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang Akulturasi kebudayaan Nusantara dengan Hindu Buddha

▪ Memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

▪ Menutup pembelajaran dengan mengucapkan salam C. Penilaian/ Assesment

1. Sikap : Jurnal pengamatan sikap pada saat KBM.

2. Pengetahuan : LKPD dan Presentasi unjuk kerja.

3. Ketrampilan : Hasil dokumentasi portofolio akulturasi budaya.

Bintan, 20 April 2022 Guru Mapel

NURJAMAN, S.Pd

NIP. 19880521 201708 1 001

(3)

1. Teknik Penilaian (terlampir) a. Sikap

- Penilaian Observasi

Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap

N

o Nama Siswa

Aspek Perilaku yang Dinilai Jumla h Sk or

Skor Si ka p

Kode Ni BS JJ TJ DS lai

1 Suherman 75 75 50 75 275 68,75 C

2 Alif ... ... ... ... ... ... ...

Keterangan :

• BS : Bekerja Sama

• JJ : Jujur

• TJ : Tanggun Jawab

• DS : Disiplin Catatan :

1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:

100 = Sangat Baik

75 = Baik 50 = Cukup 25 = Kurang

2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400 3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75

4. Kode nilai / predikat :

75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)

50,01 – 75,00 = Baik (B)

25,01 – 50,00 = Cukup (C) 00,00 – 25,00 = Kurang (K)

5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai

Instrumen Penilaian Diskusi

No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25

1 Penguasaan materi diskusi

2 Kemampuan menjawab pertanyaan 3 Kemampuan mengolah kata

4 Kemampuan menyelesaikan masalah Keterangan :

100 = Sangat Baik

75 = Baik 50 = Kurang Baik 25 = Tidak Baik

(4)

b. Pengetahuan Tes Tulis

1. Salah satu faktor yang menyebabkan kebudayaan Hindu Budha yang masuk ke Indonesia tidak diterima begitu saja oleh masyarakat Indonesia adalah adanya Local Genius, yaitu Kecakapan suatu bangsa untuk….

A. mengambil alih kebudayaan asing sehingga menjadi bagian dari kebudayaan sendiri.

B. memilih kebudayaan asing yang sesuai dengan kepribadian bangsa C. mengembangkan kebudayaan asing sehingga menjadi berbeda bentuknya D. menyerap pengaruh asing dan memanfaatkannya demi mencapai kemajuan E. menerima unsur unsur budaya asing dan mengolahnya sesuai dengan kepribadian 2. Candi adalah salah satu contoh bentuk akulturasi budaya Hindu – Budha dengan budaya asli

Indonesia karena bentuk candi di Indonesia merupakan ....

A. meniru bentuk stupa dari India.

B. meniru bentuk punden berundak-undak dari India

C. gabungan bentuk stupa dan punden berundak-undak dari India

D. gabungan bentuk stupa dari India dengan punden berundak-undak dari Indonesia

E. seni bangun Indonesia dengan India melebur dalam bentuk Candi sehingga unsur seni bangun aslinya tidak kelihatan lagi

3. Sebelum masuknya budaya Hindu–Budha, bentuk pemerintahan yang berkembang di Indonesia adalah ...

A. Suku B. Kerajaan C. Republik D. Kekaisaran E. Monarkhi Absolut

4. Perhatikan kondisi berikut : 1) mengenal sistim huruf

2) memilki kepandaian mengecor logam 3) menguasai tekhnik bercocok tanam padi 4) perkembangan sistem pemerintahan Kerajaan 5) perkembangna ajaran Hindu – Budha

Yang merupakan pengaruh masuknya budaya India bagi perkembangan budaya di Indonesia adalah pada nomor ....

A. 1,3 dan 4 B. 1,3 dan 5 C. 1,4 dan 5 D. 1,2 dan 3 E. 3,4 dan 5

5. Seni pertunjukan wayang adalah salah satu unsur budaya asli Indonesia yang setelah masuknya budaya Hindu–Budha terjadi akulturasi. Wujud akulturasi budaya Indonesia dengan budaya Hindu–

Budha dalam seni Pertunjukan wayang terdapat pada ...

A. peralatannya B. dalangnya

C. tempat pagelarannya D. cerita dan tokohnya E. waktu pertunjukannya

(5)

c. Keterampilan

Siswa diminta untuk melakukan pengamatan teks, membaca, dan menelaah bacaan terkait dengan Akulturasi Hindu-budha dengan budaya nusantara. Penilain tugas:

No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25

1 Relevansi 2 Bahasa 3 Kelengkapan

Keterangan:

a. Kegiatan mengamati dalam hal ini dipahami sebagai cara siswa mengumpulkan informasi faktual dengan memanfaatkan indera penglihatan, pembau, pendengar, pengecap, dan peraba. Maka secara keseluruhan yang dinilai adalah HASIL pengamatan (berupa informasi) bukan CARA mengamati.

b. Relevansi, kelengkapan, dan kebahasaan diperlakukan sebagai indikator penilaian kegiatan mengamati.

• Relevansi merujuk pada ketepatan atau keterhubungan fakta yang diamati dengan informasi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan Kompetensi Dasar.

• Kelengkapan dalam arti semakin banyak komponen fakta yang terliput atau semakin sedikit sisa (residu) fakta yang tertinggal.

• Kebahasaan menunjukan bagaimana siswa mendeskripsikan fakta-fakta yang dikumpulkan dalam bahasa tulis yang efektif

Penugasan

Peseta didik diberi tugas untuk Membuat esai pengaruh budaya Hindu-Budda dan kesinambungannya hingga saat ini

2. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan a. Remedial

Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa memberikan soal tambahan misalnya sebagai berikut :

1) Deskripsikan bangunan yang merupakan wujud akulturasi kebudayaan Hindu-Buddha dengan kebudayaan Indonesia asli, beserta contohnya!

2) Berikan contoh akulturasi kebudayaan Hindu-Buddha dengan kebudayaan Indonesia asli dalam bidang seni rupa dan seni ukir!

3) Jelaskan tentang bentuk-bentuk akulturasi budaya dalam arsitektur, system kemasyarakatan, sistem pemerintahan, sistem kepercayaan, dan seni dan aksara

CONTOH PROGRAM REMIDI

Sekolah : ………..

Kelas/Semester : ………..

Mata Pelajaran : ………..

Ulangan Harian Ke : ………..

Tanggal Ulangan Harian : ………..

Bentuk Ulangan Harian : ………..

Materi Ulangan Harian : ………..

(KD / Indikator) : ………..

KKM : ………..

(6)

No

Nama Pese rta Didi k

Nilai Ulan

gan

Indikator yang Belum Dikuasa

i

Bentuk Tindak

an Remedi

al

Nilai Setelah Remed

ial

Keterangan

1 2 3 4 5 6 dst b. Pengayaan

Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut :

1) Membaca buku-buku tentang Akulturasi kebudayaan Nusantara dengan Hindu Buddha.

2) Mencari informasi secara online tentang Akulturasi kebudayaan Nusantara dengan Hindu Buddha

3) Membaca surat kabar, majalah, serta berita online tentang Akulturasi kebudayaan Nusantara dengan Hindu Buddha.

4) Mengamati langsung tentang Akulturasi kebudayaan Nusantara dengan Hindu Buddha.

(7)

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia

Kelas/ Semester : X / 1

Materi Pokok/ Tema : Pengaruh Hindu Buddha di Indonesia.

Sub Tema : Akulturasi Kebudayaan Nusantara dengan Hindu Buddha.

No Wujud Akulturasi Unsur Kebudayaan Nusantara

Unsur Hindu Buddha

1. ………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

2. Seni Ukir/Seni Rupa ………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

3. Wayang ………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

………

4. Pengaruh Agama Hindu Buddha di Nusantara

Berikan Contoh dan Penjelasannya!

Sastra dan Aksara

Sistem Pemerintahan

Referensi

Dokumen terkait

Data hasil pengamatan produksi kakao pada perlakuan predator (sarang buatan) dibandingkan tanpa perlakuan predator dapat dianalisis dengan menggunakan uji-t pada taraf

(5) Penjabaran lebih lanjut mengenai tugas pokok dan fungsi Rumah Sakit Umum Daerah Kelas D ditetapkan dengan Peraturan Bupati.. Bagian Kedua

Penilaian tekstur tidak hanya melibatkan indera peraba saja, indera pengelihatan, pencicip dan pendengaran mempunyai peranan besar dalam mengevaluasi tekstur suatu

SISTEMATIKA PROPOSAL PENELITIAN KAJIAN PUSTAKA COVER JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISIB. DAFTAR TABEL (jika ada) DAFTAR GAMBAR

Pada awal kuliah dr.Arlina memberikan sedikit penjelasan tentang family dinamics dan family assessment tools, family dinamics merupakan hubungan antar anggota keluarga yang

Untuk semua pihak yang telah membantu penulis baik dari segi moril maupun materil dalam penyusunan skripsi ini, penulis mengucapkan banyak terima kasih, mohon maaf jika saya

Berdasarkan hasil uji simultan (uji F) dari ketiga tahun tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa secara simultan dan konsisten variable independent (ROA,

Bahwa memperhatikan kronologis pencalonan Bakal Pasangan Calon yang diusung oleh PKP Indonesia di Kabupaten Dogiyai sebagai Laporan KPU Provinsi Papua, serta mencermati proses