• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rt.utami Dewi¹, -². ¹Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Terapan, Universitas Telkom

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Rt.utami Dewi¹, -². ¹Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Terapan, Universitas Telkom"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

APLIKASI PELAYANAN PEMESANAN DAN PERSEDIAAN KANTONG DARAH PADA BANK DARAH MELALUI SMS DI PALANG MERAH INDONESIA (PMI)

DAERAH JAWA BARAT APPLICATION OF BLOOD POCKET SUPPLY AND RESERVATION SERVICE IN A BLOOD BANK USING SMS IN INDONESIAN RED

CROSS OF WEST JA

Rt.utami Dewi¹, -²

¹Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Terapan, Universitas Telkom

Abstrak

Bank Darah merupakan suatu tempat untuk menyimpan dan memproses kantong darah yang terdapat di PMI, berada dibawah pengawasan bagian Unit Transfusi Darah (UTD). Palang Merah Indonesia (PMI) merupakan suatu organisasi kepalangmerahan yang memberikan pelayanan pengadaan dan permintaan darah dari masyarakat melalui rumah sakit. Rumah sakit mendatangi langsung bank darah PMI untuk menanyakan apakah kantong darah dengan golongan darah, jenis darah dan jumlah tertentu tersedia di bank darah PMI cabang tertentu atau tidak, jika kantong darah tersebut tersedia maka pihak rumah sakit melakukan pemesanan dengan mengisi formulir permintaan darah, jika tidak maka pihak rumah sakit harus mencari informasi ke Bank Darah PMI lain yang persediaan kantong darahnya masih tersedia untuk jenis kantong darah yang dibutuhkan, kemudian jika sudah ditemukan Bank Darah PMI mana yang dapat

menyediakan maka dilakukan pemesanan sejumlah kantong darah.

Pada Proyek Akhir ini telah dibuat “APLIKASI PELAYANAN PEMESANAN DAN PERSEDIAAN KANTONG DARAH PADA BANK DARAH MELALUI SMS Di PMI ( Palang Merah Indonesia ) Daerah Propinsi Jawa Barat” yang dapat digunakan oleh pihak rumah sakit atau dokter atas nama rumah sakit tertentu untuk mengakses informasi dan pemesanan kantong darah pada bank darah PMI cabang tertentu melalui SMS.

Aplikasi ini dibangun menggunakan metodologi object oriented. Basis data aplikasi ini dibangun dengan menggunakan MySQL. Tool yang digunakan untuk membantu proses pembangunan aplikasi adalah : Rational Rose 2000 untuk pemodelan sistem dan bahasa pemrograman yang digunakan adalah Delphi 7.

Kata Kunci : Bank darah, PMI,SMS, MySql, Object Oriented, Delphi 7

Abstract

Blood Bank is a place to save and to proceed blood pockets which can be found in Indonesian Red Cross (PMI), and under surveillance of blood transfusion unit. Indonesian Red Cross (PMI), is an organization which gives services blood supplies and demand from society through hospitals.

Hospitals go to PMI to ask if the blood pocket containing certain type and quantity were available in PMI’s blood bank branch. If it was available, then hospital order it by filling blood request from. Unless, the hospitals must search information to other PMI branches which still have the supply, then if it was found, hospital orders it.

In this final project, was built “Application Of Blood Pocket Supply and Reservation Service in a Blood Bank Using SMS In Indonesian Red Cross Of West Java Region”, which can be used by hospital or doctor on behalf of certain hospital to access information and order blood pocket to PMI’s blood bank branch by using sms.

This application was built by using object oriented method. The database of this application uses MySQL. The program itself is built by using Object Oriented Programming with Borland Delphi 7.

And also uses Rational Rose 2000 as System Modelling tool.

Keywords : Blood bank, Indonesian Red Cross (PMI), MySQL, Object Oriented, Delphi 7

(2)

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 LatarBelakang

Bank Darah merupakan suatu tempat untuk menyimpan dan memproses kantong darah yang terdapat di PMI, berada dibawah pengawasan bagian Unit Transfusi Darah (UTD). Palang Merah Indonesia (PMI) merupakan suatu organisasi kepalangmerahan yang memberikan pelayanan pengadaan dan permintaan darah dari masyarakat melalui rumah sakit. Rumah sakit mendatangi langsung bank darah PMI untuk menanyakan apakah kantong darah dengan golongan darah, jenis darah dan jumlah tertentu tersedia di bank darah PMI atau tidak, jika kantong darah tersebut tersedia maka pihak rumah sakit melakukan permintaan darah dengan mengisi formulir permintaan darah, jika tidak tersedia maka pihak rumah sakit harus mencari informasi ke Bank Darah PMI lain yang persediaan kantong darahnya memenuhi jenis darah yang dibutuhkan, kemudian jika sudah ditemukan Bank Darah PMI yang menyediakan maka dilakukan pemesanan sejumlah kantong darah.

Dari kasus tersebut maka saya mengajukan ide baru berupa aplikasi yang mampu memberikan layanan Informasi persediaan jumlah kantong darah dan pemesanan kantong darah pada tiap Bank Darah yang terdaftar di PMI Daerah Propinsi Jawa Barat melalui SMS. Sehingga diharapkan melalui aplikasi perangkat lunak ini informasi persediaan kantong darah pada tiap-tiap PMI Cabang di daerah Jawa Barat dapat diakses oleh pihak rumah sakit kapanpun dan dimanapun melalui SMS. Disamping itu rumah sakit juga dapat melakukan pemesanan terhadap jenis darah tertentu yang dibutuhkan melalui SMS.

1.2 Perumusan Masalah

Beberapa masalah yang ada pada Bank Darah PMI Daerah Propinsi Jawa Barat yang menjadi acuan dalam pembuatan aplikasi ini antara lain:

a. Pemberian informasi mengenai persediaan darah meliputi golongan darah, jenis darah, harga dan jumlah kantong darah

(3)

 

Bab I Pendahuluan    I-2 

yang tersedia pada tiap-tiap PMI Cabang di daerah Jawa Barat belum dapat diakses dengan mudah dan cepat.

b. Tidak adanya suatu aplikasi yang menangani permintaan kantong darah dari pihak rumah sakit.

c. Pencarian terhadap permintaan jenis darah tertentu yang dibutuhkan tidak dapat dilakukan dengan cepat.

d. Formulir pemesanan darah rawan rusak atau hilang

1.3 Batasan Masalah

Aplikasi yang akan dibuat memiliki beberapa batasan masalah seperti tersebut dibawah ini :

a. Aplikasi ini hanya digunakan oleh pihak rumah sakit yang telah terdaftar pada database PMI Daerah Propinsi Jawa Barat. Rumah sakit yang telah terdaftar memiliki sebuah kode dan password untuk dapat mengakses aplikasi perangkat lunak ini.

b. Aplikasi ini tidak menangani kegagalan ataupun pending dalam pengiriman, sebab hal itu berhubungan dengan SMS Center yang dipakai.

c. Aplikasi ini hanya menangani pemesanan melalui SMS, tidak menangani pemesanan dengan cara mendatangi langsung PMI.

d. Hubungan antara Mobile Station / telephone seluler dengan Personal Computer (PC) sebagai server tidak akan dibahas mendalam.

e. Aplikasi ini hanya menampilkan informasi sesuai dengan pilihan informasi yang diminta user melalui SMS.

f. Pihak rumah sakit yang akan melakukan pengaksesan ke sistem / pengiriman SMS dianggap telah mengetahui format penulisan SMS yang benar.

g. Aplikasi ini tidak membahas kesalahan sistem yang terjadi yang diakibatkan oleh kesalahan operator.

h. Apliksi ini tidak membahas dan menangani proses pembayaran oleh pihak rumah sakit atas kantong darah yang dipesan.

        Sekolah Tinggi Teknologi Telkom 

(4)

1.4 Tujuan

Tujuan dari pembuatan proyek akhir ini adalah membangun aplikasi pelayanan pemesanan dan persediaan kantong darah pada Bank Darah melalui SMS yang memiliki kemampuan :

a. Dapat memberikan informasi mengenai persediaan kantong darah meliputi golongan darah, jenis darah, harga dan jumlah yang tersedia pada tiap-tiap PMI Cabang di Daerah Jawa Barat.

b. Dapat melakukan pemesanan kantong darah melalui SMS oleh pihak rumah sakit atau seorang dokter atas nama rumah sakit tempat dokter tersebut bekerja, dengan syarat rumah sakit tersebut telah terdaftar dan mengetahui format penulisan SMS yang benar.

Aplikasi ini akan mencarikan Bank Darah PMI yang menyediakan jenis darah yang dibutuhkan.

c. Proses pencarian kantong darah yang dilakukan oleh sistem berdasarkan PMI Cabang yang telah direferensikan, dilihat menurut jarak terdekat dari rumah sakit yang melakukan pemesanan. Pencarian pertama dilakukan pada daerah dimana rumah sakit tersebut berada, jika didaerah tersebut persediaan kantong darahnya tidak memenuhi permintaan maka sistem akan melakukan pengecekan terhadap persediaan kantong darah yang ada di PMI Cabang Kota Bandung, hal ini disebabkan karena PMI Cabang Kota Bandung dijadikan sebagai rekomendasi PMI Cabang di daerah Jawa Barat yang persediaan kantong darahnya cukup lengkap. Dan jika persediaan kantong darah di PMI Cabang Kota Bandung tidak dapat memenuhi, maka pencarian dilakukan ke PMI Cabang lain yang terdekat dari daerah rumah sakit tersebut.

d. Pihak rumah sakit dapat mengetahui total tagihan atas pemesanan yang dilakukan.

e. Pihak rumah sakit dapat melakukan pembatalan atas pemesanan yang dilakukan, dengan syarat waktu pembatalan dilakukan kurang dari satu jam, jika lebih dari satu jam maka pembatalan

(5)

 

Bab I Pendahuluan    I-4 

tidak dapat dilakukan.

f. Pihak rumah sakit dapat melakukan perubahan password.

g. Dapat memberikan help / penjelasan mengenai cara pengaksesan SMS.

h. Mendukung kerja dan meningkatkan efektivitas serta pelayanan divisi Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Daerah Propinsi Jawa Barat. dengan menciptakan suatu teknologi berbasis SMS dalam mengakses informasi persediaan jumlah kantong darah dan melakukan pemesanan kantong darah yang dapat digunakan oleh pihak rumah sakit yang terdaftar di PMI Derah Jawa Barat, dimana belum satu elemenpun di Palang Merah Indonesia yang sudah menerapkan teknologi tersebut.

1.5 Metodologi Penyelesaian Masalah

Metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah dalam membangun

aplikasi ini menggunakan bahasa pemodelan Unified Modeling Language(UML).

Sebagai realisasi untuk mencapai tujuan dan memecahkan masalah, dilakukan langkah langkah sebagai berikut:

1. Studi Literatur

Bertujuan mempelajari dasar teori dan literature-literatur mengenai SMS Gateway, terutama informasi yang berkaitan sistem informasi Unit Transfusi Darah PMI Daerah Jawa Barat.

2. Survey / Studi Lapangan

Mengumpulkan informasi mengenai data – data jumlah persediaan darah berdasarkan golongan darah, jumlah cc, dan harga tiap cc darah, pada setiap Bank Darah yang terdaftar di PMI Daerah Propinsi Jawa Barat.

3. Analisis Kebutuhan dan Spesifikasi

Menganalisis system yang akan dibuat dan memahami masalah yang dihadapi system. Dimana semua fungsi dan tujuan harus dispesifikasikan dengan cepat sesuai kebutuhan.

        Sekolah Tinggi Teknologi Telkom 

(6)

4. Perancangan

Meliputi perancangan struktur data, arsitektur aplikasi, representasi antar muka, dan perancangan aplikasi.

5. Pengkodean dan Pengujian

Menterjemahkan hasil proses perancangan menjadi sebuah bentuk yang dimengerti mesin komputer. Pengujian program dan pengujian sistem.

6. Implementasi

Melakukan ujicoba terhadap aplikasi yang telah dibuat.

7. Dokumentasi

Mencatat semua proses pengerjaan mulai dari tahap awal sampai selesai

1.6 Sistematika Penulisan

Sistematika penyusunan proyek akhir ini adalah sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN

Bab ini membahas mengenai latar belakang permasalahan, perumusan masalah, batasan masalah, tujuan proyek akhir, metode penelitian, sistematika penulisan.

BAB II LANDASAN TEORI

Bab ini mengemukakan mengenai teori – teori yang berkenaan dengan pembangunan suatu sistem dan teori yang mendasari pokok permasalahan, serta metode-metode yang digunakan dalam pembahasan dan pemecahan masalah.

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

Bab ini berisikan analisis dan perancangan perancangan dari sistem yang dibuat.

BAB IV IMPLEMENTASI DAN TESTING

Bab ini berisi implementasi dan pengujian dari perhitungan hasil implementasi dari aplikasi yang telah dibuat.

(7)

 

Bab I Pendahuluan    I-6 

BAB V PENUTUP

Bab ini mengemukakan kesimpulan dan saran dari hasil akhir proyek akhir ini.

        Sekolah Tinggi Teknologi Telkom 

(8)

BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat diambil dari pembangunan Aplikasi Pelayanan Pemesanan dan Persediaan Kantong Darah Pada Bank Darah Melalui SMS adalah:

a. Aplikasi ini mampu memberikan informasi mengenai persediaan jumlah kantong darah pada tiap-tiap PMI Cabang yang terdapat di Daerah Jawa Barat.

b. Aplikasi ini mampu melakukan pemesanan sejumlah kantong darah tertentu berdasarkan jenis darah yang diperlukan disertai dengan total jumlah tagihan atas pemesanan yang terjadi.

c. Aplikasi ini mampu melakukan perubahan password rumah sakit melalui SMS

d. Aplikasi ini mampu menangani pembatalan pemesanan kantong darah oleh pihak rumah sakit melalui SMS.

e. Aplikasi ini mampu mencarikan di PMI Cabang mana rumah sakit dapat memesan jenis darah yang dibutuhkan berdasarkan PMI Cabang yang telah direferensikan.

f. Aplikasi ini mampu menangani kesalahan yang diakibatkan user salah dalam menginputkan kode dan password atau salah dalam menuliskan format SMS.

5.2 Saran

Untuk pengembangan aplikasi ini di kemudian hari maka hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut :

• Sebaiknya menggunakan operator SMS Center tertentu untuk mengaplikasikan aplikasi ini sehingga rumah sakit mudah mengingat nomor yang dituju untuk mengikirimkan SMS.

(9)

 

Bab V Penutup      V‐2 

• Sebaiknya menggunakan Modem GSM pada implementasinya untuk menampung SMS yang masuk, mengingat daya tampungnya yang sangat besar dibandingkan menggunakan mobile phone.

Sekolah Tinggi Teknologi Telkom 

(10)

DAFTAR PUSTAKA

[1] Bambang Hariyanto, Ir.,MT. 2004. Rekayasa Sistem Berorientasi Objek, Informatika. Bandung.

[2] Fathansyah, Ir. 1999. Buku Teks Ilmu Komputer Basis Data, Informatika.

Bandung.

[4] ITCom. 2005. Modul Pelatihan Pembuatan PDU (Protocol Data Unit) SMS Untuk Pengembangan Aplikasi SMS, Laboratorium Komputasi STT Telkom.

Bandung.

[5] Larman, Craig.1997. Applying UML And Patterns.Prentice Hall, Inc : USA [6] Pressman.S.Roger.Ph.D. 2002. Rekayasa Perangkat Lunak : Pendekatan

Praktisi (Buku I), PT. Andi. Yogyakarta.

[7] Yudha C.Setiwan 2004. Panduan Object Oriented Programming OOP (Dasar Pemrograman Delphi), Andi Yogyakrta. Yogykarta.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, faktor sosial, dan kondisi yang memfasilitasi secara bersama berpengaruh positif signifikan

Metoda penetapan prioritas masalah kesehatan beradasarkan pencapaian program tahunan yang dilakukan adalah dengan membandingkan antara target yang ditetapkan dari

yang menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata yaitu pada perlakuan a 4 (genotip asal Purwakarta 0,15% EMS), b 2 (genotip asal Pandeglang 0,05% EMS), b 4 (genotip asal

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPS di SD.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

Dari hasil validasi, ahli materi memberikan rekomendasi bahwa media video senam irama dalam pembelajaran pendidikan jasmani adaptif pada siswa tunagrahita kelas VI SDLB

Saya tidak melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan etika ilmu yang berlaku dalam masyarakat keilmuan. Atas pernyataan tersebut,

Dari hasil penilaian yang dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Nomor KEP/25/M/PAN/2/2004 tentang Pedoman Umum Penyusunan Indeks