• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROPOSAL PENYELENGGARAAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PROPOSAL PENYELENGGARAAN"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

1

PROPOSAL

PENYELENGGARAAN

PELATIHAN TEKNIS MANAJEMEN KEPEGAWAIAN POLA KEMITRAAN ANTARA

PEMERINTAH KABUPATEN BLORA DENGAN BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA

BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN BLORA

2021

(2)

2 KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena hanya dengan ridho dan kuasaNyalah Proposal Penyelenggaraan Pelatihan M Pola Kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Blora dengan Badan Kepegawaian Negara Tahun 2021 dapat disusun.

Pelatihan Teknis Manajemen Kepegawaian Tahun 2021 dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan teknis bagi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora. Sehubungan dengan hal tersebut, Badan Kepegawaian Daerah sebagai instansi yang menjalankan tugas dan fungsi untuk meningkatkan kompetensi Aparatur di Kabupaten Blora berkomitmen untuk menyelenggarakan pelatihan teknis demi mendukung tercapainya target tersebut.

Akhirnya kita semua berharap agar Pelatihan Manajemen Kepegawaian dapat dilaksanakan serta bermanfaat dalam meningkatkan kompetensi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora.

KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KAB BLORA

Drs. HERU EKO WIYONO, M.Si.

Pembina tingkat I NIP. 19670610 199403 1 008

(3)

3

BAB I. PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Sistem pemerintahan yang baik menjadi salah satu tujuan birokrasi suatu negara. Kualitas pegawai menjadi bagian dari birokrasi secara utuh yang harus dijadikan fokus utama akan adanya reformasi birokrasi. Pembinaan sumber daya manusia dalam pemerintahan akan menciptakan perubahan baik kelembagaan maupun manajemen kepegawaian. Perbaikan dan perhaitan manajemen pada dasarnya telah dilakukan dengan harapan dapat meningkatkan motivasi pegawai dalam meningkatkan rasa kepercayaan masyarakat yang dilayani.

Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan efektifitas, efisiensi, profesionalisme, penyelenggaraan tugas, fungsi serta kewajiban pegawai. Pegawai akan berperan sebagai perencana, pelaksana, pengawas, pelayan publik yang profesional dan terbebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Manajemen yang berarti mengurus, dimana manajemen kepegawaian meliputi kegiatan pengangkatan, pengembangan, promosi hingga pemberhentian. Pengadaan yang dilakukan dengan seleksi pegawai melaui berbagai tahap ujian lalu dilakukan penempatan pada jabatan atau fungsi tertentu, pengembangan yang dilakukan denhan proses pelatihan untuk upgrading maupun promosi untuk menduduki jabatan tertentu dan juga pemberhentian baik sebelum maupun sesudah masa kerja selesai.

Manajemen pegawai ditujukan untuk menjamin penyelenggaraan tugas pemerintahan dan pembangunan yang berdayaguna dan berhasilguna dengan dukungan dari PNS yang profesional, betanggungjawab, jujur dan adil. Hal ini dilakukan dengan melakukan pembinaan yang dilaksanakan berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karir. Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 menjadi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 didasari atas

(4)

4 tuntutan perubahan yang dinamis sehingga harus beradaptasi dan bergerak menyesuaikan kondisi yang terjadi.

Realitas di lapangan menunjukan masih adanya kekeliruan yang sebenarnya dimulai dari kesalahan pegawai yang belum memahami akan pentingnya manajemen kepegawaian. Hal ini akan berdampak dan merugikan instansi maupun pegawai itu sendiri. Sebagai contoh, pengangkatan PNS dalam suatu jabatan belum mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah. Banyak pejabat struktural yang ditempatkan bukan karena kemampuan, keahlian, pendidikan, dan bukan karena keterbatasan sumberdaya melainkan didasarkan adanya kepentingan politik ataupun imbalan jasa yang hendak diberikan sehingga dapat menghambat pelaksanaan tugas pemerintahan.

Optimalisasi sumberdaya dapat dilakukan dengan berbagai macam tahapan dari seleksi melalui uji kompetensi yang disesuaikan dengan persyaratan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Terkait pengangkatan PNS kedalam jabatan fungsional keahlian dan keterampilan tidak hanya dapat dilakukan melalui pengangkatan pertama, perpindahan dari jabatan lain dan penyesuaian, tetapi dapat juga dilakukan melalui promosi. Bebeda dengan pengangkatan jabatan fungsional keahlian pertama tidak lagi harus mengikuti uji kompetensi manajerial dan kultural.

Untuk menjamin terlaksananya manajemen kepegawaian diperlukan adanya kesamaan pemahaman secara menyeluruh dari unsur para pegawai sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kompetensi aparatur sipil negara untuk melaksanakan tugasnya, Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Blora menyelenggarakan Pelatihan Teknis Manajemen Kepegawaian Tahun 2021.

(5)

5 B. TUJUAN PEMBELAJARAN

Tujuan diselenggarakannya pelatihan Manajemen Kepegawaian adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan teknis Pegawai Negeri Sipil (PNS).

C. DASAR HUKUM PELAKSANAAN

Dasar hukum penyelenggaraan pendidikan dan Pelatihan Teknis Manajemen Kepegawaian Tahun 2021 dengan Pola Kemitraan ini adalah sebagai berikut :

1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten dalam Lingkungan Propinsi Djawa Tengah;

2. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara;

3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang- Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 245, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6573);

4. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6477);

5. Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 224, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6264);;

6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 31 Tahun 2007 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan di Lingkungan Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah;

7. Peraturan Kepala BKN Nomor 7 Tahun 2008 tentang Kartu Pegawai Negeri Sipil Elektronik;

(6)

6 8. Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 15 Tahun 2011 tentang Pedoman Umum Pembinaan Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Teknis;

9. Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Blora;

10. Peraturan Bupati Nomor 43 Tahun 2020 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Bupati Nomor 4 Tahun 2017 Tentang Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Blora

D. TEMPAT DAN WAKTU PENYELENGGARAAN PELATIHAN

Penyelenggara Pelatihan Teknis Manajemen Kepegawaian Tahun 2021 adalah Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Blora bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara. Pelatihan Teknis Manajemen Kepegawaian Tahun 2021 diselenggarakan selama 5 hari kerja pada tanggal 1 s.d. 5 November 2021 secara virtual bertempat di kantor masing-masing

E. SASARAN PELATIHAN

Sasaran Pelatihan Teknis Manajemen Kepegawaian adalah 1 orang Pengelola Kepegawaian dari masing-masing Organisasi Pemerintah Daerah Kabupaten Blora dan seluruh Pegawai BKD Kabupaten Blora sebanyak 88 Peserta.

(7)

7 BAB II. PEMBAHASAN

A. KURIKULUM

1. Struktur Kurikulum dan Materi Pembelajaran

Struktur Kurikulum dan Materi Pembelajaran Pelatihan Teknis Manajemen Kepegawaian adalah sebagai berikut :

No MATERI WAKTU (JP)

A. MATERI UMUM 2

1. Pengarahan Umum 2

B. MATERI POKOK 34

1. Perencanaan Kebutuhan Formasi, Rekruitmen dan Seleksi PNS

3

2. Pengembangan Karier 4

3. Perencanaan dan Pengembangan Pelatihan

3

4. Pengelolaan Jabatan Fungsional 3

5. Mutasi 2

6. Pensiun 2

7. Kenaikan Pangkat 3

8. Disiplin 4

9. Kesejahteraan 3

10. Pengelolaa Data 4

11. Manajemen PPPK 3

C. Evaluasi Penyelenggaraan 2

2. Metode Pembelajaran

Untuk mencapai daya guna dan hasil guna Pelatihan, proses belajar mengajar menggunakan metode andragogi yang dilaksanakan secara virtual dalam rangka pencegahan Covid 19 dengan teknik :

1. Ceramah/Interaktif secara andragogi 2. Tanya jawab/curah pendapat

3. Diskusi/Seminar

(8)

8 4. Ujian

3. Alokasi Waktu Pembelajaran

Alokasi waktu pembelajaran Pelatihan Teknis Manajemen Kepegawaian Tahun 2021 adalah 5 hari, dengan jumlah total jam pelajaran 38 JP dan tiap jam pelajaran selama 45 menit.

4. Jadwal Pembelajaran

No Hari/Tgl JAM JAM

PEL MATERI PELAJARAN PENGAJAR 1 Senin, 07.00 - 07.15 Persiapan Pembukaan

1 November 07.15 - 07.45 Pembukaan 2021 07.45 - 09.15

2 JP Pengarahan Umum Kepala BKD Kabupaten Blora

Sesi I

09.15 - 11.30

3 JP Perencanaan Kebutuhan Formasi, Rekruitmen dan Seleksi PNS

BKN

Sesi II

11.30 - 13.00 2 JP Pengembangan Karier BKN

13.00 - 13.30 ISTIRAHAT

13.30 - 15.00

3 JP Pengembangan Karier BKN 2 Selasa, Sesi I

2 November 07.30 - 09.45 3 JP Perencanaan dan Pengembangan Pelatihan BKN

2021 09.45 - 10.00 ISTIRAHAT

Sesi II

10.00 -12.15 3 JP Pengelolaan Jabatan

Fungsional BKN

12.15-12.45 ISTIRAHAT

Sesi III

12.45 - 14.15 2 JP Mutasi BKN

3 Rabu, Sesi I

3 November 07.30 - 09.00 2 JP Pensiun BKN

2021 09.00 - 09.15 ISTIRAHAT

Sesi II

9.15 -11.30 3 JP Kenaikan Pangkat BKN

Sesi III

11.30 - 13.00 2 JP Disiplin BKN

13.00- 13.30 ISTIRAHAT

10.30 15.00 2 JP Disiplin BKN

(9)

9 No Hari/Tgl JAM JAM

PEL MATERI PELAJARAN PENGAJAR 4 Kamis, 07.30 - 09.45 3 JP Kesejahteraan BKN

4 November 09.45 -10.00 ISTIRAHAT 2021

10.00 - 13.00 4 JP Pengelola Data BKN 5 Jumat 07.15 - 09.30 3 JP Manajemen PPPK BKN 5 November

2021 09.30 – 09.45 ISTIRAHAT

09.45 – 11.15 2 JP Evaluasi Penyelenggaraan Pelatihan

BPSDMD Provinsi Jawa Tengah

11.15 – 11.45 Penutupan Penyelenggara

B. PESERTA PELATIHAN

Peserta Pelatihan Teknis Manajemen Kepegawaian adalah 1 orang Pengelola Kepegawaian dari masing-masing Organisasi Pemerintah Daerah Kabupaten Blora dan seluruh Pegawai BKD Kabupaten Blora sebanyak 88 Peserta.

C. TENAGA PENGAJAR

Tenaga pengajar terdiri dari Narasumber Badan Kepegawaian Negara Daerah dan Kepala BKD Kabupaten Blora Blora dengan pembagian tugas sebagai berikut :

No Pengajar Materi yang diampu

1. WI Badan Kepegawaian Negara

Perencanaan Kebutuhan Formasi, Rekruitmen dan Seleksi PNS

Pengembangan Karier

Perencanaan dan Pengembangan Pelatihan

Pengelolaan Jabatan Fungsional Mutasi

Pensiun

Kenaikan Pangkat Disiplin

Kesejahteraan

(10)

10

No Pengajar Materi yang diampu

Pengelola Data 2. WI Badan Kepegawaian

Negara

Manajemen PPPK

3. Kepala Badan

Kepegawaian Kabupaten Blora

Pengarahan Umum

D. SARANA/PRASARANA PELATIHAN 1. Sarana.

Sarana Pelatihan yang digunakan dalam penyelenggaraan Pelatihan Teknis Pengelolaan Aset antara lain :

1. Papan tulis dan alat tulis.

2. Flip chart.

3. projector.

4. Sound system.

5. Buku wajib.

6. Komputer/Laptop.

7. Jaringan WIFI 8. Modul.

2. Prasarana.

Prasarana Pelatihan yang digunakan dalam penyelenggaraan Pelatihan secara virtual antara lain :

1. Ruang host.

2. Ruang sekretariat / kantor.

--- ---

(11)

11 BAB III. PENUTUP

A. Penutup

Demikian Proposal ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya guna kelancaran penyelenggaraan Pelatihan dimaksud.

Blora, 28 September 2021 a.n. BUPATI BLORA

Kepala Badan Kepegawaian Daerah

Drs. HERU EKO WIYONO, M.Si.

Pembina tingkat I NIP. 19670610 199403 1 008

Referensi

Dokumen terkait

handphone, namun sekarang sudah menjadi satu lantai. Alnect ini terkenal dengan ramainya karena promosi-promosi yang sering dilakukannya. Untuk dapat bersaing dengan maraknya

Hasil penelitian menunjukkan bahwa galur-galur yang diuji berbeda nyata untuk karakter umur tanaman (HST), panjang tongkol (cm), diameter tongkol (cm) dan bobot 1000 biji

a) Siswa memperhatikan materi pelajaran yang dijelaskan oleh guru. b) Siswa dan guru bertanya jawab tentang materi yang telah dijelaskan.. c) Siswa dalam satu kelas menjadi 6

Penulis memilih Assistant Public Relations Manager dikarenakan sumber informan terjun langsung dalam melakukan kegiatan media relations, dimana penulis dapat mencari

Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa secara statistik, tidak terdapat perbedaan kinerja keuangan yang diukur dengan rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio

Hal – hal yang belum tercantum pada butir (a) sampai dengan (b) dalam ayat 1 pasal ini dan biaya - biaya lain, akan ditetapkan oleh Direktur berdasarkan ketentuan

Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan terhadap kedua subjek penelitian dengan kemampuan matematika tinggi dalam menyelesaikan soal pertidaksamaan logaritma,

Islam Negeri Walisongo harus memasti- kan agar seluruh mahasiswa mendapatkan bekal yang cukup tentang faktor-faktor dominan yang menyebabkan para alumni mendapatkan